wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal - Soal PPKP - November 2019

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Serah terima dinasan PPKP pada akhir dinasan dilakukan tanpa perantara dan menanda tangani buku serah terima dinasan dengan memeriksa dokumen :

a)

Malka, ppk, wam, wad

b)

Bentuk 103, btk 103A, btk 103B, lembar kerja

c)

Pantauan lokotrak dan catatan penting lainnya

d)

a, b, c semua benar

2.

Batas wilayah kendali perka di daop / divre adalah :

a)

Tempat atau titik kilometer terjauh dari rentang kendali daop

b)

Stasiun terjauh dari rentang kendali daop

c)

Batas wilayah kordinasi

d)

Batas fisik jalur kereta api yang ada di daop

3.

Apakah tugas pokok dan wewenang PPKP ?

a)

Melaksankan pengendalian operasi perjalanan kereta api agar perjalanan kereta api berjalan sesuai peraturan perjalanan.

b)

PPKP berwenang penuh untuk menetapkan hal hal yang berkaitan dengan urusan perjalanan kereta api.

c)

PPKP berwenang penuh untuk menetapkan hal hal yang berkaitan dengan urusan perjalanan kereta api diwilayah pengendaliannya jika perjalanan kereta api saat itu tidak sesuai dengan peraturan perjalanan.

d)

a, c semua benar

4.

Tugas seorang pengendali kereta api ( PPKP) adalah sebagai berikut kecuali ...

a)

Komunikasi dengan masinis melalui radio lokomotif

b)

Menguasai dan melayani peralatan persinyalan

c)

Taktis dalam nengendalikan operasi kereta api di wilayahnya

d)

Koordinasi antar PPKP daop lain yang berbatasan

5.

Yang dimaksud dengan pengaturan daerah adalah ?

a)

Pengaturan oleh Ppka yang ditetapkan dalam gapeka untuk mengatur 2 (dua) stasiun atau lebih.

b)

Pengaturan oleh Ppka yang ditetapkan Ppkp untuk mengatur 2 (dua) stasiun atau lebih.

c)

Pengaturan oleh Ppkp

d)

Jawaban a dan b benar

6.

Kereta api yang berhenti di jalan bebas karena suatu kecelakaan :

a)

Tidak boleh meneruskan perjalanannya

b)

Boleh meneruskan perjalanannya setelah mendapatkan ijin Ppka dan petak jalan aman

c)

Boleh meneruskan perjalanannya setelah awak kereta api memastikan bahwa tidak terdapat kerusakan sarana yang membahayakan perjalanan ka.

d)

Boleh meneruskan perjalanannya atas perintah Ppkp setelah memastikan bahwa tidak terdapat kerusakan sarana yang membahayakan perjalanan ka.

7.

Apa yang dilakukan oleh masinis apabila melanggar

indikasi “berhenti” sinyal masuk atau sinyal keluar?

a)

Masinis menjalankan Kereta apinya terus sampai stasiun terdekat selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Ppkp/Ppka.

b)

Masinis segera menghubungi Ppka dengan bantuan Ppkp melalui radio masinis atau memerintahkan kondektur menuju stasiun untuk memberitahukan kejadian tersebut, dan kereta api harus tetap berhenti sampai menerima perintah lebih lanjut dari Ppka stasiun yang bersangkutan.

c)

Masinis menjalankan Kereta apinya terus, tetapi menghubungi Ppka menggunakan radio masinis, untuk memberitahukan kejadian tersebut dan berhenti distasiun terdekat selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Ppkp.

d)

Masinis menghentikan Kereta apinya, selanjutnya menghubungi Ppkp menggunakan radio lokomotif, untuk memberitahukan kejadian tersebut, selanjutnya kereta api melanjutkan perjalanan.

8.

Jika terjadi kerusakan radio masinis di perjalanan maka :

a)

Masinis memberhentikan KA nya di stasiun pertama berikutnya serta melaporkan kepada KS/Ppka.

b)

Masinis tetap melanjutkan perjalanan sampai stasiun berhenti menurut peraturan perjalanan.

c)

Masinis memberhentikan KAnya untuk melakukan perbaikan.

d)

Jawaban a, b, dan c semua benar.

9.

Dalam melaksanakan pengendalian perjalanan kereta api seorang PPKP selalu melakukan komunikasi dengan ?

a)

Komunikasi dengan PPKA dan Masinis

b)

Komunikasi dengan Tka dan Kdr

c)

Komunikasi dengan Puk, Pus, Schowing

d)

a, b, c semua benar

10.

Hal hal apa saja yang dikomunikasikan antara PPKP dengan PPKA ?

a)

Kesiapan kereta api sebelum berangkat.

b)

Penetapan pemindahan persilangan dan penyusulan.

c)

Jam berangkat / langsung / datang distasiunnya.

d)

a, b, c semua benar

11.

Hal hal apa saja yang dikomunikasikan antara PPKP dengan Masinis

a)

Kesiapan awak sarana ka dan kesiapan rangkain ka

b)

Jam berangkat / langsung / datang distasiun

c)

a, b semua salah

d)

a, b semua benar

12.

Jika terjadi gangguan lokotrak di perjalanan berdasarkan wad O.325 maka :

a)

mencatat hal-hal penting terkait gangguan lokotrak melaporkannya kepada it daerah.

b)

Memerintahkan kepada masinis untuk menurunkan kecepatan kereta apinya, menjadi 60 km/jam, atau diturunkan 10 km/jam dari kecepatan maksimum untuk kereta api dengan puncak kecepatan dibawah atau sama dengan 60 km/jam.

13.

Jika suatu perjalanan kereta api tidak terpantau karena daerah yang tidak terdapat sinyal gsm (blank spot) maka sesuai wad O325 perjalanan kereta api diatur sbb :

a)

Memerintahkan kepada masinis untuk menurunkan kecepatan kereta apinya, menjadi 60 km/jam, atau diturunkan 10 km/jam dari kecepatan maksimum untuk kereta api dengan puncak kecepatan dibawah atau sama dengan 60 km/jam.

b)

berjalan sesuai O.100

c)

a, b semua salah

d)

a, b semua benar

14.

Yang termasuk dalam katagori warta perjalanan adalah warta yang disampaikan dengan alat komunikasi yang terekam meliputi :

a)

Warta aman, warta masuk dan warta berangkat.

b)

Pemindahan persilangan dan penyusulan.

c)

Pemindahan persilangan, pemindahan penyusulan, berjalan jalur kiri, penetapan perjalanan, pengumuman perjalanan dan pembatalan warta – warta tersebut.

d)

Jawaban a dan b benar.

15.

Apabila suatu KA menggunakan 2 lokomotif atau lebih, maka harus memenuhi ketentuan :

a)

Lok dengan seri terbaru ditempatkan di paling depan

b)

Lok elektrik didepan dan lok hidrolik dibelakang

c)

Lok yang tenaganya paling besar ditempatkan di paling depan

d)

Sesuai urutan datangnya lok

16.

Apabila mengakhiri dinas buka dalam mewujudkan stasiun tutup :

a)

Boleh dilakukan setelah hubungan blok atau pertukaran warta kereta api selengkapnya selesai untuk kereta api yang melewati dari kedua arah dan Pekerjaan langsir telah selesai.

b)

Setelah melapor sekaligus memberitahukan maksudnya untuk tutup melalui telepon PK kepada Ppkp dan dengan warta melalui telepon antarstasiun kepada stasiun batas biasa yang akan memberikan warta dinas tutup, serta setelah Ppka stasiun batas biasa melapor ke Ppkp bahwa stasiun tsb tutup.

c)

Jawaban a dan b semua benar.

d)

Jawaban a dan b semua salah.

17.

Waktu permulaan dan akhir dinas tutup pada petak jalan dinas tutup, ditetapkan dalam :

a)

Gapeka.

b)

PTDO berdasar Gapeka.

c)

Malka

d)

Wam

18.

Hubungan Blok dinyatakan terganggu jika :

a)

Peralatan blok tidak dapat dilayani,kawat plombir putus, rute berangkat tidak dapat dibentuk atau sinyal keluar tidak dapat menunjukkan indikasi berjalan (semboyan 5)

b)

Peralatan blok tidak dapat dilayani,kawat plombir tidak terputus, rute berangkat tidak dapat dibentuk atau sinyal keluar tidak dapat menunjukkan indikasi berjalan (semboyan 5)

c)

Peralatan blok tidak dapat dilayani,kawat plombir putus, rute berangkat tidak dapat dibentuk atau sinyal keluar dapat menunjukkan indikasi berjalan (semboyan 5)

d)

Peralatan blok dapat dilayani,kawat plombir putus, rute berangkat tidak dapat dibentuk atau sinyal keluar tidak dapat menunjukkan indikasi berjalan (semboyan 5)

19.

Lori menurut jenisnya terdiri dari :

a)

Lori motor yaitu lori dengan penggerak sendiri termasuk sepeda rel bermotor

b)

Lori tanpa motor yaito lori tanpa penggerak sendiri misalnya lori dorong dan sepeda rel

c)

Kendaraan angkut dengan atau tanpa penggerak sendiri yang dapat diangkat dari rel dijalan bebas oleh tenaga yang ada pada kendaraan tersebut dalam waktu tidak lebih dari 2 menit

d)

Jawaban a dan b benar

20.

Ketentuan menjalankan kereta perawatan jalan rel antara lain :

a)

Kereta api perawatan jalan rel dijalankan untuk melakukan pekerjaan perawatan misalnya mesin multi – tie temper ( MTT ), dan profile ballast regulator ( PBR ).

b)

Kereta api perewatan jalan rel hanya boleh dijalankan atas perintah atau seijin dari pimpinan daerah.

c)

Kereta api perawatan jalan rel harus dapat memperlihatkan dan memperdengarkan semboyan sebagaimana kereta api.

d)

Jawaban a, b dan c semua benar.

21.

Semboyan diatas merupakan:

a)

Isyarat kereta api berjalan hati-hati dengan kecepatan tidak melebihi 20 km/jam.

b)

Isyarat kereta api berjalan hati-hati dengan kecepatan tidak melebihi 40 km/jam.

c)

Isyarat Rel Listrik/Lokomotif Listrik “berjalan hati-hati” dengan kecepatan tidak melebihi 40 km/jam.

d)

Isyarat kereta api harus berhenti.

22.

Apabila ka setelah diberhentikan selama 10 menit karena semboyan 55 C sedangkan semboyan 55A1 / 55A2 belum juga terdengar, tidak ada intruksi melalui alat komunikasi yang ada maka :

a)

Ka tersebut tidak boleh bergerak.

b)

Ka tersebut boleh berjalan dengan kecepatan 5 km/jam dan dipandu petugas dari jarak 100 m sampai distasiun di mukanya.

c)

Ka tersebut boleh berjalan dengan kecepatan normal sampai distasiun di mukanya.

d)

a, b, c semua benar

23.

Kapan semboyan 55 C tidak boleh dibunyikan karena semboyan tersebut akan lebih membahayakan :

a)

Jika ada kereta / gerbong mengelundung (larat)

b)

Jika ada kereta / gerbong mengelundung (larat) searah dengan jalannya ka

c)

Jika ada kereta / gerbong mengelundung (larat) berlawanan dengan arah jalannya ka

d)

a, b, c semua benar

24.

Kapan semboyan 55 C berakhir

a)

Setelah semboyan 5B dibunyikan

b)

Setelah semboyan 55 A1 atau 55A2 dibunyikan sesuai jurusannya

c)

Setelah semboyan 5D dibunyikan

d)

a, b, c semua benar

25.

Menurut semboyan 2H di atas, manakah pernyataan di bawah ini yang benar:

a)

Papan persegi hijau bertepi putih dengan huruf “H” berwarna putih untuk semboyan 2 dengan panjang rangkaian KA hingga 300 meter

b)

Papan persegi hijau bertepi putih dengan 2 huruf “H” berwarna putih untuk semboyan 2 dengan panjang rangkaian KA hingga 750 meter

c)

Papan bundar hijau bertepi putih dengan 3 huruf “H” berwarna putih untuk semboyan 2A, 2B, atau 2C dengan panjang rangkaian KA hingga 1000 meter

d)

a, b, c, semua benar

26.

Semboyan 8B adalah semboyan yang mempunyai arti :

a)

Indikasi kedudukan sinyal masuk.

b)

Indikasi kedudukan sinyal keluar.

c)

Kerea api pada jalur kiri harus berhenti.

d)

Kereta api menuju jalur yang ditunjukkan.

27.

Semboyan 8D di atas mempunyai arti :

a)

Indikasi kedudukan sinyal masuk

b)

Indikasi kedudukan sinyal keluar

c)

Kerea api pada jalur kiri harus berhenti

d)

Kereta api menuju jalur yang ditunjukkan

28.

Semboyan yang artinya Pemberitahuan bahwa sinyal yang dihadapi adalah sinya blok antara adalah semboyan :

a)

10C

b)

10A

c)

10D

d)

10B

29.

Bagian kereta api (rangkaian kereta dan gerbong) yang terpaksa dilepas dan ditinggalkan di jalan bebas harus dilindungi semboyan 3 pada jarak :

a)

100 meter di muka dan 300 meter dibelakang dan dapat terlihat dari jarak 500 meter

b)

100 meter di muka dan 100 meter dibelakang dan dapat terlihat dari jarak 600 meter

c)

100 meter di muka dan 100 meter dibelakang dan dapat terlihat dari jarak 500 meter

d)

100 meter di muka dan 50 meter dibelakang dan dapat terlihat dari jarak 600 meter

30.

Apabila pemasangan semboyan no. 3 didahului semboyan no.2B dan no.2A maka :

a)

Semboyan 3 dipasang pada jarak 200 m dari bagian jalan yang dilindungi, semboyan 2B dipasang 100 m dari semboyan 3 dan semboyan 2A dipasang pada jarak 200 m dari semboyan 2B serta terlihat oleh masinis pada jarak 600 m

b)

Semboyan 3 dipasang pada jarak 100 m dari bagian jalan yang dilindungi, semboyan 2B dipasang 200 m dari semboyan 3 dan semboyan 2A dipasang pada jarak 200 m dari semboyan 2B serta terlihat oleh masinis pada jarak 600 m

c)

Semboyan 3 dipasang pada jarak 50 m dari bagian jalan yang dilindungi, semboyan 2B dipasang 200 m dari semboyan 3 dan semboyan 2A dipasang pada jarak 200 m dari semboyan 2B serta terlihat oleh masinis pada jarak 600 m

d)

Semboyan 3 dipasang pada jarak 100 m dari bagian jalan yang dilindungi, semboyan 2B dipasang 100 m dari semboyan 3 dan semboyan 2A dipasang pada jarak 200 m dari semboyan 2B serta terlihat oleh masinis pada jarak 500 m

31.

Berikut kode kecepatan maksimum pada kereta atau gerbong, kecuali :

a)

C menunjukkan kecepatan maksimum 75 km/jam

b)

D menunjukkan kecepatan maksimum 90 km/jam

c)

E menunjukkan kecepatan maksimum 110 km/jam

d)

F menunjukkan kecepatan maksimum 120 km/jam

32.

Jenis kereta yang dilengkapi dengan fasilitas ruang makan dan dapur kelas eksekutif serta ruang pembangkit listrik :

a)

MP1

b)

KM1

c)

P

d)

Semua jawaban salah

33.

Berikut klasifikasi kereta :

a)

Kereta yang ditarik lokomotif menggunakan angka 0

b)

Kereta rel listrik menggunakan angka 1

c)

Kereta rel diesel elektrik menggunakan angka 2

d)

Semua jawaban benar

34.

Kodifikasi gerbong terbuka (GB), antara lain :

a)

YY, ZZ, KKB

b)

PP, PPC, PKPK

c)

GG, TT, KKB Klinker

d)

KK BBM, KK CPO, KK Semen Curah

35.

Pengiriman lokomotif dingin harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :

a)

Untuk lokomotif diesel hidrolik harus dipastikan hendel transmisi dalam posisi netral dan garden penghubung antara penggerak roda dengan transmisi harus dilepas pada pihak penggerak roda

b)

Untuk lokomotif diesel elektrik hendel pembalik arah harus diposisikan pada kedudukan netral

c)

Selama dalam perjalanan, lokomotif dingin harus dijaga oleh petugas perawatan lokomotif sebagai pengawal yang apabila diperlukan harus melayani rem parker dan memeriksa suku-suku/bagian-bagian yang berada di bawah rangka dasar di stasiun-stasiun pemberhentian

d)

Semua jawaban benar.

36.

Perbedaan tinggi alat perangkai antara sarana yang satu dan yang lain dalam satu rangkaian kereta tidak boleh lebih dari :

a)

60 mm

b)

70 mm

c)

80 mm

d)

90 mm

37.

Percobaan rem statis harus selalu dilakukan, kecuali :

a)

Penggandengan lokomotif dengan rangkaian

b)

Perubahan susunan rangkaian

c)

Penggantian lokomotif

d)

Pergantian awak KA.

38.

Untuk pengiriman ke lokasi kejadian, kereta penolong dapat digandengkan dengan kereta api luar biasa dengan kecepatan tidak melebihi dari :

a)

30 km/jam

b)

45 km/jam

c)

60 km/jam

d)

Semua jawaban salah

39.

Berikut termasuk kereta pemeliharaan jalan rel yang merupakan peralatan khusus digunakan untuk perawatan jalan rel, kecuali :

a)

SU (Kereta Ukur)

b)

MTT (Kereta pemeliharaan jalan rel untuk perawatan geometri jalan rel)

c)

PBR (Kereta pemeliharaan jalan rel untuk memprofil balas)

d)

VDM (Kereta pemeliharaan jalan rel untuk memadatkan balas diantara bantalan)

40.

Perjalanan Kereta Ukur (SU) diperlakukan sebagai kereta api luar biasa dan pada waktu melakukan pengukuran melewati emplasemen :

a)

Harus melalui jalur lurus

b)

Harus melalui jalur belok

c)

Boleh melalui jalur belok

d)

Semua jawaban salah

41.

Pada petak blok yang di batasi oleh dua sinyal berurutuan sesuai dengan arah perjalanan ka antara lain :

a)

Sinyal keluar dan sinyal blok

b)

Sinyal keluar dan sinyal masuk distasiun berikutnya

c)

Sinyal blok dan sinyal masuk

d)

a, b, c, semua benar

42.

Jalur yanga ada di Stasiun dapat sebagai Jalur simpan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

a)

Dipasang pada jalur sayap di emplasemen dan Kedudukan biasa wesel harus tidak mengarah ke jalur simpan

b)

Panjang jalur simpan minimal dapat untuk menyimpan 2 (dua) kereta

c)

a, b semua benar

d)

a, b semua salah

43.

Jalur tangkap diperlukan di stasiun tertentu apabila kondisi setempat memerlukan (misal, pada), dengan ketentuan kecuali :

a)

wesel ke arah jalur tangkap harus merupakan wesel terujung suatu emplasemen

b)

kedudukan biasa wesel harus ke arah jalur tangkap

c)

stasiun yang jalur masuknya mempunyai kelandaian turun di atas 18 ‰

d)

kedudukan wesel tidak mengarah kejalur tangkap

44.

Pada peralatan pelayanan persinyalan elektrik terdapat sejumlah alat penghitung bertambahnya angka pada alat penghitung diantaranya terjadi karena pelayanan, yaitu kecuali

a)

Penghapusan rute secara manual

b)

Sinyal darurat, wesel darurat

c)

Wesel terlanggar

d)

Wesel tersekat

45.

Apabila suatu sinyal baru harus dipasang di jalur kereta api yang masih dipergunakan dan sinyal tersebut belum didinaskan ...

a)

pada peralatan persinyalan mekanik, bagian muka sinyal tersebut harus dipasang palang silang berwarna putih

b)

pada peralatan persinyalan elektrik, bagian muka sinyal tersebut dipasang palang silang yang berwarna putih dan semua aspek cahaya harus ditutup

c)

a, b semua benar

d)

a, b semua salah

46.

Untuk mencoba sinyal yang dihapuskan atau sinyal yang belum berlaku, harus seizin KS/PPKA dan tidak boleh dilakukan, jika KECUALI :

a)

dari stasiun di mukanya terdapat kereta api berangkat menuju ke sinyal tersebut

b)

terdapat konvoi atau lokomotif pendorong

c)

terdapat langsiran di tempat tersebut

d)

Ada kereta yang stabling dijalur ka stasiun tersebut

47.

Ruang pelayanan peralatan persinyalan mekanik maupun elektrik di setiap stasiun dan blokpos harus terdapat gambar ikhtisar emplasemen yang menunjukkan KECUALI :

a)

semua jalur dengan wesel di emplasemen, atau jalur setempat dalam wilayah pengaturan petugas pelayanan

b)

semua sinyal

c)

tempat pelayanan peralatan persinyalan

d)

Gambar bangunan stasiun

48.

Pada persinyalan mekanik, untuk setiap emplasemen harus dibuat daftar wesel, dalam daftar kedudukan wesel diberi tanda sbb :

a)

+ sebagai tanda kedudukan biasa; dan - sebagai tanda kedudukan tidak biasa.

b)

- sebagai tanda kedudukan biasa; dan - sebagai tanda kedudukan tidak biasa

c)

+ sebagai tanda kedudukan biasa; dan + sebagai tanda kedudukan tidak biasa

d)

- sebagai tanda kedudukan biasa; dan + sebagai tanda kedudukan tidak biasa

49.

Panjang efektif jalur utama Pada persinyalan mekanik, jarak antarpenghabisan jalur (bantalan putih) pada suatu jalur utama; atau jarak antartanda batas ruang bebas pada suatu jalur utama dikurangi

a)

15 meter (7.5 m ka/ki)

b)

16 meter (8 m ka/ki)

c)

17 meter (8.5 m ka/ki)

d)

20 meter (10 m ka/ki)

50.

Pada PDPS Untuk jalur-jalur di emplasemen, harus diberi nomor sebagai berikut. KECUALI

a)

Jalur-jalur kereta api di emplasemen yang dipergunakan untuk memasukkan / memberangkatkan kereta api digambar dengan garis tebal dan diberi nomor dengan angka Romawi.

b)

Jalur-jalur lainnya, bukan jalur kereta api digambar dengan garis tipis dan diberi nomor dengan angka latin.

c)

Jalur-jalur kereta api di emplasemen diberi tanda panah, untuk menunjukkan arah kereta api yang masuk dan/atau keluar

d)

Jalur-jalur lainnya, bukan jalur kereta api digambar dengan garis tipis dan diberi nomor dengan angka arab