wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FRaud1

Total questions: 50

Worksheet time: 26mins

Name
Class
Date
1.
Penentuan tingkat kelemahan pengendalian dilakukan
melalui tahapan-tahapan berikut:
a)
Mempertimbangkan Keberadaan Pengendali Pengganti
b)
Menentukan Potensi Terjadinya Salah Saji
c)
Menentukan tingkat kelemahan pengendalian
d)
Menentukan risiko pengendalian
2.
Mana pernyataan yang salah dalam pengujian lebih lanjut atas adanya red flags:
a)
Mengidentifikasi dan memperoleh bukti lanjutan untuk mendukung kesimpulan fraud
b)
Pemeriksa harus menerapkan skeptisme profesional
c)
Mengkomunikasikan red flags ke Penanggung Jawab
d)
Menentukan apakah indikasi fraud memiliki kemungkinan berulang
3.
Apa yang harus dilakukan pemeriksa dalam perencanaan penentuan kedalaman dan keluasan tingkat pengujian lebih lanjut atas adanya red flags?
a)
Mempertimbangkan dan menilai efektivitas fraud control plan yang telah dirancang dan diimplementasikan
b)
menerapkan risk based audit dalam penentuan sample
c)
Mendiskusikan dalam tim, pengendali teknis, dan penanggung jawab
d)
Mempelajari hasil pemeriksaan APIP
4.
Langkah pengujian lebih lanjut atas adanya red flags dapat dilakukan dengan cara, kecuali:
a)
Menindaklanjuti langsung dengan sumber daya yang ada
b)
Menambah sumber daya
c)
Membuat pemeriksaan tersendiri
d)
Membuat prosedur alternatif
5.
pendekatan Critical point auditing
a)
Lakukan reviu atas dasar hukum pengeluaran Belanja Bantuan Keuangan pada Kab
Sukamaju untuk memperoleh pemahaman prosedur yang seharusnya atas Belanja
Bantuan Keuangan
b)
Lakukan wawancara dengan Bendahara Bantuan Keuangan terkait prosedur
pencairan dan pemberian bantuan sosial dan pihak-pihak yang berwenang
memberikan otorisasi atas pencairan dana bantuan sosial untuk memperoleh
informasi atas prosedur yang sebenarnya dilakukan di Pemkab Sukamaju
c)
Lakukan analytical review atas dokumen-dokumen belanja bantuan keuangan
mulai dari SPD, SPP, SPM, SP2D, sampai dengan SPJ terkait tanggal, jumlah dana,
rincian realisasi dana bantuan, dan validitas dokumen tersebut untuk
mengidentifikasi adanya dokumen yang janggal, tidak valid dan berindikasi fiktif
d)
Berdasarkan hasil analytical review, lakukan konfirmasi kepada beberapa pihak
penerima bantuan yang jumlahnya besar dan dicairkan pada periode tertentu
(Pilkada, sebelum APBD disahkan, atau akhir tahun), untuk memastikan terjadi
realisasi fiktif dan atau realisasi melebihi jumlah yang sebenarnya diterima
e)
Semua jawaban benar
6.
Hal penting untuk melihat latar belakang terjadinya fraud dan pertimbangan risiko kemungkinan terjadinya fraud:
a)
Pengendalian intern auditee
b)
Bukti Pertanggungjawaban auditee
c)
Perilaku Auditee
d)
Kebijakan internal auditee
7.
Pendekatan yang sering digunakan dalam critical point auditing antara lain
a)
Analisis Tren (Trend Analysis)
b)
Pengujian Umum
c)
Deteksi Red Flag
d)
Semua Benar
8.
kegiatan-kegiatan yang berisiko tinggi terhadap fraud, kecuali:
a)
pembelian
b)
penjualan
c)
pemilihan supplier
d)
verifikasi jurnal
9.
Berikut merupakan beberapa behavioural red flags yang sering terlihat pada pelaku fraud berdasarkan ACFE 2012 Report to the Nations kecuali
a)
Living beyond means
b)
Financial difficulties
c)
Divorce/family problems
d)
Act like happy famliy
10.
Ciri-ciri behavioural red flags yang sering terlihat pada pelaku fraud
berdasarkan ACFE 2012 Report to the Nations adalah Living beyond means
a)
gaya hidup yang mewah atau
berlebihan dibandingkan dengan pendapatan yang diterimanya
b)
Gaya hidup sederhana dan rendah hati
c)
Senang berbagi dengan sesama
d)
Pandai bergaul di tengah masyarakat
11.
Metode pendeteksian red flag adalah sebagai berikut, kecuali
a)
Risk-based audit (critical point auditing)
b)
Trend Analysis
c)
Job sensitivity analysis
d)
Fraud triangle analytics
12.
Berikut keberhasilan dalam mendeteksi fraud tergantung
pada tiga faktor, kecuali
a)
Jumlah keuangan negara yang harus dip
b)
Jumlah fraud yang terjadi
c)
Jumlah item yang diaudit
d)
Tingkat integrasi dan jumlah transaksi/catatan yang tersedia untuk audit,
13.
Pemahaman terhadap proses kegiatan organisasi secara signifikan akan membantu
pemeriksa dalam
a)
Mengevaluasi bukti-bukti awal yang diperlukan untuk dikembangkan dalam
tahapan audit
b)
Memperkirakan kekuatan dan kelemahan sistem pengendalian intern dan
implementasinya, guna mengidentifikasi area dimana fraud mungkin terjadi
c)
Memperkirakan tingkat keterjadian dan potensi dampak fraud yang mungkin
terjadi dalam suatu instansi
d)
Semua benar
14.
Aspek kritis dalam pendokumentasian red flags adalah
a)
Dokumentasi
b)
Diskusi internal
c)
Komunikasi
d)
Analisis
15.
Apakah red flags selalu mengindikasikan fraud ?
a)
Ya
b)
Tidak
16.
Apakah langkah selanjutnya apbila red flags dapat dinyakini sebagai suatu fraud ?
a)
Perluasan prosedur pemeriksaan
b)
Komunikasi dengan secara berjenjang sampai ke penanggung jawab
c)
Melapokan ke PM
d)
Membangun bentuk komunikasi dengan tenaga ahli/narasumber
17.
Setelah pemeriksa berhasil mengenali red flags dalam pelaksanaan pemeriksaan, maka
pemeriksa dapat melakukan hal-hal sebagai berikut, kecuali:
a)
Pengujian lebih lanjut
b)
Pendokumentasian red flags
c)
Pengkomunikasian red flags
d)
Pelaporan kepada aparat penegak hukum
18.
Apa yang harus dilakukan oleh pemeriksa apabila ditemui adanya red flags?
a)
melakukan analisa apakah fakta-fakta yang ditemui cukup memadai untuk menyimpulkan telah terjadi indikasi fraud
b)
melaporkan kepada PM melalui PT
c)
mendiskusikan dengan auditee
d)
semua jawaban benar
19.
Pertanyaan "what" berguna untuk....
a)
membantu dalam menentukan locus delictie
b)
menentukan jenis-jenis indikasi fraud yang dilakukan serta dampaknya
c)
menetapkan ruang lingkup pemeriksaan
d)
membantu dalam menentukan tempus delictie
20.
Pertanyaan "where" berguna untuk....
a)
membantu dalam menentukan tempus delictie
b)
menentukan jenis-jenis indikasi fraud yang dilakukan serta dampaknya
c)
menetapkan ruang lingkup pemeriksaan dan membantu dalam menentukan locus delictie
d)
membantu pemeriksa dalam menentukan langkah/prosedur pemeriksaan
21.
Pertanyaan "when" berguna untuk....
a)
membantu pemeriksa dalam menentukan langkah/prosedur pemeriksaan
b)
menentukan jenis-jenis indikasi fraud yang dilakukan serta dampaknya
c)
menetapkan ruang lingkup pemeriksaan dan membantu dalam menentukan locus delictie
d)
membantu dalam menentukan tempus delictie
22.
Penentuan tingkat kelemahan pengendalian dilakukan
melalui tahapan-tahapan berikut:
a)
Mempertimbangkan Keberadaan Pengendali Pengganti
b)
Menentukan Potensi Terjadinya Salah Saji
c)
Menentukan tingkat kelemahan pengendalian
d)
Menentukan risiko pengendalian
23.
Contoh red flags fraud kecuali...
a)
Analytical Anomalies
b)
Tips and complaint
c)
Accounting Hidden
d)
Internal control weakness
24.
Adanya kas yang tekor merupakan contoh red flags ....
a)
Analytical Anomalies
b)
Accounting Anomalies
c)
Accounting Hidden
d)
Internal control weakness
25.
Extravagant lifestyle mencakup hal dibawah ini ...
a)
Membeli mobil baru
b)
Renovasi rumah
c)
a dan b benar
d)
a dan b salah
26.
Merupakan langkah dalam prosedur pemeriksaan dengan pendekatan job sensitivity analisis
a)
Konfrontasi bukti-bukti yang telah diperoleh
b)
Telaah SOP/ SK yang mengatur tugas pokok dan fungsi
c)
melakukan analitucal review atas dokumen-dokumen
d)
Melakukan konfirmasi
27.
Pengujian Khusus dalam Critical Point Auditing digunakan untuk kegiatan berisiko tinggi atas fraud sebagai berikut, kecuali:
a)
Fraud Pembelian
b)
Verifikasi Buku Besar
c)
Fraud Penjualan
d)
Kas
28.
Job Sensitivy Analysis merupakan analisis atas kemungkinan ada nya fraud jika seseorang ….
a)
bekerja pada posisi tertentu
b)
bekerja pada kantor tertentu
c)
bekerja pada orang tertentu
d)
semua salah
29.
Metode metode berikut dapat dilakukan pada analisa kepekaan pekerjaan kecuali:
a)
Metode Pendekatan
b)
Pengawasan Rutin
c)
Karakter Pribadi
d)
Analisa Trend
30.
Untuk mengidentifikasi semua posisi pekerjaan dalam suatu instansi/organisasi yang rawan terhadap fraud, pemeriksa harus mempelajari:
a)
Pegawai yang ditempatkan di bagian tertentu
b)
Pendelegasian Wewenang
c)
Hubungan kekerabatan antar pegawai
d)
semua salah
31.
Karakter pribadi pegawai yang harus dipertimbangkan untuk mengindentikasi kemungkinan pelaku fraud adalah
a)
Pola Hidup Mewah
b)
Sering mengabaikan prosedur
c)
Ingin Dianggap Penting
d)
Semua benar
32.
Petunjuk awal kecurangan biasanya ditunjukkan oleh munculnya gejala-gejala (symptoms), KECUALI
a)
adanya perubahan gaya hidup atau perilaku seseorang
b)
dokumentasi yang
mencurigakan
c)
keluhan dari pelanggan ataupun kecurigaan dari rekan sekerja
d)
adanya keraguan dalam pencatatan keuangan
33.
Beberapa jenis red flags fraud yang dapat kita kenali, KECUALI
a)
Accounting Anomalies dan Internal Control Weakness
b)
Analytical Anomalies dan Extravagant Lifestyle
c)
Unusual Behaviors dan Tips and Complaint
d)
Accounting Anomalies dan Fraud Symptoms
34.
Penentuan tingkat kelemahan pengendalian dilakukan
melalui tahapan-tahapan berikut:
a)
Mempertimbangkan Keberadaan Pengendali Pengganti
b)
Menentukan Potensi Terjadinya Salah Saji
c)
Menentukan tingkat kelemahan pengendalian
d)
Menentukan risiko pengendalian
35.
Hal-hal yang dapat dipertimbangkan oleh pemeriksa sebelum menetapkan ada tidaknya fraud yang terjadi dalam kasus ketekoran kas
a)
Apakah ketekoran kas terjadi secara sistemik?
b)
Apakah sistem pengendalian intern lemah?
c)
Apakah ada pelaku yang dicurigai, yaitu ada seseorang yang menunjukkan gerak-gerik telah mekaukan suatu fraud?
d)
Semua jawaban benar
36.
Sifat dari fraud yang membedakan dengan kejahatan lainnya adalah
a)
tersembunyi
b)
nyata
c)
jelas
d)
samar-samar
37.
Pasal UU Nomor 15
tahun 2004 yang menyatakan bahwa apabila dalam pemeriksaan ditemukan
unsur pidana, BPK segera melaporkan hal tersebut kepada instansi yang berwenang
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
a)
Pasal 8 Ayat (3)
b)
Pasal 9
c)
Pasal 14 ayat (1)
d)
Pasal 13
38.
kondisi-kondisi yang membuat seseorang merasa “berhak” untuk melakukan suatu tindakan kecurangan, dan kecurangan tersebut dinilainya sebagai suatu tindakan yang “wajar” merupakan
a)
red flags
b)
Pressure
c)
Opportunity
d)
Rationalization
39.
Hal-hal yang dapat memudahkan pelaku
melakukan tindakan kecurangan merupakan

a)
red flags
b)
Pressure
c)
Opportunity
d)
Rationalization
40.
Kata kunci dalam komponen Rationalization kecuali
a)
“Semua orang melakukannya”
b)
“(Kecurangan) itu sudah membudaya di organisasi ini”
c)
"Perusahaan ini berhutang pada saya”
d)
“Semua orang sudah mengetahui perbuatan saya itu”
41.
Salah satu pertanyaan yang digunakan untuk menganalisis red flags adalah who. Terkait apakah pertanyaan "who" tersebut?
a)
terkait dengan pengumpulan informasi tentang bagaimana para
pihak melakukan penyimpangan
b)
terkait dengan pengumpulan informasi mengenai substansi siapa yang
melakukan penyimpangan atau kemungkinan siapa saja yang dapat diduga melakukan
penyimpangan/pelanggaran, dan pihak-pihak yang terkait yang perlu dimintakan
keterangan/penjelasan.
42.
Daqlam Fraud Triangle Analytics, Kata kunci dalam komponen Pressure, kecuali
a)
Penerimaan tidak dicatat
b)
Saya diancam
c)
Saya dipecat/kehilangan pekerjaan
d)
Masalah
43.
berikut hal-hal yang harus diperhatikan mengenai fraud triangle
analytics:, kecuali :
a)
Pahami peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama terkait akses terhadap
data pribadi saat mengidentifikasi sumber informasi
b)
Semua
auditor internal menselaraskan prosedur audit mereka dengan konsep fraud triangle.
c)
Fraud triangle analytics dapat menjadi kompas/penunjuk arah dalam penelaahan data
awal suatu kasus.
d)
Fraud triangle analytics dapat dimodifikasi dan disesuaikan dengan budaya masing masing organisasi
44.
Berikut ini merupakan bukan teknik yang dapat digunakan yang dimuat dalam penyusunan prosedur pemeriksaan
tambahan
a)
job sensitivity analysis
b)
fraud triangle analytics
c)
fraud control plan
d)
critical point auditing
45.
Hal-hal yang harus diperhatikan pemeriksa ketika melakukan pengujian lebih lanjut atas red flags adalah KECUALI ?
a)
situasi (hasil penelaahan informasi awal)
b)
misi (tujuan audit)
c)
execution (program audit)
d)
personil pemeriksaan
46.
Program audit harus disusun dengan fleksibel, artinya adalah ?
a)
dapat mendukung adanya perubahan prosedur secara cepat sesuai kondisi lapangan
b)
dapat dibatalkan apabila PJ pemeriksaan tidak setuju
c)
dapat diganti dengan usulan auditee
d)
dapat dimanipulasi sesuai keinginan tim
47.
Tujuan audit dibangun dalam bentuk hipotesis "worst case scenario" artinya adalah
a)
tujuan audit untuk mendeteksi adanya kecurangan oleh manajamen atas
b)
tujuan audit untuk mendeteksi adanya kemungkinan terburuk
c)
tujuan audit untuk mendeteksi kelemahan pengendalian SPI
d)
tujuan audit sesuai arahan badan
48.
Kelemahan yang berkaitan dengan isi LHP yang biasanya dicari oleh pihak penasihat hukum terdakwa saat pemberian keterangan ahli adalah KECUALI
a)
metodologi
b)
waktu dilakukannya pemeriksaan
c)
kriteria yang digunakan
d)
bukti pendukung
49.
Pembuktian adalah suatu proses tentang bagaimana alat-alat bukti dipergunakan, diajukan atau dipertahankan sesuai dengan ?
a)
hukum acara
b)
hukum adat
c)
hukum internasional
d)
hukum materiil
50.
teori pembuktian yang diterapkan dalam hukum perdata adalah KECUALI
a)
teori pembuktian bebas
b)
teori pembuktian positif
c)
teori pembuktian negatif
d)
teori hukum pidana