WorksheetsKonsep Keluarga Berencana
Total questions: 30
Worksheet time: 18mins
Apakah yang di maksud dengan perubahan kependudukan dari suatu daerah tertentu dari waktu ke waktu?
Laju pertumbuhan penduduk
Transisi demografi
Dinamika penduduk
Piramida penduduk
Laju pertumbuhan penduduk (Growth Rate) ditentukan oleh ....
tingkat kelahiran
tingkat kematian
penggunaan kontrasepsi
tingkat kelahiran dan tingkat kematian
Faktor-faktor yang menyebabkan turunnya mortalitas, yaitu ....
Kemajuan di bidang pertanian, perkembangan industri, pemerintahan, sanitasi lingkungan dan kesehatan
Kemajuan di bidang politik, sosial budaya, kriminal, dan kesehatan lingkungan
Kemajuan di bidang kejahatan, kriminal, konsumsi narkoba, sosial politik, dan pemerintahan
Kemajuan di bidang kesehatan, kesediaan pangan, sosial politik dan kejahatan
Berikut merupakan komponen pertumbuhan dalam komponen kependudukan dan pertumbuhan ....
Budaya
Sosial
Kelahiran
Ekonomi
Dampak peledakan penduduk terhadap kualitas penduduk, yaitu...
Derajat kesehatan meningkat
Status gizi masyarakat baik
Kematian ibu dan anak
Pengangguran menurun
Total Fertility Rate (TFR) yang tinggi menyebabkan ....
Kemiskinan menurun
Kualitas penduduk rendah
Pengangguran menurun
Kebutuhan pangan menurun
Peran Keluarga Berencana terhadap Kesehatan antara laian adalah ….
Kemampuan daya beli meningkat
Mutu tenaga kerja meningkat
Perbaikan gizi anak meningkat
Partisipasi sekolah meningkat
Banjir, longsor, dan kekeringan lahan merupakan dampak ….
Peledakan penduduk
KB tidak berhasil
Kualitas manusia
Kebijakan pemerintah
Pelopor KB modern di luar negeri, yaitu ....
Marie Stopes
Margareth Sanger
Lady Rama Ran
Ethel Byrne
Organisasi sosial yang bergerak dalam bidang KB pertama adalah ....
Lembaga Keluarga Berencana Nasional (LKBN)
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI)
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dibentuk berdasarkan ....
Surat Keputusan No. 36/KPTS/Kesra/X/1968
Surat Keputusan No. 35/KPTS/Kesra/X/1968
Keputusan Presiden No. 38 Tahun 1978
Keputusan Presiden No. 8 Tahun 1970
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia didirikan pada tahun ….
1967
1960
1957
1950
BKKBN merupakan singkatan dari ….
Badan Keluarga Berencana Nasional
Badan Keluarga Berencana Negara
Badan Keluarga Berencana Non Departemen
Badan Keluarga Berencana Non Klinik
Keluarga Berencana Mandiri dicanangkan oleh presiden Soeharto pada ….
28 Agustus 1984
28 Oktober 1985
28 Desember 1986
28 Januari 1987
Ruang lingkup program KB, meliputi ....
Edukasi kesehatan reproduksi, pelayanan infertilitas, pendidikan seks, konsultasi pra perkawinan, konsultasi perkawinan serta konsultasi genetik.
Edukasi konseling seks bebas, pelayanan infertilitas, pendidikan seks, konsultasi pra perkawinan, konsultasi perkawinan serta konsultasi pemakaian narkoba
Edukasi kesehatan reproduksi, pelayanan infertilitas, pendidikan seks, konsultasi pra perkawinan, konsultasi perkawinan serta konsultasi gizi
Edukasi konseling seks bebas, pelayanan infertilitas, pendidikan seks, konsultasi pemakaian narkoba, konsultasi gizi serta konsultasi genetik
Seorang perempuan usia 26 tahun telah melahirkan anak pertama 2 tahun yang lalu, pasangan masih mengharapkan punya anak lagi. Akseptor KB ini termasuk dalam ....
Fase menunda kehamilan
Fase mengatur/ menjarangkan kehamilan
Fase mengakhiri kesuburan
Fase meningkatkan kesuburan
Pelayanan Keluarga Berencana yang bermutu, meliputi ....
Pelayanan sesuai kebutuhan klien, memenuhi standar pelayanan, petugas dapat memberikan informasi pilihan kontrasepsi, fasilitas pelayanan tersedia, bahan dan alat kontrasepsi tersedia dalam jumlah yang cukup.
Pelayanan diberikan secara profesional dan memenuhi standar pelayanan, petugas dapat memberikan informasi pilihan kontrasepsi, fasilitas pelayanan tersedia, alat kontrasepsi tidak tersedia, terdapat mekanisme supervisi yang dinamis.
Pelayanan sesuai kebutuhan klien, tidak memenuhi standar pelayanan, petugas dapat memberikan informasi pilihan kontrasepsi, fasilitas pelayanan tersedia, bahan dan alat kontrasepsi tersedia dalam jumlah yang cukup.
Pelayanan diberikan secara profesional dan memenuhi standar pelayanan, petugas tidak dapat memberikan informasi pilihan kontrasepsi, terdapat mekanisme supervisi yang statis, bahan dan alat kontrasepsi tersedia dalam jumlah yang cukup.
Hal yang mendasar dalam tatalaksana untuk rujukan terkait penggunaan kontrasepsi, yaitu ....
Konseling tentang kondisi klien yang menyebabkan perlu dirujuk dan kondisi yang diharapkan di tempat rujukan
Konseling tentang fasilitas pelayanan kesehatan tempat rujukan
Konseling tentang rencana pengobatan yang akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan tempat rujukan
Pengantar tertulis kepada fasilitas pelayanan rujukan
Syarat fase mengakhiri kesuburan adalah ….
Jumlah 2 anak dan umur istri > 30 tahun
Jumlah 2 anak dan umur suami > 30 tahun
Jumlah 2 anak dan umur istri 20-30 tahun
Jumlah 2 anak umur istri 40 tahun
Syarat-syarat kontrasepsi antara lain ….
Tidak mengganngu hubungan seksual
Cara penggunaannya komplek
Memerlukan bantuan medik
Kerjanya tidak dapat diatur menurut keinginan
Akseptor yang menerima salah satu cara kontrasepsi dalam waktu 2 minggu setelah melahirkan atau abortus disebut akseptor ....
aktif
dini
langsung
dropout
Seorang perempuan datang ke BPM ingin KB MOW. Apa peran bidan dalam pelayanan tersebut?
Nasehat dan motivasi
Konseling dan merujuk
Nasehat dan merujuk
Motivasi dan merujuk
Merujuk antara Masyarakat dan Puskesmas merupakan jenis rujukan ….
Lintas program
Lintas sektoral
Horizontal
Vertikal
Sebelum melaksanakan rujukan pemberi pelayanan harus ….
Kondisi harus stabil
Informasi tentang kendaraan
Konseling tentang kondisi klien
Harus didampingi tokoh masyarakat
Seorang perempuan umur 24 tahun datang ke BPM untuk menggunakan alat kontrasepsi. Hasil anamnesis: telah melahirkan 1 bulan yang lalu, anak 1, menyusui bayinya secara ekslusif. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70C, tanda-tanda kemungkinan hamil (-), terdapat varises di kaki.
Alat kontrasepsi apakah yang paling sesuai pada kasus tersebut?
AKDR
AKBK
MOW
Pil kombinasi
Suntik kombinasi
Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke BPM. Mengatakan ingin memakai kontrasepsi untuk mengatur jarak kehamilan yang tidak mengganggu ASI. Hasil anamnesis: melahirkan anak pertama 6 bulan yang lalu, selama ini memberikan ASI ekslusif dan belum pernah haid. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70 C. Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat untuk kasus diatas?
Suntik 3 bulan
Suntik 1 bulan
Pil kombinasi bifasik
Pil kombinasi trifasik
Pil kombinasi minifasik
Seorang perempuan umur 20 tahun datang bersama suaminya, ke BPM. Mengatakan ingin ber-KB. Hasil anamnesis: baru menikah 1 bulan yang lalu, ingin menunda kehamilan selama 3 tahun. KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70C, tidak ada tanda-tanda kehamilan, PP test (-).
Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Pil
IUD
Suntik
Kondom
Metode kalender
Seorang perempuan, umur 27 tahun, akseptor IUD, datang ke BPM dengan keluhan sejak 2 bulan yang lalu tidak haid. Hasil anamnesis: nyeri perut bagian bawah, perut terasa membesar. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit S 36,70C, palpasi TFU belum teraba, inspekulo benang IUD masih terlihat.
Tindakan awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Mencabut IUD
Memberikan konseling
Melakukan tes kehamilan
Memberikan terapi hormon
Merujuk ke dokter kandungan
Seorang perempuan, umur 28 tahun, akseptor KB pil, datang ke BPM dengan keluhan selama 3 bulan ini mengeluarkan bercak darah berwarna merah kecoklatan dari jalan lahir. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, P 24x/menit, S 36,70C, tidak ada masa pada abdomen, tampak bercak darah (+). Efek samping apakah yang sedang dialami pada kasus tersebut?
Spotting
Menoragia
Metroragia
Haemoragia
Menometroragia
Seorang perempuan, umur 45 tahun, datang ke BPM mengeluh terlambat haid 2 bulan. Hasil anamnesis: haid tidak teratur sejak 6 bulan terakhir, akseptor AKDR, sering merasakan panas, memerah, dan berkeringat pada wajah. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, S 36,5°C, abdomen tidak teraba adanya massa.
Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?
Perimenopause
Polimenorhoe
Menopause
Hamil
Amenorhoe
