wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ULANGAN FORMATIF TEKS CERPEN

Total questions: 30

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Teks di bawah ini digunakan untuk menjawab soal nomor 1 dan 2

Pagi tadi Eyang menyuruh Bi Jum,pembantunya, mengantar Via berobat ke Puskesmas.Sudah dua hari Via pilek. Biasanya Eyang sendri yang mengantar Via berobat. Namun,tetangga sebelah meninggal. Eyang melayat ke tetangga sebelah.


Kalimat yang menggunakan keterangan waktu adalah kalimat....

a)

pertama dan kedua

b)

kedua dan ketiga

c)

ketiga dan keempat

d)

keempat dan kelima

2.

Teks di bawah ini digunakan untuk menjawab soal nomor 1 dan 2

Pagi tadi Eyang menyuruh Bi Jum,pembantunya, mengantar Via berobat ke Puskesmas.Sudah dua hari Via pilek. Biasanya Eyang sendri yang mengantar Via berobat. Namun,tetangga sebelah meninggal. Eyang melayat ke tetangga sebelah.


Cuplikan cerpen diatas tersebut lebih layak ditempatkan ke dalam bagian.....

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

evaluasi

d)

resolusi

3.

. . . .

“Apa-apaan sih, elo? Posternya kan jadi sobek!!!”

“Sorry, Rin! Gue bener-bener nggak sengaja!”

Rinta sama sekali nggak ngegubris pembelaan Anya. Ia masih memandangi poster Blur kesayangannya yang kini sudah terbagi dua karena robek. “Rin, sorry,ya. Gue . . . .”

“Aah! Udah, deh! Pulang, sana!” potong Rinta kesal, matanya sudah sembap, hampir nangis. Anya nggak mau memperburuk keadaan. Ia pun langsung keluar dari kamar Rinta dan bergegas pulang.


Kutipan teks cerpen tersebut memuat bagian…..

a)

Orientasi

b)

Resolusi

c)

Komplikasi

d)

Koda

4.

Bacalah kutipan cerpen berikut ini!

(1) Setelah aku tidur bersama nenek selama tiga hari, senyum nenek semakin lebar dan beliau mengurcapkan, "Terima kasih cucuku, kamu telah memberikan hadiah teristimewa di akhir hidupku." (2) Dan disuruh semua anaknya berkumpul. (3) Setelah semua berkumpul, nenek menutup mata untuk selama-lamanya. (4) Nenek tetap tersenyum meskipun nadinya tidak lagi berdenyut.

Sumber: Nasihat Terindah, karya lrwan Ahmad Rozaki


Kalimat langsung pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat nomor .. ..

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

5.

Di sinilah ayah dulu mengajariku berenang, mengajariku bunyi gemeletar punggung buaya lapar dan kecipak anak-anak ikan kemuring. Di sinijuga ayah mendidikku membedakan suara katak daun dan

suara keciap ular manau, yang menyaru suara katak untuk melahapnya. Sering aku dan ayah menyusupi celah-celah nifah, menyelam di bawah gemerisik pelepahnya, saling menguji ketahanan

dengan tidak bernafas. Lamunanku buyar ketikatelapak kakiku yang mencelup air dikerumuni ikan nari dan batu tempat aku duduk tidak tersinari lantaran matahari hampir tenggelam.


Latar kutipan cerpen tersebut adalah…

a)

Di hutan, pagi hari

b)

Di desa, siang hari

c)

Di sungai, sore hari

d)

Di pantai, malam hari

6.

. Bacalah penggalan cerita berikut!

“Boleh”, jawab ibu. Akhirnya Syifa berjalan membeli baju. Di tikungan jalan dia bertemu dengan pengemis itu. Syifa tidak jadi membeli baju. “Shifa, mana bajuyang kamu beli?” Tanya ibu kepada Syifa. “Tidak jadi, bu… karena uangnya aku kasih ke pengemis yang tidak makan selama 3 hari,” jawab Syifa. Syifa ke luar rumah, dan bertemu dengan temannya Lala dan Lulu. Mereka mengasih baju kepada Syifa. Syifa pun senang.


Amanat kutipan cerita tersebut adalah…

a)

Kita harus prihatin kepada pengemis dengan memberi uang yang banyak!

b)

Berilah baju baru kepada para pengemis dan teman-teman yang membutuhkan

c)

Bantulah sesama dengan ikhlas pasti Tuhan akan memberikan pahala yang setimpal

d)

Sudah seharusnya kita selalu membagi-bagikan makanan kepada teman-teman.

7.

Teks di bawah ini digunakan untuk menjawab nomor 7 dan 8

Saat pendudukan Belanda, di kampung saya ada seorang tokoh yang melawan Belannda yang berjuang sendirian tanpa pasukan bernama Jayasakti.Tentu saja tokoh ini menjadi incaran Belanda untuk ditangkap dan dipenjarakan.Jayasakti lari dari kampung ke Gunung Beser dan bersembunyi agar Belanda tidak menimpakan kemarahan kepada masyarakat kampungnya. Bertahun-tahun pasukan Belanda dan centeng-centeng demang mengepung Gunung Beser,tapi Jayasakti tidak pernah menyerah.Pasukan Belanda dengan dipandu centeng-centeng demang pernah melacak Jayasakti ke dalam gunung,tapi tidak ada seorang pun dari mereka yang selamat. Kata orang-orang pintar,Jayasakti bersemedi dan tubuhnya menjadi pohon harum yang baunya dibawa angin ke sekitar gunung.

Kutipan teks cerpen di atas yang menonjolkan bagian struktur.......

a)

orientasi

b)

rangkaian peristiwa

c)

komplikasi

d)

resolusi

8.

Teks di bawah ini digunakan untuk menjawab nomor 7 dan 8

Saat pendudukan Belanda, di kampung saya ada seorang tokoh yang melawan Belannda yang berjuang sendirian tanpa pasukan bernama Jayasakti.Tentu saja tokoh ini menjadi incaran Belanda untuk ditangkap dan dipenjarakan.Jayasakti lari dari kampung ke Gunung Beser dan bersembunyi agar Belanda tidak menimpakan kemarahan kepada masyarakat kampungnya. Bertahun-tahun pasukan Belanda dan centeng-centeng demang mengepung Gunung Beser,tapi Jayasakti tidak pernah menyerah.Pasukan Belanda dengan dipandu centeng-centeng demang pernah melacak Jayasakti ke dalam gunung,tapi tidak ada seorang pun dari mereka yang selamat. Kata orang-orang pintar,Jayasakti bersemedi dan tubuhnya menjadi pohon harum yang baunya dibawa angin ke sekitar gunung.


Unsur yang menonjol dalam kutipan cerpen di atas adalah …

a)

tema

b)

latar

c)

karakter tokoh

d)

sudut pandang

9.

Karena terlalu banyak variasi, mobil Pian tidak sempat sampai di pecenongan. Agaknya pecenongan juga sudah sepi. Di samping itu, Pian sendiri sudah lupa mau ke mana. Setelah putar-putar nabrak sana nabrak sini, entah berapa korban yang jatuh, mobilnya mulai batuk-batuk. Periksa punya periksa rupanya bensinnya mulai habis.

Kalimat yang digarisbawahi merupakan ciri kalimat yang menggunakan majas …

a)

Simile

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

hiperbola

10.

Bacalah kutipan cerpen berikut!

“Selanjutnya, masalah pengobatan dana perawatan, biar nanti seluruh guru di sini memikirkan,” tegas Bu Eli. Pak Bon bersikeras tidak mau dibawa ke rumah sakit. Pak Bon memang seorang berpendirian kuat. Meskipun bukan orang kaya, ia tidak mau dibantu begitu saja. Semua guru yang mengunjunginya, hanya menggelengkan kepala, kagum akan keteguhan Pak Bon.

Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Pak Bon adalah…

a)

Dialog antartokoh

b)

Pelukisan tindakan.

c)

Diceritakan tokoh lain

d)

Diceritakan pengarang

11.

Bacalah kutipan cerpen berikut!

(1) Dahulu ketika istriku mulai menempati rumah kontrakanku, ia membersihkan kamar, menaruh barang-barang di tempatnya. (2) Ada tempat tersendiri bagi tiap benda, pakaian, meja, kursi, beras, bumbu, dan ada juga tempat sampah. (3) Samurai ada di lemari. (4) Tempat samurai di dinding diganti dengan hiasan batik yang sempurna bagusnya. (5) Aku kagum dengan kepandaianya.

(6) Baru kali inilah aku tahu, bahwa di dinding lebih pantas ditaruh hiasan dari pada samurai.

Bukti bahwa tokoh istriku memilki watak rajin terdapat nomor ...

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

12.

Bacalah teks berikut ini!

. . . .

“Apa-apaan sih, elo? Posternya kan jadi sobek!!!”

“Sorry, Rin! Gue bener-bener nggak sengaja!”

Rinta sama sekali nggak ngegubris pembelaan Anya. Ia masih memandangi poster Blur kesayangannya yang kini sudah terbagi dua karena robek. “Rin, sorry,ya. Gue . . . .”

“Aah! Udah, deh! Pulang, sana!” potong Rinta kesal, matanya sudah sembap, hampir nangis. Anya nggak mau memperburuk keadaan. Ia pun langsung keluar dari kamar Rinta dan bergegas pulang.


Kutipan teks cerpen tersebut memuat bagian…..

a)

. Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Koda

13.

Berikut ini yang bukan struktur teks cerpen adalah …

a)

Rangkaian peristiwa

b)

. Komplikasi

c)

Orientasi

d)

Imajinasi

14.

pengalaman pribadi yang baik untuk dijadikan bahan penulisan cerpen adalah....

a)

Hamparan pohon teh menghijau bak permadani. Semilir angin pengunungan dan sinar mentari pagi menyejukkan.

b)

Di rumahku terdapat sebuah televisi berwarna yang besarnya 21 inci. Bentuknya segi empat warnanya hitam.

c)

Pada saat penilaian akhir semester berlangsung suasana hening sekali.Seluruh siswa mengerjakan soal dengan teliti.

d)

Ketika mengarungi Laut Merah,hatiku berdebar.Masalahnya,bukan hanya angin yang menghempas,gelombang tinggi pun mengharum kapal.

15.

Eyang mengangguk-angguk (1) mulai (2) memahami persoalan Via. Namun (3) beliau belum menanggapi (4) pertanyaan cucunya.

Kata yang menyatakan urutan waktu ditandai dengan nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

16.

Kursi-kursi tunggu penuh dengan orang-orang yang akan berpergian jauh. Di sampingnya terdapat bermacam-macam tas besar ataupun kecil. Suasana di sana tampak ramai, ditambah lagi dengan lalu-lalangnya para pedagang asongan yang menjajakkan dagangannya.

Prit......prit....prit,begitulah suara peluit.


Teks tersebut menggunakan latar...

a)

ruang tamu

b)

dalam bus

c)

stasiun

d)

dalam kereta

17.

"Tenang. Selamat ulang tahun,"sahut Lia mengagetkan. Ia mengulurkan sebuah buku mungil yang sama persis dengan miliknya."Untuk mencatat resep-resep barumu.Resep-resep itu perlu dipatenkan,lo."

Nini garuk-garuk kepala sambil menatap Lia. Lalu,"Kamu serba penuh kejutan sih? Tahu dari mana tanggal lahirku? Aku sendiri malah lupa kalau hari ini ulang tahun."


Cuplikan di atas bercerita tentang tema....

a)

cara merayakan ulang tahun

b)

perhatian seorang teman

c)

resep baru untuk memasak

d)

peristiwa mengagetkan

18.

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

setibanya pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, larasati segera memulai pembicaraan.

“sebelum membicarakan soal diah, saya perlu menjelaskan menggapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin saya bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaan, bukan kedinasan”

“maksud ibu apa?

‘ saya khawatir , keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatian terhadap diah. Dia anak yang lemah pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya.


Sifat tokoh larasati berdasarklan kutipan di atas adalah?

a)

sabar dan penyayang

b)

angkuh dan disiplin

c)

. tegas dan pemberani

d)

penuh perhatian dan tegas

19.

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

setibanya pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, larasati segera memulai pembicaraan.

“sebelum membicarakan soal diah, saya perlu menjelaskan menggapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin saya bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaan, bukan kedinasan”

“maksud ibu apa?

‘ saya khawatir , keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatian terhadap diah. Dia anak yang lemah pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya.

Karakter tokoh pak Usman dalam kutipan cerpen di atas memiliki sifat…..

a)

pendendam

b)

keras kepala dan mudah marah

c)

tidak bisa membedakan urusan dinas dan pribadi

d)

. ingin menang sendiri

20.

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

setibanya pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, larasati segera memulai pembicaraan.

“sebelum membicarakan soal diah, saya perlu menjelaskan menggapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin saya bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaan, bukan kedinasan”

“maksud ibu apa?

‘ saya khawatir , keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatian terhadap diah. Dia anak yang lemah pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya.

Bagaimana gambaran karakter tokoh diah dalam cerpen di atas?

a)

kuat menerima cobaan

b)

. gampang putus asa

c)

lemah dan penuh penderitaan

d)

trauma dalam menjalani kehidupanya

21.

Perhatikan kutipan cerpen berikut!

setibanya pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, larasati segera memulai pembicaraan.

“sebelum membicarakan soal diah, saya perlu menjelaskan menggapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin saya bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaan, bukan kedinasan”

“maksud ibu apa?

‘ saya khawatir , keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatian terhadap diah. Dia anak yang lemah pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya.

Kedudukan tokoh Pak usman dan Larasati dalam kutipan cerpen di atas adalah……

a)

tokoh antagonis, tokoh penengah

b)

tokoh protagonis, tokoh penengah

c)

tokoh antagonis, tokoh protagonis

d)

tokoh protagonis, tokoh protagonis

22.

Perhatiakan kutipan cerpen berikut!

“kita sebagai pendidik tidak boleh memandang masalah secara hitam-putih pak, diah itu telah banyak menanggung beban hidup, sudah selayaknya kita ikut mendampingi dan membantunya ,bukan malah menambah bebanya.


Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atasa adalah…..

a)

sebagai manusia harus saling tolong-menolong

b)

. Guru harus bersikap professional dalam mendidik muridnya

c)

setiap pendidik harus bisa membantu siswanya dalam mengatasi permasalahan hidup

d)

guru harus memiliki sikap kasih sayang dalam mendidik

23.

Bacalah kutipan cerita berikut!

Kenari merasa malu dan kurang percaya diri kalau berkumpul dengan teman-temannya. Tubuhnya kecil dan mengeluarkan bau tak sedap. Teman-temannya sering meledek dan menggodanya. Kenari ingin penampilannya berubah. Dia ingin buktikan kepada teman-temannya bahwa ia bisa tampil bersih dan tidak kalah besar. Kenari pun bangun pagi dan rajin membersihkan diri. Ia tidak malas lagi mencari makan. Berkat ejekan teman-temannya, dirinya membuang jauh-jauh sifat malasnya.


Nilai moral pada kutipan cerita tersebut adalah….

a)

. dalam pergaulan harus memusnahkan sikap berkuasa

b)

. dengan teman harus saling menggoda dan meledek

c)

berusahalah menjadi lebih baik agar percaya diri

d)

kurang percaya diri hal biasa dalam pergaulan

24.

Menjelang malam,terdengar ketukan di pintu. Ayah lalu masuk sambil menenteng bungkusan yang sangat besar.Wajah ayah berseri-seri.Tetapi aku justru sembunyi dibalik bantal.Aku tak berani memandang wajah ayah yang berbinar-binar itu

Kalimat yang bercetak miring menggunakan majas.....

a)

simile

b)

personifikasi

c)

metafora

d)

perbandingan langsung

25.

Kemungkinan rambut Anda rontok setelah dikemoterapi,” kata dokter dengan lembut. “Saya siap, Dok. Demi kesehatan saya, Dok,” jawaban Fati.

“Oh iya, ketika obat kemoterapi disuntikkan, pada umumnya pasien merasa sakit,” lanjut dokter.

“Saya paham, Dok. Saya ingin sembuh.”

“Kalau begitu, selamat istirahat.”

Dokter meninggalkan ruang tempat Fati dirawat menuju ruang sebelah untuk memeriksa pasien-pasien lain.

Sikap terpuji dari tokoh Fati adalah …

a)

Kemauan keras untuk kemoterapi

b)

Semangat untuk sembuh

c)

Kemauan keras untuk disuntik

d)

Semangat untuk berobat ke dokter

26.

Bacalah kutipan cerpen dibawah ini!

Jawaban pohon itu membuat Monda marah. Ia memerintahkan pasukannya untuk membakar pohon pengetahuan.Raja dan Mugo berusaha menghalanginya,tetapi mereka kewalahan.Walau berhasil menghancurkan pohon pengetahuan, Monda dan pengikutnya tak luput dari hukuman.Mereka tiba-tiba tewas tersambar petir.Sebelum meninggal,pohon pengetahuan memberikan Mugo sebuah buku.

Kutipan cerpen di atas merupakan bagian struktur.....

a)

orientasi

b)

rangkaian peristiwa

c)

komplikasi

d)

resolusi

27.

Perhatikan kalimat di bawah ini!

1) Masing-masing mendapat bagian tiga buah kurma per kepala.

2) Maka, pada hari itu dapat ditebak, orang-orang membukakan puasanya dengan tiga butir kurma dari Pak Ayub.

3) Biasanya, kalau besok paginya di tepian sungai atau di lapau kopi, orang bercerita tentang nikmatnya berbuka puasa dengan tiga butir kurma, berarti orang-orang itu kemarin habis dikunjungi Pak Ayub si Tuan Kurma.

4) Artinya lagi, Pak Ayub dengan bayang-bayang sepanjang badannya, telah berbuat pengasih dan penyayang serta adil ke warga kampung.

5) Biasanya, sekali atau dua kali dalam bulan Ramadan Pak Ayub mengantarkan kurma ke setiap rumah-rumah

6) Tak heran, di hari pembagian kurma itu, boncengan sepedanya dibebani karung plastik berisi kurma.

Dikutip dari: Yusrizal K.W, “Tiga Butir Kurma Per Kepala” dalam

Kembali ke Pangkal Jalan Kumpulan cerpen Yusrizal K:W Kompas, Jakarta 2004

Susunan cerita yang runtut berdasarkan teks di atas adalah . .

a)

3)-5)-4)-1)-6)-2)

b)

3)-1)-2)-4)-5)-6)

c)

3)-4)-5)-1)-6)-2)

d)

. 4)-3)-5)-1)-2)-3)

28.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!

Meski termasuk anak yang pandai dan masuk kelas akselerasi, Romero tetap memilik banyak teman dan sahabat. Baginya teman adalah lingkungan yang dapat memberikan banyak inspirasi dan pengalaman yang tidak diperoleh di bangku sekolah. Di rumah ia juga bersikap baik pada tetangga. Ia ingat ketika orang tuannya berpesan, “Carilah teman dan sahabat sebanyak-banyaknya karena kita tidak bisa hidup sendiri. Suatu saat pasti kita membutuhkan orang lain.”

Unsur ekstrinsik penggalan cerpen tersebut adalah ….

a)

budaya

b)

ekonomi

c)

sosial

d)

pendidikan

29.

Tidak lama kemudian, induknya datang.Aku segera turun dari pohon itu karena khawatir menganggunya.Induk burung itu pasti tidak akan berani mendekati sarangnya bila aku masih ada di sana.Karena itu,perlahan-lahan aku turun dan segera menyelinap di balik batang pohon. Aku ingin mengintip cara induk burung itu memberi makan yang diberikannya itu seekor capung. Terdengar anak-anak burung itu mencicit lebih keras lagi,.....


Teks di atas menceritakan...

a)

aku dan pohom itu

b)

induk burung, dan anaknya

c)

batang pohon dan makanan burung

d)

capung dan anak-anak burung

30.

Tidak lama kemudian, induknya datang.Aku segera turun dari pohon itu karena khawatir menganggunya.Induk burung itu pasti tidak akan berani mendekati sarangnya bila aku masih ada di sana.Karena itu,perlahan-lahan aku turun dan segera menyelinap di balik batang pohon. Aku ingin mengintip cara induk burung itu memberi makan yang diberikannya itu seekor capung. Terdengar anak-anak burung itu mencicit lebih keras lagi,.....


Kalimat yang tepat untuk melanjutkan cerita pada kutipan cerpen di atas adalah....

a)

rupanya mereka gembira

b)

capung-capung itu telah mati

c)

induknya bermain-main kegirangan

d)

dalam sekejap tidak ada lagi makanan di sana