Font size
WorksheetsUTS Konsep Dasar Keperawatan II
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
critical thingking dalam keperawatan adalah ?
merupakan bagian yang tidak tepisahkan dengan keperawatan dalam menjalankan asuhan keperawatan
sudut pandang dalam pekerjaan keperawatan yang mencakup keilmuan
suatu proses yang berjalan secara berkesinambungan menjakup interaksi dari suatu rangkaian pikiran dan presepsi dalam pelaksanaan asuhan keperawatan
kemampuan dalam melakukan asuhan keperawatan pada diri perawat
kebijakan seorang perawat dalam melakukan asuhan keperawatan
kapan seorang perawat dituntut berpikir kritis?
dalam memberi asuhan keperawatan dengan menggunakan proses keperawatan akan selalu dituntut untuk berfikir kritis dalam berbagai situasi.
dalam proses asuhan keperawatan terutama pada tahap pengkajian
dalam proses memberi asuhan keperawatan pada saat berinteraksi dengan klien
dalam menentukan diagnosa keperawatan klien terutama kolaborasi dengan tenaga medis lain
dalam tindakan asuhan keperawatan dan pelayanan kesehatan
apa saja karakteristik berpikir kritis?
knowing
doing
thingking
checking
feeling
Faktor-faktor yang mempengaruhi berpikir kritis
pengalaman
perasaan
integritas
sikap
kreatif
bagaimana kita tahu bahwa seorang perawat memiliki Keterampilan berpikir kritis, salah satunya adalah:
mampu menjawab semua pertanyaan klien tentang penyakitnya
bersikap cermat, jujur dan ikhlas
mampu membuat kepala ruangan terkesima
mampu menyembuhkan klien dengan cepat
mampu menjaga derajat dan kedudukan dalam memberikan asuhan keperawatan
yang termasuk dalam Standar berpikir kritis adalah?
feeling, doing, understanding
thingking, listening, documented
list, doing, evaluate
clarity, precision, accuracy
learning, showing, greating
Pendekatan berpikir kritis dalam keperawatan dituangkan dalam?
Tindakan Keperawatan
Proses Keperawatan
Pengkajian Keperawatan
diagnosa keperawatan
evaluasi keperawatan
tujuan pemecahan masalah pada Trial dan Error adalah
mencari kebenaran untuk mendapatkan ilmu harus berusaha sekuat mungkin agar dapat mendapatkannya dengan maksimal
meningkatkan kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas
membuat pemecahan masalah menjadi lebih mudah tanpa berpikir
mengerahkan segala pemikiran untuk mendapatkan pemecahan masalah
berkreasi mendapatkan alternatif pemecahan masalah
Intuisi adalah salah satu pemecahan masalah yang membutuhkan
pengetahuan
perasaan
pengelihatan
pengingat
semua salah
Metode Ilmiah adalah
tahap pemecaham masalh menggunakan bahan-bahan kimia
menggunakan segala keampuan dan mengolah data pengetahuan untuk pemecahan masalah
penerimaan pikiran seseorang terhadap fenomena yang terjadi
kegiatan dalam mencari kebenaran menggunakan pengetahuan yang ada
cara kerja dari ilmu pengetahuan, bersifat ilmiah serta merupakan langkah-langkah sistematis yang digunakan dalam ilmu-ilmu tertentu yang baik direfleksikan atau diterima begitu saja
tiga dasar dalam Proses pemecahan masalah merupakan yakni
menyebutkan masalah
mendefiniskan masalah
melihat kemungkinan
mengatasi masalah
membuat daftar masalah
Modifikasi metode Ilmiah yang bisa dilakukan dalam tindakan keperawatan adalah
asuhan keperawatan
Model asuhan keperawatan profesional (MAKP)
keperawatan fungsional
keperawatan dalam tim
metode florence
yang termasuk dalam Elemen Pengambilan Keputusan adalah:
pengumpulan data
hipotesis
rencana kegiatan
alternatif masalah
asumsi
sebutkan bagaimana Tahap Pengambilan Keputusan
(a)
Dasar-dasar dari pengambilan keputusan adalah
intuisi
pengalaman
asumsi
wewenang
emosional
