NEW
Font size
WorksheetsCNC Kelas XI
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 4mins
1. Tahun berapa CNC Mulai berkembang pesat?
1990
1960
1975
1980
1995
1) ketelitian
(2) ketepatan
(3) kapasitas produksi
(4) fleksibilitas
(5) murah
Keunggulan penggunaan mesin CNC dibanding dengan mesin konvensional adalah ...
a. 1,2,3,4
b. 2,3,4,5
c. 1,3,4,5
d. 1,2,4,5
e. 1,2,3,5
Apa kekurangan mesin CNC dibandingkan mesin konvensional?
a. Waktu lebih cepat
b. Produksi hasil memuaskan
c. Kecepatan produksi meningkat
d. Harga beli relative mahal
e. Efisien produktifitas meningkat
Program komputer yang dapat digunakan untuk memudahkan dalam merancang desain suatu produk
CAD
ASRS
CAM
SAP
apa itu CAM
Computer Added Material
Computer Aided Manufacture
Computer Aided Making
Computer Addition Manufacture
CAD
Computer Aided Drawing
Computer Aided Design
Computer Aided Dept
Computer Aided Direct
CAE
Computer Aided Engineering
Computer Aided Equiptment
Computer Aided Environment
Computer Aided Equvalen
Pada mesin frais CNC TU 2A sumbu untuk gerakan horizontal menyayat pembubutan memanjang diberi kode ...
X+
Z+
X-
Z-
Metode pemrograman CNC dimana titik akhir dari suatu gerakan digunakan sebagai titik referensi untuk gerakan berikutnya adalah ...
relatif
absolut
incrimental
zero point
Metode pemrograman CNC dimana titik referensinya selalu tetap untuk semua gerakan adalah ...
relatif
absolut
incrimental
zero point
Jika diketahui kecepatan potong = VC dan diameter bendda kerja = D maka putaran spindle utama mesin bubut CNC = N, dan phi = t (3,14) dapat dihitung dengan rumus ...
N=(100.VC)/t.D
N=VC/t.D
N=VC/t.D.1000
N=t.D/VC
Gerak melingkar berlawanan arah jarum jam (cembung) pada program CNC ditandai dengan kode ...
G02
G03
M03
M02
Kode pemrograman inkrimental adalah ...
G90
G91
G92
G99
Pada posisi B nilai X dan Z untuk pemrograman absolute adalah …
X = -8 Z = -6
X = 8 Z = -6
X = -8 Z = -6
X = 8 Z = 6
Pada pengerjaan tirus dari posisi B ke C untuk pemrograman incremental maka titik X dan Z adalah
X = 15 Z = -18
X = 15 Z = -12
X = 3.5 Z = -12
X = -3.5 Z = -12
Pada pengerjaan tirus dari posisi C- D untuk pemrograman incremental maka titik X dan Z adalah
X = 21 Z = -18
X = 21 Z = -12
X = 3 Z = 0
X = -3 Z = -18
Jika nomor blok untuk pemrograman tertulis N50 G01 X600 Y400 Z-200 F70. Berdasarkan data tersebut, besar asutan asutan (kecepatan pemakanan) adalah
50 mm/menit
70 mm/menit
20 mm/menit
40 mm/ menit
Apabila program mesin CNC akan terjadi tabrakan akibat kesalahan program, maka cara menyelamatkannya dengan menekan tombol
Saklar mesin
Emergency
Tombol power
Mencabut kabel
Pada pengerjaan dari posisi E untuk pemrogaman absolut X & Z adalah
X = 21 Z = -28
X = 21 Z = -2
X = 0 Z=-2
X = 0 Z= -20
Pada pengerjaan dari posisi E-F untuk pemograman incrimental adalah
X = 25 Z = -28
X = 21 Z = -10
X = 2 Z = 0
X = 2 Z = 28
Pada pengerjaan titik posisi F untuk pemograman absolut adalah
X = 25 = -28
X = 21 Z = -10
X = 2 Z= 0
X = 2 Z= 28
Arti Kode Program F adalah
Fungsi kecapatan putar mesin
Fungsi Alat Potong
Fungsi Asutan (pemakanan)
Fungsi Tambahan
Arti kode pemrograman GO2 pada CNC adalah
Gerak interpolasi melingkar berlawanan jarum jam CCW (cembung)
Gerak interpolasi melingkar searah jarum jam CW (cekung)
Pembubutan ulir secara memanjang
Pencatatan dan Penetapan Titik nol
Arti Kode M03 pada program CNC adalah...
Spindel berputar searah jarum jam
Spindel berputar berlawanan jarum jam
Spindel berhenti pada sudut putar tertentu
Spndel berhenti
Arti Kode G84 adalah progam CNC
Pengukuran titk nol benda kerja
Pembubutan ulir
Pembubutan absolut
Pembubutan siklus memanjang
Apa kepanjangan CNC
a. Computer numerically controlled
b. Computer numerical control
c. Computer number control
d. Computer numerically contact
e. Computer number contact
Bagian yang membedakan antara mesin CNC dan Konvensional adalah
a. Eretan
b. Kepala lepas
c. Cekam
d. Step motor eretan
e. Revolver
Sebuah benda kerja akan dikerjakan dengan mesin CNC lathe dengan ukuran benda 12 mm dan kecepatan spindle 2000 rpm, maka kecepatan potongnya secara teoritis sebesar ...
a. 75,36 m/menit
b. 753,6 m/menit
c. 7,536 m/menit
d. 57,36 m/menit
e. 573,6 m/menit
Jika besar asutan F=60 mm/menit, maka pemrograman system absolute pada gerakan penyayatan pahat dari posisi di titik A menuju titik B adalah ...
a. G02 X2600 Z-500 F60
b. G03 X2600 Z-500 F60
c. G02 X1600 Z-800 F60
d. G03 X1600 Z-800 F60
e. G02 X2600 Z-800 F60
Siklus pembubutan memanjang untuk mengerjakan bagian yang diarsir jika posisi mula pahat A dengan ketebalan penyayatan 0,5 mm dan feeding 60 mm/menit, maka program gerakan pemakanan dengan sistem absolute adalah ...
a. G01 X-3200 Z2600 F60 H50
b. G01 X2600 Z-3200 F60 H50
c. G84 X200 Z3200 F60 H50
d. G84 X-3200 Z2600 F60 H50
e. G84 X2600 Z-3200 F60 H50
Perintah pemrograman absolute untuk gerakan tool dari posisi A ke B dengan mesin CNC seperti gambar dibawah adalah ...
a. G03 X500 Z-500 F60
b. G02 X2000 Z-500 F60
c. G03 X2000 Z-1800 F60
d. G02 X1800 Z-500 F60
e. G03 X1800 Z-500 F60
Posisi pahat mula-mula pada titik A, maka untuk program gerakan inkrimental dari titik A ke titik B adalah ...
a. G01 X16 Z-23,12
b. G01 X16 Z23,12
c. G01 X2 Z10,05
d. G01 X2 Z-10,05
e. G01 X4 Z-10,05
Pada gambar dibawah jika pahat akan menyayat miring dari titik P3 ke titik P4 dengan metode pemrograman absolute, maka penulisan programnya adalah
a. G01 X18 Z-22
b. G00 X26 Z-22
c. G01 X22 Z-26
d. G00 X22 Z-18
e. G01 X26 Z-22
Ada gambar dibawah jika pahat akan dipindahkan dari titik P1 ke titik P2 dengan metode pemrograman absolute, maka penulisan programnya adalah
a. G01 X50 Z-3
b. G00 X50 Z3
c. G00 X45 Z3
d. G00 X45 Z20
e. G00 X20 Z10
Pada posisi B nilai X dan Z untuk pemrograman absolute adalah …
a. X = 0 Z = -6
b. X = 8 Z = -6
c. X = 8 Z = 6
d. X = -8 Z = -6
e. X = -8 Z = 6
Pada pengerjaan tirus dari posisi B ke C untuk pemrograman incremental maka titik X dan Z adalah …
a. X = 15 Z = -18
b. X = 15 Z = 18
c. X = -3,5 Z = -12
d. X = 3,5 Z = -12
e. X = -35 Z = 12
Jika nomor blok untuk pemrograman tertulis N80 G01 X200 Y150 Z-100 F120. Dari data tersebut besar asutan yang terprogram adalah …
a. 80 mm/ menit
b. 100 mm/ menit
c. 120 mm/ menit
d. 150 mm/ menit
e. 200 mm/ menit
Sebuah baja lunak berdiameter 16 mm akan dibubut dengan mesin CNC dengan kecepatan potong (Cs)=20 meter/ menit, maka putaran mesin yang digunakan adalah
a. 120,02 putaran/ menit
b. 149,04 putaran/ menit
c. 398,08 putaran/ menit
d. 796,16 putaran/ menit
e. 1194,24 putaran/ menit
Yang bukan prasyarat menjalankan mesin CNC adalah
a. Memahami komponen penunjang mesin CNC dan fungsi setiap tombol pada bagian control CNC
b. Memahami dasar pembuatan program cara memasukkan/ mentransfer ke control
c. Mengetahui cara setting benda kerja dan alat potong
d. Mengetahui prosedur yang benar untuk melakukan jalan mesin secara otomatis dan intruksi keselamatan kerja
e. Mengetahui cara penentuan harga produk/ jasa
Parameter yang merupakan jarak titik start radius ke titik pusat radius searah sumbu X adalah ...
a. Parameter I
b. Parameter J
c. Parameter K
d. Parameter IP
e. Parameter KN
