NEW
Font size
Worksheetspas smt 1 kimia xi 2019/2020
Total questions: 40
Worksheet time: 49mins
1. Senyawa organik dipanaskan dengan CuO menghasilkan gas yang dapat mengeruhkan air kapur. Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa organik tersebut mengandung...
Karbon
Hidrogen
Oksigen
Karbon dan hidrogen
Karbon dan Oksigen
Salah satu faktor yang menyebabkan senyawa karbon banyak jumlahnya, adalah....
Karbon melimpah di kulit bumi
Karbon memiliki 4 elektron valensi
Dapat membentuk rantai atom karbon
Titik didih karbon sangat tinggi
Karbon sangat reaktif
Perhatikan rumus struktur berikut ini!
Jumlah atom C sekunder dan tersier yang terdapat pada struktur tersebut berturut-turut adalah ....
2 dan 3
3 dan 7
3 dan 3
7 dan 2
7 dan 3
Nama yang tepat untuk senyawa di bawah ini yaitu . . . .
3,5,6-trimetil-oktana
3,4,6-trimetil-oktana
6-etil-3,4-dimetil-heptana
A. 2-etil-4,5-dimetil-heptana
2,5-dietil-3 metil-heksana
Senyawa di bawah ini yang dapat diramalkan memiliki titik didih tertinggi adalah . . . .
CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3
CH3 – CH(CH3) – CH3
CH3 – CH2 – CH2 – CH3
CH3 – CH2 – CH(CH3) – CH3
CH3 – C(CH3)3
Pasangan isomer dari senyawa di atas ditunjukkan oleh . . . .
i dan ii
ii dan iv
i dan iii
i dan iv
ii dan iiii
Reaksi etana dengan bromine yang menghasilkan 1,2-dibromo etana ialah jenis reaksi...
Substitusi
Adisi
Hidrogenasi
Kondensasi
Eliminasi
Hasil penyulingan bertingkat minyak bumi pada suhu 300 0 C digunakan untuk....
Bahan bakar kompor gas
Bahan pengeras jalan
Bahan bakar mesin diesel
Bahan bakar pesawat terbang
Bahan bakar kendaraan bermotor
Pembakaran bensin yang tidak sempurna berbahaya bagi kesehatan karena menghasilkan gas yang dapat diikat oleh hemoglobin darah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen, yaitu gas....
NO
SO2
CO2
CO
H2S
Mutu bahan bakar bensin dikaitkan dengan jumlah ketukan yang ditimbulkannya. Campuran yang mempunyai efisiensi paling tinggi adalah....
50 % isooktana dan 50 % n-heptana
60 % isooktana dan 40 % n-heptana
70 % isooktana dan 30 % n-heptana
80 % isooktana dan 20 % n-heptana
90 % isooktana dan 10 % n heptana
Logam Mg direaksikan dengan larutan HCℓ 1 M terjadi kenaikan suhu pada tabung reaksi. Pernyataan yang tepat untuk reaksi tersebut adalah ….
entalpi hasil reaksi lebih besar dari pereaksi
harga ΔH untuk reaksi itu positif
entalpi hasil reaksi lebih kecil dari pereaksi
reaksi disertai penyerapan kalor
terjadi pelepasan kalor dari lingkungan ke system
Pernyataan yang terjadi tepat untuk menjelaskan diagram di atas yaitu …
terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan
reaksi melepas kalor
terjadi peningkatan entalpi
reaksi eksoterm karena ΔH positif
entalpi produk lebih kecil daripada entalpi reaktan
Reaksi pembentukan AgNO3 dibebaskan kalor sebesar 23 kkal/mol. Pernyataan tersebut dapat ditulis:
AgNO3(s) → Ag(s)+ ½ N2(g) + 3/2 O2(g) ∆H = + 23 kkal
2Ag(s) + N2 (g) + 3 O2 (g) → 2AgNO3 (s) ∆H = - 46 kkal
Ag+ (aq) + NO3- (aq) → AgNO3 (aq) ∆H = + 23 kkal
AgNO3 (s) → Ag(s)+ ½ N2 (g) + 3/2 O2 (g) ∆H = - 23 kkal
Ag(s) + ½ N2(g) + 3/2 O2(g) → AgNO3(s) ∆H = +23 kkal
Jika diketahui :
N2(g) + 3H2(g) → 2NH3(g) ∆H = -92 kJ
Maka perubahan entalpi pada penguraian 1 mol gas NH3 menjadi unsur-unsurnya adalah…
+184kJ
-92 kj
+92kJ
-46kJ
+46kJ
Pada pembakaran 2,24 liter gas C2H2 (diukur pada keadaan standar) dihasilkan kalor sebesar 129,9 kJ, maka ∆Hc° C2H2 adalah….
-2598 kJ mol-1
-1299 kJ mol-1
+1299kJ mol-1
-259,8kJ mol-1
+129,9kJ mol-1
Jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 767 gram air dari 30 oC menjadi 76 °C (kalor jenis air = 4,18 J g–1 K–1) adalah …
73,75 kJ
147,5 kJ
221,25 kJ
295 kJ
368 Kj
Diketahui reaksi:
2 Fe(s) + 3/2 O2(g) → Fe2O3(s) ΔH = –840 kJ
2 Al(s) + 3/2 O2(g) → Al2O3(s) ΔH = –1.680 kJ
Besarnya ΔH untuk reaksi:
2 Al(s) + Fe2O3(s) → Al2O3(s) + 2 Fe(s) adalah …
–840 kJ
–1.680 kJ
–2.520 kJ
+840 kJ
+2.520 kJ
Diketahui entalpi pembentukan gas etanol (C2H5OH), gas CO2, dan H2O berturut-turut adalah –278 kJ/mol, –394 kJ/mol, dan –286 kJ/mol. Pada pembakaran 92 gram etanol (Ar C = 12, H = 1, dan O = 16) sesuai reaksi:
C2H5OH(l) + 3 O2(g) → 2 CO2(g) + 3 H2O(l) dihasilkan kalor sebesar … .
541 kJ
1.082 kJ
1.623 kJ
2.164 kJ
2.736 kJ
Data energi ikatan rata rata adalah sebagai berikut:
C – H = 435 kJ/mol H – Br = 366 kJ/mol C – C = 347 kJ/mol C – Br = 290 kJ/mol C = C = 612 kJ/mol
Besarnya perubahan entalpi rekasi berikut adalah . . . .
CH3 – CH = CH2 + H – Br → CH3 – CHBr – CH3
+ 188 kJ
+ 94 kJ
+ 47 kJ
– 94 kJ
– 188 Kj
Untuk membentuk 1 mol Ca(OH)2(aq) dari CaO(s) dan H2O(l) dilepaskan kalor sebanyak 258 kJ. Diagram tingkat energi yang sesuai dengan pernyataan tersebut adalah…
Laju reaksi dapat diikuti dengan mengamati perubahan yang menyertai reaksi tersebut. Diantara perubahan berikut yang dapat digunakan untuk menentukan laju reaksi adalah berikut kecuali…
perubahan warna
pembentukan endapan
perubahan suhu
melarutnya zat padat
perubahan tekanan
Laju reaksi 2P + Q → R + 3S pada setiap satuan waktu dinyatakan sebagai…
penambahan konsentrasi P tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi R tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi S tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi P dan Q tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi Q dan R tiap satuan waktu
Kenaikan suhu akan mempercepat laju reaksi karena…
Kenaikan suhu akan menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi
Kenaikan suhu akan memperbesar konsentrasi zat yang bereaksi
Kenaikan suhu akan memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
Kenaikan suhu akan memperbesar tekanan
Kenaikan suhu akan memperbesar luas permukaan
Reaksi X + Y → produk, memiliki persamaan laju reaksi, V = k [X] [Y]2. Bila konsentrasi X diperbesar 3 kali dan konsentrasi Y diperbesar 2 kali, maka laju reaksinya menjadi… kali
12
9
6
3
2
V= k [N2] [O2]
V= k [N2] [O2]2
V= k [N2]2 [O2]2
V= k [N2] [O2]3
V= k [N2]
Dalam suatu pabrik, proses pembuatan SO3 menggunakan suatu katalis yaitu Vanadium pentaoksida menurut persamaan reaksi :
SO2(g) + O2(g ⇌ 2SO3(g)
Fungsi katalis dalam reaksi tersebut adalah…
Meningkatkan hasil reaksi
Meningkatkan jumlah tumbukan partikel-partikel pereaksi
Menurunkan energi aktivasi.
Meningkatkan energi kinetik pereaksi.
Memperbesar luas permukaan pereaksi
Pada reaksi reversibel (bolak-balik), kesetimbangan dinamis akan dicapai bila ….
Laju reaksi ke kanan sama dengan laju ke kiri.
Molaritas reaktan sama dengan molaritas produk
Jumlah mol reaktan sama dengan jumlah mol produk.
Koefisien persamaan reaksi reaktan sama dengan produk
Konsentrasi reaktan sama dengan konsentrasi produk.
26. Pengamatan warna pada reaksi Larutan PbSO4 dan larutan KI terjadi menurut persamaan reaksi sebagai berikut :
Pb2+ (aq) + I- (aq) PbI2 (aq)
(kuning)
Apabila pada suhu tetap dan sistem ditambah air, maka ….
Kesetimbangan bergeser ke kanan, warna makin kuning, harga K bertambah
Kesetimbangan bergeser ke kiri, warna makin kuning, harga K berkurang
Kesetimbangan bergeser ke kiri, warna luntur, dan harga K berkurang
Kesetimbangan bergeser ke kiri, warna luntur, dan K tetap
Kesetimbangan tidak bergeser
Berikut ini yang merupakan kesetimbangan heterogen adalah ….
2SO2 (g) + O2 (g) ↔ 2SO3 (g)
2H2 (g) + O2 (g) ↔ 2H2O (g)
N2 (g) + 3 H2 (g) ↔ 2 NH3 (g)
NaOH (aq) + HCl (aq) ↔ NaCl(aq + H2O(ℓ)
HCl (aq) + KBr (aq) ↔ HBr(aq) + KCl (aq)
Pada reaksi kesetimbangan:
NaOH(aq) + HCl(aq) NaCl(aq) + H2O(ℓ) rumus tetapan kesetimbangan yang tepat adalah
Dalam wadah 1 liter terjadi kesetimbangan :
2 S02 + O2 → 2 SO3.
Jika mula-mula dicampur sebanyak 0,5 mol gas SO2 dengan 0,3 mol gas O2 dan pada saat mencapai kesetimbangan masih terdapat 0,1 mol gas SO2. Harga ketetapan kesetimbangan (Kc) reaksi di atas adalah ... .
0,8
8
16
160
1600
Senyawa HI sebanyak 2,4 mol dimasukkan dalam ruang 1 liter kemudian terurai sesuai persamaan reaksi : 2 HI → H2 + I2.
Jika pada saat setimbang dihasilkan 0,6 mol I2, maka harga derajad disosiasi HI sebesar... .
75 %
50 %
37,5 %
25 %
10 %
Pada suhu tertentu terjadi kesetimbangan :
N2 (g) + 3 H2(g) → 2 NH3(g) .
Jika mula-mula dipanaskan campuran 0,6 mol gas N2 dengan 2 mol gas H2 sehingga pada saat kesetimbangan terdapat sisa 0,1 mol gas N2 dan tekanan dalam wadah 3,2 atmosfir. Harga Kp reaksi di atas sebesar ... .
20
10
2
1
0,2
Diketahui reaksi kesetimbangan ; 2SO2 + O2 2 → SO3 ΔH = - 98 Kj.
Pergeseran kesetimbangan di atas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain
1. Suhu reaksi sedang
2. Tekanan rendah
3. Suhu sangat tinggi
4. Tekanan tinggi
5. Mengurangi O2
Faktor penyebab terbentuknya gas SO3 dapat maksimal adalah ... .
1 dan 2
1 dan 2
1 dan 4
1 dan 5
3 dan 5
Pada pembuatan amoniak menurut reaksi :
N2 (g) + 3 H2(g) → 2 NH3(g) ΔH = - 92 Kj
Kondisi yang diperlukan agar dihasilkan NH3 maksimal adalah... .
Konsetrasi H2 diperkecil
Volume diperbesar
Suhu dinaikan
Konsentrasi NH3 ditambah
Tekanan diperbesar
Nama yang memenuhi aturan tata nama alkana adalah….
1,4-dimetilheptana
4-etil-5-metilheptana
3,4-dietilheksana
3,3,6-trimetilheptana
1,3-dimetilheksana
Terdapat reaksi:
(1) CH2=CH2 + H2 → CH3–CH3
(2) CH4 + Cl2 → CH3Cl + HCl
(3) CH3–CH2–Br → CH2=CH2 + HBr
Jenis reaksi di atas berturut-turut adalah...
subtitusi, adisi, dan eliminasi
eliminasi, adisi, dan subtitusi
subtitusi, eliminasi, dan adisi
eliminasi, subtitusi, dan adisi
adisi, subtitusi, dan eliminasi
Berikut reaksi pembakaran tidak sempurna senyawa Heksana:
C6H14(g) + 13/2 O2(g) → 6CO(g) + 7H2O(g)
Dari reaksi pembakaran tersebut diatas gas yang dapat meracuni hemoglobin dalam darah adalah gas….
Gas CO
Gas CO2
Gas NO3
Gas H2O
Gas SO2
-50 KJ
+50 KJ
-95 KJ
+95 KJ
+80 Kj
Disajikan persamaan reaksi CO(g) + ½ O2(g) → CO2(g) ∆H = -283 Kj
Maka pernyataan yang benar untuk persamaan reaksi tersebut di atas adalah ....
Pembentukan gas CO2 saat standar
Pembakaran gas CO saat standarr
Reaksi penguraian standar
Jenis reaksi endoterm
Reaksi yang menyerap kalor
