NEW
Font size
WorksheetsAnalisa Kimia Instrumen UH_3
Total questions: 30
Worksheet time: 17mins
Disajikan parameter-parameter berikut ini:
1. Pengawetan sampel
2. Pengambilan sampel secara selektif/non selektif
3. Jumlah sampel
4. Penyimpanan sampel
5. Homogenitas sampel
Akan dilakukan analisa suatu sampel yang tidak memerlukan perlakuan awal. Salah satu tahapan penyiapan sampel yang tidak memerlukan perlakuan awal adalah pengambilan sampel. Proses pengambilan sampel harus menggunakan teknik sesuai standar agar diperoleh suatu sampel analisis yang representatif. Untuk mencapai suatu sampel yang representatif, maka parameter-parameter yang perlu diperhatikan adalah....
1,2,3
2,3,4
2,3,5
2,4,5
1,2,4
Ekstraksi yang dilakukan dengan cara melakukan partisi sampel diantara 2 pelarut yang tidak bercampur disebut....
ekstraksi cair-cair
ekstraksi langsung
ekstraksi padat cair
ekstraksi fase padat
ekstraksi sokhlet
Sebelum melakukan analisis sampel dengan metode kromatografi, beberapa jenis sampel perlu dilakukan perlakuan pendahuluan, salah satunya dengan cara ekstraksi cair-cair. Namun, dalam proses ekstrasi cair-cair tidak jarang terbentuk emulsi diantara kedua fase yang menyebabkan analit sulit untuk dipisahkan. Agar dapat dilakukan recovery (perolehan kembali), emulsi dapat dipisahkan dengan cara…
Penambahan garam kedalam fasa cair
Penambahan detergen
Penambahan asam kuat
Pengenceran dengan air
Penambahan basa kuat
Salah satu tujuan preparasi sampel adalah untuk menghilangkan matriks sehingga didapatkan senyawa target dari sampel. Seorang praktikan melakukan preparasi sampel menggunakan metode ekstraksi cair-cair, namun terkendala analit sukar dipisahkan karena terbentuk emulsi atau analit larut bersama-sama dalam dua fase. Di lain waktu dia menggunakan metode lain dengan suatu penjerap dan diperoleh hasil dibandingkan ekstraksi cair cair sebagai berikut :
• Proses ekstraksi lebih sempurna
• Pemisahan analit dengan matriks lebih efisien
• Pelarut organik yang digunakan lebih sedikit
• Fraksi analit yang diperoleh mudah dikumpulkan
Metode ekstraksi yang digunakan adalah....
ekstraksi langsung
ekstraksi sokhlet
ekstraksi fase padat
ekstraksi padat cair
LLE
Urutan pada prosedur ekstraksi senyawa dengan SPE adalah…
Pengkondisian-Retensi-Elusi-Pembilasan
Retensi-Pengkondisian-Elusi-Pembilasan
Elusi-Pembilasan-Pengkondisian-Retensi
Pengkondisian-Retensi-Pembilasan-Elusi
Elusi-Pembilasan-Pengkondisian-Retensi
Tujuan pembilasan pada prosedur SPE adalah….
Mengambil analit
Menghilangkan seluruh komponen yang tidak tertahan oleh penjerap selama retensi
Menahan analit yang dituju
Menciptakan pH yang sama
Menghilangkan gelembung udara
Pemisahan pada kromatografi kertas terjadi karena adanya interaksi komponen dalam sampel terhadap fase diam.....dan fasa gerak.....
Padat, cair
Cair, padat
Cair, cair
Cair, gas
Padat, gas
Apabila terdapat beberapa senyawa yang terkandung di dalam sampel, kemudian dianalisa menggunakan kromatografi kertas. Maka titik spot yang diperoleh pada kertas akan terpisahkan yang didasari pada…
Senyawa yang lebih polar akan berada dibagian atas kertas dan yang kurang polar akan berada dibawah
Senyawa yang lebih polar akan berada dibagian bawah kertas dan yang kurang polar akan berada dibagian atas
Senyawa yang memiliki titik didih lebih rendah akan berada di bagian bawah kertas dan yang lebih tinggi titik didihnya akan berada di bagian atas
Senyawa yang memiliki titik didih lebih rendah akan berada di bagian atas kertas dan yang lebih tinggi titik didihnya akan berada di bagian bawah
Kedua senyawa baik polar maupun non polar akan berada pada bagian yang sama (atas semua atau bawah semua)
Kromatografi kertas merupakan salah satu metode untuk mengidentifikasi suatu zat berdasarkan perbedaan distribusi komponen saat terjadi kesetimbangan diantara fasa diam dan fasa gerak. Kertas kromatografi terbuat dari selulosa yang memiliki afinitas tinggi terhadap air, sehingga fungsi kertas pada kromatografi adalah sebagai....
Adsorben
Fasa diam
Fasa gerak
Eluen
Penyokong fasa diam
Pada suatu analisis sampel menggunakan kromatografi kertas dengan metode ascending, ternyata diperoleh bercak noda yang berdekatan sehingga sulit untuk diamati. Di lain waktu praktikan menggunakan teknik elusi lain sehingga nilai Rf dapat ditentukan. Teknik elusi yang digunakan adalah…
satu arah
dua arah
ascending
descending
radial
Seorang analis akan melakukan analisa zat warna sintesis pada suatu sampel minuman rasa buah berbentuk serbuk. Salah satu matriks pada sampel yang dapat mengganggu analisa adalah gula. Proses penghilangan gula saat preparasi sampel dengan cara ekstraksi menggunakan bulu domba dilakukan pada tahap....
Pelarutan sampel
Pengasaman sampel
Pencucian bulu domba setelah diasamkan
Penambahan amonia
penguapan amonia
Ekstraksi zat warna sampel minuman berwarna pada preparasi sampel untuk analisis kromatografi kertas menggunakan bulu domba terjadi pada tahap....
Pelarutan sampel
Pengasaman sampel
Pencucian bulu domba setelah diasamkan
Penambahan amonia
Penguapan amonia
Perhatikan bahan-bahan berikut ini!
(i) Asam asetat 10%
(ii) Asam asetat 5 %
(iii) N-heksana
(iv) Amonia 10%
(v) Amonia 5%
(vi) Petroleum eter
Bahan yang digunakan untuk mengekstrak zat warna pada bahan pangan adalah....
i,iii,iv
ii,iv,vi
ii,iii,v
i,iii,v
ii,v,vi
Sebelum dilakukan tahap elusi, sampel yang dianalisa dengan kromatografi kertas metode Ascending ditotolkan pada....
Bagian bawah kertas dan tidak tercelup pelarut
Bagian bawah kertas dan tercelup pelarut
Bagian atas kertas
Bagian tengah kertas
Bagian tepi kertas
Pada saat menotolkan senyawa standar di kertas, penotolan harus dilakukan berulang kali dan setiap kali penotolan harus menunggu noda dari penotolan sebelumnya kering. Hal ini bertujuan untuk....
Mendapatkan totolan noda yang bagus
Mendapatkan nilai Rf yang bagus
Memudahkan perambatan noda saat proses elusi
Diperoleh totolan noda standar dengan konsentrasi yang cukup tetapi bentuk noda tidak melebar
Diperoleh totolan noda standar yang sesuai dengan jenis eluen yang digunakan
Proses penjenuhan dinyatakan selesai jika....
Kertas kromatografi terbasahi semua oleh eluen
Komponen dalam sampel terpisah sempurna
Kertas saring terbasahi semua oleh eluen
Proses elusi telah selesai
Eluen sampai bagian atas kertas kromatografi
Mendiamkan bejana kromatografi berisi eluen hingga waktu tertentu sebelum digunakan bertujuan untuk....
Mengelusi komponen
Menjernihkan eluen
Menjenuhkan eluen
Menjenuhkan uap eluen
Menetralkan eluen
Hal berikut ini mempengaruhi keberhasilan proses elusi, kecuali....
Ukuran kertas kromatografi tidak sesuai standar
Kertas kromatografi harus tegak lurus
Bejana tidak boleh terguncang selama proses elusi
Uap eluen berada dalam kondisi jenuh
Tutup bejana kromatografi tidak rapat
Dalam suatu pemisahan dengan kromatografi kertas, nilai Rf untuk suatu senyawa yang tidak diketahui adalah 0,820. Tinggi permukaan untuk senyawa A, B, C, D dan E masing-masing adalah 22, 24, 26, 28, dan 30 cm, sedangkan untuk pelarutnya 34 cm. Dari data tersebut, senyawa yang tidak diketahui tersebut adalah senyawa....
A
B
C
D
E
Dilakukan analisis pewarna dengan kromatografi kertas terhadap minuman kemasan dengan merk A, B, dan C, dengan eluen dari campuran asam asetat glasial, n-butanol, dan air dengan perbandingan (30 : 15 : 25). Zat warna standar yang digunakan adalah ponceau 4R, ponceau 3R, dan Methanyl yellow. Hasil elusi menghasilkan data seperti gambar di atas. Berdasarkan data pengamatan tersebut, pernyataan berikut ini benar kecuali....
Sampel A positif mengandung ponceau 3R
Sampel B tidak mengandung pewarna standar
Nilai Rf sampel C 0,63
Nilai Rf sampel A adalah 0,41
Sampel C mengandung ponceau 4R
Seorang siswa mendapat tugas untuk mengevaluasi sampel makanan merk A, B, C, D, dan E. Sampel tersebut dianalisis dengan metode kromatografi kertas. Standar yang digunakan adalah eritrosin, rhodamine B, tartrazine, dan amaranth. Dengan eluen tertentu, data yang diperoleh adalah seperti gambar di atas. Berdasarkan data tersebut, sampel makanan yang tidak layak untuk dikonsumsi adalah....
A
B
C
D
E
Telah dilakukan analisa zat pewarna sintesis, yaitu Rhodamine B dan Guinea Green B, pada sampel minuman sari buah merk A dan sampel merk B menggunakan eluen etil asetat:metanol:amonia 9% (15:3:3). Kertas kromatografi yang digunakan berukuran (100 x 200) mm2. Sampel dan standar ditotolkan pada jarak 20 mm dari ujung bawah kertas. Elusi dihentikan ketika eluen mencapai jarak 160 mm dari ujung bawah kertas. Setelah selesai proses elusi, kertas kromatogram dikeringkan kemudian dilakukan pengamatan. Data yang diperoleh adalah seperti gambar di atas. Kesimpulan yang dapat diambil setelah dilakukan pengolahan data hasil analisis di atas adalah....
Sampel merk A dan merk B negatif zat warna sintesis yang diijinkan, yaitu Rhodamine B dan Guinea Green B sehingga kedua sampel tersebut aman untuk dikonsumsi
Sampel merk A dan merk B negatif zat warna sintesis yang dilarang, yaitu Rhodamine B dan Guinea Green B sehingga kedua sampel tesebut aman untuk dikonsumsi
Sampel merk A dan B positif zat warna sintesis yang dilarang, yaitu Rhodamine B untuk sampel A dan Guinea Green B untuk sampel B sehingga tidak aman untuk dikonsumsi
Sampel merk A positif zat warna sintesis yang dilarang, yaitu Rhodamine B, sedangkan sampel merk B negatif zat warna sintesis yang dilarang baik Rhodamine B maupun Guinea Green B sehingga sampel A tidak aman dikonsumsi sedangkan sampel B aman dikonsumsi
Sampel merk A positif zat warna sintesis yang diijinkan, yaitu Rhodamine B, sedangkan sampel merk B negatif zat warna sintesis yang diijinkan baik Rhodamine B maupun Guinea Green B sehingga kedua sampel A dan sampel B aman untuk dikonsumsi
Dalam pembuatan rekaman data analisis dengan kromatografi kertas, berikut ini yang tidak perlu dicantumkan adalah…
Jarak noda
Jarak eluen
Warna noda yang terpisah
Ukuran totolan
Jenis standar yang digunakan
Telah dilakukan analisa zat warna tartrazin dengan kromatografi kertas. Spot noda yang dihasilnya berekor panjang sehingga membuat analis meragukan keabsahan data hasil analisa. Untuk itu, analis melakukan pengulangan pengujian. Hal ini merupakan salah satu contoh dari....
Analisis ulang
Verifikasi akurasi
Verifikasi presisi
Ketidakpastian relatif
Ketidakpastian mutlak
Analisis ulang dilakukan jika....
Hasil pengujian meragukan
Adanya keterbatasan alat ukur sehingga memberikan ketidakpastian mutlak
Data tidak memenuhi verifikasi akurasi dan verifikasi presisi
Adanya kesalahan kalibrasi
Rekaman data pengujian meragukan
Suatu kegiatan pengujian dikatakan telah memenuhi persyaratan keberterimaan apabila…
CR > CV
CR < CV
RSd ≠ RSd Horwitz
RSd > RSd Horwitz
RSd < RSd Horwitz
Seorang analis melakukan analisa zat warna pada suatu sampel saos tomat merk X. Ekstrak zat warna sampel ditotolkan pada satu kertas kromatografi sebanyak 3 titik seperti pada gambar telampir. Setelah dilakukan elusi, masing-masing titik memberikan satu noda berwarna merah dengan nilai Rf 0,34; 0,36; dan 0,36. Tentukan keberterimaan RSd Horwitz terhadap data analisis tersebut!
Hasil pengujian memenuhi syarat keberterimaan karena nilai RSd<RSd Horwitz
Hasil pengujian memenuhi syarat keberterimaan karena nilai RSd>RSd Horwitz
Hasil pengujian memenuhi syarat keberterimaan karena nilai RSd≠RSd Horwitz
Hasil pengujian tidak memenuhi syarat keberterimaan karena nilai RSd<RSd Horwitz
Hasil pengujian tidak memenuhi syarat keberterimaan karena nilai RSd>RSd Horwitz
Teknik kromatografi kertas seperti gambar telampir dilakukan dengan cara memisahkan suatu komponen sampel menggunakan satu eluen hingga komponen-komponen dalam sampel terpisah menjadi beberapa noda. Pada teknik kromatografi ini, eluen diletakkan di bagian bawah bejana kromatografi dan akan bergerak naik mengikuti gaya kapilaritas pada kertas kromatografi. Gambar tersebut menunjukkan teknik kromatografi....
ascending
descending
radial
satu arah
dua arah
Perhatikan alat-alat di atas! Alat-alat yang diperlukan untuk melakukan ekstraksi zat warna sintesis dari sampel AMDK agar selanjutnya dapat dianalisa dengan kromatografi kertas adalah....
i, iii, vi, vii, viii, x, xi
ii, iv, vii, viii,ix, x, xi
i, iv, vi, vii, viii, x, xi
i, iv, v, vii, viii, x, xi
ii, iii, vi, viii, x, xi
Pelarut berikut dapat digunakan untuk membebaskan lemak pada bulu domba sehingga bulu domba siap digunakan untuk mengekstraksi zat warna sintesis pada sampel pangan....
metanol
etanol
akuades
n-heksana
aseton
