NEW
Font size
WorksheetsCerita Pendek
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Bacalah teks ceramah berikut untuk menjawab soal nomor 1-3!
Hadirin yang berbahagia,
Saat ini, intensitas curah hujan sangat tinggi. Sebagaimana kita ketahui, sejak beberapa hari terakhir, hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya. Tak pelak lagi, banjir pun datang tanpa permisi. Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika, curah hujan yang
tinggi masih akan berlangsung selama sepekan ke depan.
Seiring datangnya bencana banjir, wabah penyakit pun biasanya akan muncul. Wabah penyakit yang dimaksud adalah leptospirosis dan diare. Leptospirosis merupakan penyakit hewan yang dapat menjangkiti manusia. Penyebabnya adalah bakteri berbentuk spiral bernama
leptospira. Sementara itu, diare akan muncul karena wilayah yang tergenang banjir menjadi kotor.
Jika terjangkit penyakit leptospirosis, penderita akan mengalami demam tinggi, mual, dan muntah. Selain itu, sekujur badan akan terasa sakit, air kencing berwarna merah tua, dan timbul bercak kemerahan di bola mata karena pecahnya pembuluh darah.
Isi pokok naskah ceramah pada paragraf kedua teks tersebut adalah …
intensitas curah hujan saat ini sangat tinggi
mewaspadai turunnya curah hujan yang sangat tinggi
bahaya yang timbul akibat curah hujan yang tinggi
gejala yang terjadi pada orang yang terjangkit leptospirosis
wabah penyakit yang rentan muncul ketika banjir
Hadirin yang berbahagia,
Saat ini, intensitas curah hujan sangat tinggi. Sebagaimana kita ketahui, sejak beberapa hari terakhir, hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya. Tak pelak lagi, banjir pun datang tanpa permisi. Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika, curah hujan yang
tinggi masih akan berlangsung selama sepekan ke depan.
Seiring datangnya bencana banjir, wabah penyakit pun biasanya akan muncul. Wabah penyakit yang dimaksud adalah leptospirosis dan diare. Leptospirosis merupakan penyakit hewan yang dapat menjangkiti manusia. Penyebabnya adalah bakteri berbentuk spiral bernama
leptospira. Sementara itu, diare akan muncul karena wilayah yang tergenang banjir menjadi kotor.
Jika terjangkit penyakit leptospirosis, penderita akan mengalami demam tinggi, mual, dan muntah. Selain itu, sekujur badan akan terasa sakit, air kencing berwarna merah tua, dan timbul bercak kemerahan di bola mata karena pecahnya pembuluh darah.
Kalimat pesan yang sesuai berdasarkan topik utama ceramah tersebut adalah …
Berhati-hatilah terhadap curah hujan yang tinggi.
Perlunya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai penyakit yang timbul akibat banjir.
Perlunya memakai sepatu boot dan sarung tangan karet.
Jaga kebersihan lingkungan dengan menggalakan bersih-bersih lingkungan.
Menghindari bersih-bersih lingkungan jika terdapat bagian tubuh yang terluka.
Hadirin yang berbahagia,
Saat ini, intensitas curah hujan sangat tinggi. Sebagaimana kita ketahui, sejak beberapa hari terakhir, hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya. Tak pelak lagi, banjir pun datang tanpa permisi. Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika, curah hujan yang
tinggi masih akan berlangsung selama sepekan ke depan.
Seiring datangnya bencana banjir, wabah penyakit pun biasanya akan muncul. Wabah penyakit yang dimaksud adalah leptospirosis dan diare. Leptospirosis merupakan penyakit hewan yang dapat menjangkiti manusia. Penyebabnya adalah bakteri berbentuk spiral bernama
leptospira. Sementara itu, diare akan muncul karena wilayah yang tergenang banjir menjadi kotor.
Jika terjangkit penyakit leptospirosis, penderita akan mengalami demam tinggi, mual, dan muntah. Selain itu, sekujur badan akan terasa sakit, air kencing berwarna merah tua, dan timbul bercak kemerahan di bola mata karena pecahnya pembuluh darah.
Ciri kebahasaan berupa kata hubung temporal yang terdapat pada teks tersebut adalah ….
jika, karena
karena, sementara itu
sementara itu, jika
sejak, sementara itu
selama, dan
Akhirnya, marilah kita panjatkan doa semoga arwah para pahlawan kita diterima di sisi Allah dengan kemuliaan yang setinggi-tingginya. Kemudian, semoga kita dan anak cucu kita bisa mengambil suri teladan untuk diamalkan dalam membangun negara yang aman, sentosa, adil, dan makmur.
Berdasarkan bagian penutup, jenis ceramah tersebut adalah ….
rekreatif
persuasif
argumentatif
ekspositori
instruktif
Bacalah kutipan ceramah berikut!
Berbahasa santun seharusnya sudah menjadi suatu tradisi yang dimiliki oleh setiap orang sejak kecil. Anak perlu dibina dan dididik berbahasa santun. Apabila dibiarkan, tidak mustahil rasa kesantunan itu akan hilang sehingga anak itu kemudian menjadi orang yang arogan, kasar, dan kering dari nilai-nilai etika dan agama. Tentu saja, kondisi itu tidak diharapkan oleh orangtua dan masyarakat manapun.
Kata hubung penanda kausalitas/sebab akibat yang terdapat pada kutipan teks tersebut adalah ….
dan
sejak
dari
sehingga
kemudian
Bacalah kutipan ceramah berikut!
Berbahasa santun seharusnya sudah menjadi suatu tradisi yang dimiliki oleh setiap orang sejak kecil. Anak perlu dibina dan dididik berbahasa santun. Apabila dibiarkan, tidak mustahil rasa kesantunan itu akan hilang sehingga anak itu kemudian menjadi orang yang arogan, kasar, dan kering dari nilai-nilai etika dan agama. Tentu saja, kondisi itu tidak diharapkan oleh orangtua dan masyarakat manapun.
Berikut merupakan deretan kata kerja yang dapat ditemukan dalam teks tersebut, yaitu ….
santun, menjadi
berbahasa, dimiliki
kesantunan, dibina
berbahasa, kesantunan
kondisi, diharapkan
Bacalah kutipan pidato berikut untuk menjawab soal nomor 7 dan 8!
Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Sekali lagi, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Pertama, atas penghargaan yang telah diberikan kepada saya. Yang kedua, juga atas kontribusi besar Paguyuban Pasundan dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan negara yang kita cintai ini, Indonesia.
(Sumber: http://setkab.go.id/)
Struktur teks yang terdapat pada kutipan teks pidato tersebut adalah ….
salam pembuka
pembuka
isi
penutup
salam penutup
Yang kedua, juga atas kontribusi besar Paguyuban Pasundan dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan negara yang kita cintai ini, Indonesia.
Ciri kebahasaan yang muncul pada kalimat tersebut adalah ….
kata ganti orang pertama tunggal
kata hubung kausal
kata hubung temporal
kalimat persuasif
kata ganti orang pertama jamak
- Benih-benih harapan untuk kejayaan bangsa Indonesia dari hari ke hari semakin bersemai.
- Sebagai negara yang besar, kita harus melindungi kedaulatan negara kita dengan membangun sistem pertahanan yang modern dan TNI yang profesional.
- Prestasi yang diraih anak-anak bangsa tersebut harus didukung oleh ekosistem yang kondusif sehingga bisa lebih berkontribusi untuk Indonesia maju.
- Pemerintah akan terus mendukung upaya KPK untuk memberantas korupsi.
- Kita juga harus memberikan perhatian yang kuat pada upaya penghormatan, perlindungan, pemenuhan, dan penegakan Hak Asasi Manusia.
Penggunaan kata hubung sebab-akibat ditunjukkan kalimat nomor ....
1
2
3
4
5
Berikut merupakan contoh ciri kebahasaan teks ceramah berupa kalimat persuasif, yaitu …
Selain itu, kita harus tegas untuk menjaga NKRI, meneguhkan ikrar Bhinneka Tunggal Ika, mencegah dan memberantas terorisme sampai ke akar-akarnya.
Prestasi gemilang yang membanggakan kita semua, diraih oleh putraputri Indonesia dalam berbagai kompetisi tingkat dunia.
Kita bersyukur menjadi negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sekaligus menjadi negara demokrasi terbesar keempat di dunia.
Kita telah berhasil lepas dari ketakutan terhadap ancaman instabilitas dan kekerasan politik dalam setiap regenerasi kepemimpinan nasional maupun daerah.
Pancasila adalah bintang pengarah, penggerak, sumber inspirasi, dan sekaligus sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
Cermatilah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 11 dan 12!
Kamu jangan ngacau! Kamu tidak bisa hidup tanpa nasihat yang Bapak berikan 30 tahun yang lalu! Waktu itu kamu malas. Kamu tidak mau sekolah, kamu hanya mau main-main, kamu bahkan bandel. Kamu yang datang ke sekolah naik ojek. Kamu tidak sadar meskipun sepatunya butut dan mukanya layu kurang gizi, tapi itulah orang-orang yang akan menyelamatkan hidup kamu. Itulah gudang ilmu yang harus kamu tempel sampai kamu siap. Sebelum kamu siap, kamu harus menghormati mereka, sebab dengan menghormati mereka, baru ilmu itu bisa melekat.
(Putu Wijaya, Guru)
Nilai moral dalam kutipan cerpen tersebut yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari adalah ….
mendengar nasihat para guru
menghormati para guru
menolong bapak dan ibu guru
meningkatkan kualitas hidup
menerima ilmu dari guru
Cermatilah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 11 dan 12!
Kamu jangan ngacau! Kamu tidak bisa hidup tanpa nasihat yang Bapak berikan 30 tahun yang lalu! Waktu itu kamu malas. Kamu tidak mau sekolah, kamu hanya mau main-main, kamu bahkan bandel. Kamu yang datang ke sekolah naik ojek. Kamu tidak sadar meskipun sepatunya butut dan mukanya layu kurang gizi, tapi itulah orang-orang yang akan menyelamatkan hidup kamu. Itulah gudang ilmu yang harus kamu tempel sampai kamu siap. Sebelum kamu siap, kamu harus menghormati mereka, sebab dengan menghormati mereka, baru ilmu itu bisa melekat.
(Putu Wijaya, Guru)
Watak tokoh Bapak digambarkan penulis melalui ….
pelukisan pikiran tokoh
dituliskan langsung oleh penulis
cakapan/dialog
pandangan tokoh tertentu terhadap tokoh lain
perbuatan tokoh
Bacalah kutipan cerita berikut!
Setelah sekolah usai, semua anak ternyata punya minat terhadap usaha menjaring malaikat itu. Hanya guru itu saja yang terus pulang. Lalu mereka mengendap melingkari jaring itu.
Akulah Jibril yang angin, seketika terpancang jaring itu kuat-kuat, aku terus menubruknya. Tersangkutlah aku di dalamnya. Sayapku juga terjerat kukuh. Maka bergenteyonganlah aku seperti sedang main ayun-ayunan. Mula-mula anak-anak itu terbengong-bengong menatapkan, seperti menatap burung dalam sangkar. Yang membuatku merasa aneh adalah ternyata mereka tidak takut kepadaku. Kini aku telah benar-benar ngejawantah.
Latar waktu pada kutipan cerita tersebut adalah ….
sore hari
di sekolah
setelah sekolah usai
pagi hari
di halaman sekolah
Bacalah kutipan cerita berikut!
“Kenapa kamu kesal? Kenapa harus marah?” tanya Ratih. “Mendoakan orang yang sakit kan bagus.”
“Bukan cuma bagus, tapi harus. Masalahnya, apakah yang mereka ucapkan itu benar-benar mereka jalani? Apa pernah kegiatan berdoa untuk kesembuhan bu Siska itu benar-benar mereka lakukan, entah itu di rumah, di masjid, di gereja, di wihara atau di mana pun mereka berada? Atau mereka sekadar mengetikkan kata-kata di keyboard smartphone dan memencet tombol send untuk menyenang-nyenangkan bu Siska? Aku yakin yang mereka lakukan basa-basi belaka!!!”
“Jangan suka curiga….”
“Mereka sendiri yang bicara.”
(Basa-Basi, Jujur Prananto)
Watak tokoh Aku dalam kutipan cerita tersebut digambarkan penulis melalui ….
perbuatan tokoh
cakapan/dialog tokoh
penamaan tokoh
pandangan/dialog tokoh tertentu terhadap tokoh lain
penamaan tokoh
Bacalah kutipan cerita berikut untuk menjawab soal nomor 15 dan 16!
Laki-laki itu masih muda. Kulitnya matang dan ia masih gagah. Bagi penduduk kampung, kebijakannya tidak diragukan lagi. Kemejanya yang berwarna abu-abu polos rapi tersetrika telah layu dibubuhi keringat. Ia bertolak pinggang. Satu tangannya merogoh saku celananya. Penduduk Talang Mamak memanggilnya Patih Laman.
(Bulan Gendut di Tepi Gangsal, Wa Ode Wulan Ratna)
Watak tokoh Patih Laman dalam kutipan cerita tersebut adalah ….
penakut
bijaksana
tinggi hati
rendah diri
pemberani
Bacalah kutipan cerita berikut untuk menjawab soal nomor 15 dan 16!
Laki-laki itu masih muda. Kulitnya matang dan ia masih gagah. Bagi penduduk kampung, kebijakannya tidak diragukan lagi. Kemejanya yang berwarna abu-abu polos rapi tersetrika telah layu dibubuhi keringat. Ia bertolak pinggang. Satu tangannya merogoh saku celananya. Penduduk Talang Mamak memanggilnya Patih Laman.
(Bulan Gendut di Tepi Gangsal, Wa Ode Wulan Ratna)
Dimensi tokoh yang tampak pada kalimat bercetak miring tersebut adalah ….
Fisiologis/fisik
sosiologis
psikologis
sifat
sosial
Cermatilah kutipan cerpen berikut!
Ketika tukang kebun yang diberi tahu untuk mengganti genting yang pecah itu datang ke dalam kelas, ia hanya tertegun saja: “Mana genting yang pecah yang harus kuganti? Mana lantai yang kotor yang harus kusapu?” begitu gerutunya. Tentu saja ia bergumam terus, sebab memang tidak ada sesuatu pun yang tidak beres di dalam kelas itu. Segalanya baik-baik saja, sebab ketika mereka berbondong-bondong ke bukit, buru-buru aku ganti genting yang pecah itu, dan aku sapu lantai yang kotor oleh kepingan-kepingan itu.
(Danarto, Mereka Toh Tidak Mungkin Menjaring Malaikat)
Latar yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….
di sekolah
di halaman sekolah
di bukit
di dalam kelas
di kebun sekolah
Bacalah kutipan cerita berikut!
Pak Balam kemudian terdengar berkata dengan suara seperti orang mengigau, “Awas, harimau itu dikirim oleh Tuhan untuk menghukum kita yang berdosa – awas harimau – dikirim Allah – awas harimau – akuilah dosa-dosa kalian – akuilah dosa-dosa kalian – akuilah dosa-dosa kalian.”
(Harimau! Harimau!, Mochtar Lubis)
Amanat yang tersirat dalam kutipan tersebut adalah …
Setiap orang mempunyai dosa, mulai dari dosa kecil sampai dengan dosa besar.
Dosa yang telah dilakukan oleh seseorang tidak akan dapat disembunyikan, pasti akan ketahuan.
Akui dan minta ampunlah atas dosa yang telah diperbuat karena Tuhan pasti akan membalas perbuatan dosa itu.
Hindarilah dirimu dari segala dosa karena Tuhan akan menghukum orang yang berbuat dosa tersebut.
Tidak baik menutup-nutupi dosa orang yang telah dilakukan karena suatu saat dosa itu akan diakui juga.
Bacalah kutipan cerita berikut!
Sekurang-kurangnya sepuluh atau lima belas orang, laki-laki dan perempuan berdiri dalam satu deretan panjang, berbaris dari belakang dan berhenti ujungnya depan sebuah loket. Di atas loket itu tergantung sebuah papan bertulis dengan huruf-huruf putih mungil. Mengambil uang poswesel bertanda C. Biasanya poswesel-poswesel yang bertanda C berjumlah di bawah seribu rupiah. Yang berdiri paling depan dalam deretan itu adalah seorang lelaki berperawakan kurus kerempeng.
(Kisah di Kantor Pos, Muhammad Ali)
Perilaku yang dapat mencerminkan nilai budaya pada cerpen tersebut adalah ....
Orang-orang menunju kantor pos untuk berbagai kepentingan.
Laki-laki kurus kerempeng mengambil pos wesel di sebuah kantor pos.
Orang berkerumun di depan loket kantor pos untuk mendapatkan pelayanan.
Laki-laki dan perempuan mengambil uang kiriman dengan pos wesel di kantor pos.
Laki-laki dan perempuan berdiri dalam satu deretan panjang di depan loket sebuah kantor pos.
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Lelaki tua itu menyentuh pundaknya, sehingga angin pun bergetar.
“Buat apa cinta bagi manula seperti kita. yang sebentar lagi juga akan menyusul dia di sana?”
Perempuan itu melirik sejenak, kemudian, “Bukankah kamu dulu pernah bilang kalau, cinta tak pernah tua?”
(Menghadapi Kemerdekaan Tanpa Cinta, Eko Triono)
Tahapan alur kutipan cerita tersebut adalah ….
konflik
penyelesaian/denoument
eksposisi
klimaks
komplikasi
