NEW
Font size
WorksheetsUAS KIMIA DASAR 1
Total questions: 40
Worksheet time: 41mins
Senyawa berikut yang mempunyai ikatan kovalen adalah....
NaCl
K2S
MgI2
Li3N
NH3
Unsur X mempunyai konfigurasi elektron: 2,8,6. Pernyataan berikut yang mana benar mengenai unsur X?
X adalah logam
X hanya dapat bereaksi dengan nonlogam
X membentuk senyawa ion dengan logam natrium
X membentuk ion dengan muatan +2
X mudah meledak
Unsur U bergabung dengan unsur W untuk membentuk senyawa ion dengan rumus UW. Unsur W berasal dari golongan VI A, konfigurasi yang mungkin untuk unsur U adalah....
2,6
2,8,4
2,8,8,2
2,8,3
2,8,8,1
Senyawa berikut yang mempunyai ikatan ion, kovalen dan kovalen koordinasi adalah....
H2SO4
NH4Cl
NaCl
NaOH
CH3COOH
Senyawa berikut yang tidak memenuhi kaidah oktet adalah....
NaCl
BeF2
NCl3
BF3NCl3
CO2
Diketahui 2311 A dan 3216 B, Mr senyawa yang dibentuk oleh A dan B adalah....
55
27
78
87
38
Unsur X (2,4) dan Y (2,6), maka rumus kimia dan jenis ikatan yang dibentuk kedua unsur ini adalah....
X2Y, ion
X2Y, kovalen rangkap 3
XY2, kovalen rangkap 2
XY2, kovalen tunggal
XY2, ion
Ion atau molekul berikut ini yang mempunyai ikatan kovalen koordinasi, kecuali....
NH4+
BF3NH3
AlCl4-
H3PO3
HNO2
Molekul BCl3 berbentuk planar sedangkan PH3 berbentuk piramida karena....
Jari-jari kovalen klorin lebih besar daripada jari-jari kovalen hidrogen
Atom boron tidak mempunyai orbital d pada kulit valensinya
Terdapat satu pasangan elektron tak berikatan dalam molekul PH3
Daya tarik antara atom-atom klorin lebih kuat daripada antara atom-atom hidrogen
Fosforus lebih elektronegatif dari boron
Molekul yang manakah antara berikut yang tidak mempunyai dipol permanen?
PCl5
PCl3
NH3
H2O
HCl
Perhatikan struktur senyawa berikut: CH3 - CH = CH2, unsur C bernomor 2 mempunyai orbital hibrid....
sp
sp2
sp3
sp3d
sp3d2
Keelektronegatifan unsur-unsur F, Cl, Br, dan I masing-masing adalah 4,0 ; 3,0; 2,8; dan 2,5. Senyawa antar halogen berikut yang paling polar adalah....
ICl
IBr
F2
ClF
BrF
Berdasarkan kekuatan relatif gaya intermolekul dapat memprediksi titik didih zat. Urutan titik didih zat berikut mana yang benar? (Mr CH3CH3 = 30; CH3CH2OH = 46; CH3OCH3 = 46)
CH3CH3 < CH3OCH3 < CH3CH2OH
CH3OCH3 < CH3CH2OH < CH3CH3
CH3CH3 < CH3CH2OH < CH3OCH3
CH3CH2OH < CH3CH3 < CH3OCH3
CH3CH2OH < CH3OCH3 < CH3CH3
Nilai muatan formal atom N pada senyawa HNO2 adalah....
0
+1
+2
-1
-2
Molekul berikut yang mana yang mempunyai sudut ikatan terbesar?
CH4
NH3
H2O
SO2
CO2
Pada proses endotermik, pernyataan berikut yang benar adalah....
sampel 1 gram menaikkan temperatur
kalor diberikan ke lingkungan
karbon dioksida dibebaskan ke lingkungan
kalor diambil dari lingkungan
keasaman lingkungan bertambah
Sebuah sistem melakukan kerja pada lingkungan sebesar 460 L.atm dan menyerap kalor sebesar 6300 J. Berapa perubahan energi dalam sistem?
-40,3 kJ
+ 40,3 kJ
+5840 J
-5840 J
-5840 kJ
Tiga mol gas ideal mengembang secara isotermal melawan tekanan konstan 1 atm dari 20 Liter menjadi 60 Liter. Tentukan ΔE ....
40 L.atm
-40 L.atm
0
3Cv ΔT
4,04 J
Jika 1,000 mol neon pada tekanan 1,00 atm dan suhu 300 K berekspansi melawan tekanan luar konstan sebesar 0,100 atm sampai tekanan gas mencapai 0,200 atm dan suhu mencapai 200 K, hitung kerja yang dilakukan gas.
0
-5,74 L.atm
+5,74 L.atm
0,8 L.atm
0,9 L.atm
Kespontanan reaksi dapat dilihat dari nilai energi bebas Gibbs. Berikut ini pernyataan yang salah mengenai kespontanan reaksi yaitu....
ΔH=+, ΔS=+ , reaksi spontan pada suhu tinggi
ΔH =+, ΔS=− ,reaksi tidak spontan
ΔH=−, ΔS=+ ,reaksi berlangsung spontan
ΔH=−, ΔS=− ,reaksi spontan pada suhu rendah
ΔH=+, ΔS=− ,reaksi spontan pada suhu tinggi
2C2H2(g) +5O2(g) 4CO2(g) + 2H2O(g) ΔH = −2372,4 molkJ . Pada pembakaran 11,2 liter gas C2H2 (STP) akan.....
membebaskan 593,1 kJ
memerlukan 593,1 kJ
entalpi sistem bertambah 296,55 kJ
diserap kalor 296,55 kJ
dibebaskan kalor 296,55 kJ
Perubahan entalpi pembentukan K2CO3(s) adalah ΔH untuk reaksi....
2K++ CO3 2−→ K2CO3
K2O + CO2→ K2CO3
K2O + H2CO3 → K2CO3
2K + C + 2 3O2 → K2CO3
2K + H2CO3 → K2CO3 + H2
2S+3O2→2SO3 ΔH=−800 kJ. Jika kalor yang dihasilkan hanya 200 kJ maka gas SO3 yang terbentuk pada kondisi dimana 10 liter gas nitrogen (Ar N=14) bermassa 7 gram adalah....
10 liter
11,2 liter
20 liter
22,4 liter
40 liter
H2O(l)→H2(g)+O2(g) ΔH=+68,3 kkal
H2(g)+O2(g)→H2O(g) ΔH=−57,8 kkal
H2O(l)→H2O(s) ΔH=−1,4 kkal
Perubahan entalpi es menjadi uap adalah....
+124,7 kkal/mol
+9,1 kkal/mol
-9,1 kkal/mol
+11,9 kkal/mol
-11,9 kkal/mol
4NH3+7O2→4NO2+6H2O Jika ΔH reaksi = -4c kJ dan ΔH pembentukan H2O dan NH3 berturut-turut adalah -a kJ dan -b kJ, maka ΔH pembentukan NO2 adalah....
a + b + c
-a + b + c
-1,5a + b + c
1,5a + b + c
1,5a - b - c
Dari persamaan termokimia:
C(s)+O2(g)→CO2(g)ΔH=−395kJ
dapat dikatakan....
jumlah entalpi pereaksi lebih besar dari jumlah entalpi hasil reaksi
entalpi sistem akan naik
entalpi lingkungan akan turun
jumlah entalpi hasil sama besar dengan jumlah entalpi pereaksi
jumlah enltalpi hasil reaksi = -394 kJ
Diketahui energi ikatan H-F = 565 kJ; H-H = 436 kJ dan F-F = 158 kJ. Energi yang dilepas pada pembentukan 5 gram HF (Mr=20) dari unsur-unsurnya adalah....
67 kJ
134 kJ
268 kJ
402 kJ
536 kJ
2KOH+H2SO4→K2SO4+H2O Jika ΔH reaksi adalah -84 kJ/mol, berapakah perubahan entalpi dari reaksi 100 ml larutan KOH 0,4 M dengan 200 ml larutan H2SO4 0,4 M?
-1,68 kJ
-3,36 kJ
-5,04 kJ
-16,8 kJ
-84 kJ
Pencampuran CaO (Ar Ca =40, O = 16) dengan H2O (kalor spesifik = 4JK−1g−1 ) berlebih memberikan reaksi:
CaO + H2O→Ca(OH)2 ΔH=−64kJ . Bila panas yang dihasilkan reaksi ini mampu menaikkan suhu 100 gr air sebesar 0,1K, maka jumlah CaO yang bereaksi adalah....
0,035 gr
0,080 gr
0,105 gr
0,350 gr
3,500 gr
Diketahui entalpi pembakaran standar etanol = -1366 kJ/mol. Berapa massa etanol (Ar C =12, H=1, O=16) yang harus dibakar sempurna agar kalor yang dihasilkan dapat menaikkan suhu 200 ml air sebanyak 500C (kalor jenis air = 4,2 J/g.0C)
0,03 gr
1,4 gr
2,3 gr
4,6 gr
9,2 gr
Ke dalam bejana yang berisi 500 ml larutan HCl dimasukkan sejumlah serbuk besi (Ar=56) dalam 200 detik dihasilkan 22,4 ml (STP) gas H2 dari reaksi:
Fe(s)+2HCl(aq)→FeCl2(aq)+H2(g)
Laju pengurangan serbuk besi dinyatakan dalam M/detik adalah....
1x10−5
2x10−5
2x10−4
4x10−4
1x10−3
Bila suhu suatu reaksi dinaikkan 100C, maka laju reaksinya menjadi dua kali lipat. Bila pada t0C reaksi berlangsung selama 160 menit, maka pada suhu t+400C reaksi akan berlangsung selama....
10 menit
20 menit
40 menit
80 menit
120 menit
Pada reaksi gas A+B→C+D
diperoleh data percobaan sebagai berikut:
a). JIka konsentrasi A dinaikkan 5 kali pada konsentrasi B tetap, maka laju reaksinya menjadi 25 kali lebih cepat
b). Jika konsentrasi A dan B masing-masing dinaikkan 3 kali, ternyata lajunya menjadi 27 kali lebih cepat
c). Jika konsentrasi A dan B masing masing= 0,10M dan 0,05M serta laju reaksi awalnya = 2x10−5Ms−1 ,maka tetapan laju reaksinya adalah....
0,02
0,04
0,08
0,20
0,40
Cara-cara berikut ini dapat meningkatkan kecepatan reaksi, kecuali....
menghancurkan partikel-partikel pereaksi menjadi serbuk kecil
meningkatkan suhu reaksi
memotong daging menjadi serpihan-serpihan sebelum dimasak
menambah air ke dalam larutan pereaksi sampai berlebih
menambahkan katalisator yang cocok
Energi aktivasi untuk reaksi elementer X→Y tepat 100 kJ/mol dan perubahan entalpi = -25 kJ/mol. Energi aktivasi untuk reaksi baliknya adalah....
125 kJ/mol
75 kJ/mol
-100 kJ/mol
25 kJ/mol
100 kJ/mol
Penguraian gas AB2 di permukaan katalis pada suhu 6000C menghasilkan gas A2 dan B2. Reaksinya memiliki tetapan penguraian k sebesar 5,0 x 10-5M/s. Waktu paruh reaksi tersebut jika konsentrasi mula-mula gas 0,05 M adalah....
4x105 s
103 s
500 s
2 x 10-3 s
10-3 s
Uranium-235, 235U, has a half-life of 7,13 x 108 years. How long will it take for 1,0% of a sample of 235U to decay?
1,08 x 108 years
7,13 x 106 years
1,03 x 107 years
4,97 x 106 years
1,43 x 107 years
Penguraian hidroksilamina NH2OH dengan kehadiran oksigen mengikuti hukum laju −dtd[NH2OH]=k[NH2OH] [O2] dengan k sebesar 0,237 × 10−4 Lmol−1s−1 pada 00C dan 2,64 ×10−4Lmol−1s−1 pada 250C . Maka faktor A untuk reaksi ini adalah....
7,1 ×103 L mol−1s−1
7,1 ×104 Lmol−1s−1
7,1 ×105Lmol−1s−1
7,1 ×106 Lmol−1s−1
7,1 ×107 Lmol−1s−1
The reaction below was carried out several times in order to determine the rate equation.
S2O3 2−+3I− → 2SO4 2−+I3 −
The following data were obtained. (Concentrations are in mol/L and the initial rate is in mol/L.s)
Expt 1: ⌈S2O3 2−⌉=0,08; ⌈I−⌉=0,034; V=2,2×10−4
Expt 2: ⌈S2O3 2−⌉=0,08; ⌈I−⌉=0,017; V=1,1×10−4
Expt 3: ⌈S2O3 2−⌉=0,16; ⌈I−⌉=0,017; V=2,2×10−4
Rate = k⌈S2O3 2−⌉⌈I−⌉3
Rate = k⌈S2O3 2−⌉⌈I−⌉
Rate = k⌈S2O3 2−⌉2⌈I−⌉
Rate = k⌈S2O3 2−⌉⌈I−⌉2
Rate = k⌈S2O3 2−⌉2⌈I−⌉2
Diketahui mekanisme reaksi berikut:
HCl + CH3CHCH2 ↔ H + CH3CHClCH2
H + HCl ↔ H2Cl
H2Cl + CH3CHClCH2 → HCl + CH3CHClCH3.
Zat yang merupakan katalis dan intermediet berturut-turut adalah....
HCl dan H
H dan HCl
HCl dan CH3CHCH2
CH3CHCH2 dan HCl
H2Cl dan HCl
