NEW
Font size
WorksheetsBAB MANUSIA PURBA
Total questions: 67
Worksheet time: 3hrs 30mins
Eugene Dubois menggunakan teori evolusi manusia dari Darwin yaitu Descent of Man Setelah memilih Indonesia dan melakukan penelitian di Sumatra, Dubois dan tim ekskavasinya kemudian memusatkan risetnya di Trinil, dekat lembah sungai Bengawan Solo. Hasilnya pada 1891, pada lapisan plestosen tengah dia menemukan fosil tengkorak manusia berupa gigi, tulang paha, dan tempurung kepala. Dia meyakini fosil itu sebagai missing link yang dicari. Fosil yang dimaksud merupakan jenis…
Pithechanthropus Erectus
Pithecantropus Wajakensis
Pithecantropus Robustus
Pithecantropus Mojokertensis
Perhatikan data berikut!
(1) Meghantropus Paleojavanicus
(2) Pithecantropus Erectus
(3) Homo Soloensis
(4) Homo Wajakensis
Dari data diatas, manusia purba di Indonesia yang diperkirakan hidup pada kala Pleistosen bawah ditunjukan nomor…
4
1
3
2
Fosil manusia purba yang ditemukan di kawasan Indonesia berasal dari lapisan bumi kala plestosen bawah, plestosen tengah, plestosen atas. Dengan demikian akan tampak dengan jelas evolusi bentuk fisik manusia purba pada kala tersebut. Salah satu jenis manusia purba yang ditemukan adalah Homo, yaitu :
1. Homo Sapiens
2. Homo Florensis
3. Homo Soloensis
4. Homo Wajakensis
5. Homo Habilis
Dari data diatas, manusia purba di Indonesia yang diperkirakan hidup pada kala Plestosen Akhir ditunjukan nomor…
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
Awal mula Jenis manusia purba ini dapat diketahui berdasarkan penelitian Eugene Dubois pada tahun 1890-an di Trinil, sebuah desa di pinggiran sungai Bengawan Solo, di wilayah Ngawi. Fosil yang pertama kali ditemukan adalah bagian geraham di Lembah Bengawan Solo, daerah Trinil. Penemuan selanjutnya diikuti dengan tulang rahang, kaki, dan bagian tengkorak atas. Jenis manusia purba yang ditemukan adalah Pithecanthropus dan memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut ….
Rahang besar berdagu, volume otak 750-1350 cc, berbadan tegap
Rahang besar tidak berdagu, volume otak 750-1350 cc, berkaki tegap
Rahang kecil tidak berdagu, volume otak 750-1350 cc, berbadan tegap
Rahang besar berdagu, volume otak 750-1350 cc, berkaki tegap
Umumnya fosil-fosil manusia purba yang ditemukan para arkeolog terdapat di daerah aliran sungai. Sungai di pulau Jawa yang sering menjadi pusat ditemukannya fosil-fosil manusia purba adalah aliran Bengawan Solo. di Hal ini dapat disimpulkan bahwa…
Daerah tempat tinggal manusia purba dimasalalu berubah menjadi sungai dimasa kini
Tempat suci sebagai pemakaman manusia purba terletak ditepi sungai
Manusia purba tinggal dan beraktivitas disekitar aliran sungai
Adanya kehidupan masyarakat terapung dimasa lalu
Situs Sangiran merupakan situs praaksara yang memiliki peran yang sangat penting dalam memahami proses evolusi manusia dan merupakan situs purbakala yang paling lengkap di Asia bahkan di dunia. Berdasarkan hal tersebut, Situs Sangiran ditetapkan sebagai Warisan Dunia Nomor 593 oleh Komite World Heritage pada saat peringatan ke-20 tahun di Merida, Meksiko.
Salah satu pertimbangan situs manusia purba Sangiran UNESCO sebagai warisan budaya dunia adalah ….
Merupakan suatu kubah raksasa yang berupa cekungan besar dipusat kubah akibat adanya erosi dibagian puncaknya
Wilayah sangiran tersimpan ribuan peninggalan manusia purba yang menunjukan proses kehidupan manusia dari masa lalu
Memberikan gambaran nyata mengenai lingkungan tempat tinggal
Memberikan gambaran nyata mengenai binatang
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Dengan melalui sisa-sisa tulang manusia, hewan, tumbuhan yang telah membatu
2) Dengan melalui bahasa yang digunakan
3) Dengan melalui peninggalan peralatan dan perlengkapan kehidupan manusia sebagai hasil budaya manusia
4) Dengan melalui jenis tanah.
Cara-cara untuk mengetahui kehidupan manusia purba di Indonesia ditunjukan pada nomor ….
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Pehatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Tengkorak yang panjang dan rendah
2) Berukuran kecil dengan volume otak 380 cc. Kapasitas cranial tersebut berada jauh dibawah Homo Erectus (1.000 cc), manusia Homo Sapiens (1.400 cc), dan bahkan berda dibawah volume otak simpanse (450 cc)
Berdasarkan pernyataan tersebut, manusia praaksa yang dimaksud adalah ….
Meganthropus paleojavanicus
Homo Florensiensis
Pithechanthropus Erectus
Homo Soloensis
Banyak manusia purba dari luar Indonesia yang hidup sezaman dengan manusia purba di Indonesia. Pada 1890-an Eugene Dubois menemukan fosil di Indonesia sedangkan pada 1927 Davidson Black menemukan manusia purba dari gua Chou Kou Tien, China. Kedua temuan mereka dikelompokkan sebagai manusia purba berdasarkan fosil struktur giginya. Volume otaknya diperkirakan sekitar 1.000 cc-1.300 cc, sama seperti volume otak manusia saat ini. Ciri-ciri lainnya adalah dahi kecil, tulang tengkorak tebal, bagian alis mata besar, dan rahang besar tanpa dagu. Ciri-ciri ini membuat kedua temuan fosil mereka mirip dengan manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Setelah membaca informasi tersebut dapat ditafsirkan jenis manusia purba yang dimaksud adalah…
Homo Wajakenensis dan Homo Cro Magno
Meghantropus dan Australopithecus
Pithecantropus Erectus dan Sinantrophus Pekinensis
Homo Wajakensisi dan Homo Sapiens
Banyak manusia purba dari luar Indonesia yang hidup sezaman dengan manusia purba di Indonesia. Pada 1890-an Eugene Dubois menemukan fosil di Indonesia sedangkan pada 1927 Davidson Black menemukan manusia purba dari gua Chou Kou Tien, China. Kedua temuan mereka dikelompokkan sebagai manusia purba berdasarkan fosil struktur giginya. Volume otaknya diperkirakan sekitar 1.000 cc-1.300 cc, sama seperti volume otak manusia saat ini. Ciri-ciri lainnya adalah dahi kecil, tulang tengkorak tebal, bagian alis mata besar, dan rahang besar tanpa dagu. Ciri-ciri ini membuat kedua temuan fosil mereka mirip dengan manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Setelah membaca informasi tersebut dapat ditafsirkan jenis manusia purba yang dimaksud adalah…
Homo Wajakenensis dan Homo Cro Magno
Meghantropus dan Australopithecus
Pithecantropus Erectus dan Sinantrophus Pekinensis
Homo Wajakensisi dan Homo Sapiens
Untuk mengetahui ciri-ciri manusia purba, para peneliti yang harus melakukan sebuah rekonstruksi. Segala macam peninggalan dari masa lalu yang terkait dengan penelitian akan dipergunakan. Tahapan apa saja yang harus dilaksanakan…
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya volume otak karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang geraham karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang geraham karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang tengkorak karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Umumnya fosil-fosil manusia purba yang ditemukan para arkeolog terdapat didaerah aliran sungai. Hal ini dapat disimpulkan bahwa…
Adanya kehidupan masyarakat terapung dimasa lalu
Manusia purba tinggal disekitar aliran sungai
Banyak manusia purba yang meninggal di daerah aliran sungai
Daerah tempat tinggal manusia purba dimasalalu berubah menjadi sungai dimasa kini
Pemakaman manusia purba terletak ditepi sungai
Pengertian masa prasejarah adalah ...
Masa di saat manusia belum mengenal bangunan
Masa di saat manusia belum mengenal budaya
Masa di saat manusia belum mengenal aksara
Masa di saat manusia belum mengenal agama
Masa di saat manusia belum mengenal interaksi
Manusia Praaksara Jenis “Pithecantrophus Erectus” adalah...
Fosil manusia purba yang ditemukan oleh Von Koenigswald dan memiliki badan yang tinggi besar
Fosil manusia purba yang ditemukan oleh Eugene Dubois dan memiliki badan yang tegak.
Fosil manusia purba yang badan yang tegak, besar dan tertua dari pulau Jawa
Fosil manusia purba yang ditemukan di Flores dan memiliki badan yang tegak.
Fosil manusia purba yang ditemukan oleh Eugene Dubois dan memiliki badan yang kecil tetapi kemampuan yang baik
Seorang ilmuwan yang menemukan fosil Meganthropus paleojavaincus di Sangiran adalah…
Von Koenigswald
Eugene Dubois
Teuku Jacob
Ter Haar
Van Heekeren
Penyebab manusia purba hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain adalah…
Manusia purba mencari daerah yang subur
Sering terjadi bencana alam
Sering terjadi peperangan antarkelompok
Keadaan alam yang tidak stabil
Manusia purba sangat bergantung pada alam
Pithecanthropus Erectus menurut E. Dubois merupakan jenis makhluk antara manusia dan kera karena ?
Volume otaknya di atas kera dan di bawah manusia modern
Hidupnya sudah mulai menetap
Memiliki gigi graham yang sama dengan manusia modern
Sudah memiliki otak yang sama dengan manusia modern
Sudah berjalan tegak
Urutan proses migrasi nenek moyang bangsa Indonesia melalui jalur timur adalah ?
Teluk Tonkin, Taiwan, Filipina, Sulawesi, Maluku, Papua, sampai Australia
Teluk Tonkin, Taiwan, Filipina, Malaysia, Kalimantan menuju Jawa
Yunan, Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Jawa, menuju Nusa Tenggara
Yunan, Teluk Tonkin, Malaysia, Kalimantan, Jawa dan Australia
Yunan, Teluk Tonkin, Taiwan, Filipina, Sulawesi, Maluku, Papua
Peralatan berupa kapak lonjong disebarkan oleh bangsa mana dan melalui jalur apa ?
Bangsa proto melayu jalur barat
Bangsa deutro melayu jalur barat
Bangsa proto melayu jalur timur
Bangsa deutro melayu jalur timur
Bangsa negrito jalur timur
Eugene Dubois menggunakan teori evolusi manusia dari Darwin yaitu Descent of Man Setelah memilih Indonesia dan melakukan penelitian di Sumatra, Dubois dan tim ekskavasinya kemudian memusatkan risetnya di Trinil, dekat lembah sungai Bengawan Solo. Hasilnya pada 1891, pada lapisan plestosen tengah dia menemukan fosil tengkorak manusia berupa gigi, tulang paha, dan tempurung kepala. Dia meyakini fosil itu sebagai missing link yang dicari. Fosil yang dimaksud merupakan jenis…
Pithechanthropus Erectus
Pithecantropus Wajakensis
Pithecantropus Robustus
Pithecantropus Mojokertensis
Perhatikan data berikut!
(1) Meghantropus Paleojavanicus
(2) Pithecantropus Erectus
(3) Homo Soloensis
(4) Homo Wajakensis
Dari data diatas, manusia purba di Indonesia yang diperkirakan hidup pada kala Pleistosen bawah ditunjukan nomor…
4
1
3
2
Fosil manusia purba yang ditemukan di kawasan Indonesia berasal dari lapisan bumi kala plestosen bawah, plestosen tengah, plestosen atas. Dengan demikian akan tampak dengan jelas evolusi bentuk fisik manusia purba pada kala tersebut. Salah satu jenis manusia purba yang ditemukan adalah Homo, yaitu :
1. Homo Sapiens
2. Homo Florensis
3. Homo Soloensis
4. Homo Wajakensis
5. Homo Habilis
Dari data diatas, manusia purba di Indonesia yang diperkirakan hidup pada kala Plestosen Akhir ditunjukan nomor…
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
Awal mula Jenis manusia purba ini dapat diketahui berdasarkan penelitian Eugene Dubois pada tahun 1890-an di Trinil, sebuah desa di pinggiran sungai Bengawan Solo, di wilayah Ngawi. Fosil yang pertama kali ditemukan adalah bagian geraham di Lembah Bengawan Solo, daerah Trinil. Penemuan selanjutnya diikuti dengan tulang rahang, kaki, dan bagian tengkorak atas. Jenis manusia purba yang ditemukan adalah Pithecanthropus dan memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut ….
Rahang besar berdagu, volume otak 750-1350 cc, berbadan tegap
Rahang besar tidak berdagu, volume otak 750-1350 cc, berkaki tegap
Rahang kecil tidak berdagu, volume otak 750-1350 cc, berbadan tegap
Rahang besar berdagu, volume otak 750-1350 cc, berkaki tegap
Umumnya fosil-fosil manusia purba yang ditemukan para arkeolog terdapat di daerah aliran sungai. Sungai di pulau Jawa yang sering menjadi pusat ditemukannya fosil-fosil manusia purba adalah aliran Bengawan Solo. di Hal ini dapat disimpulkan bahwa…
Daerah tempat tinggal manusia purba dimasalalu berubah menjadi sungai dimasa kini
Tempat suci sebagai pemakaman manusia purba terletak ditepi sungai
Manusia purba tinggal dan beraktivitas disekitar aliran sungai
Adanya kehidupan masyarakat terapung dimasa lalu
Situs Sangiran merupakan situs praaksara yang memiliki peran yang sangat penting dalam memahami proses evolusi manusia dan merupakan situs purbakala yang paling lengkap di Asia bahkan di dunia. Berdasarkan hal tersebut, Situs Sangiran ditetapkan sebagai Warisan Dunia Nomor 593 oleh Komite World Heritage pada saat peringatan ke-20 tahun di Merida, Meksiko.
Salah satu pertimbangan situs manusia purba Sangiran UNESCO sebagai warisan budaya dunia adalah ….
Merupakan suatu kubah raksasa yang berupa cekungan besar dipusat kubah akibat adanya erosi dibagian puncaknya
Wilayah sangiran tersimpan ribuan peninggalan manusia purba yang menunjukan proses kehidupan manusia dari masa lalu
Memberikan gambaran nyata mengenai lingkungan tempat tinggal
Memberikan gambaran nyata mengenai binatang
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Dengan melalui sisa-sisa tulang manusia, hewan, tumbuhan yang telah membatu
2) Dengan melalui bahasa yang digunakan
3) Dengan melalui peninggalan peralatan dan perlengkapan kehidupan manusia sebagai hasil budaya manusia
4) Dengan melalui jenis tanah.
Cara-cara untuk mengetahui kehidupan manusia purba di Indonesia ditunjukan pada nomor ….
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Banyak manusia purba dari luar Indonesia yang hidup sezaman dengan manusia purba di Indonesia. Pada 1890-an Eugene Dubois menemukan fosil di Indonesia sedangkan pada 1927 Davidson Black menemukan manusia purba dari gua Chou Kou Tien, China. Kedua temuan mereka dikelompokkan sebagai manusia purba berdasarkan fosil struktur giginya. Volume otaknya diperkirakan sekitar 1.000 cc-1.300 cc, sama seperti volume otak manusia saat ini. Ciri-ciri lainnya adalah dahi kecil, tulang tengkorak tebal, bagian alis mata besar, dan rahang besar tanpa dagu. Ciri-ciri ini membuat kedua temuan fosil mereka mirip dengan manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Setelah membaca informasi tersebut dapat ditafsirkan jenis manusia purba yang dimaksud adalah…
Homo Wajakenensis dan Homo Cro Magno
Meghantropus dan Australopithecus
Pithecantropus Erectus dan Sinantrophus Pekinensis
Homo Wajakensisi dan Homo Sapiens
Pehatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Tengkorak yang panjang dan rendah
2) Berukuran kecil dengan volume otak 380 cc. Kapasitas cranial tersebut berada jauh dibawah Homo Erectus (1.000 cc), manusia Homo Sapiens (1.400 cc), dan bahkan berda dibawah volume otak simpanse (450 cc)
Berdasarkan pernyataan tersebut, manusia praaksa yang dimaksud adalah ….
Meganthropus paleojavanicus
Homo Florensiensis
Pithechanthropus Erectus
Homo Soloensis
Untuk mengetahui ciri-ciri manusia purba, para peneliti yang harus melakukan sebuah rekonstruksi. Segala macam peninggalan dari masa lalu yang terkait dengan penelitian akan dipergunakan. Tahapan apa saja yang harus dilaksanakan…
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya volume otak karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang geraham karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang geraham karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang tengkorak karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Salah satu contoh kehidupan budaya masyarakat pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut yaitu ...
Pembuatan alat-alat pembuatan bahan logam
Gambar tangan pada dinding gua
Alat-alat yang berasal dari hewan
Perhiasan gelang dari batu
Ahli yang berpendapat bahwa masyarakat asli Indonesia yaitu bangsa Vedda yang mempunyai memiliki tubuh kecil dan kulit gelap adalah ...
Jc.Van Leur
C.C. Berg
Paul dan Fritz sarasin
J.L. Moens
Kehidupan manusia purba yang tinggal di dalam gua dinamakan ...
Nomaden
Abris Sous Roche
Kjokkenmoddinger
Walzenbeil
Kehidupan masyarakat yang nomaden mempunyai cri yang umum, yaitu ...
Hidup dan menetap pada suatu daerah
Cara hidup yang berpindah-pindah
Tinggal di daerah yang subur
Teknologi pertanian yang tidak maju
Pada masa mesolitikum, kebudayaan Kjokkenmoddinger banyak ditemukan. Hal ini menunjukkan adanya ..
Bukti bahwa manusia purba yang mengkonsumsi kerang dan siput
Tempat tinggal di goa-goa
Manusia purba melakukan perburuan hewan di hutan
Telah ditemukannya api dan cara memasak makanan
Cara hidup masyarakat purba pada masa food gathering senantiasa berpindah-pindah. Hal ini sering disebut dengan..
Nomaden
Food producing
Abris sous roche
Foodlooging
Kebudayaan yang merupakan tumpukan kulit kerang dan siput yang menggunung disepanjang pantai timur Sumatera antara Langsa Aceh sampai Medan. Hal tersebut dapat memberikan informasi bahwa manusia purba zaman mesolitikum umumnya bertempat tinggal di tepi pantai. Pernyataan tersebut adalah pernyataan yang tepat untuk menyebut...
Abris sous roche
Kapak genggam
Flakes
Waruga
Kjokkenmoddinger
Kebanyakan tempat tinggal manusia purba ditemukan di daerah aliran sungai dan rawa-rawa, faktor lingkungan yang menyebabkan manusia memilih tinggal di tempat itu adalah…
dekat dengan sumber air
merupakan tempat berburu
menyediakan bahan alam
menyediakan bahan alam
daerah yang subur
Eugene Dubois menggunakan teori evolusi manusia dari Darwin yaitu Descent of Man Setelah memilih Indonesia dan melakukan penelitian di Sumatra, Dubois dan tim ekskavasinya kemudian memusatkan risetnya di Trinil, dekat lembah sungai Bengawan Solo. Hasilnya pada 1891, pada lapisan plestosen tengah dia menemukan fosil tengkorak manusia berupa gigi, tulang paha, dan tempurung kepala. Dia meyakini fosil itu sebagai missing link yang dicari. Fosil yang dimaksud merupakan jenis…
Pithechanthropus Erectus
Pithecantropus Wajakensis
Pithecantropus Robustus
Pithecantropus Mojokertensis
Perhatikan data berikut!
(1) Meghantropus Paleojavanicus
(2) Pithecantropus Erectus
(3) Homo Soloensis
(4) Homo Wajakensis
Dari data diatas, manusia purba di Indonesia yang diperkirakan hidup pada kala Pleistosen bawah ditunjukan nomor…
4
1
3
2
Perhatikan data berikut!
(1) Meghantropus Paleojavanicus
(2) Pithecantropus Erectus
(3) Homo Soloensis
(4) Homo Wajakensis
Dari data diatas, manusia purba di Indonesia yang diperkirakan hidup pada kala Pleistosen bawah ditunjukan nomor…
4
1
3
2
Fosil manusia purba yang ditemukan di kawasan Indonesia berasal dari lapisan bumi kala plestosen bawah, plestosen tengah, plestosen atas. Dengan demikian akan tampak dengan jelas evolusi bentuk fisik manusia purba pada kala tersebut. Salah satu jenis manusia purba yang ditemukan adalah Homo, yaitu :
1. Homo Sapiens
2. Homo Florensis
3. Homo Soloensis
4. Homo Wajakensis
5. Homo Habilis
Dari data diatas, manusia purba di Indonesia yang diperkirakan hidup pada kala Plestosen Akhir ditunjukan nomor…
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
Awal mula Jenis manusia purba ini dapat diketahui berdasarkan penelitian Eugene Dubois pada tahun 1890-an di Trinil, sebuah desa di pinggiran sungai Bengawan Solo, di wilayah Ngawi. Fosil yang pertama kali ditemukan adalah bagian geraham di Lembah Bengawan Solo, daerah Trinil. Penemuan selanjutnya diikuti dengan tulang rahang, kaki, dan bagian tengkorak atas. Jenis manusia purba yang ditemukan adalah Pithecanthropus dan memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut ….
Rahang besar berdagu, volume otak 750-1350 cc, berbadan tegap
Rahang besar tidak berdagu, volume otak 750-1350 cc, berkaki tegap
Rahang kecil tidak berdagu, volume otak 750-1350 cc, berbadan tegap
Rahang besar berdagu, volume otak 750-1350 cc, berkaki tegap
Awal mula Jenis manusia purba ini dapat diketahui berdasarkan penelitian Eugene Dubois pada tahun 1890-an di Trinil, sebuah desa di pinggiran sungai Bengawan Solo, di wilayah Ngawi. Fosil yang pertama kali ditemukan adalah bagian geraham di Lembah Bengawan Solo, daerah Trinil. Penemuan selanjutnya diikuti dengan tulang rahang, kaki, dan bagian tengkorak atas. Jenis manusia purba yang ditemukan adalah Pithecanthropus dan memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut ….
Rahang besar berdagu, volume otak 750-1350 cc, berbadan tegap
Rahang besar tidak berdagu, volume otak 750-1350 cc, berkaki tegap
Rahang kecil tidak berdagu, volume otak 750-1350 cc, berbadan tegap
Rahang besar berdagu, volume otak 750-1350 cc, berkaki tegap
Umumnya fosil-fosil manusia purba yang ditemukan para arkeolog terdapat di daerah aliran sungai. Sungai di pulau Jawa yang sering menjadi pusat ditemukannya fosil-fosil manusia purba adalah aliran Bengawan Solo. di Hal ini dapat disimpulkan bahwa…
Daerah tempat tinggal manusia purba dimasalalu berubah menjadi sungai dimasa kini
Tempat suci sebagai pemakaman manusia purba terletak ditepi sungai
Manusia purba tinggal dan beraktivitas disekitar aliran sungai
Adanya kehidupan masyarakat terapung dimasa lalu
Situs Sangiran merupakan situs praaksara yang memiliki peran yang sangat penting dalam memahami proses evolusi manusia dan merupakan situs purbakala yang paling lengkap di Asia bahkan di dunia. Berdasarkan hal tersebut, Situs Sangiran ditetapkan sebagai Warisan Dunia Nomor 593 oleh Komite World Heritage pada saat peringatan ke-20 tahun di Merida, Meksiko.
Salah satu pertimbangan situs manusia purba Sangiran UNESCO sebagai warisan budaya dunia adalah ….
Merupakan suatu kubah raksasa yang berupa cekungan besar dipusat kubah akibat adanya erosi dibagian puncaknya
Wilayah sangiran tersimpan ribuan peninggalan manusia purba yang menunjukan proses kehidupan manusia dari masa lalu
Memberikan gambaran nyata mengenai lingkungan tempat tinggal
Memberikan gambaran nyata mengenai binatang
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Dengan melalui sisa-sisa tulang manusia, hewan, tumbuhan yang telah membatu
2) Dengan melalui bahasa yang digunakan
3) Dengan melalui peninggalan peralatan dan perlengkapan kehidupan manusia sebagai hasil budaya manusia
4) Dengan melalui jenis tanah.
Cara-cara untuk mengetahui kehidupan manusia purba di Indonesia ditunjukan pada nomor ….
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Pehatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1) Tengkorak yang panjang dan rendah
2) Berukuran kecil dengan volume otak 380 cc. Kapasitas cranial tersebut berada jauh dibawah Homo Erectus (1.000 cc), manusia Homo Sapiens (1.400 cc), dan bahkan berda dibawah volume otak simpanse (450 cc)
Berdasarkan pernyataan tersebut, manusia praaksa yang dimaksud adalah ….
Meganthropus paleojavanicus
Homo Florensiensis
Pithechanthropus Erectus
Homo Soloensis
Banyak manusia purba dari luar Indonesia yang hidup sezaman dengan manusia purba di Indonesia. Pada 1890-an Eugene Dubois menemukan fosil di Indonesia sedangkan pada 1927 Davidson Black menemukan manusia purba dari gua Chou Kou Tien, China. Kedua temuan mereka dikelompokkan sebagai manusia purba berdasarkan fosil struktur giginya. Volume otaknya diperkirakan sekitar 1.000 cc-1.300 cc, sama seperti volume otak manusia saat ini. Ciri-ciri lainnya adalah dahi kecil, tulang tengkorak tebal, bagian alis mata besar, dan rahang besar tanpa dagu. Ciri-ciri ini membuat kedua temuan fosil mereka mirip dengan manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Setelah membaca informasi tersebut dapat ditafsirkan jenis manusia purba yang dimaksud adalah…
Homo Wajakenensis dan Homo Cro Magno
Meghantropus dan Australopithecus
Pithecantropus Erectus dan Sinantrophus Pekinensis
Homo Wajakensisi dan Homo Sapiens
Untuk mengetahui ciri-ciri manusia purba, para peneliti yang harus melakukan sebuah rekonstruksi. Segala macam peninggalan dari masa lalu yang terkait dengan penelitian akan dipergunakan. Tahapan apa saja yang harus dilaksanakan…
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya volume otak karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang geraham karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang geraham karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Mengumpulkan fosil, kemudian mengamati khususnya tulang tengkorak karena milik manusia purba lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern. Para ahli mendeskripsikan kehidupan manusia purba juga berdasarkan peninggalan artefak yang ditinggalkan oleh manusia purba. Dengan meneliti peninggalan manusia purba yang ada, para ahli membuat perkiraan tentang pola kehidupan manusia purba di zaman dulu.
Menurut Charles Darwin, aneka organisme yang berkeriap di muka bumi (termasuk manusia) bukanlah hasil penciptaan dadakan, melainkan terbentuk melalui proses panjang selama ribuan bahkan jutaan tahun melalui sistem seleksi alam (survival of the fittest) yang lazim disebut proses ....
Revolusi
Perkembangan ciptaan
Evolusi
Kreasionisme
Terjadinya perubahan alam di dunia ini memunculkan banyak teori tentang kemunculan manusia purba di Indonesia. Salah satu pendapat mengatakan bahwa manusia purba menyukai hidup di daerah tropis yang iklimnya sudah mulai stabil. Pendapat yang dibuktikan dengan beberapa penemuan fosil manusia purba di daerah Trinil, Jawa Timur ini dikemukakan oleh ....
Prof. Dr. H. Kern
Mohammad Yamin
N. J. Krom
Eugene Dubois
Nenek moyang juga berperan dalam mewariskan masa lalu terutama dalam bentuk rumusan kata penuh makna yang disampaikan berulang-ulang secara lisan kepada generasi berikutnya, disebut ...
Nasihat
Petuah
Peringatan
Kata-kata magis
Jika kita mengamati hasil temuan artefak-artefak yang di lakukan oleh para arkeolog, perkembangan hasil budaya masyarakat awal Indonesia dapat dikelompokkan dalam pembabakan zaman sebagai berikut ....
Paleolithikum, Megalithikum, Neolithikum, dan Mesolithikum
Mesolithikum, Paleolithikum, Megalithikum dan Neolithikum
Paleolithikum, Mesolithikum, Neolithikum, dan Megalithikum
Paleolithikum, Neolithikum, Megalithikum, dan Mesolithikum
Terkait dengan perkembangan budaya masyarakat praaksara tingkat lanjut, kita mengenal istilah floklor. Floklor itu adalah sebutan umum untuk ....
Semua tradisi lisan yang muncul sejak zaman sejarah
Dongeng, legenda, mitologi, upacara, lagu rakyat, dan kebiasaan-kebiasaan
Mitos-mitos yang berkembang pada masa praaksara
Semua bentuk tradisi yang berkembang menjelang berakhirnya zaman praaksara
Pembahasan tentang tradisi gerabah, tradisi megalitik dan sistem kepercayaan, tradisi penguburan, dan tradisi bercocok tanam di bagian akhir Bab 2 ini mau mencerminkan salah satu aspek penting, yaitu terjadinya . . . . . peristiwa sejarah
Kesinambungan
Perkembangan
Pengulangan
Perubahan
