Font size
S
M
L
XL
WorksheetsTRY OUT INTERNAL NERS STIKHA 2019-2020
Total questions: 93
Worksheet time: 1hrs 21mins
Name
Class
Date
1.
Seorang perawat sedang melakukan anamnesa terhadap pasien yang mengeluh sesak nafas dan batuk kronis. Perawat sampai pada pengkajian riwayat kesehatan sekarang. Mana pernyataan yang digali oleh perawat terhadap pasien tersebut ?
a)
Karakteristik sesak yang dirasakan pasien saat ini
b)
Kronologis penyakit yang dialami pasien saat ini
c)
Alasan klien tidak menghabiskan makannya tadi siang
d)
Jenis diit yang disukai dan tidak disukai pasien
e)
Persepsi pasien terhadap sakitnya sekarang
2.
Seorang pasien mengeluh sesak nafas, batuk-batuk dengan produksi sputum yang banyak. Pernafasan cuping hidung dengan RR 30x/ menit. Suara nafas ronkhi basah di area paru kiri dan kanan anterior. Apakah masalah keperawatan yang terjadi pada kasus diatas ?
a)
bersihan jalan nafas tidak efektif
b)
gangguan ventilasi spontan
c)
perfusi perifer tidak efektif
d)
gangguan pertukaran gas
e)
pola napas tidak efektif
3.
Seorang laki-laki berumur 35 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa TB. Pasien mengeluh sesak nafas dan batuk berdahak yang sulit dikeluarkan. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan data: TD 90/80 mmHg, suhu 38⁰C, nadi 110 x/menit, RR 28x/menit, penggunaan otot aksesoris respirasi (+), sianosis, batuk produktif (+), warna sputum kehijauan, mengi dan ronchi (+). Apakah tindakan keperawatan yang prioritas pada pasien tersebut?
a)
Memberikan latihan batuk efektif
b)
Kolaborasi pemberian inhalasi dengan bronkhodilator dan ekspektoran
c)
Latihan nafas dalam
d)
Kolaborasi pemberian oksigen melalui nasal kanul
e)
pemberian posisi semifowler
4.
Seorang perempuan berusia 65 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian didapatkan suara napas rales disertai batuk, irama irreguler, syanosis di bibir, bentuk jari tabuh (clubbing finger). TD 110/80mmHg, frekuensi nadi 110x/menit, frekuensi napas 30 x/menit, suhu 37, 2oC. Hasil AGD : PH ↓ PO2 ↓, PCO2↑. Apakah keperawatan yang paling tepat untuk kasus tersebut?
a)
bersihan jalan nafas tidak efektif
b)
gangguan sirkulasi spontan
c)
gangguan pertukaran gas
d)
pola napas tidak efektif
e)
perfusi perifer tidak efektif
5.
Seorang perempuan berusia 50 tahun, mengalami sesak nafas, RR 35 x/menit. Dilakukan pemeriksaan AGD, dengan hasil sbb : PH ↓, PO2 ↓, PCO2↑, Apakah masalah oksigenasi pada kasus diatas ?
a)
asidosis metabolik
b)
asidosis respiratorik
c)
alkalosis respiratorik
d)
alkalosis metabolik
e)
alkalosis respiratorik terkompensasi
6.
Seorang laki-laki berusia 48 tahun, dirawat di RS dengan keluhan sesak nafas berat. Saat diperiksa didapatkan kedua tungkai kaki pasien bengkak, derajat edema ++, oliguria, frekuensi nadi 120x/ menit, frekuensi napas 32x/ menit. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
a)
hipervolemia
b)
pola nafas tidak efektif
c)
perfusi perifer tidak efektif
d)
intoleransi aktifitas
e)
gangguan eliminasi urin
7.
Seorang laki-laki berusia 79 tahun post operasi BPH hari ke 2. Pasien terpasang kateter three way. Warna urin kemerahan, tampak sedikit keruh namun tidak ditemukan pus. Terpasang irigasi bladder 20 tetes per menit sudah masuk 400 cc. Tekanan darah 130/90 mmHg, Suhu 37⁰C, Nadi 80 x/menit dan respirasi 20x/ menit. Apakah yang harus dimonitor pada pasien tersebut?
a)
urin output
b)
keluhan nyeri
c)
kelancaran irigasi
d)
tanda-tanda vital
e)
kondisi selang kateter
8.
Seorang laki- laki berusia 45 tahun dirawat di Ruang hemodialisis dengan End Stage Renal Disease. Hasil pengkajian pasien mengeluh gatal pada kulit dan lemas. TD 140/90 mmHg, frekwensi napas 18 x menit, frekwensi nadi 80 x/ menit, dan suhu 36,8 C. Kulit tampak kusam dan kering, terdapat merah pada ekstremitas bawah, sebelah kanan bekas garukan. Apakah intervensi keperawatan yang tepat untuk mengatasi masalah utama pada kasus tersebut?
a)
Batasi aktifitas
b)
lakukan perawatan luka
c)
monitor tanda-tanda vital
d)
Oleskan lotion/ cream
e)
pemeriksaan ureum kreatinin
9.
Seorang laki-laki 55 tahun di rawat di RS X dengan keluhan nyeri dada tiba-tiba dan berlangsung terus-menerus disertai napas pendek, nyeri seperti dihimpit benda berat, tidak berkurang dengan pemberian obat Nitrogliserin. Hasil pemeriksaan enzim jantung di dapat peningkatan kadar Troponin T. Manakah data penting yang menunjukkan bahwa pasien mengalami Myocard Infark (MCI)
a)
Nyeri seperti dihimpit benda berat
b)
Istirakhat tidak mengurangi keluhan nyeri dada
c)
Nyeri dada menjalar ke leher, bahu dan lengan kiri
d)
Terdapat peningkatan kadar enzim troponin T, CKMB
e)
Nyeri dada tidak hilang dengan pemberian Nitrogliserin
10.
Seorang pasien laki laki 53 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, lemah, ekstremitas dingin, pengisian kapiler > 3 detik, Buang Air kecil sedikit. Hasil pemeriksaan didapatkan suara napas crackles dan terdapat bunyi jantung tambahan S3 dan S4. Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut ?
a)
Nyeri yang akut
b)
Intoleransi aktifitas
c)
Penurunan curah jantung
d)
Gangguan pertukaran gas
e)
Perfusi perifer tidak efektif
11.
Seorang laki-laki, 58 tahun di rawat di RS dengan keluhan sesak napas yang terus menerus. Hasil pengkajian didapat pasien mengatakan sesak berkurang kalau duduk dan meningkat kalau berbaring, terdapat sianosis. Pasien didiagnosa Gagal jantung. Apakah penyebab gangguan pertukaran gas pada pasien tersebut ?
a)
bronkospasme
b)
penumpukan sekret
c)
penurunan ekspansi paru
d)
penurunan kadar hemoglobin
e)
peningkatan tekanan kapiler paru
12.
Seorang laki-laki usia 45 tahun dirawat di Ruang Penyakit Dalam dengan keluhan 1 minggu yang lalu mengalami diare, Hasil pemeriksaan fisik: TD: 80/70 mmHg, Nadi : 100x/mnt, SH: 38,5 o C, RR 22x/mnt, KU lemah, pasien mengeluh mual muntah dengan nafsu makan menurun, mukosa bibir kering serta turgor kulit buruk, CRT lebih dari 2 detik, mata tampak cekung. Apakah Masalah keperawatan utama pada pasien diatas ?
a)
hipertermi
b)
defisit volume caiiran
c)
gangguan perfusi jaringan perifer
d)
defisit nutrisi
e)
intoleransi aktivitas
13.
Seorang laki-laki berusia 40 tahun. Dirawat diruang penyakit dalam pria. Dengan keluhan pasien merasa takut, karena akan menjalani proses operasi pasien juga mengatakan ini pertama kali ia akan di operasi. Hasil pemeriksaan fisik terdapat benjolan di punggung bagian atas berdiameter 5cm, benjolan ada kurang lebih sejak lima tahun yang lalu. Pasien sering bertanya tentang proses operasi. Hasil pemeriksaan fisik: TD:130/90mmHg, frekuensi napas 22x/menit, frekuensi nadi: 100x/mnt, S: 36,5,oC. Apakah Tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah pada pasien di atas?
a)
mengkaji TTV
b)
menganjurkan pasien untuk tenang
c)
mengnkaji tingkat cemas pasien
d)
memberikan penjelasan tentang prosedur operasi
e)
menjawab semua pertanyaan pasien
14.
Seorang perempuan usia 50 tahun dirawat di ruang perawatan, dengan keluhan sesak nafas dan batuk berdahak sejak 3 hari yang lalu. hasil pengkajian di dapatkan dada terasa sakit, tekanan darah 130/80 mmHg, frekuensi Nadi 100 x/menit, frekuensi napas 28 x/menit. Perawat memberikan posisi tidur semi fowler, setelah di evaluasi sesaknya tidak berkurang. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat ?
a)
kolaborasi pemberian O2
b)
mengajarkan batuk efektif
c)
mengkaji tanda-tanda vital
d)
mengajarkan relaksasi nafas dalam
e)
kolaborasi pemberian bronkodilator
15.
Seorang perempuan berusia 40 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan luka bakar akibat ledakan gas, pasien mengalami luka bakar dibagian dada, tangan kiri dan tangan kanan, bagian kepala dan leher. Berapa luas luka bakar pada kasus tersebut ?
a)
0.21
b)
0.245
c)
0.275
d)
0.315
e)
0.36
16.
Seorang laki-laki usia 28 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian batuk, dahak sulit keluar, suara napas ronchi +, tampak otot bantu napas, muka pucat, pasien tampak lemah TD 120/70 mmHg, frekuensi napas 30 x/menit, frekuensi nadi 87x/menit. Apakah tindakan yang paling tepat pada kasus diatas?
a)
berikan oksigen
b)
kolaborasi nebulizer
c)
ajarkan nafas dalam
d)
atur posisi semi fowler
e)
lakukan perkusi dan vibrasi
17.
Seorang perempuan usia 43 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan nyeri yang melilit sekitar pinggang, skala nyeri 8, Hasil pengkajian pasien tampak pucat, TD 100/70, frekuensi nadi 105x/menit. Perawat akan menyuntikan obat analgetik melalui intramuskular, terlebih dahulu perawat mencuci tangan, menyiapkan obat dan melakukan desinfektan. Apakah langkah selanjutnya pada tindakan diatas?
a)
suntikan jarum dengan cepat dan stabil dengan sudut 90o
b)
memilih dan menyiapkan daerah injeksi yang sesuai
c)
cubit otot tubuh antara ibu jari dan telunjuk
d)
masukan jarum kemudian lakukan aspirasi
e)
anjurkan pasien untuk posisi miring
18.
Seorang perawat akan melakukan pengukuran tekanan pada seorang pasien yang baru saja masuk ke ruang perawatan. Setelah menjelaskan maksud dan tujuan tindakan, menjaga privaci pasien dan mencuci tangan, kemudian perawat meraba arteri brakhialis atau popliteal. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat?
a)
membantu pasien mendapatkan posisi yang nyaman
b)
meletakkan tangan pasien yang akan diperiksa di atas meja
c)
meletakkan diafragma stetoskop langsung diatas denyut arteri
d)
memasang stetoskop ditelinga dan memastikan suara terdengar
e)
menempatkan manset sfigmomanometer 2-3 jari diatas antecubital
19.
Seorang laki-laki usia 36 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian tampak napas cuping hidung, muka sembab, tampak otot bantu napas, ekstremitas bawah edema, frekuensi napas 34x/menit, bibir tampak kebiruan, saturasi oksigen 90%, oksigen yang harus diberikan 11 liter. Apakah jenis terapi oksigen yang harus diberikan pada pasien tersebut?
a)
nasal kanul
b)
simple maker
c)
ventury masker
d)
rebreathing masker
e)
non breathing mask
20.
Seorang perempuan usia 21 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam, dengan keluhan pusing. Hasil pengkajian pasien tampak pucat, konjungtiva anemis, Hb 6 gr/dl, capillary refill time > 3 detik. Perawat akan memberikan transfusi darah, sebelumnya perawat melakukan cross cek kesesuaian data, kemudian hubungkan slang transfusi ke labu darah. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat?
a)
setelah darah masuk, pantau tanda vital setiap 15 menitnya. (A)
b)
panaskan labu darah sebelumnya sesuai suhu tubuh
c)
yakinkan pasien memahami penjelasan perawat
d)
kocok darah terlebih dahulu agar menyatu
e)
jaga privasi pasien
21.
Seorang laki-laki usia 23 tahun, dirawat di ruang bedah, dengan fraktur tertutup femur 1/3 distal dekstra. Hasil pengkajian kaki tampak bengkak, biru kemerahan sekitar area cedera, pasien tidak bisa menggerakkan jari tengah dan telunjuk kakinya. Apakah pengkajian yang tepat untuk kasus diatas?
a)
riwayat trauma
b)
kronologis cedera
c)
kekuatan otot kaki
d)
neurovaskular perifer
e)
typre frkatur yang dialami
22.
dirawat dengan DHF, hari perawatan ke dua. Infus terpasang RL. Keluhan lemas, pusing, mual, mukosa bibir kering dan gusi berdarah. TD 100/60 mmHg. Nadi 90 x/menit, Nafas 20x/menit, Suhu 380 C. Apa intervensi utama pada pasien tersebut ?
a)
Pencegahan syok
b)
Pemantauan cairan
c)
Manajemen medikasi
d)
Edukasi proses penyakit
e)
Pencegahan perdarahan
23.
Ny. M dirawat di Ruang penyakit Dalam dengan diagnosa Diabetes melitus. Saat dilakukan pemeriksaan gula darah didapatkan 350 mg/dl, pasien mengeluh lemah. Perawat sedang melakukan penyuluhan kesehatan terkait aktifitas yang dapat mengendalikan gula darah. Apakah kondisi yang aman untuk latihan ?
a)
Terdapat penyakit infeksi akut
b)
Kadar gula darah 110 -120 mg/dl
c)
Terdapat komplikasi kardiovaskular
d)
Kadar gula darah sewaktu lebih dari 200 mg/dl
e)
Kardar GDS 200mg/dl dan terdapat keton dalam darah
24.
Seorang anak laki-laki usia 11 th, dibawa ibunya ke Rumah Sakit dengan keluhan badan panas, mual, badan terasa sakit-sakit, keluar darah dari hidung, disertai ada bintik-bintik merah pada kulit. Pada pemeriksaan fisik S.38,3°C, Hemotrkrit.27 %, Trombosit 90.000/cmm, Apa masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?
a)
Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
b)
peningkatan suhu tubuh
c)
Defisit volume cairan
d)
Gangguan rasa nyaman
e)
Risiko terjadinya syok
25.
Seorang anak laki laki usia 9 tahun datang ke IGD RS diantar ibunya, dengan keluhan mual, muntah dan BAB cair sudah 5 kali dalam sehari, hasil pemeriksaan tanda vital : TD 90/70 mmhg,Suhu 38,5,Nadi 90 x/meit Pernapasan 30x/mnt turgor kulit jelek, .mucosa bibir tampak kering an wajah pucat, mata cekung. Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?
a)
Berikan terapi cairan perparentral
b)
Kaji tanda-tanda dehedrasi
c)
Berikan makan sedikit tapi sering
d)
Kaji tanda-tanda vital
e)
kolaborasi pemberian obat
26.
Seorang balita umur 2 tahun dibawa ibunya ke RS terdekat dengan keluhan anaknya pingsan. Dari hasil pemeriksaan perawat didapatkan data denyut nadi tak teraba, muncul keringat dingin, kesadaran berkurang.Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut
a)
Berikan terapi cairan
b)
Kaji peristaltik usus
c)
Berikan makan sedikit tapi sering
d)
Kaji TTV
e)
kolaborasi pemberian vitamin
27.
Seorang anak usia 4 tahun dirawat ruang Anak, dengan keluhan buang buang air sudah sejak 3 hari yg lalu, Hasil pemeriksaan didapatkan anak mengalami dehidrasi sedang. terpasang infuse RL makro. Advis dokter infuse diberikan selama 24 jam. Berapakah jumlah tetesan infus dalam satu menit selama 24 jam ?
a)
16 tts/mnt
b)
19 tts/mnt
c)
22 tts/mnt
d)
32 tts/mnt
e)
33 tts/mnt
28.
Seorang bayi laki-laki berusia 6 bulan dibawa ke Posyandu karena belum pernah mendapatkan imunisasi. Pemeriksaan fisik tidak menunjukkan abnormalitas. Manakah jenis imunisasi dasar yang pertama kali diberikan pada bayi tersebut ?
a)
BCG
b)
Hepatitis
c)
DPT
d)
Polio
e)
MMR
29.
Seorang anak perempuan berusia 2,5 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan utama badan panas dengan suhu 39° C, kejang-kejang, Nadi : 95x/menit, Respirasi : 25x/menit. Ibu mengatakan bahwa anaknya pernah mengalami keluhan yang sama. Apakah tindakan kolaborasi yang diprioritaskan pada kasus diatas ?
a)
Pasang oksigen
b)
Beri obat penurun panas
c)
Pasang Infus
d)
Beri obat anti kejang per rektal
e)
Pasang sudip lidah.
30.
Seorang bayi laki-laki berusia 8 bulan dibawa ibunya ke UGD RS dengan keluhan utama BAB cair 4 kali dan muntah 2 kali. Pemeriksaan fisik : BB 6,5 kg. Suhu : 38,5°C, Nadi : 90x/menit, Respirasi : 30x/menit. Turgor kulit kembali lebih dari 3 detik, bibir agak kering, area perianal kemerah-merahan, perut kembung. Apakah diagnosa keperawatan prioritas pada kasus diatas?
a)
Kerusakan integritas kulit area perianal berhubungan dengan seringnya terpapar feces yang cair.
b)
Hyperthermia berhubungan dengan proses inflamasi; dehidrasi
c)
Kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan yang aktif; diare
d)
Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan anoreksia.
e)
Gangguan rasa nyaman berhubungan dengan peningkatan motilitas usus.
31.
Seorang anak perempuan usia 10 tahun mengeluh lemas dan cepat lelah. Dari hasil pengkajian terlihat konjungtiva anemis, mukosa bibir pucat, dan hasil pemeriksaan BB 15 kg, HB : 9 gr/dl. Pasien tersebut telah diberikan terapi sulfa ferous 3 mg/hari. Apakah masalah keperawatan pada pasien di atas?
a)
Resiko terjadi cedera
b)
Kebutuhan nutrisi
c)
Gangguan psikososial
d)
Kurangnya pengetahuan
e)
Gangguan rasa aman dan nyaman
32.
Seorang anak perempuan berusia 12 tahun dengan BB 26 Kg terkulai lemas di poli thalasemia , perut klien terlihat buncit,kulit pucat kekuning-kuningan, klien tampak murung,tidak kooperatif dan membatasi kontak dengan orang lain.
a)
Nutrisi kurang dari kebutuhan
b)
Gangguan perfusi jaringan
c)
Gangguan psikososial
d)
Gangguan rasa nyaman nyeri
e)
Kurang cairan tubuh
33.
Seorang laki-laki berusia 14 tahun dirawat di RS didiagnosa mengalami leukemia, dari hasil pengkajian klien sering mengalami epistaksis dan perdarahan gusi, klien terlihat murung,melamun,jarang berkomunikasi, pasien dan keluarga mengatakan sangat mencemaskan keadaan yang terjadi. Apakah intervensi keperawatan yang dapat dilakukan berdasarkan kasus di atas?
a)
Apakah intervensi keperawatan yang dapat dilakukan berdasarkan kasus di atas?
b)
Fokus pada penyakit klien
c)
Batasi kontak dengan pasien lain
d)
Berikan informasi yang dibutuhkan
e)
Memaksa klien agar menerima penyakitnya
34.
Seorang perempuan usia 12 tahun datang ke poliklinik dan di diagnose medis ISK,dari hasil pengkajian pasien mengeluh sering kencing, sakit waktu kencing dan mengalami sakit pinggang, Apakah Prioritas masalah keperawatan pada kasus diatas?
a)
Gangguan rasa nyaman nyeri
b)
Gangguan pola eliminasi
c)
Kekurangan cairan elektrolit
d)
Penurunan aktivitas
e)
Kurangnya pengetahuan
35.
Seorang balita laki-laki berusia 4 tahun dirawatdi ruang anak. klien mengeluh nyeri kepala. Dari hasil pemeriksaan klien menunjukkan oedem Anasarka Hb= 9 gr %. Terdapat hematuria dan hasil pemeriksaan protein urin positif. Albumin produksi urin klien berkurang. Apakah intervensi keperawatan utama yang harus dilakukan?
a)
Anjurkan klien membatasi intake cairan
b)
Atur posisi sesuai dengan kebutuhan pasien
c)
Bantu setiap kegiatan klien meskipun klien mampu
d)
Catat masukan dan keluaran urin selama 24 jam
e)
Timbang berat badan tidak perlu tiap hari
36.
Seorang balita perempuan berusia 2 tahun dirawat di Ruang Anak . Sehari sebelumnya pasien menjalani operasi rekonstruksi penis. Pasien didiagnosa mengalami hipospadia. Pasien mendapatkan terapi infuse RL 720 ml/24 jam. Berapa tetesan infuse yang diberikan pada pasien tersebut?
a)
20 tetes per menit
b)
30 tetes per menit
c)
40 tetes per menit
d)
50 tetes per menit
e)
60 tetes per menit
37.
Seorang laki-laki berusia 12 tahun tahun BB 30 Kg setelah dilakukan post operatif pengeluaran batu ginjal karena sebelumnya terdiagnosa vesikontriksi ( batu buli-buli ). pasien mendapatkan terapi antibiotic ceftriaxone 3x500 mg, sediaan antibiotic tersebut 1 gr/ml dengan pelarut aquabidest 10 cc. Berapa jumlah dosis yang diberikan pada pasien tersebut?
a)
2 cc
b)
3 cc
c)
4 cc
d)
5 cc
e)
6 cc
38.
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dirawat di ruang anak. Dari hasil pengkajian Klien mengeluh nyeri kepala, sakit otot. Uji tourniquet (+) ruam. Hasil Laboratorium trombosit; 70.000/mm3 TD:100/70 mmHg, R: 24 x/menit S: 40oC, Nadi 100 kali/menit, pasien berkeringat dan mukosa bibir kering. Apakah Intervensi keperawatan utama pada kasus diatas?
a)
Lakukan kompres hangat
b)
Berikan terapi oksigen
c)
Rehidrasi cairan dengan klistaloid
d)
Kolaborasi pemberian antibiotic
e)
Berikan posisi nyaman
39.
By. usia 1 hari, datang atas rujukan bidan desa dengan berat badan 1380 gr, panjang badan 43 cm, diagnosa medis NKB SMK, saat dikaji klien terlihat kurang aktif, letargi, reflek rooting dan reflek sucking (-), dokter menginstruksikan klien dipasang OGT. Saat perawat P akan melakukan pemasangan OGT tidak memakai handscoon dan tanpa mencuci tangan, kejadian tersebut terlihat oleh perawat T . Apakah tindakan yang harus dilakukan oleh perawat T melihat rekannya melakukan prosedur seperti itu?
a)
Membiarkan perawat P melanjutkan tindakan
b)
Mengingatkan perawat P terhadap kelalaian yang dilakukan
c)
Melaporkan perawat P ke perawat penanggungjawab
d)
Menyalahkan perawat P dan mengambil alih tindakan tersebut
e)
Membantu perawat P dalam melakukan tindakan tersebut
40.
Seorang Perempuan lahir tanggal 10 januari 2010, kemudian dilakukan pengkajian pada tanggal 20 November 2012 didapatkan data riwayat klien lahir premature 4 minggu. Usia berapa saat dilakukan penilaian DDST pada kasus diatas ?
a)
2 tahun 10 bulan 10 hari
b)
2 tahun 12 bulan 10 hari
c)
2 tahun 9 bulan 10 hari
d)
1 tahun 6 bulan 10 hari
e)
1 tahun 10 bulan 12 hari
41.
By.laki-laki, lahir di RS pada tanggal 10 September 2012, berat badan 1067 gr, panjang badan 42 cm, , setelah dirawat selama 3 hari berat badan 1100 gr. Saat dikaji klien terlihat kuning pada muka sampai leher, tidak mau minum PASI/ASI, reflek rooting (+), reflek sucking <. Apakah tindakan yang harus dilakukan berdasarkan tanda klinis pada kasus diatas?
a)
Mendokumentasikan hasil pemeriksaan ke status pasien
b)
Konsultasi ke dokter dengan adanya tanda klinis tersebut
c)
Pengambilan bahan pemeriksaan feses dan urin untuk pemeriksaan
d)
Pemeriksaan fisik secara lengkap terhadap bayi tersebut
e)
Monitoring terhadap adanya tanda-tanda kejang pada bayi
42.
Seorang laki-laki berusia 6 tahun, dirawat di ruang anak dengan fraktur cruris dextra. Saat dilakukan perawatan luka, perawat mendapat instruksi dokter untuk mengganti pemberian NaCl 0,9% dengan madu. Saat shift sore datang perawat S lupa menyampaikan adanya instruksi baru dan tidak melaporkan kondisi luka yang terlihat adanya pus. Pada malam harinya pasien mengalami demam. Manakah Kondisi yang menggambarkan adanya pelanggaran prinsip etik yang dilakukan perawat?
a)
Memberikan pilihan dalam pengobatan
b)
Memberikan hal yang terbaik pada pasien
c)
Tidak merugikan pasien dalam tindakan
d)
Memperlakukan hal yang sama pada semua pasien
e)
Melanggar peraturan institusi
43.
Seorang perempuan berusia 35 tahun mengeluh anaknya yang pertama berusia 20 bulan sering protes bila ibunya memberikan adiknya ASI. Sering marah dan menjerit-jerit bila meminta sesuatu. Perilaku tersebut adalah temper tantrum yang kadang muncul pada usia toddler. Penjelasan apa yang harus diberikan perawat sehubungan adanya perilaku pada anak diatas ?
a)
Cara yang diekspresikan anaknya untuk mendapat perhatian ibunya
b)
Kemungkinan anaknya merupakan anak yang manja dan perlu disiplin
c)
Anaknya tidak dapat mengekspresikan perasaannya secara verbal
d)
Toddle mengekspresikan kebutuhan untuk identitasnya
e)
Adanya perbedaan perlakuan terhadap masing-masing anak
44.
Seorang perempuan usia 32 tahun dengan diagnosa G4P2A1 Hamil 37-38 Minggu dengan PEB di rawat diruang X. Klien mengeluh pusing, mual, mata berkunang-kunang, sulit untuk istirahat- tidur dan cemas dengan kondisi janinnya karena ada riwayat keguguran dengan penyakit yang sama di kehamilan sebelumnya, riwayat hipertensi sebelum hamil. Hasil pemeriksaan pada ibu didapatkan nilai TTV (TD 160/100mmHg, Nadi 98x/mnt, RR 20x/mnt, Suhu 36.70C), Edema derajat 2 pada ekstremitas kiri & kanan, BB 70 kg/ TB 160 cm, protein Urin ++, creatinin 1.0. Hasil pemeriksaan pada janin didapatkan Leopold 1: presentasi kepala, Leopold 2: presentasi bokong, Leopold 3: masuk pintu atas panggul, Leopold 4: sejajar, DJJ: 108x/mnt, pergerakan janin 5x dalam 10 menit. Apakah yang menjadi data objektif utama?
a)
RR 20x/mnt
b)
Suhu 36.7
c)
Nadi 98x/mnt
d)
TD 160/100 mmHg
e)
Edema derajat 2 pada ekstremitas kiri & kanan
45.
Seorang perempuan usia 32 tahun dengan diagnosa G4P2A1 Hamil 37-38 Minggu dengan PEB di rawat diruang X. Klien mengeluh pusing, mual, mata berkunang-kunang, sulit untuk istirahat- tidur dan cemas dengan kondisi janinnya karena ada riwayat keguguran dengan penyakit yang sama di kehamilan sebelumnya, riwayat hipertensi sebelum hamil. Hasil pemeriksaan pada ibu didapatkan nilai TTV (TD 160/100mmHg, Nadi 98x/mnt, RR 20x/mnt, Suhu 36.70C), Edema derajat 2 pada ekstremitas kiri & kanan, BB 70 kg/ TB 160 cm, protein Urin ++, creatinin 1.0. Hasil pemeriksaan pada janin didapatkan Leopold 1: presentasi kepala, Leopold 2: presentasi bokong, Leopold 3: masuk pintu atas panggul, Leopold 4: sejajar, DJJ: 108x/mnt, pergerakan janin 5x dalam 10 menit. Apakah yang menjadi diagnosa keperawatan prioritas pada ibu?
a)
Ansietas
b)
Intoleransi aktifitas
c)
Risiko defisit nutrisi
d)
Gangguan pola tidur
e)
Risiko perfusi serebral tidak efektif
46.
Seorang perempuan usia 28 tahun G3P1A1 hamil 28 minggu dengan keluhan merasakan lemas, pusing dan sering mengantuk, ibu mengatakan tidak suka mengkonsumsi sayuran dan cara minum tablet tambah darah menggunakan air teh, ibu cemas dengan kehamilannya karena ada riwayat keguguran dan IUFD. Hasil pemeriksaan fisik: TTV (TD 110/70mmHg, Nadi 82x/mnt, Pernapasan 24x/mnt, Suhu 36.50C. BB 55kg, TB 150cm, LLA 24cm, wajah pucat, konjungtiva anemis, sklera anikterik, keluar darah dari vagina, TFU 2 jari dibawah px. Hasil pemeriksaan laboratorium HB 7.9gr%. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas?
a)
Monitor Hb
b)
Monitor perdarahan
c)
Monitor peningkatan BB
d)
Kolaborasi dalam pemerian Fe
e)
Anjurkan makan dalam porsi kecil tapi sering
47.
Seorang perempuan usia 28 tahun G3P1A1 hamil 28 minggu dengan keluhan merasakan lemas, pusing dan sering mengantuk, ibu mengatakan tidak suka mengkonsumsi sayuran dan cara minum tablet tambah darah menggunakan air teh, ibu cemas dengan kehamilannya karena ada riwayat keguguran dan IUFD. Hasil pemeriksaan fisik: TTV (TD 110/70mmHg, Nadi 82x/mnt, Pernapasan 24x/mnt, Suhu 36.50C. BB 55kg, TB 150cm, LLA 24cm, wajah pucat, konjungtiva anemis, sklera anikterik, keluar darah dari vagina, TFU 2 jari dibawah px. Hasil pemeriksaan laboratorium HB 7.9gr%. Apakah discharge planning yang tepat pada kasus diatas?
a)
Nutrisi pada ibu hamil
b)
infokan tanda-tanda melahirkan
c)
Infokan tanda bahaya kehamilan
d)
Pembatasan aktifitas saat dirumah
e)
Manajemen relaksasi untuk mengurangi kecemasan
48.
Seorang perempuan umur 27 tahun datang ke BPM dengan mengaku hamil cukup bulan dan mengeluh mulas – mulas dari semalam disertai lendir bercampur darah. Mengaku hamil anak yang ke dua tidak pernah keguguran. Hasil pemeriksaan TD 110/70 MMHg, S 36,7 ᴼC, N 70 x/menit, P 20 x /menit. DJJ 122 x/menit Konteraksi 4 x dalam 10 menit 45 detik. Pemeriksaan dalam Portio tipis pembukaan 8 Cm, ketuban utuh, presentasi kepala, H III. Apakah penatalaksanaan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Mengajarkan ibu tehnik meneran & tehnik relaksasi
b)
Melakukan pemeriksaan dalam 4 jam kemudian
c)
Melakukan observasi djj setiap 30 menit
d)
Melakukan observasi his setiap 30 menit
e)
Memimpin meneran
49.
Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke BPM dengan mengaku hamil cukup bulan dan mengeluh mulas – mulas dari semalam disertai lendir bercampur darah. Mengaku hamil anak yang pertama tidak pernah keguguran. Hasil pemeriksaan TD 110/70 MMHg, S 36,7 ®C, N 80 x/menit, P 20 x /menit. DJJ 122 x/menit Konteraksi 3 x dalam 10 menit 40 detik. Pemeriksaan dalam Portio tebal, pembukaan 2 Cm, ketuban utuh, presentasi kepala, H II. Apakah asuhan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Memberikan konseling nutrisi
b)
Menganjurkan ibu untuk berjalan-jalan
c)
Melakukan observasi djj setiap 30 menit
d)
Melakukan observasi his setiap 30 menit
e)
Memimpin meneran
50.
Seorang perempuan usia 22 tahun datang ke Poli Kebidanan untuk memeriksakan kehamilannya, perawat mengatakan akan memeriksa leopold 1. Berdasarkan kasus tersebut apakah hasil yang didapat dari pemeriksaan tersebut?
a)
Mengetahui TFU, usia gestasi
b)
Mengetahui TFU, presentasi teratas janin
c)
Mengetahui TFU, Usia gestasi & presentasi kepala
d)
Mengetahui TFU, usia gestasi & presentasi bokong
e)
Mengetahui TFU, usia gestasi & presentasi teratas janin
51.
Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke BPM dengan mengaku hamil cukup bulan dan mengeluh mulas – mulas dari semalam disertai lendir bercampur darah. Mengaku hamil anak yang pertama tidak pernah keguguran. Hasil pemeriksaan TD 110/70 MMHg, S 36,7 ®C, N 80 x/menit, P 20 x /menit. DJJ 122 x/menit Konteraksi 4 x dalam 10 menit 46 detik. Apakah tindakan selanjutnya yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Observasi TTV
b)
Konseling nutrisi
c)
Observasi DJJ
d)
Pemeriksaan dalam
e)
Anjurkan mobilisasi
52.
Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke Poli Kebidanan untuk memeriksakan kehamilannya, hasil pemeriksaan perawat didapatkan TFU 34 cm. Berdasarkan kasus tersebut berapakah usia kehamilan klien dalam minggu?
a)
35 minggu
b)
36 minggu
c)
37 minggu
d)
38 minggu
e)
39 minggu
53.
Seorang perempuan usia 27 tahun datang ke Poli Kebidanan untuk memeriksakan kehamilannya, hasil pemeriksaan perawat didapatkan TFU 28 cm. Berdasarkan kasus tersebut berapakah usia kehamilan klien dalam bulan?
a)
5 bulan
b)
6 bulan
c)
7 bulan
d)
8 bulan
e)
9 bulan
54.
Seorang perempuan usia 26 tahun datang ke Poli Kebidanan untuk memeriksakan apakah dirinya hamil. Hasil pemeriksaan didapatkan amenorea (+), persepsi adanya gerakan janin, mual dan muntah. Berdasarkan kasus tersebut apakah klien hamil?
a)
Pasti hamil
b)
Objektif hamil
c)
Mungkin hamil
d)
Subjektif hamil
e)
Presumtif hamil
55.
Seorang perempuan usia 26 tahun datang ke Poli Kebidanan untuk memeriksakan kehamilannya. Hasil pemeriksaan didapatkan Hb 11gr/dl, klien mengatakn merasa mudah lelah. Berdasarkan kasus tersebut manakah di bawah ini yang memberikan efek penurunan Hb?
a)
Hemodialisa
b)
Hemodelusi
c)
Hemotokrit
d)
Hemoglobin
e)
Hematemesis
56.
Seorang perempuan usia 20 tahun datang tanggal 20 Maret 2019 ke Poli Kebidanan untuk memeriksakan kehamilannya, klien mengatakan HPHT tanggal 27 Desember 2018. Berdasarkan kasus tersebut kapankah klien akan melahirkan?
a)
43738
b)
1 Oktober 2019
c)
2 Oktober 2019
d)
3 Oktober 2019
e)
4 Oktober 2019
57.
Seorang perempuan usia 26 tahun datang ke Poli Kebidanan untuk memeriksakan kehamilan. Hasil pemeriksaan didapatkan hiperpigmentasi (+), chloasma gravidarum (+). Berdasarkan kasus tersebut manakah di bawah ini yang memberikan efek hiperpigmentasi?
a)
Estrogen
b)
Progesteron
c)
Folikel Stimulating Hormon
d)
Melanosit Stimulating Hormon
e)
Human Chorionic Gonadotropin
58.
Seorang perempuan usia 19 tahun dengan G1P0A0 Hamil 15 minggu di rawat diruang X. Klien mengeluh mual, muntah 7-8x/hari, tidak nafus makan, nyeri epigastrium, BB sebelumnya 58 Kg BB saat ini 55 Kg. Hasil pemeriksaan pada ibu didapatkan nilai TTV (TD 90/70mmHg, Nadi 100x/mnt Suhu 380C), turgor kulit tidak elastis, mukosa bibir dan lidah tampak kering, mata cekung, Intake cairan: 1300ml/hari, output cairan: 1280ml/hari. Hasil laboratorium Na: 120mmol/l (136-145mmol/l) Cl: 95mmol/l (98-106mmol/l). Manakah derajat yang sesuai dengan kondisi klinis klien diatas?
a)
Emesis Gravidarum Derajat I
b)
Emesis Gravidarum Tahap II
c)
Hiperemesis Gravidarum Tahap I
d)
Hiperemesis Gravidarum Tahap II
e)
Hiperemesis Gravidarum Tahap III
59.
Seorang perempuan usia 19 tahun dengan G1P0A0 Hamil 15 minggu di rawat diruang X. Klien mengeluh mual, muntah 7-8x/hari, tidak nafus makan, nyeri epigastrium, BB sebelumnya 58 Kg BB saat ini 55 Kg. Hasil pemeriksaan pada ibu didapatkan nilai TTV (TD 90/70mmHg, Nadi 100x/mnt Suhu 380C), turgor kulit tidak elastis, mukosa bibir dan lidah tampak kering, mata cekung, Intake cairan: 1300ml/hari, output cairan: 1280ml/hari. Hasil laboratorium Na: 120mmol/l (136-145mmol/l) Cl: 95mmol/l (98-106mmol/l). Apakah yang menjadi diagnosa keperawatan prioritas pada klien?
a)
Risiko defisit nutrisi
b)
Risiko ikterik neonatus
c)
Risiko Ketidakseimbangan cairan
d)
Risiko ketidakseimbangan elektrolit
e)
Risiko disfungsi motilitas gastrointestinal
60.
Seorang perempuan usia 38 tahun dengan G4P3A0 hamil 16 minggu, merasakan adanya kontraksi dan lendir & darah. Hasil pemeriksaan didapatkan abortus inkomplet. Berdasarkan kasus tersebut manakah kondisi yang sesuai?
a)
Terlalu banyak hamil
b)
Terlalu dekat jarak kehamilan
c)
Terlambat mengambil keputusan
d)
Terlambat dirujuk ke fasilitas kesehatan
e)
Terlambat memperoleh pelayanan kesehtan
61.
Seorang perempuan umur 27 tahun sedang proses melahirkan di BPM mengeluh lemas karna mulas pada saat kontraksi. Hasil pemeriksaan TD 110/70 MMHg, S 36,7 ®C, N 70 x/menit, P 20 x /menit. DJJ 122 x/menit Konteraksi 3 x dalam 10 menit 45 detik. Pemeriksaan dalam Portio tipis pembukaan 8 Cm, ketuban utuh, presentasi kepala, H III. Apakah penatalaksanaan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Memberikan support pada ibu
b)
Memberikan nutrisi disaat tidak ada kontraksi
c)
Mengobservasi his setiap 30 menit
d)
Mengobservasi DJJ setiap 30 menit
e)
Mengajarkan teknik meneran
62.
Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke BPM dengan mengaku hamil cukup bulan dan mengeluh mulas – mulas dari semalam disertai lendir bercampur darah. Mengaku hamil anak yang pertama tidak pernah keguguran. Hasil pemeriksaan TD 110/70 MMHg, S 36,7 ᴼC, N 80 x/menit, P 20 x /menit. DJJ 122 x/menit Konteraksi 4 x dalam 10 menit 36 detik. Pemeriksaan dalam Portio tidak teraba, pembukaan 4 Cm, ketuban utuh, presentasi kepala, H II. Apakah penatalaksanaan yang tidak tepat pada kasus tersebut?
a)
Melakukan konseling nutrisi
b)
Melakukan amniotomi
c)
Mengobservasi DJJ
d)
Mengobservasi TTV
e)
Mengobservasi kontraksi
63.
Seorang perempuan usia 22 tahun datang ke Poli Kebidanan untuk memeriksakan kehamilannya, perawat mengatakan akan memeriksa leopold 2. Berdasarkan kasus tersebut apakah hasil yang didapat dari pemeriksaan tersebut?
a)
Mengetahui detak jantung janin
b)
Mengetahui presentasi punggung kiri & kanan
c)
Mengetahui presentasi ekstremitas kiri & kanan
d)
Mengetahui apa yang ada di sisi kiri & kanan janin
e)
Mengetahui apa yang ada di sisi kiri & kanan perut ibu
64.
Pasien perempuan (16 tahun) diantar oleh orang tuanya masuk UGD dengan riwayat demam sejak 3 hari yang lalu. Saat ini, pasien mengeluh mual, muntah dan nyeri ulu hati. Hasil pemeriksaan ditemukan data: Tekanan darah 100/70 mmHg, nadi 90x/menit, frekuensi napas 20x/menit, T 39 °C, hemoglobin plasma 13 g/dl, trombosit 100.000/mm, hematokrit 36 vol%. Apakah masalah keperawatan pada pasien?
a)
Nyeri akut
b)
Hipertermi
c)
Gangguan rasa nyaman mual
d)
Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
e)
Risiko gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
65.
Seorang laki-laki berusia 40 tahun, dengar keluhan demam & flu marah-marah kepada perawat triase UGD karena merasa lambat mendapatkan pelayanan medis padahal sudah menunggu selama 30 menit dan melihat perawat lebih mendahulukan pasien yang baru datang. Perawat kemudian menjelaskan bahwa pasien yang masuk ke UGD akan diprioritaskan berdasarkan tingkat kegawatannya dan kondisi yang mengancam nyawa. Apakah prinsip etik yang dilaksanakan oleh perawat tersebut?
a)
justice
b)
veracity
c)
autonomy
d)
beneficence
e)
non-maleficence
66.
Seorang laki-laki 45 tahun di rawat di ICCU dengan Sindrom Koroner Akut (SKA). Pada saat perawat melakukan observasi TTV, pasien tiba-tiba mengeluh nyeri dada dan kemudian mengalami henti jantung. Perawat akan melakukan RJP namun keluarga keberatan dan menolak tindakan tersebut dilakukan meskipun sudah diberikan penjelasan, dengan alasan supaya pasien bisa meninggal dengan tenang. Apakah dilema yang dialami oleh perawat?
a)
authonomy dan beneficence
b)
beneficence dan justice
c)
justice dan nonmaleficence
d)
nonmaleficence dan fidelity
e)
fidelity dan authonomy
67.
Seorang perawat UGD menerima 5 kunjungan pasien secara bersamaan. Pasien pertama seorang nenek yang mengeluh sesak napas Kedua, pasien laki-laki dengan riwayat ACS dan mengalami nyeri dada yang menyebar sampai ke leher dan lengan kiri, Ketiga, anak balita dengan suhu 40C dan mengalami kejang tonik-klonik; Pasien keempat dan kelima, suami istri yang mengalami kecelakaan dimana sang suami mengalami fraktur terbuka pada mid shaft tibia kanan, sedangkan sang istri mengalami trauma kepala dan tampak apatis Manakah pasien yang perlu mendapatkan pertolongan prioritas pertama?
a)
pasien pertama
b)
pasien kedua
c)
pasien ketiga
d)
pasien keempat
e)
pasien kelima
68.
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan sakit kepala dan tidak bisa tidur. Pasien tampak tidak tenang, mondar-mandir di depan loket triase dan marah-marah kepada petugas triase karena merasa lambat dilayani. Riwayat pasien sering mendengar suara-suara yang tidak jelas dan pernah dirawat di fasilitas kesehatan jiwa Apakah kategori triase yang sesuai untuk pasien tersebut?
a)
resusitasi
b)
emergency
c)
urgen
d)
semi-urgent
e)
non-urgent
69.
Dalam keadaan bencana ditemukan korban laki-laki. Pada saat pengkajian ditemukan jejas pada kepala dan paha kiri, airway paten, tetapi korban tidak bernapas dan tidak teraba nadi karotis. Apakah kategori triase untuk korban tersebut?
a)
merah
b)
biru
c)
hijau
d)
hitam
e)
kuning
70.
Seorang petugas triase bencana menemukan korban dengan fraktur tertutup pada lengan serta vulnus laserasi dan perdarahan pada dahi akibat tertimpa reruntuhan rumah Pasien masih sadar dan dapat berjalan Pertanyaan soal Apakah kategori triase korban tersebut?
a)
merah
b)
biru
c)
hijau
d)
hitam
e)
kuning
71.
Ditemukan korban laki-laki berusia 35 tahun tidak sadar yang dicurigai terkena serangan jantung. Pada pengkajian primer korban tidak berespon terhadap uyeri & palpasi nadi karotis tidak teraba. Berdasarkan AHA 2015, apakah tindakan yang harus dilakukan oleh penolong selanjutnya?
a)
Melakukan kompresi dada 30 x
b)
Melakukan bantuan ventilasi 2x
c)
Melihat, dengar dan rasa pernapasan klien
d)
Membuka airway dengan head tilt chin lift
e)
Membuka airway dengan chin lift
72.
Perawat melakukan bantuan hidup dasar kepada pasien yang mengalami henti jantung. Setelah 5 siklus, dilakukan evaluasi dan sudah teraba denyutan nadi karotis. Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat selanjutnya?
a)
Memastikan patensi airway
b)
Melakukan pemeriksaan pernapasan
c)
Membaringkan pasien ke posisi pemulihan
d)
Melanjutkan pemberian ventilasi saja setiap 6 detik
e)
Melanjutkan pemberian kompresi & ventilasi (30:2)
73.
Seorang wanita hamil mengalami sumbatan total saluran pernapasan akibat tersedak sebutir bakso. Korban masih sadar, tampak pucat dan cemas serta memegang lehernya.Apakah teknik yang paling tepat untuk menolong korban tersebut?
a)
back blow
b)
chest thrust
c)
abdominal thrust
d)
finger cross d& sweep
e)
resusitasi jantung paru
74.
Seorang perawat prehospital menemukan korban dengan trauma multiple. Korban dalam kondisi tidak sadar, tampak darah keluar dari hidung dan mulut dan masih ada pergerakan dada dan usaha bernapas Pertanyaan soal. Apakah tindakan prioritas pada kasus tersebut?
a)
melakukan suction
b)
memanggil bantuan
c)
memasang semi-rigid cervical collar
d)
membuka airway dengan teknik jaw & trust
e)
memasang Oro-Pharingeal Airway
75.
Seorang laki-laki berusia 45 tahun diantar ke UGD oleh keluarga dengan keluhan nyeri dada tembus ke belakang. Pada saat pengkajian, pasien tiba-tiba tidak sadar, tampak tidak bernapas dan tidak teraba nadi. RJP diinisiasi oleh tim resusitasi dan selanjutnya memasang monitoring jantung dengan gambaran asystole. Apakah tindakan prioritas yang harus dilakukan selanjutnya?
a)
memberikan injeksi IV. Adrenalin 1mg
b)
melanjutkan RJP sampai 5 siklus
c)
melakukan,flat line protocol
d)
memeriksa nadi karotis
e)
melakukan dc shock
76.
Seorang laki-laki berusia 28 tahun diantar ke UGD dengan ambulance setelah mengalami cedera kepala akibat kecelakaan bermotor Keadaan umum pasien sadar tetapi mudah tertidur, membuka mata bila dipanggil, bicara tidak koheren dan meracau sendiri tapi masih dapat melokalisasi nyeri. Berapakah nilai GCS maksimal untuk pasien tersebut?
a)
9
b)
10
c)
11
d)
12
e)
13
77.
Ny. K (35 tahun), pascapartum, mengalami pendarahan akibat atonia uteri Ditemukan keringat dingin, lemas, pusing, dan menggigil, tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 100x/menit, temperatur tubuh 37,8 oC, frekuensi napas 26x/menit, Hb 6 g%. Apakah penanganan utama pada kasus tersebut?
a)
Tangani syok
b)
Siapkan transfusi
c)
Berikan oksitoksin 10 u
d)
Periksa adanya robekan jalan lahir
e)
Lakukan kateterisasi
78.
Menurut mekanisme cedera, terdapat tiga mekanisme yang berpengaruh terhadap trauma kepala, salah satunya adalah jika kepala bergerak membentuk benda yang diam. Bila kepala terbentur, mekanisme cedera yang terjadi adalah.
a)
Deformitas
b)
Depresi fraktur
c)
Akselerasi
d)
Deselerasi
e)
Rotasi
79.
Pria (40 tahun) masuk di UGD dengan riwayat kecelakaan lalu lintas. Terdapat darah di mulut dan hidung pasien, terdengar suara ronki saat bernapas, terdapat ekimosis periorbital dan battle sign, tanda-tanda vital menunjukkan tekanan darah 90/70 mmHg, nadi 120/menit (lemah, reguler), dan frekuensi napas 35/menit. Apakah masalah keperawatan pada pasien?
a)
Pola napas tidak efektif
b)
Kekurangan volume cairan
c)
Bersihan jalan napas tidak efektif
d)
Risiko kekurangan volume cairan
e)
Risiko ketidakefektifan perfusi jaringan otak
80.
Anak laki-laki (7,5 tahun) memliki BB 16 kg, masuk UGD diantar ibunya dengan keluhan sebelum masuk RS mengalami BAB cair tanpa ampas sebanyak 6 kali disertai dengan muntah sebanyak 4 kali. Pasien tidak mau makan dan minum, dan pada pemeriksaan awal, turgor kulit kembali dalam 6 detik, mata cekung, bibir kering, auskultasi bising usus klien 45/menit, temperatur tubuh 38,9 °C. Apakah masalah keperawatan prioritas pada pasien?
a)
Hipertermi
b)
Kekurangan volume cairan
c)
Nutrisi kurang dari kebutuhan
d)
Risiko kekurangan volume cairan
e)
Risiko nutrisi kurang dari kebutuhan
81.
Pria (25 tahun) mengalami kecelakaan, dengan bagian os frontal kepala membentur jalan. Saat kejadian sampai saat pengkajian (2 jam pascakecelakaan) ditemukan data: Pasien tidak sadarkan diri, tampak darah segar pada mulut pasien, pernapasan grugling, nilai GCS E2M2V2, saturasi oksigen 85%. Tindakan yang tepat untuk pasien adalah.
a)
Lakukan suction
b)
pasang ventilator
c)
Pasang OPA
d)
Lakukan intubasi dan pasang ETT
e)
Pasang laringeal mask airway
82.
Wanita (35 tahun) masuk UGD karena mengeluh badannya panas, lemas tidak ada nafsu makan, lidah terasa pahit, konstipasi, dan perut nyerí. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa lidah pasien kotor, tepi lidah merah, TD 100/60 mmHg, nadi 100menit, frekuensi napas 20x/menit, Suhu aksila 39 °C. Apakah tindakan keperawatan pada pasien?
a)
Berikan kompres hangat
b)
Anjurkan tirah baring total
c)
Berikan diet lunak
d)
Pasang infus
e)
Lakukan huknah rendah
83.
Seorang laki-laki berusia 40 tahun, dengar keluhan demam & flu marah-marah kepada perawat triase UGD karena merasa lambat mendapatkan pelayanan medis padahal sudah menunggu selama 30 menit dan melihat perawat lebih mendahulukan pasien yang baru datang. Perawat kemudian menjelaskan bahwa pasien yang masuk ke UGD akan diprioritaskan berdasarkan tingkat kegawatannya dan kondisi yang mengancam nyawa. Apakah prinsip etik yang dilaksanakan oleh perawat tersebut?
a)
justice
b)
veracity
c)
autonomy
d)
beneficence
e)
non-maleficence
84.
Seorang laki-laki 45 tahun di rawat di ICCU dengan Sindrom Koroner Akut (SKA). Pada saat perawat melakukan observasi TTV, pasien tiba-tiba mengeluh nyeri dada dan kemudian mengalami henti jantung. Perawat akan melakukan RJP namun keluarga keberatan dan menolak tindakan tersebut dilakukan meskipun sudah diberikan penjelasan, dengan alasan supaya pasien bisa meninggal dengan tenang. Apakah dilema yang dialami oleh perawat?
a)
authonomy dan beneficence
b)
beneficence dan justice
c)
justice dan nonmaleficence
d)
nonmaleficence dan fidelity
e)
fidelity dan authonomy
85.
Seorang perawat UGD menerima 5 kunjungan pasien secara bersamaan. Pasien pertama seorang nenek yang mengeluh sesak napas Kedua, pasien laki-laki dengan riwayat ACS dan mengalami nyeri dada yang menyebar sampai ke leher dan lengan kiri, Ketiga, anak balita dengan suhu 40C dan mengalami kejang tonik-klonik; Pasien keempat dan kelima, suami istri yang mengalami kecelakaan dimana sang suami mengalami fraktur terbuka pada mid shaft tibia kanan, sedangkan sang istri mengalami trauma kepala dan tampak apatis Manakah pasien yang perlu mendapatkan pertolongan prioritas pertama?
a)
pasien pertama
b)
pasien kedua
c)
pasien ketiga
d)
pasien keempat
e)
pasien kelima
86.
Dalam keadaan bencana ditemukan korban laki-laki. Pada saat pengkajian ditemukan jejas pada kepala dan paha kiri, airway paten, tetapi korban tidak hernapas dan tidak teraba nadi karotis. Apakah kategori triase untuk korban tersebut?
a)
merah
b)
biru
c)
hijau
d)
hitam
e)
kuning
87.
Seorang petugas triase bencana menemukan korban dengan fraktur tertutup pada lengan serta vulnus laserasi dan perdarahan pada dahi akibat tertimpa reruntuhan rumah Pasien masih sadar dan dapat berjalan Pertanyaan soal Apakah kategori triase korban tersebut?
a)
merah
b)
biru
c)
hijau
d)
hitam
e)
kuning
88.
Perempuan usia 27th diantar ke UGD oleh keluarganya dengan kondisi penurunan kesadaran akibat KKL 20 menit yang lalu.Nampak cedera pada kepala, terdengar bunyi gurgling, pendarahan pada telapak tangan. TD 110/60 mmHg, nadi 100x/menit,nafas 14x/m,36,4C. Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut?
a)
Ketidak efektifan perfusi jaringan cerebal
b)
Resiko kekurangan volume cairan
c)
Ketidak efektifan jalan nafas
d)
Kerusakan integritas kulit
e)
Hipotermia
89.
Perempuan usia 50th masuk UGD dengan keluhan nyeri kepala dan pusing. Pasien riwayat DM dan sedang melakukan terapi insulin. Hasil anamnesis pasien terlihat kebingungan ,diaforesis. Pemeriksaan TD 100/70 mmHg, nadi 120xs/i, suhu 36 oC, GDS=40 mg/dl. Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Memberikan cairan dextrose 0% sebanyak 50ml/iv
b)
Menganjurkan relaksasi nafas dalam
c)
Memberikan oksigen 6 L/menit
d)
Melakukan pemeriksaan EKG
e)
Menyelimuti Tubuh pasien
90.
Seorang perempuan berusia 38 tahun dirawat diruang ICU karena gagal nafas. Saat ini klien terpasang non rebreathing mask. Hasil pengkajian : pasien tampak sesak, TD 110/70 mmHg, Frekuensi napas 29x/menit, HR : 110x/menit, tampak retraksi dada, dan penggunaan otot-otot pernapasan. Hasil pemeriksaan AGD didapatkan nilai pH : 7,55, PaCO2 :35, PaO2 92 mmHg, HCO3- 35 mEq/L, saturasi oksigen 95%. Apakah Interpretasi hasil AGD pada pasien tersebut?
a)
Alkalosis Terkompensasi
b)
Alkalosis Respiratorik
c)
Acidosis Metabolik
d)
Acidosis Respiratorik
e)
Alkalosis metabolic
91.
Seorang laki laki berusia 38 tahun dirawat diruang ICU karena gagal nafas. Saat ini klien terpasang non rebreathing mask. Hasil pengkajian : pasien tampak sesak, menggunakan otot- otot bantu napas , TD 110/70 mmHg, Frekuensi napas 32x/menit, HR : 120 x/menit, tampak retraksi dada, dan penggunaan otot-otot pernapasan. Hasil pemeriksaan AGD didapatkan nilai pH : 7,25, PaCO2 :55, PaO2 60 mmHg, HCO3- 25 mEq/L, saturasi oksigen 80%, volume tidal menurun. Apakah Masalah Keperawatan utama pada kasus tersebut ?
a)
Bersihan jalan napas tidak efektif
b)
Pola napas tidak efektif
c)
Gangguan ventilasi spontan
d)
Perfusi perifer tidak efektif
e)
Gangguan pertukaran Gas
92.
Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke UGD dengan keluhan kesadaran menurun, demam tinggi dan terdapat ulkus diabetik yang luas pada telapak kaki menyebar ke kaki bagian atas. Hasil pengkajian didapatkan TD 60/30 mmHg, Frekuensi Nadi 50x/menit, Frekuensi napas 28x/menit, suhu 39 oC, capillary refil >3detik, akral dingin. Pasien sudah mendapatkan terapi Adrenalin tetapi tekanan darah sulit mengalami peningkatan. Apakah jenis syok yang dialami oleh pasien tersebut?
a)
Neurogenik
b)
Septik
c)
Anafilaktik
d)
Hipovolemik
e)
Kardiogenik
93.
Seorang pasien perempuan 54 tahun dirawat di ruang intermediet dengan didiagnosis ketoasidosis diabetikum dan saat ini klien sedang diberikan infuse NaCl 1 liter dan insulin drip pada jam pertama. Sehubungan dengan tindakan tersebut, apakah yang harus perawat monitor secara ketat ?
a)
Hasil gula darah dan elektrolit terutama Kalium
b)
Irama dan frekuensi nafas
c)
Tingkat kesadaran dan hasil EKG & kadar gula darah
d)
Tekanan darah dan Nadi
e)
Hasil ureum dan kreatinin dan produksi urin
Reset
