wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Larutan Elektrolit dan Reaksi Redoks X MIPA 1

Total questions: 20

Worksheet time: 1hrs 6mins

Name
Class
Date
1.

Larutan elektrolit adalah…

a)

Zat yang dapat menghantarkan arus listrik

b)

Garam yang terionisasi menjadi kation dan anion

c)

Larutan yang memerahkan lakmus biru

d)

Larutan yang membirukan lakmus merah

e)

Zat yang dalam larutannya dapat menghantarkan arus listrik

2.

Data pengamatan daya hantar listrik beberapa larutan dalam air sebagai berikut :

a)

P, Q dan R

b)

R, S dan T

c)

P, R dan T

d)

U, V dan W

e)

P, R dan W

3.

Diare spesifik merupakan penyakit yang sangat sering terjadi di Indonesia, terutama bila dibandingkan dengan negara maju. Penyebabnya antara lain sambal atau makan lain yang merangsang, virus, toksin kuman staphylococcus dalam makanan basi, intoleransi terhadap susu, dan sebagainya. Boleh dikatakan, hampir semua orang di Indonesia pernah mengalami diare aspesifik yang biasanya berhenti sendiri tanpa pengobatan. Namun, diare jenis ini juga dapat menjadi kronis, malah kadang-kadang menimbulkan komplikasi berat bila tidak ditangani dengan benar.

Diare yang terjadi hanya beberapa kali sehari dan berhenti dalam 1 – 2 hari tidak memerlukan penanganan khusus.

Tetapi, bila defekasi (buang air besar) terjadi 8 – 15 kali sehari, disertai perut mules, feses cair dan banyak, maka kita perlu waspada. Bahaya terbesar adalah kehilangan cairan tubuh dan garam, terutama natrium dan kalium, apalagi bila ini terjadi sampai berhari-hari. Pada orang tua dan bayi, kehilangan cairan tubuh mudah berakhir dengan dehidrasi, bahkan tidak jarang berakhir dengan kematian. Namun, peristiwa seekstrem itu sebenarnya mudah dicegah. Bukankah diare sebenarnya mudah diobati? Menurut WHO, pengobatan dengan oralit merupakan penemuan terbesar zaman ini. Sayangnya, banyak dokter dan pasien tidak menyadari untuk memakai obat sederhana ini sejak awal.

Rupanya, oralit dianggap tidak langsung dapat menghentikan diare, bahkan malah dapat menginduksi muntah. Semua ini terjadi karena baik WHO, UNICEF , maupun Departemen Kesehatan belum cukup mempublikasikan cara pemakaian oralit dengan benar.

Umumnya, oralit diminum dengan cara mencampurkan satu sachet oralit ke dalam segelas (200 cc) air, lalu diteguk sekaligus. Yang sering terjadi, penderita kemudian muntah dan terasa mau buang air besar. Mengapa bisa demikian? Karena cara minum oralit seperti itu keliru. Seharusnya, cara yang benar adalah larutan oralit diteguk sedikit demi sedikit, 2 – 3x lalu berhenti 3 menit. Hal ini memberi kesempatan oralit diserap oleh usus untuk menggantikan garam dan cairan yang hilang dalam feses. Demikianlah prosedur ini diulang terus sampai satu gelas habis. Bila diare hebat masih berlanjut, minum oralit harus diteruskan sampai beberapa bungkus atau gelas (3 – 8) sehari.

Pernyataan yang tepat terkait wacana di atas adalah ....

a)

Oralit merupakan suatu campuran garam elektrolit dimana dapat membantu dalam menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang saat diare

b)

Dehidrasi terjadi karena muntah dan diare berkepanjangan

c)

Oralit dapat membantu menyembuhkan diare karena tersusun atas gula yang merupakan larutan elektrolit

d)

Jangan makan sambal dan jajan sembarangan bila tidak mau terkena diare

e)

Diare adalah penyakit yang memerlukan penanganan khusus, maka segera periksakan diri ke dokter bila terkena diare

4.

Peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berikut ini yang bukan merupakan reaksi redoks adalah ....

a)
b)
c)
d)
e)
5.

Diberikan lima persamaan reaksi oksidasi atau reduksi yang belum setara:

(1) MnO4- → MnO42-

(2) SO2 → SO3

(3) C2H4 → C2H6

(4) FeO → Fe2O3

(5) Cl2 + 2e → 2Cl-

Kelompok persamaan reaksi yang mengalami reaksi reduksi ditunjukkan oleh nomor ....

a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (3), dan (4)

c)

(1), (3), dan (5)

d)

(2), (3), dan (4)

e)

(2), (3), dan (4)

6.

Suatu larutan merupakan penghantar listrik, jika larutan tersebut mengandung…

a)

ion-ion yang bergerak bebas

b)

logam bersifat konduktor

c)

molekul-molekul zat terlarut

d)

pelarut bersifat polar

e)

elektron yang bergerak bebas

7.

Di antara bahan berikut :

1.gula

2.garam

3.cuka

4.urea

5.pemutih

yang larutannya dalam air dapat menghantarkan listrik adalah ...

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 3, dan 5

c)

2, 3, dan 5

d)

1, 4, dan 5

e)

2, 3, dan 4

8.

Perubahan bilangan oksidasi unsur nitrogen pada reaksi :

CuS + NO3- ---> Cu2+ + S + NO

adalah :

a)

–3

b)

+3

c)

-2

d)

+2

e)

+5

9.

Merupakan reaksi oksidasi adalah…

a)

4Fe + 3O2    \rightarrow     2Fe2O3

b)

Fe2O3 + 3 CO    \rightarrow   2 Fe + 3 CO2

c)

2SO3      \rightarrow    2SO2 + O2

d)

Cr2O3 + 2 Al        \rightarrow    2 Cr + Al2O3

e)

4FeO + O2      \rightarrow              Fe2O3

10.

Bilangan oksidasi Cl dalam KCl adalah…

a)

-1

b)

0

c)

+1

d)

+2

e)

+3

11.

Pada reaksi redoks :
Cl2 + 2KOH   \rightarrow    KCl + KClO + H2O
Bilangan oksidasi Cl berubah dari

a)

-2 menjadi -1 dan +1

b)

-1 menjadi -1 dan +1

c)

0 menjadi -1 dan +1

d)

+1 menjadi + 1 dan -1

e)

+2 menjadi + 1 dan -1

12.

 Pada reaksi redoks :
Zn + HCl      \rightarrow         ZnCl2 + H2
Yang merupakan oksidator adalah…

a)

Zn

b)

HCl

c)

ZnCl2

d)

H2

e)

Cl2

13.

Pada reaksi dibawah ini :

MnO4- → Mn 2+

Dari perubahan bilangan oksidasi Mn maka reaksi diatas termasuk reaksi…

a)

Reduksi

b)

Oksidasi

c)

Adisi

d)

Subsitusi

e)

Eliminasi

14.

Bilangan oksidasi H2 sebagai unsur bebas adalah …

a)

-2

b)

-1

c)

0

d)

+1

e)

+2

15.

Unsur Mn yang memiliki

bilangan oksidasi = +4 terdapat pada senyawa ….

a)

MnO

b)

MnO2

c)

MnSO4

d)

KMnO4

e)

K2MnO4

16.

Bilangan oksidasi Cl tertinggi terdapat pada senyawa ….

a)

HClO

b)

HClO2

c)

HClO3

d)

HClO4

e)

HCl

17.

Pada reaksi  CO + NO        \rightarrow              CO2 + N2. Bilangan oksidasi N berubah dari …

a)

+2 ke 0    

b)

+2 ke +1

c)

+3 ke +1

d)

+3 ke +2

e)

+4 ke 0

18.

Pada reaksi : Mg + HCl    \rightarrow      MgCl2 + H2
Yang berfungsi sebagai reduktor adalah …

a)

Mg

b)

HCl

c)

MgCl2

d)

H2

e)

Cl2

19.

Nama senyawa nitrogen (III) oksida memiliki bilangan oksidasi N = +3, terdapat pada senyawa …

a)

N2O

b)

NO

c)

N2O3

d)

NO2

e)

N2O5

20.

Diantara senyawa berikut yang termasuk dalam reaksi disproporsionasi, adalah ....

a)

Cu + 4HNO3 → Cu(NO3)2 + 2NO2 + 2H2O

b)

3I2 + 6KOH → 5KI + KIO3 + 3H2O

c)

Mg + HCl → MgCl2 + H2

d)

2K2CrO4 + H2SO4 → K2SO4 + K2Cr2O7 + H2O

e)

KI + Cl2 → KCl + I2