NEW
Font size
WorksheetsPMSM HOT
Total questions: 48
Worksheet time: 24mins
Berapakah standar celah busi SMH Supra x 125
0,60 mm-0,70 mm
0,70 mm-0,80 mm
0,80 mm-0,90 mm
0,90 mm-1 mm
1mm-2mm
Berapa tegangan puncak ignition coil SMH Supra x 125
Minimum 100 v
Maksimum 100 v
Minimum 200 v
Maksimum 200 v
lebih dari 1000 v
Tegangan puncak sesnsor CKP Supra x 125 adalah
Minimum 0,7 v
Minimum 9 v
Minimum 12 v
Maksimum 0,7 v
Maksimum 12 v
Waktu yang tepat pengapian sepeda motor Honda adalah
10 derajat sebelum TMA pada putaran stasioner
10 derajat sebelum TMA pada putaran stasioner
15 derajat sebelum TMB pada putaran stasioner
15 derajat sebelum TMA pada putaran stasioner
15 derajat sebelum TMA pada putaran tinggi
Sebagai seorang mekanik sebelum mendiagnosa kerusakan sistem pengapian PGM-FI, wajib memeriksa hal-hal berikut, kecuali
Busi rusak
Tutup busi atau sambungan busi longgar
Air masuk ke tutup busi(membocorkan tegangan skunder)
Percikan bunga api busi
Jenis busi
Tegangan awal dari kumparan primer ignition coil adalah
Tegangan baterai saat kunci kontak on
Tegangan baterai saat kunci kontak off
Tegangan baterai 15 v saat kunci kontak on
Tegangan baterai 15,5 v saat kunci kontak on
Tegangan baterai 15 v saat kunci kontak off
Kondisi yang tidak tidak biasa pada tegangan primer coil adalah tidak ada tegangan awal dengan KK diputar ke ON(komponen lainnya normal), kemungkinan awal penyebab kerusakannya adalah
Ada rangkaian tertutup pada kabel hitam/biru antara ignition coil dan kunci kontak
Ada rangkaian terbuka pada kabel hitam/biru antara ignition coil dan kunci kontak
Sambungan longgar pada terminal primer
Ada rangkaian terbuka pada kumparan primer
Ada rangkaian tertutup pada kumparan primer
Kondisi yang tidak biasa pada tegangan primer coil adalah tegangan awal normal tetapi menurun 2-4 V sementara mesin berputar atau hidup, kemungkinan penyebab kerusakannya ialah
Baterai kurang dicharge
Sambungan longgar
sensor CKP rusak
ECM rusak
Ada hubungan singkat
Kondisi yang tidak biasa pada tegangan primer coil adalah tegangan awal normal tetapi menurun 2-4 V sementara mesin berputar atau hidup, kemungkinan penyebab kerusakannya ialah
Baterai kurang dicharge
Sambungan longgar
sensor CKP rusak
ECM rusak
Ada hubungan singkat
Kondisi yang tidak biasa pada primer coil adalah tegangan awal normal tetapi tidak ada tegangan puncak saat mesin hidup, hal tersebut dapat terjadi, kecuali
Sambugan peak voltage adaptor tidak benar
Peak voltage adaptor rusak
Sensor CKP rusak
ECM rusak
Busi rusak
Alat yang digunakan untuk menahan cam sprocket pada SMH adalah
Universal holder
Traker
Lock nut wrench
Extension bar
Gear holder
Seorang mekanik salah atau tidak sesuai dalam menyetel kopling SMH, akibat dari penyetelan tersebut ialah
Mesin cepat panas
Kopling slip saat berakselerasi
Kopling berbunyi kasar
Tidak dapat dipidah gigi
Akselerasi meningkat
Prosedur reset ECM/TP dilakukan saat
MIL berkedip 7 kali
Mengganti piston atau over houl mesin
Mengganti busi
Mengganti baterai
Mengganti pompa oli
Pada saat melakukan pemeriksaan rem sepeda motor seorang mekanik menemukan kondisi sepatu rem lengket terhadap backing plate, tonjolan backing plate aus, pegas sepatu rem rusak, kondisi tersebut dapat menyebabkan rem ....
bersuara
macet
berat
blong
panas
Ketika akan melakukan pengereman seorang pengendara merasakan berat pada pedal rem tetapi pengereman kurang pakem, hal ini disebabkan oleh ....
sepatu rem lengket terhadap tromol
sepatu atau pad rem tercemar oli
tromol atau piringan oleng
master silinder rusak
pegas pengembali rusak
Perhatikan gambar berikut, pada malam hari pengendara menyalakan mesin dengan putaran 2000 rpm lampu kepala menyala terang, ketika putaran mesin dinaikan menjadi 2500 rpm nyala lampu tetap yang seharusnya menyala lebih terang, hal ini disebabkan oleh ....
regulator tidak berfungsi dengan baik
tegangan altenator terlalu besar
daya lampu kepala terlalu kecil
adanya karat pada swich light
switch dimmer kendor
Perhatikan gambar berikut, jika switch 2 dihubungkan maka ...
lampu 1 menyala redup
lampu 1 mati, lampu 2 hidup
kedua lampu redup
lampu 2 menyala redup
lampu 2 mati, lampu 1 hidup
Pada gambar berikut, ketika putaran mesin dinaikan kemudian switch diarahkan pada posisi L lampu menyala kemudian padam, hal ini diakibatkan oleh ....
daya lampu melebihi 10 Watt
tegangan baterai diatas 12 volt
fuse yang digunakan 5 ampere
relay tidak berfungsi
switch lampu rusak
Apa nama komponen pada nomor 4
main jet
slow jet
needle jet
needle valve
idle port
Perhatikan gambar diatas jika terjadi kerusakan pada komponen nomor 5 (tersumbat)
maka akan menyebabkan ….
float tidak akan bekerja secara normal (naik–turun)
bahan bakar akan terus mengalir kedalam ruang pelampung
terjadi gangguan aliran bahan bakar pada saat putaran mesin tinggi
terjadi gangguan aliran bahan bakar pada saat putara mesin stasioner
jumlah bahan bakar akan berlimpah dan terbuang melalui saluran buang pada ruang pelampung
Pada tutup radiator tertulis anga 0,9 Angka tersebut menyatakan
Tekanan pembukaan katup hisap 0,9 bar
Tekanan pembukaan katup tekan 0,9 bar
Tekanan pembukaan katup hisap 0,9 bar diatas tekanan atmosfer
Tekanan pembukaan katup tekan 0,9 bar diatas tekanan atmosfer
Tekanan pembukaan katup tekan dan hisap 0,9 bar
Penyetelan celah katup sepeda motor perlu menepatkan posisi katup, untuk memastikan posisi tersebut langkah anda sebagai mekanik adalah . . .
Memutar rotor magnet dan menepatkan tanda T rotor dengan tanda pada body sepeda motor
Memutar rotor magnet dan menepatkan tanda F rotor dengan tanda pada body sepeda motor
Membuka tutup timing gear dan menepatkan tanda nol tepat di belakang
Memutar rotor magnet sambil melihat katup IN turun dan naik lagi kemudian tepatkan tanda T dan tanda pada body sepeda motor.
Memutar rotor magnet sambil melihat katup IN turun dan naik lagi kemudian tepatkan tanda F dan tanda pada body sepeda motor.
Dalam pemeriksaan tekanan kompresi seorang mekanik tidak membuka katup trotel dengan penuh, sehingga didapatkan hasil dibawah spesifikasi, hal diatas dapat disimpulkan ...
Tekanan kompresi bocor
Kwalitas torak dan ring bocor
Putaran mesin kurang
Proses pengukuran salah
Tekanan kompresi terlalu tinggi
Salah satu ciri mesin mengalami kebocoran kompresi pada katup ex/in adalah...
Emisi gas buang pekat
Tenaga mesin menurun
Mesin tidak hidup
Asap knalpot putih
Tenaga mesin stabil
Seorang mekanik menemukan salah satu silinder tekananya kurang dari spesifikasi, setelah mekanik tersebut menambahkan oli diruang silinder mekanik mengukur tekanan kompresi dan hasilnya tetap sama, kerusakan yang terjadi adalah...
Ring Kompresi aus
Celah katup terlalu tinggi
Kebocoran sil katup
Ring oli aus
Penutupan katup tidak rapat
Dari gambar kerja katup diatas, berapa derajat katup in membuka pada saat langkah hisap?
220°
230°
180°
128°
212°
Salah satu penyebab kerusakan kepala silinder adalah mesin terlalu panas, Berikut hal yang tidak menyebabkan overheating adalah ...
Saat mesin hidup dan melebihi suhu kerja kipas mati
Water pump sistem pendingin mati saat mesin hidup
Saat mesin hidup Olie mesin tidak naik kekomponen kepala silinder
Thermostat membuka saat mesin mencapai suhu kerja
Saat mesin hidup dan kondisi diatas suhu kerja terjadi kebocoran pada sistem pendingin
Lamanya langkah buang (katup buang membuka) pada diagram kerja katup berikut adalah ....
1400
2110
1800
2500
2200
Pengukuran sistem bahan bakar
· KK Off lepas conector bahan bakar
· ........................
· Lepas negatif baterai
· Lepas fuel feed hose
· Pasang fuel pressure gauge
SOP mengukur tekanan bahan bakar diatas langkah yang kosong adalah
Kick stater 3 kali
Nyalakan sepeda motor sampai mati
Lepas positif baterai
ON kan KK
lihat hasil di fuel pressure gauge
Tekanan bahan bakar SMH setelah di ukur = 290 Kpa, berapa standar tekanan bahan bakar dalam PSI
40 Psi
29,0 Psi
290 Psi
3 Psi
43 Psi
Salah satu langkah mengukur tekanan bahan bakar adalah melepas negatif baterai, berikut pernyataan yang benar dalam melepas negatif baterai adalah
Sebelum melepas conector bahan bakar
Sesudah memasang uel pressure gauge
Sebelum melepas fuel feed hose dan sebelum melepas fuel pressure gauge
Sesudah melepas fuel feed hose dan sebelum melepas fuel pressure gauge
Sesudah melepas fuel feed hose dan sesudah melepas fuel pressure gauge
Dibawah ini aliran udara dan bahan bakar pada karburator saat putaran tinggi adalah
Udara melewati venturi dan bahan bakar melewati mainjet
Udara melewati main air bleeder, slow air bleeder dan bahan bakar melewati mainjet
Udara melewati main air bleeder dan bahan bakar melewati slow jet
Udara melewati slow air bleeder dan bahan bakar melewati slow jet
Udara melewati slow air bleeder dan bahan bakar melewati slow jet, main jet
Kinerja karburator sangat bergantung pada campuran udara dan bahan bakar, didalam karburator semakin kecil tekanan udara semakin banyak campuran udara dan karburator yang dihisap, komponen yang berfungsi menurunkan tekanan tersebut adalah
Slow jet
Main jet
Venturi
Float valve
Choke
Seorang mekanik melakukan perbaikan kepala silinder sesuai SOP alat yang di gunakan untuk mengencangkan baut kepala silinder di sebut :
A.Kunci pas
B. Kunci shock
C. Kunci ring
D. Kunci T
E. Kunci momen
Prinsip kerja motor 2 tak adalah :
A. Dua kali pergerakan langkah piston satu kali putaran poros engkol dan menghasilkan satu kali usaha
B. Dua kali putaran poros engkol menghasilkan satu kali usaha
C. Dua kali busi menyala menhasilkan satu kali usaha
D. Dua kali kompresi satu kali usaha
E. Dua kali usaha dua kali putaran poros engkol
Mesin didiagnosa mengalami ruang pembakaran banyak kerak dan kotoran, masalah tersebut diakibatkan oleh
Sepeda motor menggunakan bahan bakar premium
Sepeda motor menggunakan muffler variasi
Sepeda motor menggunakan bahan bakar pertamax
Sepeda motor yang tidak menggunakan filter udara
Sepeda motor menggunakan busi iridium
Fungsi oli samping pada motor 2 tak adalah :
Melumasi antara piston dengan dinding silinder
Melumasi katup
Melumasi roda gigi transmisi
Melumasi kopling
Melumasi rantai timing
Cara yang tepat dalam mengendorkan baut dengan menggunakan kunci pas atau ring adalah :
Kunci di tarik ke arah kita
Kunci di dorong
Kunci di pukul dengan palu
Kunci di dorong dengan kaki
Kunci di tekan dengan tangan kanan diputar berlawanan jarum jam
berapakh hasil pengukuran gambar berikut ini :
73,75 cm
73,70 mm
73,75 mm
75,75 mm
7,375 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
3,22 mm
3,20 cm
3,20 mm
3,50 mm
32,0 mm
Hasil pengukuran jangka sorong di atas adalah ....
9,80 cm
10,17 mm
9,80 mm
9,08 mm
98,0 mm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
26, 47 mm
26, 55 mm
26, 50 mm
265,5 mm
26,50 cm
Hasil pengukuran dengan jangka sorong di atas adalah ....
10,15 mm
16,15 mm
16,20 mm
16,05 mm
16,15 cm
Gambat berikut menampilkan hasil pengukuran mikrometer terhadap sebuah diameter bola logam kecil , maka nilai yang ditunjukkan adalah...mm
8,12 mm
8,50 cm
8,62 cm
8,62 mm
9,12 cm
Gambar diatas menunjukkan hasil pengukuran sebesar ....
7.55 mm
7.69 cm
7.69 mm
7.70 mm
76,9 mm
berapakah hasil pengukuran mikrometer disamping?
4.30 mm
4.34 mm
30.4 mm
5.30 mm
40.30 mm
jika hasil pengukuran dengan jangka sorong bernilai 10.2 mm. Gambar yang sesuai adalah....
Berapakah hasil dari pengukuran mikrometer disamping?
4.61 mm
4.11 mm
4.50 mm
3.5 mm
4.10 mm
