wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latian TKRMPI

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.
Fungsi manajemen terdiri dari dari 4 (empat) tahapan, yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Kegiatan menyusun, memilih, dan menentukan rencana yang komprehensif terhadap semua kegiatan yang akan ditempuh dalam mencapai tujuan dan sasaran termasuk dalam kegiatan?
a)
Organizing
b)
Planning
c)
Actuating
d)
Controlling
2.
Kegiatan untuk melakukan pengecekan terhadap hasil kinerja dengan standar yang ditentukan dan disepakati sebelumnya merupakan termasuk dari fungsi manajemen, yaitu?
a)
Organizing
b)
Planning
c)
Actuating
d)
Controlling
3.
Kegiatan perencanaan memegang peranan penting dalam Siklus Pengelolaan Keuangan Negara. Untuk menjamin agar kegiatan pembangunan berjalan efektif, efisien, dan bersasaran maka diperlukan perencanaan pembangunan nasional. Definisi dari Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah?
a)
Satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan
b)
Tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana yang efektif dan efisien
c)
Perencanaan yang bertujuan untuk mewujudkan program rencana pembangunan jangka panjang dan jangka menengah
d)
Penyusunan program pemerintahan yang melibatkan lintas sectoral secara komprehensif dan berkesinambungan
4.
Sebutkan rangkaian proses kegiatan yang terdapat pada siklus pengelolaan keuangan negara.
a)
Perencanaan, Pelaksanaan Anggaran, Akuntansi, Pemeriksaan, dan Pertanggungjawaban
b)
Perencanaan dan Penganggaran, Pelaksanaan Anggaran, Akuntansi, Pemeriksaan, dan Pertanggungjawaban
c)
Koordinasi dan Perencanaan, Akuntansi, Pelaksanaan Anggaran, Pemeriksaan, dan Pertanggungjawaban
d)
Perencanaan dan Penganggaran, Akuntansi, Pelaksanaan Anggaran, Pemeriksaan, dan Pertanggungjawaban
5.
Titik kritis pada proses penganggaran diantaranya adalah?
a)
Belum diterapkannya analisis standar belanja, ketidakjelasan indicator kinerja output dan outcome, kesalahan penganggaran, perhitungan anggaran tidak cermat, jadwal penganggaran tidak ditaati
b)
Belum diterapkannya standar harga satuan, ketidakjelasan indicator kinerja output dan outcome, kesalahan penganggaran, perhitungan anggaran tidak cermat, jadwal penganggaran tidak ditaati
c)
Belum diterapkannya analisis standar belanja dan standar harga satuan untuk mengukut kewajaran pengalokasian dana, ketidakjelasan indicator kinerja output dan outcome, kesalahan penganggaran, perhitungan anggaran tidak cermat, jadwal penganggaran tidak ditaati
d)
Belum diterapkannya analisis standar belanja dan standar harga satuan untuk mengukut kewajaran pengalokasian dana, ketidakjelasan indicator kinerja output, kesalahan penganggaran, perhitungan anggaran tidak cermat, jadwal penganggaran tidak ditaati
6.
Ada beberapa kepentingan manajemen dalam mengelola risiko yang terkait dengan SDM, antara lain efisiensi biaya, tanggung jawab instansi, masalah legal, dan citra instansi. Kegagalan dalam mengelola SDM bukan saja berarti ketidakberhasilan mencapai indicator di atas dengan baik, tetapi juga pemborosan biaya. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari?
a)
Citra instansi
b)
Masalah legal
c)
Tanggung jawab instansi
d)
Efisiensi biaya
7.

Berikut ini yang termasuk ke dalam kegiatan penilaian risiko adalah?

a)

Penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, penanganan risiko

b)

Identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, penanganan risiko

c)

Analisis risiko, evaluasi risiko, penanganan risiko

d)

Identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko

8.

Kerangka manajemen risiko integrative bermula dari mandate dan komitmen yang kemudian dilanjutkan dengan tahapan kegiatan yang berupa?

a)

Risk identification, risk analysis, risk evaluation

b)

Establising context, risk identification, risk analysis, risk evaluation, risk treatment

c)

Design of framework, implementing risk management, monitoring dan review, continual improvement

d)

Creates value, design of framework, implementing risk management, tailored, monitoring dan review, continual improvement

9.
Yang termasuk dalam alur pelaksanaan risk assessment dalam proses pengelolaan risiko adalah?
a)
Risk identification, risk analysis, risk evaluation
b)
Establishing the context, risk identification, risk analysis, risk evaluation, risk treatment
c)
Risk analysis, risk evaluation, risk treatment
d)
Risk identification, risk analysis, risk evaluation, risk treatment
10.
Integrasi manajemen risiko ke dalam sistem, proses dan praktik, dan secara khusus proses perencanaan dan pengambilan keputusan di setiap tingkatan dalam organisasi merupakan pengertian dari?
a)
Budaya organisasi
b)
Integritas Horizontal
c)
Risk Management Champion
d)
Integrasi Vertikal
11.

Teknik yang merupakan suatu pendekatan top down untuk menilai pengaruh-pengaruh kegagalan terhadap kinerja unit kerja atau proses tertentu merupakan pengertian dari teknik analisis resiko

a)

Programme evaluation and review technique

b)

Analisis monte carlo

c)

Analisis sensitivitas

d)

Fault tree analysis

12.

Teknik analisis resiko yang digunakan untuk menunjukkan hasil yang diperoleh akan berbeda dalam suatu rentang keadaan tertentu yang menyangkut perubahan variable yang telah dipertimbangkan dengan jumlah tertentu dan menyangkut catatan atas efek keseluruhan dari variable yang berbeda dalam proyek adalah?

a)

Programme evaluation and review technique

b)

Analisis monte carlo

c)

Analisis sensitivitas

d)

Fault tree analysis

13.
Teknik yang menyangkut penilaian biaya total yang terkait dengan program atau proyek tertentu mulai dari saat dimulai sampai dengan berakhirnya adalah pengertian dari?
a)
Life cycle cost analysis
b)
Event tree analysis
c)
Fault tree analysis
d)
Evaluasi probabilistic sederhana
14.
Pada setiap tahapan proses pengelolaan risiko harus dibuat catatan-catatan penting agar keputusan-keputusan yang diambil dapat dipahami sebagai :
a)
Bagian dari proses pengelolaan yang berkelanjutan
b)
Bagian dari identifikasi risiko yang teregister
c)
Bagian dari integral dari proses manajemen
d)
bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan risiko
15.
Menangani masalah ketidakpastian melalui eksploitasi karakteristik dari jejaring untuk mengakumulasi ketidakpastian merupakan Teknik analisis risiko ?
a)
Evaluasi Probabilistik Sederhana
b)
Fault Tree Analysis
c)
Controlled Internal Memory
d)
life cycle cost analysis
16.
Manakah yang merupakan dari prinsip-prinsip pengelolaan risiko kecuali ?
a)
Tailored
b)
Part of decision making
c)
mandate and commitment
d)
Transparent and inclusive
17.

Sebuah organisasi yang memiliki manajemen risiko yang diintegrasikan ke dalam struktur tata kelola dan manajemen strategi akan ?

a)

secara eksplisit memadukan indicator-indikator untuk risiko dan manajemen risiko di dalam struktur tata kelola dan manajemen

b)

secara eksplisit memadukan risiko-risiko di dalam struktur tata kelola dan manajemen

c)

meyakinkan pimpinan organisasi untuk memahami risiko yang dihadapinya

d)

organisasi mengaplikasikan seluruh strategi dan proses manajemen risiko yang diusulkan untuk fungsi dan aktifitas yang menjadi target dan mengaplikasikannya pada tingkatan yang tepat dalam organisasi

18.
Dalam rangka reformasi bidang keuangan negara, penyempurnaan pengganggaran juga dilakukan melalui pendekatan berikut kecuali ?
a)
Pengintegrasian antara rencana kerja dan anggaran
b)
penganggaran berbasis kinerja
c)
penyatuan anggaran
d)
penggunaan kerangka pengeluaran jangka Panjang
19.
Menghadapi risiko SDM, organisasi harus melakukan upaya-upaya yang efektif yaitu
a)
Memiliki tim analisis risiko yang kuat
b)
Menyiapkan SDM untuk suksesi
c)
Menyiapkan penghargaan yang baik
d)
Melarang SDM bekerja rangkap
20.
Proses manajemen resiko memiliki 7 (tujuh) elemen penting/kritis, yaitu ?
a)
Penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko,penanganan risiko, monitoring dan reviu, dan komunikasi dan konsultasi
b)
Identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko,penetapan konteks, penanganan risiko, monitoring dan reviu, dan komunikasi dan konsultasi
c)
Penanganan risiko, penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, , monitoring dan reviu, dan komunikasi dan konsultasi
d)
Analisis risiko penetapan konteks, identifikasi risiko, , evaluasi risiko,penanganan risiko, monitoring dan reviu, dan komunikasi dan konsultasi
21.
Apa yang dimakud dengan Risk maturity model (RMM)
a)
Untuk meminimalkan terjadinya risiko‐risiko dalam kegiatan tuntutan ganti rugi
b)
suatu alat yang memiliki nilai tambah bagi perencanaan bisnis dan pendekatan mitigasi risiko sehingga pimpinan organisasi mengetahui kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi atas manajemen risiko dalam organisasinya
c)
Untuk meminimalkan terjadinya risiko‐risiko dalam kegiatan pembiayaan
d)
Suatu proses kegiatan penelitian yang selektif didasarkan pada data/fakta yang objektif dan relevan dengan menggunakan metode/teknis tertentuuntuk memperoleh nilai barang milik daerah.
22.
Proses pemantauan termasuk membandingkan kondisi yang ditemui dengan indikator keberhasilan kinerja yang telah ditetapkan sebelumnya Tipe indikator ini ditetapkan untuk mempermudah memperoleh gambaran progres dan hambatan yang ditemui dalam proses penanganan risiko. Termasuk dalam indikator yang mencakup ?
a)
reviu atas proses komunikasi dan konsultasi
b)
rejection rate
c)
Key performance indicator (KPI) dan key risk indicator (KRI)
d)
meantime to repair IT problems.
23.
Suatu organisasi dapat dikatakan telah mengimplementasikan manajemen risiko secara efektf jika, Kecuali:
a)
Memiliki ukuran ukuran yang memadai dan praktis guna menangani dampak-dampak.
b)
Organisasi sangat memahami risiko‐risiko yang dihadapinya.
c)
Organisasi mengaplikasikan seluruh strategi dan proses manajemen risiko yang diusulkan untuk fungsi dan aktivitas yang menjadi target dan mengaplikasikannya pada tingkatan yang tepat dalam organisasi
d)
Pengujian, reviu dan peningkatan bisnis yang dilakukan oleh manajemen organisasi memberi hasil yang cocok (confirm) bahwa strategi‐strategi manajemen risiko organisasi memberikan nilai dan hasil yang diperkirakan.
24.
Victorian Auditor‐General’s Office (2004) membuat daftar pertanyaan reviu yang dapat dipakai untuk menuntun melakukan reviu efektivitas implementasi manajemen risiko organisasi sebagai berikut, kecuali:
a)
Apakah organisasi memiliki seorang koordinator atau unit manajemen risiko?
b)
Apakah organisasi mereviu strategi manajemen risikonya minimal setahun sekali?
c)
Apakah organisasi secara rutin mereviu dan menguji pengendalian‐pengendalian risiko dan rencana‐rencana kontinjensi?
d)
Apakah organisasi memiliki auditor intern yang mengawasi pengelolaan risiko?
25.
Risiko Operasional menurut Basel Committee on Banking Supervision adalah:
a)
Proses pemantauan dan asesmen terhadap kerangka kebijakan yang dilakukan oleh Auditor Intern dilampirkan dalam laporan‐laporan kepada pimpinan organisasi.
b)
Program pengendalian intern terdiri dari lima elemen berikut ini: lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi dan aktivitas pengendalian.
c)
Kerugian akibat ketidakcukupan atau kegagalan proses internal, pegawai, sistem atau dari kejadian eksternal
d)
Ukuranukuran internal seperti akses pemantauan, verifikasi dan rekonsiliasi transaksi secara rutin, batasan yang ketat, prosedur persetujuan, staf yang cukup terlatih, holiday allowances dan identifikasi produk dan unit yang tidak berkinerja.<br /><br />2
26.
Berikut adalah checklist untuk mereviu manajemen risiko di bidang IT, kecuali:
a)
Manajemen risiko keamanan informasi adalah suatu fungsi manajemen sendiri dengan tanggungjawab tingkat senior.
b)
Pejabat Senior dan Manajemen keamanan informasi telah menentukan tingkatan risiko‐risiko yang akan ditoleransi dan telah memiliki rasio‐rasio ukuran standar
c)
Tanggung jawab atas keamanan informasi secara jelas ditetapkan, dikelola dan ditegakkan
d)
Apakah anda telah mempertimbangkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan untuk mendukung proses dan SLA?
27.
Berikut yang tidak termasuk dalam rentang rentang atribut manajemen risiko adalah:
a)
Basic – Manajemen risiko yang dibangun masih berfokus pada ketaatan.
b)
Mature – Manajemen risiko merupakan suatu proses manajemen
c)
Advanced – Manajemen risiko menjadi suatu alat strategis.
d)
Expert – Manajemen risiko menjadi tugas orang yang ahli.
28.
Berikut adalah titik kritis pada proses penganggaran:
a)
Belum diterapkannya analisis standar belanja (ASB) dan standar harga satuan untuk mengukur kewajaran pengalokasian dana dalam menghasilkan output tertentu untuk mencapai standar pelayanan minimal.
b)
Belum ada SDM yang memahami manfaat dan cara melakukan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.
c)
Inspektorat lebih fokus pada audit reguler yang mencakup semua aspek, daripada audit dengan tujuan tertentu
d)
Paradigma perubahan auditor intern
29.
Yang bukan merupakan pengertian sumber daya manusia adalah:
a)
Manusia yang bekerja di lingkungan suatu organisasi (disebut juga personil, tenaga kerja, pegawai atau karyawan).
b)
Berhubungan dengan mengintegrasikan semua anggota organisasi agar terlibat dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama
c)
Potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi dalam mewujudkan eksistensinya.
d)
Potensi yang merupakan aset dan berfungsi sebagai modal (non material/non finansial) di dalam organisasi, yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi.
30.
Berikut adalah indikator keberhasilan pengelolaan SDM, kecuali:
a)
Tingkat produktivitas
b)
Tingkat perputaran pimpinan
c)
Tingkat mangkir
d)
Tingkat kewargaan karyawan
31.
Apa aktivitas yang dilakukan pada tahap Controlling Pengelolaan BMN
a)
Pengamanan dan Pemeliharaan , Penatausahaan, Penilaian.
b)
Pengadaan baru, menerima dari unit lain, Penggunaan sewa, pinjam pakai, kerjasama pemanfaatan, BGS, BSG
c)
Pengelola, Pengguna, Kuasa Pengguna, Wewenang dan Tanggung Jawab
d)
Perencanaan Kebutuhan dan Penganggaran
32.
Organisasi sector publik yang memiliki strategi manajemen resiko yang tepat akan memberikan bukti bahwa strategi dan proses manajemennya telah selaras dengan :
a)
Prosedur yang telah ditetapkan dalam manajemen resiko.
b)
Sifat, Lingkup, frekuensi dan tingkatan resiko yang harus dipatuhi.
c)
Frekuensi dan dampak yang telah teridentifikasi.
d)
Dampak potensial terhadap organisasi, pemerintah dan/atau masyarakat.
33.
Membangun satu daftar komprehensif mengenai ancaman dan peluang berdasar kejadian yang mempengaruhi pencapaian sasaran strategis organisasi merupakan kegiatan dari ;
a)
Manajemen resiko
b)
Identifikasi resiko
c)
Mitigasi Resiko
d)
Analisis Resiko
34.
Format perencanaan kinerja organisasi setidaknya mengandung informasi hal-hal berikut kecuali
a)
Where do we want to be ?
b)
Where are we now ?
c)
How do we get there ?
d)
What are the risk to be ?
35.
Manajemen TIK melakukan studi kelayakan setidaknya terdiri dari aktivitas dibawah ini kecuali ;
a)
Penentuan kebutuhan secara fungsional proses bisnis dan persyaratan-persyaratan teknikal.
b)
Penentuan manfaat (benefit) apa yang hendak dicapai dengan keberadaan system yang akan dikembangkan.
c)
Analisis resiko terkait dengan proses bisnis.
d)
Pelaksanaan penjaminan mutu (quality assurance)
36.
Proses penyampaian layanan TIK, sebagai bagian dari dukungan kepada proses bisnis manajemen merupakan definisi dari ;
a)
Operasi system
b)
Manajemen software organisasi
c)
Manajemen infrastruktur
d)
Manajemen data
37.
Proses memilih, menetapkan, mengembangkan/akuisisi sistem TIK, serta mengelola manajemen proyek TIK merupakan pengertian dari ...
a)
Perencanaan Sistem;
b)
Manajemen Belanja;
c)
Realisasi Sistem;
d)
Pengoperasian Sistem
38.
Salah satu konsep yang tepat mengenai manajemen risiko integratif adalah:
a)
Manajemen risiko ditangani secara khusus dan tidak terkait dengan aktivitas keseharian organisasi.
b)
Prinsip, framework, dan proses manajemen risiko memiliki kesinambungan alur pikir yang nyata
c)
MRI merupakan penanganan risiko pada seluruh unit kerja organisasi sesuai dengan kemampuan unit kerja.
d)
Manajemen risiko menjadi proses yang berkelanjutan dan dilaksanakan terpisah dari proses bisnis yang ada
39.
kegiatan Pengembangan framework manajemen risiko integratif diawali dengan:
a)
Perbaikan berkelanjutan atas framework
b)
Mandat dan komitment
c)
Perancangan framework
d)
Monitoring dan reviu framework
40.
Dampak dari kejadian / eksposur risiko kehilangan pegawai berbakat dapat dinilai dalam satuan mata uang dengan mengukur:
a)
Biaya merekrut pegawai pemula
b)
Turunnya pendapatan/turunnya kinerja
c)
Premi asuransi kredit pegawai
d)
Penghematan biaya pegawai
41.

Salah satu karakteristik sektor publik yang menuntut implementasi manajemen sumber daya organisasi yang lebih balk dari sektor privat adalah:

a)

Sektor publik memiliki struktur dan operasi yang lebih fleksible

b)

Sektor publik menjalankan tugas multifungsional

c)

Sektor publik memiliki tingkat kepastian yang lebih tinggi

d)

Sektor publik mengumpulkan laba dengan menjual layanan

42.
pada prinsipnya, manajemen risiko harus dikembangkan sesuai dengan kondisi organisasi / tidak berlaku istilah one size fits all. Hal tersebut tercermin dalam prinsip:
a)
Tailored
b)
Create value
c)
Part of decision making
d)
Systematic, structured, and timely
43.
Salah satu informasi dalam renstra agar organisasi sektor publik dapat mengarah pada tujuan yang benar secara efektif adalah "where are we now?". Informasi tersebut dituangkan dalam bentuk:
a)
Sasaran
b)
Rancangan Program
c)
Analisis SWOT
d)
Pernyataan Visi
44.
Salah satu risiko yang harus dikelola MSDO dalam kegiatan pelaksanaan keuangan adalah:
a)
Kegiatan dalam dokumen anggaran tidak selaras dengan sasaran karena lemahnya verifikasi
b)
Pemeriksa yang ditugaskan mengaudit LKPD tidak memahami SAP
c)
Penerbitan SPM yang menyimpang dari mata anggaran karena kesengajaan KPA
d)
Salah input kode mata anggaran suatu SP2D dalam aplikasi akuntansi
45.
Reviu atas integrasi manajemen risiko dengan governance dan manajemen strategis organisasi dapat dikategorikan sebagai:
a)
Reviu kerangka dan strategi MRI
b)
Reviu atas risk culture
c)
Reviu atas residual risk
d)
Reviu proses MRI
46.
Konsep yang menggambarkan hubungan manajemen sumber daya organisasi dengan tujuan organisasi adalah:
a)
MSDO hanya berkaitan dengan tujuan operasional / fungsional pengelolaan sumber daya organisasi
b)
MSDO yang efektif dan efisien tidak ada hubungannya dengan pencapaian tujuan strategis organisasi.
c)
MSDO merupakan aktivitas planing, organizing, actuating, dan controlling sumber daya organisasi secara fungsional agar tujuan strategis organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien
d)
MSDO merupakan pengelolaan sumber daya keuangan, aset, dan sumber daya manusia organisasi
47.

Fungsi manajemen terdiri atas empat yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling. Menyusun, memilih, dan menentukan rencana yang komprehensif terhadap semua kegiatan yang akan ditempuh dalam mencapai tujuan dan sasaran termasuk salah satu fungsi manajemen yaitu ?

a)

Planing

b)

Organizing

c)

Actuating

d)

Controling

48.
Fleksibilitas tiap‐tiap komponen organisasi untuk mengarahkan fokus strateginya ke sasaran utama organisasi perlu terus dikembangkan sebagai modal/kemampuan internal organisasi yang sangat penting termasuk dalam ?
a)
Organization Capital
b)
performance culture
c)
political will
d)
Top Manager
49.
Berdasarkan kerangka ekonomi makro dan pokok‐pokok kebijakan fiskal, pemerintah pusat bersama DPR membahas kebijakan umum dan prioritas anggaran untuk dijadikan acuan bagi setiap kementerian negara/lembaga dalam penyusunan usulan anggaran, berdasarkan penyusunan APBN secara kronologis dapat diuraikan antara lain ?
a)
Kebijakan umum dan prioritas anggaran
b)
Pokok‐Pokok Kebijakan Fiskal dan Kerangka Ekonomi Makro
c)
Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP)
d)
Penyusunan Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga
50.
Reviu atas integrase manajemen resiko dengan governance dan manajemen strategis organisasi dapat dikategorikan sebagai:
a)
Reviu kerangka dan strategi MRI
b)
Reviu atas risk culture
c)
Reviu atas residual risk
d)
Reviu proses