wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Komunikasi Audit

Total questions: 60

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.
Untuk memudahkan pengguna hasil reviu dalam memahami hasil reviu yang berkaitan dengan penyajian laporan keuangan kementrian/lembaga, pereviu menyusun:
a)
Kesimpulan hasil reviu
b)
Ikhtisar hasil reviu
c)
Uraian hasil reviu
d)
Rekomendasi hasil reviu
2.
Komunikasi hasil penugasan audit intern antara lain berguna untuk:
a)
Melaksanakan tindak lanjut atas temuan audit tahun yang lalu
b)
Menunjukan kualitas auditor
c)
Menjadi bahan untuk melakukan tindakan perbaikan bagi auditi dan instansi terkait
d)
Mempengaruhi tindak lanjut yang akan dilaksanakan
3.
Dalam menentukan jenis data apa yang dibutuhkan untuk dimuat dalam laporan hasil audit intern, dapat menggunakan jawaban atas beberapa pertanyaan berikut:
a)
Untuk siapa informasi tersebut, jenis informasi yang bagaimana yang dibutuhkan, untuk tujuan apa audit dilakukan, sumber-sumber apa saja yang tersedia
b)
Untuk siapa informasi tersebut, jenis informasi yang bagaimana yang dibutuhkan, untuk tujuan apa audit intern dilakukan, kapan informasi tersebut dibutuhkan, sumber-sumber apa saja yang tersedia
c)
Untuk siapa informasi tersebut, jenis informasi yang bagaimana yang dibutuhkan, untuk tujuan apa audit dilakukan, kapan informasi tersebut dibutuhkan
d)
Untuk siapa informasi tersebut, jenis informasi yang bagaimana yang dibutuhkan, kapan informasi tersebut dibutuhkan, sumber-sumber apa saja yang tersedia
4.
Format Laporan Hasil Reviu atas Laporan Keuangan Daerah memuat:
a)
Pernyataan Reviu, Komentar dan Apresiasi
b)
Pernyataan Reviu, Komentar dan Hal-hal yang perlu diungkapkan
c)
Pernyataan Reviu, Komentar dan Rekomendasi
d)
Pernyataan Reviu, Komentar dan Informasi Tambahan
5.
Salah satu tujuan penyelenggaraan pemutakhiran data tindak lanjut adalah:
a)
Mempertemukan para auditi di suatu daerah
b)
Menggambarkan pelaksanaan pemutakhiran tindak lanjut hasil pengawasan
c)
Memperoleh pernyataan atau penegasan tertulis dari manajemen bahwa hasil pengawasannya akan ditindaklanjuti
d)
Mengetahui temuan/rekomendasi yang belum ditindaklanjuti
6.
Alat bukti yang sah berdasarkan KUHAP terdiri dari:
a)
Keterangan ahli, notisi audit, surat panggilan
b)
Notisi audit, petunjuk, berita acara pemeriksaan
c)
Berita acara pemeriksaan, keterangan terdakwa, surat panggilan
d)
Keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan terdakwa
7.
Komunikasi yang dilakukan auditor secara terpadu melalui suara, gambar, atau simbol-simbol dan bahasa tubuh adalah:
a)
Presentasi
b)
Wawancara
c)
Kuisioner
d)
Observasi
8.
Ciri-ciri slide presentasi yang baik adalah:
a)
Satu slide banyak pesan, menggunakan simbol dan gambar, berwarna-warni
b)
Satu slide banyak pesan penting, detail, menggunakan EYD, rapi
c)
Satu slide satu pesan, sederhana, teks ringkas, alur yang teratur
d)
Satu slide satu pesan, rapi, menggunakan bahasa gaul
9.
Format Laporan Hasil Audit Kinerja bentuk surat terdiri dari:
a)
Ringkasan Hasil audit dan Uraian Hasil Audit
b)
Ringkasan eksekutif, uraian hasil audit, serta simpulan dan temuan hasil audit
c)
Paragraf pembuka, paragaf isi, dan paragraf penutup
d)
Simpulan dan rekomendasi umum dan Uraian Hasil Audit
10.
Isi dan bahasa laporan harus dipilih agar menunjukkan manfaat positif dan memeroleh komitmen dari pembaca, merupakan karakteristik standar kualitas laporan yang:
a)
Tepat
b)
Menarik
c)
Membangun
d)
Ringkas
11.

Format berita acara pemutakhiran data pada instansi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Seroja adalah sebagai berikut:

“A”

Temuan Audit yang Belum Ditindaklanjuti sampai dengan lebih dari 1 bulan

Judul yang tepat untuk tanda “A” adalah:

a)

Berita Acara Pemutakhiran Data

b)

Berita Acara Temuan Sebelum dan Sesudah Pemutakhiran

c)

Berita Acara Tindak Lanjut

d)

Berita Acara Temuan Audit yang Belum Ditindaklanjuti

12.
Bagian dalam format laporan hasil audit kinerja berbentuk bab yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kegiatan audit yang dilaksanakan, yang meliputi dasar audit, tujuan, sasaran, metodologi, ruang lingkup audit, pernyataan kesesuaian dengan standar audit, kriteria yang digunakan dan keterbatasan di dalam pelaksanaan audit adalah:
a)
Informasi umum mengenai auditi
b)
Informasi umum audit
c)
Pendahuluan
d)
Ringkasan hasil audit
13.

Format Laporan Hasil Reviu Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga terdiri atas:

a)

Ikhtisar Hasil Reviu, Catatan Hasil Reviu dan Laporan Hasil Reviu

b)

Catatan Hasil Reviu, Ikhtisar Hasil Reviu dan Laporan Hasil Reviu

c)

Ikhtisar Hasil Reviu, Laporan Hasil Reviu dan Catatan Hasil Reviu

d)

Catatan Hasil Reviu, Ikhtisar Hasil Reviu dan Simpulan Hasil Reviu

14.
Presentasi hasil audit intern adalah:
a)
Komunikasi tatap muka antara tim audit selaku komunikator untuk menyampaikan simpulan/notisi hasil audit dengan pihak auditi selaku komunikan yang menanggapinya
b)
Komunikasi secara berkelompok yang diliput media massa
c)
Perumusan metode atau cara pelaksanaan kegiatan, jadual personil, serta tanggapan terhadap kerangka acuan kerja
d)
Monitor dan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan/program dan pemantauan pemutakhiran tindak lanjut
15.

Tim audit Inspektorat Provinsi Banteng sedang mengaudit Dinas Pekerjaan Umum Kota Banteng Tahun 2015. Dalam audit tersebut ditemui adanya kelemahan dalam sistem pengendalian intern yang berpengaruh signifikan dan adanya ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Jika kelemahan sistem pengendalian tidak signifikan, maka auditor dapat menyampaikan kelemahan tersebut kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Banteng dalam bentuk:

a)

Management letter

b)

Gelar pengawasan terbatas

c)

Rapat interim auditor dengan auditi

d)

Catatan hasil reviu

16.
Tim audit Inspektorat Provinsi Banteng sedang mengaudit Dinas Pekerjaan Umum Kota Banteng Tahun 2017. Dalam audit tersebut ditemui adanya kelemahan dalam sistem pengendalian intern yang berpengaruh signifikan dan adanya ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Kelemahan sistem pengendalian intern dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan tersebut harus disajikan dalam laporan hasil audit sebagai bagian dari:
a)
Pengungkapan fakta
b)
Keterbatasan audit
c)
Dasar pelaksanaan audit
d)
Kriteria evaluasi
17.
Jika Fulan tidak memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan ahli di persidangan, Fulan dapat dikenakan sanksi berupa:
a)
Pemecatan dari jabatan
b)
Denda paling sedikit Rp15.000.000,- dan paling banyak Rp60.000.000,-
c)
Pemanggilan secara paksa
d)
Hukuman penjara paling singkat 3 minggu dan paling lama 12 minggu
18.
Yusuf seorang ketua tim, sedang menganalisa data kepegawaian Pemerintah Kabupaten HIJ, yang diperoleh timnya di lapangan. Dari daftar pegawai selama satu tahun anggaran, terdapat mutasi baik yang masuk maupun yang keluar dari Pemerintah Kabupaten HIJ. Berdasarkan daftar tersebut, diuraikan secara jelas dan terperinci penambahan dan pengurangan pegawai. Yang dilakukan Yusuf tersebut dalah:
a)
Membuat induksi
b)
Membangun konsep data
c)
Mendeskripsikan data
d)
Mengeksekusi data
19.
Simon seorang auditor ditugaskan untuk memberikan keterangan ahli di sidang pengadilan atas perkara penyelewengan penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Tuti yang merupakan terdakwa dalam kasus tersebut merupakan mantan isteri Simon yang telah diceraikannya lima tahun lalu. Dalam kasus ini, inspektur yang menugaskan Simon harus melakukan:
a)
Menugaskan satu orang auditor sebagai pendamping Simon
b)
Inspektur menyertai Simon di pengadilan
c)
Pembatalan penugasan pemberian keterangan ahli oleh Simon
d)
Tetap menugaskan Simon untuk memberikan keterangan ahli
20.
Komentar pejabat auditi atau pihak ketiga dalam informasi umum mengenai auditi dimasukan dalam:
a)
Hal-hal yang perlu diperhatikan
b)
Simpulan dan temuan hasil audit
c)
Sistem pengendalian
d)
Lampiran laporan hasil audit
21.
Bentuk Laporan Hasil Evaluasi LAKIP dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dengan tetap mengacu pada:
a)
Standar Akuntansi Pemerintah
b)
. Pedoman Umum Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
c)
Pedoman Umum Evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
d)
Standar Akuntansi Indonesia
22.
Pemantauan tindak lanjut bertujuan untuk:
a)
Untuk memastikan bahwa tindakan yang tepat telah dilaksanakan oleh auditi sesuai dengan rekomendasi
b)
Untuk memastikan bahwa seluruh program audit telah dilaksanakan sesuai audit program
c)
Untuk memastikan bahwa auditor telah melaksanakan tugasnya
d)
Untuk memastikan seluruh temuan telah didukung bukti dan telah didokumentasikan dalam Kertas Kerja Audit
23.

Dalam mengembangkan pokok-pokok utama penguasaan audiensi, salah satunya adalah rangkaian komunikasi bersifat pemikiran bijaksana yang mencakup enam tahapan, yaitu:

(1) Menganalisis masalah

(2) Memilih pemecahan terbaik

(3) Pelaksanaan pemecahan

(4) Mendefinisikan dan membatasi masalah

(5) Menilai pemecahan yang disarankan

(6) Menghasilkan pemecahan yang memungkinan

Urutan pola yang benar adalah:

a)

1,2,3,4,5,6

b)

1,4,6,2,5,3

c)

6,5,4,3,2,1

d)

4,1,6,5,2,3

24.
Tim audit Inspektorat Provinsi Banteng sedang mengaudit Dinas Pekerjaan Umum Kota Banteng Tahun 2017. Dalam audit tersebut ditemui adanya kelemahan dalam sistem pengendalian intern yang berpengaruh signifikan dan adanya ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Dalam laporan hasil audit intern, auditor diharuskan menyatakan bahwa kegiatannya “dilaksanakan sesuai dengan standar”. Apabila terdapat ketidaksesuaian dengan standar audit, komunikasi hasil audit salah satunya harus mengungkapkan:
a)
Dasar pelaksanaan audit intern
b)
Rekomendasi yang tidak ditindaklanjuti
c)
Prinsip atau aturan pelaksanaan standar audit yang sudah dicapai
d)
Alasan mengapa terjadi ketidaksesuaian
25.
Mengomunikasikan hasil audit intern dapat diklasifikasi menurut caranya, yaitu:
a)
Komunikasi langsung dan tidak langsung
b)
Komunikasi lisan dan tulisan
c)
Komunikasi obyektif dan subyektif
d)
Komunikasi ringkas dan mendetail
26.
Komunikasi hasil penugasan audit intern harus tepat dan bijaksana, tergantung pada pentingnya masalah dan memungkinkan manajemen untuk mengambil tindakan korektif yang tepat dan tidak terlambat. Dengan demikian komunikasi hasil penugasan audit tersebut dapat dikatakan:
a)
Meyakinkan
b)
Lengkap
c)
Ringkas
d)
Tepat Waktu
27.
Jika pereviu Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga menyimpulkan adanya penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga yang belum diselenggarakan berdasarkan SAI dan/atau penyajian Laporan Keuangan Kementerian /Lembaga yang belum sesuai dengan SAP maka informasi hasil reviu tersebut dituangkan dalam catatan Hasil Reviu dan diberikan kepada:
a)
Sekretaris Kementerian/Lembaga
b)
Inspektorat Kementerian/Lembaga
c)
Pimpinan Kementerian/Lembaga
d)
Unit Akuntansi yang terkait
28.
Seorang ahli dalam memberikan keterangan ahli mempunyai hak sebagai berikut:
a)
Memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan ahli di persidangan
b)
Memberikan keterangan yang benar
c)
Bersumpah di depan sidang sebelum memberikan keterangan ahli
d)
Menolak menjawab pertanyaan yang tidak sesuai dengan keahliannya
29.
Ikhtisar atau pokok-pokok hasil audit intern dimasukan ke dalam:
a)
Lampiran hasil audit
b)
Surat Penegasan atau Peringatan
c)
Surat Pemberitahuan Pelaksanaan Tindak Lanjut
d)
Surat pengantar masalah
30.
Auditor harus melaporkan adanya kelemahan atas sistem pengendalian intern auditi. Kelemahan yang tidak signifikan cukup disampaikan kepada auditi dalam bentuk :
a)
Bab
b)
Lisan
c)
BA Kesepakatan
d)
Management Letter
31.
Komunikasi yang bebas dari kesalahan dan distosi serta sesuai dengan fakta fakta yang mendasari, merupakan :
a)
Kominikasi yang lengkap
b)
Komunikasi yang akurat
c)
Komunikasi yang efektif
d)
Komunikasi kontruktif
32.
Komunikasi yang langsung ke titik masalah dan menghindari elaborasi yang tidak perlu, dtail berlebihan, redundancy, dan membuang kata kata, merupakan :
a)
Komunikasi singkat
b)
Komunikasi yang efektif
c)
Komunikasi cepat
d)
Komunikasi yang terarah
33.
Auditor harus mengkomunikasaikan dan mendistribusikan hasil penugasan audit intern secara tepat waktu kepada pemberi tugas , dan pihak yang berkepentingan sesuai dengan peraturan perundang undangan . auditor dapat membatasi pendistribusian hasil audit apabila
a)
Audit merupakan audit investigasi
b)
Kegiatan yang di audit merupakan kerugian negara
c)
Hal yang diaudit merupakan rahasia negara
d)
Audit yang dilakukan dari pengaduan masyarakat
34.
Dokumen kegiatan dalam bentuk tertulis, kompirmasi dan pesan singkat diklasifikasikan sebagai
a)
Komunikasi formal
b)
Komunikasi lisan
c)
Komunikasi tertulis
d)
Komunikasi non formal
35.
Laporan hasil pengawasan intern merupakan salah satu komunikasi secara tertulis . tujuan komunikasi tertulis , bagi auditi adalah
a)
Dasar untuk menindaklajuti hasil audit intern
b)
Pertanggungjawaban penugasan audit intern
c)
Sebagai pesan tertulis penugasan audit intern
d)
Dasar untuk melaporkan pada pimpinan
36.
Mengkomunikasikan hasil audit intern bisa dilakukan secara lisan dan tertulis . Teknik mengkomunikasikan secara lisan antaran lain berbentuk
a)
Presentasi
b)
Menyurat
c)
Konpirmasi
d)
Nota Kesepakatan
37.
Rapat oleh tim audit dengan pejabat audit guna membahas temuan sementara hasil audit / notisi bertujuan untuk :
a)
Mendapatkan persetujuan dari auditi atas seluruh simpulan hasil audit pengawasan
b)
Mengakhiri pelaksanaan penugasan di lapangan
c)
Memastikan kertas kerja audit telah disusun secara memadai
d)
Memperoleh tanggapan atas temuan audit
38.
Dalam hal terdapat kesepakatan pada pembahasan notisi hasil audit maka kesepakatan tersebut harus didokumentasikan dalam bentuk
a)
Simpulan audit.
b)
Berita Acara Kesepakatan Tindak Lanjut
c)
Laporan Hasil Audit
d)
Surat Keterangan Kesepakatan
39.

Apabila dalam suatu pembahasan hasil pelaksanaan audit, terdapat permasalahan yang disepakati bukan merupakan temuan hasil audit, maka yang harus dilakukan adalah :

a)

Tetap ditulis dalam laporan Hasil Audit tetapi dijelaskan dalam temuan hasil audit

b)

Didokumentasikan dalam kertas kerja audit dengan diberi penjelasan

c)

Tidak perlu dijelaskan namun tidak ditulis dalam laporan hasil audit

d)

Diberi tanda batal dan difaraf oleh kedua belah pihak ( auditor dan auditi ) serta diberi catatan

40.
Komunikasi yang dilakukan secara terpadu lewat suara, gambar ( Simbol-simbol ) dan bahasa tubuh disebut sebagai :
a)
Diskusi
b)
Pembahasan
c)
Presentasi
d)
Komunikasi
41.
Penguasaan terhadap pihak auditi selaku audensi dapat dioptimalkan, diperlukan analisis terhadap khalayak. Untuk itu tim audit harus memahami antara lain :
a)
Berapa orang yang akan menghadiri rapat pembahasan tersebut.
b)
Jabatan dan posisi masing masing pihak auditi yang akan dihadapi oleh tim audit.
c)
Seberapa luas ruang rapat sehingga memudahkan komunikasi dengan auditi.
d)
Kesiapan penyelenggaraan forum rapat.
42.
Pola komunikasi yang membahas penyebab suatu maslah dan memper timbangkan akibat akibatnya, disebut sebagai :
a)
Sekuen Termotivasi
b)
Pemecah Masalah
c)
Kausal
d)
Spasial
43.
Seseorang ahli wajib memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan ahli di persidangan, dan apabila tidak memenuhi akan dikenakan, sanksi berupa :
a)
Panggilan Secara Paksa
b)
Pemanggilan Ulang
c)
Hukuman Penjara
d)
Dikenakan Denda
44.
Keterangan ahli yang disampaikan waktu pemeriksaan penyidikan yang dibuat dalam bentuk laporan tertulis dengan mengingat sumpah ( bukan di depan sidang pengadilan ) merupakan :
a)
Alat Bukti Keterangan Ahli
b)
Alat Bukti Surat
c)
Alat Bukti Tertulis
d)
Alat Bukti Laporan
45.
Dalam melakukan presentasi hasil audit intern kepada auditi, salah satu tahapan yang penting adalah tahapan penguasaan audiensi/pendengar. Tahap penguasaan audiensi harus dimulai dengan kegiatan:
a)
Pembuatan sketsa presentasi
b)
Pengklarifikasian tujuan presentasi
c)
Menganalisis calon audiensi/pendengar
d)
Pengembangan gagasan utama
46.
Menurut KUHAP, pernyataan yang paling tepat terkait dengan “keterangan ahli” adalah:
a)
Keterangan ahli tidak harus disampaikan secara lisan di persidangan tetapi cukup dalam bentuk BAP ahli
b)
Keterangan ahli didasarkan pada hal yang didengar, dilihat, dan dialami sendiri oleh ahli
c)
Sesuai dengan sifat keterangannya, seorang ahli tidak perlu disumpah pada waktu diminta memberikan keterangan pada pemeriksaan persidangan
d)
Keterangan ahli diberikan oleh seseorang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan.
47.

Dari pernyataan berikut ini, manakah yang bukan merupakan fungsi dari penulisan laporan hasil audit intern:

a)

Sebagai media komunikasi APIP untuk menyampaikan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan

b)

Sebagai dasar pelaksanaan tindak lanjut oleh auditi

c)

Sebagai alat bukti yang sah menurut hukum sebagaimana dimaksud oleh pasal 184 KUHAP

d)

Sebagai dokumen untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan pengawasan yang telah dilaksanakan oleh APIP.

48.
Salah satu pedoman penulisan laporan yang baik adalah “Menulis secara Tegas dan Jelas”. Contoh penulisan yang tegas dan jelas adalah:
a)
Bendahara pengeluaran tidak melakukan pencocokan bukti pembayaran kepada rekanan dengan bukti penerimaan barang
b)
Terdapat penyimpangan dalam pembayaran kepada rekanan
c)
Prosedur pengadaan barang dan jasa kurang efektif
d)
Dari hasil pengujian yang kami lakukan, terdapat banyak pembukuan piutang yang tidak tepat sehingga perlu diperbaiki.
49.
Contoh penulisan laporan hasil audit yang menekankan pada manfaat rekomendasi. Dan solusi serta menghindari kesan menyalahkan adalah:
a)
Setiap pengiriman barang dicatat dalam satu formulir pengiriman dan hanya memanfaatkan satu baris formulir. Terdapat beberapa pengiriman pada hari yang sama. Manajemen tidak mengonsolidasikan satu formulir sehingga menyebabkan pemborosan
b)
Terdapat beberapa pengiriman pada hari yang sama. Semua pengiriman hanya memanfaatkan satu baris formulir. Seharusnya manajemen mengonsolidasikan dalam satu formulir pengiriman agar proses pengiriman menjadi efisien
c)
Konsolidasi pengiriman pada hari yang sama dalam satu formulir pengiriman akan menghemat waktu dan kertas
d)
Manajemen seharusnya tidak melakukan pengiriman dalam formulir yang terpisah-pisah untuk pengiriman pada hari yang sama.
50.
Dari pernyataan berikut, manakah yang bukan merupakan tujuan dari laporan hasil audit intern:
a)
Meyakinkan
b)
Memerintahkan perbaikan
c)
Menghasilkan
d)
Menginformasikan
51.
Berikut ini, pernyataan manakah yang tidak memenuhi prinsip penulisan simpulan hasil audit intern:
a)
Uraian disajikan dalam bentuk poin-poin
b)
Uraian disajikan dalam bentuk rangkaian kata
c)
Uraian disajikan dalam bentuk grafik
d)
Uraian disajikan dalam bentuk prosentase
52.
Salah satu prinsip penulisan laporan hasil audit intern yang baik adalah menyajikan gagasan positif dalam kalimat positif. Contoh kalimat yang memenuhi prinsip ini adalah:
a)
Tidak ditemukan indikasi bahwa pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tidak sesuai dengan ketentuannya
b)
Audit tidak menemukan adanya pelanggaran dalam pengadaan barang dan jasa
c)
Dalam pengadaan barang dan jasa, panitia tidak melanggar ketentuan
d)
Ketentuan pengadaan barang dan jasa telah dilaksanakan sepenuhnya
53.
Ketentuan penyusunan bentuk laporan hasil audit investigatif adalah:
a)
Harus berbentuk bab
b)
Harus berbentuk surat
c)
Dapat berbentuk surat atau bab
d)
Tidak diatur dalam standar.
54.
Dokumen yang tidak perlu dilampirkan dalam laporan hasil audit investigatif adalah:
a)
Berita acara Klarifikasi/Permintaan Keterangan
b)
Flowchart atau bagan arus proses auditi
c)
Risalah pembicaraan akhir dengan auditi
d)
Risalah kesepakatan penyelesaian tindak lanjut
55.
Berdasarkan standar audit AAIPI, komunikasi hasil penugasan consulting harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
a)
Memuat sasaran dan ruang lingkup penugasan, simpulan hasil audit, rekomendasi, dan rencana aksi audit
b)
Membuat hasil pemantauan tindak lanjut yang dilakukan oleh auditi
c)
Membuat informasi mengenai ketidakpatuhan auditi terhadap peraturan perundang-undangan
d)
Komunikasi dapat bervariasi sesuai dengan sifat penugasan dan kebutuhan klien.
56.
Kualitas komunikasi hasil penugasan audit intern “ringkas” berarti bahwa:
a)
Tidak kekurangan apapun hal yang penting dan relevan dengan hasil penugasan
b)
Memberikan perspektif yang wajar mengenai aspek kedalaman dan signifikansi fakta yang ditemukan
c)
Laporan tidak lebih panjang daripada yang diperlukan untuk menyampaikan dan mendukung pesan
d)
Laporan harus langsung ke titik masalah dan meghindari elaborasi yang tidak perlu, detil yang berlebihan, dalam membuang-buang kata yang tidak perlu
57.
Jika auditor menemukan bahwa laporan hasil audit yang telah diterbitkan mengandung kesalahan atau kelalaian yang signifikan, maka tindakan yang harus dilakukan adalah:
a)
Menginformasikan kesalahan laporan tersebut kepada pemimpin APIP
b)
Menginformasikan kesalahan laporan tersebut kepada auditi
c)
APIP menerbitkan laporan yang telah diperbaiki dan mendistribusikan kembali kepada semua pihak yang telah menerima laporan yang mengandung kesalahan tersebut
d)
APIP menginformasikan secara lisan kesalahan dan memperbaikinya kepada semua pihak yang telah menerima laporan yang mengandung kesalahan
58.
Permintaan tanggapan/pendapat oleh auditor kepada pejabat auditi yang bertanggung jawab mengenai simpulan, fakta, dan rekomendasi, termasuk tindakan perbaikan yang direncanakan bersifat:
a)
Wajib dan tanggapan dimintakan secara tertulis
b)
Optional dan tanggapan dimintakan secara tertulis
c)
Wajib dan tanggapan dimintakan secara lisan
d)
Optional tanggapan dimintakan secara lisan
59.
Salah satu tujuan pelaksanaan tahapan pra-pembebasan notisi hasil audit intern adalah:
a)
Untuk mebahas dan mendiskusikan rekomendasi agar dapat dipahamai dan ditindaklanjuti oleh auditi
b)
Untuk mencapai kata sepakat, penyamaan penegrtian, dan pemahaman oleh tim audit tentang permasalahan dan temuan audit final
c)
Memberi kesempatan kepada auditi untuk menanggapi atau melengkapi data yang mungkin belum diserahkan oleh auditi
d)
Mengklarifikasi kembali kebenaran atas fakta atau bukti yang dikumpulkan oleh auditor selama penugasan audit
60.
Pembahasan Notisi Audit bertujuan untuk, Kecuali !!
a)
Mengklarifikasi kebenaran kebenaran atas fakta dan bukti yang telah dikumpulkan auditor
b)
Memberi kesempatan kepada pejabat auditi untuk menyampaikan tanggapannya
c)
Membahas rekomendasi yang akan disusun oleh tim audit sehingga rekomendasi dapat dilaksanakan
d)
Memperoleh tanggapan dan persetujuan final dari pengendali teknis bahwa seluruh temuan itu objektif