wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

teks fabel

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Bukti kutipan cerita yang menyatakan bahwa kancil memiliki watak licik adalah . . . .

a)

“Sebenarnya aku hanya ingin menyeberang sungai ini, dan aku butuh jembatan untuk lewat. Kalau begitu saya ucapkan terima kasih pada kalian, dan mohon maaf kalau aku mengerjai kalian,”

b)

“Buaya …buaya … ayo keluar … mau daging segar nggak?”

c)

“Wah…. bagus kalian mau keluar, mana yang lain?” kata Kancil kemudian.

d)

“Nah, sekarang aku harus menghitung dulu ada berapa buaya yang datang, ayo kalian para buaya pada baris berjajar hingga ke tepi sungai di sebelah sana,”

2.

tokoh utama dalam fabel tersebut adalah . . . .

a)

Kancil dan Buaya

b)

Belalang

c)

Ikan

d)

Burung Gagak

3.

Bukti kutipan cerita bahwa Buaya mempunyai watak bodoh adalah ....

a)

“Ada apa Kancil sebenarnya, ayo cepat katakan,” kata buaya.

b)

“Huaahhh… siapa yang teriak-teriak siang-siang begini.. mengganggu tidurku saja.” “Hei Kancil, diam kau.. kalau tidak aku makan nanti kamu.”

c)

“Tanpa berpikir panjang, buaya-buaya itu segera mengambil posisi, berbaris berjajar dari tepi sungai satu ke tepi sungai lainnya, sehingga membentukseperti jembatan"

d)

“Ha!….huaahh… sialan… Kancil nakal, ternyata kita cuma dibohongi. Aws kamu ya.. kalau ketemu lagi saya makan kamu,”

4.

Latar tempat pada fabel tersebut adalah ....

a)

Di dalam hutan

b)

di pinggir sungai.

c)

Di bawah pohon dan di pinggir sungai.

d)

Di dalam hutan dan di pinggir sungai.

5.

(1) Setelah lama berjemur, kancil merasa lapar dan menemukan kebun ketimun di seberang sungai. (2) Buaya marah karena merasa ditipu oleh kancil. (3) Kancil mengelabuhi sekumpulan buaya untuk sampai ke seberang sungai. (4) Kancil jalan-jalan di pinggir hutan untuk berjemur dan mencari udara segar.

Urutan peristiwa yang sesuai adalah ....

a)

4-2-3-1

b)

4-1-3-2

c)

4-1-2-3

d)

4-3-2-1

6.

Buaya setuju. Ia lalu memasukkan moncongnya ke dalam air dan membuat gelembung-gelembung. Burung penyanyi bernyanyi. Suara nyanyiannya sangat pas dengan suara gelembung-gelembung air yang dibuat buaya. Buaya senang sekali dan sejak itu mereka berdua selalu melakukan hal itu setiap hari.

Cuplikan teks fabel tersebut termasuk ke dalam....

a)

koda

b)

resolusi

c)

komplikasi

d)

abstrak

7.

(1) Agar burung penyanyi masuk lagi ke dalam mulutnya, (2) buaya selalu memberitahu dulu sebelum membuka mulutnya. (3) “Wow, rukun ya mereka...!”

Bagian cerita yang menggunakan kosakata percakapan ditandai dengan nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(1) dan (3)

8.

Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.

Waktu terjadinya cerita itu adalah....

a)

pagi

b)

siang

c)

sore

d)

malam

9.

Di hutan, hiduplah seekor singa yang dijuluki si Raja Hutan. Dijuluki demikian karena ia besar dan sangat kuat. Ia menjadi pemimpin seluruh binatang yang ada di hutan tersebut. Jika mengaum, suaranya sangat keras. Menakutkan, dan menggetarkan seluruh isi hutan....

Kalimat yang tepat untuk melengkapi cuplikan fabel tersebut adalah....

a)

Di sana hidup seekor singa buas.

b)

Semua binatang ingin melawannya.

c)

Ia sangat berwibawa.

d)

Kancil pernah disakitinya.

10.

Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.

Yang dimaksud kata sandang dalam cuplikan tersebut adalah....

a)

pada

b)

si

c)

oleh

d)

agak

11.

Di bawah ini adalah struktur teks cerita fabel, yaitu

a)

orientasi - komplikasi - klimaks - koda

b)

orientasi - klimaks - resolusi - koda

c)

orientasi - komplikasi - resolusi - koda

d)

orientasi - klimaks - resolusi - koda

12.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

Ikan tertua meninggalkan kolam tersebut pada sora hari dengan seluruh keluarganya. Ikan kedua melihat nelayan datang di kejauhan pada pagi hari dan meninggalkan kolam tersebut dengan seluruh keluarganya. Ikan ketiga tetap menolak untuk pergi. Nelayan tersebut pun datang dan menangkap semua ikan yang tertinggal di kolam. Keberuntungan ikan ketiga tidak menyelamatkannya, dia juga tertangkap dan dibunuh.

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

klimaks

d)

resolusi

13.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

Suatu ketika, terdapatlah tiga ikan yang hidup di sebuah kolam. Di suatu sore, beberapa nelayan melewati kolam tersebut dan melihat ikan-ikan itu. “Kolam ini penuh dengan ikan”, mereka berbicara satu sama lain dengan bergairah. “Kita belum pernah memancing di sini sebelumnya. Kita harus datang lagi besok pagi dengan jaring kita dan manangkap ikan-ikan ini!” Kemudian nelayan-nelayan tersebut pergi.

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

14.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

Ketika ikan yang paling tua mendengar ini, dia gelisah. Dia memanggil ikan-ikan yang lain dan berkata, “Apakah kamu dengar apa yang dikatakan nelayan itu? Kita harus meninggalkan kolam ini. Nelayan itu akan kembali besok dan membunuh kita semua!” Ikan kedua setuju. “Kamu benar”, dia berkata. “Kita harus meninggalkan kolam ini.” Tetapi ikan yang paling muda tertawa. “Kamu cemas tanpa ada alasan”, dia berkata. “Kita telah tinggal di kolam ini semur hidup kita, dan tidak ada nelayan yang datang kesini. Kenapa harus orang-orang itu kembali? Saya tidak akan pergi ke mana-mana keberuntunganku akan menyelamatkan ku.”

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….

a)

koda

b)

resolusi

c)

klimaks

d)

komplikasi

15.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

Ikan yang cemas dahulu dan bertindak sebelum nelayan datang dan ikan yang tertindak ketika nelayan datang berhasil selamat. Tetapi ikan yang mempercayakan hanya pada keberuntungan dan tidak berbuat apa-apa semuanya mati. Begitu juga pada kehidupan.

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….

a)

resolusi

b)

koda

c)

komplikasi

d)

orientasi

16.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

"Saya hanya tahu satu cara untuk menjauh dari anjing" kata si kucing. "Kamu harus mengajari saya beberapa trik menjauh dari anjing".

"Oke, mungkin suatu hari nani, saat saya punya waktu, saya bisa mengajarkan kamu beberapa trik sederhana" jawab rubah enteng.

Saat itu mereka mendengar gonggongan dari anjing dari kejauhan. Lama-kelamaan anjing itu datang ke arah mereka

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

klimaks

d)

resolusi

17.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

Pesan moral yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah satu rencana yang berjalan lebih baik daripada seribu rencana yang masih diragukan.

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian ….

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

koda

18.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

Seketika itu pun kucing berlari ke arah pohon terdekat dan naik ke cabang di luar jangkauan anjing tersebut "Ini adalah trik yang satu-satunya aku tahu" kata si kucing. "Mana seribu trik yang akan kau gunakan?".

Rubah itu pun duduk diam di bawah pohon, bertanya-tanya pada dirinya trik apa yang harus dipakai. Sebelum dia akan mengambil keputusan, anjing-anjing tersebut tiba, dan anjing itu menghajar rubah dan mencabik-cabiknya.

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …

a)

koda

b)

resolusi

c)

komplikasi

d)

klimaks

19.

Bacalah dengan saksama penggalan teks cerita fabel berikut!

Suatu hari, ada seekor rubah dan seekor kucing sedang mengobrol. Si rubah adalah hewan yang sombong, yang membual betapa pintarnya dia. "Kenapa, saya tahu setidaknya seribu cara untuk menjauh dari musuh kita bersama, yaitu anjing" katanya.

Penggalan teks fabel tersebut termasuk struktur teks cerita fabel bagian …

a)

orientasi

b)

resolusi

c)

komplikasi

d)

klimaks

20.

Ia melayang terjun dari sarang, lalu lenyap. Si pohon melihat ke segala arah mencarinya. Ia tidak menemukan. “Ia telah hilang sejak pukul sembilan tadi”tukas Gagak. Ia sangat cemas. “Sekarang pun masih pukul sembilan,”tukas si Pohon.

Jenis konflik yang tersaji di dalam cuplikan tersebut berupa....

a)

kecemasan

b)

kasih sayang

c)

perselisihan

d)

penderitaan

21.

“Mengapa pagi ini waktu sangat kacau?” ucap induk gagak. Ia lalu segera mencari anaknya. Namun, ia tidak menemukannya. Ia pun kembali ke sarang. Cemas dan rasa sedih menjadi satu.

Cerita tersebut bertema....

a)

kasih sayang

b)

persahabatan

c)

petualangan

d)

konflik keluarga

22.

Di tengah (1) padang rumput yang sangat luas, terdapat sebuah kolam yang dihuni oleh berpuluh-puluh katak. Diantara (2) katak-katak tersebut ada satu anak katak yang bernama kenthus, dia adalah (3) anak katak yang paling besar dan kuat. Karena kelebihannya itu, kenthus menjadi sangat sombong. dia merasa (4) kalau tidak ada anak katak lainnya yang dapat mengalahkannya.

Penulisan kata yang salah ditandai dengan nomor....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

23.

Tetapi buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, membuka mulutnya lebar-lebar dan siap melahap si Sulung. Si Sulung melompat, menerjang buaya dengan kukunya. Kena mata buaya. Dia kesakitan. Lalu, ditanduknya perut buaya itu hingga berdarah. Buaya menjerit kesakitan dan menjatuhkan dirinya ke air.

Cuplikan cerita tersebut merupakan bagian dari fabel karena....

a)

ceritanya tidak masuk akal

b)

tokohnya kambing dan buaya

c)

terjadi pada masa lalu

d)

latarnya di air

24.

Pada zaman dahulu, ada sebuah gunung yang sangat tinggi. Para penduduk setempat menamakannya Gunung Tikus. Orang-orang mengisahkan cerita yang aneh tentang penamaan gunung ini.


Unsur intrinsik yang tidak tampak pada cuplikan dongeng di atas adalah ....

a)

penokohan

b)

latar

c)

tema

d)

amanat

25.

Bacalah kutipan teks berikut!

Paman Belalang

“Hore!” Teriak para serangga ketika melihat kodok-kodok itu pergi. Sambil menari-nari mereka mengangkat tubuh Paman Belalang dan melempar-lemparnya ke udara. Kakek Cacing mengucapkan terima kasih kepada Paman Belalang yang sudah menyelamatkan desa. Semenjak itu, Paman Belalang tidak menjadi pemurung lagi. Ia menyadari dirinya masih berguna walaupun telah kehilangan kakinya. Setiap malam ia pun bergabung dengan para serangga lainya untuk berpesta. Paman Belalang selalu bermain gitar dan bernyanyi riang. Para serangga pun sangat menyukainya. Begitu juga dengan Lodi dan Roro yang sekarang menjadi sahabat paman. Mereka selalu ikut berpetualang dengan Paman Belalang dan perahunya.


Kutipan teks cerita tersebut termasuk ke dalam struktur teks fabel pada bagian

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Resolusi

26.

Di hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Landi namanya. Landi tidak mempunyai teman karena teman-temannya takut tertusuk duri tajam yang ada di badannya. "Maaf Landi, kami ingin bermain denganmu, tapi durimu sangat tajam," kata Cici dan teman-temannya. tinggalah Landi sendirian.

Berdasarkan struktur teks fabel, bagian kutipan fabel tersebut adalah

a)

Perkenalan

b)

Komplikasi

c)

Klimaks

d)

Penyelesaian

27.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

Merasa dipermainkan, Beruang pun marah dan berkata, “Awas kamu, Cing! Tidak akan kumaafkan! Beruang pun turun dengan menjatuhkan dirinya sambil tetap memeluk pohon. Oleh karena itu, sampai sekarang jika Kucing buang kotoran, ia akan membuat lubang dan menutupnya kembali. Hal itu dilakukan agar kotorannya tidak dimakan Beruang. Sementara itu, Beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah.

Karakter tokoh Beruang pada kutipan fabel tersebut adalah

a)

Pendendam

b)

Pemaaf

c)

Penyayang

d)

Pemarah

28.

Dahulu, ada seorang putra raja bernama Si Lundu Nipahu. Ia seharusnya hidup berbahagia sebagai seorang pangeran bersama keluarga di istana. Namun, bencana datang melanda. Pamannya mengadakan kudeta. Ayah Si Lundu terbunuh. Si Lundu juga dikejar-kejar pamannya. pemuda ini mewarisi cincin kerajaan pewaris takhta. Lundu pun melarikan diri ke hutan.


Amanat yang terkandung dari penggalan cerita di atas adalah ....

a)

tidak boleh saling membunuh

b)

tidak boleh merebut hak orang lain

c)

harus lari kencang apabila dikejar

d)

tidak boleh mengadakan kudeta

29.

Sementara itu, si kura-kura terus merangkak perlahan-lahan tanpa berhenti. Ia terus bergerak. Waktu terus berlalu, si kelinci masih tertidur dengan lelapnya. Dengan perlahan-lahan dan mantap, si kura-kura meneruskan langkahnya tanpa beristirahat. Ia bergerakperlahan-lahan sepanjang jalan. Akhirnya si kura-kura melewati si kelinci yang masih tertidur di tepi jalan. Si kelinci tertidur lelap, sehingga ia tidak mendengar saat si kura-kura melewatinya. Ketika kelinci terbangun dari tidur lelapnya, ia melihat ke arah belakang untuk mengetahui keberadaan si kura-kura. Namun ia tidak melihat kura-kura. Namun, ia tidak melihat kura-kura. Ia berkata , ‘’ Ternyata si kura-kura lebih lambat dari yang saya kira. Mungkin baru tengah malam ia tiba di garis finish.’’

Si kelinci merenggangkan kakinya dan kembalu ke jalan untuk melanjutkan perlombaan lari. Si kelinci berlari dan menaiki bukit. Kemudian ia melihat pemandangan yang menakjubkan. Di garis finish tampak si kura-kura. Penonton bersuka ria, karena si kura-kura memutuskan pita garis finish. Si kura-kura di umumkan sebagai pemenang. Si kelinci menghela nafas panjang dan si kura-kura tersenyum. “


Amanat teks di atas adalah....

a)

Kita tidak boleh merendahkan orang lain dan menyepelakan seseorang

b)

Kita tidak boleh sombong dan meremehkan kemampuan seseorang

c)

Kita harus saling tolong- menolong dengan sesama

d)

Kita harus bekerja sama dengan baik

30.

Hari ini ayah tidak pergi bekerja, Dani pun sedang libur sekolah. Dani yang sedang mengerjakan tugas liburannya melihat ayah yang sedang sibuk membetulkan sepeda motornya. Lantas Dani mendekati ayah, "Butuh bantuan, Yah?", tanyanya polos. Saat itu Dani masih duduk di bangku SMP."Boleh-boleh", jawab ayah. Mereka banyak berbincang selama membetulkan sepeda motor pada Dani dan Dani pun menikmatinya. "Kalau sudah besar nanti kamu mau jadi apa?" tanya ayah padanya. "Dani ingin menjadi pembalap yah, seperti Valentino Rossi", Dani secara spontan menjawab."oh ya? Wah hebat. Namun pembalap harus tahu bagian terpenting dari motor. Kamu tahu?", tanya ayah pada Dani. Dani pun berpikir, apa ya yang paling penting?


Bukti watak tokoh ingin tahu kutipan cerpen tersebut adalah ....

a)

Dani mendekati ayah,"Butuh bantuan, Yah?"

b)

Dani pun berpikir, apa ya yang paling penting?

c)

"Dani ingin jadi pembalap yah, seperti Valentino Rossi", Dani secara spontan.

d)

Dani yang sedang mengerjakan tugas liburannya melihat ayahnya sedang sibuk membetulkan sepeda motornya.

31.

Bacalah kutipan cerita berikut!


Tadi pagi, aku ngamuk. Rasanya, ini amukanku yang terdahsyat sepanjang sejarah. Keseeeel banget! Sumbernya, yah, siapa lagi kalau bukan Siti. Itu, pembantu baru yang kelakuannya suka bikin takjub orang serumah. Bayangkan saja, masa paper kewiraan yang sudah setengah mati kubuat, seenaknya saja dia lempar ke tempat sampah. Dia tidak tahu betapa besar pengorbanan untuk membuat paper itu. Tiga malam nyaris tidak tidur!


Sekitar pukul dua siang, perutku keroncongan minta diisi. Aku segera keluar dari kamar dan langsung ke dapur. Tapi, loh, mengapa begini sepi? Memang hari ini seluruh keluarga sedang berlibur ke Bandung. Di rumah tinggal aku dan Siti saja. Lalu, ke mana dia? Aku mondar-mandir keliling rumah mencarinya, batang hidungnya pun tidak tampak.


(Sumber: Cerpen Siti karya Maria M. Manuwembun)


Penyebab konflik yang dialami tokoh pada kutipan cerita tersebut adalah....

a)

Si aku kesal dengan tingkah laku Siti

b)

Siti pergi dari rumah

c)

Paper kewiraan Siti dibuang ke tempat sampah oleh tokoh Aku

d)

Paper kewiraan si Aku dibuang ke tempat sampah oleh Siti

32.

Di tengah padang rumput yang sangat luas, terdapat sebuah kolam yang dihuni oleh berpuluh-puluh katak. Diantara katak-katak tersebut ada satu anak katak yang bernama Kenthus, dia adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Karena kelebihannya itu, Kenthus menjadi sangat sombong. Dia merasa kalau tidak ada anak katak lainnya yang menandinginya.


Bagian yang menunjukkan bukti latar tempat terdapat pada kalimat....

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

33.

Ibu Kucing Belang pulang dari pasar. Wajahnya murung. Ibu Kucing Putih heran melihatnya, "Kenapa murung, Bu Kucing Belang? Cuaca, 'kan, cerah sekali?"

Ibu Kucing Belang menghela napas, "Saya sedang bingung, Bu Kucing Putih. Malam ini saya akan memasak ayam goreng," jawabnya.


Peristiwa dalam cuplikan dongeng itu terjadi di ....

a)

pasar

b)

hutan

c)

rumah kucing

d)

jalan raya

34.

Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Tani. Rupanya, ia tetap ingin pisang yang ada di pohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu.

"Dasar monyet, bisanya mencuri!" teriak petani ketika memergoki monyet.


Watak tokoh monyet pada cerita di atas adalah ....

a)

cerdik

b)

malas

c)

nakal

d)

rakus

35.

"Nyet, sudah berapa puluh yang kau makan, tak satu pun aku kamu kasih," kata Sang Kodok.

"Kamu makan kulitnya saja, Dok! Ini, terimalah!" jawab Monyet.


Watak Kodok adalah peminta-minta, sedangkan Monyet ....

a)

pelit

b)

cerdik

c)

cekatan

d)

angkuh

36.

Perhatikan pernyataan berikut!


Akhirnya, Induk Domba berhasil menyelamatkan anak-anak Domba dari cengkraman Serigala jahat. Serigala itu tewas karena kerakusannya.

Dalam teks fabel, pernyataan tersebut sering digunakan pengarang pada tahap….

a)

orientasi

b)

kompliksi

c)

resolusi

d)

koda

37.

Harimau tergoda oleh tawaran Si Kancil. Tangan Si Kancil memainkan seruling. Harimau memerhatikan Si Kancil. Harimau ingin meniup seruling.

Pada kutipan cerita di atas, yang berupa kalimat pasif intransitif adalah …

a)

kalmat pertama

b)

kalimat kedua

c)

kalimat ketiga

d)

kalmat keempat

38.

Perhatikan kutipan fabel berikut!

“Harimau yang baik, jangan kau makan aku, tubuhku yang kecil pasti tak akan mengenyangkanmu.”

“Aku tak perduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini”, Ujar Si Harimau. Angin tiba-tiba berhembus lagi, kriet kriet. “Suara apa itu?” Tanya Harimau penasaran.

Perbaikan ejaan dan tanda baca yang tepat pada kalimat kedua kutipan di atas adalah …

a)

“Aku tak perduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini!” Ujar Si Hariamu.

b)

“Aku tak perduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini!” ujar Si harimau.

c)

“Aku tak peduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini.” Ujar Si Harimau.

d)

“Aku tak peduli, aku sudah lama menunggu kesempatan ini,” ujar Si Harimau.

39.

Pernyataan berikut ini yang tepat digunakan pada bagian orientasi dalam sebuah fabel adalah….

a)

Cici akhirnya tahu ternyata Neneknya dimangsa oleh Si Kucing yang jahat. Ia berniat membalas dendam.

b)

Di sebuah rumah manusia, hiduplah Cici Si Cicak bersama dengan neneknya.

c)

Cici Si Cicak yang cerdik selalu membantu neneknya bekerja baik di dalam maupun di luar sarang.

d)

Akhirnya kedua binatang yang saling bermusuhan itu sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan.

40.

Bacalah penggalan fabel berikut!


Pada suatu zaman di dalam hutan, tinggallah seekor rusa. Setiap kali ia pergi untuk minum di kolam, ia akan mengagumi dirinya, tertutama tanduknya yang indah. Akan tetapi, manakala ia melihat kakinya ia sangat malu karena sangat kurus dan buruk.

“Aku punya tanduk yang begitu indah, kalau saja kaki-kakiku tidak begitu kurus dan jelek seperti ini,” keluhnya.

Suatu hari rusa dikejar oleh seekor harimau besar. Rusa itu berlari kencang sekuat yang dapat dilakukan kaki-kakinya dan meninggalkan harimau itu. Tahu-tahu tanduknya tersangkut di cabang pohon. Rusa berusaha membebaskan diri, tetapi tidak bisa.

Tidak lama kemudian, harimau berhasil mengejar dan menerkam rusa itu. Rusa itu tersadar bahwa kaki-kakinya yang buruk ternyata lebih berguna daripada tanduknya yang indah.


Amanat dalam kutipan cerita tersebut adalah....

a)

Gunakan akal dan pikiranmu untuk menyelamatkan diri.

b)

Jangan suka menghina kekurangan makhluk lain.

c)

Jangan rakus karena akan berakhir dengan kesialan.

d)

Jangan menilai sesuatu dari penampilannya.