wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BIKOM KMB III

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki berusia 43 tahun dirawat di RS akibat cedera kepala. Pasien mengeluh pusing berputar, nyeri tengkuk dan luka di leher dengan skala 6 (1-10), hidung terasa mampet dan sulit bernafas. Terdapat luka robek pada pelipis mata dan leher dengan 7 jahitan. Pemeriksaan TD 110/70 mmHg, frekuensi nafas 16x/menit, frekuensi nadi 76x/menit, suhu 36,6ºC.


Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut?

a)

Ketidakefektifan bersihan jalan nafas

b)

Ketidakefektifan pola nafas

c)

Kerusakan integritas kulit

d)

Resiko infeksi

e)

Nyeri akut

2.

Seorang Perempuan berusia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan penglihatan kabur yang disertai nyeri pada kedua mata. Nyeri terkadang disertai pusing dan mual VOD : 0 dan VOS : 1/∞. TIO Oculi Dextra : 40 mmHg, TIO Oculi Sinistra 23 mmHg.


Apakah Pendidikan Kesehatan yang tepat pada kasus diatas?

a)

Anjurkan klien untuk menghindari batuk,membungkuk dan mengangkat barang-barang yang berat

b)

Anjurkan keluarga klien untuk memodifikasi lingkungan sekitar klien untuk menghindari ketidaknyaman klien

c)

Batasi mobilitas dan aktivitas klien untuk menghindari peningkatan TIO

d)

Ajarkan dosis dan rute pemberian analgesic pada mata

e)

Anjurkan klien untuk memeriksakan penurunan penglihatan setiap 3 bulan

3.

Seorang laki-laki beruusia 63 tahun, di rawat di Ruang bedah syaraf dengan keluhan lemah separuh badan sebelah kanan, tidak bisa bicara dengan jelas,disertai nyeri kepala.Hasil pemeriksaan fisik TD: 220/100 mmHg, frekuensi nadi 110 x/menit, frekuensi nafas 24 x/menit,suhu 380C,Hasil CT Scan Infark cerebri Sinistra .


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Gangguan perfusi jaringan cerebral

b)

Gangguan komunikasi verbal

c)

Hambatan Mobilitas fisik

d)

Defisit perawatan diri

e)

Nyeri Akut

4.

Seorang Perempuan berusia 55 tahun masuk rumah sakit dengan diagnosa medis Hemoragik Stroke, dan saat ini sementra di rawat di ruang perawatan Neuro. Hasil pengkajian perawat didapatkan pasien masi dalam kesadaran koma. Perawat melakukan tindakan pemberian makan per NGT dengan mengatur posisi pasien dan menyiapkan susu yang akan diberikan.


Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat selanjutnya ?

a)

Rawat ujung luar NGT sesuai dengan indikasi pemasangan NGT

b)

klem selang NGT dan tinggikan selang 45 cm dari dada pasien

c)

Cek posisi dan kepatenan selang NGT serta residu lambung

d)

Alirkan makanan perlahan-lahan tanpa mendorong

e)

bilas selang dengan cairan

5.

Seorang perempuan berusia 40 tahun mendatangi poliklinik mata dengan keluhan nyeri disekitar mata, pandangan kabur mendadak disertai mual. Pemeriksaan fisik menunjukkan mata kanan teraba lebih keras. Hasil visus OD : 5/30, OS : 5/10. Vital sign: TD 110/70 mmHg, Frekuensi Nadi: 104x/mt, Frekuensi Pernpasan : 20x/mt dan S : 370C. Skala nyeri 4.


Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus diatas ?

a)

Hambatan mobilitas

b)

Mual

c)

Risiko cedera

d)

Nyeri akut

e)

Gangguan penglihatan

6.

Seorang laki-laki, berusia 32 tahun datang ke poliklinik THT dengan keluhan hidung berdarah disertai nyeri akibat terjatuh dari tangga, setelah dilakukan pemeriksaan fisik dengan menggunakan speculum hidung ditemukan sumber perdarahan berasal dari nasal anterior.. Vital sign: TD 110/70 mmHg, Frekuensi Nadi: 100x/mt, Frekuensi Pernpasan : 22x/mt dan S : 36,50C. Skala nyeri 3.


Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Ajarkan pursed- lip breathing

b)

Observasi perdarahan

c)

Pasang tampon belocq

d)

Atur posisi kepala

e)

Tekan cavum nasi 5-10 menit

7.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RS dengan keluhan luka terbuka pada paha kanan, perdarahan dan nyeri akibat kecelakaan lalu lintas. Rencana tindakan keperawatannya adalah meninggikan ekstremitas yang sakit.. Vital sign: TD 120/70 mmHg, Frekuensi Nadi: 100x/mt, Frekuensi Pernpasan : 22x/mt dan S : 36,50C. Skala nyeri 3.


Apakah rasional tindakan keperawatan yang dilakukan pada kasus diatas ?

a)

Menghindari kesalahan posisi tulang

b)

Meningkatkan aliran balik vena

c)

Mencegah terjadinya komplikasi

d)

Memberikan kenyamanan

e)

Merelaksasikan otot

8.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat di RS dengan keluhan luka pada kaki kanan, nyeri, bengkak dan bernanah. Perawat yang menangani pasien rutin melakukan perawatan luka. Ukuran luka: 3cm x 6 cm, tampak adanya slought. Vital sign: TD 110/70 mmHg, Frekuensi Nadi: 100x/mt, Frekuensi Pernapasan : 18x/mt dan S : 36,50C. Skala nyeri 3.


Apakah nursing outcomes tindakan yang dulakukan perawat pada kasus diatas ?

a)

Memaksimalkan fungsi ekstremitas

b)

Mencegah penyebaran infeksi

c)

Meningkatan mobilitas fisik

d)

Meningkatkan konsep diri

e)

Memberi rasa nyaman

9.

Seorang laki-laki berusia 65 tahun, dirawat di RS karena mengalami kelemahan pada sisi kiri tubuh. Keadaan ini dialami sejak ±10 jam sebelum masuk RS. Pemeriksaan fisik pasien mengalami kelumpuhan nervus VII, X, XII, bicara pelo, tersedak saat screening dysphagia sehingga dilakukan pemasangan NGT. Pasien mendapatkan makanan melalui NGT yang diberikan setiap 4 jam.


Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Kurangi kecepatan pemberian makanan

b)

Pertahankan elevasi kepala 300

c)

Lakukan pembilasan secara rutin

d)

Berikan cairan yang adekuat

e)

Tarik NGT untuk reposisi

10.

Seorang laki-laki berusia 23 tahun korban lakalantas sedang dalam perawatan di ruangan gawat darurat dengan kondisi fraktur tibia kiri. Kondisi ini mengakibatkan harus menggunakan kruk sebagai alat bantu berjalan. pada saat konsul di poliklinik pasien mengelu tidak nyaman mengunakan kruk saat berjalan, perawat yang bertugas hendak mengkaji komplikasi dari penggunaan kruk.


Apakah tanda adanya komplikasi yang berhubungan dengan penggunaan kruk?

a)

Ketidaknyamanan pada kaki kiri

b)

Kelemahan pada kaki kiri

c)

Kelemahan pada otot bicep

d)

Kelemahan pada otot lengan

e)

Spasme pada otot tricep

11.

Seorang perempuan berusia 27 tahun merupakan korban kebakaran yang terjadi di kamar kosnya, perempuan tersebut mengalami luka bakar didaerah wajah kepalanya hingga leher, lengan kiri dan kanan serta ½ bagian dada.


Berapaka luas luka bakar pada pasien tersebut?

a)

9 %

b)

18 %

c)

27 %

d)

36 %

e)

45 %

12.

Seorang perempuan berusia 27 tahun merupakan korban kebakaran. Setelah sampai di UGD perawat ingin menentukan derajat/grade luka bakar yang dialami pasien tersebut. Adapun hasil pengkajian yaitu Jaringan yang rusak sebagian dermis, folikel, rambut, dan kelenjar keringat utuh. Rasa nyeri warna merah pada lesi, dan terdapat bula.

a)

I

b)

II A

c)

II B

d)

III

e)

IV

13.

Seorang wanita berumur 45 tahun datang ke Balai Kesehatan Mata dengan keluhan penglihatan kabur yang disertai nyeri pada kedua mata sejak 2 bulan terakhir. Klien mengatakan nyeri pada matanya memberat pada saat emosi. Klien memiliki riwayat hipertensi . VOD : 2/6 dan VOS : 2/6


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Nyeri akut

b)

Gangguan Persepsi Sensori : penglihatan

c)

Gangguan Perfusi jaringan serebral

d)

Resiko Jatuh

e)

Ansietas

14.

Seorang laki-laki berumur 56 tahun, dirawat di ruang perawatan mata dengan keluhan utama penglihatannya kabur. Pada pengkajian fisik mata ditemukan konjungtifa anemis, sclera normal, pupil isokor dan reflex kornea positif dikedua mata. Setelah dilakukan pengkajian visus, VOS: 1/300 dan VOD: 1/∞.


Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Resiko Jatuh

b)

Hambatan Mobilitas Fisik

c)

Volume cairan kurang dari kebutuhan

d)

Gangguan persepsi sensori penglihatan

e)

Gangguan citra tubuh

15.

Seorang perempuan usia 38 tahun mengalami dislokasi bahu dextra karena terjatuh. Berdasarkan hasil pengkajian perawat didapatkan data: pasien mengeluh nyeri skala 8 (1-10), tangan tidak bisa digerakkan, dan cemas dengan kondisi sakitnya. Terdapat hematom pada daerah yang cidera, luka laserasi pada tangan kanan dengan diameter +3 cm, dan kondisi luka kotor. Pasien menyeringai kesakitan dan melindungi area yang sakit.


Apa masalah keperawatan utama pada kasus di atas?

a)

Nyeri akut

b)

Risiko cidera

c)

Risiko infeksi

d)

Gangguan mobilitas fisik

e)

Gangguan integritas jaringan

16.

Seorang laki-laki usia 52 tahun mengalami fraktur akibat terjatuh dari pohon kelapa. Pasien mengeluh nyeri skala 7 (1-10) dan menyeringai menahan sakit. Kondisi luka saat ini: deformitas pada femur sinistra dan hematom dengan diameter + 6 cm. Hasil pemeriksaan radiologi: fraktur komplit pada 1/3 distal os femur sinistra. Tindakan yang akan dilakukan yaitu operasi elektif: ORIF. Saat ini, perawat melakukan pembalutan area fraktur dengan bidai.


Apa tujuan pembidaian pada kasus tersebut?

a)

Mempersiapkan operasi ORIF

b)

Melakukan fiksasi pada area fraktur

c)

Memudahkan transportasi ke ruangan

d)

Mengurangi rasa sakit pada area fraktur

e)

Mengurangi pendarahan pada area fraktur

17.

Seorang laki-laki usia 24 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas satu jam yang lalu. Pasien dibawa ke IGD. Pasien sakit berat, kesadaran CM, GCS: 15, terdapat fraktur terbuka pada tibia dextra dengan pendarahan mengucur hebat sekitar 700cc, dan ekstremitas teraba dingin. TD: 90/60 mmHg, frekuensi nadi: 134x/menit, teraba lemah, frekuensi pernafasan 32x/menit.


Apa data utama yang harus dikaji pada kasus tersebut?

a)

Pain

b)

Pallor

c)

Parestesia

d)

Paralysys

e)

Pulselessness

18.

Seorang laki-laki umur 50 tahun diantar oleh keluarga ke UGD dengan kecelakaan lalu lintas tertabrak mobil. Keadaan umum pasien tampak sakit sedang, pasien tampak lemas dan mengeluh nyeri pada area lutut sebelah kiri dan kaki sebelah kanan dengan skala nyeri 4 (1-10), tampak fraktur terbuka dengan perdarahan aktif pada os patella sinistra dan fraktur terbuka pada 1/3 distal os tibia dextra. Hasil pengkajian TD: 80/60 mmHg, frekuensi nadi: 90x/menit, frekuensi nafas: 29 x/menit, Suhu: 37,8 OC.


Apa tindakan keperawatan paling tepat pada golden hour pasien?

a)

Melakukan balut tekan

b)

Memasang elastis perban

c)

Melakukan hecting situasi

d)

Memasang long spain board

e)

Melakukan pemasangan bidai

19.

Seorang laki-laki usia 45 tahun dirawat di bangsal rawat inap dengan diagnosis medis stroke hemiparese kanan. Pasien sakit sedang, kesadaran: CM. Uji kekuatan otot:

- ekstremitas kiri kekuatan otot penuh

- ekstremitas kanan terdapat gerakan, mampu melawan gaya gravitasi, namun tidak mampu melawan tahanan ringan.


Berapa nilai hasil uji kekuatan otot pada ekstremitas kanan?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

20.

Seorang perempuan berusia 23 tahun dirawat diruangan bedah ortthopedi setelah menjalani pembedahan ORIF, pasien kesakitan sambil berteriak teriak, maka perawat yang mendengar langsung melihat kondisi pasien sambil berkata “ibu jangan berteriak, bisa menggangu pasien lain” lalu kembali ke ners station tanpa melakukan tindakan keperawatan.


Apakah aspek etik legal yang dilanggar perawat tersebut?

a)

Autonomy

b)

Justice

c)

Feracity

d)

Beneficience

e)

Non Maleficience