NEW
Font size
WorksheetsUJIAN SEKOLAH BAHASA INDONESIA 1 SD ATI 2020
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Teks berikut untuk
menjawab soal nomor 1–5.
Anggrek
Beraneka ragam bunga tumbuh subur di Bumi Nusantara, di antaranya bunga anggrek yang mendapat julukan puspa bangsa. Warna, bentuk, dan jenis bunga tersebut bermacam-macam. Ada yang putih, kuning, ungu, dan hitam. Bentuknya indah dan menawan. Bahkan,
bentuknya ada yang menyerupai kalajengking. Anggrek bisa hidup menempel di tumbuhan dan ada yang tumbuh di tanah.
Pecinta anggrek datang dari berbagai
penjuru negeri ketika pameran bunga Nusantara digelar. Mereka datang dari jauh hanya untuk memuaskan hobinya. Anggrek yang dipamerkan dapat dibeli Sehingga pecinta anggrek dapat memiliki sesuai seleranya. Harga
bunga anggrek bergantung pada jenis dan keunikannya.
Menanam Anggrek boleh dikatakan gampang-gampang susah (1). Jika menanam anggrek, kita cukup menyediakan pot yang berisi arang dan sabut kelapa (2). Kemudian bibit anggrek ditanam (3). Cara memeliharanya cukup disiram tiga hari sekali dengan air biasa atau air beras (4). Jika anggrek terserang hama, kita perlu mencari obat pembasmi yang tepat (5).
Antonim dari kata yang dicetak miring pada teks tersebut adalah ….
Penyemprot
penghilang
pengobat
Penyubur
Informasi tersurat pada teks di atas yang tepat adalah ...
Menanam anggrek susah
Menanam anggrek sangatlah mudah sekali
Cara memeliharanya cukup disiram tiga hari sekali dengan air biasa atau air beras
Harga bunga anggrek sangat mahal bergantung pada jenis dan keunikannya
Anggrek
di Bumi Nusantara, di antaranya bunga anggrek yang mendapat julukan puspa bangsa. Warna, bentuk, dan jenis bunga tersebut bermacam-macam. Ada yang putih, kuning, ungu, dan hitam. Bentuknya indah dan menawan. Bahkan, bentuknya ada yang menyerupai kalajengking. Anggrek bisa hidup menempel di tumbuhan dan ada yang tumbuh di tanah.
Pecinta anggrek datang dari berbagai penjuru negeri ketika pameran bunga Nusantara digelar. Mereka datang dari jauh hanya untuk memuaskan hobinya. Anggrek yang dipamerkan dapat dibeli Sehingga pecinta anggrek dapat memiliki sesuai seleranya. Harga bunga anggrek bergantung pada jenis dan keunikannya.
Menanam Anggrek boleh dikatakan gampang-gampang susah (1). Jika menanam anggrek, kita cukup menyediakan pot yang berisi arang dan sabut kelapa (2). Kemudian bibit anggrek ditanam (3). Cara memeliharanya cukup disiram tiga hari sekali dengan air biasa atau air beras (4). Jika anggrek terserang hama, kita perlu mencari obat pembasmi yang tepat (5).
Makna kata yang dicetak tebal pada teks tersebut adalah ….
keunikan tanaman
tanaman pengganggu
penyubur tanaman
penyakit tanaman
Anggrek
Beraneka ragam bunga tumbuh subur di Bumi Nusantara, di antaranya bunga anggrek yang mendapat julukan puspa bangsa. Warna, bentuk, dan jenis bunga tersebut bermacam-macam. Ada yang putih, kuning, ungu, dan hitam. Bentuknya indah dan menawan. Bahkan, bentuknya ada yang menyerupai kalajengking. Anggrek bisa hidup menempel di tumbuhan dan ada yang tumbuh di tanah.
Pecinta anggrek datang dari berbagai penjuru negeri ketika pameran bunga Nusantara digelar. Mereka datang dari jauh hanya untuk memuaskan hobinya. Anggrek yang dipamerkan dapat dibeli Sehingga pecinta anggrek dapat memiliki sesuai seleranya. Harga bunga anggrek bergantung pada jenis dan keunikannya.
Menanam Anggrek boleh dikatakan gampang-gampang susah (1). Jika menanam anggrek, kita cukup menyediakan pot yang berisi arang dan sabut kelapa (2). Kemudian bibit anggrek ditanam (3). Cara memeliharanya cukup disiram tiga hari sekali dengan air biasa atau air beras (4). Jika anggrek terserang hama, kita perlu mencari obat pembasmi yang tepat (5).
Kalimat Penjelas pada paragraf ketiga terdapat pada kalimat nomor
1),(2),(3),(4)
1) ,(2),(3),(5)
2),(3),(4),(5)
(2),(3),(5),(1)
Anggrek
Beraneka ragam bunga tumbuh subur di Bumi Nusantara, di antaranya bunga anggrek yang mendapat julukan puspa bangsa. Warna, bentuk, dan jenis bunga tersebut bermacam-macam. Ada yang putih, kuning, ungu, dan hitam. Bentuknya indah dan menawan. Bahkan, bentuknya ada yang menyerupai kalajengking. Anggrek bisa hidup menempel di tumbuhan dan ada yang tumbuh di tanah.
Pecinta anggrek datang dari berbagai penjuru negeri ketika pameran bunga Nusantara digelar. Mereka datang dari jauh hanya untuk memuaskan hobinya. Anggrek yang dipamerkan dapat dibeli Sehingga pecinta anggrek dapat memiliki sesuai seleranya. Harga bunga anggrek bergantung pada jenis dan keunikannya.
Menanam Anggrek boleh dikatakan gampang-gampang susah (1). Jika menanam anggrek, kita cukup menyediakan pot yang berisi arang dan sabut kelapa (2). Kemudian bibit anggrek ditanam (3). Cara memeliharanya cukup disiram tiga hari sekali dengan air biasa atau air beras (4). Jika anggrek terserang hama, kita perlu mencari obat pembasmi yang tepat (5).
Kalimat tanya yang tepat untuk paragraf kedua adalah ….
Apa tujuan mereka datang ke pameran anggrek Bumi Nusantara?
Bagaimana cara memelihara anggrek yang baik?
Siapa yang datang pada pameran bunga Nusantara?
Apa bentuk bunga anggrek yang ada di Bumi Nusantara?
Bacalah dengan teliti
untuk menjawab nomor 6-9!
Konservasi Penyu
Sebagai warga yang setiap harii tinggal di pantai, Sutari memiliki kepedulian tinggi terhadap ekosistem pantai. Salah satu konsentrasinya sejak lima tahun adalah melakukan .konservasi penyu. Hal ini karena Pak Sutari melihat bahwa keberadaan penyu mulai langka. Hampir setiap hari Sutari berada di bibir pantai. Ia mengamati penyu-penyu yang telah dilepas ke pantai. Penyu-penyu itu adalah hasil penangkaran yang telah dilepas kembali ke pantai.
Ide pokok dari teks tersebut adalah
...
Konservasi penyu yang telah dilakukan selama lima tahun
Pengamatan terhadap penyu-penyu yang dilepas ke pantai.
Jiwa kepedulian Sutari terhadap ekosistem di pantai.
Penyu-penyu hasil penangkaran yang akan dilepas ke pantai.
Konservasi Penyu
Sebagai warga yang setiap hari tinggal di pantai, Sutari memiliki kepedulian tinggi terhadap ekosistem pantai. Salah satu konsentrasinya sejak lima tahun adalah melakukan konservasi penyu. Hal ini karena Pak Sutari melihat bahwa keberadaan penyu mulai langka. Hampir setiap hari Sutari berada di bibir pantai. Ia mengamati penyu-penyu yang telah dilepas ke pantai. Penyu-penyu itu adalah hasil penangkaran yang telah dilepas kembali ke pantai.
Makna tersirat pada teks tersebut adalah
Sutari, Pelopor Konservasi Penyu
Sutari, Penangkar penyu
Sutari, Warga yang peduli dengan penyu
Sutari, Lima tahun memelihara penyu
Konservasi Penyu
Sebagai warga yang setiap hari tinggal di pantai, Sutari memiliki kepedulian tinggi terhadap ekosistem pantai. Salah satu konsentrasinya sejak lima tahun adalah melakukan konservasi penyu. Hal ini karena Pak Sutari melihat bahwa keberadaan penyu mulai langka. Hampir setiap hari Sutari berada di bibir pantai. Ia mengamati penyu-penyu yang telah dilepas ke pantai. Penyu-penyu itu adalah hasil penangkaran yang telah dilepas kembali ke pantai.
Pernyataan yang sesuai paragraf di atas adala
Penyu-penyu itu adalah hasil penangkaran yang telah dilepas kembali ke pantai
Sikap tersebut adalah hal biasa dan semua orang dapat melakukannya
Penangkaran penyu dapat mengakibatkan populasi penyu bertambah banyak dan merugikan
Penyu adalah hewan yang secara alam dapat hidup tanpa bantuan manusia
Konservasi Penyu
Sebagai warga yang setiap hari tinggal di pantai, Sutari memiliki kepedulian tinggi terhadap ekosistem pantai. Salah satu konsentrasinya sejak lima tahun adalah melakukan konservasi penyu. Hal ini karena Pak Sutari melihat bahwa keberadaan penyu mulai langka. Hampir setiap hari Sutari berada di bibir pantai. Ia mengamati penyu-penyu yang telah dilepas ke pantai. Penyu-penyu itu adalah hasil penangkaran yang telah dilepas kembali ke pantai
Paragraf di atas termasuk jenis paragraf
Narasi
Deskripsi
persuasi
Argumentasi
Setiap rumah di Desa Mekarhilir mendapat bubuk abate. Pemberian bubuk itu untuk mencegah perkembang-biakan nyamuk demam berdarah. Pak Umar tinggal di Desa Mekarhilir. Pak Umar selalu memberikan contoh buat warga yang lain agar masyarakat Mekarhilir bebas dari DBD yang sudah mengakibatkan seorang anak meninggal di Desa sebelah.
Prediksi berikut yang sesuai dengan isi bacaan di atas adalah
Pak Umar dan warga tidak mendapatkan bubuk abate
Warga Mekarhilir mendapatkan bubuk abate
Warga menggunakan bubuk abate untuk mencegah demam berdarah
Pak Umar dan warga akan terkena demam berdarah
Setiap rumah di Desa Mekarhilir mendapat bubuk abate. Pemberian bubuk itu untuk mencegah perkembang-biakan nyamuk demam berdarah. Pak Umar tinggal di Desa Mekarhilir. Pak Umar selalu memberikan contoh buat warga yang lain agar masyarakat Mekarhilir bebas dari DBD yang sudah mengakibatkan seorang anak meninggal di Desa sebelah.
Pernyataan yang tepat untuk menanggapi sikap Pak Umar adalah….
Tidak dapat dicontoh karena dia tidak membagikan abate.
Patut dicontoh karena dia menggunakan bubuk abate untuk pencegahan DBD
Memang seharusnya memberikan contoh karena anaknya menjadi korban
Perlu dicontoh karena DBD dapat ia cegah dengan penyemprotan.
Perhatikan kedua teks berikut!
Teks 1
Jamur merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai pigmen hijau daun atau klorofil. Namun, jamur berinti, berspora, dan berupa sel atau benang. Selain itu, jamur juga bercabang-cabang dengan dinding sel dari selulosa atau khitin. Ada jenis jamur yang bisa dimakan dan ada pula jenis jamur yang beracun. Jamur yang bisa dimakan disebut jamur pangan atau jamur konsumsi. Jamur tersebut dapat dijadikan bahan makanan karena tidak mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan. Jamur pangan dapat berupa hasil budi daya atau panen dari alam.
Teks 2
Jamur pangan juga sering disebut jamur konsumsi. Jamur pangan merupakan jenis jamur yang dapat dijadikan bahan makanan sehari-hari. Jamur pangan ini enak dimakan dan tidak mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan. Jamur tersebut dapat diperoleh dari hasil budi daya atau dapat pula dipanen dari alam. Jamur dipanen dari alam berarti jamur tersebut dipetik dari alam dan tidak dibudidayakan oleh manusia.
Persamaan kedua teks tersebut adalah ...
Membicarakan budi daya jamur sebagai salah satu bahan pangan
Membicarakan keunggulan jamur sebagai salah satu bahan pangan yang tidak beracun.
Membicarakan keunggulan jamur sebagai salah satu bahan pangan yang dapat dikonsumsi
Membicarakan jamur pangan yang tidak beracun sehingga dapat dikonsumsii manusia.
Keragaman budaya masyarakat Indonesia yang terdiri dari ratusan suku bangsa yang tersebar di lebih dari tujuh belas ribu pulau yang ada di Indonesia. Setiap suku bangsa mempunyai identitas sosial, budaya, dan politik yang berbeda-beda, seperti bahasa , adat istiadat serta tradisi, sistem kepercayaan, dan sebagainya.
Ide pokok paragraf tersebut adalah ….
Setiap suku bangsa mempunyai identitas sosial
Indonesia yang terdiri dari ratusan suku bangsa
Terdiri dari tujuh belas ribu pulau yang ada di Indonesia
Keragaman budaya masyarakat Indonesia
Kemumu di dalam semak
Jatuh sehelai selarasnya
Meski ilmu setinggi tegak
Tak sembahyang apa gunanya
Isi pantun yang tepat adalah ….
Kalau jatuh segeralah sembahyang
Ilmu yang tinngi harus sembahyang
Ilmu yang tinggi kalau tidak sembahyang tidak berguna
Sembahyanglah dengan ilmu yang tegak
Aji Saka
Zaman dahulu di Pulau Jawa diperintah oleh seorang raja yang sangat kejam karena gemar memakan daging manusia, yaitu Raja Dewata Cengkar.
Setiap hari, patihnya yang bernama Jugul Mudo harus membawa seorang rakyat untuk menjadi santapanya.
Rakyat Kerajaan Medang Kamulan hidup dalam ketakutan. Jumlah mereka semakin lama semakin berkurang. Namun, tidak seorang pun yang berani melawan kehendak rajanya.
Suatu hari tibalah giliran desa Medang Kawit untuk mempersembahkan seseorang menjadi santapan raja. Setelah diadakan rapat yang harus menjadi korban adalah seorang janda, induk semang tempat Aji Saka mondok. Aji Saka tidak kuasa menahan sedih, ia lalu mengusulkan diri untuk menggantikan induk semangnya.
Aji saka menghadap raja. Sebelum menjadi santapannya, Aji Saka meminta satu permohonan kepada raja yaitu tanah seluas surban di kepalanya. Permintaan Aji Saka dikabulkan, tetapi surban Aji Saka sangat panjang hingga akhirnya sampai raja yang menarik surban ke pinggir sungai. Aji Saka lalu mendorong raja kejam itu ke dalam sungai dan sang raja berubah menjadi buaya putih. Raja yang berubah menjadi buaya putih bersumpah akan membalas dendam, namun Aji Saka tidak memperdulikan hal itu. Ia dinobatkan menjadi raja dengan gelar Prabu Joko.
Tokoh utama pada cerita rakyat di atas adalah ....
Aji Saka
Dewata Cengkar
Jugul Mudo
Buaya Putih
Aji Saka
Zaman dahulu di Pulau Jawa diperintah oleh seorang raja yang sangat kejam karena gemar memakan daging manusia, yaitu Raja Dewata Cengkar.
Setiap hari, patihnya yang bernama Jugul Mudo harus membawa seorang rakyat untuk menjadi santapanya.
Rakyat Kerajaan Medang Kamulan hidup dalam ketakutan. Jumlah mereka semakin lama semakin berkurang. Namun, tidak seorang pun yang berani melawan kehendak rajanya.
Suatu hari tibalah giliran desa Medang Kawit untuk mempersembahkan seseorang menjadi santapan raja. Setelah diadakan rapat yang harus menjadi korban adalah seorang janda, induk semang tempat Aji Saka mondok. Aji Saka tidak kuasa menahan sedih, ia lalu mengusulkan diri untuk menggantikan induk semangnya.
Aji saka menghadap raja. Sebelum menjadi santapannya, Aji Saka meminta satu permohonan kepada raja yaitu tanah seluas surban di kepalanya. Permintaan Aji Saka dikabulkan, tetapi surban Aji Saka sangat panjang hingga akhirnya sampai raja yang menarik surban ke pinggir sungai. Aji Saka lalu mendorong raja kejam itu ke dalam sungai dan sang raja berubah menjadi buaya putih. Raja yang berubah menjadi buaya putih bersumpah akan membalas dendam, namun Aji Saka tidak memperdulikan hal itu. Ia dinobatkan menjadi raja dengan gelar Prabu Joko.
Latar tempat cerita tersebut adalah....
Tanah seluas surban
Sungai Sedang Kamulan
Kerajaan Medang Kamulan
Desa Medang Kawit
Aji Saka
Zaman dahulu di Pulau Jawa diperintah oleh seorang raja yang sangat kejam karena gemar memakan daging manusia, yaitu Raja Dewata Cengkar.
Setiap hari, patihnya yang bernama Jugul Mudo harus membawa seorang rakyat untuk menjadi santapanya.
Rakyat Kerajaan Medang Kamulan hidup dalam ketakutan. Jumlah mereka semakin lama semakin berkurang. Namun, tidak seorang pun yang berani melawan kehendak rajanya.
Suatu hari tibalah giliran desa Medang Kawit untuk mempersembahkan seseorang menjadi santapan raja. Setelah diadakan rapat yang harus menjadi korban adalah seorang janda, induk semang tempat Aji Saka mondok. Aji Saka tidak kuasa menahan sedih, ia lalu mengusulkan diri untuk menggantikan induk semangnya.
Aji saka menghadap raja. Sebelum menjadi santapannya, Aji Saka meminta satu permohonan kepada raja yaitu tanah seluas surban di kepalanya. Permintaan Aji Saka dikabulkan, tetapi surban Aji Saka sangat panjang hingga akhirnya sampai raja yang menarik surban ke pinggir sungai. Aji Saka lalu mendorong raja kejam itu ke dalam sungai dan sang raja berubah menjadi buaya putih. Raja yang berubah menjadi buaya putih bersumpah akan membalas dendam, namun Aji Saka tidak memperdulikan hal itu. Ia dinobatkan menjadi raja dengan gelar Prabu Joko.
Watak tokoh Raja Dewata Cengkar dan Aji Saka adalah
Raja Dewata Cengkar antagonis sedangkan Aji Saka tritagonis
Raja Dewata Cengkar antagonis sedangkan Aji Saka protagonis
Raja Dewata Cengkar protagonis sedangkan Aji Saka antagonis
Raja Dewata Cengkar tritagonis sedangkan Aji Saka protagonis
Alam ...
Bila kita bersahabat
Dia akan memberi manfaat
Bila kita tak jaga
Dia akan murka
Kita akan menjadi korbannya
Sahabat ...
Lestarikan hidup pastilah sehat
Maksud kata murka pada puisi tersebut adalah
Binasa
erluka
Celaka
Marah
Kancil dan Monyet
“Hidup ini kadang perlu dinikmati,” demikian kancil berkata dalam hati. Rupanya kancil habis makan satu sisir buah pisang yang di peroleh dari kebun kosong dekat hutan. Di sampingnya, masih tergeletak satu tandan lagi buah pisang.
Tiba-tiba datang seekor Monyet. “Hai kawan, rupanya hari ini kau punya makanan lebih, boleh dong aku dibagi,” kata Monyet merayu. Makanlah satu atau dua tetapi jangan di habiskan, Kancil kemudian tidur. Tak lama kemudian Kancil bangun, lalu Kancil mencari-cari pisang miliknya. “Monyet mana pisangku?” tanya kancil. “Wah, Kancil…kan sudah kuhabiskan,” tanpa rasa bersalah Monyet menjawab pertanyaan Kancil.
“Habis?” teriak Kancil.
“Sudahlah kawan, nanti kau kan bisa cari lagi yang lain, tidak apa-apa ya?” kata Monyet.
Kancil tidak bisa berkata-kata lagi.
Hari berikutnya Kancil menyaksikan petani sedang memanen kacang tanah. Kemudian Kancil meminta kacang kepada petani. “Itu lebih baik daripada kamu mencuri. Ini buat kamu,” kata Petani.
“Syukur, ada petani baik yang telah memberikan kacang, tetapi kali ini aku harus sembunyi agar tidak ketahuan si Monyet rakus.” Tetapi tak berapa lama kemudian, datang lagi si Monyet yang rakus itu.
“Hai kawan, asyik betul duduk di sini sambil makan kacang, sepertinya lebih asyik kalau aku bergabung menemanimu.”
Dengan perasaan dongkol, akhirnya Kancil mempersilahkanya. Tapi rupanya si Monyet lebih cepat makannya sehingga kancil berkata, “Hai Monyet sekarang pergilah, kau sudah menghabiskan separo lebih kacangku,” kata Kancil. “Dasar Monyet tak tahu berterima kasih. Tunggu pembalasanku!” gumam Kancil ….
Makna kata dongkol pada cerita di atas adalah ....
diam
kesal
takabur
dendam
Kancil dan Monyet
“Hidup ini kadang perlu dinikmati,” demikian kancil berkata dalam hati. Rupanya kancil habis makan satu sisir buah pisang yang di peroleh dari kebun kosong dekat hutan. Di sampingnya, masih tergeletak satu tandan lagi buah pisang.
Maksud kalimat bergaris bawah pada cerita di atas adalah ....
Rupanya buah pisang sesisir itu habis dimakan kancil
Rupanya buah pisang sesisir itu habis dimakan monyet
Rupanya buah pisang sepohon itu habis dimakan monyet
Rupanya buah pisang satu tandan itu habis dimakan kancil
Kancil dan Monyet
“Hidup ini kadang perlu dinikmati,” demikian kancil berkata dalam hati. Rupanya kancil habis makan satu sisir buah pisang yang di peroleh dari kebun kosong dekat hutan. Di sampingnya, masih tergeletak satu tandan lagi buah pisang.
Tiba-tiba datang seekor Monyet. “Hai kawan, rupanya hari ini kau punya makanan lebih, boleh dong aku dibagi,” kata Monyet merayu. Makanlah satu atau dua tetapi jangan di habiskan, Kancil kemudian tidur. Tak lama kemudian Kancil bangun, lalu Kancil mencari-cari pisang miliknya. “Monyet mana pisangku?” tanya kancil. “Wah, Kancil…kan sudah kuhabiskan,” tanpa rasa bersalah Monyet menjawab pertanyaan Kancil.
“Habis?” teriak Kancil.
“Sudahlah kawan, nanti kau kan bisa cari lagi yang lain, tidak apa-apa ya?” kata Monyet.
Kancil tidak bisa berkata-kata lagi.
Hari berikutnya Kancil menyaksikan petani sedang memanen kacang tanah. Kemudian Kancil meminta kacang kepada petani. “Itu lebih baik daripada kamu mencuri. Ini buat kamu,” kata Petani.
“Syukur, ada petani baik yang telah memberikan kacang, tetapi kali ini aku harus sembunyi agar tidak ketahuan si Monyet rakus.” Tetapi tak berapa lama kemudian, datang lagi si Monyet yang rakus itu.
“Hai kawan, asyik betul duduk di sini sambil makan kacang, sepertinya lebih asyik kalau aku bergabung menemanimu.”
Dengan perasaan dongkol, akhirnya Kancil mempersilahkanya. Tapi rupanya si Monyet lebih cepat makannya sehingga kancil berkata, “Hai Monyet sekarang pergilah, kau sudah menghabiskan separo lebih kacangku,” kata Kancil. “Dasar Monyet tak tahu berterima kasih. Tunggu pembalasanku!” gumam Kancil ….
Nilai positif yang terkandung pada cerita diatas adalah ....
Jika kita diberi makanan berterima kasihlah kepada yang memberikan
Jika makan janganlah rakus dan ingat teman
Jika kita diberi makan, janganlah makan berlebihan
Jika kita diberi makan, makanlah sekadarnya untuk menghargai yang memberikan
Kancil dan Monyet
“Hidup ini kadang perlu dinikmati,” demikian kancil berkata dalam hati. Rupanya kancil habis makan satu sisir buah pisang yang di peroleh dari kebun kosong dekat hutan. Di sampingnya, masih tergeletak satu tandan lagi buah pisang.
Tiba-tiba datang seekor Monyet. “Hai kawan, rupanya hari ini kau punya makanan lebih, boleh dong aku dibagi,” kata Monyet merayu. Makanlah satu atau dua tetapi jangan di habiskan, Kancil kemudian tidur. Tak lama kemudian Kancil bangun, lalu Kancil mencari-cari pisang miliknya. “Monyet mana pisangku?” tanya kancil. “Wah, Kancil…kan sudah kuhabiskan,” tanpa rasa bersalah Monyet menjawab pertanyaan Kancil.
“Habis?” teriak Kancil.
“Sudahlah kawan, nanti kau kan bisa cari lagi yang lain, tidak apa-apa ya?” kata Monyet.
Kancil tidak bisa berkata-kata lagi.
Hari berikutnya Kancil menyaksikan petani sedang memanen kacang tanah. Kemudian Kancil meminta kacang kepada petani. “Itu lebih baik daripada kamu mencuri. Ini buat kamu,” kata Petani.
“Syukur, ada petani baik yang telah memberikan kacang, tetapi kali ini aku harus sembunyi agar tidak ketahuan si Monyet rakus.” Tetapi tak berapa lama kemudian, datang lagi si Monyet yang rakus itu.
“Hai kawan, asyik betul duduk di sini sambil makan kacang, sepertinya lebih asyik kalau aku bergabung menemanimu.”
Dengan perasaan dongkol, akhirnya Kancil mempersilahkanya. Tapi rupanya si Monyet lebih cepat makannya sehingga kancil berkata, “Hai Monyet sekarang pergilah, kau sudah menghabiskan separo lebih kacangku,” kata Kancil. “Dasar Monyet tak tahu berterima kasih. Tunggu pembalasanku!” gumam Kancil ….
Simpulan cerita di atas adalah ....
Janganlah dendam kepada orang yang telah menyakiti kita
Berbagilah dengan orang yang telah memberi kebaikan
Jika ingin makan pisang yang banyak pergilah ke hutan
Berikan makanan terbaik buat binatang walaupun merugikan
Asal Mula Ikan Duyung
mereka yang umurnya masih kecil. Pada suatu pagi, mereka memakan nasi dan
ikan. Masing-masing mendapatkan bagian. Rupanya, ikan yang ada tidak habis
dimakan dan suami pun memberikan pesan kepada istri, “Istriku, ikan yang
tersisa ini siapkan untuk makanan nanti sore”. Ia pun mengiyakan pesan
suaminya tersebut. Namun, pada saat makan siang, si bungsu tiba-tiba menangis
dan meminta ikan yang disimpan untuk hidangan sore nanti. Sementara suaminya
masih di kebun. Ia pun memberikan pengertian kepada sang anak bahwa ikan
tersebut untuk makanan ayah nanti sore.
Namun, si bungsu justru menangis dengan sangat keras. Akhirnya,
sisa ikan tersebut ia berikan kepada si bungsu dan tangisnya pun menjadi
berhenti. Namun, sesudah bekerja di kebun selama seharian, sang suami pulang
dengan keadaan lapar dan lelah. Ia membayangkan akan makan sore dengan lauk
ikan. Dengan sangat cepat, sang istri menghidangkan makanan untuk ayah. Akan
tetapi, ayah tidak mendapati sisa ikan yang tadi pagi. Ia pun berubah raut
mukanya menjadi masam. “Ia bertanya, “Istriku, mana ikan yang tadi pagi masih
sisa?”. Sang istri menjawab “Maafkan aku suamiku, saat makan siang tadi, anak
kita si bungsu menangis dan merengek minta makan ikan”. Bukannya
memahami watak anaknya, suami justru marah besar. Sejak itu, sang istri
dipaksa untuk mencari ikan di lautan. Tanpa belas kasihan sang suami berkata,
“Engkau jangan pernah pulang ke rumah sebelum memperoleh ikan yang banyak
sebagai ganti dari ikan yang sudah dimakan tadi”.
Akhirnya, sang istri pun pergi dengan sangat sedih dan merasa
sakit hati dengan sang suami. Ia sangat berat meninggalkan ketiga anaknya,
terlebih si bungsu yang masih menyusu. Lama ibunya tak kunjung pulang, ketiga
anaknya sangat rindu kepadanya. Akhirnya
mereka mencari ibunya ke laut. Namun mustahil
bisa menemukan ibunya karena tidak ada satu orang pun di sana. Namun,
tiba-tiba ibunya datang dan menyusui anak bungsunya. Ia pun memerintahkan
kepada ketiga anaknya untuk pulang dan ia berjanji akan segera kembali. Namun,
karena sang ibu tak kunjung kembali, mereka mencari ibunya lagi ke laut.
Akhirnya bertemu dengan sosok perempuan setengah sisik yang kemudian menyusui
si bungsu. Namun, tiba-tiba nampak ada perubahan pada ibu mereka. Ada sisik
di setengah tubuhnya. Mereka pun berkata, “Kau bukan ibuku”. Sekalipun ia sudah
menjelaskan, tetap saja mereka tidak mengakui sebagai ibu. Dan ketika mereka
memanggil manggil nama ibunya, yang muncul adalah perempuan sama yang
setengah badannya bersisik. Akhirnya merekapun meninggalkan laut tersebut
karena merasa tak kunjung menemukan ibunya.
Konflik pertama yang terdapat pada cerita di atas
adalah….
Si bungsu menangis dan meminta ikan yang disimpan untuk hidangan sore
Ketiga anak mereka mencari ibunya ke laut
Ketiga anaknya sangat rindu kepada ibunya
Sang suami berubah raut mukanya menjadi masam
Asal Mula Ikan Duyung
Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri dan ketiga anak mereka yang umurnya masih kecil. Pada suatu pagi, mereka memakan nasi dan ikan. Masing-masing mendapatkan bagian. Rupanya, ikan yang ada tidak habis dimakan dan suami pun memberikan pesan kepada istri, “Istriku, ikan yang tersisa ini siapkan untuk makanan nanti sore”. Ia pun mengiyakan pesan suaminya tersebut. Namun, pada saat makan siang, si bungsu tiba-tiba menangis dan meminta ikan yang disimpan untuk hidangan sore nanti. Sementara suaminya masih di kebun. Ia pun memberikan pengertian kepada sang anak bahwa ikan tersebut untuk makanan ayah nanti sore.
Namun, si bungsu justru menangis dengan sangat keras. Akhirnya, sisa ikan tersebut ia berikan kepada si bungsu dan tangisnya pun menjadi berhenti. Namun, sesudah bekerja di kebun selama seharian, sang suami pulang dengan keadaan lapar dan lelah. Ia membayangkan akan makan sore dengan lauk ikan. Dengan sangat cepat, sang istri menghidangkan makanan untuk ayah. Akan tetapi, ayah tidak mendapati sisa ikan yang tadi pagi. Ia pun berubah raut mukanya menjadi masam. “Ia bertanya, “Istriku, mana ikan yang tadi pagi masih sisa?”. Sang istri menjawab “Maafkan aku suamiku, saat makan siang tadi, anak kita si bungsu menangis dan merengek minta makan ikan”. Bukannya memahami watak anaknya, suami justru marah besar. Sejak itu, sang istri dipaksa untuk mencari ikan di lautan. Tanpa belas kasihan sang suami berkata, “Engkau jangan pernah pulang ke rumah sebelum memperoleh ikan yang banyak sebagai ganti dari ikan yang sudah dimakan tadi”.
Akhirnya, sang istri pun pergi dengan sangat sedih dan merasa sakit hati dengan sang suami. Ia sangat berat meninggalkan ketiga anaknya, terlebih si bungsu yang masih menyusu. Lama ibunya tak kunjung pulang, ketiga anaknya sangat rindu kepadanya. Akhirnya mereka mencari ibunya ke laut. Namun mustahil bisa menemukan ibunya karena tidak ada satu orang pun di sana. Namun, tiba-tiba ibunya datang dan menyusui anak bungsunya. Ia pun memerintahkan kepada ketiga anaknya untuk pulang dan ia berjanji akan segera kembali. Namun, karena sang ibu tak kunjung kembali, mereka mencari ibunya lagi ke laut. Akhirnya bertemu dengan sosok perempuan setengah sisik yang kemudian menyusui si bungsu. Namun, tiba-tiba nampak ada perubahan pada ibu mereka. Ada sisik di setengah tubuhnya. Mereka pun berkata, “Kau bukan ibuku”. Sekalipun ia sudah menjelaskan, tetap saja mereka tidak mengakui sebagai ibu. Dan ketika mereka memanggil manggil nama ibunya, yang muncul adalah perempuan sama yang setengah badannya bersisik. Akhirnya merekapun meninggalkan laut tersebut karena merasa tak kunjung menemukan ibunya.
Tema cerita di atas adalah ….
kesabaran
asal-usul
anak malang
kerja keras
Asal Mula Ikan Duyung
Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri dan ketiga anak mereka yang umurnya masih kecil. Pada suatu pagi, mereka memakan nasi dan ikan. Masing-masing mendapatkan bagian. Rupanya, ikan yang ada tidak habis dimakan dan suami pun memberikan pesan kepada istri, “Istriku, ikan yang tersisa ini siapkan untuk makanan nanti sore”. Ia pun mengiyakan pesan suaminya tersebut. Namun, pada saat makan siang, si bungsu tiba-tiba menangis dan meminta ikan yang disimpan untuk hidangan sore nanti. Sementara suaminya masih di kebun. Ia pun memberikan pengertian kepada sang anak bahwa ikan tersebut untuk makanan ayah nanti sore.
Namun, si bungsu justru menangis dengan sangat keras. Akhirnya, sisa ikan tersebut ia berikan kepada si bungsu dan tangisnya pun menjadi berhenti. Namun, sesudah bekerja di kebun selama seharian, sang suami pulang dengan keadaan lapar dan lelah. Ia membayangkan akan makan sore dengan lauk ikan. Dengan sangat cepat, sang istri menghidangkan makanan untuk ayah. Akan tetapi, ayah tidak mendapati sisa ikan yang tadi pagi. Ia pun berubah raut mukanya menjadi masam. “Ia bertanya, “Istriku, mana ikan yang tadi pagi masih sisa?”. Sang istri menjawab “Maafkan aku suamiku, saat makan siang tadi, anak kita si bungsu menangis dan merengek minta makan ikan”. Bukannya memahami watak anaknya, suami justru marah besar. Sejak itu, sang istri dipaksa untuk mencari ikan di lautan. Tanpa belas kasihan sang suami berkata, “Engkau jangan pernah pulang ke rumah sebelum memperoleh ikan yang banyak sebagai ganti dari ikan yang sudah dimakan tadi”.
Akhirnya, sang istri pun pergi dengan sangat sedih dan merasa sakit hati dengan sang suami. Ia sangat berat meninggalkan ketiga anaknya, terlebih si bungsu yang masih menyusu. Lama ibunya tak kunjung pulang, ketiga anaknya sangat rindu kepadanya. Akhirnya mereka mencari ibunya ke laut. Namun mustahil bisa menemukan ibunya karena tidak ada satu orang pun di sana. Namun, tiba-tiba ibunya datang dan menyusui anak bungsunya. Ia pun memerintahkan kepada ketiga anaknya untuk pulang dan ia berjanji akan segera kembali. Namun, karena sang ibu tak kunjung kembali, mereka mencari ibunya lagi ke laut. Akhirnya bertemu dengan sosok perempuan setengah sisik yang kemudian menyusui si bungsu. Namun, tiba-tiba nampak ada perubahan pada ibu mereka. Ada sisik di setengah tubuhnya. Mereka pun berkata, “Kau bukan ibuku”. Sekalipun ia sudah menjelaskan, tetap saja mereka tidak mengakui sebagai ibu. Dan ketika mereka memanggil manggil nama ibunya, yang muncul adalah perempuan sama yang setengah badannya bersisik. Akhirnya merekapun meninggalkan laut tersebut karena merasa tak kunjung menemukan ibunya.
Amanat cerita tersebut adalah ….
Makanlah ikan karena ikan mengandung protein hewani yang tinggi
Jadilah anak yang tidak makan ikan milik ayahnya
Jadilah istri yang dapat menjaga pesan suaminya
Jangan mudah marah
Dahulu kala, siput tidak membawa rumahnya kemana-mana. Pertama kali siput tinggal di sarang burung yang sudah ditinggalkan induk burung di atas pohon. Malam terasa hangat dan siang terasa sejuk karena daun-daun pohon merintangi sinar matahari yang jatuh tepat ke sarang tempat siput tinggal. Tetapi ketika musim hujan datang, daun-daun itu tidak bisa lagi menghalangi air hujan yang jatuh. Siput menjadi basah dan kedinginan terkena air hujan.
Kemudian siput pindah ke dalam lubang yang ada di batang pohon, Jika hari panas, siput terlindung dengan baik, bahkan jika hujan turun, siput tidak akan basah dan kedinginan. Sepertinya aku menemukan rumah yang cocok untukku, gumam siput dalam hati.
Tetapi di suatu hari yang cerah, datanglah burung pelatuk. Tok..tok…tok…burung pelatuk terus mematuk batang pohon tempat rumah siput, siput menjadi terganggu dan tidak bisa tidur. Dengan hati jengkel, siput turun dari lubang batang pohon dan mencari tempat tinggal selanjutnya. Siput menemukan sebuah lubang di tanah, kelihatannya hangat jika malam datang, pikir siput. Siput membersihkan lubang tersebut dan memutuskan untuk tinggal di dalamnya. Tetapi ketika malam datang, tikus-tikus datang menggali dari segala arah merusak rumah siput. Apa mau dikata, siput pergi meninggalkan lubang itu untuk mencari rumah baru.
Siput berjalan terus sampai di tepi pantai penuh dengan batu karang. Sela-sela batu karang dapat menjadi rumahku, siput bersorak senang. Aku bisa berlindung dari panas matahari dan hujan, tidak akan ada burung pelatuk yang akan mematuk batu karang ini, dan tikus-tikus tidak akan mampu menggali lubang menembus ke batu ini.
Siput pun dapat beristirahat dengan tenang, tetapi ketika air laut pasang dan naik sampai ke atas batu karang, siput ikut tersapu bersama dengan ombak. Sekali lagi siput harus pergi mencari rumah baru. Ketika berjalan meninggalkan pantai, siput menemukan sebuah cangkang kosong, bentuknya cantik dan sangat ringan. Karena lelah dan kedinginan, siput masuk ke dalam cangkang itu. Siput merasa hangat dan nyaman lalu tidur bergelung di dalamnya.
Ketika pagi datang, siput menyadari telah menemukan rumah yang terbaik baginya. Cangkang ini sangat cocok untuknya. Aku tidak perlu lagi cepat-cepat pulang jika hujan turun, aku tidak akan kepanasan lagi, tidak ada yang akan menggangguku. Aku akan membawa rumah ini bersamaku kemanapun aku pergi.
Yang akan terjadi jika siput tidak menemukan cangkang adalah….
Jika panas akan dingin karena badannya terbuka dan terkena angin
Jika hujan akan dingin terkena air hujan
Jika hujan tidak akan kedinginan karena akan tinggal di dalam tanah
Jika panas akan nyaman karena terbantu badannya yang mengandung air
Nilai yang terkandung pada dongeng tersebut adalah
Jika bekerja keras akan menemukan tempat tinggal yang terbaik
Jadilah manusia yang memiliki rumah terbaik seperti siput.
Berbahagialah jika menemukan tempat tinggal terbaik.
Jadilah siput karena memiliki cangkang dan menjadikannya rumah terbaik
Keteladanan tokoh Siput pada cerita di atas adalah ….
suka ganti rumah
pekerja keras
suka menolong
suka membawa rumah kemanapun pergi
Waspadai ukuran pinggang karena ... terhadap penyakit jantung. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....
reresiko
rerisiko
resikonya
risikopun
Residivis itu selalu berurusan dengan polisi karena perbuatannya selalu terlibat ….
kambing hitam
kuda hitam
dunia hitam
cap hitam
Kakakku Herman ... tinggal di Kota Yogyakarta. Kata bentukan yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang tersebut adalah ....
ditempatkan
empatnya
ditempatnya
bertempat
Jakarta sebagai kota metropolitan sebagian besar orang menganggap sebagai tempat yang menyenangkan. Setiap tahun pencari kerja selalu berdatangan untuk mengadu nasib. Hal tersebut sesuai dengan.... Peribahasa yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah....
Adat harus dijalankan dan ditepati.
Mati satu tumbuh seribu
Ada gula ada semut
Hendaknya sesuatu disesuaikan adat setempat
1) Tuang air ke gelas dengan menekan atau memutar keran.
(2) Colokkan steker dispenser ke stopkontak.
(3) Tunggu hingga mencapai suhu yang diinginkan.
(4) Tekan tombol ON untuk menyalakan dispenser.
Urutan yang tepat penggunan dispenser adalah ….
4 – 2 – 3 – 1
2 – 4 – 3 – 1
1 – 4 – 3 – 2
2 – 4 – 1 – 3
Aliran air Sungai di wilayah Bukit Duri tidak begitu lancar. Hal ini disebabkan oleh menyempitnya sungai akibat bantaran sungai yang dijadikan pemukiman penduduk. Banyak sampah menumpuk di kali .... Selain itu, pabrik di sepanjang Sungai Ciliwung pun telah menyebabkan pencemaran air. Hal itu dapat dilihat dari warna airnya yang kehitam – hitaman. Begitulah keadaan Sungai Ciliwung di Bukit Duri. Kalimat yang tepat untuk melengkapi teks rumpang tersebut adalah ....
akibat perilaku masyarakat yang membuang sampah ke sungai
sungai yang sempit menjadi penyebab banjir apalagi sampah yang menggunung
pabrik yang membuang limbahpun punya andil besar dalam banjir setiap tahunnya
bantaran kali Ciliwung sangat mempersempit sungai
Bacalah laporan berikut dengan saksama!
1. Siswa kelas VI SD Paseh melakukan pengamatan tentang kebersihan Sungai Ciloseh.
2. Pengamatan dilakukan selama satu minggu.
3. Pengamatan dilakukan mulai tanggal 4-10 Januari 2020.
4. Hasil pengamatan menunjukkan bahawa kondisi Sungai Ciloseh sangat memprihatinkan.
5. Kondisi sungai tidak sehat akibat warga sering membuang sampah ke Sungai Ciloseh.
Urutan kalimat laporan pengamatan yang tepat adalah ….
1-2-3-4-5
1-2-3-5-4
2-3-1-5-4
2-1-3-4-5
Perhatikan!
(1) Setiap pukul 05.00, Prasetyo sudah bangun tidur.
(2) lalu, ia membersihkan kandang ayam di belakang rumah.
(3) Prasetyo memang anak yang rajin dan senang membantu orangtuanya.
(4) Ia merapikan dahulu tempat tidurnya.
(5) Setelah selesai, baru Prasetyo mandi dan bersiap ke sekolah.
Urutan kalimat yang tepat agar menjadi paragraf yang padu adalah . .
1) – (3) – (4) – (2) – (5)
3) – (2) – (4) – (1) – (5)
) – (1) – (3) – (5) – (4
1) – (4) – (2) – (5) – (3
Bapak, Ibu, hadirin yang kami hormati, dan adik-adik kelas yang saya sayangi, . . . Dalam kesempatan ini, saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu Guru yang telah mendidik kami dengan sabar, sehingga kami dapat menyelesaikan pendidikan di SD ini dengan prestasi yang baik. Tidak lupa kami mohon doa restu agar kami dapat melanjutkan ke sekolah menengah pertama SMP terbaik di kota ini. Dan juga kami mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-sebesarnya jika selama ini banyak melakukan kesalahan. Demikianlah sambutan kami atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi naskah pidato tersebut adalah . . . .
marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nya kita diberi kesehatan sehingga dapat berkumpul di sini
marilah kita mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu Wali Murid kelas VI
marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena kita dapat mengikuti kegiatan ini hingga akhir
dengan ini kita wajib bersyukur ke hadirat Allah SWT karena kita dapat menghadiri acara ini
Perhatikan gambar iklan di bawah ini!
Kalimat iklan yang tepat untuk melengkapi gambar di atas adalah …..
Jangan memanfaatkan hasil hutanku
Lestari hutanku, sehat lingkunganku
Marilah kita manfaatkan hasil hutan
Jagalah Kebersihan lingkungan hutan
Saya … para pelajar untuk mampu memelihara … dan jati diri bangsa, agar … masyarakat adil dan sejatera. Kata bentukan yang tepat untuk kalimat tersebut adalah ….
mengajak, kepribadian, dan terwujud
mengajak, pribadinya, dan terwujud
diajak, pribadinya, dan terwujud
mengajak, kepribadiannya, dan terwujud
Mulai tahun ini, pemerintah menggalakkan kembali program sterilisasi DPT untuk balita agar terbebas dari wabah difteri dan injeksi yang lebih serius.
Perbaikan yang tepat untuk istilah sterilisasi dan injeksi pada kalimat di atas adalah ….
imunitas dan injeksi
infeksi dan inkubasi
imunisasi dan imunitas
imunisasi dan infeksi
Sejak saat itu, seluruh pejuang dan rakyat Surabaya turun ke jalan untuk melakukan perlawanan. Semangat mereka pada hari itu sangat membara. Munculnya seorang pemuda bernama Bung Tomo berkat hal itu disebabkan.
Perbaikan kalimat bergaris bawah agar membentuk tata kalimat yang benar adalah ….
hal itu disebabkan Bung Tomo pemuda yang bernama muncul seorang
berkat munculnya seorang pemuda hal itu yang bernama Bung Tomo
hal itu disebabkan berkat munculnya seorang pemuda yang bernama Bung Tomo
munculnya disebabkan berkat seorang pemuda yang bernama Bung Tomo
Setelah mencoba berkali-kali, ahirnya tercapai juga apa yang dicita-citakannya.
Perbaikan ejaan yang tepat pada kata garis bawah dalam kalimat di atas adalah ….
achirnya
akirnya
akhirnya
akhiernya
Karena sedih; adik menangis di kamarnya? Perbaikan tanda baca pada kalimat tersebut yang benar adalah
tanda baca (;) diganti (!) dan tanda baca (?) diganti (.)
tanda baca (;) diganti (:) dan tanda baca (?) diganti (.)
tanda baca (;) diganti (-) dan tanda baca (?) diganti (.)
tanda baca (;) diganti (,) dan tanda baca (?) diganti (.)
Arif siswa kelas VI(1). Setiap hari Arif diberi uang jajan sebesar 5.000 Rupiah oleh ibunya(2). Uang jajan tersebut, tidak semuanya di gunakan untuk jajan(3). Sebagian uang jajannya di tabung oleh Arif(4). Arif berharap uang tabungan yang dikumpulkannya menjadi banyak, sehingga dapat membeli apa yang diinginkan(5). Kalimat dengan ejaan yang tepat adalah kalimat….
5
4
3
2
Populasi badak jawa merupakan spesies paling terancam yang jumlahnya 50(1)an ekor dan hanya ditemukan di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Perkembangan populasinya pernah mengalami titik kritis. Sejak tahun 1980-an hingga saat ini perkembangan populasinya cukup stabil pada kisaran 40(2)60 ekor. Badak Jawa tersebar hingga di Asia daratan mulai dari Vietnam, Benggal(3) dan India.
Tanda baca yang tepat untuk melengkapi nomor (1), (2) dan (3) adalah …
1) tanda hubung (-), (2) tanda hubung (-), (3) koma (,)
1) tanda hubung (-), (2) titik (.), (3) tanda seru (!)
(1) garis miring (/), (2) tanda tanya (?), (3) tanda seru (!)
(1) koma (,), tanda hubung (-), (3) koma (,)
Adik mawar lahir pada hari senin, 17 agustus 2018 disolo
Perbaikan penulisan ejaan yang tepat pada kalimat tersebut adalah …
Adik Mawar lahir pada hari Senin, 17 Agustus 2018 di Solo
Adik mawar lahir pada hari Senin, 17 Agustus 2018 di Solo
Adik Mawar lahir pada Hari Senin, 17 Agustus 2018 di Solo
Adik Mawar Lahir pada Hari Senin, 17 Agustus 2018 di Solo
Ada seekor harimau Sumatera yang sedang berjalan di dekat sungai. Penulisan kalimat tersebut salah seharusnya ….
Ada seharusnya ditulis dengan huruf pertama kecil
harimau seharusnya huruf pertamanya besar/kapital.
Sumatera seharusnya ditulis huruf pertama kecil karena nama binatang
di dekat seharusnya didekat
“Berapa jumlah kelereng yang kamu bawa ucap Andi!”
Perbaikan tanda baca pada kalimat tersebut yang benar adalah ….
Berapa jumlah kelereng yang kamu bawa ucap Andi?
“Berapa jumlah kelereng yang kamu bawa.” ucap Andi
“Berapa jumlah kelereng yang kamu bawa? “ucap Andi
Berapa jumlah kelerang yang kamu bawa? “ucap Andi.”
Kapan ayah pulang dari Belanda! Penulisan tanda baca tersebut salah seharusnya tanda….
titik dua karena Belanda adalah nama Negara.
titik karena kalimat tersebut adalah kalimat berita
koma karena kalimat tersebut adalah kalimat majemuk
tanya karena kalimat tersebut kalimat tanya
Pekan kesehatan di sekolah kartini dilaksanakan dengan meriah. Kalimat tersebut terdapat kata dengan penuliasan yang salah yaitu … dan ….
kesehatan dan sekolah
kesehatan dan kartini
sekolah dan kartini
kartini dan meriah
