NEW
Font size
WorksheetsUlangan Bab IV-V Prakarya 7 Semester 2
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Indonesia sebagai negara agraris membuat tanaman sayuran dapat tumbuh dengan baik dan dapat menghasilkan beraneka macam jenis sayuran. Kita patut mensyukuri anugerah Tuhan yang tiada tara kepada tanah air Indonesia. Berdasarkan perkembangbiakannya, organ tumbuhan dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu bagian vegetatif dan bagian generatif.
Perhatikan organ tumbuhan berikut ini:
(1) Bunga
(2) Batang
(3) Buah
(4) Daun
Bagian generatif dari organ tumbuhan dapat ditunjukan oleh nomor … .
(1), (2)
(1), (3)
(2), (3)
(2), (4)
Sayuran adalah bagian vegetatif dari tumbuhan yang dapat dimakan, baik secara segar maupun melalui pengolahan dengan cara dimasak
Perhatikan klasifikasi sayuran berikut ini:
(1) sayuran batang (stem vegetables), sayuran akar (root vegetables)
(2) sayuran bunga (flower vegetables), sayuran buah (fruit vegetables)
(3) sayuran berwarna merah/biru, sayuran berwarna kuning/oranye
(4) sayuran berwarna ungu, sayuran berwarna hijau
Klasifikasi sayuran berdasarkan bagian tanaman yang dapat dimakan ditunjukan oleh nomor …
(1), (2)
(1), (3)
(2), (3)
(2), (4)
Perhatikan gambar sayuran di atas!
Sayuran mempunyai kadar air dan serat yang tinggi sehingga umumnya mempunyai umur relatif pendek, mudah rusak dan tidak dapat disimpan terlalu lama jika tidak diperlakukan secara khusus. Sayuran tidak dapat dipanen setiap saat karena sayuran merupakan tanaman musiman.
Sayuran di atas yang termasuk klasifikasi sayuran polong ditunjukkan oleh nomor … .
a)
b)
c)
d)
Perhatikan gambar sayuran di atas!
Menurut ilmu pertanian, sayuran termasuk tanaman hortikultura, yaitu ilmu pertanian yang berkaitan dengan budidaya sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan termasuk tanaman obat-obatan.
Sayuran di atas yang termasuk klasifikasi fruit vegetables ditunjukkan oleh nomor … .
a)
b)
c)
d)
Tingkat kematangan dari sayuran mempengaruhi sifat fisik sayuran, maka setiap jenis sayuran memiliki sifat fisik yang berbeda mulai dari warna, rasa, aroma, kekerasan, tekstur dan penampakan.
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(1) Sayuran ini yang dimanfaatkan adalah bagian batang dari tumbuhan yang terdiri dari buku (merupakan tempat menempelnya daun ) dan ruas
(2) Memilih sayuran yang baik biasanya yang masih muda, berwarna cerah, muda dan bersih, serta tidak busuk
(3) Contoh sayuran ini seperti asparagus, rebung, paku, dan seledri
Pernyataan di atas merupakan klasifikasi sayuran … .
Leaf vegetables
Stem vegetables
Root vegetables
Bulb vegetables
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(1) Sayuran ini berasal dari organ generatif dan yang dimanfaatkan pada bagian bunganya
(2) Sayuran ini dikatakan memiliki kualitas baik jika bunga/kembangnya tersusun secara kompak, ukurannya besar, berwarna cerah segar dan tidak ada bagian yang digigit hama.
Klasifikasi sayuran tersebut di atas berdasarkan bagian tanaman yang dapat dimakan, dapat ditunjukkan oleh gambar …
Perhatikan pernyataan di bawah ini:
(1) Sayuran ini berasal dari kandungan beta dan alfa karoten yang tidak akan berubah dengan pengolahan atau pH.
(2) Zat tersebut dapat berfungsi sebagai penghambat proses penuaan sel-sel dalam tubuh, membantu meremajakan sel-sel tubuh, dan memberikan sistem kekebalan agar tidak mudah terserang penyakit.
(3) Contoh sayuran ini seperti ubi jalar, wortel, biji melinjo, dan labu kuning.
Klasifikasi sayuran berdasarkan pigmen yang dikandung, sayuran di atas termasuk … .
Sayuran berwarna hijau
Sayuran berwarna ungu
Sayuran berwarna merah/biru
Sayuran berwarna orange/kuning
Perhatikan gambar sayuran di atas!
Klasifikasi berdasarkan pigmen yang dikandung, sayuran ini mengandung vitamin A, dan kalsium yang tinggi, mengandung juga antosianin, resveratrol dan asam elagik yang bisa menangkap radikal bebas dan mencegah terserang penyakit kanker, diabetes dan serangan jantung, klasifikasi sayuran tersebut ditunjukan oleh nomor …
(a)
(b)
(c)
(d)
Perhatikan gambar sayuran di atas !
Indonesia memiliki kekayaan tanaman sayuran yang beraneka macam. Kita patut bersyukur atas karunia yang diberikan Tuhan pada bangsa Indonesia. Setiap tanaman sayuran memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda-beda. Sayuran sangat baik untuk kesehatan tubuh karena kandungan serat yang tinggi serta nutrisi lainnya.
Flavonoid dalam sayuran ini memiliki sifat antioksidan dan antikanker, mengandung Vitamin K untuk menjaga kesehatan fungsi otak dan sistem syaraf, kandungan dan manfaat dari sayuran tersebut dapat ditunjukan oleh nomor …
(1)
(2)
(3)
(4)
Perhatikan manfaat sayuran di atas!
Indonesia memiliki kekayaan tanaman sayuran yang beraneka macam. Kita patut bersyukur atas karunia yang diberikan Tuhan pada bangsa Indonesia. Setiap tanaman sayuran memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda-beda. Sayuran sangat baik untuk kesehatan tubuh karena kandungan serat yang tinggi serta nutrisi lainnya.
Manfaat sayuran tersebut di atas dapat ditunjukan oleh gambar …
Teknik dasar pengolahan bahan pangan dibedakan menjadi dua yaitu: 1) Teknik pengolahan makanan panas basah (moist heat), 2) Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking). Teknik pengolahan makanan panas basah (moist heat) adalah mengolah bahan makanan dengan menggunakan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.
Berikut ini yang termasuk teknik pengolahan pangan panas basah (moist heat):
(1) Teknik Merebus (Boiling)
(2) Teknik Mengetim
(3) Teknik Mengukus (Steaming)
(4) Teknik Menyetup/Menggulai (Stewing)
Mengolah bahan makanan dengan cara menumis bumbu lebih dahulu, dan dilanjutkan dengan merebusnya dengan sedikit cairan dengan api sedang. Penggunaan api sedang dan dalam waktu yang sedikit lama dimaksudkan agar aroma dari bahan masakan keluar dengan sempurna, teknik ini ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Perhatikan teknik moist heat di atas !
Teknik dasar pengolahan bahan pangan dibedakan menjadi dua yaitu: 1) Teknik pengolahan makanan panas basah (moist heat), 2) Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking). Teknik pengolahan makanan panas basah (moist heat) adalah mengolah bahan makanan dengan menggunakan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.
Teknik pengolahan makanan panas basah Poaching ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Teknik dasar pengolahan bahan pangan dibedakan menjadi dua yaitu: 1) Teknik pengolahan makanan panas basah (moist heat), 2) Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking). Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking) adalah mengolah makanan tanpa bantuan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.
Berikut ini yang termasuk teknik pengolahan pangan panas kering (dry heat cooking):
(1) Teknik Menggoreng dengan Minyak Banyak (Deep frying)
(2) Teknik Membakar (Grilling)
(3) Teknik Menumis (Sauteing)
(4) Teknik Memanggang (Baking)
Memasak dengan menggunakan sedikit minyak olahan dan bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis yang dikerjakan dalam waktu sebentar dan cepat, diaduk-aduk, serta ditambah sedikit cairan sehingga sedikit berkuah/basah, teknik ini ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Perhatikan teknik moist heat di atas!
Teknik dasar pengolahan bahan pangan dibedakan menjadi dua yaitu: 1) Teknik pengolahan makanan panas basah (moist heat), 2) Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking). Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking) adalah mengolah makanan tanpa bantuan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.
Teknik pengolahan makanan panas kering Shallow frying, teknik ini ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Perbedaan pada teknik dan cara atau proses pengolahan pangan di Nusantara maupun seluruh dunia mencerminkan faktor-faktor sosial, ekonomi, agama, agrikultur, dan estetika yang dianut dan yang memengaruhinya.
Perhatikan teknik pengolahan pangan lainnya berikut ini::
(1) Menghaluskan
(2) Mencampur
(3) Menyaring/Memeras
(4) Tidak dimasak
Teknik atau cara ini yang paling sehat karena kandungan vitamin, mineral, serat, dan enzim dalam sayuran tidak akan hilang karena dapat dimakan mentah (raw food), teknik ini ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Perhatikan teknik pengolahan pangan lainnya!
Perbedaan pada teknik dan cara atau proses pengolahan pangan di Nusantara maupun seluruh dunia mencerminkan faktor-faktor sosial, ekonomi, agama, agrikultur, dan estetika yang dianut dan yang memengaruhinya.
Teknik pengolahan pangan memeras, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Hal yang penting harus diperhatikan dalam membuat karya pengolahan adalah tahapan/proses pembuatannya. Mengapa? Agar dapat dihasilkan karya pengolahan yang sesuai kegunaan, nyaman dalam rasa, tepat dalam pengolahan, memiliki nilai estetis dalam penyajian maupun kemasan, dan aman bagi kehidupan manusia
Perhatikan tahapan berikut ini:
(1) Pelaksanaan pembuatan
(2) Perencanaan
(3) Evaluasi
(4) Penyajian dan Kemasan
Urutan tahapan yang benar dalam pembuatan karya pengolahan ditunjukkan oleh nomor … .
(1), (2), (3), (4)
(2), (1), (4), (3)
(3), (4), (1), (2)
(4), (1), (2), (3)
Perhatikan tips di atas!
Penyajian ataupun kemasan memegang peranan penting dalam usaha makanan cepat saji. Selain rasa dan penyajian, kemasan akan menjadi daya tarik konsumen agar menjadi pelanggan. Kreativitas dan inovasi dalam menciptakan wadah kemasan sangat dibutuhkan untuk suatu usaha kuliner yang semakin berkembang saat ini.
Agar calon pelanggan tertarik untuk membeli, olahan pangan yang dijual perlu kiranya memperhatikan tips seperti di atas yang ditunjukkan nomor … .
(1), (2), (3)
(1), (2), (4)
(1), (3), (4)
(2), (3), (4)
Perhatikan pernyataan di atas!
Dalam tahapan proses pembuatan atau mengolah makanan dan minuman perlu diperhatikan keselematan kerja yang ditunjukkan oleh nomor … .
(1), (2), (3)
(1), (2), (4)
(1), (3), (4)
(2), (3), (4)
Perhatikan pernyataan di atas!
Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan minuman kesehatan dari bahan pangan sayuran, ditunjukkan oleh nomor … .
(1), (2), (3)
(1), (2), (4)
(1), (3), (4)
(2), (3), (4)
Biasanya saat kita mengolah bahan pangan sayuran ada banyak bagian sayuran yang tidak digunakan atau dibuang. Banyak hasil samping dari sayuran dapat bermanfaat menjadi olahan produk pangan.
Hasil utama dari tanaman sayuran dapat dikategorikan sebagai: a) Bahan pangan utama, b) Bahan pangan hasil samping.
Perhatikan bagian sayuran berikut ini:
(1) batang/tangkai, kulit
(2) daun bagian luar dari sayuran
(3) bunga, buah
(4) akar, batang/umbi
Bahan pangan hasil samping sayuran adalah bahan samping atau bagian lain yang dihasilkan dari tanaman sayuran (selain dari pada bahan pangan utama sayuran) yang masih bisa dimanfaatkan, ditunjukkan oleh nomor … .
(1), (2)
(1), (3)
(2), (3)
(2), (4)
Gambar di atas merupakan bagian dari hasil samping sayuran yang bernutrisi yang masih dapat dikonsumsi menurut hasil penelitian.
Bagian sayuran yang dianggap tidak bisa dimakan itu sebenarnya kaya khasiat dibandingkan bagian bahan pangan utama dari sayuran.
Kandungan dan manfaat dari bagian hasil samping sayuran ini mengandung asam klorogenik yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang berpotensi menjadi obat kanker alami, dan mengandung serat larut, potasium, zat besi, fosfor, seng, kalsium, kalium, vitamin A, B, dan C, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Gambar di atas merupakan bagian dari hasil samping sayuran yang bernutrisi berikut ini yang masih dapat dikonsumsi menurut hasil penelitian.
Bagian sayuran yang dianggap tidak bisa dimakan itu sebenarnya kaya khasiat dibandingkan bagian bahan pangan utama dari sayuran.
Bagian hasil samping sayuran ini mengandung karotenoid, merupakan sumber vitamin A, yang memiliki sifat mencengah kanker, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Gambar di atas merupakan bagian dari hasil samping sayuran yang bernutrisi berikut ini yang masih dapat dikonsumsi menurut hasil penelitian.
Dengan memanfaatkan bahan pangan hasil samping dari sayuran kita memperolah banyak manfaat antara lain, mengurangi (reduce) segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, memperoleh manfaat nutrisi bagi kesehatan tubuh dan sebagai penunjang kebutuhan ekonomi keluarga.
Bagian hasil samping sayuran ini menghasilkan ekstrak anti asam urat, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Gambar di atas merupakan bagian dari hasil samping sayuran yang bernutrisi berikut ini yang masih dapat dikonsumsi menurut hasil penelitian.
Dengan memanfaatkan bahan pangan hasil samping dari sayuran kita memperolah banyak manfaat antara lain, mengurangi (reduce) segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, memperoleh manfaat nutrisi bagi kesehatan tubuh dan sebagai penunjang kebutuhan ekonomi keluarga.
Daun hijau kaya akan kalsium, magnesium, niasin, zat besi, seng, vitamin B, vitamin K, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan. Kandungan tersebut membantu melawan kanker usus besar dan memperkuat tulang, bagian hasil samping sayuran ini ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Bagian sayuran yang dianggap tidak bisa dimakan itu sebenarnya kaya khasiat dibandingkan bagian bahan pangan utama dari sayuran.
Perhatikan kandungan dan manfaat hasil samping sayuran berikut ini :
(1) Asam klorogenik, berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang berpotensi menjadi obat kanker alam
(2) Karotenoid, merupakan sumber vitamin A, yang memiliki sifat mencengah kanker
(3) Quercetin, menurunkan tekanan darah
(4) Polifenol, melancarkan pencernaan
Kandungan dan manfaat dari Kulit Bawang, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Bagian sayuran yang dianggap tidak bisa dimakan itu sebenarnya kaya khasiat dibandingkan bagian bahan pangan utama dari sayuran.
Perhatikan kandungan dan manfaat hasil samping sayuran berikut ini :
(1) Asam klorogenik, berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang berpotensi menjadi obat kanker alam
(2) Karotenoid, merupakan sumber vitamin A, yang memiliki sifat mencengah kanker
(3) Quercetin, menurunkan tekanan darah
(4) Polifenol, melancarkan pencernaan
Kandungan dan manfaat dari Daun Talas, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Penyajian ataupun kemasan memegang peranan penting dalam produksi pengolahan pangan.
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(1) Membangkitkan peredaran darah atau cairan dalam tubuh yang dapat membantu penyerapan nutrisi yang terkandung dalam makanan tersebut.
(2) Menciptakan pengalaman bersantap yang menggoda seluruh indra, bukan hanya lidah sebagai indra perasa.
(3) Menimbulkan nafsu makan dan memberi kesan yang mendalam bagi konsumen
(4) Melindungi isi produk olahan pangan dari berbagai risiko dari luar, misalnya perlindungan dari sinar panas matahari, udara dingin, bau dan pencemaran atau kontaminasi bakteri/mikroorganisme
Tujuan dalam menyajikan makanan di piring/wadah, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Penyajian ataupun kemasan memegang peranan penting dalam produksi pengolahan pangan.
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(1) Membangkitkan peredaran darah atau cairan dalam tubuh yang dapat membantu penyerapan nutrisi yang terkandung dalam makanan tersebut.
(2) Menciptakan pengalaman bersantap yang menggoda seluruh indra, bukan hanya lidah sebagai indra perasa.
(3) Menimbulkan nafsu makan dan memberi kesan yang mendalam bagi konsumen
(4) Melindungi isi produk olahan pangan dari berbagai risiko dari luar, misalnya perlindungan dari sinar panas matahari, udara dingin, bau dan pencemaran atau kontaminasi bakteri/mikroorganisme
Dengan ditonjolkannya nilai estetik pada olahan makanan, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
Saat ini sudah marak layanan pesan-antar pembelian produk olahan pangan. Oleh karena itu, penting kiranya untuk memperhatikan pengemasan produk. Kreativitas dalam mendesain kemasan sangat diperlukan, misalnya bentuk, warna dan dekorasi dari kemasan. Kreativitas dalam penyajian dan pengemasan harus selalu digali untuk dapat menciptakan wadah penyajian dan kemasan yang inovatif..
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(1) Terlndungi dari berbagai getaran/benturan. dan pencemaran atau kontaminasi bakteri
(2) Melindungi isi produk olahan pangan dari berbagai risiko dari luar, misalnya perlindungan dari sinar panas matahari, udara dingin, bau dan pencemaran atau kontaminasi bakteri/mikroorganisme.
(3) Memudahkan dalam penyimpanan, pengangkutan dan distribusi, serta berfungsi sebagai daya tari konsumen dan ajang promosi produk sehingga menghasilkan keuntungan secara ekonomi
(4) Menciptakan pengalaman bersantap yang menggoda seluruh indra, bukan hanya lidah sebagai indra perasa
Fungsi dari pengemasan suatu produk olahan pangan, ditunjukkan oleh nomor … .
(1)
(2)
(3)
(4)
