NEW
Font size
WorksheetsKejuruan ATPH
Total questions: 69
Worksheet time: 35mins
Tanah yang baik untuk membudidayakan tanaman Padi Sawah yaitu memiliki lapisan keras 30 cm dibawah permukaan tanah. Hal ini bertujuan untuk . . . .
Mudah mengolah
Air tidak meresap
Tanah lebih subur
Air sawah mudah mengalir
Tanah lebih rata
Banyak syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi benih Kedelai bermutu, salah satunya memiliki vigor yang baik. Yang dimaksud Vigor yaitu . . . .
Tanaman bagus pertumbuhannya
Kondisi benih bersih dari kotoran
Benih sehat dan tidak terinfeksi
Benih tumbuh cepat dan serempak, kecambahnya sehat
Bernas, tidak keriput dan utuh serta kering
Untuk memperoleh hasil yang baik, maka cara menanam Ubi Kayu perlu mendapat perhatian. Stek yang ditanam dalam posisi lain (miring 45o dan horizontal) hasilnya akan jelek. Hal tersebut diakibatkan oleh . . . .
Akar tidak terdistribusi secara merata. Volume akar di tanah dan penyebarannya berpengaruh pada jumlah hara yang dapat diserap tanaman
Tanaman akan mudah rebah dan tidak tahan angin
Jumlah akar yang tumbuh sedikit
Volume akar di tanah dan penyebarannya berpengaruh pada jumlah air yang dapat diserap tanaman
Pertumbuhan akar tidak merata
Penyiangan dan Pembubunan pada tanaman talas perlu dilakukan pada umur 1 bulan setelah tanam. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah . . . .
Lahan tanaman terlihat rapi dan bersih
Memudahkan dalam melakukan pemupukan
Memudahkan dalam melaksanakan penyiraman tanaman
Tidak terjadi penguapan yang berlebihan dan air tidak menggenang
Tidak terjadi persaingan dalam penyerapan unsur-unsur hara dan tanaman lebih kokoh dan tahan oleh terpaan angina
Pengangkatan batang pada tanaman Ubi Jalar bertujuan untuk memperoleh umbi dengan ukuran yang besar, hal tersebut akibat dari . . . .
Sinar matahari dapat sepenuhnya diterima oleh tanaman
Terpusatnya penyerapan air dan unsur hara oleh akar tanaman
Sirkulasi udara tidak terganggu
Pemeliharaan tanaman dapat dilakukan dengan mudah
Supaya tidak tumbuh akar baru
Daya simpan Ubi Jalar setelah dipanen ditentukan oleh beberapa faktor yaitu . . . .
Umur umbi saat panen, mutu awal simpan, cara penyimpanan
Mutu benih, cara penyimpanan, varietas dan lingkungan
Mutu awal simpan, cara penyimpanan, varietas dan lingkungan
Varietas umbi, umur tanaman dan cara pemeliharaan
Tempat penyimpanan, perlakuan dan umur umbi
Apabila diketahui luas lahan 1,5 hektar dengan efektivitas lahan 80%, jarak tanam yang digunakan 60 cm x 60 cm, berat 1000 butir benih cabai 6,6 gram dengan daya berkecambah 90%, kebutuhan benih cabai adalah . . .
244,437 gram
299,997 gram
370,360 gram
197,998 gram
219,997 gram
Jika kebutuhan pupuk N untuk tanaman cabai adalah 125 kg/ha, P2O5 95 kg/ha dan KCL 105 kg/ha, Maka kebutuhan pupuk Urea (46%), SP-36 (36%) dan KCL (60%) yang harus disiapkan untuk pemupukan pada lahan seluas 6.500 m2 dengan efisiensi lahan 85% adalah . . . .
Urea = 271,7 kg ; SP-36 = 263,9 kg ; KCL = 175,1 kg
Urea = 176,6 kg ; SP-36 = 171,5 kg ; KCL = 113,7 kg
Urea = 150,1 kg ; SP-36 = 145,8 kg ; KCL = 96,7 kg
Urea = 125,9 kg ; SP-36 = 120,3 kg ; KCL = 76,2 kg
Urea = 100,9 kg ; SP-36 = 95,3 kg ; KCL = 56,2 kg
Rekomendasi ukuran bedengan yang umum digunakan pada budidaya tanaman cabai dan selada agar pertumbuhannya optimal adalah . . .
Lebar 100 cm dengan tinggi 25 cm dan Lebar 100 cm dengan tinggi 15 cm
Lebar 120 cm dengan tinggi 20 cm dan Lebar 80 cm dengan tinggi 15 cm
Lebar 120 cm dengan tinggi 35 cm dan Lebar 100 cm dengan tinggi 25 cm
Lebar 120 cm dengan tinggi 20 cm dan Lebar 100 cm dengan tinggi 15 cm
Lebar 120 cm dengan tinggi 15 cm dan Lebar 100 cm dengan tinggi 10 cm
Kriteria bibit cabai siap tanam agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di lapangan diantaranya adalah . . . .
Pertumbuhannya sehat, berdaun 3 – 5 helai, calon batangnya lurus
Umurnya tepat, struktur perakarannya baik, berdaun 6 – 8 helai
Pertumbuhannya sehat, batang tinggi, berdaun 4 – 6 helai
Ukuran benih seragam, tahan hama, ukuran seragam
Berdaun 4 – 6 helai, batang tinggi, tahan penyakit
Beberapa persyaratan untuk tempat persemaian atau pembibitan yang baik diantaranya adalah . . . .
Lahan bersih dari gulma, tergenang air, dekat sumber air, drainase baik
Drainase baik, tidak tergenang air, jauh dari jalan, sirkulasi udara lancar
Media tumbuh gembur, lahan bersih dari gulma, drainase baik, suhu panas, jauh
Teduh, tidak tergenang air, jauh dari jalan, lahan datar, bebas gulma
Dekat jalan, drainase baik, bebas gulma, gembur dan subur, sirkulasi udara lancar
Pemangkasan yang bertujuan untuk memperlakukan tanaman yang sudah tua dan tanaman yang tidak produktif menjadi muda tanpa melakukan penanaman kembali, dengan tujuan utama memperbaiki sifat-sifat tanaman yang kurang baik, merupakan bentuk pemangkasan . . . .
Pemangkasan pemeliharaan
Pemangkasan peremajaan
Pemangkasan bentuk
Pemangkasan produk
Pemangkasan cabang
Perhatikan gambar gulma tersebut
Berdasarkan hasil indentifikasi gulma terhadap morfologi, siklus hidup, dan nama latinnya, maka gulma tersebut temasuk . . . .
Gulma golongan daun sempit, umur semusim, nama Amaranthus spinosus L.
Gulma golongan teki, umur semusim, nama Cyperus rotundus L.
Gulma golongan daun lebar, umur semusim, nama Amaranthus spinosus L.
Gulma golongan daun lebar, umur dua musim, nama Ageratum conyzoides L.
Gulma golongan daun lebar, umur tahunan, nama Amaranthus spinosus L
Jarak tanam tanaman melon diantaranya tergantung pada ukuran bedengan. Apabila panjang bedengan 1200 cm dan lebar 100 cm. Jarak tanam yang digunakan untuk penanaman melon, yaitu . . . .
12 m x 1 m
1.0 m x 1.0 m
1.0 m x 0.5 m
75 cm x 50 cm
75 cm x 25 cm
Perhatikan pernyataan berikut ini.
1. Tidak menghasilkan biji dana tau berbiji tetapi tidak berkecambah
2. Tahan terhadap penyakit tanaman induk
3. Berbuah dalam waktu cepat
4. Memiliki sifat keturunan yang berbeda dengan induknya
5. Bisa dilakukan secara kombinasi, misalnya menghasilkan buah yang besar dan manis
6. Memiliki perakaran yang kuat dan dalam
7. Tumbuhan tumbuh lebih pendek (dwarfing)
Yang termasuk tujuan/kegunaan perkembangbiakan secara vegetatif pada tanaman buah ditunjukkan oleh nomor . . . .
1, 2, 3, 4
1, 2, 4, 6
1, 2, 6, 7
1, 3, 5, 7
2, 4, 5, 6
Pemberian ZPT (zat pengatur tumbuh) merupakan kegiatan perlakuan khusus yang dilakukan saat pemeliharaan tanaman untuk mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Jenis ZPT yang digunakan untuk merangsang proses pembungaan tanaman sehingga dapat berbunga secara serempak dan cepat pada tanaman Ananas comosus L. yaitu . . . .
Asam absisat
Auksin/IAA
Etilen/Ether
Giberelin/GA3
Sitokinin
Pengendalian gulma secara kimiawi pada lahan tanaman buah tahunan menggunakan herbisida. Dosis penggunaan herbisida X sebanyak 3 liter per hektar berbahan aktif glifosat 400 WSC menggunakan handsprayer tipe nozel polizet berkapasitas 12 liter untuk 200 m2 setiap kali semprot. Luas lahan yang akan disemprot seluas 2,5 ha dengan efisiensi lahan 100%. Berapa konsentrasi herbisida X pada larutan semprot . . . .
2,5 mL/liter
5,0 mL/liter
7,5 mL/liter
10.0 mL/liter
12,5 mL/liter
Jika total biaya input dalam laporan usahatani buah semangka seluas 1 hektar adalah Rp. 50.000.000, sedangkan hasil perhitungan nilai O/I ratio didapatkan 1,5. Berapakah keuntungan yang didapatkan jika buah semangka tersebut dibudidayakan pada lahan yang lebih luas yaitu 2 hektar . . . .
Rp. 25.000.000
Rp 50.000.000
Rp 100.000.000
Rp 150.000.000
Rp 200.000.000
Faktor keasaman media tanam untuk tanaman hias Aglaonema sangat mempengaruhi pertumbuhan dan ketahanan terhadap serangan penyakit terutama yang disebabkan oleh jamur dan bakteri. Salah satu penyebab media menjadi asam karena media terlalu lama menahan air artinya media tanam untuk Aglaonema haruslah porous dan tidak becek.
Dari data berikut ini yang tidak disarankan untuk dijadikan komposisi media tanaman Aglaonema adalah . . . .
Sekam bakar : Coco peat à 50 : 50
Sekam bakar : Coco peat : Pasir malang à 40 : 40 : 20
Pakis kasar : Sekam bakar : Sekam mentah : Pasir malang à 60 : 10 : 15 : 15
Pasir : Pakis : Kaliandra à 3: 1 : 2
Tanah : Pakis : Pupuk kandang à 3 : 2 : 1
Berikut ini merupakan media tanam untuk tanaman hias Anggrek :
1). Pakis
2). Arang Kayu
3). Sabut Kelapa
4). Pecahan genting
5). Serutan Kayu
Media tanam yang cocok untuk Anggrek Dendrobium yang tempat tumbuh idealnya di ketinggian tempat kurang dari 400 mdpl, suhu rata-rata 15 – 24OC, kelembaban 50 – 60%, dan intensitas sinar matahari 50 – 60%, ditunjukkan oleh nomor . . . .
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
1 dan 5
2 dan 3
Tahapan penanaman sedap malam yang benar adalah . . . .
Membuat lubang tanam dengan jarak tanam 20 x 20 cm, tanam 2 umbi dalam 1 lubang tanam, tutup lubang dan siram
Membuat lubang tanam dengan jarak tanam 30 x 30 cm, tanam 2 umbi dalam 1 lubang tanam, tutup lubang dan siram
Membuat lubang tanam dengan jarak tanam 20 x 30 cm, tanam 2 umbi dalam 1 lubang tanam, tutup lubang dan siram
Membuat lubang tanam dengan jarak tanam 30 x 30 cm, tanam 1 umbi dalam 1 lubang tanam, tutup lubang dan siram
Membuat lubang tanam dengan jarak tanam 20 x 20 cm, tanam 1 umbi dalam 1 lubang tanam, tutup lubang dan siram
Perhatikan pernyataan dibawah ini.
1. Menyuburkan tanaman
2. Mengatur suhu
3. Menambah kelembaban
4. Mencuci garam garam
5. Menyediakan air
6. Mikroorganisme menurun
Pemberian air dapat memberikan efek tambahan baik yang positif maupun yang negatif. Efek tambahan positif dari pemberian air yang benar adalah . . . .
1, 2, 3, 4
1, 2, 4, 5
2, 3, 4, 6
2, 4, 5, 6
1, 3, 4, 5
Perhatikan pernyataan berikut ini.
1. Irigasi petak (Basin irrigation)
2. Irigasi tetes (Drip irrigation)
3. Irigasi curah (Springkler irrigation)
4. Irigasi petak jalur (Border strip irrigation)
5. Irigasi bawah permukaan (Sub-surface irrigation)
Pemberian air pada tanaman krisan dapat dilakukan dengan cara. . . .
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
Pada umur 1 bulan, tanaman perlu dipupuk dengan pupuk daun. Dosis pupuk pertanaman 50 cc larutan. Konsentrasi larutan 2 gr per liter air. Jumlah pupuk yang dibutuhkan apabila jumlah tanamannya 3000 tanaman adalah . . . .
120 gram
250 gram
300 gram
333 gram
350 gram
Laboratorium kultur jaringan merupakan sebuah ruangan yang terdiri dari beberapa bagian ruangan lain di dalamnya, salahsatunya adalah ruang inokulasi/ruang kultur. Sebelum melakukan inokulasi, ruang inokulasi harus di sterilkan/suci hama kan terlebih dahulu. Salahsatu caranya adalah dengan melakukan penyemprotan bahan sterilant pada ruangan. Bahan sterilant yang dipakai adalah.
Formalin 5%
Pemutih 10 %
Alkohol 70 %
Dithane M 45 1 %
Formalin 10 %
Sebelum melakukan penanaman/inokulasi, peralatan yang akan digunakan harus di sterilisasi terlebih dahulu, salah satunya dengan menggunakan autoclave. Lamawaktu dan jumlah tekanan yang dilakukan pada saat sterilisasi dengan menggunakan autoclave adalah
1210 C pada tekanan 1 atm selama 10 menit
1210 C pada tekanan 1,2 atm selama 20 menit
1220 C pada tekanan 1 atm selama 10 menit
1210 C pada tekanan 1 atm selama 30 menit
1300 C pada tekanan 1,2 atm selama 10 menit
Media yang digunakan dalam kultur jaringan sangat beragam, setiap tanaman memiliki kecocokan tersendiri terhadap media yang digunakan, namun meskipun demikian ada salah satu media yang memiliki kecocokan pada hampir semua jenis tanaman yaitu :
Vacint and Went (VW)
Gamborg B5 (B5)
Nitsch and Nitsch
Murashige and Skoog (MS)
Woody Plant Media (WPM)
Eksplan/bahan tanam yang diambil dari pohon induk bias berasal dari semua bagian tanaman yang masih memiliki sel yang aktif membelah. Hal ini sesuai dengan salah satu prinsip kultur jaringan yaitu :
Regenerasi sel
Rediferensiasi sel
Rejuvenisasi sel
Totipotensi sel
Mutasi sel
Proses subkultur pada kultur jaringan terdiri beberapa tahap sub kultur. Pada setiap subkultur memiliki tujuan yang berbeda-beda. Tujuan utama dari subkultur pertama adalah :
Memacu pertumbuhan daun pada planlet
Memacu pertumbuhan akar
Memacu perbanyakan kalus
Memacu pertumbuhan akar dan daun
Memacu pendewasaan tanaman
Proses aklimatisasi tanaman dari botol pada dataran rendah berbeda dengan dataran tinggi. Yang membedakan aklimatisasi dataran rendah dan dataran tinggi adalah
Jenis media tanam
Pemberian sungkup
Pemberian ZPT
Pemberian perlakuan perendaman dengan desinfectan
Pemberian naungan
Agar tidak terjadi Kecelakaan kerja keracunan seperti sebelumnya, seorang siswa ketika melakukan penyemprotan pestisida di lahan budidaya alat pelindung yang harus dikenakan adalah dengan menggunakan ...
Sarung tangan
Sepatu boot
masker wajah
kacamata
pakaian kerja
Tahapan penyerbukan buatan pada tanaman anggrek adalah ....
Fertilisasi, kastrasi, labelisasi
Fertilisasi, labelisasi, kastrasi
kastrasi, Fertilisasi, labelisasi
kastrasi, labelisasi, Fertilisasi,
labelisasi, kastrasi, Fertilisasi
Salah satu teknik untuk mengendalikan penyakit virus kuning pada tanaman cabai (Capsicum annum L.) dapat dilkaukan dengan eradikasi tanaman sakit, yaitu tanaman yang menunjukkan gejala segera dicabut dan dimusnahkan dengan cara dibakar supaya tidak menjadi sumber penularan. Teknik pengendalian penyakit yang diaplikasikan adalah teknik pengendalian secara
kultur teknis
mekanis
biologi
kimia
fisik
Keselamatan dan kesehatan yang berhubungan erat dengan mesin, peralatan kerja, bahan dan proses pengolahan, landasan kerja, lingkungan serta cara-cara melakukan pekerjaan tersebut ...
kesehatan kerja
keselamatan kerja
keselamatan dan kesehatan kerja
sasaran keselamatan dan kesehatan kerja
Tujuan keselamatan dan kesehatan kerja
Ali seorang pekerjapembibitan. Pada waktu melakukan pengendalian hama dan penyakit, Ali tidak mengindahkan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja. Saat melakukan penyemprotan, Ali tidak menggunakan masker dan melawan arah angin. Dari kasus di atas bahaya apa yang mungkin terjadi pada Ali akibat tindakan tersebut ...
Ali cepat mengalami kelelahan
Punggung Ali terluka dan mengalami kaku
Tangki penyemprotan mengalami kebocoran
Pestisida dapat terhirup sehingga Ali keracunan
Ali dapat tertimpa alat penyemprot yang tidak tepat pemakaiannya
Perhatikan tabel di atas
Dari data yang disajikan tabel di atas, benih yang harus disemaikan terbih dahulu sebelum di tanam adalah ...
cabe, jagung dan tomat
cabe, tomat dan kedelai
cabe, jagung dan kedelai
cabe, tomat dan bayam
cabe, kedelai dan bayam
Perhatikan gambar
Gambar di atas merupakan tipe perkecambahan ...
Hypogeal
epigeal
angiospermae
gimnospermae
hibridisasi
Tanamanyang memerlukan sinar matahari sebagai sumber energi dalam proses fotosintesa. Oleh karena itu sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman
Tanaman yang kurang mendapat cahaya matahari akan mengalami ...
layu
kerdil
etiolasi
subur
mati
Seorang lulusan SMK Program Keahlian APKJ memulai usaha kompot anggrek. Dibutuhkan 150 botol bibit anggrek (1 botol bibit anggrek = 1 kompot). Total biaya tetap Rp. 1.350.000,00 dan total biaya tidak tetap Rp. 2.580.000,00. Harga jual kompot Rp. 60.000,00 selama proses produksi diasumsikan 2% kompot mati dan susut penjualan sekitar 2%. Dengan menggunakan analisis usaha, maka keuntungan yang diperoleh adalah ...
Rp. 176.400,00
Rp. 3.390.000,00
Rp. 4.713.600,00
Rp. 8.643.600,00
Rp. 8.820.000,00
Bacalah dengan teliti data berikut ini
- Memudahkan perakaran tanaman
- Menghilangkan tumbuhan inang bagi hama dan penyakit
- Mengendalikan kontaminan mikro organisme
Data di atas merupakan ...
tujuan pengolahan tanah
tujuan sanitasi lahan
tujuan pengukuran lahan
tujuan pengolahan lahan
tujuan penyiapan lahan
Di bawah ini yang merupakan fungsi naungan adalah ...
untuk menghindari terjadinya genangan air di tempat pembibitan
untuk mengontrol aerasi pembibitan
untuk melindungi tanaman muda terhadap sengatan matahari dan jatuhnya air hujan deras
untuk mendapat sinar matahari pagi lebih banyak
untuk mempercepat pertumbuhan pembibitan
Naungan berfungsi untuk mengatur sinar matahari yang masuk ke pembibitan dan juga menciptakan iklim mikro yang ideal bagi bibit di awal pertumbuhan. Untuk mendapatkan intensitas cahaya sesuai dengan yang diinginkan, maka dapat digunakan atap bedengan berupa ...
plastik UV
fiber glass
paranet
rumpia
plastik gelombang
Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai jaringan meristem yaitu …
jaringan yang telah mengalami diferensiasi
jaringan yang tidak bersifat embrionik lagi
jaringan yang masih aktif membelah
jaringan yang tidak dapat berdiferensiasi
Jenis jaringan meristem yang terdapat di ujung akar merupakan meristem …
apical
interkalar
lateral
promeristem
Berikut ini pernyataan yang tidak tepat terkait persamaan antara stomata dan lentisel adalah …
berperan dalam pertukaran gas
modifikasi dari jaringan epidermis
berperan dalam proses respirasi
. terdapat di bawah permukaan daun
Jaringan parenkim disebut sebagai jaringan dasar, karena …
tidak dapat berdiferensiasi
ditemukan hampir di seluruh organ tumbuhan
hanya ditemukan di tumbuhan dikotil
tidak memiliki ruang antar sel
Jaringan parenkim yang mengandung kloroplas atau klorofil disebut …
plastid
klorenkim
kolenkim
sklerenkim
Perhatikan gambar di samping !
Jenis jaringan yang terdapat pada bagian yang ditunjuk adalah ….
meristem apical
meristem interkalar
meristem lateral
meristem primer
Kultur jaringan tanaman dapat dilakukan karena setiap sel/jaringan memiliki kemampuan …
adaptasi
embrionik
. totipotensi
sintesis
Autoklaf merupakan alat sterilisasi
Panas Basah
Panas Kering
Panas Bertekanan
Panas Banget
Contoh larutan stok yang dapat dibuat dengan konsentrasi besar adalah
Vitamin
Makronutrient
Hormon
Hara
Larutan 2,4-D termasuk larutan stok
Makronutrient
Mineral
Hormon
Vitamin
Benda yang tidak boleh disemprot oleh Alkohol adalah
Tablet Formalin
Lampu Spiritus
Bunsen Burner
Eksplan Hidup
Bahan dan medium dapat di sterilisasi dengan menggunakan autoklaf selama
15 - 20 Menit
10 - 15 Menit
5 - 10 Menit
5 - 15 Menit
Bahan thermostabil tidak dapat disterilisasi menggunakan
Lampu UV
HEPA Filter
Autoklaf
Millipore Filter
Entkas disterilisasi dengan
Alkohol + Tablet Bodrex
Alkohol + Tablet Formalin
Chlorox + Tablet Formalin
Chlorox + Tablet Oskadon
LAF umumnya disterilisasi dengan
Alkohol + Lampu UV
Alkohol + Tablet Formalin
Chlorox + Tablet Formalin
Chlorox + Merkuri Klorida
Dari gambar di atas, yang termasuk ke dalam teknik pembiakan secara vegetatif adalah …..
1, 2 dan 3
1, 3 dan 4
1, 4 dan 5
2, 3 dan 4
2, 3 dan 5
Gambar di atas menunjukan tahapan pembiakan tanaman dengan cara ….
Penyusuan
Cangkok
Stek
Okulasi
Grafting
Gambar di atas menunjukan tahapan pembiakan tanaman dengan cara ….
Penyusuan
Cangkok
Stek
Okulasi
Grafting
Gambar tersebut menunjukkan hasil grafting, langkah kerja melakukan grafting yaitu :
1. Selipkan batang atas pada batang bawah yang sebelumnya sudah dibikin celah
2. Siapkan batang atas dan runcingkan
3. Bungkus bagian tanaman hasil penyambungan tersebut
4. Ikat sambungan tersebut dengan menggunakan tali plastic
Urutan melakukan grafting benar adalah….
1, 2, 3, 4
3, 2, 4, 1
3, 2, 1, 4
2, 1, 4, 3
2, 3, 4, 1
Gambar tersebut menunjukkan hasil okulasi, langkah kerja melakukan okulasi yaitu :
1. Tempelkan mata tunas pada batang yang telah disayat kulitnya
2. Ambil mata tunas dari batang lain yang akan dijadikan batang atas
3. Sayat lapisan kulit pada batang yang telah dipilih
4. Ikat bagian batang yang telah ditempelkan mata tunasnya
Urutan melakukan okulasi yang benar adalah…
2, 3, 4, 1
1, 2, 3, 4
4, 3, 2, 1
3, 2, 1, 4
3, 4, 1, 2
Ada lima cara perbanyakan vegetatif untuk tanaman yaitu penyetekan,pencangkokan, penyambungan, okulasi,dan penyusuan. Salah satu perbanyakan vegetatif adalah dengan stek. Stek (cutting) adalah suatu teknik mengusahakan perakaran dari bagian-bagian tanaman yang mengandung mata tunas dengan memotong dari induknya untuk tanaman, sehingga akan diperoleh tanaman baru. Dari pernyataan di atas, bagian-bagian tanaman yang dapat ditumbuhkan perakarannya adalah …..
Batang, daun, ranting dan akar
Batang, daun, pucuk dan akar
Cabang, daun, pucuk dan akar
Cabang, daun, ranting dan akar
Cabang, tunas, pucuk dan akar
Ada lima cara perbanyakan vegetatif untuk tanaman yaitu penyetekan, pencangkokan, penyambungan, okulasi, dan penyusuan. Salah satu perbanyakan vegetatif adalah dengan peyusuan. Istilah penyusuan (approach grafting) merupakan cara penyambungan di mana batang bawah dan batang atas masing-masing tanaman masih berhubungan dengan perakarannya. Dari pernyataan di atas, tipe-tipe dalam penyusuan adalah …..
Susuan samping dan susuan gantung
Susuan duduk dan susuan gantung
Susuan duduk dan susuan depan
Susuan atas dan susuan gantung
Susuan duduk dan susuan bawah
Berikut ini merupakan peralatan yang digunakan untuk kegiatan kultur jaringan:
(1) Magnetic stirrer
(2) Laminar Air flow Cabinet
(3) Alat disetting set
(4) Erlenmeyer
(5) Neraca timbangan
(6) Bunsen
Peralatan yang harus ada di ruang persiapan adalah nomor …
(1), (2), (3)
(1), (4), (5)
(2), (3), (5)
(2), (3), (6)
(2), (4), (6)
Berikut ini merupakan peralatan yang digunakan untuk kegiatan kultur jaringan:
(1) magnetic stirrer
(2) Laminar Air flow Cabinet
(3) alat disetting set
(4) erlenmeyer
(5) neraca timbangan
(6) bunsen
Peralatan yang harus ada di ruang transfer/inokulasi adalah nomor …
(1), (2), (3)
(2), (3), (5)
(2), (3), (6)
(2), (4), (6)
(1), (4), (5)
Autoclave digunakan untuk mensterilkan alat/ media dengan uap panas dan tekanan tertentu yang dapat membunuh mikroorganisme.Uap panas yang dihasilkan oleh alat ini bersumber dari uap panas yang dihasilkan oleh api (kompor atau elemen pemanas listrik) yang memanaskan air yang terdapat didalam autoclave. Sterilisasi akan efektif bila dilakukan pada lamanya waktu, tekanan dan suhu yang sesuai untuk objek yang sedang disterilisasi. Media nutrisi dengan volume 25-50 ml cukup disterilisasi autoclave dengan …..
Suhu 1250C selama 25-30 menit
Suhu 1250C selama 15-30 menit
Suhu 1230C selama 25-30 menit
Suhu 1210C selama 25-30 menit
Suhu 1210C selama 15-30 menit
Autoklaf merupakan alat sterilisasi
Panas Basah
Panas Kering
Panas Bertekanan
Panas Banget
Panas
LAF umumnya disterilisasi dengan
Alkohol + Lampu UV
Alkohol + Tablet Formalin
Chlorox + Tablet Formalin
Chlorox + Merkuri Klorida
Chlorox + Lampu UV
