WorksheetsUSBN BAHASA INDONESIA 6
Total questions: 25
Worksheet time: 8mins
Perhatikan pantun berikut!
Siang hari makan manisan,
matang di pohon segar rasanya.
Rajin-rajinlah menanam kebaikan,
kelak kau akan menuai hasilnya.
Pesan dalam pantun tersebut adalah . . . .
rajinlah berbuat baik kepada sesama
hasil yang akan dituai akan diberikan kelak
menuai hasil baik setelah menanam kebaikan
dalam hidup hendaknya selalu berbuat kebaikan
Sebagian warga dibuat panik oleh penyebaran virus corona.
Antonim kata panik dalam kalimat tersebut adalah ….
sabar
tenang
nyaman
waspada
Warga Dusun Kencana mendapat pelatihan hortikultura dari penyuluh pertanian. Pelatihan tersebut
untuk mendayagunakan lahan kosong di pekarangan. Para warga sangat antusias mempraktikkan
hasil pelatihan tersebut. Pekarangan warga pun tampak hijau oleh berbagai tanaman hasil praktik
hortikultura.
Makna hortikultura pada paragraf tersebut adalah ….
bercocok tanam tanpa tanah menggunakan medium air berisi zat hara
menanam dua jenis tanaman secara serentak pada satu bidang tanah
seni bercocok tanam sayur-sayuran, buah-buahan, atau tanaman hias
menanam sayur-sayuran pada tanah gembur yang sengaja ditinggikan
Hak dan kewajiban harus dilaksanakan dengan seimbang. Menuntut hak tanpa melakukan kewajiban
dapat merugikan orang lain. Hak dapat diperoleh setelah seseorang melaksanakan kewajiban.
Kewajiban harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Kalimat utama paragraf tersebut adalah …
Hak dan kewajiban harus dilaksanakan dengan seimbang.
Menuntut hak tanpa melakukan kewajiban dapat merugikan orang lain.
Hak dapat diperoleh setelah seseorang melaksanakan kewajiban.
Kewajiban harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab
Hutan lindung merupakan penghasil oksigen yang dibutuhkan manusia. Sebagai tempat resapan air
raksasa, hutan lindung membantu pengelolaan air tanah. Keberadaan hutan lindung juga dapat
dijadikan kawasan wisata. Itulah berbagai manfaat hutan lindung.
Ide pokok paragraf tersebut adalah....
berbagai manfaat hutan lindung
kawasan wisata di hutan lindung
hutan lindung mengelola air tanah
manusia membutuhkan oksigen
Kelapa dapat dimanfaatkan untuk banyak hal. Buah yang masih muda dapat dibuat minuman yang
menyegarkan. Buah yang sudah tua bisa diperas untuk diambil santannya. Tempurung kelapa dapat
digunakan untuk membuat arang. Sabutnya dapat dibakar untuk memasak.
Ringkasan paragraf tersebut adalah…
Buah kelapa bisa diperas untuk diambil santan dan dibuat minuman yang menyegarkan.
Kelapa muda dimanfaatkan untuk membuat minuman, sedangkan yang sudah tua diambil
santannya.
Kelapa dapat digunakan untuk membuat minuman segar, santan, arang, dan bahan bakar.
Arang, santan, dan minuman segar adalah berbagi manfaat buah kelapa ,hasil olahan manusia.
Presiden Joko Widodo mengunjungi Taman Nasional Gunung Merapi Jurang Jero di Magelang.
Beliau menanam pohon Pulai sebagai salah satu upaya menjaga ekosistem. Presiden juga meninjau kebun bibit yang dibangun Kementrian Lingkungan Hidup dan warga setempat. Kebun bibit ini
bertujuan untuk rehabilitasi hutan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Pernyataan yang sesuai dengan paragraf tersebut adalah ....
Presiden meninjau kebun bibit hasil budidaya masyarakat lereng Merapi.
Penanaman pohon Pulai menjadi satu-satunya cara menjaga ekosistem.
Pendapatan masyarakat diharapkan meningkat dengan adanya kebun bibit.
Warga masyarakat Magelang menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo.
Pemerintah telah mencanangkan program Jam Belajar Masyarakat (JBM). Program ini bertujuan agar
keluarga mendukung anggotanya untuk belajar pada jam tertentu. Mematikan televisi dan gawai yang
mengganggu konsentrasi belajar menjadi kewajiban yang harus dipenuhi. Jadi, mari kita sukseskan
Jam Belajar Masyarakat untuk masa depan anak kita!
Jenis paragraf tersebut adalah ….
narasi
persuasi
deskripsi
argumentasi
Kebersihan kelas menjadi tanggung jawab semua warga kelas. Setiap hari para siswa melaksanakan
piket kelas. Dengan berbagi tugas, pekerjaan cepat selesai. Para siswa juga belajar bertanggung
jawab terhadap tugas yang diberikan. Kondisi kelas yang bersih menjadikan nyaman dalam belajar.
Hal yang terjadi jika kebersihan kelas tidak terjaga adalah ….
pekerjaan tidak cepat selesai
siswa tidak nyaman dalam belajar
tidak adanya kerja sama antarsiswa
siswa tidak bertanggung jawab terhadap tugas
Teks 1
Candi Prambanan berada di wilayah perbatasan Propinsi Jawa Tengah dan DIY, tepatnya di
Kabupaten Klaten. Candi tersebut merupakan peninggalan Dinasti Sanjaya dan bercorak agama
Hindu. Tempat tersebut selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Apalagi
saat liburan tiba, anak-anak sekolah beramai-ramai berkunjung untuk kegiatan studi wisata.
Teks 2
Candi Borobudur merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Candi ini bercorak Budha dan
merupakan peninggalan Dinasti Syailendra. Berada di wilayah Magelang Jawa Tengah menjadikan
tempat ini salah satu tujuan wisata yang menarik. Wisatawan mancanegara banyak yang
mengunjungi tempat ini.
Persamaan isi kedua teks tersebut adalah ....
peninggalan dinasti
corak agama
tujuan wisata
letak wilayah
Toko Laris Jaya menjual perlengkapan sekolah. Nanda membeli seragam olah raga dengan harga
dua kali harga kemeja putih. Syifa membeli sepatu dengan harga lima belas ribu lebih mahal dari
harga tas. Dan Fahri membeli topi pramuka dengan harga setengah dari harga kemeja putih.
Harga yang tepat untuk mengisi (1), (2), dan (3) berturut-turut adalah ….
Rp110.000,00; Rp15.000,00; Rp27.500,00
Rp110,000,00; Rp137.500,00; Rp27.500,00
Rp100.000,00; Rp127.500,00; Rp27.000,00
Rp110.000,00; Rp127.500,00; Rp27.500,00
Andi berasumsi bahwa Nadin telah membocorkan rahasianya kepada Ikhsan.
Sinonim dari kata asumsi dalam kalimat tersebut adalah ….
tindakan
anggapan
pendapat
prasangka
Budidaya tanaman hias perlu memperhatikan bibit, media tanam, pemupukan, penyiraman, dan
pemberantasan hama. Bibit tanaman hias harus diambil dari tanaman yang sehat. Media tanam harus
disesuaikan dengan jenis tanaman yang ditanam. Pemupukan dilakukan sesuai kebutuhan tanaman.
Penyiraman harus teratur supaya tanaman tidak layu. Pemberantasan hama menggunakan obat
sesui takaran agar tidak memunculkan hama baru.
Bagaimana cara tanaman hias terbebas dari hama baru?
Cara tanaman hias agar terbebas dari hama baru adalah ...
Pemberantasan hama menggunakan obat sesui takaran
Penyiraman harus setiap hari supaya tanaman tidak layu
Bibit tanaman hias harus diambil dari tanaman paling sehat
Media tanam harus disesuaikan dengan bahan yang digunakan
Bacalah cerita berikut!
Bu Kinta menjadi Kepala Kantor Pos Jingga. Dia sangat prihatin dengan keadaan kantor pos yang
sepi. Anak-anak enggan pergi ke kantor pos. Mereka lebih suka bermain gawai.
“Saya akan mengadakan Festival Jingga,” kata Bu Kinta kepada para pegawai.
“Untuk apa festival itu?” tanya salah satu pegawai.
“Untuk menarik anak-anak agar gemar ke Kantor Pos Jingga,” jawab Bu Kinta.
Semua pegawai setuju dengan rencana Bu Kinta. Bu Kinta mengundang anak-anak di sekolahsekolah untuk mengikuti festival tersebut. Akan ada berbagai perlombaan dalam Festival Jingga. Ada
lomba mewarnai, menggambar perangko, menulis surat, dan mendesain kartu pos. Pada saat
Festival Jingga berlangsung, Kantor Pos Jingga tampak ramai. Anak-anak antusias mengikuti festival
tersebut. Sejak saat itu, Kantor Pos Jingga tidak pernah sepi.
Bagaimana cara Bu Kinta menarik anak-anak agar gemar ke Kantor Pos Jingga?
Cara Bu Kinta menarik anak-anak agar gemar ke Kantor Pos Jingga adalah ...
merencanakan berbagai lomba menulis untuk memeriahkan Festival Jingga
memberi undangan kepada sekolah-sekolah agar pergi ke Kantor Pos Jingga
menggelar perlombaan menggambar untuk menyemarakkan Kantor Pos Jingga
mengundang anak-anak untuk mengikuti berbagai lomba dalam Festival Jingga
“Ayo, sapa yang mau ke kantin?” Tanya Melisa pada ketiga temanya. Nabila, Amel, dan Najwa
serentak menggelengkan kepala.
“Ayolah… aku lapar nih,” bujuk Melisa dengan manja.
“Aku belum lapar,” kata Najwa.
“Gini aja biar ilmu kita tambah mari kita ke sana,” ajak Nabila. Keempat anak itu berjalan begandengan
tangan.
“Boleh kami masuk, Pak?” Tanya Amel.
“Silakan Nak, duduklah dengan tenang ya. Biar tidak mengganggu yang lain,” kata Pak Nurman.
Keempat anak tersebut duduk berhadapan sambil membaca buku yang telah diambilnya. Dalam
ruangan ternyata sudah banyak anak yang membaca buku.
Buku tertata dengan rapi, sehingga memudahkan siswa untuk mencari buku yang diinginkan.
Seteleh beberapa menit, Melisa, Amel, Nabila, dan Najwa meninggalkan buku yang dibaca. Mereka
senang karena sudah mendapat ilmu yang berguna.
Cerita tersebut menggunakan latar ….
suasana
tempat
waktu
sosial
Kelinci yang suka membanggakan diri menantang penghuni hutan untuk balapan lari. Muncullah
seekor kura-kura menerima tantangannya. Tentu ini menjadi bahan tertawaan bagi seisi hutan,
termasuk kelinci. Kelinci menganggap ini hanya lelucon saja, namun kura-kura memaksanya beradu
lari. Kelinci akhirnya menyetujuinya.
Balapan dimulai. Kelinci menunjukkan kecepatan larinya. Sementara, kura-kura jauh tertinggal. Di
tengah jalan, kelinci merasa bahwa kura-kura tak mungkin dapat menyusulnya. Oleh karena itu,
kelinci memutuskan untuk singgah di kebun wortel. Ia ingin makan wortel hingga kenyang. Karena
terlalu kenyang, ia merasa ngantuk dan tertidur pulas hingga malam menjelang.
Kura-kura berkeyakinan bahwa ia harus tetap berusaha. Meskipun lambat, ia harus mencapai garis
akhir. Pada akhirnya, kura-kura berhasil memenangkan perlombaan.
Watak Kura-kura dalam cerita tersebut adalah ....
ulet
sabar
cerdik
terampil
Bacalah cerita berikut!
Dado anak yang pandai berbicara. Ia bercerita selalu mendapat nilai sempurna di kelasnya. Temantemannya menyebutnya sebagai bintang kelas. Suatu ketika datanglah Rudi sepupunya dari
kampung.
“Dado, apa kamu bisa membantuku mengerjakan soal ini?” tanya Rudi.
Ia meminta Dado untuk membantunya menyelesaikan pekerjaan rumah miliknya.
“Oh, tentu saja. Kamu akan kuajari supaya nilaimu sempurna juga sepertiku.” jawab Dado.
Tidak berselang begitu lama, Dado merasa kesulitan menyelesaikan soal tersebut. Ia terlihat
kepayahan dan akhirnya menyerah.
“Wah wah wah, kamu ini Dado. Ternyata kamu itu burung beo.” kata Rudi.
Dado hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal sambil tertawa.
“Maaf Rudi. Kita tanya ayahku saja, yuk!” ajak Dado.
Makna kata burung beo pada paragraf tersebut adalah pandai ....
merayu dengan kata-kata
meniru kata-kata pelatihnya
merangkai kata tidak tahu artinya
berbicara tanpa memahami maknanya
Kucing sedang makan sup ikan ketika Bangau bermain ke rumahnya. Dia membagi sup itu untuk
Bangau dalam mangkuk kecil. Bangau hanya terdiam menatap sup itu.
“Bangau, mangapa kau hanya diam saja dan tidak memakan sup mu?” tanya Kucing.
“Paruhku panjang jadi aku tidak bisa memakannya,” jawab Bangau.
Kucing lalu mencari ide agar Bangau bisa memakan sup itu. Dia tidak memiliki mangkuk besar.
Akhirnya dia memasukkan sup itu ke dalam plastik.
“Ambil ini dan bawalah pulang agar kau bisa memakannya di rumah!” kata Bangau.
“Terima kasih, kamu baik sekali,” jawab Bangau.
Akhir cerita tersebut adalah …
Bangau berterima kasih kepada kucing karena telah diberi sup.
Kucing memasukkan sup dalam plastik untuk dibawa pulang Bangau.
Bangau membawa sup pemberian Kucing dan memakannya di rumah.
Bangau tidak dapat makan sup pemberian Kucing karena paruhnya panjang.
Bacalah cerita berikut!
Cili cabai rawit, tumbuh di samping rumah Pak Tobi. Cili selalu cemberut. Hampir dua bulan,
pertumbuhan Cili terhambat. Cili merasa kerdil dibanding Tommy tomat yang tumbuh bongsor.
“Duh, pengganggu ini bikin gatal!” keluh Cili pada Ruli, rumput liar.
“Maaf ya, Cili. Entah mengapa kami tumbuh cepat sampai menjepitmu,” tutur Ruli.
Suatu hari, Pak Tobi membersihkan rerumputan. Halaman terasa bersih dan lapang. Sesaat, Cili
senang. Tetapi, ia kemudian menjadi kesal. Sampah rumput ditumpuk di sebelah Cili. Cili merasa tak
dihargai. Namun, sampah rumput yang membusuk ternyata bermanfaat bagi Cili. Sampah tersebut
memberi nutrisi pada tanah tempat Cili tumbuh. Tubuh Cili semakin tinggi dan sehat. Cili pun berbuah
sangat lebat.
“Terima kasih, Ruli. Tanpa kalian, mungkin aku tetap kerdil,” bisik Cili.
Amanat cerita tersebut adalah kita harus ....
menempuh semua cara agar bahagia
memperhatikan nasib diri kita sendiri
berprasangka baik kepada orang lain
bersyukur saat hidup sudah bahagia
Bacalah teks cerita berikut ini!
“Ampun Buaya, tolong jangan mangsa aku, dagingku sedikit,” suara Bebek dengan nada memelas.
“Mengapa kamu tidak memangsa kambing saja di hutan?” Ucap Bebek seraya menangis ketakutan.
“Baik, sekarang kau antar aku ke tempat persembunyian Kambing itu,” perintah buaya.
Berada tidak jauh dari tempat itu ada lapangan hijau tempat Kambing mencari makan. Di sana ada
banyak kambing yang sedang lahap memakan rumput.
“Pergi sana, aku mau memangsa Kambing saja,” Bebek merasa senang, kemudian ia berlari dengan
kecepatan penuh.
“Ampun Buaya, tolong jangan mangsa aku, dagingku sedikit,” suara Bebek dengan nada memelas.
Maksud pernyataan dalam penggalan cerita adalah ...
Bebek ingin dimaafkan Buaya.
Bebek ingin membohongi Buaya.
Bebek ingin memberi makan buaya.
Bebek ingin agar Buaya melepaskannya.
Perhatikan cerita berikut!
Meskipun anak pengusaha sukses, Rino tidak pernah merasa lebih dibanding teman-temannya. Ia
selalu ramah dan bersikap sopan. Rino mau berteman dengan siapa saja, tanpa memandang status
sosial mereka. Saat belajar di sekolah, Rino tergolong anak yang rajin. Ia menganggap bahwa
kesuksesan berawal dari kerja kerasnya sendiri. Jika bermalas-malasan, maka kelak ia yang akan
merugi. Selain itu, Rino juga dikenal sebagai anak yang suka membantu. Ia pernah membelikan
Rahmat seragam sekolah baru dari uang tabungannya. Waktu itu, seragam sekolah Rahmat sudah
lusuh. Rino juga pernah membantu merawat Dedi saat sakit demam berdarah. Dari semua sifat Rino,
tidak heran jika Rino selalu mempunyai banyak teman. Kini, ia menjadi seorang arsitek yang telah
merancang ratusan gedung bertingkat.
Simpulan dari cerita tersebut adalah .....
Rino meraih kesuksesan karena kebaikan dan kerja kerasnya
Rino disayangi teman-temannya karena tidak sombong
Rino sukses karena tidak pernah bermalas-malasan
Rino tidak pernah membeda-bedakan teman
Kancil berlari sekuat tenaga, menghindari kejaran harimau. Langkahnya terhenti saat sampai di
pinggiran sungai. Nafasnya tersengal-sengal, hatinya semakin takut. Sesekali ia menoleh ke
belakang, melihat kalau-kalau harimau berhasil menyusulnya. Di tengah kebingungannya itu, tiba-tiba
ia melihat seekor buaya berenang menghampirinya. Hatinya semakin takut. Tiba-tiba ia menemukan
akal. Di panggilnya buaya itu.
“Hai buaya, kemarilah!” serunya.
Tentu saja Buaya kaget. Mengapa Kancil menyuruhnya mendekat, padahal dia siap menangkap
Kancil untuk santapannya. Namun Buaya itu tetap mendekat. “Ada apa, Cil?”
“Maukah kalian, aku beritahu sesuatu hal yang akan membuatmu terkejut dan gembira? Tapi aku
ingin tahu, ada berapa buaya yang ada di sungai ini seluruhnya”. seru Kancil.
“Baiklah, Cil! Akan kupanggil teman-temanku kesini”, jawab Buaya.
“Cepat Buaya, jangan sampai lama, ya!” seru Kancil sambil tetap was-was.
Tidak begitu lama buaya-buaya itu sudah berkumpul di tepi sungai.
“Ayo Buaya, berjajarlah dari tepi sini sampai seberang sana. Akan aku hitung berapa jumlahmu!” seru
Kancil.
Buaya-buaya itu menuruti perintah Kancil. Dengan sigap Kancil berlari di atas punggung Buaya sambil
menghitungnya. Akhirnya Kancil sampai di seberang sungai.
“Terima kasih Buaya, kalian telah menyelamatkanku dari kejaran Harimau!” teriak Kancil kegirangan
sambil meninggalkan buaya-buaya itu.
Buaya-buaya tersebut hanya saling berpandangan sambil menahan rasa marah, karena telah ditipu
Kancil.
Prediksi yang mungkin terjadi jika buaya tidak mau menuruti perintah kancil adalah ….
Buaya akan mendapatkan makanan dari kancil
Kancil akan selamat dari kejaran harimau
Harimau semakin jauh dari kancil
Buaya tidak akan tertipu
Perhatikan teks cerita di bawah ini!
Seruni, gadis cilik berusia enam tahun. Seruni terlahir sebagai gadis cilik yang bisu dan tuli. Hidupnya
bersama ibu dan kakak perempuan. Dia tidak memiliki teman, bahkan kakak perempuanya enggan
bermain dengannya. Seruni hanya dapat bermain dengan ibu dan kawan khayalannya. Sang ayah
meninggal karena kecelakaan. Ibunya menjadi tulang punggung keluarganya.
Sampai suatu hari, dia bertemu dengan Diah. Diah adalah anak yang baik hati dan dapat dipercaya.
Sejak kedatangan Diah, Seruni lebih riang. Dia dapat berkomunikasi dengan menggerakkan
jemarinya, sebagai bahasa isyarat. Diah yang mengajarkannya. Kini, jemari Seruni dapat bergerak
dengan lincah.
Nilai moral positif tokoh Seruni dalam cerita tersebut adalah ....
Bersyukur atas sebagian nikmat yang diberikan Tuhan
Memiliki semangat untuk hidup lebih baik lagi
Menyadari akibat kesalahan yang diperbuat
Mau dan mampu bergaul dengan siapa saja
Perhatikan cerita berikut!
Beni dan Beno adalah si bebek kembar. Mereka sedang mencari makan. Setelah berjalan memutari
kebun, Beni mendapatkan siput kecil untuk dimakannya. Sementara Beno, adiknya masih asyik
berjalan di belakang Beni.
“Ayo kemari, Beno! Kakak mendapat siput” teriak Beni pada adiknya.
Beno berlari mendekat.
“Ini untukmu ya, ayo kita makan!” kata Beni.
Beno makan sangat lahap. “Kak, makananku habis. Aku masih lapar. Huhuhuh.” kata Beno sambil
menangis.
“Ya sudah jangan menangis ya, ini untukmu saja.” ucap Beni sambil menyodorkan makanan untuk
adiknya.
Keteladanan dari tokoh Beni pada cerita tersebut adalah ....
sangat sayang pada adiknya
rela berkorban demi keluarga
pantang menyerah untuk mencapai tujuan
berjuang tanpa pamrih untuk mencapai tujuan
Bacalah cerita berikut!
“Sasa, Bayu tahukah kamu apa yang menyebabkan Santi termenung hari ini?” kata Dita. “Aku juga
heran, tidak biasanya Santi termenung seperti itu” jawab Sasa. “Mari, kita cari tahu !” kata Bayu.
Kemudian mereka bertiga mendekati Santi. “Santi, apakah kamu sakit ?” tanya Dita. Santi tersenyum
sambil berkata,” Terima kasih teman-teman atas perhatian kalian. Aku sehat. Aku hanya baru
bersedih sebab gerobak bakso milik ayahku ditabrak orang. Ayahku tidak bisa bekerja hari ini,” kata
Santi. Setibanya di rumah, Sasa, Bayu, dan Dita menceritakan kejadian tadi kepada orang tua
mereka. Mereka bersepakat membantu ayah Santi.
Tokoh utama dalam cerita tersebut adalah ....
Bayu
Sasa
Dita
Santi
