NEW
Font size
WorksheetsMaternity Nursing
Total questions: 23
Worksheet time: 13mins
Seorang perempuan berusia 39 tahun, P5A1, post partum hari ketujuh ingin menjadi aseptor KB. Pasien mengatakan pernah gagal memakai alat kontrasepsi pil dan IUD. Saat ini tidak ingin memiliki anak lagi dan memiliki riwayat hipertensi. Hasil pemeriksaan tekanan darah 140/90 mmHg.
Apakah jenis kontrasepsi yang tepat untuk kasus di atas?
Suntik
Implant
Kondom
Kalender
Tubektomi
Seorang perempuan berusia 32 tahun, G2P1A0 hamil 16 minggu, datang ke Puskesmas dengan keluhan pusing dan mudah lelah. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan konjungtiva anemis, telapak tangan pucat, tekanan darah 100/60 mmHg, frekuensi nadi 60 kali/menit, dan frekuensi napas 24 kali/menit.
Apakah jenis pemeriksaan penunjang yang mendukung masalah pasien?
Glukosa
Eritrosit
Leukosit
Trombosit
Hemoglobin
Seorang perempuan berusia 23 tahun, G1P0A0, datang ke Poliklinik KIA KB mengeluh terlambat haid, mual muntah, dan pusing. Pasien sudah menikah selama 6 bulan. Hasil pengkajian diperoleh HPHT 08 April 2020 dan balotement +.
Kapankah taksiran persalinan pasien menurut rumus Naegle?
08 Januari 2021
15 Januari 2021
16 Januari 2021
08 Februari 2021
15 Februari 2021
Seorang perempuan berusia 26 tahun, G2P1A0, masuk RS dengan keluhan muntah sejak 2 hari yang lalu berisi makanan dan cairan. Pasien tampak lemah, pucat, tekanan darah 100/60 mmHg. Pasien mengungkapkan bahwa ia selalu memuntahkan apa yang dimakan dan keluhan ini juga pernah terjadi pada kehamilan yang lalu.
Apakah diagnosis medis pada kasus di atas?
Diare
Gastritis
Mola hidatidosa
Morning sickness
Hiperemesis gravidarum
Seorang perempuan berusia 22 tahun, G1P0A0 12 minggu, dirawat dengan diagnosis medis Kehamilan Ektopik Terganggu (KET). Saat diperiksa, pasien mengeluh nyeri abdomen skala 7 seperti ditusuk-tusuk, keluar darah dari jalan lahir +- 150 cc, Hb 12 g/dl, susah tidur, mual muntah, anoreksia, dan cemas dengan kondisi kehamilannya.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?
Ansietas
Nyeri akut
Risiko perdarahan
Risiko defisit nutrisi
Gangguan pola tidur
Seorang perempuan berusia 28 tahun, G3P1A1, datang melakukan kunjungan ANC ke Poliklinik. Perawat akan melakukan pemeriksaan Leopold. Hasil pemeriksaan sebagai berikut: TFU setinggi pusat, bagian atas janin kepala, punggung kanan, bagian bawah bokong, dan belum masuk PAP.
Berapakah usia kehamilan pasien tersebut?
12 minggu
16 minggu
20 minggu
24 minggu
28 minggu
Seorang perempuan berusia 28 tahun, G3P1A1, datang melakukan kunjungan ANC ke Poliklinik. Perawat akan melakukan pemeriksaan Leopold. Hasil pemeriksaan diperoleh TFU 28 cm.
Berapakah BB janin pada kasus tersebut?
2790 gram
2635 gram
2550 gram
2480 gram
1832 gram
Seorang perempuan berusia 33 tahun masuk RS karena mengeluh nyeri ingin melahirkan. Saat pengkajian ditemukan data status obstetrik pasien G4P2A1 hamil 40 minggu.
Apakah arti status obstetrik pasien tersebut?
Saat ini kehamilan keempat, 2 kali melahirkan janin yang hidup, tidak pernah abortus
Saat ini kehamilan keempat, 1 kali melahirkan janin yang hidup, tidak pernah abortus
Saat ini kehamilan keempat, 2 kali melahirkan janin yang hidup, riwayat abortus 1 kali
Pasien sudah melahirkan yang kedua kali dan pernah abortus
Pasien sudah pernah hamil, melahirkan, dan abortus
Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P0A0 hamil 10 minggu, datang melakukan konsultasi bersama suaminya kepada perawat. Pasien mengeluh suaminya ingin mengajak berhubungan seksual, namun ia selalu menolak karena merasa takut jika hubungan seksual akan membahayakan kehamilannya dan merasa tidak bergairah pada suaminya. Saat diperiksa, kondisi kehamilan dalam keadaan baik.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Pola seksual tidak efektif
Risiko cedera pada janin
Risiko cedera pada ibu
Defisit pengetahuan
Disfungsi seksual
Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P0A0 hamil 10 minggu, datang melakukan konsultasi bersama suaminya. Pasien mengeluh suaminya tetap mengajak berhubungan seksual, namun ia tidak memenuhi keinginan suaminya karena takut akan membahayakan janinnya. Saat diperiksa kondisi kehamilan dalam keadaan baik.
Apakah intervensi keperawatan yang utama pada kasus ini?
Anjurkan melakukan komunikasi efektif sebelum berhubungan seksual
Ajarkan posisi berhubungan seksual yang aman selama hamil
Lakukan pemanasan/foreplay sebelum berhubungan seksual
Hentikan aktivitas seksual bila membahayakan janin
Anjurkan berhubungan seksual di tempat tidur
Seorang perempuan berusia 27 tahun, datang berkonsultasi di Puskesmas. Hasil pengkajian diperoleh data bahwa pasien baru menikah 2 bulan yang lalu dan ingin memiliki anak secepatnya, hari pertama haid tanggal 04 Maret 2020. Perawat menyarankan untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi, bersenggama pada saat ovulasi, dan harus dalam kondisi tidak stres baik pasien maupun pasangannya.
Kapankah puncak ovulasi pasien tersebut?
13 Maret 2020
14 Maret 2020
15 Maret 2020
16 Maret 2020
17 Maret 2020
Seorang perempuan berusia 25 tahun, datang ke sebuah Poliklinik. Pasien mengungkapkan bahwa ia sudah 4 minggu terlambat haid. Pasien curiga sedang hamil. Saat dilakukan tes kehamilan, diperoleh hasil +.
Apakah nama hormon yang terdeteksi pada tes kehamilan tersebut?
HPL
FSH
HCG
Estrogen
Progesteron
Salah satu syarat untuk dapat hamil ialah adanya ovum dan sperma. Sperma harus memenuhi beberapa kriteria baik secara makroskopis maupun mikroskopis agar supaya dapat membuahkan kehamilan.
Apakah kriteria sperma yang baik secara makroskopis?
Encer
Kental
Berbau busuk
Berwarna bening
Berwarna putih jernih
Seorang perempuan berusia 24 tahun, primigravida dengan usia kehamilan 20 minggu datang ke Puskesmas untuk kunjungan ANC yang kedua (K2).
Berapakah normalnya kunjungan ANC selama kehamilan?
2 kali
3 kali
4 kali
5 kali
6 kali
Seorang perempuan berumur 28 tahun, G1P0A0 hamil 32 minggu. Hasil pemeriksaan ditemukan TFU pertengahan pusat dan prosesus xiphoideus, letak punggung kiri, dan kepala belum masuk PAP, TB 155 cm, peningkatan BB selama hamil 10 kg, BAK 4-5 kali sehari, nokturia, sering terbangun di malam hari dan hiperpigmentasi pada beberaa bagian tubuh. Pasien juga mengungkapkan hubungan yang tidak harmonis dengan orang tua serta tidak menyukai perubahan bentuk tubuhnya selama hamil.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus ini?
Defisit nutrisi
Gangguan pola tidur
Gangguan citra tubuh
Gangguan eliminasi urin
Gangguan proses keluarga
Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P0A0 hamil 10 minggu, masuk RS dengan keluhan mual, muntah 4 kali sehari sejak 2 hari sebelum masuk RS, tidak mau makan, nyeri epigastrium dengan skala nyeri 3, pusing, dan cepat letih. Pasien mengatakan takut terhadap kondisi janinnya. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan mata cekung, mukosa bibir kering, tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi napas 20 kali/menit, frekuensi nadi 96 kali/menit, dan suhu 37°C. Hasil pemeriksaan laboratorium: natrium 130 mEq/L, kalium 3,0 mEq/L, dan clorida 95 mEq/L.
Apakah masalah keperawatan utama ada pasien tersebut?
Kekurangan volume cairan dan elektrolit
Gangguan pemenuhan nutrisi
Gangguan rasa nyaman
Kelelahan
Ansietas
Seorang perawat akan melakukan tindakan palpasi Leopold pada seorang ibu primigravida. Perawat telah membebaskan daerah perut dari pakaian dan mengatur kaki ibu sedikit ditekuk.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat?
Menggosok kedua tangan agar hangat dan sesuai suhu ibu
Mengumpulkan rahim ke tengah dengan kedua tangan
Mempersilahkan ibu untuk BAK terlebih dahulu
Menahan fundus dengan tangan kiri
Meraba bagian fundus uteri
Seorang perempuan berusia 28 tahun, masuk RS dengan perdarahan jalan lahir. Setelah dilakukan pemeriksaan, pasien didiagnosis mengalami Abortus Spontan. Janin telah keluar sebagian, jumlah perdarahan +- 350 cc, pasien mengeluh nyeri abdomen skala 4 seperti ditusuk-tusuk, pasien tampak lemah, dan nilai Hb 12 g/dl.
Apakah tindakan kolaboratif yang harus dilakukan pada kasus ini?
Pemberian transfusi darah
Pemberian antibiotik
Pemberian analgesik
Pemasangan infus
Lakukan kuretase
Seorang perempuan berusia 29 tahun, G2P1A0 hamil 27 minggu. Pasien mengeluh nyeri punggung. Apakah intervensi keperawatan yang tepat pada kasus di atas?
Batasi aktivitas
Perbaiki postur tubuh
Tinggikan kaki saat istrahat
Anjurkan pijat daerah punggung
Hindari memakai sepatu hak tinggi
Seorang perempuan berusia 26 tahun, G2P1A0 hamil 8 minggu, masuk RS dengan keluhan mual muntah sejak didiagnosis hamil. Hasil pemeriksaan diperoleh tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi nadi 80 kali/menit, frekuensi napas 22 kali/menit, suhu badan 37°C, dan pasien masih mengeluh mual muntah serta anoreksia.
Apakah intervensi keperawatan yang utama untuk mengatasi masalah tersebut?
Observasi mual dan muntah
Anjurkan pasien untuk tirah baring
Anjurkan konsumsi makanan yang disukai
Berikan edukasi tentang nutrisi selama hamil
Berikan makanan PKTS dan dalam keadaan hangat
Seorang perempuan berusia 23 tahun masuk RS dengan keluhan perdarahan pervaginam namun tidak merasakan mules di perut. Hasil pemeriksaan usia kehamilan 12 minggu, kadar HCG masih +, dan perdarahan dalam jumlah sedikit. Pasien didiagnosis mengalami Abortus Iminens.
Apakah intervensi utama pada kasus ini?
Observasi DJJ
Pertahankan tirah baring
Berikan cairan parenteral
Lakukan tindakan kuretase
Observasi jumlah perdarahan
Seorang perempuan berusia 33 tahun, G1P0A0 hamil 27 minggu. Saat dilakukan palpasi Leopold ditemukan letak janin sungsang. Pasien berkeinginan untuk melahirkan secara normal.
Apakah intervensi keperawatan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Anjurkan senam hamil
Anjurkan latihan kegel
Anjurkan istirahat cukup
Anjurkan gerakan knee-chest
Anjurkan jalan pagi +- 30 menit tiap hari
Seorang perempuan berusia 39 tahun datang di Puskesnas untuk pemeriksaan kehamilan. Hasil wawancara diperoleh data bahwa saat ini merupakan kehamilan ketiga, sudah memiliki anak laki-laki berusia 8 tahun, dan 3 tahun lalu pernah mengalami abortus.
Bagaimanakah penulisan status obstetrik pada kasus di atas?
G3P2A1
G3P2A0
G3P1A1
G3P1A0
G3P0A0
