WorksheetsElectronic Commerce di Indonesia (Kelas Sistem Ekonomi)
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
Electronic commerce adalah:
Penjualan barang dan jasa secara tidak langsung
Penjualan barang dan jasa menggunakan internet
Penjualan barang dan jasa secara langsung
Definisi electronic commerce (e-commerce) menurut Laudon dan Laudon (2009) adalah:
Penjualan barang dan jasa melalui telepon pintar
Suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan
dengan komputer sebagai perantara transaksi bisnis.
Suatu proses membeli dan menjual dari perusahaan ke perusahaan dengan komputer sebagai perantara transaksi bisnis.
Alasan mengapa perusahaan menjalankan bisnis dengan menggunakan fasilitas e-commerce:
Merupakan saluran distribusi alternatif
Dapat menjangkau target konsumen tertentu.
kedua jawaban benar
Lima tahap proses keputusan pembelian menurut Kotler
dan Keller (2009) adalah:
pengenalan masalah - pencarian informasi - evaluasi alternatif _ keputusan pembelian - perilaku pasca-pembelian
Pemecahan masalah - pencarian informasi - evaluasi alternatif _ perilaku pasca-pembelian - keputusan pembelian
pengenalan masalah - evaluasi alternatif - pencarian informasi - keputusan pembelian - perilaku pasca-pembelian.
E-commerce didefinisikan sebagai proses pembelian, penjualan, mentransfer atau bertukar
produk, jasa atau informasi melalui jaringan komputer melalui Internet. Definisi ini adalah definisi dari:
Kotler 2010
Kozinets et al., 2010
Kotler dan Kozinets et al., 2010
Enam dimensi keberhasilan sistem informasi menurut DeLone dan McLean (2004) antara lain adalah:
Kualitas layanan
Layanan kualitas
Harga
Menurut Schradi (2009), ada dua cara untuk melakukan pemasaran online, yaitu:
online dan bukan online
direct dan indirect
pasif dan aktif.
Berikut adalah bentuk-bentuk interaksi di dunia bisnis:
Business to Non-business
Business to agent business
Business to Business
Yang bukan termasuk online marketplace di Indonesia adalah:
bukalapak.com
k i t a b i s a . c om
tokopedia.com
Untuk berhasil memperoleh kepercayaan (trust) dalam electronic commerce, Ratnasingham (1998) menyatakan ada beberapa prinsip yang harus dipenuhi: diantaranya adalah:
Sistem pajak yang baik
Wifi yang kuat
Integritas transaksi
Pproduk atau jasa yang membutuhkan jaminan kualitas terbaik dan bisa memenuhi standar atau value yang dibutuhkan oleh pelanggan, adalah:
Customer space
Customer center
Customer care
Yang bukan termasuk problem dalam melakukan e-commerce adalah:
Pajak (cyber tax)
Pajak (cyber law)
Audit trail
Menurut Ratnasingham (1998), beberapa faktor sebagai persyaratan dasar yang dibutuhkan untuk keamanan e-commerce, antara lain:
Audit trail
Flexible tax
Non-repudiation
Model bisnis dimana sebuah website tidak hanya membantu mempromosikan barang dagangan saja, tapi juga memfasilitasi transaksi uang secara online, disebut sebagai:
Shopping mall
Marketplace C2C (Customer to Customer)
Marketplace B2B (Business to Business)
Sebuah toko online dengan alamat website (domain) sendiri, dimana penjual memilki stok produk dan menjualnya secara online kepada pembeli, adalah:
Toko online G2B (Government to Business)
Toko online C2C (Consumer to Consumer)
Toko online B2C (Business to Consumer)
Menurut Wood (2004), keunggulan melakukan e-commerce adalah:
confidentiality and ability
flexibility and ability
taxability and ability
Manfaat e-commerce terhadap perekonomian secara makro adalah:
Menciptakan skala kerja
Menciptakan skala tenaga kerja
Menciptakan skala ekonomi
Pada tahun 2018, persentase penjualan melalui e-commerce terhadap total penjualan ritel di Indonesia adalah:
1.4%
4.1%
14%
Salah satu faktor yang mendorong keberhasilan ecommerce di Indonesia adalah:
Jumlah tenaga kerja yang tinggi
Jumlah pengguna handphone pintar yang terus naik
Jumlah toko online yang tinggi
Dampak perkembangkan ecommerce terhadap bisnis online di Indonesia adalah:
System security is developed
System security is vulnerable to attack
System security is unknown
