wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sistem EFI

Total questions: 40

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Perkembangan mekanisme katup untuk mendapatkan kemampuan mesin dengan rpm tinggi, ekonomis dan ramah lingkungan diperlukan konstruksi "?

a)

Mesin 4 langkah dengan mekanisme katub DOHC + turbo

b)

Mesin 4 langkah dengan mekanisme katub DOHC

c)

Mesin 4 langkah dengan mekanisme katub DOHC + VVT-i

d)

Mesin 4 langkah dengan mekanisme katub SOHC

e)

Mesin 4 langkah dengan mekanisme katub OHV

2.

System VVT-I dirancang untuk mengontrol intake Camshaft pada rentang …………. derajat poros engkol (p.e) agar memberikan valve timing yang optimal/tepat sesuai dengan kondisi mesin

a)

35 p.e

b)

45 p.e

c)

25 p.e

d)

40 p.e

e)

15 p,ea.

3.

Perbedaan system VVT-I dengan system Katup konvensional adalah :

a)

Waktu pembukaan dan penutupan pada katub pada system VVT-I tetap sedangkan pada system mekanisme katub konvensional berubah ubah berdasarkan kondisi kerja mesin

b)

Waktu pembukaan dan penutupan pada katub pada system mekanisme katub konvensional tetap sedangkan pada system VVT-I berubah ubah berdasarkan kondisi kerja mesin

c)

Waktu pembukaan dan penutupan pada katub pada system mekanisme katub konvensional berubah ubah sedangkan pada system VVT-I berubah ubah berdasarkan kondisi kerja mesin

d)

Konstruksi mekanisme katub system VVT-I lebih sederhana didanding yang konvensional

e)

System mekanisme katub konvensional dan VVT-I masih memerlukan penyetelan celah katub secara maual

4.

System VVT-I memberikan keuntungan sebagai berikut kecuali :

a)

Hasil pembakaran masuk kategori Ramah lingkungan

b)

Penghematan bahan bakar

c)

Mengurangi emisi gas buang

d)

Memperbaiki performa mesin (torsi) disemua tingkat kecepatan

e)

Memberikan rentang pembukaan dan penutupan katub yang tetap/konstan

5.

Bagian dari system VVT-I yang menjaga celah katub tetap nol dengan menggunakan tekanan oli dan pegas adalah……

a)

Hydraulic last adjuster

b)

Intake camshaft

c)

Roller rocker arm

d)

Timing rotor

e)

Intake valve

6.

Pernyataan berikut merupakan keuntungan system EFI dibanding dengan system karburator, kecuali :

a)

Pembentukan campuran udara dan bahan bakar lebih heterogen

b)

Perbandingan campuran udara dan bahan bakar lebih tepat pada semua tingkat kecepatan

c)

Pemasukan bahan bakar kedalam silinder lebih efisien

d)

Kemampuan menghidupkan mesin pada temperature dingin lebih baik

e)

Mesin lebih responsive sesuai dengan sudut pembukaan throttle vale

7.

Urutan pengaliran bahan bakar pada system EFI adalah ……..

a)

Fuel pump -- fuel filter – delivery pipe – fuel pressure regulator -- injector

b)

Fuel pump -- fuel filter – delivery pipe – injector – fuel pressur regulator

c)

Fuel tank – fuel filter -- fuel pump – fuel delivery pipe – injector

d)

Fuel pump -- fuel filter – fuel pressur regulator -- delivery pipe – injector

e)

Fuel tank – fuel pump – fuel filter – fuel delivery pipe – injector

8.

Pompa bahan bakar yang digunakan pada kendaraan dengan system EFI akan berfungsi pada saat mesin hidup. Fungsi control pompa bahan bakar ini dilakukan oleh ………

a)

fuel cut

b)

circuit opening relay

c)

EFI main relay

d)

pressure regulator

e)

fuel pump switch

9.

Bagian bagian dari system induksi udara (Air Induction system) pada EFI adalah kecuali :

a)

throttle valve

b)

Air flow meter

c)

Air cleaner

d)

Air pressure regulator

e)

Air intake chamber

10.

Fungsi pengaturan saat putaran idle pada saat mesin masih dingin dilakukan oleh :

a)

Air flow meter

b)

Throttle valve

c)

Air temperature

d)

Air valve

e)

Air intake chamber

11.

Bagian yang berfungsi untuk mendeteksi suhu air pendingin di mesin , kemudian informasi (data) tersebut diteruskan ke ECM adalah ; ….

a)

Engine control modul

b)

Air temperature sensor

c)

Temperature air sensor

d)

Engine coolant temperature sensor

e)

Engine knock sensor

12.

Bagian yang berfungsi untuk mendeteksi volume udara yang masuk dan mengirimkan signal ke ECU guna menentukan volume dasar injeksi adalah ……..

a)

Air intake chamber

b)

Pressure regulator

c)

Air flow meter

d)

Air cleaner

e)

Throttle body

13.

Sensor yang dipasangkan pada Airflow meter yang berfungsi untuk mendeteksi volume dan kepadatan (density) udara masuk adalah…………..

a)

Water themperature sensor

b)

Oxygen sensor

c)

Air themperature sensor

d)

Ignition primary signal

e)

Throttle position sensor

14.

Sensor yang dipasangkan pada air flow meter yang berfungsi untuk mendeteksi kandungan (konsentrasi) oksigen dalam gas buang adalah ......

a)

Air temperature sensor

b)

Water temperatus sensor

c)

Ignition primary signal

d)

Throttle position sensor

e)

Oxygen sensor

15.

Unsur kimia dalam gas buang yang paling beracun / berbahaya adalah :

a)

Unsur CO2 dan O2

b)

Unsur O2 dan HC

c)

Unsur CO2 dan N2

d)

Unsur CO2

e)

Unsur CO dan NOx

16.

Bila terjadi gangguan sensor (rusak) , agar tidak terjadi problema maka pada ECU dilengkapi dengan :

a)

Fuse

b)

Fail – Safe

c)

Memori

d)

Check engine

e)

Main Relay

17.

Dalam sistem Electronic Fuel Injection (EFI) ada 3 susunan dasar sistem, komponen no. 3,4,6, dan 7 pada system bahan bakar adalah ? .....

a)

Fuel filter, pipa penyalur, fuel pressure regulator, injector

b)

Fuel pump, pipa pengembali, regulator, injector

c)

Fuel pump, fuel filter, pipa penyalur, regulator, injector

d)

Fuel filter, pipa pengembali, fuel pressure regulator, injector

e)

Fuel tank, pipa penyalur, regulator, injector

18.

Fungsi utama ECU pada sistem EFI adalah: .............

a)

Mengatur speed engine dan mengontrol sensor

b)

Mengatur jumlah bahan bakar dan waktu penyemprotan

c)

Mengatur seluruh sistem

d)

Mengontrol bahan bakar dan sensor

e)

Mengatur jumlah injeksi dan mengontrol sensor

19.

Input utama ECU dalam menentukan jumlah semprotan bensin (Basic injection) pada injektor adalah:

a)

Temperatur sensor dengan Engine speed (Rpm) sensor

b)

Air flow sensor dan Engine speed sensor

c)

Intake air temperatur sensor dan Air flow sensor

d)

Vacum sensor

e)

Throttle Position Sensor dan vacuum sensor

20.

Fungsi Fuel Pressure Regulator adalah :

a)

Memanaskan bensin sebelum disemprotkan oleh injektor

b)

Mengatur tekanan bahan bakar pada delivery Pipe (fuel rail)

c)

Mengatur tekanan bahan bakar pada tangki bensin

d)

Pemasok bensin pada injektor

e)

Menambah bahan bakar

21.

Bila Check Engine menyala menunjukkan bahwa :

a)

Terjadi gangguan pada sumber arus yang menuju ke sistem EFI

b)

Terjadi gangguan pada salah satu sensor

c)

Tidak bermasalah

d)

Terjadi gangguan pada main relay

e)

Terjadi gangguan pada sistem bahan bakar

22.

Gambar berikut untuk no. 1,2,3, dan 4 pada komponen cara kerja VVT-I adalah :

a)

VVT-I controller, CMP sensor, CKP sensor, OCV

b)

CKP sensor, CMP sensor, VVT-I controller, OCV

c)

CMP sensor, CKP sensor, VVT-I controller, OCV

d)

OCV, CMP sensor, CKP sensor, VVT-I controller

e)

CMP sensor, CKP sensor, , OCV, VVT-I controller

23.

Pada kegiatan servis pengecekan dan penyetelan engine stand Soluna, ada pemeriksaan/pengecekan Injetor yaitu :

a)

Resistance, tegangan socket kabel injector, socket kabel injector

b)

Resistance, tegangan socket kabel injector, tahanan socket injector

c)

Resistance, tegangan socket kabel injector, sinyal socket kabel injector

d)

Resistance, tegangan socket kabel injector , tegangan socket injector

e)

Resistance, tegangan socket kabel injector, socket injector

24.

Saat pengetesan pompa bahan bakar yang digunakan pada engine Soluna, terbaca :

a)

Saat regulated sebesar 2,1 – 2,6 bar

b)

Saat holding setelah 5 menit 0,5 bar

c)

Saat engine mati sebesar 2,1 – 2,6 bar

d)

Saat holding sebesar 2,1 – 2,6 bar

e)

Saat vacuum OFF sebesar 2,1 – 2,6 bar

25.

Pada system intake engine Soluna yang dilakukan pemeriksaan/pengecekan adalah :

a)

intake manifold air control solenoid, IAC, IAT, MAP

b)

intake manifold air control solenoid, TPS, IAT, MAP

c)

TPS, IAT, IAC, MAP, intake manifold air control solenoid

d)

intake manifold air control solenoid, air cleaner, IAT, MAP

e)

IAT, IAC, MAP, TPS

26.

Pada system pengapian engine Soluna saat pengecekan keja Igniter, dilakukan dengan cara menghubungkan LED ke terminal ………. dan massa

a)

F dan T

b)

C dan F

c)

F dan B

d)

C dan B

e)

C dan T

27.

Pada bagian engine sensor Soluna saat pengecekan CKP (Crankshaft Position) sensor dilakukan dengan cara :

a)

Saat engine idling mengukur tegangan F dan T sebesar 0,7 – 1 volt

b)

Saat engine idling mengukur tegangan F dan Ne- sebesar 0,7 – 1 volt

c)

Saat engine idling mengukur tegangan Ne+ dan Ne- sebesar 0,7 – 1 volt

d)

Saat engine idling mengukur tegangan F dan Ne+ sebesar 0,7 – 1 volt

e)

Saat engine idling mengukur tegangan F dan T sebesar tegangan AC

28.

Pada saat mengukur nilai resistance ECT (engine coolant temperature) pada suhu 200 C, menurut data teknis nilai sebesar 2000 – 3000 Ohm, maka pernyataan berikut yang tepat untuk mengukur nilai resistance tersebut dengan …….

a)

Menggunakan Ohmmeter Analog dan saklar selector diarahkan ke X10

b)

Menggunakan Ohmmeter Analog dan saklar selector diarahkan ke X1

c)

Menggunakan Avometer Analog dan saklar selector diarahkan ke X 10

d)

Menggunakan Voltmeter Analog dan saklar selector diarahkan ke X10

e)

Menggunakan Ohmmeter Analog dan saklar selector diarahkan ke X K

29.

Pada saat mengukur nilai tahanan sekunder Coil pengapian untuk engine Soluna, yang tepat menghubungkan : ....

a)

Ohmeter ke terminal + dan terminal tegangan tinggi coil

b)

Ohmeter ke terminal + coil dan terminal – coil

c)

Ohmeter ke terminal - dan terminal tegangan tinggi coil

d)

Ohmeter ke terminal + dan terminal teganggan tinggi distributor

e)

Ohmeter ke terminal + dan terminal – bodi

30.

Pada saat mengukur nilai tahanan primer Coil pengapian untuk engine Soluna, yang tepat menghubungkan :

a)

Ohmeter ke terminal + dan terminal teganggan tinggi distributor

b)

Ohmeter ke terminal - dan terminal tegangan tinggi coil

c)

Ohmeter ke terminal + coil dan terminal – coil

d)

Ohmeter ke terminal + dan terminal tegangan tinggi coil

e)

Ohmeter ke terminal + dan terminal – bodi

31.

Saat memasang timing light pada engine Soluna yang benar adalah :

a)

1 ke B coil, 2 ke bodi dan 3 ke kabel busi no.satu

b)

2 ke baterei, 1 ke bodi dan 3 ke kabel busi no.satu

c)

1 ke baterei, 2 ke bodi dan 3 ke kabel busi no. satu

d)

1 ke bodi , 2 ke B coil dan 3 ke kabel busi no. satu

e)

1 ke baterei +, 2 ke bodi dan 3 ke kabel busi no satu

32.

Penyetelan saat pengapian salah satu caranya dengan memutar distributor yang arahrotor nya searah jarum jam, bila distributor diputar searah jarum jam maka ......

a)

saat pengapian berubah menjadi sesudah TMA

b)

saat pengapian berubah menjadi sebelum TMA

c)

saat pengapian berubah mundur dari ukuran sebelumnya

d)

saat pengapian tidak berubah dari ukuran sebelunya

e)

saat pengapian berubah maju dari ukuran sebelumnya

33.

Yang termasuk unit komponen pengapian elektronik_pada engine Soluna adalah...

a)

Igniter, Coil, ECU/ECM, Distributor, Kabel, Kabel busi, Busi

b)

Baterei, Fuse, Ignition Switch, Kabel, ECU / ECM, Distributor, Igniter, Coil, ,Kabel Busi, Busi

c)

ECU / ECM, Distributor, Igniter, Coil, Kabel, Busi, Fuse, Ignition Switch

d)

ECU / ECM, Distributor, Igniter, Coil, Kabel, Busi, Fuse

e)

Baterei, ECU / ECM, Distributor, Igniter, Coil, Kabel, Busi, Fuse, Ignition Switch

34.

Pada igniter ada terminal IGT dalam rangkaian yang benar akan tersambung ke ......

a)

Coil -

b)

Distributor

c)

Coil+

d)

ECU

e)

Ignition switch

35.

Igniter pada pengapian distributor pada engine Soluna, mempunyai terminal :

a)

IGT, IGF, B, C, E /massa

b)

IGT, IGF, B, Rpm, E /massa

c)

IGT, IGF, B, C, Rpm, E /massa

d)

IGT, IGF, C, Rpm, E /massa

e)

IGT, IGF, B, C, Rpm,

36.

Pada igniter ada terminal B dalam rankaian yang benar akan tersambung ke ......

a)

Distributor

b)

ECU

c)

Coil -

d)

Coil +

e)

Ignition Switch

37.

Pada igniter ada terminal C dalam rankaian yang benar akan tersambung ke ......

a)

Distributor

b)

Coil -

c)

Coil +

d)

Ignition Switch

e)

ECU

38.

Dalam sistem Electronic Fuel Injection (EFI) ada 3 susunan dasar sistem, komponen no. 2,3, 4 dan 5 pada system Induksi Udara adalah …

a)

Air Flow meter, Throttle valve, Intake runner, Intake valve

b)

Throttle valve, Air Flow meter,Intake runner, Intake valve

c)

Air Cleaner, Throttle valve, Intake runner, Intake valve

d)

Air Flow meter, Intake runner, Throttle valve, Intake valve

e)

Throttle valve, Intake runner, Air Flow meter, Intake valve

39.

Pada system Induksi Udara terdapat dua tipe yaitu type D-EFI dan type L-EFI, pernyataan berikut merupakan perbedaannya, kecuali :

a)

Type D menggunakan Manifold Pressure sensor dan type L menggunakan Air Flow Meter

b)

Type L menempatkan Maifold Pressure sensor setelah throttle vale dan type D menempatkan Air Flow meter sebelum throttle valve

c)

“D” = DRUCK (Bahasa jerman) artinya tekanan dan “L” = LUFT artinya Udara

d)

Type D yang diukur tekanan udara absolut (vacuum) dan type L yang diukur volume udara

e)

Type D menempatkan Maifold Pressure sensor setelah throttle vale dan type L menempatkan Air Flow meter sebelum throttle valve

40.

Pada engine yang menggunakan system EFI, berikut merupakan pernyataan yang benar, kecuali…Jumlah bensin yang diinjeksikan tergantung pada

a)

Saat engine pada putaran idle injeksi durasinya 2 ms dan pada beban berat injeksi durasinya 4 ms

b)

Tekanan bensin dikontrol oleh ECU dan lamanya injector ON dikontrol sensor

c)

Tekanan bensin dan lamanya injector ON

d)

Tekanan bensin dikontrol oleh regulator dan lamanya injector ON dikontrol ECU

e)

Waktu injector ON diberi istilah durasi atau lebar pulsa dan diukur dalam milisecon