wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Askep Gilut Individu / D3 JKG / SMT 4 / 1920

Total questions: 45

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

fase awal dalam proses perawatan gigi dan mulut

a)

pengkajian

b)

diagnosis

c)

perencanaan

d)

implementasi

e)

evaluasi

2.

pengumpulan data kesehatan umum dan kesehatan gigi secara sistematis dilakukan pada proses :

a)

diagnosis

b)

pengkajian

c)

perencanaan

d)

implementasi

e)

evaluasi

3.

data yang dikumpulkan dalam melakukan asuhan perawatan gigi dan mulut :

a)

data kebersihan gigi dan mulut

b)

data penyakit karies gigi

c)

data penyakit jaringan periodontal

d)

data riwayat penyakit

e)

data subjektif dan objektif

4.

proses identifikasi perilaku kesehatan pasien serta masalah-masalah aktual dan potensi-potensi masalah kesehatan gigi merupakan kegiatan :

a)

rencana perawatan kesehatan gigi

b)

identifikasi masalah kesehatan gigi

c)

analisa masalah kesehatan gigi

d)

diagnosa keperawatan gigi

e)

evaluasi kesehatan gigi

5.

contoh pernyataan diagnosa keperawatan gigi "adanya masalah atrisi di daerah servikal gigi sehubungan adanya.........."

a)

penumpukan plak pada rongga mulut

b)

cara menyikat gigi yang tidak tepat

c)

kurangnya pemeliharaan kesehatan gigi

d)

penumpukan plak di sekitar gigi

e)

adanya gigi yang tiak pernah dilakukan pengolesan fluor

6.

terdapat tiga kategori intervensi keperawatan gigi :

a)

pemeriksaan, pelaksanaan, evaluasi

b)

perencanaan, promotif, preventif

c)

tindakan klinis, konseling, instruksi/intervensi perawatan di rumah

d)

promotif, preventif, rujukan

e)

diagnosis, implementasi, evaluasi

7.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui tindakan monitoring/ pengkajian/ pemeriksaan ulang adalah :

a)

Pengkajian

b)

diagnosis

c)

perencanaan

d)

implementasi

e)

evaluasi

8.

Data berikut diperoleh melalui wawancara dengan pasien,

a)

data subjektif

b)

data objektif

c)

data penelitian

d)

data riwayat pasien

e)

data perawatan

9.

Derajat kesehatan gigi dan mulut yang ditunjukan adanya angka OHI-S, DMF-T, CPITN diperoleh melalui pemeriksaan :

a)

subjektif

b)

objektif

c)

semua gigi secara teliti

d)

debris dan kalkulus

e)

jaringan periodontal

10.

Pada kegiatan asuhan keperawatan gigi dan mulut, pengumpulan data berguna untuk …

a)

menyusun latar belakang

b)

menentukan sasaran

c)

menentukan tujuan

d)

identifikasi masalah

e)

menyusun indikator keberhasilan

11.

Bukan merupakan petunjuk dalam membuat pertanyaan pada pemeriksaan subyektif…

a)

Menggunakan kata-kata yang sederhana

b)

Pertanyaan harus jelas

c)

Hindarkan pertanyaan yang mempunyai lebih dari satu pengertian

d)

Pertanyaan tidak mengandung sugesti

e)

Pertanyaan berlaku secara individual

12.

Pertanyaan mengenai bagaimana rasa sakitnya gigi yang dikeluhkan, termasuk …

a)

chief complaint

b)

present illness

c)

past dental history

d)

past medical history

e)

personal history

13.

untuk mengetahui perubahan warna, kontur dan konsistensi jaringan keras dan lunak rongga mulut menggunakan pemeriksaan …

a)

inspeksi

b)

sondasi

c)

palpasi

d)

perkusi

e)

druk

14.

Bila pemeriksaan dengan tes termis dingin positif berarti gigi, kecuali …

a)

iritasi pulpa (IP)

b)

hiperemi akut (HP)

c)

pulpitis akut

d)

pulpitis kronis

e)

nekrosis pulpa

15.

Pada pemeriksaan debris indeks, bila dijumpai adanya stain pada permukaan gigi, maka nilainya …

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

e)

4

16.

Pada pemeriksaan kalkulus indeks, bila dijumpai adanya sedikit karang gigi subgingival di sekitar bagian servik gigi, maka nilainya …

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

e)

4

17.

Pemeriksaan pada 6 gigi indeks pasien, didapatkan hasil jumlah nilai debris 6 dan jumlah nilai kalkulus 3. Kategori OHIS pada pasien tersebut adalah :

a)

sangat baik

b)

baik

c)

sedang

d)

buruk

e)

sangat buruk

18.

Pada pemeriksaan CPITN, sextan 2 meliputi elemen gigi …

a)

17, 16, 15, 14

b)

13, 12, 11, 21, 22, 23

c)

13, 12, 11

d)

24, 25, 26, 27

e)

21, 22, 23

19.

Untuk usia 16 tahun sampai dengan 19 tahun, gigi indeks yang diperiksa untuk CPITN adalah…

a)

17, 16, 11, 26, 27, 37, 36, 31, 46, 47 dengan skor 0, 1, 2, 3

b)

17, 16, 11, 26, 27, 37, 36, 31, 46, 47 dengan skor 0, 1, 2, 3, 4

c)

16, 11, 26, 36, 31, 46 dengan skor 0, 1, 2

d)

16, 11, 26, 36, 31, 46 dengan skor 0, 1, 2, 3

e)

16, 11, 26, 36, 31, 46 dengan skor 0, 1, 2, 3, 4

20.

Pada pemeriksaan CPITN, bila dijumpai poket 4 mm – 5 mm, tepi gusi terletak pada daerah hitam periodontal probe, diberi nilai …

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

21.

KASUS

Hasil pemeriksaan pasien gigi, usia 35 th,di klinik X, sebagai berikut:

Gigi 1.7 : Fissure dalam; 1.6 : Karies media; 1.4 : Dicabut karena untuk perawatan orthodonti; 1.1 : Fraktur dentin; 2.1 : Karies media; 2.4 : Dicabut karena untuk perawatan orthodonti; 2.6: Tumpatan komposit kondisi baik; 3.7 : Karies profunda vital; 3.6 : Sisa akar; 4.6 : Karies email; 4.7 : Di sebelah oklusal Tumpatan komposit bocor dan di sebelah bukal terdapat Karies media.


Jumlah Decay dari kasus tersebut :

a)

4

b)

5

c)

6

d)

7

e)

8

22.

Hasil pemeriksaan pasien gigi, usia 35 th,di klinik X, sebagai berikut:

Gigi 1.7 : Fissure dalam; 1.6 : Karies media; 1.4 : Dicabut karena untuk perawatan orthodonti; 1.1 : Fraktur dentin; 2.1 : Karies media; 2.4 : Dicabut karena untuk perawatan orthodonti; 2.6: Tumpatan komposit kondisi baik; 3.7 : Karies profunda vital; 3.6 : Sisa akar; 4.6 : Karies email; 4.7 : Di sebelah oklusal Tumpatan komposit bocor dan di sebelah bukal terdapat Karies media.

Jumlah Missing dari kasus tersebut:

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

e)

4

23.

KASUS

Hasil pemeriksaan pasien gigi, usia 35 th,di klinik X, sebagai berikut:

Gigi 1.7 : Fissure dalam; 1.6 : Karies media; 1.4 : Dicabut karena untuk perawatan orthodonti; 1.1 : Fraktur dentin; 2.1 : Karies media; 2.4 : Dicabut karena untuk perawatan orthodonti; 2.6: Tumpatan komposit kondisi baik; 3.7 : Karies profunda vital; 3.6 : Sisa akar; 4.6 : Karies email; 4.7 : Di sebelah oklusal Tumpatan komposit bocor dan di sebelah bukal terdapat Karies media.

Jumlah Filling dari kasus tersebut:

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

e)

4

24.

KASUS

Hasil pemeriksaan pasien gigi, usia 35 th,di klinik X, sebagai berikut:

Gigi 1.7 : Fissure dalam; 1.6 : Karies media; 1.4 : Dicabut karena untuk perawatan orthodonti; 1.1 : Fraktur dentin; 2.1 : Karies media; 2.4 : Dicabut karena untuk perawatan orthodonti; 2.6: Tumpatan komposit kondisi baik; 3.7 : Karies profunda vital; 3.6 : Sisa akar; 4.6 : Karies email; 4.7 : Di sebelah oklusal Tumpatan komposit bocor dan di sebelah bukal terdapat Karies media.

Dari kasus tersebut, yang tidak termasuk dalam indeks DMF-T ada………gigi.

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

e)

4

25.

Angka pengalaman karies seorang pasien diketahui pada indikator kesehatan gigi dan mulut :

a)

OHI-S

b)

PTI

c)

DMF-T

d)

CPI-TN

e)

sextan sehat

26.

Derajat kesehatan gigi dan mulut untuk mengetahui derajat kebersihan gigi dan mulut dapat dilihat pada angka :

a)

DMF-T

b)

CPI

c)

PTI

d)

OHI-S

e)

DI

27.

Angka mempertahankan gigi sebagai indikator kesehatan gigi adalah :

a)

DMF-T

b)

CPI

c)

PTI

d)

CPI-TN

e)

CI

28.

Angka DMF-T dapat berubah,artinya :

a)

Bila gigi karies dilakukan penumpatan

b)

Terjadi kecelakaan berakibat gigi patah

c)

Dilakukan pembersihan karang gigi

d)

Gigi dilakukan pencabutan

e)

Terjadi karies baru

29.

Cara yang dilakukan untuk meningkatkan angka mempertahankan gigi (PTI) adalah :

a)

Melakukan pembersihan karang gigi/ skaling

b)

Melakukan fluoridasi air minum untuk mencegah karies.

c)

Melakukan topikal aplikasi fluor

d)

Menutup fissur dalam (fissur sealant)

e)

Melakukan penumpatan pada gigi karies

30.

Upaya mempertahankan angka DMF-T dilakukan melalui :

a)

promotif

b)

preventif

c)

kuratif

d)

rehabilitatif

e)

penumpatan

31.

Menentukan target yang akan dicapai dalam kegiatan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut dilakukan pada tahap :

a)

Pengkajian

b)

diagnosis

c)

identifikasi masalah

d)

perencanaan

e)

implementasi

32.

Adanya kesenjangan antara target/ harapan dan keadaan objektif yang dicapai adalah :

a)

masalah

b)

prestasi kinerja

c)

harapan program

d)

tujuan perawatan

e)

harapan perawatan

33.

Meningkatnya pengetahuan, sikap dan kemampuan dalam melakukan pelihara diri dibidang kesehatan gigi dan mulut dilakuka dengan upaya :

a)

promotif

b)

preventif

c)

kuratif

d)

rehabilitatif

e)

evaluasi

34.

Kalimat tujuan khusus yang sesuai dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut :

a)

Meningkatnya skor OHI-S dari 1,3 menjadi 3,1

b)

Meningkatnya derajat kesehatan gigi dan mulut yang optimal

c)

Dipertahankannya angka DMF-T sebesar 3

d)

Dipertahankannya angka mempertahankan gigi sebesar 50%

e)

Menurunnya penyakit jaringan periodontal

35.

Kalimat rumusan masalah yang sesuai dalam proses analisa masalah adalah :

a)

Rendahnya angka OHI-S sebesar 0 dari targrt 2 pada pasien di klinik JKG tanggal 28 April 2016

b)

Dipertahankannya angka DMF-T sebesar 3 pada pasien di klinik JKG tanggal 28 April 2016

c)

Tingginya angka PTI sebesar 0 % terhadap target 50 % pada pasien di klinik JKG tanggal 28 April 2016

d)

Tingginya sextan sehat sebesar 6 dari target 0 pada pasien di klinik JKG tanggal 28 April 2016

e)

Rendahnya angka mempertahankan gigi (PTI) sebesar 0 % dari target >50 % pada pasien di klinik JKG tanggal 25 April 2016

36.

Penyebab masalah pada analisa masalah diambil dari :

a)

data subjektif

b)

data objektif

c)

data riwayat penyakit

d)

data riwayat perawatan

e)

data umum

37.

Pasien belum pernah dilakukan penguatan gigi dengan pengolesan fluor pada gigi adalah sebagai penyebab masalah :

a)

Tingginya angka PTI

b)

Tingginya angka OHI-S

c)

Tingginya angka DMF-T

d)

Rendahnya angka PTI

e)

Rendahnya angka CPI

38.

Terdapat gigi berlubang yang belum dilakukan penumpatan merupakan penyebab masalah dari :

a)

Tingginya angka PTI

b)

Tingginya angka OHI-S

c)

Tingginya angka DMF-T

d)

Rendahnya angka PTI

e)

Rendahnya angka CPI

39.

Membimbing cara menggosok gigi yang baik dan benar adalah merupakan alternatif pemecahan masalah pada :

a)

Tingginya angka PTI dan DMF-T

b)

Tingginya angka OHI-S dan DMF-T

c)

Tingginya angka DMF-T dan PTI

d)

Rendahnya angka PTI dan OHI-S

e)

Rendahnya angka CPI dan PTI

40.

Urutan pemecahan masalah pada analisa masalah digunakan dalam menyusun perencanaan ditempatkan pada kolom :

a)

kegiatan

b)

tujuan

c)

uraian kegiatan

d)

sasaran

e)

indikator keberhasilan

41.

Terdapat tiga tahap pada matrik rencana pelaksanaan kegiatan (POA) yang isinya meliputi :

a)

Persiapan, pelaksanaan, pelaporan

b)

Persiapan, pelaksanaan, evaluasi

c)

Perencanaan, pelaksanaan, pelaporan

d)

Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi

e)

Pengorganisasian, perencanaan, pelaporan

42.

Sterilisasi alat bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit dan mencegah terjadinya infeksi silang yang disebabkan oleh alat yang tidak steril kegiatan ini dilakukan pada tahap :

a)

persiapan

b)

pelaksanaan

c)

perawatan

d)

pelaporan

e)

evaluais

43.

Operator menggunakan APD dan siap untuk melakukan perawatan adalah indikator keberhasilan dari kegiatan:

a)

desinfeksi

b)

sterilisasi

c)

perlindungan diri

d)

dekontaminasi

e)

kesiapan operaso

44.

Pasien dapat menggosok gigi dengan benar ditandai hilangnya warna pewarnaan disklosing pada gigi merupakan indikator keberhasilan dari kegiatan :

a)

promotif

b)

preventif

c)

kuratif

d)

membimbing menggosok gigi

e)

gigi bersih

45.

Evaluasi hasil kegiatan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut dilakukan untuk :

a)

Mengetahui kegiatan yang dilakukan

b)

Membandingkan data awal dan data akhir

c)

pemeriksaan ulang

d)

mengetahui adanya hambatan

e)

mengetahui tercapainya tujuan