wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Respirasi Alpheratz

Total questions: 119

Worksheet time: 3570secs

Name
Class
Date
1.

Seorang laki laki umur 70 tahun, keluhan batuk lama, cachexia dan lemah. Foto toraks didapatkan nodul multiple difus dengan ukuran yang sama yaitu 2-5 mm dan lebih banyak pada lobus bawah paru, tidak tampak kavitas, tidak tampak kalsifikasi

Diagnosis yang paling tepat adalah

a)

Miliary tuberculosis

b)

Aspergiloma

c)

Hydatid Cyst

d)

Asbestosis

e)

Silicosis

2.

Pemeriksaan kesehatan pada petugas rumah sakit mendapatkan 7 orang dengan diagnosis bronkitis kronis.

Pernyataan untuk bronkitis kronis yang benar adalah, KECUALI:

a)

Bronkitis kronik simpel/biasa ditandai oleh batuk dengan dahak purulen dan berulang

b)

Biasanya disertai sesak nafas dan ronkhi

c)

Jenisnya terbagi atas simpel, infeksi dan obstruksi

d)

Pemeriksaan faal paru menunjukkan obstruksi yang jelas

e)

Sekresi lendir yang berlebihan dan khronik kedalam bronchus

3.

Laki-laki dengan kebiasaan merokok pada usia muda sering kali mengalami sesak nafas pada usia tuanya.

Yang benar untuk pernyataan PPOK adalah:

a)

Yang termasuk PPOK adalah emfisema paru, bronkitis kronik, asma bronkiale

b)

Gangguan yang ditandai oleh uji arus ekspirasi abnormal tapi dapat mengalami kesembuhan dalam observasi beberapa bulan

c)

Biasa mengenai dewasa tua dan bersifat progresif

d)

Perlambatan arus ekspirasi pada bronkitis kronis akibat hilangnya elastisitas paru

e)

PPOK jarang mengalami kelelahan otot pernafasan

4.

Seorang pria tua mengeluh batuk lebih dari 1 bulan disertai sesak napas. Riwayat merokok diketahui sejak usia muda. Pasien tersebut didiagnosis dokter menderita PPOK. Laki-laki yang lain datang dengan keluhan batuk lebih dari 4 bulan disertai sesak napas setelah pemeriksaan fungsi paru pasien ini didiagnosis PPOK. Karakteristik pasien yang berbeda tetapi memiliki diagnosis yang sama.

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) meliputi penyakit:

a)

Asma bronchial dan bronkitis kronik

b)

Emfisema paru dan bronkitis kronik

c)

Emfisema paru, bronkitis kronik dan penyakit saluran nafas perifer

d)

Asma bronkial dan penyakit saluran nafas perifer

e)

Asma bronchial, emfisema paru dan bronkitis kronik

5.

Laki-laki usia 60 tahun dengan keluhan sesak nafas sejak 2 bulan yang lalu, sesak bertambah bila os beraktifitas. Anamnesis didapatkan riwayat merokok sejak usia muda. Pemeriksaan fisik menunjukkan barrel chest dan jari tabuh.

Pernyataan yang benar untuk emfisema paru adalah sebagai berikut:

a)

Menyebabkan insufisiensi pernafasan berat

b)

Dapat disembuhkan dengan pengobatan adekuat

c)

Selalu didahului dengan bronkitis kronis

d)

Terjadi pelebaran ruang distal bronkiolus terminalis dan destruksi alveoli

e)

Bukan salah satu di atas

6.

Sputum yang akan dikultur harus layak.

Persyaratan sputum yang layak dikultur adalah

a)

Neutrofil minimal 10/LPK

b)

Sel epitel minimal 10/LPK

c)

Neutrofil minimal 25/LPK

d)

Sel epitel minimal 25/LPK

e)

Limfosit minimal 10/LPK

7.

Cairan pleura normal ditemukan di rongga dada.

Karakteristik cairan pleura normal adalah

a)

Warna kuning tua

b)

Terdapat bekuan

c)

Agak keruh

d)

Tidak berbau

e)

Warna kemerahan

8.

Cairan tubuh dapat diklasifikasikan sebagai cairan eksudat dan transudat.

Yang merupakan karakteristik cairan transudat adalah

a)

Kadar protein > 3.0 g/dL

b)

Aktivitas LDH cairan > 200 IU

c)

Rasio LDH cairan/serum < 0.6

d)

Kadar albumin serum – albumin cairan ≤ 1.2 g/dL

e)

Kadar kolesterol cairan > 60 mg/dL

9.

Cairan pleura dapat diperiksa secara kimia.

Pernyataan berikut sesuai dengan hasil pemeriksaan kimia cairan pleura adalah

a)

Kadar laktat menurun pada infeksi bakteri

b)

Aktivitas ADA meningkat pada tuberkulosis

c)

pH meningkat pada ruptur esofagus

d)

pada analisis lipoprotein ditemukan adanya kilomikron pada pseudokilus

e)

kadar kolesterol meningkat pada kilotoraks

10.

Cairan pleura dapat dinilai secara makroskopik maupun mikroskopik.

Pada Pemeriksaan mikroskopik cairan pleura dapat ditemukan hal sebagai berikut

a)

Sel Polimorfonuklear padai nfeksikronik

b)

Sel mononuklear pada infeksi virus

c)

Sel ganas pada penyakit sistemik

d)

Hitung leukosit>1000sel/μL bila cairan transudat

e)

Hitung leukosit>2000sel/μL bila cairan transudat

11.

Kriteria Light digunakan untuk menetapkan cairan eksudat.

Pemeriksaan berikut merupakan Kriteria Light cairan eksudat adalah

a)

Rasio kadar protein cairan pleura terhadap protein serum>0.5

b)

Rasio kadar LDH cairan pleura terhadap LDH serum<0.6

c)

Rasio kadar kolesterol cairan terhadap kolesterol serum<0.3

d)

Kadar LDH cairan pleura<2/3 batas atas nilai normal LDH serum

e)

Selisih kadar albumin serum dan albumin cairan ≥ 1.2 g/dL

12.

sputum yang diambil perlu ditampung dalam wadah.

Yang merupakan syarat wadah penampung sputum adalah

a)

mulut wadah sempit

b)

mudah pecah

c)

tidak mudah bocor

d)

Tidak bertutup ulir

e)

Terbuat dari kaca

13.

Tn A, 50 tahun, mengalami demam dan batuk berdahak purulen. Beliau diduga terinfeksi bakteri.

Pemeriksaan laboratorium berikut yang pertama kali dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis adalah

a)

Pewarnaan Gram

b)

Pewarnaan Albert

c)

Pewarnaan KOH 10%

d)

Kultur dengan Lowenstein Jensen

e)

Kultur virus

14.

Seorang penderita thypoid, setelah 6 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena sesak dan didiagnosis sebagai ARDS.

Bagaimana gambaran klinik ARDS?

a)

Batuk, sianosis, dispnu

b)

Batuk, sakit tenggorokan, demam

c)

Batuk, sianosis, wheezing

d)

Batuk, sianosis, demam

e)

Batuk, wheezing, sakit tenggorokan

15.

Ekspirasi yang memanjang diikuti bentuk dinding dada menyerupai tong adalah ciri penyakit emfisema paru.

Pernyataan untuk emfisema paru di bawah ini yang benar adalah, KECUALI:

a)

Perlambatan arus ekspirasi terjadi oleh karena hilangnya elastisitas paru

b)

Perlambatan arus ekspirasi terjadi oleh karena saluran nafas menyempit akibat banyak lendir

c)

Terdiri dari tipe sentriasinar, panasinar dan distal asinar

d)

Dinding alveoli mengalami kerusakan/destruksi

e)

Kelainan terjadi di ruang udara distal bronkiolus terminalis

16.

Seorang mahasiswa dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak nafas yang disertai bunyi mengi. Anamesis menunjukkan riwayat alergi dan penyakit yang sama pada orang tua.

Pada penyakit asma bronkial adalah yang benar adalah sebagai berikut, KECUALI:

a)

Merupakan penyakit inflamasi kronik

b)

Terjadi peningkatan hiperresponsif jalan nafas

c)

Gejala dan terjadinya bervariasi dalam berbagai waktu dan tingkat keparahan, terutama terjadi pada malam dan pagi-pagi sekali

d)

Elemen sel yang berperan seperti sel mast, eosinofil dan limfosit

e)

Obstruktif jalan nafas berespon hanya dengan pengobatan

17.

Pada Pemeriksaan foto toraks didapatkan gambaran massa disertai efusi pleura kanan dan pembesaran KGB hilus kanan dan kiri. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan CT scan toraks dengan kontras

Tujuan Utama CT scan toraks tersebut adalah

a)

Untuk melihat metastasis

b)

Untuk melihat destruksi tulang

c)

Untuk melakukan Staging tumor

d)

Untuk menentukan luas tumor

e)

Untuk planning radio terapi

18.

Seorang laki-laki umur 60 tahun, keluhan utama batuk darah. Dilakukan pemeriksaan penunjang foto toraks dan didapatkan opasitas disertai air crescent sign. Diagnosis cenderung suatu Fungal ball

Untuk membuktikan bahwa opasitas tersebut adalah fungal ball makan dilakukan pemeriksaan radiologi konvensional yaitu

a)

Foto Toraks Lateral

b)

Foto toraks dengan perubahan posisi

c)

Foto apical lordotik

d)

CT scan toraks

e)

USG toraks

19.

Seorang laki laki umur 60 tahun, mantan pekerja PT . Semen, keluhan utama sesak nafas dan batuk. Dilakukan pemeriksaan fototoraks dan didapatkan nodul diffuse multiple dengan ukuran sekitar 2-5 mm dan disertai kalsifikasi

Diagnosis yang paling tepat adalah

a)

Asbestosis

b)

TB milier

c)

TB dengan Ghons Focus

d)

Aspergiloma

e)

Silicosis

20.

Peternak bebek datang dengan keluhan demam (T 40oC) disertai batuk, sakit tenggorokan, pilek dan sesak napas. Dari anamnesis pasien mengaku unggasnya banyak yang mati dan dicurigai terinfeksi H5N1.

Pemeriksaan penunjang yang sebaiknya dilakukan pada pasien ini adalah

a)

Rontgen toraks P/A

b)

Kultur virus influenza A/H5N1

c)

CT scan toraks

d)

kultur dan resistensi MO sputum

e)

Kultur yang diambil melalui tindakan bronkoskopi

21.

Wanita 27 tahun datang dengan keluhan sesak sejak 2 hari yang lalu disertai wheezing. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan pasien didapatkan kadar eosinofil yang tinggi didalam darah dan ditemukan telur cacing didalam faeces.

Diagnosis banding yang mungkin pada pasien ini adalah

a)

Tuberkulosis

b)

Bronkitis akut

c)

Sindroma loefler

d)

Bronkopneumonia

e)

Penyakit paru interstitial

22.

Laki-laki 40 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak. Sesak timbul sejak 2 hari yang lalu disertai demam tinggi, batuk (+) dahak (+). Pasienpernah menderita sakit yang sama dan mengkonsumsi obat 2 bulan yang lalu. Pemeriksaan penunjang rontgen thoraks menunjukkan gambaran konsolidasi pada paru kiri.

Pengobatan pilihan pada pasien ini adalah

a)

Amoksisilin

b)

Azithromycin

c)

Levofloxacin

d)

Metronidazole

e)

Tetrasiklin

23.

Seorang laki-laki 70 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak. Sesak sejak 2 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan RR > 31 kali permenit cepat dangkal dan tampak bingung

Apakah tindakan selanjutnya pada pasien ini ?

a)

Pasien boleh pulang

b)

Pasien dirawat untuk observasi singkat

c)

Pasien dirawat inap

d)

Pasien dirawat di unit ICU

e)

Pasien direncanakan untuk dilakukan pemasangan ventilator

24.

Laki-laki 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak sejak 2 hari yang lalu. Keluhan disertai dengan demam tinggi, batuk disertai dahak(+), darah (-).

Apakah pemeriksaan penunjang yang sebaiknya dilakukan pada pasien ini ?

a)

Rontgen toraks A/P

b)

Bronkoskopi

c)

Rontgen toraks P/A

d)

Biakan sputum

e)

Biakan MO TB

25.

Perempuan 30 tahun dirawat akibat demam. Setelah satu hari perawatan pasien mengeluh sesak hebat. Sesak disertai batuk berdahak dan demam semakin tinggi.

Berdasarkan sumber kejadiannya pasien menderita

a)

Pneumonia komunitas

b)

Pneumonia lingkungan rumah sakit

c)

Pneumonia atipikal

d)

Pneumonia tipikal

e)

Bukan pneumonia

26.

Laki-laki 28 tahun datang dengan keluhan sesak hebat sejak 2 hari yang lalu. Keluhan disertai dengan batuk berdahak dan demam tinggi.Pemeriksaan rontgen thoraks menunjukkan adanya konsolidasi pada paru kanan. Riwayat kontak Tb disangkal.

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

a)

Bronkitis akut

b)

Pneumonia

c)

Tuberkulosis paru

d)

Oedema paru akut

e)

Bronkitis kronis

27.

Seorang laki-laki mengeluh sesak hebat. Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen toraks didapatkan massa pada apeks paru kanan. Dokter menemukan gejala horner’s syndrome.

Yang dimaksud dengan Horner’s Syndroma gejalanya adalah sbb., Kecuali:

a)

Disebabkan oleh compression of stellate gangglion

b)

Myosis ipsilateral

c)

Phtosis ipsilateral

d)

Hyperhydrosis ipsilateral

e)

Hypo/anhydrosis ipsilateral

28.

Pasien pertama adalah seorang laki-laki tua dengan keluhan sesak nafas sejak 1 tahun yang lalu yang bertambah berat sejak 3 hari yang lalu dengan riwayat perokok berat pada usia muda. Pasien kedua seorang mahasiswi dengan keluhan sesak nafas disertai bunyi mengi dengan riwayat atopi sebelumnya.

Perbedaan karakteristik penyakit pada kedua pasien adalah sebagai berikut, KECUALI:

a)

Asma disebabkan oleh agen sensitisasi sedangkan COPD oleh agen yang mengiritasi/noxious agent

b)

Pada asma jumlah sel eosinofil lebih sedikit dari COPD

c)

Pada COPD yang berperan adalah sel makrofag dan netrofil

d)

Asma reversibel komplit sedangkan COPD irreversibel komplit

e)

Baik pada asma dan COPD sama-sama terjadi inflamasi jalan nafas

29.

Seorang penderita thypoid, setelah 6 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena sesak dan didiagnosis sebagai ARDS.

Apa faktor ekstra pulmonal yang menyebabkan terjadinya ARDS pada pasien tsb?

a)

Sepsis

b)

Pneumonia

c)

Contosio paru

d)

Aspirasi

e)

Gagal jantung

30.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS

Selain pneumonia, sebutkan faktor pulmonal lain yang dapat menyebabkan terjadinya ARDS?

a)

Transfusi darah

b)

Edema pulmonal neurogenik

c)

Cardiopulmonal bypass

d)

Venous air embolism

e)

Decomp Cordis

31.

32. Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan batuk dan sesak nafas sejak 3 bulan yang lalu. Pada hasil pemeriksaan radiologis tampak gambaran beberapa opasitas dengan ukuran > 1 cm. Pasien bekerja di tambang batubara sejak 25 tahun yang lalu.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Asbestosis

b)

Silikosis

c)

Black Lung

d)

Sederosis

e)

Berryliosis

32.

Seorang perempuan berusia50tahun,datang berobat ke poliklinik dengan keluhan batuk bercampur bercak darah sejak 3 hari yang lalu.Pasien juga menderita hiperkoagulasi dan mendapatkan terapi warfarin 1 x 2 mg.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas

a)

TB Paru

b)

PPOK

c)

Pulmonary vascular diseases

d)

Bronkiektasis

e)

Tumor paru

33.

Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak saat beraktifitas dan batuk sejak 1 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ronki di basal kedua paru. Dari pemeriksaan radiologis tampak gambaran garis-garis opasitas kecil di basal paru. Pasien bekerja di pabrik asbes sejak 30 tahun yang lalu.

Berapakah nilai ambang batas debu/serabut asbes di udara yang masih direkomendasikan?

a)

1 serabut/cm3/berat badan/8 jam

b)

2 serabut/cm3/berat badan/8 jam

c)

3 serabut/cm3/berat badan/8 jam

d)

4 serabut/cm3/berat badan/8 jam

e)

5 serabut/cm3/berat badan/8 jam

34.

Seorang laki-laki berusia55 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan sesak saat beraktifitas dan batuk sejak 1 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ronki di basal kedua paru. Dari pemeriksaan radiologis tampak gambaran garis-garis opasitas kecil di basal paru. Pasien bekerja di pabrik asbes sejak 30tahun yang lalu.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini?

a)

Silikosis

b)

Black Lung

c)

Sederosis

d)

Berrylosis

e)

Asbestosis

35.

Seorang perempuan berusia 60 tahun datang berobat ke dokter praktek dengan keluhan batuk lebih dari 2 bulan. Pasien sudah makan bermacam obat batuk baik dari dokter praktek maupun beli obat batuk bebas, tapi keluhan tidak berkurang. Pasien menderita hipertensi dan mengkonsumsi obat ramipril 5 mg.

Apakah tatalaksana yang tepat untuk kasus ini?

a)

Pemberian antitusif

b)

Pemberian mukolitik

c)

Pemberian bronkodilator

d)

Menghentikan / mengganti obat ramipril

e)

Pemberian antikolinergik

36.

Seorang perempuan berusia 60tahun datang berobat ke dokter praktek dengan keluhan batuklebih dari 2 bulan. Pasien sudah makan bermacam obat batuk baik dari dokter praktek maupun beli obat batuk bebas, tapi keluhan tidak berkurang. Pasien menderita hipertensi dan mengkonsumsi obat ramipril 5 mg

Apakah penyebab batuk pada pasien ini?

a)

TB paru

b)

Asma bronkiale

c)

PPOK

d)

Bronkiektasis

e)

Efek samping dari obat golongan ACE inhibitor

37.

Wanita 30 tahun dikirim ke rumah sakit anda dengan keluhan tertelan kancing baju. Pada pemeriksaan lanjutan kancing masuk ke saluran pernapasan.

Tindakan yang dapat dilakukan pada wanita ini adalah

a)

Observasi dan tidak melakukan apapun jika tidak ada keluhan

b)

CT scan toraks untuk menentukan secara pasti letak kancing baju

c)

Pengangkatan benda asing dengan tehnik operasi terbuka

d)

Menggunakan flexible bronkoskopi untuk menetukan lokasi dan upaya ekstraksi

e)

Pemeriksaan dengan rontgen toraks

38.

Setelah tiga hari terpasang WSD tuan P merasa keluhannya sudah hilang. Pemeriksaan fisik dan rontgen toraks menunjukkan paru sudah mengembang.

Tindakan saudara selanjutnya adalah

a)

Langsung mencabut selang WSD

b)

Uji coba selama 24 jam dengan penutupan klem

c)

Mengobati penyakit yang mendasari hingga sembuh sambil tetap terpasang WSD

d)

tanpa melepas WSD pasien diizinkan pulang dan kontrol ke poliklinik

e)

Memberikan antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder

39.

Tuan S didiagnosis pneumotoraks luas dan diputuskan untuk dipasang WSD.

Evaluasi yang harus dilakukan segera setelah pemasangan WSD adalah

a)

CT scan toraks

b)

Darah rutin

c)

Bronkoskopi

d)

Rontgen toraks

e)

Sputum BTA

40.

Tuan P usia 65 tahun dirawat dengan PPOK eksaserbasi. Saat akan dipulangkan pasien mengeluh sesak setelah batuk hebat. Pemeriksaan rontgen toraks menunjukkan adanya pneumothorax luas.

Tindakan saudara adalah

a)

Tetap merawat dan melakukan observasi terhadap tuan P

b)

Tetap merawat dan segera melakukan pemasangan WSD pada tuan P

c)

Tuan P boleh pulang dan segera kembali jika keadaan memburuk

d)

Tuan P harus dirawat dan dilakukan serial foto toraks untuk evaluasi

e)

Tuan P langsung dirujuk ke RS yang lebih tinggi

41.

Tuan X Mengalami sesak hebat. Dokter mendiagnosa sebagai suatu pneumothoraks yang luas, dokter jaga memutuskan perlu dipasang WSD segera.

Yang merupakan kontra indikasi absolut pemasangan WSD adalah

a)

koagulopati

b)

infeksi kulit

c)

pemakaian ventilator

d)

kondisi pasien tidak stabil

e)

tidak ada

42.

Tn M berobat kedokter penyakit dalam dan dikatakan terdapat cairan di paru kanannya. Dokter menyarankan Tn M untuk dirawat inap dan dilakukan pemasangan selang WSD. Tindakan baru akan dilakukan keesokan harinya.

Tindakan pemasangan selang WSD dapat ditunda pada keadaan

a)

pneumothoraks yang luas

b)

tension pneumothoraks setelah needle decompression

c)

hemopneumothoraks

d)

efusi pleura

e)

pneumotoraks sekunder akibat trauma dada

43.

Pemuda 21 tahun dibawa keluarganya ke unit gawat darurat dengan penurunan kesadaran, suara napas menghilang, dada cembung pada sisi kiri dan perkusi hipersonor rontgen thorax cito menunjukkan hasil diaphragma terdorong ke sisi kanan dengan gambaran udara disisi kiri

tindakan yang harus segera dilakukan adalah

a)

torakosintesis teraupetik

b)

needle decompression

c)

pemasangan WSD

d)

Rontgen toraks

e)

CT scan toraks

44.

Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan batuk dan sesak nafas sejak 3 bulan yang lalu. Pada hasil pemeriksaan radiologis tampak gambaran beberapa opasitas dengan ukuran > 1 cm. Pasien bekerja di tambang batubara sejak 25 tahun yang lalu.

Apakah jenis coal workers pneumoconiosis pada kasus ini?

a)

Simple coal workers pneumoconiosis

b)

Complicated coal workers pneumoconiosis

c)

Acute coal workers pneumoconiosis

d)

Chronic coal workers pneumoconiosis

e)

Acute on chronic coal workers pneumoconiosis

45.

Seorang perempuan berusia 50 tahun datang berobat ke UGD dengan keluhan sesak nafas hebat sejak 2 jam yang lalu. Pasien tadi pagi baru kontrol di poliklinik penyakit dalam dengan diagnosa hipertiroid dan mendapat thyrozol 1 x 20 mg dan propanolol 1 x 10 mg. Pasien sebelumnya ada riwayat alergi terhadap makanan dan obat-obatan.

Apakah penyebab sesak nafas pada pasien ini?

a)

TB paru

b)

Asma bronkiale

c)

Efek samping obat thyrozol

d)

Efek samping dari obatgolongan beta blocker

e)

Bronkiektasis

46.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS.Pada keesokan harinya gejala penderita makin berat. Saturasi oksigen turun di bawah 90% dengan oksigen 100%

Masalah pasien disebut?

a)

Gagal napas tipe 1

b)

Gagal napas tipe 2

c)

Gagal jantung kongesti

d)

Fungsi paru masih normal

e)

Semua salah

47.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS. Pada pemeriksaan AGD didapatkan PaO2 90 dengan F1O2 100

Menurut Berlin 2012, pasien menderita?

a)

ARDS ringan

b)

ARDS ringan

c)

ARDS berat

d)

Pneumonia ringan

e)

Normal paru

48.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS. Pasien ini membutuhkan ventilator

Apa alasan pasien memerlukan ventilator?

a)

Persistent hipoksemia

b)

Hemodinamik stabil

c)

WOB normal

d)

Kondisi pasien stabil

e)

AGD normal

49.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU dengan diagnosis ARDS

Bagaimana hasil pemeriksaan lain untuk menegakkan diagnosis ARDS

a)

Onset kronik

b)

infiltrat homogen pada kedua lapangan paru

c)

infiltrat homogen pada satu lapangan paru

d)

infiltrat homogen pada bagian basal paru

e)

terdapat pembesaran jantung

50.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU dengan diagnosis ARDS

Bagaimana diagnosis ARDS ditegakkan

a)

Onset akut

b)

tanpa faktor predisposisi

c)

Bila PaO2/FiO2 < 400

d)

Bila PaO2/FiO2 > 300

e)

Semua salah

51.

Seorang perempuan berusia 22 tahun, hamil 12minggu, datang ke praktek dokter dengan keluhan batuk kering sejak 4minggu yang lalu. Pasien juga mengeluh sesak nafas, demam, nafsu makan menurun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki di kedua lapangan paru. Dari hasil pemeriksaan BTA sputum 2 positip. Pasien belum pernah mendapatkan terapi sebelmnya.

Apakah yang harus dihindari pada kasus ini?

a)

Isoniazid

b)

Ripamfisin

c)

Streptomisin

d)

Etambutol

e)

Levofloksasin

52.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke poliklinik paru Rumah Sakit dengan keluhan batuk sejak 3 minggu , demam, keringat malam hari, nafsu makan menurun, badan lemas. Pemeriksaan fisik ada ronki di apek paru kanan. Hasil pemeriksaan BTA sputum negatif. Hasil pemeriksaan radiologis tampak infiltrat pada apek paru kanan. Riwayat pengobatan pernah mendapat OAT sebelumnya selama 2 minggu namun dihentikan karena keluhan berkurang Apakah regimen terapi yang tepat pada kasus ini?

a)

2 RHZE/ 4 R3H3

b)

2 RHZE/ 6 R3H3

c)

3 RHZES/ 5 R3H3E

d)

2 RHZES/ 1 RHZE/ 5 R3H3E3

e)

2 RHZES/ 1 RHZE/ 6 R3H3E3

53.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke poliklinik paru Rumah Sakit dengan keluhan batuk sejak 3 minggu , demam, keringat malam hari, nafsu makan menurun, badan lemas. Pemeriksaan fisik ada ronki di apek paru kanan. Hasil pemeriksaan BTA sputum negatif. Hasil pemeriksaan radiologis tampak infiltrat pada apek paru kanan.Riwayat pengobatan pernah mendapat OAT sebelumnya selama 2 minggu namun dihentikan karena keluhan berkurang.

Apakah diagnosis pada kasus di atas?

a)

Kasus lalai TB paru BTA positip

b)

Kasus lalai TB paru BTA negatip

c)

Kasus baru TB paru BTA positip

d)

Kasus baru TB paru BTA negatip

e)

Kasus gagal TB paru BTA negatip

54.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke poliklinik paru Rumah Sakit dengan keluhan batuk sejak 3 minggu , demam, keringat malam hari, nafsu makan menurun, badan lemas. Pemeriksaan fisik ada ronki di apek paru kanan. Hasil pemeriksaan BTA sputum negatif. Hasil pemeriksaan radiologis tampak infiltrat pada apek paru kanan.Riwayat pengobatan pernah mendapat OAT sebelumnya selama 2 minggu namun dihentikan karena keluhan berkurang.

Apakah tindakan terapi yang tepat untuk kasus ini?

a)

OAT Kategori 1

b)

OAT Kategori 2

c)

OAT Lini kedua

d)

Antibiotika non OAT selama 2 mg

e)

MDR TB

55.

Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke poliklinik paru Rumah Sakit dengan keluhan batuk sejak 3 minggu, demam, keringat malam hari, nafsu makan menurun, badan lemas. Pemeriksaan fisik ada ronki di apek paru kanan. Hasil pemeriksaan BTA sputum negatif.

Apakah tindakan yang harus dilakukan pada pasien ini?

a)

Berikan terapi OAT kategori I

b)

Periksa BTA sputum

c)

Periksa kultur dan resistensi Mtb

d)

Lakukan pemeriksaan foto thorak

e)

Berikan terapi antibiotika spesifik selama 2 minggu

56.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke Puskesmas daerah terpencil dengan keluhan batuk sejak 3 minggu , demam, keringat malam hari, nafsu makan menurun, badan lemas. Pemeriksaan fisik ada ronki di kedua apek paru. Hasil pemeriksaan BTA sputum negatif. Pasien diberikan terapi antibiotika spesifik (erytromisin 4 x 500 mg) selama 2 minggu.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada pasien ini?

a)

Berikan terapi OAT kategori I

b)

Periksa BTA sputum ulang

c)

Periksa kultur dan resistensi Mtb

d)

Lakukan pemeriksaan foto thorak

e)

Berikan terapi antibiotika spesifik selama 2 minggu

57.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke Puskesmas daerah terpencil dengan keluhan batuk sejak 3 minggu , demam, keringat malam hari, nafsu makan menurun, badan lemas. Pemeriksaan fisik ada ronki di kedua apek paru. Hasil pemeriksaan BTA sputum negatif.

Apakah tindakan yang harus dilakukan pada pasien ini?

a)

Berikan terapi OAT kategori I

b)

Periksa BTA sputum ulang

c)

Periksa kultur dan resistensi Mtb

d)

Lakukan pemeriksaan foto thorak

e)

Berikan terapi antibiotika spesifik selama 2 minggu

58.

59. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke Puskesmas daerah terpencil dengan keluhan batuk sejak 3 minggu, demam, keringat malam hari, nafsu makan menurun, badan lemas. Pemeriksaan fisik ada ronki di kedua apek paru.

Apakah tindakan yang harus dilakukan pada pasien ini?

a)

Berikan terapi OAT kategori I

b)

Periksa BTA sputum

c)

Periksa kultur dan resistensi Mtb

d)

Lakukan pemeriksaan foto thorak

e)

Berikan terapi antibiotika spesifik selama 2 minggu

59.

Seorang laki-laki dibawa ke unit gawat darurat setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan fisik tampak dada kanan cembung, perkusi hipersonor dan suara napas menghilang, rontgen thorax tampak diaphragma terdorong kekiri

Laki-laki tersebut kemungkinan mengalami

a)

hematotorak

b)

pneumotorak

c)

efusi pleura

d)

empiema

e)

Piotorak

60.

Seorang laki-laki usia 45 tahun seorang pekerja pabrik sejak 5 tahun yang lalu, mengalami sesak nafas disertai batuk kronis yang produktif. Dengan gambaran radiologis paru tampak infiltrate difus. Dilakukan pemeriksaan sputum dijumpai asbestos body.

Penyakit apakah yang diderita pasien ini?

a)

Pneumonia lobaris

b)

Sarkoidosis

c)

Tuberkulosis

d)

Candidiasis

e)

Asbestosis

61.

Seorang bayi laki-laki usia 10 bulan, 9 kg dibawa ke unit gawat darurat dengan batuk pilek selama 3 hari dan timbul sesak napas sejak 1 hari yang lalu. Terdapat demam tidak terlalu tinggi. Tidak pernah mengalami penyakit serupa sebelumnya. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 96 x/menit, frekuensi napas 58x/menit, suhu 37,6°C, saturasi oksigen 90%, terdapat napas cuping hidung, terdapat retraksi interkostal dan subkostal, tampak ekspirasi memanjang dan wheezing ekspirasi.

Berapakah rentang usia anak tersering mengalami penyakit ini?

a)

Usia < 1 tahun

b)

Usia < 2 tahun

c)

Usia < 3 tahun

d)

Usia < 4 tahun

e)

Usia < 5 tahun

62.

Seorang anak laki-laki usia 7 bulan, 6 kg datang ke poliklinik anak dengan keluhan sesak napas sejak 1 hari yang lalu, 3 hari sebelumnya anak batuk pilek dan demam tidak terlalu tinggi. Tidak ditemukan riwayat sakit dengan keluhan serupa sebelumnya. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 100 x/menit, frekuensi napas 56x/menit, suhu 37°C, terdapat napas cuping hidung, retraksi minimal interkosta dan subkosta, ekspirasi memanjang dan wheezing ekspirasi.

Apakah diagnosis pada anak ini?

a)

Bronkitis akut

b)

Bronkiolitis akut

c)

Bronkopneumonia

d)

Pertusis

e)

Asma bronchial

63.

Seorang bayi laki-laki usia 6 bulan, 6 kg datang ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, tidak terdapat mengi dan sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas, perubahan posisi atau cuaca. Riwayat batuk pilek sebelumnya ada sejak 3 hari yang lalu, disertai demam yang terus menerus. Penderita sudah mulai malas minum ASI. Riwayat imunisasi: mendapat imunisasi BCG, Hepatitis B 1 dan Polio 1. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, terdapat sianosis, frekuensi napas 56 x/menit, napas cuping hidung, retraksi interkostal dan subkostal, terdapat vesikuler meningkat dan ronki basah halus nyaring di kedua lapangan paru.

Apa faktor risiko terjadinya penyakit di atas pada bayi ini?

a)

Status gizi kurang

b)

Mendapat ASI eksklusif

c)

Imunisasi tidak lengkap

d)

Tinggal di pedesaan

e)

Telah mendapat makanan tambahan

64.

Seorang anak perempuan menderita serangan asma 1 kali dalam 2 bulan dan tidak lebih lama dari 3 hari

Apa diagnosis kekerapan penyakit asma pada penderita ini menurut Global Initiative for Asthma(GINA)?

a)

Asma serangan ringan

b)

Asma serangan sedang

c)

Asma intermitten

d)

Asma persisten ringan

e)

Asma persisten sedang

65.

Seorang ibu dengan riwayat asma bronkial, melahirkan bayi sehat.

Bagaimana upaya menekan timbulnya risiko alergi pada bayinya?

a)

Memberikan imunisasi BCG

b)

Memberikan antihistamin

c)

Memberikan ASI eksklusif

d)

Menyiapkan ruangan steril

e)

Memberikan susu sapi

66.

Seorang anak perempuan usia 14 tahun dengan gizi kurang, dibawa ibunya ke poliklinik anak, dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu, batuk berdahak yang makin lama makin parah. Batuk tidak dipengaruhi oleh aktivitas atau cuaca. Riwayat demam tidak terlalu tinggi dialami sejak 2 minggu yang lalu. Pemeriksaan sputum BTA anak ini mendapatkan hasil BTA (++). Uji tuberkulin pada anak ini menunjukkan hasil indurasi 15 mm.

Apakah pengobatan awal yang diberikan pada anak ini?

a)

Isoniazid

b)

Isoniazid dan Rifampisin

c)

Isoniazid, Rifampisin dan Pirazinamid

d)

Isoniazid, Rifampisin, Pirazinamid dan Etambutol

e)

Isoniazid, Rifampisin, Pirazinamid dan Streptomisin

67.

Seorang pasien perempuan usia 17 tahun mengalami bersin-bersin dan gatal pada hidung setiap pagi hari yang berkurang gejalanya saat siang hari. Pada pemeriksaan tampak mukosa kavum nasi edema, dan eritema dengan infiltrate sel radang eosinofil yang dominan. Tidak keluar discharge cataralis maupun mukopurulen.

Penyakit apakah yang diderita pasien ini?

a)

Sinusitis maksilaris

b)

Rhinitis alergika

c)

Rhinitis infeksi

d)

Angiofibroma

e)

Polip nasi

68.

. Seorang laki-laki usia 35 tahun mengeluh hidung terasa buntu dan sulit bernafas, berobat ke dokter spesialis THT dilakukan pemeriksaan ditemukan adanya massa tumor di dinding posterolateral hidung sebesar 2 cm x2 cm. Dilakukan operasi. Pada pemeriksaan patologi anatomi massa noduler terdiri dari jaringan ikat fibrokolagen hyperplasia diantaranya banyak dijumpai pembuluh darah.

Apakah yang diagnosis pasien ini?

a)

Karsinoma nasofaring

b)

Polip nasi

c)

Inverted papilloma

d)

Angiofibroma

e)

Hemangioma

69.

Seorang perokok usia 42 tahun sejak 6 bulan yang lalu mengeluh sering mengalami epistaksis/mimisan, suara serak. Pada regio leher kanan dijumpai pembesaran kelenjar getah bening. Pada pemeriksaan dijumpai massa di nasofaring yang meluas ke sinus maksilaris. Dilakukan biopsi didapatkan massa tumor terdiri dari sel skuamosa neoplasia yang menginvasi stroma jaringan ikat dan banyak dijumpai massa keratin. Diagnosis yang tepat untuk pasien ini adalah

Apakah diagnosis penyakit yang tepat pada pasien ini?

a)

Karsinoma sel skuamosa berkeratin

b)

Karsinoma sel skuamosa tidak berkeratin

c)

Angiofibroma

d)

Adenokarsinoma

e)

Inverted papilloma

70.

Seorang laki-laki usia 69 tahun seorang perokok berat dan memiliki riwayat penyakit asthma brokhial mengalami sesak nafas hebat, tanpa disertai demam. Dibawa ke unit gawat darurat. Dilakukan pemeriksaan radiologis rontgen torak didapatkan gambaran paru-paru kanan mengalami kolaps /atelektasis resorpsi

Patofisiologi apakah yang mendasari terjadinya kelainan ini?

a)

Adanya obstruksi saluran nafas akibat mucus plug atau eksudat dalam bronkhus

b)

Adanya tekanan yang diakibatkan oleh timbunan transudat atau eksudat pada kavum pleura

c)

Adanya fibrosis pada jaringan paru yang sangat luas

d)

Adanya peningkatan tekanan hidrostatik

e)

Adanya infeksi pada parenkim paru

71.

Seorang laki-laki usia 45 tahun meninggal dengan riwayat gejala sesak nafas hebat dan didiagnosis mengalami ARDS (acute respiratory distrees syndrome). Pada pasien ini dilakukan otopsi pada jaringan paru yang menunjukan stadium organisasi pada jaringan alveoli paru.

Gambaran mikroskopis yang dapat ditemukan pada pasien ini adalah?

a)

Tanda-tanda kongesti pembuluh darah intertitial

b)

Edema berat pada intra alveolar

c)

Reaksi peradangan dan endapan fibrin

d)

Tampak dinding alveolar dilapisi waxy hyaline membrane

e)

Proliferasi sel-sel pneumosit II untuk memperbaiki fungsi paru

72.

Emfisema adalah salah satu penyakit paru obstruksi kronik yang ditandai oleh pelebaran abnormal permanen ruang udara distal dari bronkhiolius terminal disertai kerusakan dinding berupa fibrosis minimal.

Berdasarkan distribusi anatomi lesi, emfisema yang mengenai bronkhiolus respiratori dan asinus disebut :

a)

Emfisema centriacinar

b)

Emfisema panacinar

c)

Emfisema paraseptal

d)

Emfisema Septal

e)

Emfisema iregular

73.

Pneumonia lobaris adalah penyakit infeksi paru yang secara histopatologi memiliki beberapa stadium penyakit, diantaranya adalah stadium hepatisasi kelabu.

Gambaran apakah yang dapat terlihat pada stadium ini?

a)

Kongesti pembuluh darah yang dominan

b)

Jaringan paru dengan eksudat netrofil dan RBC yang berpadu memberi gambaran padat kemerahan

c)

Terjadi disintegrasi RBC dan tersisa eksudat fibrosupuratif

d)

Eksudat padat mengalami degradasi enzimatik dan selular, kembali ke struktur nomal

e)

Terbentuknya jaringan parut pada paru

74.

Seorang bayi laki-laki usia 10 bulan, 9 kg dibawa ke unit gawat darurat dengan batuk pilek selama 3 hari dan timbul sesak napas sejak 1 hari yang lalu. Terdapat demam tidak terlalu tinggi. Tidak pernah mengalami penyakit serupa sebelumnya. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 96 x/menit, frekuensi napas 58x/menit, suhu 37,6°C, saturasi oksigen 90%, terdapat napas cuping hidung, terdapat retraksi interkostal dan subkostal, tampak ekspirasi memanjang dan wheezing ekspirasi

Apa etiologi kuman tersering pada penyakit ini?

a)

Human parainfluenza type 1

b)

Haemophylus influenza type B

c)

Influenza

d)

Rhinovirus

e)

Respiratory syncytial virus

75.

Seorang anak perempuan usia 1 tahun 6 bulan, 11 kg datang ke unit gawat darurat dengan keluhan barking cough disertai suara serak sejak 3 hari yang lalu. Terdapat demam tidak terlalu tinggi. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 92 x/menit, frekuensi napas 42x/menit, suhu 37,6°C, terdapat napas cuping hidung, terdengar stridor inspirasi dan terdapat retraksi suprasternal. Vesikuler normal, tidak ditemukan wheezing atau ronki

Bagaimana gambaran radiologi yang akan kita temukan pada pasien ini?

a)

Ring sign

b)

Steeple sign

c)

Doughnut sign

d)

Silhouette sign

e)

Rigler’s sign

76.

Seorang bayi laki-laki usia 6 bulan, 6 kg datang ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, tidak terdapat mengi dan sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas, perubahan posisi atau cuaca. Riwayat batuk pilek sebelumnya ada sejak 3 hari yang lalu, disertai demam yang terus menerus. Penderita sudah mulai malas minum ASI. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, terdapat sianosis, frekuensi napas 56 x/menit, napas cuping hidung, retraksi interkostal dan subkostal, terdapat vesikuler meningkat dan ronki basah halus nyaring di kedua lapangan paru.

Apa etiologi kuman tersering penyakit di atas pada bayi ini?

a)

Escherichia coli

b)

Listeria monocytogenes

c)

Streptococcus pneumoniae

d)

Chlamydia pneumoniae

e)

Mycoplasma pneumoniae

77.

Seorang bayi laki-laki usia 6 bulan, 6 kg datang ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, tidak terdapat mengi dan sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas, perubahan posisi atau cuaca. Riwayat batuk pilek sebelumnya ada sejak 3 hari yang lalu, disertai demam yang terus menerus. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, terdapat sianosis, frekuensi napas 56 x/menit, nadi 110 x/menit, suhu 39°C, saturasi oksigen 88%, napas cuping hidung, retraksi interkostal dan subkostal, terdapat vesikuler meningkat dan ronki basah halus nyaring di kedua lapangan paru.

Apa nama alat untuk mengukur saturasi oksigen pada pasien ini?

a)

Spirometer

b)

Pulse oxymeter

c)

Peak flow meter

d)

Sphygnomanometer

e)

Polysomnography

78.

Seorang anak laki-laki usia 4 tahun, dibawa ibunya ke poliklinik anak di rumah sakit dengan keluhan batuk 5 hari, tidak ditemukan sesak napas, disertai demam yang turun bila diberi parasetamol. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, tidak terdapat sianosis, frekuensi napas 26 x/menit, nadi 80 x/menit, suhu 37,8°C, saturasi oksigen 98%, tidak ada tanda dispnu lain. Dokter akan memberikan antibiotik pada pasien ini untuk rawat jalan.

Apakah antibiotik yang terpilih untuk anak ini?

a)

Ampisilin

b)

Amoksisilin

c)

Kloramfenikol

d)

Tetrasiklin

e)

Sefadroksil

79.

Seorang anak laki-laki usia 2 tahun, 12 kg, dirujuk dari Puskesmas ke rumah sakit dengan keluhan batuk 5 hari. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, frekuensi napas 40 x/menit, terdapat tarikan dinding dada bawah ke dalam. Terdapat riwayat kejang dirumah.

Apa klasifikasi penyakit pada pasien ini menurut Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS)?

a)

Batuk bukan pneumonia

b)

Pneumonia

c)

Pneumonia berat

d)

Pneumonia sangat berat

e)

Pneumonia dengan gagal napas

80.

Seorang anak laki-laki usia 2 tahun 12 kg datang ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, tidak terdapat mengi dan sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas, perubahan posisi atau cuaca. Riwayat batuk pilek sebelumnya ada sejak 3 hari yang lalu, disertai demam yang terus menerus. Penderita sudah mulai menurun nafsu makannya. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, terdapat sianosis, frekuensi napas 36 x/menit, napas cuping hidung, retraksi interkostal dan subkostal, terdapat vesikuler meningkat dan ronki basah halus nyaring di kedua lapangan paru.

Apakah koplikasi yang dapat terjadi pada pasien ini?

a)

Croup syndrome

b)

Empiema toracis

c)

Bronkiolitis

d)

Asma bronkial

e)

Bronkiektasis

81.

Seorang anak usia 10 tahun sering dibawa ibunya berobat dengan keluhan batuk, mengi, disertai sesak napas, kadang disertai dengan rasa dada tertekan, yang timbul secara kronik yang sering berulang, cenderung malam atau dini hari, dan biasanya timbul jika ada pencetus.

Apa kemungkinan diagnosis dari gejala-gejala anak tersebut?

a)

Rinitis alergika

b)

Rinitis kronik

c)

Bronkitis kronik

d)

Pneumonia atipik

e)

Asma bronkial

82.

Pasien anak datang dengan keluhan batuk disertai mengi yang sering timbul berulang, intensitas gejala bervariasi biasanya cenderung malam hingga dini hari, dan gejala dapat membaik secara spontan atau diberi obat pereda asma, batuk disertai faktor pencetus serta terdapat alergi dalam keluarga

Apa saja karakteristik seorang anak dengan asma seperti dimaksud di atas?

a)

Kronisitas, reversibilitas, episodisitas

b)

Variabilitas, episodisitas, genetis

c)

Episodisitas, variabilitas, reversibilitas

d)

Reversibilitas, variabilitas, kronisitas

e)

Genetis, variabilitas, reversibilitas

83.

Seorang anak usia 6 tahun datang dengan gejala batuk, sesak napas berbunyi mengi dan tampak ekspirasi memanjang

Apakah tanda alergi yang dapat ditemukan pada anak ini?

a)

Atopic dermatitis

b)

Geographic mouth

c)

Allergic tongue

d)

Allergic shiners

e)

Allergic dermatitis

84.

Seorang anak perempuan usia 1 tahun 6 bulan, dibawa ibunya ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, tidak terdapat mengi dan sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas, perubahan posisi atau cuaca. Riwayat batuk pilek sebelumnya ada sejak 3 hari yang lalu, disertai demam yang terus menerus. Penderita adalah penderita HIV. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, terdapat sianosis, frekuensi napas 46 x/menit, saturasi oksigen 90%, napas cuping hidung, retraksi interkostal dan subkostal, terdapat vesikuler meningkat dan ronki basah halus nyaring di kedua lapangan paru.

Siapa saja kelompok risiko tinggi lain yang mudah terkena penyakit ini selain penderita HIV?

a)

Asma, gizi kurang, keganasan

b)

Autis, penyakit jantung bawaan, talasemia

c)

Anemia, gagal ginjal kronik, asma

d)

Diabetes melitus, keganasan, talasemia

e)

Penyakit jantung bawaan, bronkitis, gagal ginjal kronik

85.

Seorang bayi laki-laki usia 6 bulan, 6 kg datang ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, tidak terdapat mengi dan sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas, perubahan posisi atau cuaca. Riwayat batuk pilek sebelumnya ada sejak 3 hari yang lalu, disertai demam yang terus menerus. Penderita sudah mulai malas minum ASI. Riwayat imunisasi: mendapat imunisasi BCG, Hepatitis B 1 dan Polio 1. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, terdapat sianosis, frekuensi napas 56 x/menit, napas cuping hidung, retraksi interkostal dan subkostal, terdapat vesikuler meningkat dan ronki basah halus nyaring di kedua lapangan paru.

Apa saja imunisasi yang dapat mencegah penyakit di atas pada anak?

a)

BCG, DPT, Hepatitis B, Campak

b)

BCG, DPT, HiB, Campak

c)

BCG, DPT, HiB, Pneumokokus

d)

DPT, HiB, Campak, Pneumokokus

e)

DPT, HiB, Hepatitis B, Pneumokokus

86.

Seorang anak perempuan usia 1 tahun 6 bulan, 11 kg datang ke unit gawat darurat rumah sakit dengan keluhan barking cough disertai suara serak sejak 3 hari yang lalu. Terdapat demam tidak terlalu tinggi. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 92 x/menit, frekuensi napas 42x/menit, suhu 37,6°C, terdapat napas cuping hidung, terdengar stridor inspirasi dan terdapat retraksi suprasternal. Vesikuler normal, tidak ditemukan wheezing atau ronki.

a)

Common cold

b)

Croup syndrome

c)

Bronkitis

d)

Bronkiolitis

e)

Pneumonia

87.

Seorang anak perempuan usia 1 tahun 6 bulan, 11 kg datang ke unit gawat darurat rumah sakit dengan keluhan barking cough disertai suara serak sejak 3 hari yang lalu. Terdapat demam tidak terlalu tinggi. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 92 x/menit, frekuensi napas 42x/menit, suhu 37,6°C, terdapat napas cuping hidung, terdengar stridor inspirasi dan terdapat retraksi suprasternal. Vesikuler normal, tidak ditemukan wheezing atau ro

Apa etiologi kuman penyebab tersering pada penyakit ini

a)

Human parainfluenza type 1

b)

Haemophylus influenza type B

c)

Streptococcus β haemolyticus

d)

Rhinovirus

e)

Bordetella pertusis

88.

Seorang anak perempuan usia 1 tahun 6 bulan, 11 kg datang ke unit gawat darurat dengan keluhan barking cough disertai suara serak sejak 3 hari yang lalu. Terdapat demam tidak terlalu tinggi. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 92 x/menit, frekuensi napas 42x/menit, suhu 37,6°C, terdapat napas cuping hidung, terdengar stridor inspirasi dan terdapat retraksi suprasternal. Vesikuler normal, tidak ditemukan wheezing atau ronki.

Bagaimana tatalaksana nebulisasi awal pada pasien ini?

a)

Nebulisasi steroid

b)

Nebulisasi bronkodilator

c)

Nebulisasi bronkodilator + ipratropium bromid

d)

Nebulisasi epinefrin

e)

Nebulisasi antibiotik

89.

Seorang anak perempuan usia 4 tahun dengan gizi kurang, dengan riwayat telah mendapat imunisasi BCG dengan parut BCG positif, dibawa ibunya ke poliklinik anak, dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu, batuk berdahak yang makin lama makin parah. Batuk tidak dipengaruhi oleh aktivitas atau cuaca. Riwayat demam tidak terlalu tinggi dialami sejak 2 minggu yang lalu. Ibu anak ini telah mendapat obat rutin di puskesmas dengan data pemeriksaan sputum BTA (++). Uji tuberkulin pada anak ini menunjukkan hasil indurasi 15 mm.

Apakah pengobatan awal yang diberikan pada anak ini?

a)

Isoniazid

b)

Isoniazid dan Rifampisin

c)

Isoniazid, Rifampisin dan Pirazinamid

d)

Isoniazid, Rifampisin, Pirazinamid dan Etambutol

e)

Isoniazid, Rifampisin, Pirazinamid dan Streptomisin

90.

Seorang anak perempuan usia 4 tahun dengan gizi baik, dengan riwayat telah mendapat imunisasi BCG dengan parut BCG positif, dibawa ibunya ke poliklinik anak. Ibu anak ini adalah penderita TB paru yang telah mendapat obat rutin di puskesmas dengan data pemeriksaan sputum BTA (++). Tidak ada keluhan batuk atau demam pada anak ini. Uji tuberkulin pada anak ini menunjukkan hasil indurasi 15mm

Tata laksana apa yang diberikan pada anak ini?

a)

Tidak diberikan pengobatan

b)

Isoniazid

c)

Isoniazid dan Rifampisin

d)

Isoniazid, Rifampisin dan Pirazinamid

e)

Isoniazid, Rifampisin, Pirazinamid dan Etambutol

91.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS. Pada pemeriksaan AGD, didapatkan paCO2 50 dan pO2 80

Apa nama kelainan ini?

a)

Asidosis metabolik

b)

Asidosis respiratorik

c)

Alkalosis respiratorik

d)

Alkalosis metabolik

e)

Nilai normal

92.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS. Pasien memerlukan ventilator.

Bagaimana target pemasangan ventilator pada ARDS?

a)

PaO2 55-80

b)

SpO2 > 95%

c)

P plateau > 30

d)

pH > 7,45

e)

SpO2 < 88

93.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS.

Pernyatan yang bukan bagian dari penatalaksanaan ARDS

a)

Resusitasi awal A, B, C

b)

Take history

c)

Pemeriksaan fisik dengan cepat

d)

Pemeriksaan labor rutin

e)

Pemeriksaan foto toraks

94.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS.

Fase perjalanan ARDS terdiri dari?

a)

Fase Proliferasi 0-4 hari

b)

Fase eksudasi 4-8 hari

c)

Fase fibrotik lebih 8 hari

d)

Fase Recovery 4-8 hari

e)

Fase eksudasi > 8 hari

95.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDs

ARDS menyebabkan pasien hipoksemia dengan cara?

a)

V/Q mismatch

b)

Shunt

c)

Hypoventilation

d)

Hyperventilation

e)

Low inspired pressure of oxygen

96.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS


Pernyataan dibawah ini yang BUKAN patogenesis terjadinya ARDS

a)

Pulmonary edema

b)

Infiltrat

c)

Disfungsi surfactant

d)

Infiltrasi leukosit

e)

tidak ada pernyataan yang benar

97.

Seorang penderita pneumonia, setelah 3 hari dirawat di ruang biasa dipindahkan ke ICU karena ARDS. Pasien akan diberikan terapi oksigen.

Selain ventilator, apa nama alat bantú lain yang dapat memberikan O2 100%?

a)

Simple mask/ Sungkup muka sederhana

b)

NRM

c)

Nasal canule

d)

Ventui jet

e)

Betul semua

98.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan batuk darah sejak 1 minggu yang lalu. Sejak 2 bulan yang lalu, pasien sudah mengeluh batuk berdahak, sesak nafas, demam, nafsu makan menurun. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ronki di kedua lapangan paru. Setahun yang lalu, pasien pernah mendapatkan terapi TB selama 6 bulan di Puskesmas, dan dinyatakan sembuh. Dari hasil pemeriksaan BTA sputum 3 positip. Dari hasil pemeriksaan radiologis tampak infiltrat dan kavitas di kedua lapangan paru.

Apakah regimen terapi yang tepat pada kasus ini?

a)

2 RHZE/ 4 R3H3

b)

2 RHZE/ 6 R3H3

c)

3 RHZES/ 5 R3H3E3

d)

2 RHZES/ 1 RHZE/ 5 R3H3E3

e)

2 RHZES/ 1 RHZE/ 6 R3H3E3

99.

Seorang pasien TB paru mendapatkan terapi OAT 3 bulan, kemudian os berhenti berobat selama 4 bulan. Sekarang pasien datang kembali dengan keluhan batuk, dilakukan pemeriksaan BTA positip.

Apakah yang harus dilakukan pada pasien ini?

a)

Pemeriksaan gen eXpert

b)

Pemeriksaan toraks foto

c)

Pemeriksaan BTA sputum ulang

d)

Langsung terapi OAT kategori 1

e)

Langsung terapi OAT kategori 2

100.

Seorang laki-laki berusia45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk tidak produktif sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluh nyeri dada dan sesak nafas. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ronki kering di basal paru. Dari hasil gambaran radiologis tampak nodul-nodul kecil, tidak tampak adenopati hilus. Pasien bekerja di pabrik senjata sejak 20 tahun terakhir.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus di atas?

a)

Asbestosis

b)

Silikosis

c)

Black Lung

d)

Berrylliosis

e)

Coal Workers Pneumoconiosis

101.

Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sesak nafas dan batuk sejak 2 hari yang lalu. Dari hasil pemeriksaan radiologis tampak fibrosis parenkim paru. Pasien menderita Ca nasofaring dan telah mendapatkan terapi dengan radioterapi dan kemoterapi setahun yang lalu.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini?

a)

Limfangitis

b)

Penyakit paru akibat radiasi

c)

Pneumonitis

d)

Metastase Ca Nasofaring

e)

Infeksi jamur pada paru

102.

Seorang laki-laki datang dengan keluhan terdengar bunyi wheezing pada basal paru kanan.

Dokter memutuskan untuk melakukan pemeriksaan bronkoskopi.Kelebihan utama flexible bronkoskopi dibanding rigid bronkoskopi adalah

a)

Lapangan tindakan yang lebih luas

b)

Harga yang lebih murah

c)

Dapat digunakan untuk mengangkat benda asing ukuran besar

d)

Dapat digunakan untuk pemasangan stent

e)

Dapat memeriksa seluruh saluran napas mulai dari hidung sampai bronkus

103.

Tuan P 60 th datang dengan penurunan berat badan yang masif. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan massa pada para hiler paru kanan.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan untk mendapatkan gambaran saluran napas dan spesimen cairan bronkus adalah

a)

Rigid bronkoskopi

b)

Flexibel bronkoskopi

c)

Ultrasound bronkoskopi

d)

Endoskopi dengan guiding

e)

sputum BTA

104.

Seorang laki-laki didiagnosis menderita tumor paru

. Gejala yang biasa didapat pada tumor paru adalah di bawah ini, KECUALI:

a)

Batuk-batuk pada ± 75% kasus

b)

Nyeri dada

c)

Muntah darah

d)

Mengi/wheezing

e)

Sesak nafas

105.

Seorang laki-laki datang dengan keluhan batuk disertai nyeri dada, berat badan turun secara cepat dalam beberapa bulan. Dokter mendiagnosis pasien tersebut dengan karsinoma sel skuamosa.

Pernyataan mengenai karsinoma sel skuamosa yang benar adalah di bawah ini, KECUALI:

a)

Berasal dari hiperplasi sel basalis

b)

Lokasi pada bronkus besar

c)

Letaknya biasa di perifer

d)

Sitologi sputum sangat membantu

e)

Gambaran rontgen 15% berupa kavitas

106.

Seorang anak perempuan usia 8 tahun 30 kg datang ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, mengi sejak 2 jam yang lalu. Sesak dipengaruhi oleh cuaca dingin. Riwayat batuk pilek sebelumnya ada sejak 1 hari yang lalu, tidak ada demam. Penderita masih bisa bermain dan berlari. Penderita sebelumnya pernah mengalami penyakit serupa sebelumnya 3 bulan yang lalu. Serangan mengi pertama kali dialami penderita pada usia 1 tahun. Ibu penderita juga mengidap asma. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, tidak ada sianosis, frekuensi napas 40 x/menit, napas cuping hidung, retraksi minimal interkostal, wheezing ekspirasi.

Apa diagnosis serangan asma pada anak ini?

a)

Serangan ringan

b)

Serangan sedang

c)

Serangan ringan-sedang

d)

Serangan berat

e)

Ancaman gagal napas

107.

Seorang anak laki-laki usia 9 tahun 30 kg datang ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, mengi sejak 2 jam yang lalu. Sesak dipengaruhi oleh cuaca dingin. Riwayat batuk pilek sebelumnya ada sejak 1 hari yang lalu, tidak ada demam. Penderita masih bisa bermain dan berlari. Penderita sebelumnya pernah mengalami penyakit serupa sebelumnya 3 bulan yang lalu. Serangan mengi pertama kali dialami penderita pada usia 1 tahun. Ibu penderita juga mengidap asma. Pemeriksaan fisis menunjukkan anak compos mentis, tidak ada sianosis, frekuensi napas 40 x/menit, napas cuping hidung, retraksi minimal interkostal, wheezing ekspirasi.

Apakah tatalaksana awal yang diberikan pada anak ini?

a)

Berikan teofillin

b)

Berikan antibiotik

c)

Berikan bronkodilator dan steroid oral

d)

Berikan nebulisasi bronkodilator

e)

Berikan nebulisasi steroid

108.

Seorang anak laki-laki usia 5 tahun 20 kg rutin kontrol ke Poli Respirologi Anak RS A, datang ke unit gawat darurat di rumah sakit dengan keluhan batuk disertai mengi. Penderita masih bisa bermain dan berlari. Penderita sebelumnya pernah mengalami penyakit serupa sebelumnya 3 bulan yang lalu. Serangan mengi pertama kali dialami penderita pada usia 1 tahun. Ibu penderita juga mengidap asma. Ibu penderita terbiasa menggunakan obat pereda inhaler.

Bagaimana pemberian inhaler pada anak berusia 5 tahun?

a)

Menggunakan nebulizer

b)

Menggunakan spirometer

c)

Menggunakan pulse oxymeter

d)

Menggunakan spacer

e)

Menggunakan controller

109.

Seorang anak perempuan usia 4 tahun dibawa ibunya berobat ke poliklinik anak dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu, batuk berdahak yang makin lama makin parah. Batuk tidak dipengaruhi oleh aktivitas atau cuaca. Riwayat demam tidak terlalu tinggi dialami sejak 2 minggu yang lalu. Anak tampak lesu dan kurang nafsu makan, berat badan menurun 2 kg. Hasil uji tuberkulin indurasi 18 mm.

Apa kemungkinan etiologi kuman penyakit pada pasien ini?

a)

Staphylococcus aureus

b)

Klebsiella pneumoniae

c)

Mycoplasma pneumoniae

d)

Mycobacterium tuberculosis

e)

Mycobacterium bovis

110.

Seorang anak perempuan usia 9 tahundengan gizi kurang dibawa ibunya berobat ke poliklinik anak dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu, batuk berdahak yang makin lama makin parah. Batuk tidak dipengaruhi oleh aktivitas atau cuaca. Riwayat demam tidak terlalu tinggi dialami sejak 2 minggu yang lalu. Anak tampak lesu dan kurang nafsu makan, berat badan menurun 2 kg.Hasil uji tuberkulin indurasi 15 mm. Ayah penderita telah mendapat obat rutin di puskesmas dengan data pemeriksaan sputum BTA (++).

Berapa jumlah skoring tuberkulosis pada anak ini?

a)

6

b)

7

c)

8

d)

9

e)

10

111.

Seorang anak perempuan usia 9 tahun dengan gizi kurang dibawa ibunya berobat ke poliklinik anak dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu, batuk berdahak yang makin lama makin parah. Batuk tidak dipengaruhi oleh aktivitas atau cuaca. Riwayat demam tidak terlalu tinggi dialami sejak 2 minggu yang lalu. Anak tampak lesu dan kurang nafsu makan, berat badan menurun 2 kg. Hasil uji tuberkulin indurasi 15 mm. Ayah penderita telah mendapat obat rutin di puskesmas dengan Pemeriksaan apa yang perlu dilakukan untuk menentukan diagnosis pasti pada pasien ini?n data pemeriksaan sputum BTA (++).

Pemeriksaan apa yang perlu dilakukan untuk menentukan diagnosis pasti pada pasien ini?

a)

Pemeriksaan foto toraks

b)

Pemeriksaan swab tenggorok

c)

Pemeriksaan LED

d)

Pemeriksaan kultur sputum MTB

e)

Pemeriksaan kultur darah MTB

112.

Seorang anak perempuan usia 4 tahun dengan gizi kurang dibawa ibunya berobat ke poliklinik anak dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu, batuk berdahak yang makin lama makin parah. Batuk tidak dipengaruhi oleh aktivitas atau cuaca. Riwayat demam tidak terlalu tinggi dialami sejak 2 minggu yang lalu. Anak tampak lesu dan kurang nafsu makan, berat badan menurun 2 kg. Hasil uji tuberkulin indurasi 15 mm.

Imunisasi apakah yang dapat mencegah terjadinya penyakit ini?

a)

Imunisasi BCG

b)

Imunisasi DPT

c)

Imunisasi HiB

d)

Imunisasi MMR

e)

Imunisasi PCV

113.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun 16 kg datang ke poliklinik anak dengan keluhan batuk sejak 1 bulan yang lalu, batuk berdahak yang makin lama makin parah. Batuk tidak dipengaruhi oleh aktivitas atau cuaca. Riwayat demam tidak terlalu tinggi dialami sejak 2 minggu yang lalu. Ayah penderita dengan riwayat pengobatan tuberkulosis selama 6 bulan di puskesmas.

Pemeriksaan penunjang apa yang harus diberikan pada penderita?

a)

Laboratorium

b)

Rontgen toraks

c)

Uji tuberkulin

d)

Uji fungsi paru

e)

Swab tenggorok

114.

Seorang anak laki-laki usia 7 bulan, 6 kg datang ke poliklinik anak dengan keluhan batuk pilek sejak 5 hari yang lalu. Terdapat demam. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 100 x/menit, frekuensi napas 56x/menit, suhu 37,6°C, tidak terdapat napas cuping hidung atau retraksi. Vesikuler normal, tidak ditemukan wheezing atau ronki.

Apakah tanda atau gejala tidak normal yang ditemukan pada pasien ini?

a)

Dispnu

b)

Head bobbing

c)

Retraks

d)

Takipnu

e)

Nasal flaring

115.

Seorang wanita usia 54 tahun tidak merokok, mengeluh nyeri di daerah dada kanan, disertai batuk dan penurunan berat badan. Pada pemeriksaan radiologis paru dijumpai massa soliter berdiameter 4 cm di perifer paru kanan atas. Dilakukan biopsi. Dari gambaran mikroskopis dijumpai massa tumor membentuk struktur kelenjar/glandular dilapisi epitel kolumner neoplasia yang telah invasi ke stroma yang fibrotik.

Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?

a)

Adenokarsinoma paru

b)

Karsinoma skuamosa paru

c)

Small cell carcinoma paru

d)

Large cell carcinoma paru

e)

Tumor neuroendokrin paru

116.

Seorang anak laki-laki usia 7 bulan, 6 kg datang ke poliklinik anak dengan keluhan sesak napas sejak 1 hari yang lalu, 3 hari sebelumnya anak batuk pilek dan demam tidak terlalu tinggi. Tidak ditemukan riwayat sakit dengan keluhan serupa sebelumnya. Dari pemeriksaan fisis ditemukan anak compos mentis, nadi 100 x/menit, frekuensi napas 56x/menit, suhu 37°C, terdapat napas cuping hidung, retraksi minimal interkosta dan subkosta, ekspirasi memanjang dan wheezing ekspirasi.

Apa antibiotik profilaksis yang akan diberikan pada pasien ini?

a)

Ampisilin

b)

Kloramfenikol

c)

Kotrimoksazol

d)

Sefotaksim

e)

Seftriakson

117.

Wanita 30 tahun dirawat dengan sesak hebat disertai demam tinggi. Pada anamnesis terungkap unggas peliharaan os banyak yang mati mendadak.

Pemeriksaan darah dan radiologi yang diharapkan adalah

a)

leukopenia dan gambaran infiltrat yang luas

b)

leukositosis dan gambaran infiltrat yang luas

c)

Trombositosis dan efusi pleura bilateral

d)

Trombositopenia dan kardiomegali

e)

Trombositosis dengan rotgen infiltrar pada apex paru saja

118.

Seorang peternak unggas 35 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak. Dari anamnesis diketahui sejak satu minggu terakhir unggas os banyak yang mati dengan sebab yang tidak diketahui. Pemeriksaan fisik didapatkan os dalam kondisi gelisah dengan RR 32 kali/menit. Temperatur axila 41 C.

Penyakit yang paling mungkin pada pasien ini adalah

a)

Bronkitis akut

b)

Pneumonia komunitas

c)

Flu burung

d)

Tuberkulosis paru

e)

Bronkiektasis

119.

Tumor Pancoasta dalah carcinoma pada apeks paru atau sulcus superior, disertai destruksi kostae dan infiltrasi pada jaringan di sekitarnya termasuk pembuluh darah dan saraf.

Imaging yang paling baik untuk mengetahui infiltrasi tumor pada jaringan sekitarnya adalah

a)

CT scan Toraks

b)

MRI Toraks

c)

USG toraks

d)

Fototoraks AP dan Lateral

e)

Bone survey