NEW
Font size
WorksheetsLATIHAN EVALUASI
Total questions: 10
Worksheet time: 30mins
Maya mempunyai banyak teman di sekolahnya. Ia mudah sekali akrab dengan orang yang baru dikenalnya. Ia juga anak yang ramah dan suka membantu teman-temannya jika mengalami kesulitan. Saat jam istirahat, Maya, Nina, Lani, dan Mita pergi ke kantin. Banyak sekali makanan yang dijual di kantin. Mereka membeli nasi goreng dan air mineral. Ketika akan membayar, Mita lupa tidak membawa uang saku. Uang sakunya tertinggal di rumahnya. Tanpa ragu, Maya menawarkan diri untuk membayarkan makanan Mita. Mita pun senang karena ia dapat makan nasi goreng. Ia mengucapkan terima kasih pada Maya dan berjanji akan mengembalikan uangnya esok hari. Mereka pun makan bersama di kantin.
Bagaimana cara Mita mendapatkan makanan di kantin?
A. Maya membayar makanan Mita.
B. Nina meminjamkan uangnya kepada Mita.
C. Mita berutang pada pedagang nasi goreng.
D. Mita tidak membeli nasi goreng, tetapi mi goreng.
A
B
C
D
Maya mempunyai banyak teman di sekolahnya. Ia mudah sekali akrab dengan orang yang baru dikenalnya. Ia juga anak yang ramah dan suka membantu teman-temannya jika mengalami kesulitan. Saat jam istirahat, Maya, Nina, Lani, dan Mita pergi ke kantin. Banyak sekali makanan yang dijual di kantin. Mereka membeli nasi goreng dan air mineral. Ketika akan membayar, Mita lupa tidak membawa uang saku. Uang sakunya tertinggal di rumahnya. Tanpa ragu, Maya menawarkan diri untuk membayarkan makanan Mita. Mita pun senang karena ia dapat makan nasi goreng. Ia mengucapkan terima kasih pada Maya dan berjanji akan mengembalikan uangnya esok hari. Mereka pun makan bersama di kantin.
Tokoh dalam cerita tersebut adalah . . . .
A. Maya, Lani, Mita, dan pedagang nasi goreng
B. Maya dan pedagang mi goreng
C. Maya, Mita, Lani, dan Nina
D. Maya dan Ibu Mita
A
B
C
D
Maya mempunyai banyak teman di sekolahnya. Ia mudah sekali akrab dengan orang yang baru dikenalnya. Ia juga anak yang ramah dan suka membantu teman-temannya jika mengalami kesulitan. Saat jam istirahat, Maya, Nina, Lani, dan Mita pergi ke kantin. Banyak sekali makanan yang dijual di kantin. Mereka membeli nasi goreng dan air mineral. Ketika akan membayar, Mita lupa tidak membawa uang saku. Uang sakunya tertinggal di rumahnya. Tanpa ragu, Maya menawarkan diri untuk membayarkan makanan Mita. Mita pun senang karena ia dapat makan nasi goreng. Ia mengucapkan terima kasih pada Maya dan berjanji akan mengembalikan uangnya esok hari. Mereka pun makan bersama di kantin.
Latar tempat dalam cerita tersebut adalah . . . .
A. sekolah
B. ruang guru
C. kantin sekolah
D. halaman sekolah
A
B
C
D
Maya mempunyai banyak teman di sekolahnya. Ia mudah sekali akrab dengan orang yang baru dikenalnya. Ia juga anak yang ramah dan suka membantu teman-temannya jika mengalami kesulitan. Saat jam istirahat, Maya, Nina, Lani, dan Mita pergi ke kantin. Banyak sekali makanan yang dijual di kantin. Mereka membeli nasi goreng dan air mineral. Ketika akan membayar, Mita lupa tidak membawa uang saku. Uang sakunya tertinggal di rumahnya. Tanpa ragu, Maya menawarkan diri untuk membayarkan makanan Mita. Mita pun senang karena ia dapat makan nasi goreng. Ia mengucapkan terima kasih pada Maya dan berjanji akan mengembalikan uangnya esok hari. Mereka pun makan bersama di kantin
Watak Maya dalam cerita tersebut adalah . . . .
A. ramah dan murah hati
B. tulus dan penyayang
C. jujur dan penyayang
D. bijak dan hemat
A
B
C
D
“Sssst…, sarapan istimewa liburan hari pertama sudah siap. Cumi-cumi isi untuk Wina, ayam bakar untuk Sita,”bisik mama. Mata Wina dan Sita langsung terbuka lebar mendengar bisikan mama. Merekapun segera bangkit untuk pergi mandi.
Latar waktu dalam penggalan cerita tersebut adalah ...
A. pagi hari
B. sore hari
C. siang hari
D. malam hari
A
B
C
D
“Hai, belalang! Jangan terlalu banyak makan! Pergilah, nanti Pak Tani datang,”tegur semut di akar pohon jambu. “Hm, kecil-kecil menasehati yang besar! Sok tahu!” gumam belalang sambil menghabiskan daun jambu Pak Tani.
Dari cerita tersebut, sifat tokoh belalang adalah …
A. sok tahu
B. pemalas
C. sederhana
D. rakus
A
B
C
D
Sebelum memasuki ruang kelas, Ilham berhenti sejenak di depan aula. la terlihat galau. la mendengar Ferdian memanggilnya dari depan kantor satpam. Ilham pun menghampirinya.
“Ada apa? Kamu kok terlihat galau?” tanya Ferdian.
“Aduh, bagaimana, ya, aku takut menceritakan kepadamu,” kata Ilham. “Tenang saja, aku akan merahasiakannya,” kata Ferdian
“Aku bingung dan galau karena memecahkan piring di kantin. Tidak seorang pun melihatku. Aku takut berterus terang kepada pemilik kantin. Akhirnya, aku pergi,” cerita Ilham.
“Sebaiknya kamu berterus terang. Kemarin, Bu Umi menyampaikan bahwa jujur itu lebih baik. Ayo, aku temani untuk minta maaf kepada pemilik kantin. Ia pasti akan memaafkan,” nasihat Ferdian.
“Benar katamu, Ferdian. Kalau begitu, ayo temani aku!” ajak Ilham.
Latar tempat cerita tersebut adalah ....
A. ruang kelas
B. depan aula
C. dalam kantin
D. depan kantor satpam
A
B
C
D
Sebelum memasuki ruang kelas, Ilham berhenti sejenak di depan aula. la terlihat galau. la mendengar Ferdian memanggilnya dari depan kantor satpam. Ilham pun menghampirinya.
“Ada apa? Kamu kok terlihat galau?” tanya Ferdian.
“Aduh, bagaimana, ya, aku takut menceritakan kepadamu,” kata Ilham. “Tenang saja, aku akan merahasiakannya,” kata Ferdian
“Aku bingung dan galau karena memecahkan piring di kantin. Tidak seorang pun melihatku. Aku takut berterus terang kepada pemilik kantin. Akhirnya, aku pergi,” cerita Ilham.
“Sebaiknya kamu berterus terang. Kemarin, Bu Umi menyampaikan bahwa jujur itu lebih baik. Ayo, aku temani untuk minta maaf kepada pemilik kantin. Ia pasti akan memaafkan,” nasihat Ferdian.
“Benar katamu, Ferdian. Kalau begitu, ayo temani aku!” ajak Ilham.
Watak Ferdian dalam cerita tersebut adalah ....
A. jujur
B. ramah
C. tegas
D. bijaksana
A
B
C
D
Di pedesaan yang sejuk dan nyaman, tinggallah keluarga Pak Hartanto. Pak Hartanto seorang petani, sedangkan istrinya berjualan tempe untuk membantu keuangan keluarga. Meskipun hidup sederhana, mereka cukup bahagia. Ketiga anak mereka saling mengasihi dan membantu.
Bagaimana keadaan keluarga Pak Hartanto?
Keadaan keluarga Pak Hartanto adalah ....
A. miskin dan bahagia
B. sederhana dan prihatin
C. kaya raya dan bahagia
D. sederhana dan bahagia
A
B
C
D
Di hutan, hiduplah burung-burung parkit. Mereka hidup damai. Suatu ketika, mereka tertangkap perangkap seorang pemburu. Mereka berusaha melepaskan diri.
“Saudara-saudaraku, tenanglah! Jika nanti si pemburu datang, kita harus pura-pura mati. Setelah ia lengah, kita terbang bersama-sama," seru Raja Parkit.
Tak berapa lama, si pemburu datang. la sangat kecewa karena tangkapannya mati semua. Bruk! Si pemburu tersandung batu dan jatuh. Burung-burung parkit terkejut lalu beterbangan melarikan diri.
Raja Parkit tertangkap.
"Jangan bunuh aku, sebagai imbalan, aku akan menghiburmu setiap hari dengan suaraku yang merdu," pinta Raja Parkit.
Si pemburu mengabulkan permintaan Raja Parkit. Raja Parkit ditempatkan di sangkar yang sangat indah. Setiap hari, ia diberi makanan lezat. Namun, ia rindu hutan tempat asalnya. Suatu hari, ia berpura- pura mati. Melihat Raja Parkit mati, si pemburu sedih. la mengeluarkan Raja Parkit dari sangkar untuk dikuburkannya. Seketika itu juga, Raja Parkit terbang dan kembali ke hutan.
Akhir cerita tersebut adalah ...
A. Si pemburu mengubur Raja Parkit dengan sedih.
B. Si pemburu sedih karena Raja Parkit mati.
C. Raja Parkit kembali lagi ke tempat asalnya.
D. Raja Parkit pura-pura mati di sangkarnya.
A
B
C
D
