NEW
Font size
WorksheetsBahasa Indonesia Kelas 4 Tema 8 MI
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Bacalah teks berikut!
(1) Suatu hari di sebuah lembah, Monyet bertemu dengan Burung Pipit yang sedang mencari biji-bijian. “Hai Burung Pipit, kau sedang mencari biji-bijian lagi, ya? Pantas saja kau tidak bertambah besar, yang kau makan bijinya, bukan buahnya“, ejek Monyet. Burung Pipit hanya diam dan terus mengumpulkan biji-biji apel yang dibuang oleh Monyet.
(2) Suatu hari, hujan turun dengan deras selama berhari-hari. Lembah itu pun tertutup oleh air. Semua hewan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di atas bukit. Mereka kedinginan dan kelaparan. Ketika hujan berhenti, mereka turun kembali ke lembah untuk mencari makanan. Tetapi, semua pohon telah tumbang tersapu air hujan. Tidak ada lagi buah-buahan untuk dimakan.
(3) Saat berjalan menyusuri lembah untuk mencari makan, Monyet bertemu lagi dengan Burung Pipit. Burung Pipit iba dengan kondisi Monyet. Burung Pipit mengajak Monyet ke atas bukit. Betapa terkejutnya Monyet, melihat bukit yang penuh buah-buahan. Ternyata, Burung Pipitlah yang menanam pohon buahbuahan itu. Itulah sebabnya kenapa Burung Pipit selalu mengumpulkan biji buah-buahan yang dibuang.
Mengapa Burung Pipit mengumpulkan biji-bijian?
Burung Pipit tahu akan turun hujan deras dan banjir yang menumbangkan pepohonan.
Monyet kehabisan makanan karena pepohonan di lembah tersapu banjir.
Burung Pipit menanam biji-bijian tersebut di atas bukit.
Burung Pipit adalah burung pemakan biji-bijian.
Dongeng yang didalamnya terdapat tokoh binatang dinamakan dongeng ....
Misteri
Fabel
Cerpen
Humor
Cerita fiksi adalah cerita yang dibuat berdasarkan …..
Imajinasi atau karangan penulisnya
Kisah nyata yang telah terjadi pasti
Cerita misteri yang menakutkan
Mitos dan kejadian aneh di dunia
Tokoh yang berperan penting dalam sebuah cerita dinamakan tokoh ….
Tokoh figuran
Tokoh utama
Tokoh antagonis
Tokoh protagonis
Cerita kancil dan buaya termasuk ….
Fabel
Legenda
Misteri
Mite
Alkisah, ada dua pengelana yang sedang melintasi gurun pasir. Kedua pengelana itu memiliki sifat yang berbeda. Lihatlah setiap kali berhenti. Kohar tidak langsung membuka bekal makanannya. Ia menunggu sampai Abdullah menawarinya makan dan minum. Senyum terkembang di bibir Kohar karena mendapat makanan dan air gratis. Jadi, bekal air dan makanan Kohar masih utuh. Begitulah selama beberapa hari, Kohar makan dari bekal rekan seperjalanannya.
Tokoh utama pada cerita tersebut adalah ....
Kohar
Abdullah
Penduduk gurun pasir
Kedua pengelana
Alkisah, ada dua pengelana yang sedang melintasi gurun pasir. Kedua pengelana itu memiliki sifat yang berbeda. Lihatlah setiap kali berhenti. Kohar tidak langsung membuka bekal makanannya. Ia menunggu sampai Abdullah menawarinya makan dan minum. Senyum terkembang di bibir Kohar karena mendapat makanan dan air gratis. Jadi, bekal air dan makanan Kohar masih utuh. Begitulah selama beberapa hari, Kohar makan dari bekal rekan seperjalanannya.
Sifat kedua pengelana pada cerita tersebut adalah . . . .
Kohar dan Abdullah memiliki sifat pelit
Kohar dan Abdullah memiliki sifat baik
Kohar memiliki sifat baik, Abdullah memiliki sifat pelit
Abdullah memiliki sifat baik, Kohar memiliki sifat pelit
Hampir setiap malam mereka berkumpul bersama, berpesta, menari, dan bergembira. Mereka saling membuatkan masakan kecuali seekor belalang yang selalu hidup menyendiri. Ia hanya memandang keramaian dari depan rumahnya. Tingkah belalang itu sangat aneh, dia aib dikarenakan telah kehilangan sebuah kakinya.
Kebiasaan tokoh belalang yang tergambar pada kutipan dongeng tersebut ialah ….
setiap malam berpesta
membagi makanan
hidup menyendiri
absurd dan pemalu
Si Lancang sudah mulai bosan dengan kehidupan yang serba kekurangan. Ia mengeluh. Tampak putus asa. Berkali-kali ibunya memberi nasihat kepada si Lancang agar anaknya tekun bekerja. "Sabarlah, Nak! Janganlah kamu terus-terusan mengeluh! Kita memang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Jangan putus asa dan jangan menyerah." Begitu ibu si Lancang menasihati anak semata wayangnya itu.
Dikutip dari ”Si Lancang” dalam Kumpulan Cerita Rakyat, Citra Aji Parama, 2007)
Berikut ini merupakan sifat si Lancang, kecuali . . . .
suka mengeluh
mudah putus asa
tekun bekerja
tidak sabar
Berikut ini merupakan pengertian yang tepat dari tokoh utama adalah ...
Tokoh yang memiliki peran tidak penting dalam cerita
Tokoh yang memiliki peranan penting dalam cerita
Tokoh yang dimunculkan sekali atau sekilas dalam sebuah cerita
Tokoh yang dilibatkan untuk mendukung jalan cerita
Tokoh yang memiliki peranan tidak penting dan hanya dimunculkan sekali atau beberapa kali saja dalam sebuah cerita disebut dengan...
tokoh protagonis
tokoh antagonis
tokoh utama
tokoh pembantu
Tokoh yang tidak disenangi pembaca karena perannya yang jahat atau tidak baik disebut dengan ...
tokoh antagonis
tokoh protagonis
tokoh utama
tokoh tambahan
Tokoh yang memiliki watak baik sehingga disenangi dan dikagumi pembaca disebut dengan ...
tokoh utama
tokoh tambahan
tokoh protagonis
tokoh antagonis
Suasana gembira, sedih, marah, atau panik merupakan contoh dari ....
latar sosial
latar tempat
latar situasi
latar waktu
Cerita dengan tokoh-tokoh hewan yang diceritakan hidup seperti manusia disebut dengan ...
cerita fabel
cerita jenaka
cerita sage
cerita legenda
Jenis cerita fiksi "Kasuari dan Dara Makota" adalah ...
cerita fabel
cerita mite
cerita legenda
cerita sage
Jenis cerita fiksi berjudul "Si Pitung" adalah ...
cerita fabel
cerita sage
cerita jenaka
cerita mite
Tokoh utama dalam cerita "Roro Jonggrang" yaitu ...
Roro Jonggrang
Si Pitung
Malin Kundang
Sangkuriang
Jenis cerita fiksi "Asal Mula Danau Toba" adalah ...
cerita legenda
cerita fabel
cerita sage
cerita mite
Unsur cerita fiksi yang menjelaskan jalan cerita disebut . . . .
a. tema
b. tokoh
c. latar
d. alur
