NEW
Font size
WorksheetsIntegrasi Nasional dan Ancaman terhadap Integrasi
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Bila kita mengidentifikasi kebhinnekaan Indonesia maka dapat diungkapan suatu kesimpulan dengan kalimat
Kebhinnekaan Bangsa Indonesia itu hal yang biasa sebab di Negara-negara lain pun ada
Kebhinnekaan Bangsa Indonesia patut di syukuri oleh seluruh bangsa Indonesia sehingga menjadi kekayaan, keunikan ,dan keindahan Negara Indonesia.
Kebhinnekaan Bangsa Indonesia justru memunculkan ancaman disintegrasi yang sewaktu-waktu dapat terjadi
Kebhinnekaan Bangsa Indonesia harus dijaga oleh aparat keamanan dan pertahanan yang kuat
Kebhinnekaan Bangsa Indonesia dapat bertahan lama jika kekuasaan pemerintahan dipegang oleh kelompok mayoritas
Berikut adalah propinsi-propinsi baru yang terbentuk setelah masa reformasi 1999:
Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Kalimantan Timur
Papua Barat, Gorontalo, Sulawesi Tenggara
Sulawesi Barat, NTT, Kepulauan Maluku
Kalimantan Utara, Banten, Madura
Maluku Utara, Banten, Gorontalo
Penyatuan berbagai kelompok budaya dan social dalam kesatuan wilayah sehingga membentuk identitas nasional. Ini adalah pengertian Integrasi secara….
Antropologis
Sosiologis
Nasionalis
Politis
Budaya
Pernikahan orang Flores dan Jawa, persahabatan orang Batak dan Papua, Presiden dari Jawa dan wakilnya dari Sulawesi. Ini adalah contoh bentuk-bentuk integrasi Indonesia secara:
Antropologis
Sosiologis
Politis
Budaya
Nasionalis
Suatu masyarakat sudah berhasil terintegrasinya jika ada syarat berikut….
Terdapat pembagian wilayah yang jelas, misalnya desa A: agama muslim, desa B: agama nasrani.
Masyarakat damai, tentram.
Masyarakat hanya terdiri dari satu golongan
Masyarakat saling mengasihi walau berbeda latar belakang budaya dan agama.
Terdapat banyak kelompok kepentingan dalam masyarakat dan mengusahan cita-cita masing-masing.
Fakta-fakta: penggunaan Bahasa Indonesia, persamaan sejarah masa lampau, ancaman dari luar yang membentuk nasionalisme, tekat untuk menjaga persatuan. Semuanya ini adalah….
Faktor pendorong integrasi
Factor penghambat integrasi
Factor penghalang integrasi
Alat-alat penjaga integrasi
Keunikan Indonesia
Indonesia selalu menjalin hubungan dengan negara lain, kita akan bertemu dengan banyak ideologi asing, pengaruh budaya asing, juga pengaruh-pengaruh asing lain yang positif maupun yang negative. Karena dua pengaruh ini maka Indonesia perlu mewaspadai ancamannya. Ada tiga strata yang telah ditetapkan, yang harus dijaga. Termasuk dalam strata apakah semangat menjaga NKRI?
Strata penting
Strata kurang penting
Strata Mutlak
Strata pendukung
Strata cadangan
Persoalan Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan (SARA) dapat menimbulkan disintegrasi, atau perpecahan. Persoaln ini merupakan bagian yang perlu dijaga dalam ….
Strata penting
Strata kurang penting
Strata Mutlak
Strata pendukung
. Strata cadangan
Indonesia adalah negara yang sangat rentan akan terjadinya perpecahan dan konflik. Hal itu menjadi tantangan bagi kita untuk menjaga integrasi. Tantangan tersebut misalnya:
Adanya pemisahan TNI dan POLRI
Banyaknya partai politik yang ingin berkuasa
Negara Indonesia yang pernah dijajah secara bergantian oleh bangsa Eropa
Adanya otonomi daerah menyebabkan kecemburuan antar daerah karena kemajuan daerah merata
Indonesia adalah negara dengan keberagaman suku, etnik, budaya, agama serta karakteristik dan keunikan disetiap wilayahnya.
Momentum yang merupakan konsensus nasional yang merupakan konsep integrasi bangsa Indonesia menjadi suatu bangsa yang resmi dan berdaulat adalah...
Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.
Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
Penetapan Pancasila pada tanggal 17 Agustus 1945
Penetapan UUD NRI Tahun 1945 pada tanggal 17 Agustus 1945
Dimasukannya Burung Garuda sebagai Lambang Negara Republik Indonesia
Di bawah ini merupakan pernyataan yang menunjukkan hubungan antara integrasi nasional dan pelanggaran hak dan kewajiban ...
Integrasi nasional dapat semakin kokoh jika masyarakat sadar akan hak dan kewajibannya.
Masyarakat yang tidak mau melakukan kewajibannya dapat menjaga integras nasional karena mereka akan mendorong pemerintah memenuhi hak-hak warga.
Orangnya yang haknya tidak dipenuhi, juga akan akan sulit melaksanakan kewajibannya, sehingga memicu konflik dalam masayarakat.
Pelanggaran kewajiban orang akan menyebabkan terjadinya disintegrasi, sehingga orang yang kwajibannya dilanggar kemungkinan tidak akan menjalankan haknya
Masyarakat yang memberontak terhadap negara biasanya karena faktor ekonomi, yakni hak mereka dilanggar oleh negara.
"Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara". Pernyataan ini termuat dalam :
UUD pasal 1 ayat 1
UUD pasal 27 ayat 3
UUD pasal 40 no.6
Perpres no.40 tahun 2000.
UU no. 3 tahun 1999
UU no. 3 tahun 2002 menyebutkan beberapa kegiatan yang dapat dilakukan warga negara sebagai bentuk partisipasi dalam bela negara. Kecuali :
Pendidikan Kewarganegaraan
Pelatihan dasar kemiliteran
Pendidikan lintas bahasa daerah
Pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau wajib
Pengabdian sesuai dengan profesi
Berikut ini adalah faktor-faktor ekternal yang dapat mengusik integrasi nasional Indonesia:
Konflik antar partai politik
Pertikaian berlatarbelakang SARA
Ancaman terorisme global
Pengawan yang kurang terhadap pulau-pulau terluar.
Banyak kapal asing masuk dalam wilayah karena kelengahan penjagan perbatasan laut.
Seorang Guru asal Flores, berkorban meninggalkan rumah dan keluarganya agar bisa mengabdi sebagai guru di pedalaman Papua. Sikap rela berkorban ini adalah sikap Bela Negara yang wajib kita miliki, yang disebut:
Solidaritas
Patriotisme
Bela negara
Pelayanan
Pengorbanan
Indonesia selalu mengirim pasukan Garuda untuk menciptakan perdamaian dunia. Ketika terjadi konflik dan kekerasan terhadap suku minoritas Rokhinya di Mianmar, Indonesia juga proaktif menawarkan diri sebagai penengah dan bahkan mengirimkan bantuan logistic. Ketika ada profokasi dari kapal Cina dan Malaysia terhadap wilayah perbatasan Indonesia, kapal TNI memilih untuk melalui cara damai. Sebab dalam dunia yang damai, Indonesia dapat berkembang dan menjaga persatuannya. Kenyataan ini sesungguhnya merupakan pelaksanaan menjaga Wawasan Nusantara, yakni Strata
Penting
Sangat penting
Kurang penting
Pendukung
Mutlak
Jangan memandang rendah apalagi menghina kelompok masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan. Setidaknya kita wajib memberi bantuan kepada mereka atau memberi masukan kepada otoritas pemerintah agar kelompok tersebut keluar dari garis kemiskinan. Jika demikian kita menerapkan konsep....
Toleransi dalam pluralitas beragama
Toleransi dalam pluralitas budaya
Toleransi dalam pluralitas sosial
Toleransi dalam pluralitas politik
Toleransi dalam pluralitas beragama
Indonesia telah merdeka tahun 1945. Namun 3 tahun kemudian Bangsa Belanda mencoba menghancurkan kekuatan bangsa Indonesia dengan melakukan serangan secara militer, yakni Agresi Militer Belanda I dan II. Ini merupakan ancaman yang datang dari kekuatan bangsa asing yang menggunakan kekuatan senjata, atau disebut:
Intervensi
Subversi
Terorisme
Invasi
Sabotase
Pada bulan Maret 2016, telah terjadi pelanggaran kedaulatan Indonesia di laut China Selatan oleh kapal nelayan China yang dilindungi oleh kapal penjaga Keamanan China. Ini merupakan persoalan yang perlu dianggap serius oleh Seluruh komponen bangsa di negeri ini. Upaya intervensi yang dilakukan oleh kapal laut keamanan China terhadap kapal patroli Indonesia yang menangkap Kapal nelayan China, adalah hal yang tidak dapat dibenarkan secara hukum. (Pikiran Rakyat – 31 Maret 2016 ). Kasus tersebut termasuk ke dalam ancaman Bidang ......
Pertahanan keamanan
Militer
Hukum internasional
Non militer
Politik Luar Negeri
Perhatikan data tentang penggolongan ancaman sebagai berikut !
1. Konflik antar kelompok
2. Spionase
3. Separatisme
4. Invasi
5. Sabotase
Yang merupakan ancaman militer non senjata adalah:
1 dan 3
2 dan 5
4 dan 5
3 dan 4
1 dan 2
Ancaman dalam bidang ekonomi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu internal dan eksternal. Hal yang termasuk ancaman internal bagi bangsa Indonesia adalah ...
Penetapan sistem dan kebijaksanaan ekonomi yang belum jelas
Ketergantungan yang sangat tinggi terhadap negara asing
Daya saing yang sangat rendah
Kinerja sistem ekonomi masih buruk
Ketidakpastian negara dalam menghadapi persaingan bebas
Perhatikan hal-hal berikut !
1. Konsumerisme
2. Kolektivisme
4. Individualisme
3. Hedonisme
5. Sosialisme
Bentuk ancaman di bidang sosial budaya ditunjukkan pada nomor ....
1, 2, 3
1, 2, 5
1, 3, 4
2, 3, 4
3, 4, 5
Masyarakat dapat dapat berperan serta untuk mengatas berbagai ancaman dalam rangka membangun integrasi nasional, melalui : pemberian pelayanan umum, pemberdayaan masyarakat, serta membantu pelaksanaan pembangunan nasional. Bahkan ikut mengawasi jalannya kebijaksanaan pemerintahan. Wadah yang menampung aktivitas tersebut yaitu…
Birokrasi militer
Birokrasi sipil
Lembaga pendidikan
Partai Politik
Perguruan Tinggi
Membanjirnya produk luar negeri dengan harga yang murah dan berkualitas menjadi ancaman yang dapat mematikan sektor industri dalam negeri. Sebagai anak bangsa, tindakan yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya adalah ....
Memberikan penyuluhan kepada setiap pelaku industri
Memberikan modal usaha kepada industri kecil
Memberikan kebijakan regulasi barang impor
Memboikot barang-barang impor yang masuk
Menciptakan produk loka berkualitas dan membelinya
Perkembangan teknologi yang semakin maju memudahkan budaya asing masuk ke ranah kehidupan sehari-hari yang kadang tidak sesuai dengan jati diri bangsa. Sikap yang kita lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif tersebut adalah ....
Menutup akses terhadap budaya asing yang masuk
Menolak semua budaya asing yang masuk
Mengkombinasikan budaya luar dengan budaya lokalMemfilter budaya yang sesuai atau tidak sesuai dengan jati
Memfilter budaya yang sesuai atau tidak sesuai dengan jati
diri bangsa
Membawa budaya lokal untuk dipamerkan ke luar negeri
Peran serta dan kesadaran masyarakat mempunyai makna bahwa individu harus mempunyai sikap dan perilaku diri yang tumbuh dari kemauan diri yang dilandasi keikhlasan / kerelaan bertindak demi kebaikan bangsa dan negara Indonesia untuk mengatasi ancaman dalam membangun integrasi nasional. Peran serta masyarakat untuk mengatasi ancaman di bidang militer adalah ....
Menggunakan fasilitas umum dengan baik
Tidak membeda-bedakan keberagaman misalnya pada suku,
budaya daerah dan sebagainya
Menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan dan agama yang
dianutnya
Menjaga keamanan wilayah misalnya ikut ronda malam.
Membangun kesadaran akan pentingnya integrasi nasional
Ancaman terhadap keutuhan NKRI tidak selamanya dalam bentuk fisik atau bersifat militer bersenjata. Berikut ini adalah salah satu bentuk ancaman secara militer non-fisik yang dapat menimbulkan disintegrasi dan mengganggu keutuhan NKRI adalah ....
Ideologi
Ekonomi
Spionase
Agresi
Invasi
Baca dengan cermat pernyataan berikut !
1. Dasar negara Pancasila
2. Bendera Merah Putih sebagai bendera kebangsaan
3. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan
4. Berbagai tarian daerah
5. Lagu-lagu perjuangan
6. Kondisi geografis
Berdasarkan pernyataan di atas, yang merupakan alat pemersatu bangsa adalah ...
1, 2, 3, 5
2, 3, 4, 5
1, 2, 3, 4
3, 4, 5, 6
1, 2, 5, 6
Konggres Pemuda yang melahirkan Sumpah pemuda merupakan bukti sejarah terjadinya integrasi nasional. Para pemuda pada masa itu memiliki nilai dan sikap yang sama untuk bersatu. Keinginan untuk bersatu dalam sumpah Pemuda disadari benar oleh para pemuda dan perintis kemerdekaan bangsa Indonesia. Banyak faktor pembentuk integrasi nasional salah satunya adalah ....
Indonesia mempunyai kekayaan alam yang melimpah
Wilayah negara yang begitu luas
Indonesia memiliki ideologi Pancasila
Adanya paham etnosentrisme di antara beberapa suku bangsa
Adanya lapangan kerja yang luas
Masyarakat plural merupakan “belati” bermata ganda dimana pluralitas sebagai rahmat dan sebagai ancaman. Pemahaman pluralitas sebagai rahmat adalah keberanian untuk menerima perbedaan. Menerima perbedaan bukan hanya dengan kompetensi keterampilan, melainkan lebih banyak terkait dengan persepsi dan sikap sesuai dengan realitas kehidupan yang menyeluruh. Dengan demikian, kita perlu memahami dan mengetahui faktor pembentuk dan penghambat integrasi nasional. Pernyataan berikut ini yang merupakan faktor penghambat integrasi nasional adalah ....
Budaya demokrasi yang membiasakan musyawarah
Sikap toleransi antar umat beragama
Adanya kelompok dan kelas-kelas sosial dalam masyarakat
Pengalaman sejarah yang menimbulkan rasa senasib dan seperjuangan
Sikap eksklusif dan primordialisme
