Font size
WorksheetsKuis Bahasa Indonesia: Bermain Drama
Total questions: 25
Worksheet time: 50mins
Cermati kutipan teks drama di atas dengan saksama!
Konflik yang terkandung dalam kutipan drama di atas adalah ...
A. Kecemasan Pak Lurah yang sangat berlebihan.
B. Telinga Pak Lurah yang tidak berfungsi dengan baik.
C. Pak Wongso tidak melaporkan kejadian dengan jelas.
D. Pak Lurah tidak menanggapi laporan Pak Wongso.
E. Pak Lurah memarahi Pak Wongso setiap hari.
Bacalah kutipan teks drama di atas dengan saksama!
Konflik yang terjadi antara tokoh Tina dan Ibu didasari oleh ....
A. Pandangan mengenai takdir
B. Usaha melawan takdir
C. Perbedaan takdir manusia
D. Nasib merupakan takdir
E. Pasrah menjalani takdir
Bacalah kutipan teks drama di atas dengan saksama!
Watak Tina dalam kutipan teks drama tersebut adalah ....
A. Penyayang
B. Penyabar
C. Pendendam
D. Pemaaf
E. Pemarah
Bacalah kutipan teks drama di atas dengan saksama!
Keadaan Abas yang buta dijelaskan pengarang menggunakan teknik ... melalui ....
A. Dramatik melalui dialog Tina dengan Ibu
B. Analitik melalui dialog Tina dengan Ibu
C. Dialog Abas dengan Tina
D. Dialog Abas dengan Ibu
E. Penjelasan langsung oleh pengarang
Bacalah kutipan drama di atas dengan saksama!
Dialog pada kutipan drama di atas yang membuktikan bahwa watak tokoh Van Dijk jahat dan licik terdapat pada nomor ....
A. 3
B. 4
C. 5
D. 6
E. 7
Kejadian di luar naskah yang terjadi saat pementasan drama disikapi ....
A. Melakukan improviasasi
B. Keluar dari panggung
C. Mengabaikan kejadian tersebut
D. Memohon maaf pada penonton
E. Meminta kru untuk mengatasi hal tersebut
Bacalah kutipan teks drama di atas dengan saksama!
Watak tokoh Mat Kontan berdasarkan kutipan dialog drama di atas adalah ....
A. Menyayangi istrinya
B. Memuji diri sendiri
C. Menghormati perempuan
D. Tidak menyukai binatang
E. Tidak peduli pada keluarga
Bacalah kutipan drama di abwah ini!
Mayor : Berapa lagi aku harus menunggu?
(sambil menggebrak meja)
Kopral : Sabarlah sedikit, Pak. (1)
Mayor : Jangan ditawar lagi. (2)
Kopral : Apanya, Pak?
Mayor : Kesabarannya! Sabar itu prinsip! Tidak
bisa ditawar-tawar, ngerti? (3)
Kopral : Kalau beitu, kuralat ucapanku tadi. (4)
Mayor : Ya, Tapi pertanyaanku belum Bung
jawab. Berapa lama lagi? Semburat
matahari sudah terlihat! (5)
Bukti bahwa perisiwa drama tersebut terjadi di pagi hari terdapat pada kalimat nomor ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Bacalah kutipan teks drama di bawah ini dengan saksama!
Mayor : Berapa lagi aku harus menunggu?
(sambil menggebrak meja)
Kopral : Sabarlah sedikit, Pak. (1)
Mayor : Jangan ditawar lagi. (2)
Kopral : Apanya, Pak?
Mayor : Kesabarannya! Sabar itu prinsip! Tidak
bisa ditawar-tawar, ngerti? (3)
Kopral : "Kalau begitu, kuralat ucapanku tadi." (4)
Mayor : "Ya, Tapi pertanyaanku belum Bung
jawab. Berapa lama lagi? Semburat
matahari sudah terlihat!" (5)
Konflik yang terjadi dalam kutipan drama di atas adalah ...
A. Kemarahan Kopral atas sikap tidak sabaran Mayor.
B. Kopral yang enggan untuk menunggu dan bersabar.
C. Keingintahuan Mayor mengenai definisi rasa sabar menurut Kopral.
D. Ketidaksabaran dan rasa enggan menunggu yang ditunjukkan oleh Mayor.
E. Permintaan maaf Kopral kepada Mayor karena telah memintanya untuk bersabar.
Kalimat dalam teks drama yang ditulis dalam tanda kurung, tidak didialogkan, melainkan diaktingkan disebut ....
A. Monolog
B. Dialog
C. Pantomim
D. Kramagung
E. Wawancang
Bacalah penggalan tekd drama di bawah ini!
Yanti: "Waktu itu sudah hampir jam satu. Sekolah sudah usai. Bahwa Yanti belum pulang itulah yang menyebabkan Asdiarti terkejut."
Asdiarti : "Kau masih ada di sini, Yanti. Belum pulang?"
Yanti : (Tidak menjawab. Ia hanya menggeleng dan terus melanjutkan membaca.)
Penggalan drama tersebut memuat latar....
A. Tempat
B. Waktu
C. Suasana
D. Alat
E. Sudut pandang
Bacalah kutipan teks drama di bawah ini!
Satilawati : "Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum."
Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) "Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku."
Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....
A. Pemarah
B. Pembual
C. Pemberani
D. Sombong
E. Tidak bertanggung jawab
Bacalah penggalan drama berikut!
Ibu : Pak Gi ini benar-benar seorang pejuang yang tak pernah melupakan cita-citanya.
Anak : Cita-cita yang mana, Bu?
Ibu : Bahwa yang tak kalah penting dengan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Lha ini semua kan bukti keberhasilan beliau melawan kemiskinan?
Anak : Ibu sendiri kenapa tidak mengikuti jejak Pak Gi?
Ibu : Sebagai mantan bagian dapur umum, saya tetap berjuang terus, lho! Melawan kelaparan …”
(Kado Istimewa, Jujur Prananto)
Penggambaran watak Pak Gi yang diungkapkan pengarang pada penggalan di atas melalui ….
A. Ciri-ciri fisik tokoh
B. Lingkungan tokoh
C. Perbincangan tokoh lain
D. Perasaan tokoh
E. Secara Analitik
Bacalah kutipan teks drama di bawah ini!
Adegan Ponirah dan Marni dengan menggendong bakul dan mengenakan topi caping.
Marni : Pon ... Ponirah!
Ponirah : Ada apa?
Marni : Aku melihat sepintas bayangan orang di sana!
Ponirah : Tenang saja!
Marni : Tenang . . . tenang? Tenang bagaimana? Kalau musuh?
PoniraH : Musuh? Marni, kita ini jualan buah dan tidak punya musuh. Kita harus yakin, yang berani bergerak di malam hari hanya TNI. Ayo jalan!
Marni : Tapi bulu kudukku berdiri.
Ponirah : Maka jangan di sini, ayo terus jalan!
Keduanya berjalan dengan sesekali menoleh ke belakang. Topi caping di tangan kiri. Tangan kanan di balik seakan
memegang senjata.
Situasi yang dilukiskan dalam penggalan drama itu adalah....
A. Mencekam
B. Mengerikan
C. Menegangkan
D. Menjengkelkan
E. Menggelisahkan
Bacalah penggalan teks drama di bawah ini!
Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?
Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?
Dahlan : Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya.
Rosana : Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna
Dahlan : Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?
Rosana : Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?
Dahlan : Apa? Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)
Rosana : Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!
Dahlan : Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!
Pesan atau amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah....
A. Sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur
B. Nasib manusia ditentukan oleh Tuhan
C. Sifat buruk menurun pada anak
D. Manusia berusaha untuk sempurna
E. Anak harus patuh pada orang tua
Prolog adalah kata-kata penutup yang berisi amanat tentang isi drama.
Benar
Salah
Tokoh dan penokohan dalam drama yang diceritakan langsung oleh penulis merupakan penggambaran penokohan menggunakan teknik dramatik.
Benar
Salah
Film merupakan jenis drama modern
Salah
Benar
Epilog adalah kata-kata pembuka, pengantar , ataupun latar belakang cerita.
Benar
Salah
Informatif, rekreatif, dan Persuasif merupakan fungsi dari drama.
Benar
Salah
Secara leksikal Drama berasal dari bahasa Yunani dari kata “Draomai” yang berarti berbuat/ tindakan.
Benar
Salah
Tema, latar, alur, penokohan merupakan unsur ekstrinsik drama.
Benar
Salah
Bacalah kalimat di bawah ini dengan saksama!
Sebelum Ibu pulang dari pasar, aku harus membereskan rumah terlebih dahulu.
Kalimat di atas menggunakan aspek kebahasaan drama yaitu decriptive language.
Benar
Salah
Tokoh pembantu dalam suatu cerita yang tidak mengalami perubahan karakter sepanjang cerita merupakan tokoh statis.
Benar
Salah
Prolog, Dialog, dan Epilog merupakan bagian struktur dari drama.
Benar
Salah
