wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

pkkr 2 tkr III

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Di bawah ini pernyataan yang benar mengenai

mesin bensin 4 langkah adalah:

a)

Setiap satu siklus kerjanya diperoleh dari 1

putaran poros engkol, dan 2 langkah torak

b)

Setiap satu siklus kerjanya diperoleh dari 2

putaran poros engkol, dan 4 langkah torak

c)

Setiap satu siklus kerjanya diperoleh dari 4

putaran poros engkol, dan 2 langkah torak

d)

Setiap satu siklus kerjanya diperoleh dari 4

putaran poros engkol, dan 8 langkah torak

e)

Setiap satu siklus kerjanya diperoleh dari 2

putaran poros engkol, dan 1 langkah torak

2.

Urutan

langkah yang terjadi pada siklus motor 4 langkah adalah…

a)

– isap – kompresi – buang - Isap

b)

– usaha – kompresi – buang - Isap

c)

Isap – kompresi – usaha – buang

d)

– buang – usaha – kompresi - Kompresi

e)

– usaha – isap – buang - kompresi

3.

Ada dua kemungkinan piston naik hampir berada di

puncak 10 – 5 derajat BTDC (Before Top Death Center),

yaitu:

a)

Akhir langkah isap dan akhir langkah usaha

b)

Akhir langkah kompresi dan akhir langkah usaha

c)

Akir langkah isap dan akhir langkah buang

d)

Akhir langkah kompresi dan akhir langkah buang

e)

Akhir langkah usaha dan akhir langkah buang

4.

Pada mesin kijang 5k yaitu 4 tak 4 silinder, ada dua pasang piston yang naik dan turun bersama tetapi memiliki arti langkah yang berbeda. Yaitu:

a)

1 dengan 4 dan 2 dengan 3

b)

1 dengan 5 dan 2 dengan 7

c)

1 dengan 2 dan 3 dengan 4

d)

1 dengan 6 dan 2 dengan 4

e)

1 dengan 3 dan 4 dengan 2

5.

Pada mesin kijang 5k yaitu 4 tak 4 silinder, bila piston nomor 1 sedang melakukan akhir langkah kompresi, maka piston nomor 4 sedang …

a)

Awal langkah isap

b)

Akhir langkah kompresi

c)

Akhir langkah buang

d)

Akhir langkah isap

e)

Akhir langkah usaha

6.

Pada saat putaran idle (750-800 rpm), mesin kijang 4

K disetel agar busi memercikan bunga api listrik pada saat:

a)

akhir langkah buang, 10 – 5 derajat ATDC (After Top Death

Center)

b)

akhir langkah buang, 10 – 5 derajat BTDC (Before Top Death

Center)

c)

akhir langkah isap, 10 – 5 derajat BBDC (Before Bottom Death

Center)

d)

akhir langkah kompresi, 10 – 5 derajat BTDC (Before Top Death

Center)

e)

akhir langkah usaha, 10 – 5 derajat BTDC (Before Top Death

Center)

7.

Pada saat menyetel system pengapian mesin kijang 4k, kita memutar poros engkol dengan kunci ring 19 dengan tujuan untuk mencari…

a)

akhir langkah isap

b)

akhir langkah buang

c)

akhir langkah kompresi

d)

akhir langkah depressi

e)

akhir langkah usaha

8.

Ciri yang membedakan 8 derajat BTDC akhir langkah

kompresi dan 8 derajat BTDC akhir langkah buang adalah …

a)

Pada akhir langkah buang ada tekanan udara dari

dalam silinder melalui lubang busi

b)

Pada akhir langkah buang ada tekanan udara pada lubang

busi

c)

Pada akhir langkah kompresi ada daya hisap yang

terjadi pada lubang busi

d)

Pada akhir langkah kompresi ada tekanan udara dari

dalam silinder melalui lubang busi

e)

Tidak ada bedanya antara akhir langkah kompresi dan

buang

9.

Cara memasang distributor ke dalam lubang dudukannya

harus sesuai dengan tanda yang ada pada lubang.


Bila pemasangan distributor tidak sesuai, maka akan terjadi hal di bawah ini…

a)

Baterai

tidak mengalirkan arus listrik

b)

Busi

tidak bisa memercikkan bunga api listrik

c)

Saat

pengapian tidak tepat pada waktunya

d)

Coil

tidak bisa menghasilkan arus tegangan tinggi

e)

Platina

tidak bisa memutus dan menghubungkan arus

10.

Setelah distributor masuk ke dalam dudukannya, maka pada posisi kunci kontak ON, distributor diputar ke kiri sehingga platina memercikkan bunga api listrik. Langkah dilakukan tersebut karena…

a)

Ignition coil mengirimkan arus listrik pada saat platina mulai menutup

b)

Busi memercikkan bunga api listrik pada saat celah platina mulai terbuka

c)

Busi memercikkan bunga api listrik pada saat celah platina mulai menutup

d)

Busi memercikkan bunga api listrik pada saat kunci kontak di ON-kan

e)

Arah putaran rotor adalah ke kiri

11.

Pada mesin kijang 4 k, fire order (urutan pengapiannya) adalah

a)

1-3-4-2

b)

1-4-3-2

c)

1-2-3-4

d)

1-4-2-3

e)

1-3-2-4

12.

Setelan celah platina yang pas untuk kijang 4 k adalah sekitar 0,4 – 0,5 mm supaya sudut dwell:

a)

minimal 46 maksimal 58 derajat

b)

minimal 45 maksimal 5 derajat

c)

minimal 44 maksimal 60 derajat

d)

minimal 43 maksimal 61 derajat

e)

minimal 42 maksimal 62 derajat

13.

Bila sudut dwell terlalu kecil (missal 30 derajat) berarti….

a)

Distributor terlalu ke kanan

b)

Celah platina terlalu sempit

c)

Celah platina terlalu lebar

d)

Saat pengapian terlalu maju

e)

Saat pengapian terlalu mundur

14.

Bila sudut dwell terlalu besar (missal 60 derajat) berarti…

a)

Distributor terlalu ke kanan

b)

Celah platina terlalu sempit

c)

Celah platina terlalu lebar

d)

Saat pengapian terlalu maju

e)

Saat pengapian terlalu mundur

15.

Pada mesin kijang bila saat pengapian terlalu maju ( missal 20 derajat BTDC ) berarti…

a)

Posisi distributor sudah pas

b)

Celah platina terlalu sempit

c)

Celah platina terlalu lebar

d)

Posisi distributor terlalu ke kanan

e)

Posisi distributor terlalu ke kiri

16.

Bila saat pengapian terlalu mundur ( missal 0 derajat TDC ) berarti…

a)

Posisi distributor sudah pas

b)

Celah platina terlalu sempit

c)

Celah platina terlalu lebar

d)

Posisi distributor terlalu ke kanan

e)

Posisi distributor terlalu ke kiri

17.

Komponen system pengapian berikut ini yang berfungsi untuk menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk pengapian adalah:

a)

baterai

b)

busi

c)

platina

d)

ignition coil

e)

kabel tegangan tinggi

18.

Komponen dari distributor yang berfungsi memutuskan arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer dari ignition coil untuk menghasilkan arus listrik tegangan tinggi pada kumparan sekunder dengan cara induksi magnet…

a)

platina/breaker point

b)

sentrifugal advancer

c)

capasitor

d)

vacuum advancer

e)

rotor

19.

Komponen distributor yang berfungsi memajukan saat terjadinya pengapian sesuai dengan beban mesin adalah…

a)

platina/breaker point

b)

sentrifugal governor advancer

c)

capasitor

d)

rotor

e)

vacuum advancer

20.

Komponen distributor yang berfungsi memajukan saat terjadinya pengapian sesuai dengan putaran mesin adalah…

a)

platina/breaker point

b)

sentrifugal governor advancer

c)

capasitor

d)

rotor

e)

vacuum advancer

21.

Pada kunci kontak, bila posisi ON, maka terminal yang terhubung adalah:

a)

B, IG, ST

b)

B, ST, ACC

c)

B dan IG

d)

B, dan ST

e)

B, IG, ACC

22.

Pada kunci kontak, bila posisi START, maka terminal yang terhubung adalah:

a)

B, IG, ST

b)

B, ST, ACC

c)

B dan IG

d)

B, dan ST

e)

B, IG, ACC

23.

Gambar di bawah ini merupakan pengukuran ..................

a)

diameter komutator

b)

Kedalaman alur komutator

c)

Diameter sikat

d)

Diameter kumparan stator

e)

Diameter pull in coil

24.

Gambar di bawah ini merupakan pengukuran ..................

a)

diameter komutator

b)

Kedalaman alur komutator

c)

Diameter sikat

d)

Diameter kumparan stator

e)

Diameter pull in coil

25.

gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan…

a)

terputusnya sirkuit pada field coil

b)

Ujung sikat dengan ujung sikat

c)

body dengan bodi

d)

ujung sikat dengan bodi

e)

hubungan ke masa pada field coil

26.

Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan…

a)

pemeriksaan hubungan pemegang sikat positif dan negative

b)

Pemeriksaan kopling starter

c)

pemeriksaan terputusnya sirkuit pada comutator

d)

hubungan ke masa pada field coil

e)

terputusnya sirkuit pada field coil

27.

Gambar di bawah ini menunjukkan…

a)

pemeriksaan hubungan pemegang sikat positif dan negative

b)

pemeriksaan kopling starter

c)

pemeriksaan terputusnya sirkuit pada comutator

d)

hubungan ke masa pada field coil

e)

terputusnya sirkuit pada field coil

28.

Gambar di bawah ini menunjukkan…

a)

pemeriksaan kopling starter

b)

pemeriksaan terputusnya sirkuit pada commutator

c)

hubungan ke masa pada field coil

d)

terputusnya sirkuit pada field coil

e)

pemeriksaan hubungan pemegang sikat positif dan negative

29.

Gambar di bawah ini menunjukkan…

a)

pemeriksaan kopling starter

b)

pemeriksaan terputusnya sirkuit pada commutator

c)

hubungan ke masa pada field coil

d)

terputusnya sirkuit pada field coil

e)

pemeriksaan hubungan pemegang sikat positif dan negative

30.

Gambar di bawah ini menunjukkan…

a)

pemeriksaan kopling starter

b)

pemeriksaan terputusnya sirkuit pada commutator

c)

hubungan ke masa pada commutator

d)

terputusnya sirkuit pada field coil

e)

pemeriksaan hubungan pemegang sikat positif dan negative

31.

Gambar di bawah ini menunjukkan…

a)

Pemeriksaan kembalinya plunger

b)

Pemeriksaan pull in coil

c)

Pemeriksaan hold in coil

d)

Pemeriksaan tuas penggerak

e)

Pemeriksaan kopling starter

32.

Gambar penggunaan ohmmeter untuk memeriksaa hubungan antara terminal 50 dan C ini menunjukkan…

a)

Pemeriksaan kembalinya plunger

b)

Pemeriksaan pull in coil

c)

Pemeriksaan hold in coil

d)

Pemeriksaan tuas penggerak

e)

Pemeriksaan kopling starter

33.

Gambar penggunaan ohm meter un tuk memeriksa hubungan antara terminal 50 dan body switch di bawah ini menunjukkan…

a)

Pemeriksaan kembalinya plunger

b)

Pemeriksaan pull in coil

c)

Pemeriksaan hold in coil

d)

Pemeriksaan tuas penggerak

e)

Pemeriksaan kopling starter

34.

Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan sistem pengisian…

a)

Pemeriksaan terputusnya sirkuit pada rotor

b)

Hubungan ke masa pada rotor

c)

Pengukuran diameter slip ring

d)

Terputusnya sirkuit pada stator

e)

Hubungan ke massa pada stator

35.

Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan sistem pengisian…

a)

Pemeriksaan terputusnya sirkuit pada rotor

b)

Hubungan ke masa pada rotor

c)

Pengukuran diameter slip ring

d)

Terputusnya sirkuit pada stator

e)

Hubungan ke massa pada stator

36.

Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan sistem pengisian…

a)

Pemeriksaan terputusnya sirkuit pada rotor

b)

Hubungan ke masa pada rotor

c)

Pengukuran diameter slip ring

d)

Terputusnya sirkuit pada stator

e)

Hubungan ke massa pada stator

37.

Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan sistem pengisian…

a)

Pemeriksaan terputusnya sirkuit pada rotor

b)

Hubungan ke masa pada rotor

c)

Pengukuran diameter slip ring

d)

Terputusnya sirkuit pada stator

e)

Hubungan ke massa pada stator

38.

Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan sistem pengisian…

a)

Pemeriksaan terputusnya sirkuit pada rotor

b)

Hubungan ke masa pada rotor

c)

Pengukuran diameter slip ring

d)

Terputusnya sirkuit pada stator

e)

Hubungan ke massa pada stator

39.

Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan sistem pengisian…

a)

Pemeriksaan rectifier positif

b)

Pemeriksaan rectifier negatif

c)

Pengukuran diameter slip ring

d)

Terputusnya sirkuit pada stator

e)

Hubungan ke massa pada stator

40.

Gambar di bawah ini menunjukkan pemeriksaan sistem pengisian…

a)

Pemeriksaan rectifier positif

b)

Pemeriksaan rectifier negatif

c)

Pengukuran diameter slip ring

d)

Terputusnya sirkuit pada stator

e)

Hubungan ke massa pada stator