WorksheetsArtritis Reumatoid
Total questions: 48
Worksheet time: 21mins
arthros
Sendi
Kaki
Tangan
itis --
gatal
radang
panas
Arthritis
Peradangan pada satu atau lebih persendian, yang disertai dengan rasa sakit, kebengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak.
Rasa dingin
Rasa kaku
Penyebab artritis
Degeneratif (Osteoartritis)
Metabollik (gout)
Autoimun (rheumatoid arthritis)
Infeksi
Artritis :
Monoartritis
Oligoartritis
Poliartritis
penyakit autoimun, ditandai dg proses peradangan kronis, bersifat sistemik
Benar
Salah
qInsidensi Artritis Reumatoid :
1,4/10000 -0,2/1000 pd pria
3,6/10000 -0,4/1000 pd wanita
Salah
Benar
Onset bisa terjadi pada semua usia,
max:
40 - 70 th
Pada wanita
Pada pria
Onset bisa terjadi pada semua usia,
max:
60 - 70 th
Pada pria
Pada wanita
Belum ditemukan penyebab khusus AR
Patofisiologinya bersifat multifaktorial melibatkan faktor genetik, proses autoantibodi dan lingkungan
Benar
Salah
Gen pengkode HLA :
HLA DR4
HLA DRA4
HLA DRB1
Gen non HLA :
Gen CTLA-4
Gen CD-40
Gen Protein Tirosin Phosfatase (PTPN22)
GEN CDLA-4
Variasi klinis luas :
mengenai beberapa sendi yang simetris,
disertai manifestasi ekstraartikular.
disertai manifestasi intraartiklar
Aktivitas penyakit ARTRITIS REUMATOID : remisi &eksaserbasi
TRUE
FALSE
Inflamasi kronis > kerusakan sendi (erosi) > nyeri & deformitas sendi yg menetap > disabiliti berat
FALSE
TRUE
Presentasi klinis dari artritis reumatoid:
Bervariasi
Gradual atau acute/subacute
Palindromik
Monoartikular
OLIGODROMIK
Progresifitas kerusakan sendi Gejala klinis
Tanda-tanda inflamasi :
stiffness (kaku)
nyeri
swelling (bengkak)
hangat pd perabaan
kemerahan
Gambaran yang khas pada Artritis Reumatoid :
Boutonniere
Swan neck
Z thumb
Volar subluxation
Ulnar deviation
pembengkakan fusiformis pada PIP, deviasi ulnar, subluksasi dorsal MCP, Swan neck, deformitas Boutonniere pada PIP
PEMERIKSAAN ARTIKULAR yang lain juga adalah
Kesulitan ekstensi siku dan pergelangan tangan (sinovitis, kerusakan kartilago).
Panggul > 20% : nyeri paha, punggung,lutut ipsilateral.
Kista Baker
upencatatan lokasi, simetrisitas, derajat pembengkakan, keterbatasan gerak, deformitas, malalignment serta dislokasi
Neuropati ulnar dan carpal tunnel syndrome
Seorang wanita 42 tahun datang ke RSUP dengan keluhan nyeri pada siku. Dari PF didapati SJOGREN'S SYNDROME (KERATOKONJUNGTIVITIS SICA & XEROSTOMIA) "50% sering". Didapati juga PENEBALAN PLEURA ASIMPTOMATIS "50%".
ini merupakan Pemeriksaan apa pada Artritis Reumatoid?
Pemeriksaan artikular
Pemeriksaan ekstra artikular
Pemeriksaan intraartikular
Seorang pria usia 55 tahun datang ke RSUP dengan keluhan nyeri. Didapati pada PEMERIKSAAN EKSTRA ARTIKULAR. Nodul reumatoid pada siku, tendon Achiles, jari, scalp, dan tuberositas iskial.~seropositif faktor reumatoid "25%".
Apa saja yang dapat ditemui juga pada pasien ini?
25% Nodul reumatoid pada siku, tendon Achiles, jari, scalp, dan tuberositas iskial.~seropositif faktor reumatoid.
30% Keterlibatan parenkim paru : nodul paru, penyakit paru interstitisal difus, bronkiolitis obliteran, bronkiektasis, atau BOOP ( bronkiolitis obliterans organizing pneumonia).
Perikarditis asimptomatik
Anemia juga sering ditemukan pada AR.
Manifestasi Extra artikular Artritis reumatoid. Terdapat Sindroma Felty yaitu
Splenomegali dengan netropeni
trombositopeni,
limfosit granular besar
silinder epitel
Manifestasi Extra Artikular Artritis Reumatoid selain SINDROMA FELTY DAN REUMATOID NODUL adalah
Kelainan mata
Paru - paru
Kelainan ginjal
Kelainan saraf
Seorang pria usia 55 tahun datang ke RSUP dengan keluhan nyeri. Dokter akan melakukan PEMERIKSAAN PENUNJANG . HEMATOLOGI RUTIN (HB, LEUKOSIT, TROMBOSISI, LED), BIOKIMIA (UREUM, KRETININ, LFT, CRP) dan apa lagi?
IMUNOLOGI (RF, ANA)
MIKROBIOLOGI (TITER VIRAL)
RADIOLOGI (FOTO TULANG, BONE SCAN, MRI)
EKG, EEG, EMG
Seorang wanita 47 tahun. Datang dengan keluhan KAKU sendi PAGI HARI sudah 11 jam yang lalu. Dia juga mengeluh sendi pada pergelangan, MCP DAN PIP membengkak ARTRITIS SENDI TANGAN. dan terdapat PERUBAHAN RADIOLOGIS tipikal RA pada posteroanterior tangan dan pergelangan tangan, meliputi EROSI atau DEKALSIFIKASI TULANG
Menurut Kriteria Revisi tahun 1987 untuk Klasifikasi Reumatoid Artritis, seseorang dikatakan AR jika memiliki lebih dari 4 kriteria, yaitu
Kriteria 1-4 berlangsung minimal 6 minggu
Kriteria 2 - harus diamati oleh dokter
Kriteria 3 harus dengan pemeriksaan penunjang
DD Artritis Reumatoid
Post viral (parvo, rubella)
Reactive arthritis
SLE
Poliartikular Gout
Poliartikular OA
Seorang wanita 66 tahun dengan keadaan ekonomi dan pendidikan yang rendah, memiliki gejala ekstraartikular. Ditemukan HLA DR4. Status fungsional buruk (HAQ>1 dlm 1 tahun). AR terjadi pada > 12 sendi. terdpt erosi sendi pd Ro (dlm 1-2thn pnyakit).
Keadaan ini dapat memperburuk prognosis, keadaan apa lagi yg dpt mmprburuk prognosis?
Titer yg tinggi pada RF & anti CCP
LED & CRP yg tinggi pd waktu lama
Titer yg tinggi pada Anti RF dan CRP
Menghambat progresifitas/derajat kerusakan sendi, merupakan tujuan terapi manakah dibawah ini yang merupakan tujuan terapi pada AR juga?
Mengontrol aktivitas penyakit
Mengendalikan nyeri
Memelihara fungsi untuk essential daily activities
Memaksimalkan quality of life
Sebagai seorang dokter ada hal - hal penting dlm penatalaksanaan AR
TRUE
FALSE
Hal penting dalam penatalaksanaan AR adalah tentukan aktivitas penyakit:
Morning stiffness
sinovitis
fatigue
LED/CRP
Hal penting dalam penatalaksanaan AR adalah dokumentasikan derajat kerusakan sendi :
ROM & deformitas sendi
Joint space narrowing & erosi pada x-ray
Status Fungsional
Hal penting dalam penatalaksanaan AR adalah Dokumentasikan adanya manifestasi extra-articular : uNodul reumatoid, pulmonary fibrosis, vasculitis
TRUE
FALSE
HAL-HAL PENTING DLM PENATALAKSANAAN Artritis reumatoid. Tentukan respon terapi & kemungkinan efek samping
TRUE
FALSE
Selain di beri edukasi, fisioterapi, operasi (sesuai indikasi), penatalaksanaan AR ada juga farmakologi yaitu
analgesik
NSAIDs
DMARDs
Immunoterapi
Steroids intraartikular, po, im iv
TATALAKSANA Non-FarmaKologi Artritis REUMATOID ada istirahat, diet/mengontrol BB, terapi fisik/terapi okupasi dan juga macam2 Exercise:
Flexibility/stretching
Muscle conditioning
Cardiovascular/aerobic
Disease modifying anti rheumatic drugs (DMARDs)
BENAR
SALAH
Disease modifying anti rheumatic drugs (DMARDs).
METOTREKSAT dosisnya
dosis sp 25 mg/minggu
dosis sp 20 mg/hari
dosis sp 40mg/kgBB/hari
Disease modifying anti rheumatic drugs (DMARDs).
LEFLUNOMIDE (ARAVA) dosisnya
2,5-4mg/kgBB/hari
dosis sp 20 mg/hari
dosis sp 25 mg/minggu
Disease modifying anti rheumatic drugs (DMARDs).
SULFASALAZINE dosisnya
dosis sp 400 mg/hari
dosis sp 40mg/kgBB/hari
dosis sp 25 mg/minggu
Disease modifying anti rheumatic drugs (DMARDs).
HIDROKSIKLOROQUIN dosisnya
sp 400 mg/hari
2,5-4mg/kgBB/hari
dosis sp 20 mg/hari
Disease modifying anti rheumatic drugs (DMARDs).
CYCLOSPORIN dosisnya adalah
udosis sp 25 mg/minggu
udosis sp 20 mg/hari
2,5-4mg/kgBB/hari
Disease modifying anti rheumatic drugs (DMARDs).
KOMBINASI lebih baik, STEROID dosis kecil jangka pendek (bridging therapy)
TRUE
FALSE
Terapi agent biologi
Anti-TNF (Tumour Necrosis Factor):
Anti Il-6
Anti B-cell
Anti C-Cell
Terapi agent biologi. Ada beberapa jenis Anti-TNF (Tumour Necrosis Factor) yaitu,
INFLIXIMAB
ETANERCEPT
GOLIMUMAB
ADALIMUMAB
Terapi agent biologi, ada Anti Il-6 contohnya,
RITUXIMAB
TOCILIZUMAB
ADALIMUMAB
GOLIMUMAB
Terapi agent biologi, Ada Anti B-cell jenisnya yaitu
Rituximab
Tocilizumab
Adalimumab
PENTINGNYA DETEKSI DINI AR
Diagnosis Artritis reumatoid harus segera ditegakkan secepat mungkin
untuk mencegah deformitas atau kecacatan yang menetap
Terapi terkini sangat kompleks dan bersifat multidisipliner
Harapan baru : penggunaan agent biologi
YES
NO
Sebaiknya diagnosis, monitoring aktivitas penyakit dan toksisitas obat dilakukan oleh spesialis penyakit dalam à dokter umum dapat membantu pengelolaan dalam kondisi tertentu
Hal ini untuk mencegah terjadinya kerusakan ireversibel shg bisa menimbulkan kecacatan
SETUJU
TIDAK SETUJU
