NEW
Font size
WorksheetsUTS KEGAWATDARURATAN DAN SISTEM MUSKULOSKELETAL
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Dibawah ini yang Bukan termasuk tahapan yang dilakukan pada tahap pra rumah sakit yaitu
Kordinasi antara petugas lapangan dan RS
Petugas mempunyai sertifikat pelatihan
Menetukan keluhan utama atau mekanisme cidera
Ambulan hendaknya mempunyai peralatan lengkap
Yang bukan termasuk bagian dari tindakan yang harus dilakukan paramedik dilapangan adalah
kirim ke RS terdekat
Imobilisasi penderita
mempunyai sertifikat pelatihan khusus
kontrol perdarahan dan syok
Diabawah ini yang Bukan termasuk Penilaian awal pada pasien trauma adalah
Primary Survei
Resusitasi
General Impresions
Penangan Definitif
Tahapan dalam melakukan pertolongan salah satunya diawali dengan 3A dibawah ini tahapan 3A yang benar kecuali
Aman Lingkungan
Aman situasi
Aman pasien
Aman diri
Dibawah ini yang Bukan merupakan bagian alat proteksi diri dalam penanganan pasien trauma adalah
sarung tangan
apron
snelent chart
kaca mata
Dibawah ini yang merupakan tindakan yang harus dilakukan dalam penangan Airway dan Control Servikal adalah, kecuali
Fiksasi Kepala
Letakan Pasien diatas Long Spine Board
Berikan ventilasi yang adekuat
Pasang Neck Collar
Dibawah ini yang merupakan tanda pasien dicurigai mengalami fraktur cervikal adalah, kecuali
Terdapat jejas diatas clavikula kearah cranial
Perdarahan dari lubang hidung dan telinga
Trauma kapitis dengan penurunan kesadaran
Biomekanika mendukung
Padapasien yang dicurigai mengalami fraktur Basisi kranii terdapat tanda seperti dibawah ini, kecuali
Perdarahan dari lubang hidung dan telinga
Racoon eyes
Beatle Sign
terdapat jejas diatas klavikula kearah kranial
Dibawah ini yang merupakan sumbatan jalan nafas secara Parsial adalah, kecuali
Stridor
Gargling
Snoring
Benda Asing
Dibawah ini Tindakan tanpa alat untuk membuka jalan nafas pada pasien yang terindikasi mengalami trauma Cervikal yang benar dilakukan adalah
Head Tild
Jaw Thust
Chin Lift
Hemlick manuver
Dibawah ini yang merupakan Tujuan pemasangan pipa (0ro/Naso Pharingeal Airway) pada pasien yang mengalami Sumbatan jalan nafas yang benar, Kecuali
Mempertahankan Jalan nafas
Menahan pangkal lidah agar tidak jatuh kebelakang
menghindari terjadinya tertutupnya jalan nafas
mengambil benda asing yang berada di rongga mulut
Teknik membersihkan jalan nafas melalui sapuan jari disebut
Venturi
Laringoskop
Heimlich manuver
Finger Sweep
Dibawah ini alat yang digunakan untuk membersihkan benda asing yang padat didalam jalan nafas yang benar adalah
Laringoskop
Venturi
Korentang
Nasofaringeal tube
Pada saat menemukan pasien yang mengalami sumbatan jalan nafas karena benda cair tindakan yang tepat dilakukan adalah
memasang nasofaringeal tube
Memasang Intubasi
Melakukan Suction
Memasang oroparingeal airway
Dibawah ini merupakan bagian tindakan yang harus dilakukan pada pemeriksaan breathing adalah, kecuali
Penilaian breathing
Memberikan ventilasi tambahan
Indentifikasi rate pulse
Pemberian Oksigen
Dibawah ini merupakan jenis2 alat bantu nafas untuk terapi oksigen dan banyaknya oksigen yang diberikan dalam ukuran Liter per Menit yang benar adalah
Nasal Kanul 6-8 Liter per menit
Simple Face Mask 8-12 Liter per Menit
Rebreather Mask 6-10 liter per menit
Ventury 8-12 liter per menit
Dibawah ini yang merupakan hasil pemeriksaan fisik pada rongga dada yang benar dengan teknik pemeriksaan IAPP adalah
Inspeksi didapat data adanya krepitasi
Auskultasi didapat hasil pemeriksaan sonor
Perkusi adanya suara fail chest
Palpasi adanya fraktur iga
Dibawah ini yang termasuk 4 masalah pada kasus Trauma yang mengancam pada Pemeriksaan breathing adalah, Kecuali
Tension Pneumothoraks
massive Hematothoraks
Edema Laring
fail chest
Dibawah ini yang merupakan ciri pada pasien Tension Pneumothoraks adalah, Kecuali
Pasien sangat sesak dan mengalami syok
Trachea bergeser
Terdapat distensi vena jugularis
Terdapat Luka tembus pada rongga dada
Pada Pasien yang mengalami Open pneumotoraks terdapat tanda yang khas seperti dibawah ini, Kecuali
Luka Tembus pada rongga dada
Terdapat suara sucking chest wound pada luka
Dilakukan tindakan menutup luka dengan kassa 3 sisi
Pendarahan pada rongga thoraks yang mengakibatkan syok
Pada pasien yang mengalami Massive Hematothoraks terdapat keadaan yang menjadi ciri khas dibawah ini yang benar, Kecuali
Inspeksi dada tidak simetris
Auskultasi bising nafas tidak ada
Perkusi Redup
Palpasi terdapat bunyi krepitasi
Dibawah ini yang bukan merupakan salah satu tanda terjadi syok adalah, Kecuali
takipneu
Akral Dingin
Kulit pucat
Takikardi
Dibawah ini yang Bukan merupakan bagian Organ yang dapat mengakibatkan perdarahan internal adalah
Rongga Abdomen
Tulang Pelvis
Perdarahan retroperitoneal
Patela bone
Pada pasien trauma yang mengalami syok tindakan yang benar yang dapat dilakukan untuk menyelematkan pasien tersebut, Kecuali
Pasang Infus 2 jalur
berikan cairan kristaloid
Resusitasi Cairan
Resusitasi Jantung Paru
Dibawah ini penilaian yang dilakukan pada pemeriksaan Disabilty adalah sebagai berikut, kecuali
Tingkat Kesadaran
Ukuran Pupil dan Reaksi Pupil
Resusitasi
Lakukan tindakan Log Roll
Pada pemeriksaan Eksposure tindakan yang tepat yang harus dilakukan adalah seperti dibawah ini, Kecuali
Guting Pakaian dan lihat jejas
Cegah terjadinya Hipotermia
Pengukuran kekuatan otot motorik
Catat kelainan yang mengancam jiwa
Pada pemeriksaan Disability tindakan yang dapat dilakukan adalah, Kecuali
Resusitasi
melihat ukuran Pupil dan reaksi pupil
kekuatan motorik dan membandingkan kedua sisinya
Mencatat kelainan yang mengancam
Syok merupakan keadaan darurat yang disebabkan oleh kegagalan perfusi darah ke jaringan sehingga mengakibatkan gangguan metabolisme. Dibawah ini yang merupakan pengertian syok yang disebabkan karena reaksi alergen baik obat maupun makanan adalah
Syok Hipovolemik
syok Neurogenik
syok Anafilaktik
syok vasogenik
Syok merupakan keadaan darurat yang disebabkan oleh kegagalan perfusi darah ke jaringan sehingga mengakibatkan gangguan metabolisme. Dibawah ini yang merupakan pengertian syok yang disebabkan karena terdapatnya cidera pada sistem syaraf adalah
syok sepsis
syok hipovolemik
syok neurogenik
Syok Anafilaktik
Syok merupakan keadaan darurat yang disebabkan oleh kegagalan perfusi darah ke jaringan sehingga mengakibatkan gangguan metabolisme. Dibawah ini yang merupakan pengertian syok yang disebabkan karena adanya invasi kuman atau bakteri yang masuk kedalam pembuluh darah adalah
Syok Hipovolemik
Syok Kardiogenik
Syok Anafilaktif
syok sepsis
Seorang pria 52 tahun, dirawat diruang intensif, dengan hasil kajian sebagai berikut, TD Hipotensi, Nadi cepat, terlihat distensi vena-vena tangan dan leher, RR cepat, Auskultasi terdengar Crakcles dan Wheezing, hasil thorax foto menujukan edema paru. Kulit terba dingin, lembab, pucat, Cyanosis. klien tampak gelisah, Urin output Oliguria sampai anuria, edema, CVP naik, dan dijumpai irama jantung aritmia, berdasrkan kasus diatas apakah masalah utama kasus tersebut
Hypovolemik shock
Syok Anafilaktik
syok Kardiogenik
syok neurogenik
Seorang klien laki laki 66 tahun datang ke ruang gawat darurat, dengan keluhan nyeri yang sangat pada dada kiri yang menjalar hingga ke bahu dan lengan kiri. Klien mempunyai riwayat diagnosis infark miokard. Klien langsung diberi terapi oksigen 4 liter per menit, pemeriksaan kimia darah, rotsen dada, ekg, dan pemberian 2 mg morfin yang diberikan secara intravena, melihat kondisi pada kasus diatas maka tindakan yang benar pertama kali yang dilakukan adalah
Memasang Xray dada
Memasang EKG
Pemeriksaan laboratorium
Manajemen nyeri
Seorang perempuan berusia 74 tahun masuk dengan keluhan sesak, saat ini perawatan hari ke 3. hasil pengkajian didapatkan pasien batuk disertai lendir, ronchi pada semua lapang paru, TTV, TD 120 per 80 mmHg, N 56 xper menit, RR 26 x permenit, Suhu 36 C. Hasil EKG Bradikardia, Q patologis Lead II, III, AVF, V5 danV6, hasil Thoraks terdapat efusi pleura kanan, dari kasus diatas diagnosa keperawatan yang tepat adalah
Penurunan Curah Jantung
Kerusakan Pertukaran gas
Bersihan jalan nafas tidak efektif
Intoleransi aktifitas
Seorang Laki laki berusia 51 tahun dirawat dengan Ca paru awalnya datang dengan keluhan sesak dan saat ini sudah berkurang. Hasil pengkajian kesadaran somnolent, tampak terpasang NGT, skala Morse Resiko tinggi jatuh, masih nampak sesak dan saat ini terpasang oksigen kanul. Hasil Laboratorium GDS 322 mg/dl, albumin 2,19 g/dl, bilirubin direk 43 mg/dl. Apakah diagnosa dari kasus diatas
Ketidak efektifan perfusi jaringan cerebral
Kerusakan Pertukaran gas
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
hambatan mobilitas fisik
Seorang wanita usia 54 tahun dirawat di IGD RS, dengan diagnosa Stroke. Keadaranya somnolen dengan tekanan darah 110 per 60 mmHg, Frekuensi Nadi 98x per menit, terpasang mayo, Iv Line dan kateter. Saat anda memeriksa kondisi pasien terlihat tidak bernafas. manakah pengkajian awal yang harus dilakukan sesuai dengan kasus diatas
Lakukan RJP
Lakukan perekaman EKG
Lakukan bantuan ventilasi dengan BVM
Cek Nadi
Seorang bapak usia 40 tahun dibawa ke igd oleh petugas ambulans karena mengalami kecelakaan mobil, berdasrkan pemeriksaan fisik terlihat jelas luka pada dada kiri pasien, nyeri dan krepitasi tulang punggung. Tekanan darah 90 per 60mmHg, SpO2 100%, Frekuensi nadi 90x per menit, Nafas 28 x per menit, distensi vena jugularis, disertai deviasi pada trakea, akral teraba hangat. dari kasus diatas apa masalah syok yang dialami pasien tersebut
syok septik
syok anafilaktif
syok kardiogenik
syok neurogenik
Seorang anak usia 14 tahun dibawa ke IGD dengan tingkat kesadaran somnolen dan terdapat luka pada daerah ekstremitas atas dan bawah. Pada pemeriksaan fisik didaptkan data tekanan darah 90 per 50 mmHg, frekuensi nadi 120 x per menit, cepat dan lemah, RR 30 x per menit, Open fraktur Cruris dekstra, akral dingin, terlihat perdarahan aktif pada femur, dari kasus diatas masalah keperawatan yang utama adalah
Resiko Infeksi
pola nafas tidak efektif
Kerusakan integritas kulit
Defisit Volume cairan
Perawat melakukan bantuan hidup dasar kepada seorang pasien laki laki yang mnegalami henti jantung. Setelah dilakukan 5 siklus, serta dilakukan evaluasi dan saat ini suah teraba ada denyutan nadi karotis, apakah tindakan yang tepat dilakukan stelah mengetahui kondisi pasien seperti itu
Memastikan patensi airway
membaringkan pasien ke posisi pemulihan
melanjutkan pemberian ventilasi setiap 6 detik
Melakukan pemeriksaan pernafasan
Seorang wanita mengalami sumbatan total pada saluran pernafasan akibat tersedak pempek kapal selam. Korban sadar, terlihat pucat dan cemas serta memgangi lehernya yang tersedak, teknik pertolongan pertama yang paling tepat untuk menolong wanita tersebut adalah
Back blow
abdominal thrust
Chest thrust
Finger cross dan sweep
Dalam keadaan bencana gempa bumi dilombok ditemukan korban remaja laki laki. Pada saat dilakukan initial asessment ditemukan jejas padakepala dan paha kiri, airway paten, tetapi korban tidak bernafas serta nadi karotis tidak teraba. Apakah warna kategori triase untuk korban tersebut
Merah
Hijau
kuning
Hitam
Seorang laki laki usia 25 tahun mengalami kecelakaan bagian os Frontal kepala membentur jalan, hasil pengkajian dilakukan setelah 2 jam kejadian ditemukan data bahwa pasien tidak sadarkan diri, tampak darah segar di mulut, pernafasan gurgling, nilai gcs E2M2V2, saturasi Oksigen 85 %, Tindakan untuk jalan nafas definitif yang tepat dilakukan pada pasien tersebut adalah
Suction
Pasang Ventilator
Pemasangan OPA
Intubasi dan pasang ETT
Seorang perempuan berusaia 22 tahun masuk ke IGD dengan Hematoma pada bagian temporal dekstra akibat kecelakaan motor, pasien mengalami penurunan kesadaran, pasien membuka mata dengan cubitan, dan mampu menepis cubitan tersebut dengan tangan kanannya, dan pada saat berbicara hanya erangan yang keluar dari mulut pasien. berapakah skor GCS pasien tersebut
E2V5M5
E3V2M4
E2V3M5
E3V2M5
Seorang pasien laki-laki 50 tahun korban kecelakaan lalulintas diantar ke unit emergency dalam kondisi tidak sadar. Dari pemeriksaan fisik diperoleh data : terdapat luka luka terbuka di dahi dan wajah disertai keluarnya darah dari hidung dan telinga, tampak memar pada bagian abdomen, distensi abdomen (+), fraktur terbuka ½ cruris dextra, akral dingin. Tanda vital : TD 90/50 mmhg, pernapasan 25x/menit, nadi 120 x/menit. Apakah label yang diberikan perawat di ruangan Triase untuk pasien tersebut?
Hitam
Kuning
Hijau
Merah
sumbatan jalan nafas yang disebabkan oleh adanya cairan yang mentupi jalan nafas disebut
Stridor
Snoring
Wheezing
Gurgling
sumbatan jalan nafas yang disebabkan oleh adanya odem laring atau faring yang mentupi jalan nafas disebut
Gurgling
Snoring
Stridor
Ronky
sumbatan jalan nafas yang disebabkan oleh pangkal lidah jatuh kebelakang menutupi jalan nafas disebut
Snoring
Stridor
Gurgling
Wheezing
Seorang perempuan berusia 27 tahun jatuh dari motor dibawa ke ruang unit gawat darurat, hasil pemeriksaan terdapat luka di bagian leher dan di dahi pasien, darah keluar dari hidung, telinga dan mulut. Bagaimanakah cara membuka jalan napas pada pasien
Head tilt
Chin lift
Jaw Trust
Chest trust
Seorang laki laki berusia 24 tahun datang ke IGD dengan pisau yang masih tertancap didada sebelah kananya, perawat melakukan pengkajian dan menemukan data
sebagai berikut, Konjungtiva tampak pucat, CRT lebih dari 3 detik, RR 22x permenit, perkusi dada kanan redup, ada peningkatan tekanan vena jugularis dan pergeseran trakea minimal. dari data diaatas apakah kasus trauma dada yang dialami pasien
Tamponade Jantung
Tension Pneumotorak
Hematotorak Masive
Fail Chest
Seorang laki laki datang ke RS dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri tembus ke punggung, hasil pemeriksaan tanda tanda vital didapatkan TD 150 per 90 mmHg, Frekuensi nafas 32 x per menit, Suhu 36 oC, Hr 68 x per menit. Apakah masalah Utama pada kasus diatas
Nyeri Akut
Gangguan Perubahan Nutrisi
Gangguan Volume cairan
Gangguan eliminasi
Tn B, 60 tahun dirawat diruang penyakit dalam sejak 2 hari yang lalusaat dilakukan pengkajian perawat menemukan kondisi bahwa pasien mengalami penurunan kesadaran berupa kondisi yang tidur saja namun dapat dibangunkan dengan rangsang nyeri tetapi jatuh tertidur lagi. tingkat kesadaran yang tepat pada kasus diatas adalah
Compos Mentis
Apatis
Somnolen
Delirium
Dibawah ini yang merupakan gambaran pasien yang mengalami Cardiac Arrest yang benar adalah, Kecuali
Collapse
tidak ada nafas dan tidak ada nadi
Hipotensi
adanya gambaran EKG depresi segmen ST
Dibawah ini yang bukan merupakan bagian dari fase Henti jantung adalah
Fase Elektrik
Fase sirkulasi
Fase Adaptif
Fase Metabolik
Dibawah ini yang merupakan gambaran yang terjadi pada keadaan pasien mengalami Cardiac Arrest yang benar, Kecuali
Asistole
Pulse Electrikal Actifity
Ventricular Fibrilation
Fibrilasi Atrial
Suatu kondisi dimana Volume sekuncup jantung (cardiac output) akan mengalami penurunan sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan sistemik tubuh, otak dan organ vital lain termasuk miokardium jantung. keadaan tersebut merupakan definisi gambaran EKG dibawah ini yang benar adalah
Ventrikel Fibrilasi
Asistole
Pea
Ventrikel Takikardi
Suatu keadaan dimana irama jantung mengalami takidisritmia yang disebabkan oleh kontraksi ventrikel simana jantung berdenyut > 120 denyut/menit dengan komplek QRS kompleks yang memanjang. merupakan gambaran EKG dibawah ini yang benar adalah
Ventrikel Fibrilasi
PEA
ASISTOLE
Ventrikel Takikardia
Suatu Keadaan dimana irama jantung mengalami tidak terdapatnya depolarisasi ventrikel sehingga jantung tidak memiliki cardiac output. keadaan tersebut merupakan gambaran EKG dibawah ini, kecuali
Ventrikel Fibrilasi
Ventrikel Takikardi
PEA
Asistol
Suatu Keadaan dimana Ritme jantung mengalami bradiasistol adalah ritme lambat, dimana pada kondisi tersebut dapat ditemukan kompleks yang meluas atau menyempit, dengan atau tanpa nadi. Keadaan tersebut merupakan gambaran EKG dibawah ini yang benar adalah
Ventrikel Takikardia
Ventrikel Fibrilasi
PEA
ASISTOLE
Seorang laki-laki usia 35 tahun masuk UGD. Hasil pengkajian didapatkan: Pasien mengalami luka bakar pada wajah, dada dan perut, punggung, kedua lengan kanan dan kiri, terdapat bulla pada luka bakar, riwayat terjebak dalam ruang tertutup saat kebakaran, kesulitan bernapas, suara nafas stridor, nyeri pada luka bakar. Tekanan darah 100/70 mmHg, frekuensi nadi 98 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit, dan suhu tubuh 38 oC. Apakah masalah Keperawatan Utama pada pasien tersebut
Ketidakefektifan Jalan nafas
Resiko syok Hipovolemi
Defisit Volume Cairan
Kerusakan Integritas Kulit
Seorang laki-laki berumur 25 tahun masuk UGD. Hasil pengkajian didapatkan: keluhan utama sesak napas dan nyeri dada kanan. Napas cepat dan dangkal, ada luka tusuk pada bagian dada tembus ke jaringan paru – paru. Ada pergeseran trakea ke sisi kiri, auskultasi paru kanan tak terdengar, perkusi dada kanan hipersonor, ada krepitasi pada lokasi tusukan dan terdapat Sucking Chest Wound. Apakah Penanganan khas untuk jenis trauma dada pada kasus tersebut
Needle Thoracostomy
Chest Tube
O2 Konsentrasi tinggi
Tutup kassa 3 sisi
Seorang laki-laki berumur 30 tahun masuk UGD. Hasil pengkajian didapatkan: keluhan utama sesak napas dan nyeri dada kanan. ada jejas di kostae 4,5,6 mid klavikula dada kanan, ada pergeseran trakea ke sisi kiri, distensi vena jugularis, auskultasi paru kanan tak terdengar, perkusi dada kanan hipersonor, ada krepitasi pada lokasi benturan, akral dingin, banyak keringat. Apakah jenis trauma dada yang dialami pada pasien tersebut
Tension Pneumothoraks
Fail Chest
Open Pneumothoraks
Tamponade Jantung
