NEW
Font size
WorksheetsNUTRISI TANAMAN A
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Berikut pentingnya nutrisi bagi tanaman adalah, kecuali
Menimimalkan produksi
Memperbaiki nutrisi manusia
Memaksimalkan produktifitas
Memperbaiki kualitas hasil
Memenuhi kebutuhan pangan
Hal yang membatasi produktivitas tanaman adalah, kecuali
Air
Suhu optimal tanaman
Genetik tanaman
Defisiensi hara
Toksisitas hara
Berikut usaha yang dilakukan dalam memperbaiki nutrisi manusia adalah
Mencukupi kebutuhan yodium
Meningkatkan defisiensi zat besi
Mengurangi Fe untuk meningkatkan pertumbuhan
Mengurangi hara N pada peningkatan kadar protein pada gandum
Mengurangi hara N pada peningkatan kadar protein pada sereal
Fungsi tanah bagi tanaman adalah, kecuali
Habitat untuk dekomposer
Peningkatan produktivitas
Media tumbuh tanaman
Meningkatkan produksi
Jaringan menegakkan/beridirinya tanaman
Pertumbuhan ditandai dengan, kecuali
Penurunan protoplasma saat akan terjadinya pembelahan sel
Bertambahnya daun setiap bertambahnya umur 1 minggu
Terjadi proses metabolisme pada tanaman
Terdapat peningkatan pada tinggi tanaman
Bersifat tidak balik
Material anorganik yang diperoleh dari udara dan dari dalam tanah yang digunakan sebagai sumber bahan baku oleh tubuh tanaman disebut dengan
Nutrisi tanaman
Mineral unsur hara
Nutrisi manusia
Pemupukan
Bahan organik
Senyawa-senyawa kimia yang berfungsi sebagai substansi inti di dalam tubuh tanaman disebut dengan
Nutrisi tanaman
Mineral unsur hara
Nutrisi manusia
Pemupukan
Bahan organik
Hara dikatakan esensial, kecuali
Jika unsur tersebut ada, maka tanaman tidak dapat memenuhi kebutuhan siklus pertumbuhannya
Jika unsur tersebut tidak ada, maka tanaman tidak dapat memenuhi kebutuhan siklus pertumbuhannya
Kebutuhan akan unsur hara tersebut bersifat spesifik
Kebutuhan akan unsur hara tersebut tidak dapat digantikan oleh unsur hara lain
Unsur hara tersebut harus terlibat langsung dalam proses metabolisme tanaman
Hara yang sangat berperan dalam penyusul molekul klorofil dalam proses fotosintesis adalah
N
P
K
Ca
Mg
Laju pertumbuhan tanaman diatur oleh adanya faktor
yang berada dalam jumlah minimum dan besar kecilnya
laju pertumbuhan ditentukan oleh peningkatan dan
penurunan factor yang berada dalam jumlah minimum
tersebut. Ini adalah konsep nutrisi oleh penemu bernama...
Jan van Liebig
Jan van Helmont
John van Liebig
John Woodward
Justus van Liebig
Hara makro utama yang esensial bagi tanaman adalah
Ca, Mg, dan S
Fe, Mn, dan B
N, P, dan K
Na, Si dan I
Mo, Co dan Cl
Hara makro kedua yang esensial bagi tanaman adalah
Ca, Mg, dan S
Fe, Mn, dan B
N, P, dan K
Na, Si dan I
Mo, Co dan Cl
ara mikro utama yang esensial bagi tanaman adalah
Ca, Mg, dan S
Fe, Mn, dan B
N, P, dan K
Na, Si dan I
Mo, Co dan Cl
Hara mikro kedua yang esensial bagi tanaman
Ca, Mg, dan S
Fe, Mn, dan B
N, P, dan K
Na, Si dan I
Mo, Co dan Cl
Hara non esensial bagi tanaman
Ca, Mg, dan S
Fe, Mn, dan B
N, P, dan K
Na, Si dan I
Mo, Co dan Cl
Hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang relatif banyak disebut dengan
Mikro
Esensial
Makro
Non esensial
Mikro esensial
Hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang relatif sedikit disebut dengan
Mikro
Esensial
Makro
Non esensial
Mikro esensial
Tanah yang sering mengalami kekurangan hara mikro adalah, kecuali
Tanah pasir (karena proses pencucian)
Tanah yang sering diberi hara Mn dan B
Tanah organik (tanah gambut)
Tanah dengan pH sangat tinggi
Tanah yang ditanami sangat intensif
Penyerapan hara oleh tanaman yang dipengaruhi oleh nilai Exchangeable Sodium Persentage adalah
N
P
Cl
K
Na
Hara yang berperan penting dalam mengatur turgor sel akibat tekanan osmotik adalah
N
P
Cl
K
Na
Hara di bawah ini yang berperan dalam membuat tanaman hijau dan menyusun bahan klorofil daun adalah
Fosfat (P) dan Boron (B)
Belerang (S)
N (Nitrogen) dan Mangan (Mn)
Molibdenum (Mo) dan Kobal (Co)
Kalium (K) dan Fosfat (P)
Hara di bawah ini yang berperan dalam macu pertumbuhan akar dan pembentukan sistem perakaran (pembelahan sel) adalah
Fosfat (P) dan Boron (B)
Belerang (S)
N (Nitrogen) dan Mangan (Mn)
Molibdenum (Mo) dan Kobal (Co)
Kalium (K) dan Fosfat (P)
Hara di bawah ini yang berperan pembentukan bintil akar (leguminose) adalah
Fosfat (P) dan Boron (B)
Belerang (S)
N (Nitrogen) dan Mangan (Mn)
Molibdenum (Mo) dan Kobal (Co)
Kalium (K) dan Fosfat (P)
Hara di bawah ini yang berperan dalam meningkatkan kualitas bunga dan buah adalah
Fosfat (P) dan Boron (B)
Belerang (S)
N (Nitrogen) dan Mangan (Mn)
Molibdenum (Mo) dan Kobal (Co)
Kalium (K) dan Fosfat (P)
Hara di bawah ini yang berperan dalam membantu ketersediaan N untuk tanaman adalah
Fosfat (P) dan Boron (B)
Belerang (S)
N (Nitrogen) dan Mangan (Mn)
Molibdenum (Mo) dan Kobal (Co)
Kalium (K) dan Fosfat (P)
Hara di bawah ini yang berperan dalam pembentukan biji-bijian adalah
Fosfat (P) dan Kalium (K)
Seng (Zn)
Kalsium (Ca) dan Fosfat (P)
Tembaga (Cu)
Natrium (Na)
Hara di bawah ini yang berperan dalam mengatur resistensi terhadap penyakit adalah
Fosfat (P) dan Kalium (K)
Seng (Zn)
Kalsium (Ca) dan Fosfat (P)
Tembaga (Cu)
Natrium (Na)
Hara di bawah ini yang berperan dalam membentuk hormon untuk mencapai keseimbangan fisiologis tanaman adalah
Fosfat (P) dan Kalium (K)
Seng (Zn)
Kalsium (Ca) dan Fosfat (P)
Tembaga (Cu)
Natrium (Na)
Hara di bawah ini yang umumnya terdapat pada daerah arid dan semi arid yang berdekatan dengan pantai adalah
Fosfat (P) dan Kalium (K)
Seng (Zn)
Kalsium (Ca) dan Fosfat (P)
Tembaga (Cu)
Natrium (Na)
Kekurangan hara dengan gejala daun belang (loreng-loreng) dan ujung daun memutih pada tanaman adalah
Fosfat (P) dan Kalium (K)
Seng (Zn)
Kalsium (Ca) dan Fosfat (P)
Tembaga (Cu)
Natrium (Na)
Di bawah ini yang merupakan alasan pentingnya mengetahui status hara pada tanah adalah, kecuali
Untuk mengetahui jumlah dan jenis hara pada tanah
Untuk menentukan upaya penyediaan hara jika status hara rendah
Untuk mengetahui sifat fisik tanah
Untuk mengevaluasi kesuburan tanaman
Untuk mengetahui status kesuburan tanah
Kondisi kesuburan dalam jangka pendek dan berubah-ubah setiap musim tanah disebut dengan
Kesuburan
Kesuburan potensial
Kesuburan tanah
Kesuburan tanaman
Kesuburan aktual
Kondisi alami tanah yang berhubungan dengan kesuburan jangka panjang dan umumnya sulit diubah disebut dengan
Kesuburan
Kesuburan potensial
Kesuburan tanah
Kesuburan tanaman
Kesuburan aktual
Kandungan N pada tanah dengan skor 0,01 % termasuk kriteria status
Sangat rendah
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat Tinggi
Kandungan P pada tanah dengan skor 9 ppm termasuk kriteria status
Sangat rendah
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat Tinggi
Kandungan DHL pada tanah dengan skor 3 dS/m termasuk kriteria status
Sangat rendah
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat Tinggi
Kandungan C pada tanah dengan skor 5,5 % termasuk kriteria status
Sangat rendah
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat Tinggi
Kandungan bahan organik pada tanah dengan skor 1,1 % termasuk kriteria status
Sangat rendah
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat Tinggi
Kandungan kejenuhan Al pada tanah dengan skor 4 % termasuk kriteria status
Sangat rendah
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat Tinggi
Indeks kualitas tanah dengan nilai 50 % termasuk pada kelas
Sangat rendah
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat Tinggi
Berikut yang merupakan bahan penyulai hara adalah, kecuali
Bahan organik
Biochar
Fiksasi N
Logam berat
Amelioran
Berikut yang merupakan fungsi bahan organik pada tanah adalah
Menyediakan hara dalam jumlah besar
Memperbaiki struktur tanah agar tanah menjadi berat
Menurunkan KTK tanah
Menurunkan proses dekomposisi
Meningkatkan daya sangga tanah
Humus yang berfungsi mengatur kapasitas tanah menahan sir dan pertukaran ion adalah
Fulvik
Humin
Alifatik
Alkali
Humik
Humus yang berasosiasi dengan unsur hara mikro sebagai pupuk daun pada tanaman akan menghasilkan transportasi langsung unsur hara mikro ke bagian-bagian tanaman yang berfungsi sebagai tempat metabolisme adalah
Fulvik
Humin
Alifatik
Alkali
Humik
Di bawah ini yang merupakan fungsi biochar adalah
Menurunkan kapasitas tanah menjerap hara
Melepaskan bahan-bahan kimia pencemar, posfat dan nitrat
Menurunkan kapasitas tukar kation tanah
Menurunkan retensi unsur hara di dalam tanah
Menghasilkan karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4) dari proses perombakan bahan organik
Fungsi kapur di lahan pertanian adalah
Menurunkan pH tanah
Meningkatkan kelarutan Al
Menurunkan kandungan unsur hara Mg
Menurunkan tingkat bahaya erosi karena agregat tanah yang mantap
Menghilangkan kandungan unsur hara Mg
Di bawah ini yang merupakan peran mikoriza, kecuali
Memperbaiki struktur tanah (aerasi dan drainase)
Sebagai bio-indikator kualitas lingkungan
Sebagai agen bioremediasi
Membantu ketahanan/toleransi bibit terhadap kekeringan
Melindungi daun terhadap serangan patogen
Berikut hal yang menyebabkan akar tanaman tidak terinfeksi mikoriza adalah
Tanaman sesuai dengan mikoriza
mposisi eksudat akar, toxin menyebabkan reaksi penolakan terhadap mikoriza
Adanya kandungan flavonoid sebagai sinyal yg direspon oleh mikoriza
Ada bakteri terrtentu yg membantu terbentuknya mikoriza
Adanya perilaku kemotaksis pada eksudat akar yang kuat terhadap mikoriza
Hara yang disedikan dari infeksi akar tanaman dengan mikoriza adalah
P
Ca
N
Mg
K
Hara yang disedikan dari infeksi akar tanaman dengan rhizobium adalah
P
Ca
N
Mg
K
Bakteri yang menambat N bebas secara non simbiotik adalah
Pseudomonas
Agrobacterium
Azollae
Azotobacter
Rhizobium
Bakteri yang menambat N bebas secara simbiotik melalui bintil akar adalah
Pseudomonas
Agrobacterium
Azollae
Azotobacter
Rhizobium
Fungsi mikoriza pada kondisi kekeringan adalah, kecuali
Mikoriza meningkatkan ketersediaan air tanaman karena miselium external dan rhizomorf dapat menjangkau tanah lebih luas
Produksi asam fenolik yg menghambat patogen
Pengaruh VAM tehadap morfologi akar (percabangan akar, jumlah meristem apikal) dan anatomi akar (lignifikasi)
Merubah keseimbangan air dlm tanaman secara tidak langsung merubah struktural hormon tanaman
Mikoriza memperbaiki struktur tanah sehingga meningkatkan air tanah
Organisme yang memiliki efek hormonal untuk pertumbuhan akar dan tanaman adalah
Azotobacter
Azospirillum
Rhizobium
Actinomycetes
Alga Anabaena
Perubahan N-organik menjadi ammonia (NH3) pada fiksasi N disebut dengan
Reduksi
Denitrifikasi
Amonifikasi
Nitrifikasi
Asosiasi
Berikut yang merupakan ciri dari tanah masam adalah, kecuali
Kelarutan AL yang tinggi sehingga dapat bersifat racun
Kelarutan Fe dan Mn cukup tinggi sehingga dapat bersifat racun
Al, Fe, Mn dapat mengikat P
Ketersediaan P yang tinggi
Ketersediaan Mo sangat rendah, shg penambatan N terhambat
Berikut yang merupakan upaya yang dilakukan pada tanah masam adalah
Seleksi varitas intoleran tanah masam
menurunkan pH dgn pengapuran
pengikatan Al dengan pengurangan pupuk P
Khelat Al dgn penambahan pupuk anorganik
Tidak memberikan pupuk yang bereaksi masam
Upaya reklamasi lahan di bawah ini adalah, kecuali
Penghijauan tanaman pohon permanen
Membuka lahan menjadi terbuka
Penanaman vegetasi pionir
Hedgerow (tanaman pagar)
Pemberian bahan amandemen pada tanah
Pendekatan untuk mencukupi atau menyediakan unsur hara bagi tanaman sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan pada waktu yang tepat berdasarkan lokasi dan musim tertentu disebut dengan
Pengelolaan Hara Spesifik Lokasi
Pengelolaan Lahan Spesifik Lokasi
Pengelolaan Tanaman Terpadu
Pengelolaan Hama Terpadu
Pengelolaan Gulma Terpadu
Berikut yang merupakan strategi mikoriza dalam melindungan tanaman dari serangan patogen adalah
dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui perlindungan tanaman dari patogen daun tanaman
Menahan antibiotik yang dapat mematikan patogen
Menggunakan semua kelebihan karbohidrat dan eksudat akar lainnya, sehingga tercipta lingkungan yang tidak cocok bagi patogen
Menggunakan semua kelebihan karbohidrat dan eksudat akar lainnya, sehingga tercipta lingkungan yang cocok bagi patogen
Membungkus semua bagian ranting untuk melindungi patogen
