Font size
WorksheetsUjian Akhir Semeter Genap MK FT Neuromuskuler
Total questions: 60
Worksheet time: 45mins
Reseptor penciuman yang berfungsi untuk mencium serta terletak dibagian superior rongga hidung adalah:
Olfactory epithelium
Olfactory tract
Olfactory bulb
Olfactory cell
Kemampuan menghidu pada penderita hiperemesis gravidarum yang meningkat dinamakan:
Normosmia
Hiperosmia
Parosmia
Hiposmia
Peristiwa difokuskannya cahaya yang masuk kemata, dan dibelokkan melalui kornea, humour aquous, lensa dan humour vitreus dinamakan:
Visus
Dioptri
Refraksi
Tajam penglihatan
Bagaimana teknik pemeriksaan mata yang benar mengenai jarak dan sudut kemiringannya?
Jarak 25-30, sudut kemiringan 150
Jarak 25-30, sudut kemiringan 100
Jarak 15-20, sudut kemiringan 100
Jarak 15-20, sudut kemiringan 150
Untuk dapat melihat benda, stimulus berupa cahaya harus diretina, tepatnya dibagian:
Fovea sentralis
Blind spot
Nervus optikus
Choroid
Sebutkan 3 pigmen warna yang terdapat dalam sel kerucut, yang pigmen tersebut akan pucat bila terkena cahaya dari earna yang berbeda:
Biru, Hijau, Merah
Merah, Biru, Kuning
Kuning, Biru, Putih
Hijau, Merah, Kuning
Refleks cahaya langsung atau refleks cahaya tidak lamgsung pada mata dipengaryhi oleh saraf:
Nervus I saja
Nervus II saja
Nervus II dan III
Nervus III saja
Manakah yang benar mengenai refleks cahaya tidak langsung positif?
Pupil mata yang diberi cahaya menjadi mengecil
Pupil mata yang diberi cahaya menjadi membesar
Pupil mata yang tidak diberi cahaya menjadi membesar
Pipil mata yang tidak diberi cahaya menjadi mengecil
Bila reaksi cahaya langsung negatif (-), sedangkan reaksi cahaya tidak lanngung positif (+), berarti kerusakan pada:
Nervus II
Nervus III
Nervus II + III
Semua jawaban salah
Dari gambar tersebut menggambarkan adanya kerusakan pada
Nervus II kiri
Nervus II kanan
Nervus III kanan
Nervus III kiri
Pada pemeriksaan gerak bola mata, apabila klien tidak bisa menggerakan bola mata kearah lateral, maka kerusakan pada:
Nervus III
Nervus IV
Nervus V
Nervus VI
Ketidakmampuan pergerakan bola mata terbesar disebabkan oleh kerusakan nervus
Nervus III
Nervus IV
Nervus V
Nervsu VI
Kerusakan nervus IV akan menyebabkan parese pada m.obligus superior, sehingga mata tidak dapat digerakkan kearah:
Medial atas
Medial bawah
Lateral bawah
Lateral atas
Pernyataan yang tidak benar tentang nistagmus adalah
Pemeriksaan nistagmus dilakukan waktu memeriksa gerakan bola mata
Nistagmus akan terlihat dalam jangka waktu 5-6 detik saat klien melirik.
Klien diminta melirik kekanan, kiri, atas dan bawah dalam hitungan detik.
Gerakan bolak-balik bola mata yang involunter dan ritmik
Komponen afferen refleks kornea adalah serabut sensorik dari:
Nervus III
Nervus IV
Nervus V
Nervus VI
Yang dimaksud dengan refleks kornea konsensual, yaitu diperoleh kedipan kelopak mata pada:
Tidak kedua-duanya
Satau mata yang tidak dites
Satu mata yang dites
Kedua mata
Yang tidak benar tentang teknik pemeriksaan kekuatan otot temporel dan otot masseter, yaitu:
Pasien diminta membuka mulut sekuatnya
Perhatikan apakah ada deviasi rahang bawah
Pasien disuruh merapatkan giginya sekuat mungkin
Pemeriksa meraba m,masseter dan m.temporalis.
Sensibilitas yang harus diperiksa dalam penilaian sensasi wajah dalam kawasan nervus V adalah:
Sensibilitas kulit
Sensibilitas kulit dan mukosa
Sensibilitad mukosa
Semua jawaban salah
Modalitas sensorik yang biasa dilakukan pada pemeriksaan sensasi wajah yaitu:
Rasa Dingin dan Raba
Rasa Nyeri, Panas dan Raba
Rasa Nyeri, Panas, Dingin dan Raba
Rasa Nyeri
Interpretasi pemeriksaan sensasi wajah yaitu:
Hipestesia
Parestesia
Anestesia
Semua benar
Otat wajah yang terkena kelumpuhan apabila ada kelumpuhan dari nervus VII motorik type LMN yaitu:
m. orbicularis oris
m, orbicularis oculi
m. frontalis
Semua benar
Kerusakan nervus IX menyebabkan hilangnya pengecapan lidah pada daerah:
2/3 lidah bag. belakang
1/3 lidah bag. belakang
1/3 lidah bag. depan
2/3 lidah bag. depan
Tes yang dilakukan dengan membunyikan garpu tala kemudian ditempatkan di tulang mastoid klien, dan setelah klien tidak mendengar baru didekaatkan ditelinga pemeriksa termasuk jenis tes:
Test Rinne
Test Weber
Test Schwabach
Test Garpu Tala
Pada test Schwabach, apabila pemeriksa masih mendengar bunyi, maka dikatakan test...
Test Schwabach positif
Test Schwabach negatif
Test Schwabach memendek
Test Schwabach memanjang
Pernyataan yang salah mengenai interpretasi pemeriksaan test Weber adalah:
Bunyi terdengar sama pada telinga kanan atau kiri pada orang normal
Bunyi terdengar lebih kuat pada telinga yang sakit pada tuli konduktif
Bunyi terdengar lebih kuat pada telinga yang sehat pada tuli perseptif
Bunyi terdengar lebih kuat pada telinga yang sehat pada tuli konduktif
Hasil pemeriksaan test Schwabach dan test Rinne pada telinga kanan yang didapati tuli kondukstif adalah:
Schwabach memanjang, Rinne positif
Schwabach memanjang, Rinne negatif
Schwabach memendek, Rinne negatif
Schwabach memendek, Rinne positif
Bagaimana cara menilai kemampuan menelan seseorang yang baik:
Semua benar
Klien diminta memakan makanan padat, lunak dan menelan air
Berbaring dengan posisi kepala minimal ditinggikan sekitar 450
Perhatikan apakah ada salah telan (keselak, disfagia)
Disfagia (kesulitan menelan kadang disertai nyeri) merupakan tanda dari kelumpuhan saraf:
Nervus IX
Nervus IX dan X
Nervus X
Nervus Lainnya
Nervus XI memsarafi m. trapezius dan m. sternocleidomastoid. Kelumpuhan pada kedua otot ini akan mengakibatkan:
Penderita tidak dapat mengangkat dagu dan cenderung jatuh ke depan
Kepala tidak dapat ditarik ke sisi yang sakit.
Bahu tidak dapat diangkat pada sisi yang sakit
Lengan tidak dapat dielevasikan ke atas dari posisi horisontal
Pada pemeriksaan kelainan nervus XII, hal-hal pakah yang harus kita perhatikan?
Perhatikan adanya tremor atau fasikulasi
Perhatikan adanya deviasi lidah ke satu sisi
Merasakan kekuatan sentuhan lidah penderita
Semua benar
Pleksus cervikalis dibentuk dari cabang anterior nervus spinal...
Nervus spinal C1, C2 dan C3
Nervus spinal C2, C3 dan C4
Nervus spinal C1, C2, C3 dan C4
Semua benar
Pleksus brachialis tersusun dari cabang ventral dari nervus spinal...
Nervus spinal C4, C5 dan C6
Nervus spinal C4, C5, C6 dan C7
Nervus spinal C4, C5, C6, C7 dan C8
Nervus spinal C4, C5, C6, C7, C8 dan Th1
Urutan yang benar mengenai pleksus brachialis sejak keluar dari foramen intervertebralis adalah
Cords - Roots - Trunks
Roots - Trunks - Cords
Trunks - Cords - Roots
Cords - Trunks - Roots
Cords dari pleksus brachilalis yang paling besar yang terdiri dari kumpulan nervus spinalis anterior adalah
Posterior cords
Lateral cords
Medial cords
Anterior cords
Kulit bagian radial telapak tangan 3 1/2 jari mendapat persarafan dari:
Nervus medianus
Nervus radialis
Nervus ulnaris
Nervus musculocutaneus
Nerves radialis mensarafi kulit sisi dorsal lengan atas, lengan bawah dan...
Kulit sisi radiopalmar lengan bawah
Tangan 2 1/2 jari radial kecuali phalang distalis
Kulit bagain radial telapak tangan 3 1/2 jari
Kulit bagian ulnar dorsal tangan 2 1/2 jari
Kelaianan yang disebabkan oleh karena kerusakan pleksus brachialis adalah
Claw hand
Wrist drop
Erb's palsy
Monkey hand
Wrist drop merupakan kelumpuhan pada tangan akibat kerusakan dari saraf
Nervus musculocutaneus
Nervus medianus
Nervsu ulnaris
Nervus radialis
Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan suatu penyakit akibat kelainan dari saraf:
Nervus musculokutaneus
Nervsu medianus
Nervus ulnaris
Nervus radialis
Pada gambar tersebut tangan mengalami suatu kelaianan yang mengenai saraf
Nervsu musculokutaneus
Nervsu medianus
Nervus ulnaris
Nervus radialis
Saraf perifer yang tidak berinduk pada pleksus lumbalis adalah:
n. kutaneus femoralis lateralis
n, ilioinguinalis
n. genitofemoralis
n. obturatorius
Kulit daerah tungkai atas mendapat persarafan dari:
n. kutaneus femoralis anterior
n. iliohypogastrikum
n.ilioinguinalis
n. femoralis
Saraf perifer yang keluar dari pleksus lumbalis dan berasal dari saraf spinal L2 dan L3 adalah
n. kutaneus femoralis anterior
n. genitofemoralis
n. kutaneus femoralis lateralis
n. obsturatorius
Saraf perifer yang paling besar yang berasal dari pleksus lumbalis adalah:
n. obsturatorius
n. kutaneus femoralis lateralis
n. genitofemoralis
n. femoralis
Musculur adduktor magnus dan musculus adduktor longus mendapat persarafan dari :
n. obsturatorius
n. femoralis
n. genitofemoralis
n. kutaneus femoralis lateralis
Pleksus sakralis disusun oleh cabang anterior saraf spinal:
Nervus spinal S1, S2 dan S3
Nervus spinal L4, L5, S1 dan S2
Nervus spinal S1, S2, S3 dan S4
Nervsu spinal L4, L5, S1, S2 dan S3
Saraf perifer berikut yang tidak berasal dari pleksus sakralis adalah
n. pudendal
n. kutaneus femoralis anterior
n. gluteus superior
n. gluteus inferior
Saraf perifer yang paling besar dan berasal dari pleksus sakralis adalah:
n. pudendal
n. femoralis
n. iskiadikus
n. gluteus superior dan inferior
Saraf sensosrik yang keluar dari pleksus sakralis dan mensarafi genetalia, perenium dan anus yaitu:
n. pudendal
n. gluteus superior
n. gluteus inferior
n. iskiadikus
N. tibialis merupakan cabang dari n. iskiadikus, kemudian dalam perjalanannya bercabang menjadi..
n. kutaneus dorsalis pedis medialis.
n. peroneus superficialis
n. peroneus profundus
n. plantaris medialis
Drop foot atau kaki yang menjulai merupakan manifestasi kelainan motorik dan sensorik yang sangat menonjol dari:
Pleksus lumbosakralis
Pleksus lumbalis
Pleksus sakralis
Semua benar
N. Femoralis dibentuk oleh serabut radiks ventral L2,L3,L4, yang apabila ada kelainan akan menyebabkan:
Nyeri pada lutut saat tungkai ditekuk sewaktu tidur terlentang
Kesulitan untuk mengangkat badan dari duduk kemudian berdiri
Nyeri yang menjalar sepanjang saraf mulai tungkai atas sampai tungkai bawah
Paresis otot tungkai bawah dengan atropia atau hipotonia.
Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan neuropati pada n. femoralis akibat penyempitan foramen intervertebre yaitu:
Abses psoas
Fraktur femur
Diabetes millitus
Dislokasi sendi panggul
Kelainan pada n. obsturatorius akan menyebabkan keluhan sewaktu penderita tidur terlentang adalah:
Nyeri pada daerah genetalia, perineum dan anus
Sakit sewaktu kedua tungkai ditekuk pada persendian lutut.
Nyeri yang menjalar sepanjang tungkai atas sampai ke tungkai baeah
Penderita akan kesulitan untuk berdiri dari duduk.
Pada bagian proksimal dari fossa poplitea, n. iskiadikus bercabang menjadi :
n. safenus dan n. peroneus
n. safenus dan n. fibullaris
n. tibialis dan n. fibullaris
n. tibialis dan n. peroneus
Nyeri yang terasa menjalar sepanjang n.iskiadikus, dikenal sebagai :
Neuralgia
Neuritis perifer
Siatika
Neurophaty
Nervus peroneus bercabang menjadi 2 yaitu:
n. peroneus medialis dan lateralis
n. peroneus superficialis dan profundus
n. peroneus longus dan brevis
n. peroneus anterior dan posterior
Muskulus peroneus longus dan brevis mendapat persarafan dari nervus:
n. peroneus superficialis
n. peroneus profundus
n. preoneus medialis
n. peroneus lateralis
Tembakan peluru atau tusukan pada tungkai bawah dapat mengakibatkan kelumpuhan nervus:
n. cutaneus
n. fibulalris
n. tibilalis
n. peroneus
Gambaran tungkai sikap talipes kalkaneovalgus terjadi karena kerusakan dari saraf:
n. fibularis
n. tibialis
n. peroneus
n. cutaneus
