wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KS Biosafety & Tata Cara Bekerja di Ruang Berkelas

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Dibawah ini yang merupakan faktor pembagian zona bangunan adalah

a)

Jumlah personil yang bekerja

b)

Tingkat kekotoran/ kebersihan

c)

Luas bangunan

d)

Jenis peralatan dan mesin

2.

Berikut adalah bangunan-bangunan di BP:

1. B7

2. B.9

3. B.9A

4. B.11

5. B.4D

6. B.15

7. B.17A

Dari bangunan-bangunan diatas, manakah yang termasuk dalam BSL2?

a)

1,2,3,4

b)

2,3,4,5

c)

3,4,5,6

d)

Semua benar

3.

Anton sedang maintenance di B.9A, besoknya dia ke B.5 untuk perbaikan mesin. Dia tidak dikarantina selama 3 hari tetapi langsung bekerja di B.5. Bolehkah hal seperti itu terjadi?

a)

Boleh

b)

Salah

4.

Ketentuan personil dari produksi vaksin ke kandang Ciampel yaitu

a)

Dapat langsung masuk ke kandang Ciampel

b)

Bekerja hanya di ruang staff produksi vaksin selama 3 hari sebelum ke kandang Ciampel

c)

Karantina selama 3 hari di bangunan netral sebelum ke kandang Ciampel

d)

Personil produksi vaksin tidak diperbolehkan masuk ke kandang Ciampel

5.

Berikut merupakan contoh penerapan biosafety untuk mencegah kontaminasi silang, kecuali

a)

Penyediaan sarana, prasarana dan tenaga kerja masing-masing untuk tiap jenis vaksin

b)

Desinfeksi dan fumigasi ruangan sebelum digunakan untuk penanganan virus jenis lain

c)

Ruang simpan produk biologi dalam kondisi selalu terkunci

d)

Pemberlakuan karantina untuk personil yang akan pindah dari produksi vaksin satu ke yang lain

6.

Dibawah ini yang merupakan contoh penerapan biosecurity yaitu

a)

Menggunakan APD yang tepat dan lengkap saat bekerja di ruang steril

b)

Training untuk menjamin pengetahuan dan keterampilan personil

c)

Penyediaan sarana, prasarana dan tenaga kerja masing-masing untuk tiap jenis vaksin

d)

Administrasi stok yang baik

7.

Berikut yang merupakan komponen biosafety & biosecurity yaitu

a)

Physical security, Material control, Personel management, Transportation security, Information security, Program management

b)

Physical security, Material control, Personel management, Transportation security, Consistency, Program management

c)

Physical security, Material control, Personel management, Transportation security, Information security, Management commitment

d)

Physical security, Material control, Concept, Transportation security, Information security, Program management

8.

Berikut tahapan penggunaan APD ruang kelas B/C yang benar adalah

a)

Baju ninja abu -> Masker -> Penutup kepala -> Kaos kaki & sandal -> Sarung tangan -> Disinfeksi tangan

b)

Baju coklat -> Masker -> Penutup kepala -> Kaos kaki & sandal -> Sarung tangan

c)

Jumpsuit -> Sandal/ sepatu -> Sarung tangan -> Disinfeksi tangan

d)

Baju ninja abu -> Sandal/ sepatu -> Sarung tangan -> Disinfeksi tangan

9.

Manakah penggunaan APD yang benar

a)

Tanto memakai perlengkapan jumpsuit saat masuk ruang steril kelas D

b)

Gunawan memakai perlengkapan jumpsuit saat masuk ruang persiapan

c)

Rina memakai perlengkapan baju ninja abu saat masuk ruang steril kelas D

d)

Reni memakai perlengkapan baju coklat saat masuk ruang steril kelas B/C

10.

Berikut merupakan pengertian dari Biosafety & Biosecurity

a)

Biosafety adalah semua segi yang diterapkan untuk melindungi personel laboratorium dan lingkungan dari ketidaksengajaan kontak, pemejanan (masuknya), keluar dan tersebarnya patogen/ agen berpotensi bahaya yang tidak diinginkan


Biosecurity adalah tindakan pengamanan dari institusi dan personal yang dirancang untuk mencegah pencurian, kehilangan, salah penggunaan, penyebaran atau pelepasan yang disengaja dari patogen/ agen berpotensi bahaya

b)

Biosafety adalah semua segi yang diterapkan untuk melindungi personel laboratorium dan lingkungan dari ketidaksengajaan kontak, pemejanan (masuknya), keluar dan tersebarnya patogen/ agen berpotensi bahaya yang tidak diinginkan


Biosecurity adalah tindakan pelepasan virus, bakteri atau agen biologi lainnya secara sengaja yang dapat membuat korbannya - orang, binatang atau tanaman - menjadi sakit atau bahkan mati