WorksheetsKUIS 1
Total questions: 20
Worksheet time: 14mins
Perhatikan struktur anekdot :
1. Koda
2. Krisis
3. Abstraksi
4. Reaksi
5. Orientasi
Urutan struktur teks anekdot yang tepat adalah ….
3-5-4-2-1
3-5-2-4-1
3-4-5-2-1
3-2-4-5-1
3-4-2-5-1
(1) Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. (2) Ia menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai utangnya lunas. (3) Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200 ditambah $10 bunga dan mengambil kembali Roll –nya. (4) Petugas pinjaman bertanya kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu jawabnya, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat menitipkan Rolls selama itu hanya $10? “ (5) Si petugas melongo dan sejurus kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce.
Orientasi pada teks anekdot tersebut adalah kalimat ….
1
2
3
4
5
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian …
Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana.
Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.
Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.
Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.
Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.
Bacalah teks anekdot berikut dengan saksama! Holmes dan Watson sedang mengikuti perkemahan musim semi. Di tengah malam, Holmes terbangun dan membangunkan Watson. “Watson,” katanya,”Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat.” “Saya melihat jutaan bintang, Holmes,” kata Watson. “Dan apa kesimpulannya, Watson?” Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya, “ Berdasarkan astronomi, ada jutaan galaksi dan mungkin milyaran planet. Menurut astrologi, saya mengamati bahwa Saturnus berada di dalam Leo. Menurut horologi, saya menyimpulkan bahwa waktu mendekati tiga seperempat pagi, menurut meteorology, saya kira besok harinya bagus. Menurut teologi, saya lihat bahwa Tuhan Mahakuasa dan kita begitu kecil tak berarti. Menurutmu sendiri apa, Holmes?”
“Watson, tenda kita dicuri orang!”
Isi teks anekdot tersebut adalah …
Holmes dan Watson sedang berkemah.
Holmes membangunkan Watson dan menanyakan sesuatu kepadanya.
Watson menjawab pertanyaan Holmas dengan rinci.
Watson menguasai beberapa ilmu.
Watson tidak menyadari tenda mereka dicuri.
acalah susunan teks anekdot berikut ini dengan saksama!
(1) “Kita sudah memenuhi permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang.
(2) Artikel itu disertai dengan sepucuk surat dari pengarangnya : “Atur saja pemberian tanda bacanya dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.”
(3) “Tapi di waktu yang akan datang, silakan kirimkan saja pemberian tanda bacanya. Lalu kita terkenal karena menulis artikel kita sendiri.”
(4) Gondolin, seorang penerbit dan editor yang terkenal dari harian Italia IL Mesagero, menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang temannya yang sekaligus seorang politikus.
Susunan potongan-potongan teks yang tepat hingga menjadi anekdot yang utuh dan padat adalah ….
(4)-(1)-(2)-(3)
(4)-(1)-(2)-(3)
(4)-(2)-(3)-(1)
(4)-(2)-(1)-(3)
(4)-(3)-(2)-(1)
Perhatikan teks berikut !
Manager : “Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja, ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut ?
Staff HRD : “Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang sangat cocok dengan kriteria bapak tersebut.”
Manager : “Bagus. Siapa dia?”
Staff HRD : “Istri saya, pak”
Teks tersebut berbentuk.....
Anekdot
Eksposisi
Humor
Narasi
Dialog
Perhatikan teks di bawah !
Suatu hari ada tukang roti yang lewat depan rumah, terus teman gue si Enggar manggil. Tidak lama kemudian tukang roti tersebut datang menghampiri kami yang lagi duduk santai di taman depan rumah.
Enggar : “Roti apa aja yang ada bang ?”
Tukang Roti : “Macam-macam, dek.”
Enggar : “Yang ini roti rasa apa yah bang ?”
Tukang Roti : “Yang ini coklat.”<
Enggar : “Kalau yang ini rasa apa bang ?”
Tukang Roti : “Ini rasa strawberry dek.”
Enggar : “Kalau ini rasa apa bang ?”
Tukang Roti : “Kalau yang ini rasa nanas dek.”
Enggar : “Terus rotinya mana bang ? dari tadi kok ngomongnya buah-buahan terus ? emangnya abang jual buah apa jual roti ? Kalo kaya gini caranya gue enggak jadi beli bang.”
Tukang Roti : *Hening*
Seketika itu tukang roti mendadak pingsan.
Kalimat menyatakan peristiwa masa lalu yang ada dalam teks anekdot di atas adalah ...
Kemarin
Suatu hari
Minggu lalu
Besok
Kemarin
Perhatikan teks di bawah ini !
Tiga orang tengah terdiam menikmati kehangatan sauna, yaitu orang dari Amerika, Jepang dan Indonesia. Keheningan di dalam ruangan sauna dipecahkan oleh bunyi bip..bip..bip… Orang Amerika membuka telapak tangan kirinya, dan membaca tulisan yang tertulis ditelapak tangannya itu,. Dua rekannya itu dengan kagum melihat tulisan yang muncul ditelapak tangan orang Amerika tersebut.
“Oh, telapak tangan saya telah ditanamkan chips, sya dapat langsung menerima pesan SMS tanpa alat, SMSnya langsung tampil ditelapak tangan saya…”ujar si Amerika ketika melihat kedua rekannya bengong.
Sesaat kemudian, terdengar dering telepon, orang Jepang mengangkat tangan kanannya, jempol di dekatnya ke telinga sedangkan jari kelingking ke bibirnya, “Oh maaf, saya terima telepon dulu, tangan saya sudah berisi chips, saya dapat menerima dan berbicara melalui dua jari saya tanpa menggunakan HP” kata si Jepang.
Melihat semua itu, orang Indonesia mulai gugup. Apa yang bisa saya tunjukkan untuk mengalahkan orang-orang ini ? pikirnya. Karena stress, keinginannya untuk buang air besar tidak tertahankan lagi.
Usai buang air, dia kembali lagi ke ruang sauna, tetapi karena tidak biasa membasuh bokongnya dengan kertas toilet, seuntai kertas toilet masih berjuntai di belahan bokongnya. Dengan keheranan orang Jepang dan orang Amerika menunjuk ke untaian kertas ‘sisa’ tersebut dan berkataa “kertas apa itu yang terganutng dibokong anda…?”. “oh maaf, saya baru terima Fax..” jawab orang Indonesia tersebut
Teks di atas Berbentuk teks…
Narasi
Dialog
Eksposisi
Argumentasi
Relasi
