NEW
Font size
WorksheetsUAS BIOKIMIA TINGKAT 2 2020
Total questions: 70
Worksheet time: 1hrs 10mins
Enzim yang berperan dalam reaksi penggabungan oksaloasetat dengan Asetil – CoA adalah:
Sitrat sintase
Aconitase
Oksaloasetase
Dehidrogenase
Dekarboksilase
Beberapa enzim disintesis dalam bentuk yang tidak aktif, dan akan diaktifkan oleh suatu kondisi dan waktu yang sesuai. Prekursor enzim yang tidak aktif tersebut disebut:
gugus allosterik
Haloenzim
Gugus prostetik
Zymogen
Apoenzim
Enzim yange berperan dalam oksidasi suksinat menjadi fumarat dalam siklus asam sitrat (siklus Creb) adalah
suksinat dehidrogenase
suksinat oksidase
fumarat sintase
fumarat dehidrogenase
suksinat isomerase
Suatu enzim akan bekerja pada pH optimum, maksudnya
enzim bekerja optimim pada suasana asam
enzim bekerja pada suasana basa
setiap enzim mempunyai pH optimum untuk bekerja
semua enzim bekerja pada suasana pH yang sama
semua enzim bekerja pada suasana yang sama
Enzim yang berperanan penting dalam metabolisme Kloramfenikol pada tahap II metabolisme xenobiotika adalah
glukoronil transferase
transaminase
glukokinase
Dehidrogenase
oksidase
Enzim yang terlibat dalam proses glukoronidasi adalah
monooksigenase
Glukoronil transferase
glutation transferase
Peroksidase
Metil transferase
Reaksi kimia utama pada fase I metabolisme xenobiotika adalah:
konjugasi
hidroksilasi
metilasi
konjugasi asam glukuronat
polarisasi
Tujuan keseluruhan metabolisme xenobiotika adalah
meningkatkan kelarutan zat tersebut sehingga mudah dikeluarkan dari tubuh
meningkatkan khasiat suatu obat
menguraikan zat tersebut sehingga bisa lebih aman
menguraikan sifat racun zat tersebut dari tubuh
merupakan proses untuk meningkatkan aktivitas biologik zat tersebut
Enzim utama yang berperan dalam reaksi kimia pada fase I metabolisme xenobiotika adalah:
sitokrom P450
Glukuronidase
oksidase
Amilase
peptidase
Selain reaksi hidroksilasi, reaksi lain yang dikatalisis oleh enzim monooksigenase adalah reaksi, kecuali:
metilasi
Deaminasi
Dehalogenasi
Desulfurasi
Epoksidasi
Pada reaksi metabolisme fase II terjadi konjugasi dengan zat-zat di bawah ini, kecuali:
asam glukuronat
Sulfat
amonia
Asetat
glutation
Dibawah ini adalah contoh beberapa kasus yang berhubungan antara metabolisme xenobiotika yang melibatkan sitoktom P450 dengan kesehatan, kecuali:
Ketergantungan psikotropika
Interaksi obat
Penggunaan antasid dg cimetidin
Etanol meningkatkan resiko karsinogenik
Asap rokok dapat meningkatkan resiko karsinogenik
Enzim yang berperan dalam mengkatalisis terjadinya konjugasi antara asam glukuronat dengan substrat tertentu (seperti asam benzoat, fenol steroid), adalah
monooksidase
glukuronil transferase
amylase
Protease
lipase
Di bawah ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas enzim metabolisme, kecuali:
usia
jenis kelamin
genetik
produksi enzim
produksi hormon
Reaksi tahap 3 siklus asam sitrat, dehidrogenasi isositrat mengkatalisis dekarboksilasi oksidatif dari isositrat untuk membentuk α-ketoglutarat. Jenis reaksi tersebut adalah :
konjugasi
Isomerasi
reduksi
Kondensasi
oksidasi
Reaksi perubahan fumarat menjadi malat pada tahapan siklus asam sitrat merupakan reaksi:
oksidasi
hidrasi
reduksi
Kondensasi
isomerasi
Enzim apa terlibat dalam reaksi penggabungan oksaloasetat dengan Asetil-CoA dalam membentuk sitrat dalam tahapan siklus asam sitrat adalah
sitrat dehidrogenase
sitrat sintase
sitrat isomerase
Oksigenase
monooksigenase
Suatu keadaan dimana keasamaan darah berlebihan karena penumpukkan karbondioksida (CO2) dalam darah sebagai akibat dari fungsi paru-paru yang buruk atau pernafasan yang lambat adalah
Asidosis metabolik
Alkalosis metabolic
Asidosis repiratorik
Asidosis alkalosis
alkalosis respiratorik
Pernyataan-pernyataan yang tidak sesuai dengan kondisi Asidosis Respiratorik adalah:
Ciri: PaCO2 ↑ >45mmHg dan pH <7,35 → kompensasi ginjal retensi dan peningkatan [HCO3-]
Penyebab: hipoventilasi (retensi CO2), inhibisi
pusat nafas (overdosis sedatif, henti jantung), penyakit dinding dada dan otot nafas (fraktur costae, miastemia gravis), gangguan pertukaran gas (COPD), obstruksi jalan nafas atas
Gejala Asidosis Respiratorik Tidak spesifik Hipoksemia (dominan) → asidosis respiratorik akut akibat obstruksi nafas Somnolen progresif, koma → asidosis respiratorik kronis Vasodilatasi serebral → meningkatkan ICV → papiledema dan pusing
Penatalaksanaan Asidosis Respiratorik Pemulihan ventilasi yang efektif sesegera mungkin → pemberian O2 dan mengobati
penyebab penyakit dasar PaO2 harus ditingkatkan >60mmHg dan pH >7,2
Ciri: penurunan PaCO2 <35mmHg dan peningkatan pH serum >7,45 → kompensasi ginjal meningkatkan ekskresi HCO3-
Hasil oksidasi benzena di dalam hati akan mengalami metablisme fase II yaitu konjugasi sulfat organik menjadi:
fenil oksida
asam benzoat
fenil sulfat
hidroksi anilin
fenil alkohol
Penyakit-penyakit yang berat yang mempengaruhi paru-paru seperti emfisema, bronkitis kronis, pneumonia berat dan sebagainya adalah penyebab terjadinya..
Asidosis metabolik
Alkalosis respiratorik
Asidosis repiratorik
Asidosis alkalosis
alkalosis metabolic
Pernyataan di bawah ini adalah berkaitan dengan nukleotida, kecuali:
nukleosida merupakan prekursor dari DNA, RNA dan asam nukleat
nukleotida merupakan prekursor dari DNA, RNA dan asam nukleat
struktur nukleotida terdiri dari gula, gugus phosfat dan basa
nukleotiida terdiri dari ribonukleotida dan deoksiribonukleotida
contoh nukleotida antara lain AMP, GMP, UMP, TMP
Salah satu penyebab terjadinya asidosis metabolic adalah:
emfisema
bronchitiskronis
diabetes mellitus type 1
Asma
Sesak nafas
Tingginya kadar bikarbonat dalam darah menyebabkan..
Asidosis metabolik
Alkalosis metabolic
Asidosis repiratorik
Asidosis alkalosis
alkalosis metabolic
Asam nukleat terdiri dari:
DNA dan RNA
Nukleosida dan nukleotida
DNA dan nukleosida
DNA dan nukleotida
RNA dan nukleotida
Nukleotida tersusun dari:
basa nitrogen, satu unit gula, satu gugus fosfat
nukleosida, satu unit gula, dan foafat
DNA, RNA, dan nukleosoda
DNA, RNA dan basa nitogen
DNA, RNA dan gugus fosfat
Komponen penyususn nukleosida:
gula pentosa dan basa nitrogen
gula pentosa dan gugus fosfat
gula pentosa dan gugus fosfat
basa nitrogen dan gugus fosfat
basa nitrogen dan nukleotida
Unit gula pentosa penyusun RNA:
ribosa
Deoksoribosa
manosa
Maltosa
ribonukleotisa
Pasangan Basa nitrogen penyususn DNA, kecuali
adenin dengan timin
guanin dengan citosin
adenin dengan urasil
citosin dengan guanin
adenin dengan timin
. Pernyataan yang tidak sesuai dengan Gangguan Asam Basa darah:
Asidosis metabolik [HCO3-] ↓ dikompensasi dengan
PaCO2 ↓
Alkalosis metabolik [HCO3-] ↑ dikompensasi dengan
PaCO2↑
Alkalosis metabolik [HCO3-] ↓ dikompensasi dengan
PaCO2↑
Asidosis respiratorik PaCO2↑ dikompensasi dengan
[HCO3-] ↑
Alkalosis respiratorik PaCO2↓ dikompensasi dengan
[HCO3-] ↓
Pernyataan yang bukan merupakan Gejala Alkalosis Metabolik:
Gejala dan tanda tidak spesifik
Kejang dan kelemahan otot → akibat hipokalemia dan
dehidrasi
Disritmia jantung, kelainan EKG → hipokalemi
Parestesia, kejang otot → hipokalsemia
Hipotensi
Pengaruh pH terhadap reaksi enzimatik adalah, kecuali:
pH mempengaruhi muatan
Muatan mempengaruhi struktur enzim
Selanjutnya akan mempengaruhi reaksi enzim substrat (ES)
Akibatnya kecepatan reaksi dipengaruhi
pH tergantung pada konsentrasi substrat
Sifat umum dari enzim adalah kecuali:
Biokatalisator, mempercepat reaksi fisiologis tanpa ikut berubah, menjamin kecepatan reaksi berjalan sesuai kebutuhan sel dalam kondisi fisiologis
Bersifat spesifik
Meningkatkan kecepatan reaksi biokimia dalam tubuh/sel hingga jutaan kali lipat
Mengubah keseimbangan reaksi kimia
Bekerja dalam tubuh dengan mengurangi energi aktivasi
Klasifikasi enzim antara lain adalah sebagai berikut, kecuali:
Oksidoreduktase : berperan dalam reaksi oksidasi/ reduksi, contoh dehidrogenase.
Transferase : berperan dalam reaksi pemindahan gugus, contoh metil transferase.
Hidrolase : berperan dalam reaksi hidrolisis, contoh lipase, amilase.
Liase : berperan dalam reaksi pemisahan gugus, contoh aldolase, hidratase
Isomerase: berperan dalam reaksi penggabungan molekul, misalnya: glitamin sintesa, piruvat karboksilase.
Jenis-jenis reaksi yang terlibat dalam siklus asam sitrat adalah, kecuali:
reaksi kondensasi
reaksi oksidasi
reaksi isomerasi
rekasi hidrasi
reaksi konjugasi
Kebanyakan enzim mengandung atau memerlukan zat anorganik yang berperan sebagai kofaktor. Terdapat sejumlah kofaktor yang berperan dalam kerja suatu enzim cythocrome oksidase, katalase dan peroksidase. Apakah kofaktor yang diperlukan oleh enzim-enzim tersebut?
Zn2+
Fe2+
Mg2+
Mn2+
K+
Enzim-enzim dapat diklasifikasikan menjadi enzim oksidoreduktase, transferase, ligase, liase, isomerase ataupun hydrolase. Berdasarkan penggolongan enzim tersebut di atas, terdapat enzim yang berperan dalam penggabungan dua molekul menjadi 1 (satu) molekul melalui proses sintesis. Apakah klasifikasi enzim yang dimaksud dengan pernyataan tersebut?
isomerase
ligase
hydrolase
mutase
transferase
Penghambatan reaksi enzimatis ada yang bersifat revesibel ataupun irreversible. Salah satu inhibitor enzim tersebut bekerja dengan bersaing dgn substrat untuk terikat pd sisi aktif. Biasanya inhibitor berupa senyawa yg menyerupai substratnya, & mengikat enzim membentuk komplek Enzim Iinhibitor karena terikat secara reversible dan penghambatan nya bias, yaitu ketika ditambah substrat maka penghambatan berkurang. Apakah jenis penghambatan yang dimaksud dengan pernataan tersebut?
Kompetitif
non Kompetitif
Un Kompetitif
irreversible
inhibitor
Suatu enzim berperan dalam mengkatalasis pertukaran satu gugus fungsi dari suatu molekul ke molekul yang yang. Gugus fungsi yang ditransfer tersebut misalnya gugus metil, asil, amino ataupun phosfat. Apakah enzim yang dimaksud?
oksidase
dehydrogenase
kinase
isomerase
synthase
. Enzim monooksigenase pada umumnya mengakatalisis reaksi hidroksilasi pada fase 1 metabolisme xenobiotika. Disamping itu terdapat beberapa reaksi lain yang dikatalisis oleh enzim tersebut. Apakah jenis reaksi yang dimaksud?
metilasi
Dehalogenasi
konjugasi
asetilasi
Sulfasi
Phyridoxal phosphat merupakan koenzim yang sangat berperan dalam mentransfer suatu gugus fungsi dalam suatu metabolisme. Prekursor yang bisa dikonsumsi oleh manusia untuk membentuk koenzim tersebut adalah Pyridoxin atau yang dikenal dengan Vitamin B6. Gugus fungsi yang bisa ditranfer oleh koenzim tersebut adalah:
gugus asil
Gugus amin
Aldehide
keton
karboksil
Suatu kondisi dimana bercirikan [HCO3-] ↓ <22mEq/L dan pH <7,35 hal ini dikompensasi dengan hiperventilasi PaCO2↓, dan kompensasi akhir ginjal dimana ekskresi H+. Penyebab hal tersebuyt adalah penambahan asam terfiksasi, terjadinya ketoasidosis diabetik, asidosis laktat (henti jantung atau syok), dan ginjal gagal mengekskresi beban asam. Keadaan apakah yang tepat sesuai kondisi tersebut?
Asidosis respiratorik
Asidosis Metabolik
Alkalosis respiratorik
Alkalosis Metabolik
Hiperasidosis
Reaksi pertama dari siklus krebs (asam sitrat) adalah penggabungan asetil-KoA dengan oksaloasetat untuk membentuk sitrat, dikatalisasi oleh sitrat sintase. Setelah oksaloasetat bergabung dengan asetil-KoA, molekul air memecah asetil mengarah ke rilis koenzim A dari kompleks. Jenis reaksi apakah yang sesuai dengan situasi tersebut?
oksidasi
Reduksi
Kondensasi
Isomerasi
Redoks
Peningkatan asam laktat dan asam karbonat yang dihasilkan oleh jaringan yang aktif secara metabolik berpengaruh terhadap afinitas Hemoglobin (Hb) terhadap Oksigen (O2). Kondisi ini akan melemahkan ikatan antara oksigen dengan Hemoglobin sehingga memudahkan melepaskan oksigen ke jaringan tubuh. Faktor apakah yang mempengaruhi Afinitas Hb terhadap O2 sesuai uarian diatas?
Tekanan parsial O2 (oksigen)
Tekanan parsial CO2 (karbondioksida)
Keasaman atau pH
Temperatur atau suhu
Dissosasi oksigen dengan Hb
Salah satu mekanisme untuk mengendalikan keseimbangan asam-basa darah adalah dengan menggunakan penyangga pH (buffer). Tubuh menggunakan penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah. Suatu penyangga pH bekerja secara kimiawi untuk meminimalkan perubahan pH suatu larutan. Jenis buffer apakah yang dimaksud?
Buffer bikarbonat
Buffer asetat
Buffer fosfat
Buffer klorat
Buffer difosfat
Suatu kondisi terjadi pada diabetes tak terkontrol dengan ketosis, dalam beberapa kasus muntah saat kehilangan cairan bukan asam, pada penyakit ginjal, keracunan oleh garam asam, kehilangan cairan usus yang berlebihan sehingga pH darah < 7,35 maka keadaan ini disebut:
Asidosis respirasi
asidosis metabolic
alkalosis metabolic
alkalosis respiartorik
koma hepatica
Molekul organik (kompleks) yang dibutuhkan oleh suatu enzim untuk melakukan fungsinya adalah :
apoenzim
haloenzim
koenzim
zymogen
gugus prostetik
Reaksi kimia pada fase 1 metabolisme xenobiotika dengan katalis enzim esterase adalah
oksidasi
reduksi
hidrolisis
dekarboksilasi
isomerisasi
Contoh zat-zat dibawah ini yang bukan koenzim adalah
Thiamin phyrophosfat
Flavin adenine dinukleotida
Biocitin
Pyridoxal phosphate
asam amino
Enzim yang berperan pada metabolisme xenobiotika tahap 2 untuk senyawa isoniazida adalah
transaminase
asetilase
asetiltransferase
glukoroniltransferase
sintetase
SOAL PILIHAN GANDA (PG) 51-70
Reaksi Fase II metabolisme xenobiotika adalah
1. glukoronidasi 2. Sulfasi 3. konjugasi dengan glutation 4. Hidroksilasi
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Apa yang saudara ketahui tentang Koenzim:
1. Merupakan molekul2 organik yang biasanya turunan vitamin yg ptg untuk kegiatan sejumlah enzim.
2. Koenzim harus selalu ada bila sebuah enzim melakukan aktifitas
3. Beberapa koenzim terikat erat dgn bagian protein enzim tertentu, shg kemunkinan enzim akan mengalami denaturasi jika dipisahkan dari enzim tersebut
4. Koenzim merupakan bagian enzim yang sangat menentukan kerja enzim
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Hemoglobin adalah pigmen pernafasan dari darah yang berfungsi sebagai berikut:
1. mengambil oksigen (O2) dari paru-paru dan membawanya ke seluruh jaringan tubuh
2. membawa CO2 dari jaringan tubuh ke paru-paru untuk dikeluarkan
3. memelihara keseimbangan asam-basa tubuh
4. merupakan sumber bilirubin yang akan dirubah menjadi urobilin
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Faktor-faktor yang mempengaruhi afinitas Hemoglobin (Hb) terhadap O2 adalah:
1. Keasaman atau pH
2. Tekanan parsial oksigen (O2)
3. Tekanan parsial karbondioksida (CO2)
4. Temperatur atau suhu
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semua benar
Pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengan pengaruh suhu pada enzim:
1. berbagai enzim tidak tahan terhadap panas
2. sebagian besar enzim terdenaturasi pada suhu+ 600C
3. Sebagian enzim mempunyai suhu optimum
4. semua enzim tahan pemanasan
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Pernyataan-pernyataan di bawah ini berkaitan antara Cofactor dengan enzimnya:
1)Mg2+ sebagai kofaktor enzim
heksokinase
2)Fe2+ sebagai kofaktor enzim
peroksidase
3) Zn2+ sebagai kofaktor enzim alcohol
dehydrogenase
4) Cu2+ sebagai kofaktor enzim cytocrom
oksidase
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Pernyataan dibawah ini berkaitan dengan pengaruh konsentrasi enzim terhadap kecepatan reaksi:
1) Peningkatan konsentrasi enzim akan meningkatkan kecepatan reaksi enzimatik
2) konsentrasi enzim akan menurunkan
3) kecepatan reaksi Kecepatan reaksi enzimatik (v) berbanding lurus dengan konsentrasi enzim [E]
4) kepatan reaksi berbanding terbalik dengan konsentrasi enzim
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Pernyataan-pernyataan dibawah ini yang benar adalah
1. kenaikan suhu selalu mempercepat reaksi enzimatis
2. pada suhu optimum kecepatan reaksi enzimatis paling tinggi
3. pepsin bekerja optimum pada pH alkali
4. pepsin bekerka optimum pada pH asam
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Pasangan zat-zat di bawah ini merupakan prekursor dengan koenzimnya:
1. Thiamin dengan thiamin pirophosfat
2. Biotin dengan biocitin
3. Folat dengan tetrahidrofolat
4. Asam panthotenat dengan Coenzim-A
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
60. Pernyataan yang berhubungan dengan pengaruh konsentrasi substrat terhadap kecepatan reaksi enzimatik:
1. jika konsentrasi substrat diperbesar , maka kecepatan reaksi akan meningkat sampai suatu batas maksimum.
2. jika konsentrasi substrat diperbesar maka kecepatan reaksi berbanding lurus
3. pada suatu titik maksimum (kecepatan tetap), enzim jenuh dengan substrat
4. Penambahan substrat selanjutnya akan meningkatkan keceptan reaksi enzimatik
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Bagian-bagian dari enzim adalah
1. gugus prostetik
2. Koenzim
3. Kofaktor
4. Apoenzim
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Ion anorganik yang berfungsi sebagai kofaktor enzim contohnya:
1. Zn2+ 2. Mg2+ 3. Mn2+ 4. Cu2+
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Klasifikasi enzim adalah sebagai berikut:
1. oksidoreduktase
2. transferase
3. Lyase
4. Hydrolase
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Contoh basa pyrimidin adalah
1. cytosine
2. Timin
3. Urasil
4. Adenine
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Contoh asam nukleat adalah
1. DNA
2. ATP
3. RNA
4. Asam sitrat
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Ciri-ciri DNA (deoksiribonukleo Acid) antara lain :
1. sebagai materi genetic
2. Merupakan komponen kromosom
3. merupakan polimer deoksiribonukleotika
4. Merupakn ezim
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Fungsi biologis dari DNA adalah
1. pembawa informasi genetic
2. Komponen dari kromoson
3.nukleotida sebagai pembawa energy
4. Enzim
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Senyawa-senyawa yang berfungsi sebagai konjugat pada metabolisme xenobiotika tahap 2 adalah:
1. asam glukoronat
2. Glutation
3. Asetat
4. Amoniak
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Enzim yang termasuk golongan enzim hydrolase adalah
1. amylase 2. Lipase
3. Peptidase 4. Oksidase
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
Enzim yang termasuk golongan transferase adalah
1. kinase
2. Reductase
3. Transaminase
4. oksidase
jika 1,2 dan 3 benar
jka 1 dan 3 benar
jika 2 dan 4 benar
jika 4 saja yang benar
jika semuanya benar
