NEW
Font size
WorksheetsUTS Kep Jiwa d.kep
Total questions: 41
Worksheet time: 41mins
Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat di RSJ sejak 3 hari yang lalu karena mengurung diri di kamar, menolak makan dan mandi. Hasil observasi yang dilakukan perawat klien tampak tidak mau berbicara, menyendiri, dan kontak mata kurang.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?
Melatih klien berinteraksi
Membuat jadwal kegiatan sehari-hari
Mengajarkan hubungan sosial secara bertahap
Mengidentifikasi penyebab tidak berinteraksi
Melibatkan pasien dalam terapi aktivitas kelompok
Seorang laki-laki usia 24 tahun diantar keluarga ke RSJ karena sering mengurung diri di rumah, tidak mau makan dan mandi. pada saat dilakukan pengkajian perawat klien tampak lesu dan tidak bergairah, afek datar, tatapan mata kosong, dan klien tampak kotor.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?
Keputusasaan
Harga diri rendah
Isolasi sosial
Ketidakberdayaan
Defisit perawatan diri
Seorang perempuan usia 45 tahun dirawat di RSJ sejak 1 minggu yang lalu karena mengurung diri di kamar, menolak makan dan mandi. Perawat telah memberikan intervensi dengan menanyakan penyebab klien tidak mau berinteraksi.
Apakah intervensi selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat pada kasus tersebut ?
Melatih klien berinteraksi
Membuat jadwal kegiatan sehari-hari
Mengajarkan hubungan sosial secara bertahap
Mengidentifikasi penyebab tidak berinteraksi
Melibatkan pasien dalam terapi aktivitas kelompok
Seorang perempuan berusia 23 tahun diantar keluarganya ke Poli Psikiatri karena sudah satu bulan sering menyendiri, tidak mau berinteraksi dengan orang lain, hal ini terjadi semenjak kekasihnya meninggal karena serangan jantung
Apa masalah keperawatan utama pada kasus diatas ?
Isolasi sosial
Keputusasaan
Resiko bunuh diri
Harga diri rendah
Gangguan persepsi sensori
Seorang perempuan berusia 29 tahun, dibawa ke rumah sakit jiwa sudah 4 hari ini. Klien selama dirawat cenderung menyendiri dan tidak mau berinteraksi dengan perawat/teman klien yang lain. Dari hasil pengkajian, klien pernah gagal mengikuti tes CPNS. Perawat sudah melakukan komunikasi terapeutik dengan klien tetapi klien masih belum kooperatif.
Apakah tindakan keperawatan selanjutnya yang perlu dilakukan perawat?
Bersama klien mengidentifikasi koping positif yang masih dimiliki klien
Membina hubungan saling percaya dengan klien
Membantu memenuhi kebutuhan dasar klien
Memotivasi klien untuk bersabar
Memberikan rasa nyaman klien
Seorang laki-laki, berusia 45 thn, pada saat dikaji klien tampak melamun dan tertawa sendiri. Klien selalu menyendiri, klien selalu berdiam diri di tempat tidur dan selalu memisahkan diri dari orang lai. Klien mengatakan bahwa ia merasa tidak enak bergaul dengan pasien lain. Perawat sudah memberikan cara berkenalan dengan satu orang. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada pasien?
Mengidentifikasi penyebab klien menyendiri
Memeraktekan cara berkenalan dengan satu orang
Ajarkan cara berkenalan
Melakukan bina hubungan saling percaya
Mempraktekan cara berkenalan dengan satu oarang atau lebih
Seorang perempuan 30 thn, dirawat di RSJ sudah 2 minggu, selalu menyendiri dikamar, jika perawat mendekat selalu menunduk dan menghindar. Saat diajak berkenalan oleh perawat tidak mau menjulurkan tangannya. Informasi dari keluarga pada awalnya pasien meang pendiam, sejak di PHK menjadi tambah pendim, dan sering mengurung diri di kamar. Apakah tindakan keperawatan yang utama pada pasien diatas?
Selalu menemani dimanapun pasien berada
Memberikan pendidikan kesehat pada keluarga
Mengajarkan cara berkenalan
Menjelaskan keuntungan dan kerugian bersosialisasi
Menanyakan penyebab menarik diri
Seorang perempuan 30 thn, dirawat di RSJ sudah 1 bulan, dengan masalah keperawatan jiwa isolasi sosial. Perawat berencana memberikan intervensi keluarga pada keluarga klien. Dengan menjelaskan tentang cara merawat pasien isolasi sosial
Apakah tujuan yang ingin dicapai perawat pada keluarga klien?
Keluarga mampu berinteraksi dengan klien
Keluarga mampu berinteraksi dengan orang lain
Keluarga mampu menyadari penyebab isos
Keluarga mampu berinteraksi dengan 2 orang atau lebih
Keluarga mampu merawat pasien isolasi sosial di rumah
Seorang laki-laki usia 19 tahun dirawat di RSJ dengan menarik diri, tidak mau berinteraksi dengan orang lain. Kakak klien mengatakan sejak kecil klien sering mendapatkan komentar-komentar negative, direndahkan, dan klien selalu disalahkan karna hal-hal kecil. Selain itu klien menjadi korban dari perceraian orang tua.
Termasuk kedalam faktor apakah penyebab masalah yang terjadi ?
Pattern of parenting
Ineffective coping
Lack of development task
Stressor internal
Stressor external
Seorang laki-laki berusia 18 tahun, sudah 3 minggu dirawat di RSJ dengan keluhan pasien sering menyendiri, kontak mata kurang dan tertawa sendiri. Kondisi pasien saat ini sudah kooperatif, orientasi realita pasien baik, mau diajak komunikasi walaupun singkat, pasien belum bisa berkomunikasi dengan pasien lain.
Apakah jenis terapi aktivitas kelompok yang cocok untuk pasien?
TAK stimulasi persepsi
TAK sosialisasi
TAK stimulasi sensori
TAK orientasi realita
TAK persepsi sensori
seorang mahasiswi teladan yang selalu percaya diri dan berpikiran positif pada dirinya sendiri sehingga dia bisa aktualisasi dan melaksanakan tugasnya sebagai mahasiswa dengan baik. Ciri yang ditunjukan oleh mahasiswi tsb merupakan ciri sehat jiwa yang dikemukakan oleh
WHO
Depkes RI
Townsend
Jahoda
Stuart
Seorang perawat jiwa melaksanakan tugasnya yaitu dengan melaksanakan komunikasi terapeutik pada saat memberikan intervensi pada pasien dimana tujuan komunikasi ini untuk membantu penyembuhan pasien tersebut.
Aktivitas mana yang dilakukan oleh perawat jiwa tersebut ?
Aktivitas askep langsung
Aktivitas askep tidak langsung
Aktivitas komunikasi
Aktivitas dalam pengelolaan
Aktivitas manajemen
Seorang perawat jiwa memberikan penyuluhan tentang prinsip – prinsip sehat jiwa pada masyarakat untuk mengurangi stigma pada pasien gangguan dengan memberikan penyuluhan ini diharapkan masyarakat dapat membantu proses penyembuhan klien ODGJ.
Tindakan yang dilakukan perawat tersebut termasuk kedalam ?
Prevensi primer
Presensi sekunder
Prevensi tersier
Falsafah keperawatan jiwa
Elemen keperawatan jiwa
Gangguan jiwa dapat terjadi pada seseorang bila akal tidak berfungsi dalam mengontrol kehendak, nafsu atau isnting, ketidakmampuan seseorang menggunakan akalnya untuk mematuhi tatatertib, peraturan, norma agama akan mendorong terjadinya penyimpangan perilaku.
Teori diatas termasuk kedalam model keperawatan jiwa ?
Model interpersonal
Model social
Model eksistensial
Model supportive teori
Model psychoanalittycal
Ganguan jiwa disebabkan factor biopsikososial dan respon maladaptive saat ini. Aspek biologisnya menjadi masalah, psikologisnya mengalami banyak keluhan, dan aspek sosialnya pun memiliki masalah, semuanya terakumulasi menjadi gangguan jiwa
Teori diatas termasuk kedalam model keperawatan jiwa ?
Model interpersonal
Model social
Model eksistensial
Model supportive teori
Model psychoanalittycal
Mahasiswa perawat akan mulai berdinas di rumah sakit jiwa, untuk pertemuan pertama mahasiswa ini telah menyiapkan SPTK orientasi. Mahasiswa ini telah mengisi bagian I proses perawatan yang terdiri dari kondisi klien dan masalah klien masih dikosongkan, sedangkan tujuan dan tindakan keperawatan telah diisi.
Apakah yang dituliskan di tujuan ?
Pasien mampu mengemukakan masalahnya
Pasien mempu membina hubungan saling percaya
Pasien mempu mengenal masalahnya
Pasien mampu menjelaskan identitasnya
Pasien mampu menjawab pertanyaan perawat
Mahasiwa mulai melakukan pengkajian pada pasien gangguan di ruangan rajawali, setelah perkenalan di pertemuan pertama mahasiswa berasumsi bahwa masalah semesntara pasien yaitu isolasi social.
Data focus untuk pasien isolasi yaitu ?
Alasan masuk
Factor predisposisi
Konsep diri
Hubungan sosial
persepsi
Mahasiswa melakukan pengkajian mengenai konsep diri pasien untuk mendapatkan data yang menunjang tentang gangguan konsep diri nya, dimana di pertemuan awal klien mengemukan merasa malu dengan tubuhnya yang kecil dan pendek.
Point yang manakah yang terganggu dari konsep diri klien ?
Harga diri
Ideal diri
Citra tubuh
Identitas diri
Peran diri
Seorang klien berkali kali bolak balik masuk rumah sakit, dengan alasan yang sama yaitu halusinasinya muncul kembali karena keluarga tidak ada yang mengawasi minum obat dan pasien pun merasa tidak ada gunanya minum obat karena efek nya menjadi ngantuk dan lemas.
Apa yang harus dikaji lebih dalam dari masalah pasien ?
Status mental
Pengalaman dirawat di RSJ
Pengobatan klien
Riwayat aniaya
Persepsi klien
Mahasiswa pada saat melakukan pengkajian status mental tidak semuanya harus di wawancara atau di tanyakan pada pasien, ada beberapa yang bisa dilakukan dengan cara observasai pada pasiennya langsung.
Manakah yang dapat dilakukan dengan observasi?
Persepsi
Isi pikir
Memori
Daya tilik diri
Aktivitas motorik
Seorang perempuan mengatakan bahwa dirinya selalu menyusahkan keluarganya dan merasa malu dengan hal tersebut, Lalu mahasiswa melakukan pengkajian secara mendalam pada Ny. Guna mendapatkan data yang menunjang untuk masalah hargadiri rendahnya.
Data focus pasien harga diri rendah adalah
Hubungan social
Konsep diri
Riwayat aniaya
Persepsi
penampilan
Seorang perempuan usia 23 tahundi rawat di ruang merpati dikarena, selalu menilai dirinya negative, tidak mampu melakukan apapun, pandangan hidup yang pesimis, dan penolakan terhadap kemampuan diri yang dimiliki.
Data diatas termasuk data ?
a.
b.
c.
d.
mayor
minor
objektif
subjektif
actual
Berdasarkan asuhan keperawatan khusus (SAK) tujuan yang dapat dilakukan pada pasien dengan harga diri rendah, dimana evaluasi dirinya negative dan selalu menganggap dirinya tidak mampu melakukan apapun yaitu pasien mampu
membina hubungan saling percaya
mengidentifikasi aspek positif
mengontrol perasaan
mengendalikan perilaku
menjelaskan kekurangannya
Tanggal 19 januari 2017 seorang perempuan mengalami kecelakaan parah dan dibawa ke RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. kliendilakukan amputasi pada kakinya. Pasca operasi klien mengalami penurunan nafsu makan , interaksi dengan orang lain menurun, muncul keputusasaan dalam dirinya. TD : 90/60 mmHg.
Diagnosa Keperawatan yang muncul pada kasus klien adalah
Gangguan Harga Diri
Gangguan citra tubuh
Gangguan peran
Gangguan Identitas
Gangguan Konsep Diri
Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke poliklinik RS Jiwa Pontianak mempunyai keluhan merasa tidak percaya diri dan malu dengan keluarganya dirumah dan teman-temannya di sekolahan karena dirinya ketahuan melakukan aborsi akibat hamil di luar nikah. Pada saat dikaji wanita tersebut tidak ada kontak mata, lebih banyak diam dan menundukkan kepala.
Apakah masalah psikososial yang tepat pada kasus di atas ?
Kehilangan/berduka
keputusasaan
Ketidakberdayaan
Gangguan citra tubuh
Harga diri rendah situasional
Seorang laki-laki umur 79 th pendidikan SD seorang buruh tani, dalam setahun ini klien masuk dan keluar rumah sakit sudah 4 kali dengan penyakit yang sama, yaitu Chronic Health failure. Klien malu dengan penyakitnya karena harus selalu dibesuk dan saudara dan klien pikir merepotkan orang lain.
Masalah keperawatan yang utama pada klien
Ketidakberdayaan
Ansietas
Harga diri rendah situasional
Keputusasaan
Koping individu inefektif
Klien merasa tidak berguna dengan apa yang dilakukan, merasa tidak mampu melakukan kegiatan harian walaupun hanya makan dan duduk disisi tempat tidur. Kepala sering terasa pusing, dan berpikir dekat dengan kematian. Saat dibicara, klien suara pelan, kontak mata mudah beralih, merasa khawatir dan sedih.
Tindakan keperawatan untuk kasus diatas;
Melatih klien untuk berinteraksi dengan yang lain
Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki klien
Melatih mengontrol emosi
Melatih mengontrol halusinasi dengan menghardik
Afirmasi positif
Klien merasa tidak berguna dengan apa yang dilakukan, merasa tidak mampu melakukan kegiatan harian walaupun hanya makan dan duduk disisi tempat tidur. Kepala sering terasa pusing, dan berpikir dekat dengan kematian. Saat dibicara, klien suara pelan, kontak mata mudah beralih, merasa khawatir dan sedih.
Tanda dan gejala harga diri rendah pada kasus diatas yaitu
Merasa malu
Merasa tidak berguna
Merasa pesimis
Merasa menyusahkan orang lain
Merasa tidak mampu melakukan apapun
Seorang laki-laki berumur 37 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Klien mengatakan bahwa dirinya jelek dan tidak berharga. Selama berinteraksi dengan perawat, pasien lebih sering menunduk, kontak mata kurang.. Manakah yang merupakan indikator dalam keberhasilan penanganan masalah di atas?
Pasien dapat menyebutkan kemampuan positif yang dimiliki
Pasien mengatakan bahwa dirinya tampan
Pasien mengatakan dirinya penting
Kontak mata pasien terlalu sering
Kontak mata kurang
Seorang perempuan berumur 35 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Klien mengatakan bahwa dirinya tidak punya kelebihan apapun. Klien lebih sering menunduk saat diajak berbicara.
Manakah diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada pasien?
Defisit Perawatan Diri
Perilaku Kekerasan
Harga diri rendah
Halusinasi
Delusi
Seorang perempuan berumur 35 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Klien mengatakan bahwa dirinya jelek dan tidak punya kelebihan apapun. Klien lebih sering menunduk saat diajak berbicara.
Manakah kemungkinan faktor predisposisi yang menyebabkan paien mengalami kondisi tersebut?
Pasien dimarahi oleh perawat
Keluarga sering menghina klien
Pasien baru saja diperkosa 3 hari yang lalu
Pasien bertengkar dengan teman sekamarnya di RSJ
Jatah makanan pasien di rumah sakit datang terlambat
Seorang perempuan,usia 21 tahun lulus D III Keperawatan tahun ini, saat kunjungan perawat komunitas di temukan keluhan malas makan,tidak tenang, dan susah tidur. Dari pengkajian keluarga didapatkan data,orang tua berharap agar anaknya menikah dulu karena ingin cepat punya cucu, sedangkam klien sendiri ingin kerja dulu seperti teman-temannya.. .
Pertanyaan
Apakah hasil rumusan pengkajian yang di dapatkan perawat pada kasus diatas?
Cemas antisipasi
Cemas sedang
Cemas ringan
Cemas berat
Cemas panik
Hasil pemeriksaan diketahui data persepsi pasien sangat sempit dan hanya mampu memusatkan perhatian kejadian yang sedang dialami Berdasarkan data diatas, pasien anxietas tingkat
Ringan
Sedang
Berat
Panik
Syock
Seorang perempuan, usia 18 tahun, mahasiswa semester 3 pada sebuah perguruan tinggi swasta di Jawa Timur, ia kost di lingkungan sekitar kampus bersama temannya. Hasil pengkajian klien sering mengeluh pusing kepala dan migrain, kadang melamun, mondar-mandir keluar masuk kamar mandi. Kepada perawat ia mengaku bila dirinya sedang dirundung malang karena sudah dua minggu terlambat datang bulan, ia takut sekali apa yang ia pikirkan benar adanya
Apakah situasi perasaan yang dialami klien saat ini sesuai gejala dan tanda pada kasus di atas ?
Kebingungan
Ketakutan
Kegelisahan
Kecemasan
Kekhawatiran
Seorang perempuan usia 19 tahun marah-marah di media sosial dengan menjelek-jelekkan pacarnya setelah dia tahu sendiri ternyata pacarnya sudah pindah ke lain hati. Sebagai kekasih hati ia merasa sangat kecewa dengan apa yang dia temukan.
Apakah kondisi terakhir yang di munculkan pasien bila pasien memiliki koping adaptif?
Anger
Denial
Bergaining
Deppresion
Acceptance
Seorang perempuan berusia 35 tahun diantar keluarganya ke Poli RS Jiwa karena sering menyendiri di kamar dan susah tidur. Menurut keluarga pasien 1 bulan yang lalu kehilangan suami akibat kecelakaan. Saat dikaji pasien berkata "Kenapa harus terjadi pada keluarga saya, kenapa bukan orang lain saja".
Manakah fase rentang respon kehilangan yang sesuai ?
Fase Marah
Fase Depresi
Fase Penerimaan
Fase Penyangkalan
Fase Tawar Menawar
Seorang wanita berusia 20 tahun, suaminya meninggal dunia 6 bulan yang lalu karena kecelakaan, saat ini dirawat di unit psikiatri, karena sedih yang berlebihan , penampilan diri tidak rapi, murung, tidak bersemangat, tidak mau berinteraksi denga orang lain, pandangan mata kosong, merasa putus asa , cenderung menyalahkan diri sendiri dan ada pikiran merusak diri/ bunuh diri
Apa yang menjadi faktor predisiposisi perilaku pasien dalam melakukan bunuh diri ?
Rendah diri
Impulsif
Regresi
Rasa bermusuhan
Proses kehilangan
Hasil pengkajian didapatkan data aktifitas sangat lesu, tidak bergairah, tidak napsu makan, tidak dapat tidur dan sering terjaga dan seringkali bertanya tentang penyakitnya berdasarkan hasil pemeriksaan fisik TD, RR dan nadi naik . Berdasarkan data diatas maka klien mengalami
Anxietas
Takut
Depresi
Kehilangan
Berduka
"Apakah dengan melakukan kegiatan keagamaan seperti berdoa, ibu dapat lebih tenang dalam menerima kehilangan ini”. Benar suster “dengan mendekatkan diri kepada Tuhan saya menjadi lebih tenang setelah kehilangan keluarga saya” Upaya yang dilakukan petugas kesehatan untuk membantu pasien mengatasi kehilangan merupakan upaya dalam hal….
Verbal (mengungkapkan perasaan)
Fisik (memberi kesempatan aktivitas fisik)
Sosial (berbagi dengan teman)
Spiritual (berdoa, berserah diri)
Non verbal
Pasien diajarkan untuk selalu bergaul dengan orang disekitarnya untuk membantu mengurangi kehilangan yang dialami. Adalah cara dilakukan melalui….
Verbal (mengungkapkan perasaan)
Fisik (memberi kesempatan aktivitas fisik)
Sosial (berbagi dengan teman)
Spiritual (berdoa, berserah diri)
Non verbal
Keberhasilan tindakan keperawatan pada pasien kehilangan ditandai dengan kemampuan pasien untuk ….
Mengungkapkan secara verbal tahap-tahap proses berduka yang normal dan perilaku yang berhubungan dengan tiap-tiap tahap berduka dan kehilangan
Mengekspresikan perasaan-perasaannya yang berhubungan denga konsep kehilangan secara berlebihan
Menunjukkan perilaku-perilaku yang berlebihan yang berhubungan dengan disfungsi berduka
Ketidakmampuan untuk melaksanakan aktifitas-aktifitas hidup sehari-hari secara mandiri
Bergantung pada orang lain disekitar
