wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Kep Jiwa d.kep

Total questions: 41

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat di RSJ sejak 3 hari yang lalu karena mengurung diri di kamar, menolak makan dan mandi. Hasil observasi yang dilakukan perawat klien tampak tidak mau berbicara, menyendiri, dan kontak mata kurang.

Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?

a)

Melatih klien berinteraksi

b)

Membuat jadwal kegiatan sehari-hari

c)

Mengajarkan hubungan sosial secara bertahap

d)

Mengidentifikasi penyebab tidak berinteraksi

e)

Melibatkan pasien dalam terapi aktivitas kelompok

2.

Seorang laki-laki usia 24 tahun diantar keluarga ke RSJ karena sering mengurung diri di rumah, tidak mau makan dan mandi. pada saat dilakukan pengkajian perawat klien tampak lesu dan tidak bergairah, afek datar, tatapan mata kosong, dan klien tampak kotor.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut ?

a)

Keputusasaan

b)

Harga diri rendah

c)

Isolasi sosial

d)

Ketidakberdayaan

e)

Defisit perawatan diri

3.

Seorang perempuan usia 45 tahun dirawat di RSJ sejak 1 minggu yang lalu karena mengurung diri di kamar, menolak makan dan mandi. Perawat telah memberikan intervensi dengan menanyakan penyebab klien tidak mau berinteraksi.

Apakah intervensi selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat pada kasus tersebut ?

a)

Melatih klien berinteraksi

b)

Membuat jadwal kegiatan sehari-hari

c)

Mengajarkan hubungan sosial secara bertahap

d)

Mengidentifikasi penyebab tidak berinteraksi

e)

Melibatkan pasien dalam terapi aktivitas kelompok

4.

Seorang perempuan berusia 23 tahun diantar keluarganya ke Poli Psikiatri karena sudah satu bulan sering menyendiri, tidak mau berinteraksi dengan orang lain, hal ini terjadi semenjak kekasihnya meninggal karena serangan jantung

Apa masalah keperawatan utama pada kasus diatas ?

a)

Isolasi sosial

b)

Keputusasaan

c)

Resiko bunuh diri

d)

Harga diri rendah

e)

Gangguan persepsi sensori

5.

Seorang perempuan berusia 29 tahun, dibawa ke rumah sakit jiwa sudah 4 hari ini. Klien selama dirawat cenderung menyendiri dan tidak mau berinteraksi dengan perawat/teman klien yang lain. Dari hasil pengkajian, klien pernah gagal mengikuti tes CPNS. Perawat sudah melakukan komunikasi terapeutik dengan klien tetapi klien masih belum kooperatif.

Apakah tindakan keperawatan selanjutnya yang perlu dilakukan perawat?

a)

Bersama klien mengidentifikasi koping positif yang masih dimiliki klien

b)

Membina hubungan saling percaya dengan klien

c)

Membantu memenuhi kebutuhan dasar klien

d)

Memotivasi klien untuk bersabar

e)

Memberikan rasa nyaman klien

6.

Seorang laki-laki, berusia 45 thn, pada saat dikaji klien tampak melamun dan tertawa sendiri. Klien selalu menyendiri, klien selalu berdiam diri di tempat tidur dan selalu memisahkan diri dari orang lai. Klien mengatakan bahwa ia merasa tidak enak bergaul dengan pasien lain. Perawat sudah memberikan cara berkenalan dengan satu orang. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada pasien?

a)

Mengidentifikasi penyebab klien menyendiri

b)

Memeraktekan cara berkenalan dengan satu orang

c)

Ajarkan cara berkenalan

d)

Melakukan bina hubungan saling percaya

e)

Mempraktekan cara berkenalan dengan satu oarang atau lebih

7.

Seorang perempuan 30 thn, dirawat di RSJ sudah 2 minggu, selalu menyendiri dikamar, jika perawat mendekat selalu menunduk dan menghindar. Saat diajak berkenalan oleh perawat tidak mau menjulurkan tangannya. Informasi dari keluarga pada awalnya pasien meang pendiam, sejak di PHK menjadi tambah pendim, dan sering mengurung diri di kamar. Apakah tindakan keperawatan yang utama pada pasien diatas?

a)

Selalu menemani dimanapun pasien berada

b)

Memberikan pendidikan kesehat pada keluarga

c)

Mengajarkan cara berkenalan

d)

Menjelaskan keuntungan dan kerugian bersosialisasi

e)

Menanyakan penyebab menarik diri

8.

Seorang perempuan 30 thn, dirawat di RSJ sudah 1 bulan, dengan masalah keperawatan jiwa isolasi sosial. Perawat berencana memberikan intervensi keluarga pada keluarga klien. Dengan menjelaskan tentang cara merawat pasien isolasi sosial

Apakah tujuan yang ingin dicapai perawat pada keluarga klien?

a)

Keluarga mampu berinteraksi dengan klien

b)

Keluarga mampu berinteraksi dengan orang lain

c)

Keluarga mampu menyadari penyebab isos

d)

Keluarga mampu berinteraksi dengan 2 orang atau lebih

e)

Keluarga mampu merawat pasien isolasi sosial di rumah

9.

Seorang laki-laki usia 19 tahun dirawat di RSJ dengan menarik diri, tidak mau berinteraksi dengan orang lain. Kakak klien mengatakan sejak kecil klien sering mendapatkan komentar-komentar negative, direndahkan, dan klien selalu disalahkan karna hal-hal kecil. Selain itu klien menjadi korban dari perceraian orang tua.

Termasuk kedalam faktor apakah penyebab masalah yang terjadi ?

a)

Pattern of parenting

b)

Ineffective coping

c)

Lack of development task

d)

Stressor internal

e)

Stressor external

10.

Seorang laki-laki berusia 18 tahun, sudah 3 minggu dirawat di RSJ dengan keluhan pasien sering menyendiri, kontak mata kurang dan tertawa sendiri. Kondisi pasien saat ini sudah kooperatif, orientasi realita pasien baik, mau diajak komunikasi walaupun singkat, pasien belum bisa berkomunikasi dengan pasien lain.

Apakah jenis terapi aktivitas kelompok yang cocok untuk pasien?

a)

TAK stimulasi persepsi

b)

TAK sosialisasi

c)

TAK stimulasi sensori

d)

TAK orientasi realita

e)

TAK persepsi sensori

11.

seorang mahasiswi teladan yang selalu percaya diri dan berpikiran positif pada dirinya sendiri sehingga dia bisa aktualisasi dan melaksanakan tugasnya sebagai mahasiswa dengan baik. Ciri yang ditunjukan oleh mahasiswi tsb merupakan ciri sehat jiwa yang dikemukakan oleh

a)

WHO

b)

Depkes RI

c)

Townsend

d)

Jahoda

e)

Stuart

12.

Seorang perawat jiwa melaksanakan tugasnya yaitu dengan melaksanakan komunikasi terapeutik pada saat memberikan intervensi pada pasien dimana tujuan komunikasi ini untuk membantu penyembuhan pasien tersebut.

Aktivitas mana yang dilakukan oleh perawat jiwa tersebut ?

a)

Aktivitas askep langsung

b)

Aktivitas askep tidak langsung

c)

Aktivitas komunikasi

d)

Aktivitas dalam pengelolaan

e)

Aktivitas manajemen

13.

Seorang perawat jiwa memberikan penyuluhan tentang prinsip – prinsip sehat jiwa pada masyarakat untuk mengurangi stigma pada pasien gangguan dengan memberikan penyuluhan ini diharapkan masyarakat dapat membantu proses penyembuhan klien ODGJ.

Tindakan yang dilakukan perawat tersebut termasuk kedalam ?

a)

Prevensi primer

b)

Presensi sekunder

c)

Prevensi tersier

d)

Falsafah keperawatan jiwa

e)

Elemen keperawatan jiwa

14.

Gangguan jiwa dapat terjadi pada seseorang bila akal tidak berfungsi dalam mengontrol kehendak, nafsu atau isnting, ketidakmampuan seseorang menggunakan akalnya untuk mematuhi tatatertib, peraturan, norma agama akan mendorong terjadinya penyimpangan perilaku.

Teori diatas termasuk kedalam model keperawatan jiwa ?

a)

Model interpersonal

b)

Model social

c)

Model eksistensial

d)

Model supportive teori

e)

Model psychoanalittycal

15.

Ganguan jiwa disebabkan factor biopsikososial dan respon maladaptive saat ini. Aspek biologisnya menjadi masalah, psikologisnya mengalami banyak keluhan, dan aspek sosialnya pun memiliki masalah, semuanya terakumulasi menjadi gangguan jiwa

Teori diatas termasuk kedalam model keperawatan jiwa ?

a)

Model interpersonal

b)

Model social

c)

Model eksistensial

d)

Model supportive teori

e)

Model psychoanalittycal

16.

Mahasiswa perawat akan mulai berdinas di rumah sakit jiwa, untuk pertemuan pertama mahasiswa ini telah menyiapkan SPTK orientasi. Mahasiswa ini telah mengisi bagian I proses perawatan yang terdiri dari kondisi klien dan masalah klien masih dikosongkan, sedangkan tujuan dan tindakan keperawatan telah diisi.

Apakah yang dituliskan di tujuan ?

a)

Pasien mampu mengemukakan masalahnya

b)

Pasien mempu membina hubungan saling percaya

c)

Pasien mempu mengenal masalahnya

d)

Pasien mampu menjelaskan identitasnya

e)

Pasien mampu menjawab pertanyaan perawat

17.

Mahasiwa mulai melakukan pengkajian pada pasien gangguan di ruangan rajawali, setelah perkenalan di pertemuan pertama mahasiswa berasumsi bahwa masalah semesntara pasien yaitu isolasi social.

Data focus untuk pasien isolasi yaitu ?

a)

Alasan masuk

b)

Factor predisposisi

c)

Konsep diri

d)

Hubungan sosial

e)

persepsi

18.

Mahasiswa melakukan pengkajian mengenai konsep diri pasien untuk mendapatkan data yang menunjang tentang gangguan konsep diri nya, dimana di pertemuan awal klien mengemukan merasa malu dengan tubuhnya yang kecil dan pendek.

Point yang manakah yang terganggu dari konsep diri klien ?

a)

Harga diri

b)

Ideal diri

c)

Citra tubuh

d)

Identitas diri

e)

Peran diri

19.

Seorang klien berkali kali bolak balik masuk rumah sakit, dengan alasan yang sama yaitu halusinasinya muncul kembali karena keluarga tidak ada yang mengawasi minum obat dan pasien pun merasa tidak ada gunanya minum obat karena efek nya menjadi ngantuk dan lemas.

Apa yang harus dikaji lebih dalam dari masalah pasien ?

a)

Status mental

b)

Pengalaman dirawat di RSJ

c)

Pengobatan klien

d)

Riwayat aniaya

e)

Persepsi klien

20.

Mahasiswa pada saat melakukan pengkajian status mental tidak semuanya harus di wawancara atau di tanyakan pada pasien, ada beberapa yang bisa dilakukan dengan cara observasai pada pasiennya langsung.

Manakah yang dapat dilakukan dengan observasi?

a)

Persepsi

b)

Isi pikir

c)

Memori

d)

Daya tilik diri

e)

Aktivitas motorik

21.

Seorang perempuan mengatakan bahwa dirinya selalu menyusahkan keluarganya dan merasa malu dengan hal tersebut, Lalu mahasiswa melakukan pengkajian secara mendalam pada Ny. Guna mendapatkan data yang menunjang untuk masalah hargadiri rendahnya.

Data focus pasien harga diri rendah adalah

a)

Hubungan social

b)

Konsep diri

c)

Riwayat aniaya

d)

Persepsi

e)

penampilan

22.

Seorang perempuan usia 23 tahundi rawat di ruang merpati dikarena, selalu menilai dirinya negative, tidak mampu melakukan apapun, pandangan hidup yang pesimis, dan penolakan terhadap kemampuan diri yang dimiliki.

Data diatas termasuk data ?

a.

b.

c.

d.

a)

mayor

b)

minor

c)

objektif

d)

subjektif

e)

actual

23.

Berdasarkan asuhan keperawatan khusus (SAK) tujuan yang dapat dilakukan pada pasien dengan harga diri rendah, dimana evaluasi dirinya negative dan selalu menganggap dirinya tidak mampu melakukan apapun yaitu pasien mampu

a)

membina hubungan saling percaya

b)

mengidentifikasi aspek positif

c)

mengontrol perasaan

d)

mengendalikan perilaku

e)

menjelaskan kekurangannya

24.

Tanggal 19 januari 2017 seorang perempuan mengalami kecelakaan parah dan dibawa ke RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. kliendilakukan amputasi pada kakinya. Pasca operasi klien mengalami penurunan nafsu makan , interaksi dengan orang lain menurun, muncul keputusasaan dalam dirinya. TD : 90/60 mmHg.

Diagnosa Keperawatan yang muncul pada kasus klien adalah

a)

Gangguan Harga Diri

b)

Gangguan citra tubuh

c)

Gangguan peran

d)

Gangguan Identitas

e)

Gangguan Konsep Diri

25.

Seorang perempuan berusia 18 tahun datang ke poliklinik RS Jiwa Pontianak mempunyai keluhan merasa tidak percaya diri dan malu dengan keluarganya dirumah dan teman-temannya di sekolahan karena dirinya ketahuan melakukan aborsi akibat hamil di luar nikah. Pada saat dikaji wanita tersebut tidak ada kontak mata, lebih banyak diam dan menundukkan kepala.

Apakah masalah psikososial yang tepat pada kasus di atas ?

a)

Kehilangan/berduka

b)

keputusasaan

c)

Ketidakberdayaan

d)

Gangguan citra tubuh

e)

Harga diri rendah situasional

26.

Seorang laki-laki umur 79 th pendidikan SD seorang buruh tani, dalam setahun ini klien masuk dan keluar rumah sakit sudah 4 kali dengan penyakit yang sama, yaitu Chronic Health failure. Klien malu dengan penyakitnya karena harus selalu dibesuk dan saudara dan klien pikir merepotkan orang lain.

Masalah keperawatan yang utama pada klien

a)

Ketidakberdayaan

b)

Ansietas

c)

Harga diri rendah situasional

d)

Keputusasaan

e)

Koping individu inefektif

27.

Klien merasa tidak berguna dengan apa yang dilakukan, merasa tidak mampu melakukan kegiatan harian walaupun hanya makan dan duduk disisi tempat tidur. Kepala sering terasa pusing, dan berpikir dekat dengan kematian. Saat dibicara, klien suara pelan, kontak mata mudah beralih, merasa khawatir dan sedih.

Tindakan keperawatan untuk kasus diatas;

a)

Melatih klien untuk berinteraksi dengan yang lain

b)

Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki klien

c)

Melatih mengontrol emosi

d)

Melatih mengontrol halusinasi dengan menghardik

e)

Afirmasi positif

28.

Klien merasa tidak berguna dengan apa yang dilakukan, merasa tidak mampu melakukan kegiatan harian walaupun hanya makan dan duduk disisi tempat tidur. Kepala sering terasa pusing, dan berpikir dekat dengan kematian. Saat dibicara, klien suara pelan, kontak mata mudah beralih, merasa khawatir dan sedih.

Tanda dan gejala harga diri rendah pada kasus diatas yaitu

a)

Merasa malu

b)

Merasa tidak berguna

c)

Merasa pesimis

d)

Merasa menyusahkan orang lain

e)

Merasa tidak mampu melakukan apapun

29.

Seorang laki-laki berumur 37 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Klien mengatakan bahwa dirinya jelek dan tidak berharga. Selama berinteraksi dengan perawat, pasien lebih sering menunduk, kontak mata kurang.. Manakah yang merupakan indikator dalam keberhasilan penanganan masalah di atas?

a)

Pasien dapat menyebutkan kemampuan positif yang dimiliki

b)

Pasien mengatakan bahwa dirinya tampan

c)

Pasien mengatakan dirinya penting

d)

Kontak mata pasien terlalu sering

e)

Kontak mata kurang

30.

Seorang perempuan berumur 35 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Klien mengatakan bahwa dirinya tidak punya kelebihan apapun. Klien lebih sering menunduk saat diajak berbicara.

Manakah diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan pada pasien?

a)

Defisit Perawatan Diri

b)

Perilaku Kekerasan

c)

Harga diri rendah

d)

Halusinasi

e)

Delusi

31.

Seorang perempuan berumur 35 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa. Klien mengatakan bahwa dirinya jelek dan tidak punya kelebihan apapun. Klien lebih sering menunduk saat diajak berbicara.

Manakah kemungkinan faktor predisposisi yang menyebabkan paien mengalami kondisi tersebut?

a)

Pasien dimarahi oleh perawat

b)

Keluarga sering menghina klien

c)

Pasien baru saja diperkosa 3 hari yang lalu

d)

Pasien bertengkar dengan teman sekamarnya di RSJ

e)

Jatah makanan pasien di rumah sakit datang terlambat

32.

Seorang perempuan,usia 21 tahun lulus D III Keperawatan tahun ini, saat kunjungan perawat komunitas di temukan keluhan malas makan,tidak tenang, dan susah tidur. Dari pengkajian keluarga didapatkan data,orang tua berharap agar anaknya menikah dulu karena ingin cepat punya cucu, sedangkam klien sendiri ingin kerja dulu seperti teman-temannya.. .

Pertanyaan

Apakah hasil rumusan pengkajian yang di dapatkan perawat pada kasus diatas?

a)

Cemas antisipasi

b)

Cemas sedang

c)

Cemas ringan

d)

Cemas berat

e)

Cemas panik

33.

Hasil pemeriksaan diketahui data persepsi pasien sangat sempit dan hanya mampu memusatkan perhatian kejadian yang sedang dialami Berdasarkan data diatas, pasien anxietas tingkat

a)

Ringan

b)

Sedang

c)

Berat

d)

Panik

e)

Syock

34.

Seorang perempuan, usia 18 tahun, mahasiswa semester 3 pada sebuah perguruan tinggi swasta di Jawa Timur, ia kost di lingkungan sekitar kampus bersama temannya. Hasil pengkajian klien sering mengeluh pusing kepala dan migrain, kadang melamun, mondar-mandir keluar masuk kamar mandi. Kepada perawat ia mengaku bila dirinya sedang dirundung malang karena sudah dua minggu terlambat datang bulan, ia takut sekali apa yang ia pikirkan benar adanya

Apakah situasi perasaan yang dialami klien saat ini sesuai gejala dan tanda pada kasus di atas ?

a)

Kebingungan

b)

Ketakutan

c)

Kegelisahan

d)

Kecemasan

e)

Kekhawatiran

35.

Seorang perempuan usia 19 tahun marah-marah di media sosial dengan menjelek-jelekkan pacarnya setelah dia tahu sendiri ternyata pacarnya sudah pindah ke lain hati. Sebagai kekasih hati ia merasa sangat kecewa dengan apa yang dia temukan.

Apakah kondisi terakhir yang di munculkan pasien bila pasien memiliki koping adaptif?

a)

Anger

b)

Denial

c)

Bergaining

d)

Deppresion

e)

Acceptance

36.

Seorang perempuan berusia 35 tahun diantar keluarganya ke Poli RS Jiwa karena sering menyendiri di kamar dan susah tidur. Menurut keluarga pasien 1 bulan yang lalu kehilangan suami akibat kecelakaan. Saat dikaji pasien berkata "Kenapa harus terjadi pada keluarga saya, kenapa bukan orang lain saja".

Manakah fase rentang respon kehilangan yang sesuai ?

a)

Fase Marah

b)

Fase Depresi

c)

Fase Penerimaan

d)

Fase Penyangkalan

e)

Fase Tawar Menawar

37.

Seorang wanita berusia 20 tahun, suaminya meninggal dunia 6 bulan yang lalu karena kecelakaan, saat ini dirawat di unit psikiatri, karena sedih yang berlebihan , penampilan diri tidak rapi, murung, tidak bersemangat, tidak mau berinteraksi denga orang lain, pandangan mata kosong, merasa putus asa , cenderung menyalahkan diri sendiri dan ada pikiran merusak diri/ bunuh diri

Apa yang menjadi faktor predisiposisi perilaku pasien dalam melakukan bunuh diri ?

a)

Rendah diri

b)

Impulsif

c)

Regresi

d)

Rasa bermusuhan

e)

Proses kehilangan

38.

Hasil pengkajian didapatkan data aktifitas sangat lesu, tidak bergairah, tidak napsu makan, tidak dapat tidur dan sering terjaga dan seringkali bertanya tentang penyakitnya berdasarkan hasil pemeriksaan fisik TD, RR dan nadi naik . Berdasarkan data diatas maka klien mengalami

a)

Anxietas

b)

Takut

c)

Depresi

d)

Kehilangan

e)

Berduka

39.

"Apakah dengan melakukan kegiatan keagamaan seperti berdoa, ibu dapat lebih tenang dalam menerima kehilangan ini”. Benar suster “dengan mendekatkan diri kepada Tuhan saya menjadi lebih tenang setelah kehilangan keluarga saya” Upaya yang dilakukan petugas kesehatan untuk membantu pasien mengatasi kehilangan merupakan upaya dalam hal….

a)

Verbal (mengungkapkan perasaan)

b)

Fisik (memberi kesempatan aktivitas fisik)

c)

Sosial (berbagi dengan teman)

d)

Spiritual (berdoa, berserah diri)

e)

Non verbal

40.

Pasien diajarkan untuk selalu bergaul dengan orang disekitarnya untuk membantu mengurangi kehilangan yang dialami. Adalah cara dilakukan melalui….

a)

Verbal (mengungkapkan perasaan)

b)

Fisik (memberi kesempatan aktivitas fisik)

c)

Sosial (berbagi dengan teman)

d)

Spiritual (berdoa, berserah diri)

e)

Non verbal

41.

Keberhasilan tindakan keperawatan pada pasien kehilangan ditandai dengan kemampuan pasien untuk ….

a)

Mengungkapkan secara verbal tahap-tahap proses berduka yang normal dan perilaku yang berhubungan dengan tiap-tiap tahap berduka dan kehilangan

b)

Mengekspresikan perasaan-perasaannya yang berhubungan denga konsep kehilangan secara berlebihan

c)

Menunjukkan perilaku-perilaku yang berlebihan yang berhubungan dengan disfungsi berduka

d)

Ketidakmampuan untuk melaksanakan aktifitas-aktifitas hidup sehari-hari secara mandiri

e)

Bergantung pada orang lain disekitar