wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS PPU

Total questions: 48

Worksheet time: 2hrs 44mins

Name
Class
Date
1.
Tahap awal pengelolaan partikel debu di industri adalah debu dikumpulkan kepada satu titik pengelolaan selanjutnya, dengan maksud
a)
Memudahkan pengelolaan
b)
Mengurangi biaya pengelolaan
c)
Mengurangi tenaga kerja pengelolaan
d)
Memenuhi ketentuan yang berlaku
e)
Tidak ada yang benar
2.
Fungsi cerobong adalah untuk mendisfersikan polutan yang dihasilkan pabrik sehingga
a)
Tidak perlu lagi pengelolaan lain
b)
Gas dan partikulat akan hilang dengan semakin tingginya cerobong
c)
Gas dan partikulat harus diolah dahulu sebelum dibuang melalui cerobong
d)
Corobong tidak perlu terlalu tinggi yang penting tekanan dalam cerobong besar
e)
Tidak ada yang benar
3.
Disain ketinggian cerobong diantaranya harus mempertimbangkan
a)
Biaya operasional
b)
Kemudahan perawatan
c)
Jenis dan konsentrasi pulutan
d)
Kemudahan sampling
e)
Tidak ada yang benar
4.

Lokasi area tempat sampling udara emisi pada cerobong didesain pada (jika D adalah diameter cerobong rata rata)

a)

2D dari down stream atau 8D dari up stream

b)

4D dari up stream atau 6D dari down stream

c)

2D dari up stream atau 8D dari down stream

d)

Dimana saja asalkan mudah dalam mengambil sampelnya

e)

Tidak ada yang benar

5.
Misalkan diameter cerobong 100 Cm dan tinggi cerobong 20 m, maka lokasi tempat pengambilan sampel berada pada
a)
200 Cm dari up stream
b)
200 Cm dari down stream
c)
800 Cm dari down strean
d)
d. 600 Cm dari down stream
e)
Tidak ada yang benar
6.

Kelebihan menggunakan EP adalah

a)

(a) Memiliki penurunan tenakan yang konstan dengan kinerja bervariasi

b)

(b) Memiliki efisiensi relatif tinggi

c)

(c) Tahan pada kondisi suhu yang ekstrim

d)

Jawaban (a), (b), (c), benar semua

e)

Tidak ada yang benar

7.
Kekurangan menggunakan EP adalah, kecuali
a)
Tidak mungkin digunakan di pabrik dengan kapasitas kecil
b)
Tidak dapat menangani polutan gas
c)
Tidak Perlu tempat yang luas untuk instalasi
d)
Biaya modal awal relatif tinggi
e)
Tidak ada yang benar
8.
Diantara prinsif kerja EP adalah, kecuali
a)
Partikulat/debu diberikan muatan negatif
b)
Partikulat/debu ditangkap oleh kolom yang bermuatan positif
c)
Partikulat/debu di pisahkan dari sistem EP
d)
Partikulat/debu seluruhnya (100%) terpisahkan di sistem EP
e)
Tidak ada yang benar
9.

EP sangat cocok diaplikasikan pada industri

a)

(a) Industri semen

b)

(b) Industri peleburan besi

c)

(c) Pembangkit listrik tenaga uap

d)

Jawaban (a), (b), (c) betul semua

e)

ada 2 yang benar

10.

Keuntungan mengunakan siklon adalah

a)

(a) Tidak banyak bagian yang berputar

b)

(b) Tidak dapat digunakan pada segala kondisi suhu

c)

(c) Harganya relatif mahal

d)

Jawaban (a), (b), (c) benar semua

e)

Tidak ada yang benar

11.
Pengelolaan pencemaran udara dengan alat siklon
a)
Dapat memisahkan semua jenis partikulat
b)
Dapat memisahkan pencemar gas dari partikulat
c)
Dapat memisahkan partikel dengan ukuran PM 10
d)
Dapat dipasang di industri kecil menengah yang menghasilkan debu
e)
Tidak ada yang benar
12.
Pengolahan debu dengan mengunakan saringan/filter mempunyai keunggulan
a)
Dapat dioperasikan pada volume alir yang berbeda beda
b)
Dapat dioperasikan pada kondisi partikulat yang berbeda beda
c)
Kehilangan tekanan cukup rendah
d)
Efisiensi cukup tinggi untuk partikulat yang besar
e)
Tidak ada yang benar
13.
Semakin tinggi laju alir dan kadar pencemar maka
a)
Semakin mahal alat yang harus digunakan
b)
Semakin berat untuk melakukan proses pengendalian yang sesuai baku mutu
c)
Semakin berat dalam pemantauan dan sampling emisinya
d)
Semakin susah pengawasan yang sesuai baku mutu yang berlaku
e)
Benar semua
14.
Berikut merupakan metode uji , yang dipergunakan untuk analisis udara ambien, kecuali..
a)
SNI 19-7119.7-2005 Cara uji kadar sulfur dioksida (SO2)
b)
SNI 7119-8:2017. Cara uji kadar oksidan dengan metode neutral buffer kalium iodida
c)
SNI 19-7119.3-2005. Cara uji partikel tersuspensi total menggunakan peralatan high volume air sampler (HVAS)
d)
SNI 19-7117.9-2005. Cara Uji kadar Hidrogen floride dengan metode kompleks lantahanum alizarin menggunakan spektrofotometer
e)
SNI 19-7119.4-2005. Cara uji kadar timbal (Pb) dengan metoda dekstruksi basah menggunakan spektrofotometer serapan atom
15.
Berikut adalah alasan-alasan yang dapat dijadikan argumen mengapa analisis logam di udara ambien tidak dapat menggunakan peralatan impinger, kecuali ..
a)
Logam memiliki massa yang berat
b)
Logam kelarutannya rendah di udara
c)
Kekuatan menghisap pompa impinger relatif kecil
d)
Jarak selang ke pompa terlalu jauh
e)
Tidak ada larutan penjerap yang cocok
16.

Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan liter .............

a)

1,05 L

b)

10,5 L

c)

0,175 L

d)

175 L

e)

10500 L

17.

Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan Nm3 (kondisi standar) .......

a)

10,5 Nm3

b)

0,0105 Nm3

c)

0,01036 Nm3

d)

0,0106 Nm3

e)

10,6 Nm3

18.

Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapa Bobot debunya yang tertahan dikertas saring ...

a)

1125,3 mg

b)

79,7 mg

c)

79,7 g

d)

0,0797 mg

e)

Salah semua

19.

Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapakah kadar debunya dalam satuan mg / m3 ...................

a)

7930,3 mg / m3

b)

7,9303 mg / m3

c)

7930300 mg / m3

d)

7693050 mg / m3

e)

7693,05 mg / m3

20.

Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapakah kadar debunya dalam satuan mg / Nm3 ...................

a)

7,69305 mg / Nm3

b)

0,7693050 mg / Nm3

c)

7693,05 mg / Nm3

d)

7693050 mg / Nm3

e)

Salah semua

21.

Berikut merupakan data pengukuran udara ambient untuk parameter SOx, . Suhu udara ambien 30 0C, tekanan 0,994 atm dan rata-rata laju alir 500 mL/menit serta lama sampling 1 jam. Data Kurva kalibrasi SOx adalah Y= 4,21x + 0,3 ; absorbansi sampel = 0,65 Au

Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L dan volume labu takar sampel untuk parameter SOx 25 mL. Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan m3 ?

a)

0,003 m3

b)

0,03 m3

c)

0,005 m3

d)

0,05 m3

e)

0,5 m3

22.

Berikut merupakan data pengukuran udara ambient untuk parameter SOx, . Suhu udara ambien 30 0C, tekanan 0,994 atm dan rata-rata laju alir 500 mL/menit serta lama sampling 1 jam. Data Kurva kalibrasi SOx adalah Y= 4,21x + 0,3 ; absorbansi sampel = 0,65 Au

Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan Nm3 (kondisi standar) ?

Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L dan volume labu takar sampel untuk parameter SOx 25 mL. Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan Nm3 ?

a)

0,003 Nm3

b)

0,0293 Nm3

c)

0,053 Nm3

d)

0,0052 Nm3

e)

0,53 Nm3

23.

Berikut merupakan data pengukuran udara ambient untuk parameter SOx, . Suhu udara ambien 30 0C, tekanan 0,994 atm dan rata-rata laju alir 500 mL/menit serta lama sampling 1 jam. Data Kurva kalibrasi SOx adalah Y= 4,21x + 0,3 ; absorbansi sampel = 0,65 Au

Berapakah kadar SOx terukur atau terbaca di alat spektro ?


Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L dan volume labu takar sampel untuk parameter SOx 25 mL.

a)

0,65 mg/L

b)

0,083 mg/L

c)

0,15 mg/L

d)

0,225 mg/L

e)

3,03 mg/L

24.

Berikut merupakan data pengukuran udara ambient untuk parameter SOx, . Suhu udara ambien 30 0C, tekanan 0,994 atm dan rata-rata laju alir 500 mL/menit serta lama sampling 1 jam. Data Kurva kalibrasi SOx adalah Y= 4,21x + 0,3 ; absorbansi sampel = 0,65 Au

Berapakah kadar SOx dalam udara ambien tersebut dalam satuan ug/Nm3 ?

Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L dan volume labu takar sampel untuk parameter SOx 25 mL.

a)

3,03 ug/Nm3

b)

0,083 ug/Nm3

c)

70,8 ug/Nm3

d)

0,071 ug/Nm3

e)

0,069 ug/Nm3

25.

Berikut merupakan data kurva kalibrasi untuk parameter SOx, NOx, Ox dan NH3 .

Kurva kalibrasi NH3 : Y= 0,153x + 0,05 ;

Kurva kalibrasi Ox Y = 0,312x + 0,007 ;

Kurva kalibrasi SOx : Y= 4,21x + 0,3 ;

Kurva kalibrasi NOx : Y = 1,684x +0,02.

Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L.

Metode uji manakah yang memiliki sensitifitas terkecil .....

a)

Metode uji untuk parameter NH3

b)

Metode uji untuk parameter Ox

c)

Metode uji untuk parameter SOx

d)

Metode uji untuk parameter NOx

e)

Semuanya sensitif karena satuan standarnya ppm (mg/L)

26.

Berikut merupakan data kurva kalibrasi untuk parameter SOx, NOx, Ox dan NH3 .

Kurva kalibrasi NH3 : Y= 0,153x + 0,05 ;

Kurva kalibrasi Ox Y = 0,312x + 0,007 ;

Kurva kalibrasi SOx : Y= 4,21x + 0,3 ;

Kurva kalibrasi NOx : Y = 1,684x +0,02.

Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L.

Metode uji manakah yang memiliki limit deteksi terkecil .........

a)

Metode uji untuk parameter Ox

b)

Metode uji untuk parameter SOx

c)

Metode uji untuk parameter NOx

d)

Metode uji untuk parameter NH3

e)

Semuanya kecil karena satuannya ppm (mg/L)

27.

Berikut merupakan data kurva kalibrasi untuk parameter SOx, NOx, Ox dan NH3 .

Kurva kalibrasi NH3 : Y= 0,153x + 0,05 ;

Kurva kalibrasi Ox Y = 0,312x + 0,007 ;

Kurva kalibrasi SOx : Y= 4,21x + 0,3 ;

Kurva kalibrasi NOx : Y = 1,684x +0,02.

Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L.

Kurva kalibrasi manakah yang memiliki nilai slope terbesar .........

a)

Kurva kalibrasi NH3

b)

Kurva kalibrasi SOx

c)

Kurva kalibrasi Ox

d)

Kurva kalibrasi NOx

e)

Kecil semua karena satuannya mg/L

28.

Jika Kadar NH3 1672 μg/Nm3, maka berapakah nilainya jika satuannya ingin dijadikan mg/Nm3.

a)

1,672

b)

16,72

c)

167,2

d)

1672000

e)

Tidak ada yang benar

29.

Jika kadar Kadar NO2 0,105 mg/Nm3. Berapakah nilainya jika ingin dijadikan satuannya mmol/Nm3. (Diketahui Ar N=14 ; dan O =16)

a)

4,83

b)

0,00228

c)

24,45

d)

22,4

e)

Tetap 0,105 karena NO2 adalah gas

30.
Jika kadar Kadar Ox 1 mmol/Nm3. Berapakah nilainya jika ingin dijadikan satuannya mL/Nm3 atau ppm ....
a)
1 ppm
b)
22,4 ppm
c)
24,45 ppm
d)
0,04 ppm
e)
Tidak bisa karena Ox adalah gas
31.
Berikut merupakan pernyataan yang benar tentang nilai satuan ppm dalam parameter udara ambien (SOx,NOx,Ox , NH3) , kecuali ....
a)
Merupakan satuan Volum / volum (V/V)
b)
Satuannya bisa dalam mg / m3
c)
Satuannya bisa dalam mL /m3
d)
Satuannya bisa dalam L /1000 m3
e)
Satuannya bisa dalam uL /L
32.
Berikut pernyataan yang benar berkaitan dengan pengambilan sampel untuk sampling partikulat harus memenuhi kaidah isokinetik , kecuali ...
a)
Agar kadar partikulat mencerminkan nilai sebenarnya
b)
Partikulat memiliki kecepatan yang berbeda-beda pada tiap lintasan
c)
Parikulat ukurannya beragam
d)
Laju alir flue gas partikulat relatif sama
e)
Benar semua
33.
Cara uji kadar sulfur dioksida (SO2) menggunakan ...................
a)
Metode neutral buffer kalium iodida (NBKI) menggunakan spektrofotometer
b)
Metode pararosanilin dengan cara reaksi kompleks berwarna
c)
Metoda Griess Saltzman dengan cara reaksi kompleks berwarna
d)
Metoda Griess Saltzman menggunakan spektrofotometer
e)
Metode pararosanilin menggunakan spektrofotometer serapan atom
34.

Satuan µg/Nm3 dibaca sebagai mikrogram per normal meter kubik, notasi N menunjukan satuan volum hisap udara kering di koreksi pada kondisi normal, yaitu .....

a)

(0oC, 1 atm)

b)

(298 K, 760 mmHg)

c)

(25oC, 760 CmHg)

d)

(273K, 760 mmHg)

e)

Salah semua

35.
Larutan penjerap tetrakloromerkurat (TCM) 0,04 M digunakan untuk menjerap senyawaan ..
a)
Partikulat
b)
NOx
c)
Ox
d)
NH3
e)
SOx
36.
Berikut merupakan bahan yang dipergunakan untuk membuat larutan penjerap oksidan, kecuali......
a)
KI
b)
Na2HPO4.12H2O
c)
NaOH 1 % (b/v)
d)
pH meter untuk mengatur pH pada 6,8 ± 0,2
e)
  H3PO4 1 % (b/v).
37.
Berikut merupakan bahan yang dipergunakan untuk membuat larutan penjerap Griess Saltzman, kecuali......
a)
Asam sulfanilat
b)
Asam asetat anhidrid
c)
N-(1-naftil)-etilendiamin dihidroklorida
d)
Akuades
e)
Benar semua , tidak ada yang salah
38.

Untuk membuat larutan induk nitrit (NO2) 1640 µg/mL sebanyak 1 liter, maka garam NaNO2 yang harus ditimbang adalah ...... ( Massa atom relatif N=14 ; dan O 16)

a)

2,46 g

b)

0,246 g

c)

1640.000 μg atau 1640 mg

d)

1093,3 g

e)

1093,3 mg

39.
Larutan standar Induk amoniak diawetkan dengan menambahkan senyawa ....
a)
Aseton
b)
Larutan natrium nitroprusida (Na2Fe(CN)5NO.2H2O) 2%
c)
Kloroform atau CHCl3
d)
NaOCl 3,7%
e)
Asam Sulfat 97%
40.
Komponen peralatan pengambil sampel udara ambient yang membutuhkan sumber daya energi adalah ....
a)
Corong sampel
b)
Impinger
c)
Flow meter
d)
Pompa
e)
Selang ulir
41.
Berikut merupakan pernyataan yang berkaiatan dengan High volume air sampler (HVAS), kecuali ......
a)
Peralatan yang digunakan untuk pengumpulan kandungan partikel melalui filtrasi sejumlah besar volum udara di atmosfer
b)
Memakai pompa vakum kapasitas tinggi
c)
Dilengkapi dengan filter dan alat ukur dan kontrol laju alir
d)
Filternya dapat digunakan berulang kali
e)
Daya digunakan untuk menyaring partikel PM 2,5 dan PM 10
42.
Berikut merupakan tahapan pengambilan contoh uji partikulat menggunakan HVAS, kecuali .........
a)
Tempatkan filter pada filter holder
b)
Tempatkan alat uji di posisi dan lokasi pengukuran menurut metoda penentuan lokasi titik ambien
c)
Nyalakan alat uji dan catat waktu serta tanggal, baca indikator laju alir dan catat pula laju alirnya
d)
Lakukan pengambilan contoh uji selama 24 jam atau menurut prosedur
e)
Benar semua
43.
Berikut merupakan langkah kerja yang dibutuhkan untuk penetapan logam Pb di dalam udara ambien , kecuali ..
a)
Sampel partikulat harus didestruksi terlebih dahulu dalam suasana asam
b)
Perlu diketahui berapa bobot partikulat yang sebenarnya
c)
Perlu diketahui berapa Volume udara yang disampling
d)
Perlu diketahui luas permukaan kertas saring yang didestruksi, jika tidak mendestruksi keseluruhan kertas saring
e)
Benar semua
44.

Konsentrasi larutan standar Pb 100 mg/L , dapat ditulis juga dengan istilah .......

a)

100 ppm (v/v)

b)

100 mg/Kg

c)

100 g/Nm3

d)

100 μg/m3

e)

100 μg/mL

45.
Untuk membuat larutan standar Pb 100 mg/L pada labu takar 100 mL yang dibuat dari logam Pb, maka logam Pb yang harus ditimbang adalah ...... (Ar Pb= 207)
a)
1 mg
b)
10 mg
c)
100 mg
d)
20,7 mg
e)
207 mg
46.
Suatu kegiatan yang bertujuan untuk memantau kesalahan analisis, baik berupa kesalahan metoda, kesalahan manusia, kontaminasi, maupun kesalahan pengambilan contoh uji dan perjalanan ke laboratorium disebut dengan istilah .....
a)
Proses kalibrasi
b)
Pemantauan kegiatan laboratorium dan sampling
c)
Pengendalian mutu hasil uji
d)
Pengendalian laboratorium
e)
Pengendalian pekerjaan analisis
47.
Larutan standar NOx diukur menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang ............... karena .............
a)
550 nm karena warna larutannya jernih sekali
b)
550 nm karena larutannya berwarna biru
c)
550 nm karena larutannya berwarna merah keunguan
d)
630 nm karena serapannya maksimum
e)
490 nm karena lamda maksimumnya
48.

Laruatan standar baku 100 mg/L SOx dipipet , 0, 1, 2, 3, 4 dan 5 mL dan dimasukkan ke masing-masing wadah 100 mL, lalu ditera dengan akuades. Maka sumbu X pada kurva kalibrasi dapat dinyatakan dengan ........

a)

0, 100, 200, 300, 400, dan 500 μg SOx

b)

0, 100, 200, 300, 400, dan 500 mg SOx

c)

0, 10, 20,30,40 dan 50 mg/L SOx

d)

0, 0,1 ; 0,2; 0,3 ; 0,4 ; dan 0,5 mg/L SOx

e)

0, 1, 2, 3, 4 dan 5 μg/mL SOx