NEW
Font size
WorksheetsUAS PPU
Total questions: 48
Worksheet time: 2hrs 44mins
Lokasi area tempat sampling udara emisi pada cerobong didesain pada (jika D adalah diameter cerobong rata rata)
2D dari down stream atau 8D dari up stream
4D dari up stream atau 6D dari down stream
2D dari up stream atau 8D dari down stream
Dimana saja asalkan mudah dalam mengambil sampelnya
Tidak ada yang benar
Kelebihan menggunakan EP adalah
(a) Memiliki penurunan tenakan yang konstan dengan kinerja bervariasi
(b) Memiliki efisiensi relatif tinggi
(c) Tahan pada kondisi suhu yang ekstrim
Jawaban (a), (b), (c), benar semua
Tidak ada yang benar
EP sangat cocok diaplikasikan pada industri
(a) Industri semen
(b) Industri peleburan besi
(c) Pembangkit listrik tenaga uap
Jawaban (a), (b), (c) betul semua
ada 2 yang benar
Keuntungan mengunakan siklon adalah
(a) Tidak banyak bagian yang berputar
(b) Tidak dapat digunakan pada segala kondisi suhu
(c) Harganya relatif mahal
Jawaban (a), (b), (c) benar semua
Tidak ada yang benar
Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan liter .............
1,05 L
10,5 L
0,175 L
175 L
10500 L
Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan Nm3 (kondisi standar) .......
10,5 Nm3
0,0105 Nm3
0,01036 Nm3
0,0106 Nm3
10,6 Nm3
Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapa Bobot debunya yang tertahan dikertas saring ...
1125,3 mg
79,7 mg
79,7 g
0,0797 mg
Salah semua
Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapakah kadar debunya dalam satuan mg / m3 ...................
7930,3 mg / m3
7,9303 mg / m3
7930300 mg / m3
7693050 mg / m3
7693,05 mg / m3
Berikut merupakan data pengukuran penetapan partikel tersuspensi menggunakan HVAS, Bobot kertas saring awal 1,0456 g, bobot kertas saring akhir 1,1253 g, laju alir 350 mL/menit, lama sampling 0,5 jam, kondisi suhu udara ambien 27 0C, dan tekanan 75,5 cmHg. Berapakah kadar debunya dalam satuan mg / Nm3 ...................
7,69305 mg / Nm3
0,7693050 mg / Nm3
7693,05 mg / Nm3
7693050 mg / Nm3
Salah semua
Berikut merupakan data pengukuran udara ambient untuk parameter SOx, . Suhu udara ambien 30 0C, tekanan 0,994 atm dan rata-rata laju alir 500 mL/menit serta lama sampling 1 jam. Data Kurva kalibrasi SOx adalah Y= 4,21x + 0,3 ; absorbansi sampel = 0,65 Au
Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L dan volume labu takar sampel untuk parameter SOx 25 mL. Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan m3 ?
0,003 m3
0,03 m3
0,005 m3
0,05 m3
0,5 m3
Berikut merupakan data pengukuran udara ambient untuk parameter SOx, . Suhu udara ambien 30 0C, tekanan 0,994 atm dan rata-rata laju alir 500 mL/menit serta lama sampling 1 jam. Data Kurva kalibrasi SOx adalah Y= 4,21x + 0,3 ; absorbansi sampel = 0,65 Au
Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan Nm3 (kondisi standar) ?
Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L dan volume labu takar sampel untuk parameter SOx 25 mL. Berapakah volume udara yang disampling dalam satuan Nm3 ?
0,003 Nm3
0,0293 Nm3
0,053 Nm3
0,0052 Nm3
0,53 Nm3
Berikut merupakan data pengukuran udara ambient untuk parameter SOx, . Suhu udara ambien 30 0C, tekanan 0,994 atm dan rata-rata laju alir 500 mL/menit serta lama sampling 1 jam. Data Kurva kalibrasi SOx adalah Y= 4,21x + 0,3 ; absorbansi sampel = 0,65 Au
Berapakah kadar SOx terukur atau terbaca di alat spektro ?
Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L dan volume labu takar sampel untuk parameter SOx 25 mL.
0,65 mg/L
0,083 mg/L
0,15 mg/L
0,225 mg/L
3,03 mg/L
Berikut merupakan data pengukuran udara ambient untuk parameter SOx, . Suhu udara ambien 30 0C, tekanan 0,994 atm dan rata-rata laju alir 500 mL/menit serta lama sampling 1 jam. Data Kurva kalibrasi SOx adalah Y= 4,21x + 0,3 ; absorbansi sampel = 0,65 Au
Berapakah kadar SOx dalam udara ambien tersebut dalam satuan ug/Nm3 ?
Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L dan volume labu takar sampel untuk parameter SOx 25 mL.
3,03 ug/Nm3
0,083 ug/Nm3
70,8 ug/Nm3
0,071 ug/Nm3
0,069 ug/Nm3
Berikut merupakan data kurva kalibrasi untuk parameter SOx, NOx, Ox dan NH3 .
Kurva kalibrasi NH3 : Y= 0,153x + 0,05 ;
Kurva kalibrasi Ox Y = 0,312x + 0,007 ;
Kurva kalibrasi SOx : Y= 4,21x + 0,3 ;
Kurva kalibrasi NOx : Y = 1,684x +0,02.
Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L.
Metode uji manakah yang memiliki sensitifitas terkecil .....
Metode uji untuk parameter NH3
Metode uji untuk parameter Ox
Metode uji untuk parameter SOx
Metode uji untuk parameter NOx
Semuanya sensitif karena satuan standarnya ppm (mg/L)
Berikut merupakan data kurva kalibrasi untuk parameter SOx, NOx, Ox dan NH3 .
Kurva kalibrasi NH3 : Y= 0,153x + 0,05 ;
Kurva kalibrasi Ox Y = 0,312x + 0,007 ;
Kurva kalibrasi SOx : Y= 4,21x + 0,3 ;
Kurva kalibrasi NOx : Y = 1,684x +0,02.
Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L.
Metode uji manakah yang memiliki limit deteksi terkecil .........
Metode uji untuk parameter Ox
Metode uji untuk parameter SOx
Metode uji untuk parameter NOx
Metode uji untuk parameter NH3
Semuanya kecil karena satuannya ppm (mg/L)
Berikut merupakan data kurva kalibrasi untuk parameter SOx, NOx, Ox dan NH3 .
Kurva kalibrasi NH3 : Y= 0,153x + 0,05 ;
Kurva kalibrasi Ox Y = 0,312x + 0,007 ;
Kurva kalibrasi SOx : Y= 4,21x + 0,3 ;
Kurva kalibrasi NOx : Y = 1,684x +0,02.
Catatan : semua konsentrasi dalam satuan mg/L.
Kurva kalibrasi manakah yang memiliki nilai slope terbesar .........
Kurva kalibrasi NH3
Kurva kalibrasi SOx
Kurva kalibrasi Ox
Kurva kalibrasi NOx
Kecil semua karena satuannya mg/L
Jika Kadar NH3 1672 μg/Nm3, maka berapakah nilainya jika satuannya ingin dijadikan mg/Nm3.
1,672
16,72
167,2
1672000
Tidak ada yang benar
Jika kadar Kadar NO2 0,105 mg/Nm3. Berapakah nilainya jika ingin dijadikan satuannya mmol/Nm3. (Diketahui Ar N=14 ; dan O =16)
4,83
0,00228
24,45
22,4
Tetap 0,105 karena NO2 adalah gas
Satuan µg/Nm3 dibaca sebagai mikrogram per normal meter kubik, notasi N menunjukan satuan volum hisap udara kering di koreksi pada kondisi normal, yaitu .....
(0oC, 1 atm)
(298 K, 760 mmHg)
(25oC, 760 CmHg)
(273K, 760 mmHg)
Salah semua
Untuk membuat larutan induk nitrit (NO2) 1640 µg/mL sebanyak 1 liter, maka garam NaNO2 yang harus ditimbang adalah ...... ( Massa atom relatif N=14 ; dan O 16)
2,46 g
0,246 g
1640.000 μg atau 1640 mg
1093,3 g
1093,3 mg
Konsentrasi larutan standar Pb 100 mg/L , dapat ditulis juga dengan istilah .......
100 ppm (v/v)
100 mg/Kg
100 g/Nm3
100 μg/m3
100 μg/mL
Laruatan standar baku 100 mg/L SOx dipipet , 0, 1, 2, 3, 4 dan 5 mL dan dimasukkan ke masing-masing wadah 100 mL, lalu ditera dengan akuades. Maka sumbu X pada kurva kalibrasi dapat dinyatakan dengan ........
0, 100, 200, 300, 400, dan 500 μg SOx
0, 100, 200, 300, 400, dan 500 mg SOx
0, 10, 20,30,40 dan 50 mg/L SOx
0, 0,1 ; 0,2; 0,3 ; 0,4 ; dan 0,5 mg/L SOx
0, 1, 2, 3, 4 dan 5 μg/mL SOx
