NEW
Font size
WorksheetsUlangan Puisi
Total questions: 40
Worksheet time: 40mins
Suatu karya puisi yang baik memiliki makna yang mendalam. Makna diungkapkan dengan memadatkan berbagai....
kata
bahasa kias
unsur bahasa
kata imajinatif
nilai puisi
Puisi merupakan karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh hal-hal berikut, kecuali....
ragam
irama
matra
rima
penyusunan lirik
Dengan adanya irama, puisi yang ditulis dapat disajikan dengan indah, sehingga mampu memengaruhi ketertarikan pembaca atau pendengar terhadap puisi.
Berdasarkan pernyataan tersebut, pengertian irama adalah....
Karya sasrta hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia.
Penyusunan bunyi dari kata-kata dalam sebuah puisi.
Pergantian, keras lembut, lambat cepat, panjang pendek, atau tinggi rendahnya pengucapan kata dalam puisi.
Hasil dari upaya memilih kata kata tertentu untuk dipakai dalam suatu tuturan bahasa.
Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair
Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusun lirik dan bait, serta penuh makna.
Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
prosa
cerita pendek
karya sastra
puisi
gurindam
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu
Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak siang tadi
Isi puisi tersebut adalah ….
Menceritakan tiga adnak kecil datang
Menggambarkan anak kecil yang malu-malu
Menceritakan peristiwa sore itu
Menunjukkan pita hitam dalam karangan bunga
Menggambarkan peristiwa kedukaan
Pohon-pohon besar
bak raksasa kala malam
Memberi nuansa damai pengantar tidur lelap
manusia
…. membasahi kesuburan pertiwi yang hijau
menyilau
Siapakah penikmat ala mini?
Jinkah, syetankah, atau manusia yang berlabel
kata pandai
Ditulis oleh Jack Effendi
Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang dalam puisi tersebut adalah ….
Alam yang indah sangat memesona kita semua
Di sanalah aku dibesarkan bersama bunda tercinta.
Hidup kita tenang di alam yang sangat subur.
Keindahan alam tidak menjemukan memandang.
Rayuan-rayuan air terjun menggelinding di tebing
Sajak Putih
Karya : Chairil Anwar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....
gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang
pada sore hari
bola matanya yang indah
indahnya menjalani kehidupan
mengagumi wanita yang dicintai
Bentuk puisi seprti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik.
Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
perwajahan puisi
diksi
imaji
kata konkret
amanat
Dilihat dari bentuk penulisannya, puisi memiliki suatu tata wajah atau penampilan khusus di atas kertas, yang biasa disebut....
penampilan
tipografi
antropologi
susunan
rangakaian
Hati yang terbuat dari baja
Tangguh sungguh perkasa
Kata baja dalam baris puisi tersebut bisa melambangkan....
kerasnya hidup
sulitnya menjalani hidup
manusia harus dapat menjalani cobaan hidup
kekuatan yang sulit di pecahkan
manusia percaya akan kehadiran tuhan
Dalam puisi terdapat unsur imanji atau disebut citraan. Berikut termasuk dalam kategori citraan dalam puisi, kecuali....
citraan pengelihatan
citraan pendengaran
citraan perabaan
citraan penciuman
citraan musik
Amanat merupakan pesan dari penyair kepada pembaca atau pendengar setelah memahami tema, bunyi, dan makna dalam puisi tersebut.
Amanat dalam suatu puisi biasanya disampaikan secara....
tersirat
tersurat
bersampaikan
terpendam
terabaikan
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Nada yang ingin ditunjukan dalam puisi “sajak putih” ini adalah....
kegembiraan dan kebahagiaan
kesedihan
keindahan
kebaikan
kemuliaan
Berikut ini termasuk langkah-langkah yang harus diperhatikan untuk memahami makna puisi, kecuali....
menemukan kata kunci dalam setiap baris atau larik karna kata-kata tesebut merupakan inti baris tersebut.
menulis hasil interpretasi dengan tepat.
menguraikan baik puisi kedalam bentuk prosa atau parafrasa.
menfsirkan makna kata.
mengaitkan isi puisi dengan kehidupan nyata.
Berikut ini unsur vokal yang harus diperhatikan dalam mendemonstrasikan atau membacakan antologi puisi, kecuali.....
artikulasi
diksi
tempo
gerak
intonasi
Persetujuan dengan Bung Karno
Chairil Anwar
Ayo! Bung Karno kasi
tangan mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama
dengan bicaramu
Di panggang di atas
apimu, digarami lautmu
……
Bung Karno! Kau dan
aku satu zat satu urat
Di zatmu di zatku
kapal-kapal kita berlayar
Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh
Isi puisi tersebut adalah ... .
keberanian untuk mengambil keputusan
persamaan keinginan, pendapat, dan tujuan
kesamaan langkah dalam mencapai cita-cita
kesepakatan mempertahankan kemerdekaan Indonesia
tantangan dan hambatan mempertahankan kemerdekaan
Anggrek Bulan
Muhammad Amin
Sehabis magrib, langit biru
Purnama menguning
Awan berselendang lembayung
Anggrek bulan di pohon rambutan
Purnama rebah di rantingnya
Benalu indah di pohon rambutan
Anggrek bulan mencium purnama
Anggrek bulan mandi cahaya
Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah ... .
perabaan
pencecap
penglihatan
penciuman
pendengaran
Pandan berbunga dalam rimba
Angin menderu dari siku
Badan lama tak berjua
Kinilah baru kita bertemu
Berdasarkan bentuknya puisi lama tersebut termasuk ....
gurindam
pantun
syair
talibun
seloka
AKU INGIN
(Sapardi Djoko Damono)
aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Dalam puisi di atas, Sapardi Djoko Damono menggunakan imaji visual. Dengan imaji ini, pembaca seakan-akan dapat membayangkan apa yang dilihat /dibayangkan oleh penyair. Imaji visual yang terdapat dalam puisi "Aku Ingin" di atas ditunjukkan oleh...
aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
aku ingin mencintai dengan sepenuh hati
AKU INGIN
(Sapardi Djoko Damono)
aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Pesan yang bisa diambil dari puisi di atas adalah
jangan mencintai orang berlebihan, karena cinta itu bersifat sementara
cinta tidak bisa diduga karena datangnya bisa cepat sekali
cinta itu ada yang palsu, seperti kayu yang bisa menjadi abu
cinta terkadang tidak bisa diungkapkan dengan kata atau isyarat
cinta itu memang membutuhkan pengorbanan yang tak terhingga
AKU INGIN
(Sapardi Djoko Damono)
aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Tema puisi di atas adalah
bahasa alam
bahasa isyarat
sikap sederhana
cinta sejati
kasih sayang
AKU INGIN
(Sapardi Djoko Damono)
aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Kutipan puisi itu memiliki pengimajian tentang:
Seseorang jatuh cinta namun tak sempat mengutarakannya
Seseorang putus cinta karena hujan
Seseorang putus cinta karena tak direstui
Seseorang jatuh cinta kepada api
Seseorang jatuh cinta lalu putus cinta
Berikut adalah ciri-ciri puisi lama, kecuali:
Jumlah baitnya ditentukan
Terikat aturan perimaan
Pilihan katanya tak terbatas
Pilihan katanya terbatas
Biasanya pengarangnya tidak dikenal
Puisi untuk Guru
Karya: Muhammad Yanuar
Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa
Dari segala gelap dunia
Engkau adalah setetes embun
Yang menyejukkan hati
Hati yang ditikam kebodohan
Sungguh mulia tugasmu guru
Tugas yang sangat besar
Guru engkau adalah pahlawanku
Yang tidak mengharapkan balasan
Segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan ikhlas
Guru jasamu takkan kulupa
Guru ingin kuucapkan
Terima kasih atas jasamu
Puisi pada kutipan itu termasuk ke dalam jenis puisi Ode. Puisi tersebut termasuk ke dalam jenis puisi baru. Pengertian dari puisi Ode adalah:
Puisi tentang kesedihan
Puisi tentang kegembiraan
Puisi yang ditujukan khusus untuk guru
Puisi yang berisikan sanjungan untuk orang berjasa
Puisi tentang nasihat guru
Dalam ribaan bahagia datang
Tersenyum bagai kencana
Mengharum bagai cendana…
Dari penggalan puisi tersebut terdapat gaya bahasa:
Hiperbola
Metafora
Litotes
Ironi
Asosiasi
“Pada-Mu Jua”
Amir Hamzah
Habis kikis
Segala cintaku hilang terbang
Pulang/kembali/aku/pada-Mu
Maksud baris puisi yang diberi tanda jeda di atas adalah..
pulang ke rumah orang tua
Setiap manusia kembali kepada penciptanya..
Kembali kepada kekasihnya yang dahulu.
Pulang dan akan kembali.
Pergi selama-selamanya.
Di mana pembangunan ini
Tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar lawan banyaknya seratus kali
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselubung semangat yang tak bisa mati
………
(Diponegoro: Chairil anwar)
Makna yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah….
Sekarang ini Indonesia harus membangun semangat juang para pahlawan.
Jangan gentar menghadapi masalah pembangunan apa saja.
Semangat juang para pahlawan harus diteladani dalam membangun negeri.
Pedang dan keris adalah senjata yang ampuh digunakan untuk berjuang.
Pahlawan itu tidak boleh menyerah dan tidak boleh merasa gentar.
Tuhan Telah Menegurmu
Tuhan telah menegurmu dengan sopan
Lewat perut anak-anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat semayup suara azan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
Lewat gempa bumi yang mengguncang
Deru angin yang meruang kencang
Hujan dan banjir yang melintang pukang
Adakah kau degar?
Apip Mustafa
Puisi di atas mengungkapkan….
manusia yang melupakan Tuhan
teguran Tuhan ada yang ringan dan berat
Manusia selalu ada dalam kasih sayang
Tuhan menegur manusia melelui bencana
Siksaan Tuhan akan datang bagi orang lupa
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu miskin harta
(Menyesal, A. Hasyim)
Kata meracun hati pada puisi di atas melambangkan….
kekesalan
kekhwatiran
kelalaian
keteledoran
kesusahan
hari masih pagi
semangat kita terlalu dini untuk mati
Amanat yang tersirat dalam puisi tersebut adalah....
jangan mau meracun hati
jadilah orang lalai di saat pagi hari
janganlah lalai di saat pagi hari
giat dan berprestasilah selagi muda
menyaksikan orang lain giat bekerja
..............
Tuhan kami
Telah terlalu mudah kami Menggunakan asma-Mu Bertahan di negeri ini
Semoga Kau rela menerima kembali
Kami dalam barisan-Mu
Taufiq Ismail
Hal yang diungkapkan penyair dalam puisi di atas....
permohonan untuk mernakai namanya
permohonan ampun kepada Tuhan
kemudahan dalam menyebut nama Tuhan
kemudahan dalam menerima seseorang
kerelaan untuk menerima yang bersalah
Pemuda adalah tulang punggung bangsa
Kalimat di atas bermajas....
perumpamaan
metafora
personifikasi
pleonasme
eufemisme
Dewi malam mulai memancarkan sinarnya.
Gaya bahasa yag sama degan di atas terdapat pula dalam kalimat …
Engkaulah belahan jantung hatiku
Hatinya menyala bagai bara api.
Mukanya pucat bagai bulan kesiangan
Kami selalu memakai pepsodent setiap kali kami menyikat gigi.
Suaranya menggelegar membahana memenuhi isi ruangan.
Perhatikan puisi berikut ini!
Jarak yang memisahkan kita
laut yang mengasuh hidup
nakhoda pulau-pulau yang menumbuhkan kita
permata zamrut di khatulistiwa.
Majas yang terdapat dalam petikan puisi tersebut adalah ....
Paradoks
Personifikasi
Metafora
Litotes
Hiperbola
Tentang Pohon 3
gergaji tak penah berjanji kepada angin untuk mengembalikan pohon kepada burung
(Karya Sapardi Djoko Damono)
Tema puisi tersebut adalah ....
ketenagakerjaan
masalah lingkungan
keindahan alam
penanaman pohon
angin, pohon, dan burung
....
Dari selubung biru kita beranjak
pisah
Ketetapan hari tua rendah terpasar
duka
Bergelinding alir puisi dan tanah air
Puisi kaca ini meletakkan tapal setia
akhir
....
(Puisi "Tentang Hari Tua", Mansur Samin)
Kutipan puisi tersebut bercerita tentang....
kerinduan terhadap tanah air
masa lalu penulis yang suram
keinginan untuk kembali ke rumah
perjalanan menuju rumah
kemajuan peradaban manusia
Malam pekat
Bersembunyi di balik mimpi, raga
Pulas menanggung lelah
….
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi terebut adalah …
Kami dating tiba-tiba orang masih tertidur.
Gempa menggeliat, meliuk, robohkan setiap yang tegak.
Mereka tertidur dengan nyenyak sekali.
Musibah disinyalir bersumber dari Gunung Merapi.
Malapetaka menimpa desa terpencil.
Teratai
Dalam kebun di tanah airku
Tumbuh sekuntum bunga teratai
Tersembunyi kembang indah permai
Tiada terlihat orang yang lalu
Akarnya tumbuh di hati dunia
Daun berseri, laksmi mengarang
Biarpun dia diabaikan orang
Seroja kembang gemilang mulia.
Teruslah, o, teratai bahagia
Berseri di kebun Indonesia
Biarkan sedikit penjaga taman.
Biarpun engkau tak terlihat
Biarpun engkau tidak diminat
Engkau turut menjaga jaman
Makna lambang bunga teratai pada larik puisi tersebut adalah ….
Seorang pengarang
Penjaga kebun
Orang tak dikenal
Tokoh pendidikan
Penjaga hati
Teratai
Dalam kebun di tanah airku
Tumbuh sekuntum bunga teratai
Tersembunyi kembang indah permai
Tiada terlihat orang yang lalu
Akarnya tumbuh di hati dunia
Daun berseri, laksmi mengarang
Biarpun dia diabaikan orang
Seroja kembang gemilang mulia.
Teruslah, o, teratai bahagia
Berseri di kebun Indonesia
Biarkan sedikit penjaga taman.
Biarpun engkau tak terlihat
Biarpun engkau tidak diminat
Engkau turut menjaga jaman
Maksud dari puisi tersebut adalah....
Tokoh pendidikan Indonesia yang besar jasanya dan bersinar sepanjang masa.
Seorang tokoh pendidikan yang dikagumi sebagian kecil masyarakat.
Kerendahan hati seorang tokoh yang telah berjasa menjaga tanah airnya.
Seorang pahlawan yang tidak banyak dikenal oleh bangsanya sendiri.
Seorang pejuang yang telah mengharumkan dan menjaga tanah air Indonesia.
Gunung-gunung tinggi yang tertutup awan
Bayangkan langit malam
Desa itu memanggil
Rasakan tulang yang hancur berulang-ulang
Puisi di atas menggambarkan …
kerinduan yang mendalam
keindahan gunung, yang puncaknya selalu berawan
sebuah desa di bawah bayang-bayang awan biru yang indah
keindahan gunung yang tinggi
seolah-olah kota kelahirannya memanggilnya
