NEW
Font size
WorksheetsPraktikum Akt Persh Jasa & Dag Kelas XI Akuntansi
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 40mins
Perusahaan yang kegiatannya melakukan pembelian barang dagang untuk dijual kembali tanpa mengubah bentuknya, disebut :
Perusahaan Dagang
Perusahaan Jasa
Perusahaan Industri
Perusahaan Manufaktur
Perusahaan Home Industri
Berikut ini yang bukan ciri perusahaan dagang adalah
Kegiatan usahanya menjual jasa
Pendapatan pokoknya diperoleh dari penjualan barang dagang
Harga pokok barang yang dijual dihitung dari nilai persediaan awal ditambah pembelian bersih dikurangi persediaan akhir
Laba kotor diperoleh dari penjualan bersih dikurangi harga pokok barang yang dijual
Kegiatan usahanya melakukan pembelian barang untuk dijual kembali tanpa melakukan proses produksi
Pencatatan persediaan barang dagang dilakukan secara kontinue terus menerus,
Sistem Permanen
Sistem FIFO
Sistem Periodik
Sistem LIFO
Sistem MPKP
Akun di bawah ini yang tidak timbul dalam perusahaan dagang adalah:
Pembelian
Beban angkut pembelian
Retur pembelian
Potongan pembelian
Biaya tenega kerja langsung
Tanggal 2 Mei 2015 dibeli barang dagang dari PT Kurnia Rp 10.000.000,00 syarat 2/10, n/30. Transaksi tersebut dijurnal:
Pembelian Rp 10.000.000,00
Utang dagang Rp 10.000.000,00
Pembelian Rp 10.000.000,00
Piutang dagang Rp 10.000.000,00
Penjualan Rp 10.000.000,00
Piutang dagang Rp 10.000.000,00
Pembelian Rp 10.000.000,00
Kas Rp 10.000.000,0
Kas Rp 10.000.000,00
Pembelian Rp 10.000.000,00
Tanggal 7 Mei 2015 dijual barang dagang kepada Toko Sukses Rp 30.000.000,00 syarat pembayaran 3/10, n/30. Transaksi tersebut dijurnal:
Kas Rp 30.000.000,00
Penjualan Rp 30.000.000,00
Kas Rp 30.000.000,00
Pembelian Rp 30.000.000,00
Piutang Rp 30.000.000,00
Penjualan Rp 30.000.000,00
Utang Rp 30.000.000,00
Penjualan Rp 30.000.000,00
Penjualan Rp 30.000.000,00
Piutang Rp 30.000.000,00
Tanggal 7 Mei 2015 dijual barang dagang kepada Toko Sukses Rp 30.000.000,00 syarat pembayaran 3/10, n/30,
Jika pembeli membayar pada tanggal 16 Mei 2016, maka jumlah yang diterima penjual adalah:
Rp 29.100.000,00
Rp 30.000.000,00
Rp 29.600.000,00
Rp 29.700.000,00
Rp 29.400.000,00
Transaksi pengembalian barang yang dibeli secara kredit karena rusak, dicatat dengan jurnal:
Retur pembelian (D), Utang dagang (K)
Utang dagang (D), Retur pembelian (K)
Piutang dagang (D), Retur pembelian (K)
Retur Pembelian (D), Piutang dagang (K)
Retur pembelian (D), Kas (K)
Barang yang dijual oleh penjual diserahkan kepada pembeli di atas kendaraan di
FOB Destination Point
Prangko gudang pembeli
Syarat penyerahan
FOB Shipping Point
Penyerahan barang
Transaksi penerimaan kembali barng yang telah dijual karena barang yang bersangkutan rusak dicatat dengan jurnal:
Kas (D), penjualan (K)
Piutang dagang (D), retur penjualan (K)
Utang dagang (D), retur penjualan (K)
Retur penjualan (D), Utang dagang (K)
Retur penjualan (D), Piutang dagang (K)
Jurnal yang secara khusus digunakan untuk mencatat transaksi sejenis yang terjadi berulang-ulang, di sebut:
Jurnal khusus
Jurnal umum
Jurnal penyesuaian
Jurnal koreksi
Jurnal penutup
Jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap terjadi pengeluaran uang, disebut:
Jurnal pembelian
Jurnal penjualan
Jurnal pengeluaran kas
Jurnal umum
Jurnal penerimaan kas
Kolom akun di bawah ini yang tidak terdapat dalam jurnal penerimaan kas, adalah
Kas
Potongan penjualan
Piutang
Penjualan
Potongan pembelian
Jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi penjualan secara kredit, disebut:
Cash receipt journal
Cash payment journal
Sales journal
Purchases journal
General journal
Jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi penerimaan kembali barang yang telah dijual, disebut ...
Jurnal pengeluaran kas
Jurnal penerimaan kas
Jurnal penjualan
Jurnal umum
Jurnal pembelian
Dibawah ini yang tidak termasuk langkah-langkah posting dari jurnal khusus ke buku besar, adalah ....
Merekapitulasi transaksi sejenis dengan menjumlahkan dan menutup jurnal khusus
Memindahkan akun-akun yang ada di jurnal khusus ke akun buku besar
Mengisi kolom keterangan dan referensi pada akun buku besar dengan nama dan halaman jurnal
Mencatat nomor bukti transaksi
Memberikan nomor akun di bawah jumlah akun yang terdapat dalam jurnal khusus untuk akun yang disediakan kolom khusus dan di kolom Ref untuk akun yang terdapat di dalam kolom serba-serbi dan jurnal umum
Suatu daftar yang berisi saldo dari akun-akun buku besar, disebut ...
Nama akun
Neraca saldo
Neraca saldo disesuaikan
Neraca akhir
Daftar buku besar
Untuk mengetahui utang usaha, piutang usaha, dan persediaan barang secara terperinci, diperlukan akun-akun lain yang dikelompokkan dalam suatu buku yang disebut
Buku besar
Buku jurnal
Buku besar pembantu
Daftar saldo
Ledger
Untuk mengetahui apakah saldo buku besar umum sama dengan saldo buku besar pembantu, maka dari buku besar pembantu utang dan buku besar pembantu piutang dibuat:
Neraca saldo
Buku besar
Buku besar pembantu
Neraca
Daftar saldo utang dan daftar saldo piutang
Kartu atau formulir yang digunakan untuk mencatat setiap pemasukan atau pengeluaran barang dagang secara rinci, disebut
Buku besar pembantu persediaan
Buku besar
Buku besar pembantu
Formulir buku besar
Formulir pembelian barang
Alat bantu untuk menyusun laoran keuangan yang mencerminkan konsep penyusunan ayat penyesuaian dan laporan keuangan, disebut
Neraca
Kertas kerja
Neraca saldo
Ayat penyesuaian
Formulir bukti transaksi
Persediaan barang dagang di neraca saldo 31 Desember 2015 sebesar Rp 90.000.000,00. Sedangkan menurut data penyesuaian akhir periode menunjukkan persediaan barang dagang pada 31 Desember 2015 Rp 55.000.000,00. Jika penyesuaian dengan pendekatan ikhtisar laba rugi, maka jurnal penyesuaian untuk menyesuaikan persediaan barang dagang awal adalah ...
Ikhtisar laba rugi Rp 90.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 90.000.000,00
Ikhtisar laba rugi Rp 55.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 55.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 55.000.000,00
Ikhtisar laba rugi Rp 55.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 90.000.000,00
Ikhtisar laba rugi Rp 90.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 35.000.000,00
Ikhtisar laba rugi Rp 35.000.000,00
Persediaan barang dagang di neraca saldo 31 Desember 2015 sebesar Rp 90.000.000,00. Sedangkan menurut data penyesuaian akhir periode menunjukkan persediaan barang dagang pada 31 Desember 2015 Rp 55.000.000,00. Jika penyesuaian dengan pendekatan ikhtisar laba rugi, maka jurnal penyesuaian untuk menyesuaikan persediaan barang dagang akhir, adalah:
Ikhtisar laba rugi Rp 90.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 90.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 35.000.000,00
Ikhtisar laba/rugi Rp 35.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 55.000.000,00
Ikhtisar laba rugi Rp 55.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 90.000.000,00
Ikhtisar laba rugi Rp 90.000.000,00
Ikhtisar laba/rugi Rp 55.000.000,00
Persediaan barang dagang Rp 55.000.000,00
Berikut ini yang bukan langkah-langkah membuat jurnal penutup adalah
Memindahkan saldo aku pendapatan ke akun ikhtisar laba/rugi
Memindahkan saldo akun beban ke akun ikhtisar laba rugi
Memindahkan saldo akun laba rugi ke akun ekuitas
Memindahkan akun prive ke akun ekuitas
Memindahkan saldo akun harta ke akun ekuitas
Untuk memastikan bahwa sebelum memulai pencatatan data akuntansi periode
Penyusunan neraca
Penyusunan neraca lajur
Penyusunan neraca saldo
Penyusunan neraca saldo setelah penutupan
Penyusunan jurnal pembalik
Jurnal yang dibuat untuk menjaga konsistensi sistem pencatatan, disebut.
Jurnal umum
Jurnal khusus
Jurnal pembalik
Jurnal penutup
Jurnal penyesuaian
Agar dapat berguna bagi para pemakai, informasi keuangan harus memenuhi karakteristik kualitatif. Berikut yang bukan karakteristik kualitatif adalah:
Menimbulkan penafsiran ganda
Dapat dipahami
Relevan
Andal
Dapat dibandingkan
Penjualan bersih adalah ...
Penjualan dikurangi beban pengiriman
Penjualan dikurangi retur penjualan dan potongan penjualan
Penjualan dikurangi HPP
Penjualan dikurangi beban pengiriman dan retur penjualan
Penjualan dikurangi beban usaha
Dibawah ini yang tidak termasuk unsur untuk menghitung HPP adalah
Persediaan barang dagang
Pembelian
Beban angkut pembelian
Retur pembelian
Potongan penjualan
Tanggal 4 Mei 2017 Toko Cahaya membeli barang dagang dari PT Kurnia 500 kg @ Rp 9.000,- syarat 2/10, n/30
Jurnal yang dibuat Toko Cahaya atas transaksi di atas adalah....
Pembelian Rp 4.500.000,00
Kas Rp 4.500.000,00
Pembelian Rp 4.500.000,00
Piutang dagang Rp 4.500.000,00
Kas Rp 4.500.000,00
Penjualan Rp 4.500.000,00
Pembelian Rp 4.500.000,00
Utang dagang Rp 4.500.000,00
Utang dagang Rp 4.500.000,00
Pembelian Rp 4.500.000,00
Tanggal 12 April 2017 PT Abadi menjual barang dagang seharga Rp 28.000.000,00 kepada Toko Mutiara secara tunai. Jurnal yang dibuat PT Abadi adalah....
piutang Rp 28.000.000,00
penjualan Rp 28.000.000,00
kas Rp 28.000.000,00
penjualan Rp 28.000.000,00
utang Rp 28.000.000,00
penjualan Rp 28.000.000,00
penjualan Rp 28.000.000,00
piutang Rp 28.000.000,00
kas Rp 28.000.000,00
piutang Rp 28.000.000,00
Perkiraan prive di neraca saldo sebelah debet Rp 2.250.000,00, maka jurnal penutupnya adalah....
modal Rp 2.250.000,00
L/R Rp 2.250.000,00
L/R Rp 2.250.000,00
prive Rp 2.250.000,00
prive Rp 2.250.000,00
L/R Rp 2.250.000,00
modal Rp 2.250.000,00
prive Rp 2.250.000,00
modal Rp 2.250.000,00
L/R Rp 2.250.000,00
Dibawah ini yang tidak termasuk beban operasi adalah
Beban iklan
Beban sewa toko
Beban gaji bagian penjualan
Beban bunga
Beban perlengkapan toko
Persediaan awal barang dagang Rp 50.000.000,00, Persediaan akhir barang dagang Rp 45.000.000,00
Jurnal untuk penyesuaian persediaan awal barang dagang adalah....
iktisar L/R Rp 50.000.000,00
persediaan barang dagang Rp 50.000.000,00
iktisar L/R Rp 45.000.000,00
persediaan barang dagang Rp 45.000.000,00
persediaan barang dagang Rp 50.000.000,00
khtisar L/R Rp 50.000.000,00
persediaan barang dagang Rp 45.000.000,00
ikhtisar L/R Rp 45.000.000,00
iktisar L/R Rp 5.000.000,00
persediaan barang dagang Rp 5.000.000,00
Pada tanggal 3 Juni 2017 Toko Jaya menerima faktur untuk barang yang dipesan seharga Rp 38.000.000,00. Pada tanggal 4 Juni 2017 dikembalikan karena rusak seharga Rp 2.000.000,00. Jurnal yang dibuat pada tanggal 4 Juni adalah,,,,
pembelian Rp 38.000.000,
utang dagang Rp 38.000.000,00
pembelian Rp 2.000.000,00
utang dagang Rp 2.000.000,00
utang dagang Rp 2.000.000,00
retur pembelien Rp 2.000.000,00
retur pembelian Rp 2.000.000,00
utang dagang Rp 2.000.000,00
retur pembelian Rp 38.000.000,00
utandagang Rp 38.000.000,00
Diketahui data sebagai berikut:
Penjualan Rp 17.250.000,00
Retur penjualan Rp 350.000,00
Potongan penjualan Rp 400.000,00
Harga pokok penjualan Rp 12.250.000,00
Berdasarkan data tersebut, besarnya laba kotor adalah....
Rp 4.000.000,00
Rp 4.250.000,00
Rp 4.600.000,00
Rp 4.650.000,00
Rp 4.750.000,00
PD Sukses mempunyai data barang dagangan sebagai berikut:
Persediaan awal 2000 kg @ Rp 8.200,00
Pembelian selama bulan Januari 2015 Sebagai berikut:
5 Januari 4.000 kg @ Rp 8.500,00
10 Januari 7.000 kg@ Rp 8.000,00
19 Januari 5.000 kg @ Rp 8.600,00
25 Januari 3.500 kg @ Rp 8.400,00
Penjualan selama bulan Januari berjumlah 16.000 kg.
Berdasarkan LIFO Periodical System, maka besarnya persediaan akhir barang dagang adalah…
Rp 45.100.000,00
Rp 46.100.000,00
Rp 46.150.000,00
Rp 46.200.000,00
Rp 46.600.000,00
Transaksi di bawah ini yang termasuk transaksi internal adalah....
Penyusutan gedung tahun 2016 sebesar Rp 20.000.000,00
Tanggal 1 Juli 2016 perusahaan membeli barang dagang seharga Rp 9.000.000,00 secara tunai
Tanggal 2 Juli 2016 perusahaan membeli perlengkapan seharga Rp 1.000.000,00 secara tunai
Tanggal 3 Juli 2016 perusahaan membeli peralatan seharga Rp 15.000.000,00 secara kredit
Tanggal 5 Juli 2016 perusahaan melunasi utangnya kepada PT Sentosa Rp 7.000.000,00
Disetor uang tunai oleh pemilik perusahaan. Transaksi tersebut akan berpengaruh...
Aset berupa kas bertambah, ekuitas bertambah
Aset berupa piutang bertambah, ekuitas bertambah
Ekuitas bertambah, aset berupa kas bertambah
Aset berupa kas bertambah, ekuitas bertambah
Aset berupa kas bertambah, liabilitas bertambah
Dibayar utang dagang. Transaksi tersebut akan berpengaruh...
Liabilitas bertambah, kas berkurang
Liabilitas berkurang, kas berkurang
Ekuitas bertambah, kas berkurang
Ekuitas berkurang, kas berkurang
Liabilitas berkurang, ekuitas berkurang
Tanda bukti pembayaran yang ditandatangani oleh pihak penerima uang, disebut...
Nota tunai
Nota kredit
Kuitansi
Faktur
Memo
Surat bukti terjadinya pengurangan piutang usaha karena adanya pengembalian barang dagangan atau penurunan harga karena terjadinya kerusakan atau ketidakpastian kualitas barang yang dikirim dengan yang dipesan, disebut...
Cek
Bilyet giro
Nota debit
Memo
Nota kredit
Bukti transaksi yang dibuat oleh pimpinan perusahaan untuk bagian-bagian lain di perusahaan di perusahaan tersebut yang berisi perintah pencatat suatu kejadian, disebut....
Bukti kas masuk
Bukti kas keluar
Memo
Nota kontan
Cek
Jurnal merupakan tempat mencatat transaksi-transaksi perusahaan yang terjadi dalam satu periode tertentu, merupakan fungsi jurnal...
fungsi mencatat
fungsi instruksi
fungsi analisis
fungsi historis
fungsi informasi
Kumpulan dari akun-akun yang satu sama lain saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan yang sistematis, disebut....
jurnal
buku besar
neraca saldo
neraca lajur
laporan keuangan
Jurnal berfungsi sebagai sarana untuk mencatat transaksi perusahaan secara kronologis, berdasarkan terjadinya transaksi, disebut fungsi jurnal...
fungsi instruksi
fungsi analisis
fungsi mencatat
fungsi historis
fungsi informasi
Yang bukan merupakan sifat kode akun, adalah ....
mudah diingat
konsisten
sederhana dan singkat
memungkinkan adanya penambahan akun baru tanpa harus mengubah akun yang sudah ada
fleksibel
Saldo normal, adalah...
saldo yang menunjukkan di sisi mana seharusnya akun ketika terjadi transaksi
saldo yang menunjukkan di sisi mana seharusnya akun ketika bertambah
saldo yang menunjukkan di sisi mana seharusnya akun ketika berkurang
saldo yang menunjukkan di sisi mana seharusnya saldo akun
saldo yang menunjukkan di sisi mana seharusnya akun ketika tidak ada transaksi
Intan menginvestasikan uangnya sebesar Rp 75.000.000,00 sebagai setoran awal di perusahaan. Jurnal atas tersebut adalah:
Modal Rp 75.000.000,00
Kas Rp 75.000.000,00
Kas Rp 75.000.000,00
Investasi Rp 75.000.000,00
Kas Rp 75.000.000,00
Modal Intan Rp 75.000.000,00
Investasi Rp 75.000.000,00
Modal Rp 75.000.000,00
Modal Rp 75.000.000,00
Investasi Rp 75.000.000,00
Berikut ini yang tidak termasuk jenis laporan keungan menurut Standar Akuntansi adalah...
Laporan laba rugi
Laporan ekuitas
Neraca
Laporan arus kas
Laporan kinerja perusahaan
