NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsSOAL UAS LINGUISTIK 20192
Total questions: 40
Worksheet time: 1hrs 20mins
Name
Class
Date
1.
Istilah linguistik mengacu kepada ilmu yang mempelajari tentang bahasa serta aspek-aspeknya. Merujuk kepada pendapat Lahey.M, yang membagi bahasa atas tiga dimensi, yaitu bentuk, isi, dan penggunaan. Unsur apa yang merupakan bentuk bahasa?
a)
Kontak mata atau memperhatikan lawan bicara.
b)
Hubungan antara pertanyaan dan jawaban.
c)
Fonologi, morfologi, dan sintaksis.
d)
Semantik
2.
Tinjauan pengucapan bunyi bahasa berdasarkan penempatan organ dan cara artikulasinya, kemudian organ artikulasi bekerja dan bagaimana bunyi bahasa dapat diproduksi dengan benar. Apa subdisiplin yang membahas kajian tentang bagaimana bunyi bahasa diproduksi?
a)
Semantik
b)
Sintaksis
c)
Morfologi
d)
Fonologi
3.
Seorang dapat dikatakan memiliki kemampuan berbicara yang baik atau buruk di depan orang banyak, misalnya seorang orator sangat menguasai audiensnya saat di atas podium. Hal sebaliknya dapat terjadi, yaitu sang orator tidak mampu mempengaruhi audiensnya. Apa yang mempengaruhi aspek penggunaan bahasa sehingga orator tersebut dapat menguasai audiens?
a)
Kalimat yang disusun oleh sang orator logis.
b)
Sang orator dapat menggunakan kalimat dengan tepat, waktu yang tepat, serta memahami siapa pendengarnya.
c)
Diksi atau pilihan kata yang dipakai cukup tepat.
d)
Sang orator selalu menggunakan kalimat langsung, sehingga audiens dapat memahami maksudnya.
4.
Aspek pragmatik dapat mempengaruhi bahasa dan budaya dalam masyarakat. Apakah contoh yang tepat pengaruh aspek pragmatik dalam bahasa dan budaya?
a)
Seseorang dengan profesi tertentu menggunakan kalimat yang lazim dalam profesinya, namun jika digunakan dalam profesi lain akan dianggap berbeda.
b)
Terapis wicara memiliki istilah yang spesifik dalam memberikan diagnosa gangguan bahasa dan bicara sesuai dengan disiplin ilmunya.
c)
Seorang pedagang di pasar saat memberi perintah kepada kuli panggul akan berbeda jika dibandingkan saat berbicara dengan pelanggannya.
d)
Bahasa Jawa sangat kental dipengaruhi oleh pembagian tingkat dalam bahasa dan budayanya, seperti adanya tingkatan ngoko, kromo, dan kromo inggil yang berbeda penggunaannya.
5.
Bentuk bahasa dapat dibagi menjadi segmen-segmen, oleh sebab itu dikenal istilah unsur segmental dari bahasa. Ada juga yang tidak dapat dibagi menjadi segmen-segmen, maka disebut unsur suprasegmental. Unsur apa yang termasuk dalam suprasegmental bahasa?
a)
Pause atau jeda diantara kata.
b)
Proses perubahan morfemis.
c)
Urutan bunyi dalam sebuah kata.
d)
Berbagai macam pola kalimat.
6.
Kita dapat menganalisis linguistik berdasarkan strukturnya, analisis unsur langsung atau analisis bawahan terdekat adalah sutu teknik dalam menganalisis unsur-unsur atau konstituen-konstituen suatu satuan bahasa, bisa setiap satuan kata, satuan frase, satuan klausa, atau satuan kalimat. Manakah analisis satuan kata yang tepat?
a)
Dimakani analisis strukturnya adalah di makani.
b)
Dimasuki analisis strukturnya adalah di masuk i; di masuki.
c)
Menambahkan analisis strukturnya adalah me tambahkan.
d)
Pertukaran analisis strukturnya adalah per tukaran.
7.
Teknik analisis bawahan langsung sangat memberi manfaat dalam memahami satuan-satuan bahasa, juga dapat menghindari keambiguan (memiliki makna lebih dari satu) sehingga satuan-satuan bahasa yang terikat pada konteks wacananya dapat dipahami. Gunakanlah teknik analisis unsur langsung, konstruksi kalimat mana yang memiliki keambiguan makna?
a)
Guru baru datang.
b)
Guru datang lebih awal.
c)
Guru datang dari Bogor.
d)
Guru baru itu datang.
8.
Kajian fonologi membahas bunyi bahasa atau bunyi ujaran, yaitu bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia yang di dalam fonetik diamati sebagai “fon” dan di dalam fonemik diamati sebagai “fonem”. Manakah pernyataan yang sesuai dengan istilah fonem?
a)
Perbedaan /b/ dan /p/ pada kata “baku” dan “paku” menyebabkan perbedaan makna.
b)
Bunyi “b” dan “p” berbeda dalam cara pengucapannya apabila ditinjau dari getaran pita suara.
c)
Bunyi “m” dan “b” memiliki perbedaan dalam cara pengucapan yaitu nasal dan tidak.
d)
Bunyi “p” dan “b” adalah pasangan yang sering tertukar akibat masalah dalam diskriminasi.
9.
Dalam linguistik, objek kajiannya adalah bahasa, yang merupakan primer adalah yang diucapkan atau dilisankan, yang keluar dari alat ucap manusia. Apakah yang disebut “rekaman” dari bahasa lisan dan bersifat sekunder?
a)
Bahasa isyarat.
b)
Ekspresi wajah.
c)
Bahasa tulisan.
d)
Bahasa tubuh.
10.
Fonem dalam bahasa Indonesia /a/, /i/, /k/, dan /t/; dari keempat fonem itu dapat dihasilkan satuan-satuan bahasa /k/-/i/-/t/-/a/; /i/-/k/-/a/-/t/; /k/-/i/-/a/-/t/; /k/-/a/-/i/-/t/; dan /a/-/t/-/i/-/k/. Apakah sifat atau ciri-ciri bahasa yang ditunjukan dalam penyusunan fonem-fonem di atas?
a)
Bahasa sebagai sistem.
b)
Bahasa sebagai lambang.
c)
Bahasa itu bermakna.
d)
Bahasa itu produktif.
11.
Semua anggota masyarakat mematuhi aturan bahwa lambang tertentu digunakan mewakili konsep yang diwakilinya. Misalnya, hewan berkaki dua yang menghasilkan daging, telur, dan berkokok, secara arbitrer dilambangkan dengan bunyi [ayam]. Apakah sifat atau ciri-ciri bahasa yang sesuai dengan pernyataan di atas?
a)
Bahasa sebagai sistem.
b)
Bahasa sebagai lambang.
c)
Bahasa itu konvensional.
d)
Bahasa itu bervariasi.
12.
Lambang bunyi [air] tidak dapat dijelaskan hubungan antara lambang tersebut dengan benda yang dilambangkannya, yaitu “benda cair, biasa diminum, untuk mandi, atau masak. Memiliki rumus kimia H2O”, dan tidak dilambangkan dengan bunyi [ria] atau [ari]. Apa sifat bahasa diatas yang dapat berarti ‘sewenang-wenang, berubah-ubah, tidak tetap atau mana suka’?
a)
Bahasa sebagai sistem.
b)
Bahasa itu bermakna.
c)
Bahasa itu bersifat arbitrer.
d)
Bahasa adalah bunyi.
13.
Kajian fonologi oleh para ahli bahasa dapat dibagi berdasarkan urutan proses terjadinya bunyi bahasa, di mulai dari proses produksi bunyi bahasa hingga sampai ke telinga pendengarnya serta dapat dipahami. Cabang ilmu fonologi apa yang mempelajari bagaimana mekanisme alat-alat bicara manusia bekerja dalam menghasilkan bunyi bahasa?
a)
Fonetik auditoris.
b)
Fonetik akustik.
c)
Fonetik artikulatoris.
d)
Fonetik fisik.
14.
Cara pengucapan bunyi bahasa dapat dibagi berdasarkan ada atau tidaknya proses fonasi, sehingga ada kategori konsonan yang bersuara dan tidak bersuara. Manakah pasangan konsonan yang memiliki tempat artikulasi sama, tapi diproduksi dengan cara bersuara dan tidak bersuara?
a)
g dan η.
b)
j dan ῆ.
c)
b dan m.
d)
d dan t.
15.
Konsonan dorsovelar diberi nama sesuai dengan cara konsonan tersebut dihasilkan, yaitu dengan memberikan hambatan pada aliran udara paru atau aliran bunyi dari pita suara dengan menempelkan bagian belakang lidah (back of the tongue,dorsum) dengan langit-langit lunak (velum, velar). Manakah pasangan konsonan yang memiliki tempat dan cara artikulasi sesuai paparan di atas?
a)
c, j
b)
k, g
c)
f, v
d)
t, d
16.
Konsonan ini diproduksi dengan cara getaran atau trill, artikulator aktif adalah ujung lidah dan artikulator pasif adalah lengkung gusi atas. Konsonan apakah yang memiliki tempat dan cara artikulasi sesuai paparan diatas?
a)
l
b)
r
c)
z
d)
s
17.
Unsur yang tidak dapat disegmentasikan atau disebut suprasegmental dari arus ujaran dapat dibagi atas tekanan atau stress, nada atau pitch, jeda atau pause, dan tempo ujaran. Pernyataan mana yang sesuai dengan unsur suprasegmental ujaran?
a)
Tekanan yang keras biasa digunakan pada kalimat berita.
b)
Nada yang meninggi biasa digunakan pada kalimat tanya.
c)
Nada yang datar biasa diguakan pada kalimat perintah.
d)
Pernyataan “Artis itu cantik sekali”, mendapat tekanan yang lebih dan tempo yang lebih lambat pada kata cantik.
18.
Fonem adalah satuan terkecil yang fungsional atau dapat membedakan makna. Untuk dapat menetapkan sebuah bunyi berstatus sebagai fonem harus dicari pasangan minimalnya, berupa dua buah kata yang mirip, yang memiliki satu bunyi yang berbeda, sedangkan lainnya sama. Manakah kata-kata yang merupakan pasangan minimal?
a)
/sundal/ dan /sumpal/.
b)
/cakar/ dan /sekar/.
c)
/gambar/ dan /gembur/.
d)
/garam/ dan /karam/.
19.
Ibu Endah, guru bahasa Indonesia di SMP Juara Sejati akan mengajarkan materi morfem, misalkan kata pemberdayaan. Kata tersebut dapat dianalisis unsur Langsung dibawahnya, apa morfem tersebut?
a)
Perdaya
b)
Daya
c)
Berdaya
d)
Perdaya
20.
Morfem merupakan satuan gramatikal terkecil yang mempunyai makna. Bagaimana morfem-mofem dapat berproses menjadi kata, yaitu satuan terkecil di dalam sintaksis, bagaimana dalam proses mofemis akan terlibat juga persoalan fonologi. Manakah kata yang telah terjadi proses morfofonologi atau morfonologi?
a)
Terpanggil
b)
Memanggil
c)
Dipanggil
d)
Dipanggilkan
21.
Akar dari kata yang telah mengalami proses morfemis adalah bentuk yang tidak dapat dianalisis lebih jauh lagi. Artinya, akar adalah bentuk yang tersisa setelah semua afiksnya ditanggalkan. Manakah pasangan kata yang mengalami proses morfemis dan akarnya?
a)
Pekerjaan dan kerjaan.
b)
Penyakitan dan penyakit.
c)
Penanggalan dan tanggal.
d)
Pengasihan dan kasihan.
22.
Salah satu proses morfemis adalah afiksasi, bentuk dasar dalam proses afiksasi dapat berupa akar, yakni bentuk terkecil yang tidak dapat disegmentasikan lagi. Bentuk dasar ini dapat juga bentuk kompleks, atau dalam bentuk frase. Manakah kata yang menggunakan bentuk kompleks sebagai akarnya?
a)
Keikutsertaan
b)
Keterbelakangan
c)
Istri simpanannya
d)
Penandatanganan
23.
Proses morfemis reduplikasi lazim digunakan dalam kasanah linguistik Indonesia, misalnya dalam bahasa Jawa dan bahasa Sunda. Reduplikasi yaitu mengulang bentuk dasar secara keseluruhan, secara parsial, maupun dengan perubahan bunyi. Kata yang mana mengalami pengulangan dengan perubahan vokal atau fonem lain?
a)
Lelaki
b)
Aki-aki
c)
Dag-dig-dug
d)
Mondar-mandir
24.
Proses morfemis berupa proses pembentukan kata dari sebuah kata menjadi kata lain tanpa perubahan unsur segmental disebut juga konversi, derivasi zero, transmutasi, atau transposisi. Manakah contoh yang tepat untuk konversi?
a)
Kata cangkul sebagai nomina dan verba pada pasangan kalimat Ayah memiliki cangkul dan Cangkul dulu ladang itu, baru dapat ditanami.
b)
Bentuk tunggal dan jamak dalam bahasa Inggris mouse-mice, foot-feet.
c)
DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), UN (United Nation).
d)
Lab (laboratorium), perpus (perpustakaan).
25.
Tataran linguistik sintaksis membahas tentang kata dalam hubungannya dengan kata lain, dengan demikian tidak bisa lepas dari membahas struktur internal kata. Apa gabungan disiplin ilmu yang merupakan cabang-cabang dari tataran linguistik di atas?
a)
Morfonologi
b)
Morfonemik
c)
Morfosintaksis
d)
Semantik
26.
Struktur sintaksis dibangun dari satuan-satuan sintaksis yang paling kecil sampai yang paling besar. Bagaimana tata urut satuan-satuan sintaksis itu?
a)
Frase, klausa, kalimat, dan wacana.
b)
Klausa, frase, kalimat, wacana, dan kata.
c)
Wacana, kalimat, klausa, frase, dan kata.
d)
Kata, frase, klausa, kalimat, dan wacana.
27.
Secara umum struktur sintaksis terdiri dari susunan Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), dan Keterangan (K), kemudian susunan tersebut akan diisi kategori kata yang memiliki peranan tertentu. Pada kalimat Dani melirik dosen di sampingnya, manakah kategori dan peranan yang sesuai?
a)
Kata Dani adalah kategori verba.
b)
Kata Dani memiliki peran pelaku atau agentif.
c)
Kata dosen adalah kategori adjektifa.
d)
Kata melirik memiliki peran pelaku.
28.
Ahli bahasa tradisional memiliki konsep bahwa subjek harus selalu diisi nomina, maka ada kalimat dimana verba memiliki fungsi sebagai nomina. Kalimat apa dimana verba berperan sebagai nomina?
a)
Berenang menyehatkan tubuh.
b)
Citra berenang di danau.
c)
Keluarga itu berenang di pantai seminggu sekali.
d)
Pak Ali membangun kolam berenang di belakang rumah.
29.
Batas antara subjek dan predikat ditandai dengan intonasi nada naik dan tekanan, begitu juga batas kelompok kata frase atau klausa, berupa garis miring. Jika tekanan diberikan pada tempat yang berbeda, maka kalimat itu akan memiliki makna gramatikal yang berbeda. Kalimat mana yang memiliki makna bahwa yang mati adalah kucing?
a)
Kucing / makan ikan mati.
b)
Kucing makan ikan / mati.
c)
Kucing / makan // ikan / mati.
d)
Ikan dimakan kucing / mati.
30.
Amati kalimat berikut ini. “Andi membaca komik di kamar.”, “Pinggir! penumpang meminta kepada sopir bis”. Kata apa yang tidak dapat berdiri sendiri, sehingga tidak termasuk kata penuh dan tidak dapat menjadi kalimat minor?
a)
Andi! (kalimat jawaban : Siapa yang membaca komik di kamar?)
b)
Komik! (kalimat jawaban : Apa yang dibaca Andi di kamar?)
c)
di (kata preposisi yang memiliki keterikatan dengan kata kamar)
d)
Pinggir! (perintah penumpang kepada sopir)
31.
Salah satu ciri frase adalah bahwa frase itu dapat diperluas dengan tambahan komponen baru sesuai dengan konsep atau pengertian yang akan ditampilkan. Frase mana yang dikembangkan dari konsep umum hingga semakin menampilkan komponen paling bersifat khusus sekali?
a)
Kereta, kereta api, kereta api ekspres, kereta api ekspres malam, kereta api ekspres malam cepat sekali.
b)
Soekarno, presiden pertama RI, telah tiada.
c)
Pak Syarif, guru saya, rajin sekali.
d)
Alat komunikasi internasional, bahasa Inggris, banyak dipelajari orang.
32.
Klausa adalah satuan sintaksis berupa runtunan kata-kata berkonstruksi predikatif, fungsi subjek dan predikat bersifat wajib, sedangkan yang lain tidak wajib. Kontruksi mana yang merupakan klausa?
a)
Konstruksi adik mandi pada kalimat Ibu menyuruh adik mandi
b)
Konstruksi kamar mandi pada kalimat adik mandi di kamar mandi
c)
Konstruksi nenek dimandikan perawat di rumah sakit.
d)
Konstruksi siapa yang datang lebih awal?
33.
Ilmu yang mempelajari bahasa adalah linguistik. Di dalam ilmu ini memiliki kajian unsur-unsur bahasa, serta faktor yang memenuhinya sebagai alat penghubung antar manusia satu dengan yang lainnya. Untuk itu bahasa tidak bisa lepas dari kehidupan manusia karena sebagai alat penopang aktivitas di dalam bermasyarakat. Faktor non linguistik apa yang menjadi kajian dalam psikolinguistik?
a)
Hubungan internal antara anggota masyarakat.
b)
Hubungan antara satu kelompok masyarakat dengan masyarakat lainnya.
c)
Hubungan antara otak dan fungsi bahasa.
d)
Hubungan antara bahasa dengan keadaan psikis penuturnya.
34.
Faktor situasional merupakan salah satu kajian sosiolinguistik, mempelajari siapa yang berbicara, kepada siapa, kapan, di mana, dan mengenai masalah apa. Oleh karena itu dikenal variasi bahasa dari segi penutur. Variasi bahasa apa yang berkenaan dengan status golongan dan kelas sosial penutur?
a)
Idiolek
b)
Kronolek
c)
Dialek temporal
d)
Sosiolek
35.
Variasi bahasa berdasarkan bidang pemakaian adalah menyangkut bahasa itu digunakan untuk keperluan apa atau bidang apa. Misalnya, dalam bidang terapi wicara digunakan variasi bahasa yang hanya digunakan dalam bidang terapi wicara saja. Variasi bahasa apa sesuai paparan diatas?
a)
Idiolek
b)
Dialek
c)
Kronolek
d)
Fungsiolek
36.
Martin Joos (1967) membagi variasi bahasa atas lima macam gaya (style). Ragam apa yang akan digunakan dalam menyusun laporan praktikum dan KTI?
a)
Ragam beku (frozen)
b)
Ragam resmi (formal)
c)
Ragam usaha (konsultatif)
d)
Ragam santai (casual)
37.
Penderita latah akan mengucapkan kata-kata tabu, kata-kata yang tidak pantas diucapkan jika dinilai dari segi kesopanan, respon seperti ini akan menimbulkan perasaan malu, minder, takut untuk bicara, bahkan perasaan tertekan. Dalam subdisiplin ilmu apa latah itu dikaji?
a)
Psikolinguistik dan sosiolinguistik.
b)
Neurolinguistik
c)
Paralinguistik
d)
Linguistik behaviour
38.
Contoh urutan materi dalam intervensi pada pasien dengan gangguan bahasa adalah sebagai berikut : “Kata kerja → frase dengan kata kerja tersebut sebagai inti → kalimat sederhana → kalimat kompleks”. Apa prinsip dasar dalam intervensi tersebut yang harus jadi perhatian?
a)
Aturan morfologi
b)
Aturan fononogi
c)
Variasi bahasa
d)
Hirarki linguistik
39.
Aliran linguistik fungsional berusaha menjelaskan tentang wujud bahasa sebagai sistem komunikasi manusia. Maksudnya adalah .…
a)
Sistem komunikasi tidak berkaitan dengan tujaan berbahasa
b)
Sistem komunikasi dideskripsikan apa adanya
c)
Sistem komunikasi menggunakan unit-unit bahasa
d)
Sistem komunikasi tidak terpisah dari tujuan berbahasa.
40.
Ibu Sinta, guru bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama akan mengajarkan materi yang berkaitan dengan kajian morfologi berupa frasa yang merupakan unit gramatika dengan menyajikan sebuah kalimat berikut ini. /Siska sedang membaca novel di perpustakaan/. Dari kalimat tersebut dapat dianalisis menjadi unit yang lebih kecil, yaitu frasa. Kalimat tersebut memiliki frasa 'sedang membaca' dan 'di perpustakaan'. Kajian unit bahasa seperti contoh di atas merupakan kajian linguistik berdasarkan aliran apa?
a)
Deskriptif
b)
Fungsional
c)
Struktural
d)
Transformasi
Reset
