Worksheets004 RESPONSI BHL
Total questions: 36
Worksheet time: 18mins
Aktivitas antioksidan yang kuat pada suatu sampel memiliki nilai IC50 yaitu
> 150 ppm
100-150 ppm
50-100 ppm
< 50 ppm
Pelarut yang digunakan dalam pembuatan larutan stok metode DPPH/FRAP adalah
C2H5OH
CH3CHO
CH3OH
C2HOH
Aktivitas antioksidan non enzimatis pada tanaman dan sumber bahan hayati laut dapat diuji dengan metode, kecuali
Ferrous ion chelating
Ferric Reducing Antioxidant Power
2,2 azinobis (3-etilbenzotiazolin)-6-Sulfonat
2,2 difenil-1-pikrihidrazil
Berikut ini ciri-ciri dari uji antioksidan metode DPPH yaitu
Senyawa radikal kurang stabil
Reaksi transfer elektron dari antioksidan ke senyawa Fe
Reaksi penangkapan atom hidrogen dari antioksidan
Reaksi stoikiometri pada atom nitrogen
Senyawa fenolik yang paling aktif sebagai antioksidan alami dan banyak ditemukan di tumbuhan darat maupun laut yaitu
Asam askorbat dan Asam galat
Karotenoid dan Kuersetien
Kuersetein dan Asam galat
Asam askorbat dan Karotenoid
Panjang gelombang yang digunakan untuk visualisasi plat TLC menggunakan sinar UV adalah
200-325 nm
245-325 nm
254-366 nm
245-366 nm
Visualisasi plat TLC untuk mengetahui kandungan gugus amino dan amina dilakukan dengan cara
Visualisasi dengan sinar UV
Visualisasi dengan perekasi vanilin
Visualisasi dengan pereaksi ninhidrin
Visualisasi dengan pereaksi difenilamina
Visualisasi plat TLC untuk mengetahui kandungan aldehid atau keton dilakukan dengan cara
Visualisasi dengan pereaksi vanilin
Visualisasi dengan pereaksi ninhidrin
Visualisasi dengan pereaksi difenilamina
Visualisasi dengan pereaksi Rhodamin-B
Berikut yang bukan cara memilih dan mengoptimalkan fase gerak pada TLC yaitu
Fase gerak yang digunakan campuran eluent polar
Kemurnian dari fase gerak harus sangat tinggi
Daya elusi fase gerak harus diatur sedemikian rupa
Polaritas fase gerak harus disesuaikan dengan polaritas fase diam
Campuran eluent dengan perbedaan polaritas akan lebih optimal dalam memisahkan senyawa. berdasarkan pernyataan tersebut, manakah yang lebih optimal dalam memisahkan senyawa pada sampel mangrove?
Aseton - Dietil eter - n-Hexane
Methanol - Alkohol - Aseton
Kloroform - Etil asetat - n-Hexane
Dietil eter - Etil asetat - n-Hexane
Manakah yang bukan merupakan faktor yang mempengaruhi besarnya nilai Rf dalam TLC?
Sifat penyerap dari fase diam yang digunakan
Besar plat fase diam yang digunakan
Komposisi dan kemurnian fase gerak yang digunakan
Struktur kimia dari senyawa yang dipisahkan
Keunggulan dari ekstraksi metabolit sekunder senyawa mangrove menggunakan metode ekstraksi maserasi adalah
Proses ektraksi continue sehingga tidak menghabiskan waktu dan pelarut yang banyak
Dapat menghindari rusaknya senyawa yang bersifat termolabil
Pelarut yang digunakan selalu baru dan hasilnya lebih optimal
Semua senyawa bioaktif dalam sampel dapat diekstrak seluruhnya tanpa terlewat satupun
Pemilihan pelarut pada proses ekstraksi merupakan hal yang penting dalam efisiensi ekstraksi. Salah satu persyaratan yang harus dimiliki pelarut adalah
Memicu perubahan secara kimia pada bahan ekstraksi
Perbedaan polaritas solvent dan solute yang kecil
Dapat bercampur dengan bahan yang diekstrak
Mengekstrak banyak pengotor dari sampel yang akan diekstraksi
Apabila pada sampel mangrove senyawa yang ingin didapatkan adalah tanin. Maka pelarut yang digunakan adalah
n-Hexane
Aseton
Kloroform
Etil Asetat
Pernyataan dibawah ini yang tidak tepat mengenai OCC adalah ..
Senyawa yang berinteraksi lemah dengan fase diam akan bergerak lebih cepat
Senyawa yang berinteraksi kuat dengan fase diam akan bergerak lebih cepat
Senyawa yang berbeda memiliki koefisien partisi yang berbeda
Pemisahan komponen campuran bergantung pada tingkat adsorbsi antar senyawa terhadap fase diam
Yang bukan ciri-ciri dari kromatografi kolom fase terbalik adalah
Fase gerak polar dengan fase diam non polar
Sampel dengan tingkat kepolaran tinggi terelusi lebih awal
Sampel dengan tingkat kepolaran rendah akan terelusi dibagian akhir
Sampel dengan tingkat kepolaran tinggi terelusi lebih lama
Yang merupakan ciri-ciri kromatografi kolom terbuka fase normal adalah
Sampel dengan tingkat kepolaran rendah dan tinggi akan terelusi bersamaan
Sampel dengan tingkat kepolaran tinggi akan terelusi lebih awal
Sampel dengan tingkat kepolaran rendah akan terelusi lebih lama
Sampel dengan tingkat kepolaran tinggi akan terelusi lebih lama
Proses fase gerak bergerak melalui kromatografi kolom disebut
Partisi
Polarisasi
Adsorbsi
Elusi
Berikut yang bukan merupakan adsorbent yang digunakan dalam kromatografi kolom adalah
Si-60
MgO
Al2O3
KMnO4
Karakteristik elusi isokratik dibandingkan elusi gradien adalah
Proporsi pelarut organik meningkat lebih cepat
Fase gerak pada pelarut organik dengan polaritas tinggi bergerak lebih awal
Elusi isokratik lebih kuat dibandingkan dengan elusi gradien
Komposisi fase gerak tetap konstan
Apabila pada suatu ekstrak sampel terdapat senyawa aldehid. Maka uji lanjutan yang akan dilakukan setelah uji TLC adalah ..
Uji Fitokimia
Uji PCR
Uji BSLT
Uji HPLC
Uji lanjutan untuk mengetahui karakteristik pigmen senyawa dari ekstrak suatu sampel dilakukan dengan metode
Uji HPLC
Uji FTIR
Uji SEM
Uji GCMS
Berikut manakah yang bukan termasuk senyawa metabolit sekunder
Sterol
Tanin
Halioxepine
Aurantoside
Dibawah ini yang tidak merupakan senyawa bioaktif dengan antioksidan sebagai aktivitas biologisnya yaitu
Chlorampenicol
Melatonin
Curcumin
Omega-3 polyunsaturated fatty acids
Mengapa pada OCC, senyawa polar berada diatas?
Karena senyawa polar akan berikatan dengan absorben yang juga bersifat polar sehingga sulit untuk turun
Karena senyawa polar akan berikatan dengan senyawa lainnya sehingga sulit untuk turun
Karena senyawa polar berjumlah lebih sedikit daripada senyawa lainnya sehingga sulit untuk turun
Karena senyawa polar memiliki nilai densitas yang kecil saat fase gerak pada kolom sehingga sulit untuk turun
Apa fungsi glasswool pada separatory funnel dalam uji OCC?
Meningkatkan efisiensi fraksinasi OCC
Mencegah aliran fase diam
Melakukan filtrasi terhadap senyawa yang ingin didapatkan
Membantu pergerakan aliran fase gerak
Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai kekuatan elusi dari deret pelarut senyawa dalam kolom pada uji OCC?
Etanol < Metanol < Etil Asetat < Sikloheksana
Heksana > Toluene > Kloroform > Propanol
Heksana < Kloroform < Etil Asetat < Metanol
Metanol > Aseton > Etil Asetat > Heksana
Faktor yang mempengaruhi gerakan noda dalam TLC kecuali
Jumlah Cuplikan yang digunakan
Luas permukaan daerah penotolan
Derajat kemurnian fase gerak
Teknik percobaan yang dilakukan
Laboratorium biosafety level 3 yaitu ..
Laboratorium layak untuk menguji agen penyakit yang cukup potensial membahayakan laboran dan lingkungan
Laboratorium layak unuk menguji agen penyakit menular yang berpotensi membahayakan akibat terpapar melalui inhalasi
Laboratorium layak untuk menguji agen penyakit endemik yang berisiko tertular melalui inhalasi yang telah tercemar
Laboratorium layak untuk menguji agen penyakit yang kurang membahayakan kesehatan manusia dan dapat diminimalisir segala resiko bahaya
Manakah produk berikut yang tidak direview oleh kekeyi?
Oreo x Supreme
Indomie x Louis Vuitton
Pentol x Cabe-cabean pasar
Cilok x Gerobak abang SD
Metode uji antioksidan berikut manakah yang tidak menggunakan transfer atom hidrogen untuk menilai IC50 antioksidan suatu produk?
Oxygen radical absorbance capacity
Total radical trapping antioxidant parameter
Ferric reducting antioxidant power
ABTS radical scavenging
Metode uji antioksidan yang memiliki prinsip kerja dengan menggunakan radikal kation organik yaitu ..
FRAP
DPPH
ABTS
TRAP
Berikut manakah yang merupakan jenis antioksidan enzimatis
EDTA
Aspirin
Catalese
Ibuprofen
Manakah pernyataan berikut yang salah mengenai istilah yang ada pada kromatografi
Waktu retensi adalah waktu yang diperlukan analit untuk melewati sistem
Analit adalah zat yang dipisahkan
Volume retensi adalah volume fase diam yang dibutuhkan untuk mengelusi komponen analit
Kromatogram adalah ouput visual yang diperoleh dari hasil pemisahan
Siapakah asisten BHL favorite kalian?
(a)
INI ADALAH BHL MENFESS
Silahkan tulis apapun sesuka hati kalian!
(a)
