wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Detection Maturity Indice

Total questions: 40

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Dibawah ini adalah sifat-sifat indek kematangan, kecuali

a)

Sederhana

b)

Konsisten dengan kualitas dan masa simpan komoditi

c)

Non destruktif jika mungkin

d)

syarat minimal untuk diterima konsumen

2.

Beberapa faktor yang menyebabkan penyusutan pada bahan pertanian dan pangan adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

faktor biologis

b)

faktor fisik/mekanis

c)

faktor khemis

d)

faktor fisiologis

3.

Kematangan yang sesungguhnya dan terjadi pada buah yang sudah tua, artinya buah sudah benar-benar matang dalam arti yang kita pahami sehari-hari, buah sudah enak dikonsumsi, rasanya manis dan seterusnya.

a)

Kematangan fisiologis

b)

kematangan

komersial

c)

kematangan optimum

d)

kematangan

visual

4.

Suatu ukuran yang dapat digunakan untuk menentukan waktu panen, yaitu apakah suatu produk sudah dapat dipanen atau belum

a)

indek kematangan

b)

indek ketuaan

c)

maturity index

d)

semua jawaban benar

5.

Komoditas yang responsif terhadap perlakuan waxing

a)

pepaya

b)

alpukat

c)

semua jawaban benar

d)

jambu biji

6.

Indek kematangan berdasarkan warna kulit dapat diterapkan pada komoditi dibawah ini, kecuali :

a)

jeruk, pepaya

b)

tomat, nenas

c)

semangka, rambutan

d)

kelapa, jagung manis

7.

Buah blewah memiliki indek kematangan yang bersifat subjektif dan non destruktif yaitu....

a)

Mudah dilepaskan dari tanamannya

b)

Berat jenis

c)

Kekerasan, kepadatan, kekompakan

d)

Laju respirasi dan produksi etilen

8.

Dibawah ini adalah indeks ketuaan visual yang bersifat Subyektif dan Non-destruktif , kecuali :

a)

karakteristik permukaan

b)

warna kulit

c)

bentuk

d)

Mudah terbuka polongnya

9.

Jumlah padatan terlarut, Kadar lemak, Kadar air, Kadar asam, Kadar karbohidrat, Kadar gula merupakan ..............

a)

indek kimia bersifat obyektif dan destruktif

b)

indek kimia bersifat subyektif dan destruktif

c)

indek fisiologis bersifat obyektif dan destruktif

d)

indek fisiologis bersifat subyektif dan destruktif

10.

Indeks fisiologis yang bersifat obyektif dan non destruktif yang ditunjukkan pada gambar di samping ini adalah.....

a)

Laju respirasi

b)

produksi etilen

c)

konsentrasi etilen

d)

semua jawaban benar

11.

Estimasi derajat kematangan salah satunya mengunaakan komputasi (Indeks perhitungan) yang bersifat obyektif dan non-destruktif. Jika kita mempunyai komoditas melon, maka indek perhitungan yang digunakan adalah.......

a)

Hari sejak bunga mekar

b)

Hari sejak pembentukan buah

c)

Hari sejak pembungaan

d)

Hari sejak penanaman

12.

Indek ketuaan fisik yang digunakan untuk menentukan kematangan komoditas nangka adalah......

a)

kekerasan

b)

Bunyi bergaung bila diketuk

c)

struktur daging

d)

berat jenis

13.

Metode destruktif ini dinamakan...

a)

Starch Index

b)

Starch Test

c)

Iodine Index

d)

Iodine test

14.

Teknik pengukuran destruktif ini dilakukan pada buah kelapa sawit sebelum masuk ke unit pengolahan Crude Palm Oil (DPO), uji apakah ini?

a)

kadar asam lemak bebas

b)

kadar asam tertitrasi

c)

kadar air dalam minyak

d)

kadar asam lemak

15.

Berikut ini adalah cara penentuan indek kematangan destruktif dengan alat penentrometer untuk menentukan parameter....

a)

hardness

b)

firmness

c)

crunchyness

d)

softiness

16.

Berikut ini adalah prinsip kerja pengukuran kualitas bahan pertanian secara non destruktif

menggunakan....

a)

Artificial Neural Network (ANN)

b)

Electronic-Nose

c)

Electrochemical Nose

d)

Nuclear Magnetic Resonance (NMR)

17.

Disamping ini merupakan metode untuk menentukan aroma/flavor/odor suatu bahan jus buah menggunakan prinsip.......

a)

Electronic nose

b)

Electrochemical Nose

c)

Differential Nose

d)

Artificial Neural Network

18.

Salah satu instrumen yang dapat digunakan untuk mengestimasi soluble solids content, flesh firmness, acidity and dry weight adalah....

a)

NMR

b)

NIR

c)

Piknometer

d)

Refraktometer

19.

Alat disamping ini dapat digunakan untuk menentukan mutu minyak atsiri secara kimia secara destruktif yaitu

a)

Brix

b)

putaran optik

c)

putaran optik dan Brix

d)

Spesific gravity

20.

Pengukuran warna dapat dilakukan menggunakan suatu instrumen atau membandingkan warna buah yang ada di pohon dengan suatu gambar standar yang dikenal dengan nama............

a)

Yellowness Color Indice

b)

Color indice

c)

Picture Chart

d)

Color Chart

21.

Dibawah iniadalah kriteria mutu produk hortikultura, yaitu....

a)

Mutu teksturs

b)

Kondisi (ada/tidak adanya cacat atau kerusakan)

c)

Mutu penampakan (visual)

d)

Bentuk dan UKuran

e)

Semua jawaban betul

22.

Berdasarkan bagian tanaman yang mengering, misal daun yang mengering atau pucuk yang mengering merupakan indek kematangan untuk.....

a)

semua jawaban betul

b)

jahe

c)

pisang ambon

d)

bawang merah

23.

Beberapa pengukuran kualitas buah ketika dipetik dapat digunakan untuk menentukan derajat kemasakan (degree of ripeness). Dibawah ini ciri-ciri tahap ripening , kecuali

a)


Breakdown klorofil

b)

perubahan flavor

c)

penurunan betacaroten

d)

perubahan kandungan solid

24.

Rasa pahit disebabkan oleh senyawa ............ sehingga jumlah kandungan senyawa tersebut dalam produk hortikultura dapat diukur untuk menentukan tingkat rasa pahit

a)

senyawa fenol

b)

senyawa flavonoid

c)

senyawa alkaloid

d)

senyawa antosianin

25.

Di dalam perkembangannya, buah mengalami tiga fase perubahan, yaitu pertumbuhan, penuaan, dan pematangan. Pada proses kematangannya, semua buah mengalami beberapa perubahan keadaan, diantaranya adalah........

a)

perubahan sifat fisik (struktur, tekstur)

b)

perubahan sifat kimia

c)

perubahan rasa/aroma

d)

Perubahan warna kulit buah terjadi dari warna hijau ke arah warna kuning

26.

Tahap di mana buah mencapai kematangan optimal untuk dikonsumsi. Buah mencapai kualitas rasa, aroma, dan tekstur terbaik pada tahap ini. Pada tahap ini, buah biasanya memiliki kandungan gula tinggi dan rasa yang lebih manis disebut......

a)

Tahap matang berlebihan

b)

Tahap matang pra-petik

c)

Tahap matang teknis

d)

Tahap matang konsumsi:

27.

Pengaplikasian Non Destruktive Technique untuk menguji mutu buah telah mulai giat dikaji dan menunjukkan hasil yang memberi harapan sehingga penanganan buah segar khususnya dalam pemeriksaan mutu bagian dalam, Adapun keunggulan teknik ini adalah................

a)

mudah dilakukan secara cepat

b)

tepat dan handal

c)

semua jawaban betul

d)

mengkaji mutu internal buah tanpa merusak buah

28.

Penanganan pascapanen mengunakan perlakuan ozonisasi menggunakan O3 (ozon) yang berperan berikut ini kecuali:

a)

berfungsi sebagai antioksidan kuat

b)

mengoksidasi etilen dan gas yang dilepas oleh metabolisme

c)

mengurangi laju respirasi

d)

memperlambat penuaan produk hortikultura segar selama penyimpanan

29.

Satu-satunya produk hasil dekomposisi dari perlakuan ozonisasi adalah.......

a)

ion O-2

b)

Oksigen

c)

Nitrogen

d)

Helium

30.

Kelebihan Teknik Ozonisasi, kecuali :

a)

Mengurangi patogen dan mikroorganisme

b)

Memperpanjang umur simpan bahan hasil pertanian

c)

Menjaga kualitas sensori produk

d)

Berpengaruh terhadap sifat organoleptik.

31.

Suatu proses untuk merusak pigmen hijau pada buah-buahan tanpa menghambat sistesis pigmen karotenoid, Waktu yang diperlukan untuk menghilangkan warna hijau pada buah tergantung tingkat kematangan dan kandungan khloropilnya, merupakan definisi dari proses

a)

Degreening

b)

Colouring

c)

Pemeraman

d)

Waxing

32.
  1. Buah harus keadaan matang hijau/mature

2. kualitas bagus --> buah yang terinfeksi jika ditambah etilen atau asetilen mempercepat kerusakan

merupakan persyaratan untuk.........................

a)

Degreening

b)

waxing

c)

Pemeraman

d)

Colouring

33.

Etilen dari daun atau buahan yang matang disebut.....

a)

Biotilen

b)

Bioetilen

c)

Etilen alami

d)

Bioasetilen

34.

alfa-naftalen asetat merupakan

a)

biocide

b)

bahan sejenis etilen

c)

bahan kimia pengatur pertumbuhan

d)

zar asetilen

35.

Hambatan penanganan pasca panen dengan senyawa kimia adalah , kecuali:

a)

Senyawa kimia dapat meninggalkan residu pada produk

b)

Penggunaan bahan kimia berpotensi mencemari lingkungan

c)

penerimaan produk yang diproses dengan bahan kimia lebih tinggi

d)

Memerlukan peralatan dan infrastruktur khusus, meningkatkan biaya implementasi

36.

yang bukan tujuan dari proses pelilinan pada BHP

a)

Bertindak sebagai “carrier” fungisida, mencegah pertunasan dan, warna, dimana penambahan warna diijinkan dan diinginkan

b)

Menutup luka yang kecil/goresan pada permukaan komoditas

c)

Memberi kilap dan memperbaiki penampakan buah

d)

Memiliki permukaan buah yg bebas dari air/uap air

37.

Dibawah ini yang tidak termasuk metode Waxing pada buah.......

a)

Dipping

b)

Foam

c)

Brush

d)

Fogging

38.

Jenis lilin yang mengandung 70 – 80% hidrokarbon alifatik dan pelarut seperti aseton atau etil asetat adalah.....

a)

Bar or Slab Waxes

b)

Emulsion Waxes

c)

Sucrose Ester Coating

d)

Solvent Waxes

39.

Kelebihan penanganan pascapanen dengan senyawa kimia, yaitu

a)

semua jawaban betul

b)

Efektivitas yang lebih tinggi

c)

Penggunaan minimal tenaga kerja

d)

Hasil yang lebih konsisten

40.

komoditas yang tidak direkomendasikan dengan coating lilin

a)

semua jawaban betul

b)

kubis

c)

brokoli

d)

rambutan