NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsSOAL UAS ETIKA & REGULASI TW
Total questions: 60
Worksheet time: 2hrs 0mins
Name
Class
Date
1.
Terapis wicara untuk memenuhi suatu kewajiban dalam menjalankan tugas-kegiatannya mengandalkan keterampilan berdasarkan keahlian khusus, sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik, permanen, dan terus memperbaharui keterampilannya sesuai perkembangan teknologi. Apakah nama yang paling tepat?
a)
Karier
b)
Profesi
c)
Kompeten
d)
Pekerjaan
e)
Jalan hidup
2.
Terapis wicara dalam kehidupan sehari-hari melakukan suatu kegiatan, yang tidak memiliki aturan yang rumit, untuk tujuan mendapatkan penghasilan (uang) yang dilakukan dengan cara yang baik dan benar, supaya dapat mempertahankan serta memenuhi kebutuhan hidup. Apakah nama yang paling tepat?
a)
Karier
b)
Profesi
c)
Kompeten
d)
Pekerjaan
e)
Jalan hidup
3.
Terapis wicara dalam menjalankan pekerjaan atau bidang pekerjaan yang menuntut pendidikan keahlian intelektual tingkat tinggi, latihan khusus, tanggung jawab, etis yang mandiri dalam prakteknya. Apakah nama yang paling tepat?
a)
Jalan hidup
b)
Kompeten
c)
Pekerjaan
d)
Profesi
e)
Karier
4.
Terapis wicara merupakan seorang individu yang mempunyai gelar dan/atau sertifikasi dalam bidang terapi wicara yang memiliki kualifikasi untuk mendiagnosis gangguan bahasa, wicara, dan menelan, serta mempunyai kewenangan untuk menentukan dan melaksanakan tata laksana terapeutik. Dimana letak ciri khas yang melakat dalam profesi?
a)
Adanya standar dan kaidah moral yang tinggi
b)
Mengabdi terhadap kepentingan masyarakat
c)
Terdapat izin untuk menjalankan profesi
d)
Dijalankan oleh kaum professional
e)
Adanya pengetahuan khusus
5.
Dimensi Kepuasan pada diri klien yang mengacu pada penerapan semua persyaratan pelayanan dalam menjalankan penyelenggaraan pekerjaan dan praktik terapi wicara. Dimanakah letak jawaban dimensi kepuasan yang paling tepat?
a)
Mutu pelayanan
b)
Efektifitas pelayanan.
c)
Pengetahuan dan kompetensi.
d)
Kebebasan melakukan pemilihan.
e)
Hubungan terapis wicara dengan klien
6.
Pada umumnya, masing-masing perilaku di dalam profesi mendasarkan aktivitas dan perbuatannya kepada seperangkat kaidah perilaku yang disusun secara tertulis & sistematis sebagai pedoman yang harus dipatuhi dalam mengebankan suatu profesi. Dimana letak ciri khas yang melakat dalam profesi?
a)
Adanya standar dan kaidah moral yang tinggi
b)
Mengabdi terhadap kepentingan masyarakat
c)
Terdapat izin untuk menjalankan profesi
d)
Dijalankan oleh kaum professional
e)
Adanya pengetahuan khusus
7.
Dalam menjalankan pelaksanaan pelayanan terapi wicara, para terapis wicara seyogianya meletakkan kepentingan pribadinya; tetapi mengutamakan kepentingan dan melindungi klien, masyarakat sebagai penerima pelayanan. Dimana letak ciri khas yang melakat dalam profesi?
a)
Adanya standar dan kaidah moral yang tinggi
b)
Mengabdi terhadap kepentingan masyarakat
c)
Terdapat izin untuk menjalankan profesi
d)
Dijalankan oleh kaum professional
e)
Adanya pengetahuan khusus
8.
Pengkajian merupakan langkah awal yang harus dikerjakan oleh Terapis Wicara dalam memberikan pelayanan Terapi wicara pada klien. Apakah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melaksanakan pengkajian Kegagapan?
a)
Kelengkapan sarana untuk melakukan pengkajian
b)
Orientasi penanganan adalah untuk memenuhi kebutuhan klien.
c)
Memperhatikan data yang berhubungan riwayat gangguan Klien.
d)
Tidak cepat merasa puas mengeksplore kondisi dan gangguan klien.
e)
Mengumpulkan gambaran perilaku dan reaksi klien terhadap gangguan
9.
Terapis wicara dalam melaksanakan tindak terapi wicara berusaha dalam mengambil keputusan berdasarkan prinsip kesejahteraan manusia; yaitu bertanggung jawab terhadap dirinya atas tindakan yang dilakukan dan terhadap klien tentang apa yang di komunikasikan. Apa yang menjadi kunci dasar keberhasilan dari komunikasi terapeutik.
a)
Mampu menguasai perasaan sendiri
b)
Mampu berperan sebagai role model
c)
Mampu menciptakan suasana Altruisme
d)
Mampu mengetrapkan etika dan fegulasi
e)
Mampu memahami, menghayati nilai yang dianut klien;
10.
Dapat digunakan untuk merujuk pada gangguan bahasa yang diakibatkan adanya lesi di otak (vaskuler, trauma, tumor, infeksi) pada hemisfer dominan pusat bahasa, terjadi saat usia anak pertama kali mampu berkalimat biasanya setelah usia 2 tahun. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Kongenital afasia
b)
Aquaired afasia
c)
Afasia dewasa
d)
Disartria
e)
Dislogia
11.
Seorang anak mengalami keterlambat perkembangan bahasa yang penyebabnya bukan karena adanya gangguan pendengaran, mental retardasi, sosial emosi, bukan akibat adanya lesi/kerusakan pada otak, dan masa terjadinya 1 – 2 tahun pertama. Penyebabnya belum diketahui, positif adanya riwayat keluarga yg memiliki kesulitan bahasa. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Kongenital afasia
b)
Aquaired afasia
c)
Afasia dewasa
d)
Disartria
e)
Dislogia
12.
Klien mengalami kesulitan dalam mengekspresikan ide-ide ke dalam bentuk wicara yang berhubungan dengan adanya gangguan penurunan daya nalar dan lemahnya daya pikir. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Spektrum autism
b)
Mental retardasi
c)
Fragile sindrom
d)
Down sindrom
e)
Dislogia
13.
Klien mengalami gangguan bahasa perolehan yang disebabkan oleh kerusakan otak; ciri gangguan dapat menyeluruh atau sebagian dari pemahaman bahasa, formulasi dan penggunaan, tidak termasuk gangguan yang berhubungan dengan kekurangan sensori primer, kemunduran mental secara umum atau gangguan kejiwaan. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Afasia perkembangan
b)
Kekacauan bahasa
c)
Kongenital afasia
d)
Aquaired afasia
e)
Afasia dewasa
14.
Klien mengalami suatu gejala gangguan produksi bunyi ujaran yang bisa berupa adanya pengantian, penukaran bunyi, penghilangan, penambahan, kesemuannya itu dapat mempengaruhi kejelasan bicara seseorang; yang berhubungan dengan kesulitan feedback auditori, dapat diakibatkan karena kehilangan pendengaran. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Disaudia
b)
Disartria
c)
Disglosia
d)
Dislogia
e)
Dislalia
15.
Anak lahir ke dunia dengan kondisi yang normal, nilai visuospasial dan sensori motor memiliki keeratan yang berarti dengan keseluruhan fungsi kognitif. Kondisi ini dapat dilihat dari performa individu, terutama saat keseimbangan antara atensi pada internal (tubuh) dan eksternal (lingkungan). Dimanakah letah hubungan proses sensori dan kognitif yang tepat berada?
a)
Sosial
b)
Bentuk
c)
Pengguna
d)
Linguistik
e)
Semantik
16.
Klien mengalami gangguan wicara neurologis, yang mana mempunyai keterbatasan kemampuan untuk menggunakan otot-otot yang berhubungan dengan wicara – (bibir, lidah, langit-lengit lembut, laring, dan wajah), yang diperlukan untuk memproduksi bunyi bahasa. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Dislalia
b)
Dislogia
c)
Disartria
d)
Disaudia
e)
Disglosia
17.
Klien mengalami ketidakmampuan untuk merencanakan, melaksanakan ide dalam aksi motorik yang berguna; (programisasi gerak otot-otot untuk memproduksi berbagai bunyi bahasa (fonem), kata-kata secara sadar). Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Dislogia
b)
Disartria
c)
Disaudia
d)
Disglosia
e)
Dispraksia
18.
Klien mengalami kelainan bicara karena adanya kelainan bentuk dan struktur organ artikulasi; celah palatum, sub-mokus cleft, maloklusi (salah temu gigi atas dan bawah) anomali (penyimpangan bawaan: bentuk lidah tebal, velum terbelah, tali lidah pendek) gangguan ini terjadi pada proses tumbuh kembang, umumnya dibawa sejak lahir. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Dislalia
b)
Dislogia
c)
Disartria
d)
Disaudia
e)
Disglosia
19.
Klien mengalami suatu kondisi ketidak mampuan berartikulasi bunyi-bunyi bahasa yang standar, yang disebabkan oleh karena kesalahan belajar atau ketidak normalan pada organ-organ bicara luar dan tidak untuk kerusakan sistem saraf pusat (atau ferifer), yang biasanya disebut gangguan artikulasi non-organik atau fungsional. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Dislalia
b)
Dislogia
c)
Disartria
d)
Disaudia
e)
Disglosia
20.
Klien saat bicara mengalami gangguan, pada gerakan vocal tract untuk memproduksi bunyi bicara, yang memerlukan ketepatan penempatan, tempo/waktu, arah gerakan, kekuatan gerakan alat-alat ucap, kecepatan merespon dari setiap perisriwa, kesemuannya ini memerlukan keutuhan/integrasi sistem neuralsaraf. Dimanakah letak gangguan yang paling tepat berada?
a)
Irama/kelancaran
b)
Artikulasi
c)
Bahasa
d)
Wicara
e)
Suara
21.
Terapi wicara dalam memberikan pelayanan kepada klien perkembangan selalu mengkaji pada proses pemberian makna pada stimulasi indrawi, sehingga klien memperoleh pengalaman tentang obyek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi, menafsirkan pesan dan pengetahuan baru melalui auditori. Dimanakah letak pengkajian yang sedang dilakukan?
a)
Pada sensasi pendengaran
b)
Pada asosiasi pendengaran
c)
Pada persepsi pendengaran
d)
Pada meaning pendengaran
e)
Pada fungsional pendengaran
22.
Klien mengalami gangguan hasil dari kesalahan struktur atau fungsi pada vocal tract, saat proses respirasi, fonasi dan resonansi, sehingga salah satu atau lebih dari aspek nada, kenyaringan, kualitas (resonansi) tidak sesuai dengan umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, latar belakang sosial budaya (lingkungan) si pembicara. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Afonia
b)
Disfonia
c)
Disritmia
d)
Disfluensi
e)
Disprosodi
23.
Klien mengalami kehilangan sumber suara dan atau mekanisme suara tidak dapat bekerja sebagaimana semestinya, sehingga kehilangan suara yang sempurna, sebagai suatu akibat dari histerikal (perubahan problem emosi ke arah symptom fisik, psikosomatik, kelumpuhan, penyakit atau salah penggunaan pita suara. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Afonia
b)
Disfonia
c)
Disritmia
d)
Disfluensi
e)
Disprosodi
24.
Dimensi kepuasan pada diri klien yang mengacu pada penerapan Kode Etik & Standar Pelayanan Terapi Wicara dalam menjalankan penyelenggaraan pekerjaan dan praktik terapi wicara. Dimanakah letak jawaban yang paling tepat, sesuai pernyataan di atas?
a)
Kewajaran pelayanan
b)
Ketercapaian pelayanan
c)
Kenyamanan pelayanan
d)
Ketersediaan pelayanan
e)
Kesinambungan pelayanan
25.
Ketidaklancaran pada arus bunyi ujaran yang tidak sesuai dengan usia si pembicara akan mempengaruhi irama, rata-rata kata yang diproduksi ketika berbicara dan menimbulkan suatu usaha yang kuat dari pembicara untuk dapat berbicara lancar. Gejala Inti (core behavior) berupa: pengulangan, perpanjangan dan Bloks. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Disfluensi
b)
Disritmia
c)
Gagap
d)
Klater
e)
Latah
26.
Seorang klien sensitif terhadap sesuatu stimulus yg mengejutkan, maka ia akan merespon dengan cara atau bentuk aktifitas verbal dan/atau non verbal yang berupa: mematuhi perintah, menirukan gerakan, mengulang bunyi atau kata-kata tak sopan atau tabu, yang sebenarnya tidak pantas untuk diucapkan; secara spontan tanpa disadari. Dimanakah diagnosis yang paling tepat berada?
a)
Disfluensi
b)
Disritmia
c)
Gagap
d)
Klater
e)
Latah
27.
Sebuah sistem yang kompleks, bergantung pada beberapa sistem lain untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Fungsi ini normal bergantung pada mekanisme mekanik pada telinga tengah dan koklea, mikromekanik dan seluler dari organ corti, keseimbangan kimiawi dan lingkungan bio-elektris telinga dalam, dan sistem saraf pusat beserta saraf penghubungnya yang bekerja dengan baik. Apakah nama yang paling tepat berada?
a)
Sensasi
b)
Proses auditori
c)
Keseimbangan
d)
Feedback auditori
e)
Integrasi neurologis
28.
Terapis wicara dalam memberikan pelayanan, seyogianya menjalin hubungan yang saling menguntungkan dan terdefinisi dengan baik yang dimasuki oleh 2 atau lebih profesi untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena perlu adanya komitmen terhadap struktur yang di kembangkan dan tanggung jawab bersama; kewenangan dan akuntabilitas untuk sukses bersama; berbagi atas sumber daya dan penghargaan. Apakah nama yang tepat dari pernyataan di atas?
a)
Interaksi
b)
Kalibrasi
c)
Toleransi
d)
Konsultasi
e)
Kalaborasi
29.
Seorang anak dengan diagnosis dislogia (retardasi mental) sering mengalami gangguan perkembangan bahasa, bicara, artikulasi/fonem, motorik/gerak terlambat. Tidak menutup kemungkinan emosi dan psikososial mengalami keterlambatan pula, maka diperlukan data penunjang dari ahli lain untuk penegakan diagnosis yang tepat. Kemanakah pemeriksaan ahli lain untuk memperoleh data penunjang yang tepat?
a)
Dokter neurologi
b)
Dokter THT
c)
Dokter anak
d)
Pedagog
e)
Psikolog
30.
Terapis wicara dalam memberikan pelayanan, seyogianya melakukan suatu tindakan atau proses secara periodik, meliputi kriteria respon dan kriteria keberhasilan, dimaksud untuk mendapatkan profil kemampuan klien yang telah dicapai; harus menjawab ketercapaian tujuan jangka pendek sehingga dapat menetapkan tindak lanjut secara akurat. Apakah nama kegiatan yang dilakukan terapis wicara sesuai pernyataan di atas?
a)
Evaluasi
b)
Informasi
c)
Kalaborasi
d)
Tindak kanjut
e)
Rekomendasi
31.
Terapis Wicara merupakan Tenaga Kesehatan, atas kesadarannya sendiri membutuhkan upaya pembinaan bersistem untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), serta sikap (attitude) agar senantiasa dapat menjalankan tugas yang berkualitas, dalam memberikan pelayanan pada gangguan wicarasecara berkualitas dan advis pada keluarga. Dimanakah jawaban yang paling tepat sesuai pernyataan di atas?
a)
Meningkatkan jenjang pendidikan
b)
Meningkatkan profesionalitas
c)
Meningkatkan jenjang karier
d)
Meningkatkan penghasilan
e)
Meningkatkan harga diri
32.
Manusia dilahirkan dengan apa yang kini dikenal dengan istilah Language Acquisition Device (LAD) yang memungkinkan seorang bayi menguasai bahasa manapun; secara tidak langsung, tidak perlu dipancing untuk berbicara, sebab organ sensornya sudah menyerap berbagai stimulasi dari lingkungannya, oleh karena itu beberapa stimulasi gunakanlah metode terapi yang bersifat memprovokasi klien untuk memproduksi bunyi wicara. Apakah pertimbangan dalam memilih teknik penanganan yang tepat?
a)
Menimbulkan komunikasi normal
b)
Meningkatkan kemampuan yang ada
c)
Memperkuat dan menjaga perilaku yang sudah ada
d)
Meningkatkan kemampuan perhatian dan koordinasi
e)
Mengurangi perilaku non-komunikasi yang tidak diinginkan
33.
Kemampuan mental anak salah satunya sangat bergantung pada pertumbuhan dan kematangan otak, biasanya dimulai sejak anak berusia antara 12-18 bulan, yang disebut teachable moment dari perkembangan bicara. Pada saat inilah anak betul-betul sudah memiliki modal dasar untuk belajar bicara yang sesungguhriya. Apabila tidak ada gangguan anak akan segera dapat berbicara sekalipun belum jelas maksudnya. Apakah dukungan orangtua dalam mengembangkan potensi anak berbicara?
a)
Kesiapan berbicara
b)
Kesempatan berlatih
c)
Kematangan alat berbicara
d)
Model yang baik untuk dicontoh
e)
Motivasi untuk belajar dan berlalih
34.
Terapis wicara memberikan informasi kepada keluarga yang mempunyai anak berkebutuhan khusus mengenai faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa dan bicara; yaitu keadaan fisik anak, perkembangan mentalnya, dan lingkungan rumah. Apa yang dikatakan anak-anak dan bagaimana mengatakannya, serta pemerolehan bahasa lainnya; semua itu dimulai terhadap contoh-contoh yang ada disekitarnya. Apakan nama strategi perolehan bahasa sesuai pernyataan di atas?
a)
Strategi peniruan
b)
Strategi produktivitas
c)
Strategi Umpan Balik
d)
Strategi prinsip heterogen
e)
Strategi prinsip situasional
35.
Pemenuhan kebutuhan jumlah sumber daya manusia (SDM) dalam penyelenggaraan pelayanan Terapi Wicara di fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu tugasnya adalah mengelola jumlah kunjungan klien, jumlah klien yang mendapat tindakan terapi dan jumlah klien rawat nginap yang mengalami gangguan bahasa, wicara dan menelan setiap bulannya. Apakah dasar perhitungan kebuutuhan jumlah SDM Terapi wicara?
a)
Beban kerja
b)
Alat bantu terapi wicara
c)
Ketrampilan terapis Wicara
d)
Alat diagnostik terapi wicara
e)
Kemegahan ruang terapi wicara
36.
Pernyataan yang komprehensif dari bentuk tugas dan pelayanan profesi terapi wicara yang memberi tuntunan bagi anggota dalam melaksanakan praktek di bidang bahasa, wicara dan menelan, baik yang berhubungan dengan klien, keluarga, masyarakat dan teman sejawat, profesi dan diri sendiri. Apakah nama ranah yang paling tepat dari pernyataan di atas?
a)
Tanggung jawab terapis wicara
b)
Kewajiban terapis wicara
c)
Kode etik terapis wicara
d)
Disiplin terapis wicara
e)
Hak terapis wicara
37.
Setiap kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh terapi wicara secara terpadu, terintregasi dan berkesinambungan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk pencegahan gangguan, peningkatan kesehatan, pengobatan gangguan, dan pemulihan kesehatan pada bidang bahasa, wicara dan menelan baik yang diselenggaakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat. Apakah nama ranah yang paling tepat dari pernyataan di atas?
a)
Tanggung jawab terapis wicara
b)
Kewajiban terapis wicara
c)
Disiplin terapis wicara
d)
Hak terapis wicara
e)
Upaya kesehatan
38.
Seseorang terapi wicara harus memiliki tolak ukur perilaku yang berada di atas rata-rata; tahu betul akan keahlian dan ketrampilannya, sehingga meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya dengan rasa bangga, sebagai sumber utama nafkah hidup; sehingga akan tercipta suatu kualitas masyarakat yag samakin baik. Apakah nama yang paling tepat?
a)
Karier
b)
Kompeten
c)
Profesi
d)
Profesional
e)
Jalan hidup
39.
Ikatan Terapis Wicara Indonesia merumuskan kode etik untuk kepentingan anggota dan organisasi meliputi: menjunjung tinggi martabat dan citra profesi, menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota; meningkatkan pengabdian para anggota profesi; meningkatkan mutu profesi. Dimanakah domain jawaban yang paling tepat sesuai pernyataan di atas?
a)
Dimensi kode etik
b)
Sumber kode etik
c)
Fungsi kode etik
d)
Tujuan kode etik
e)
Prinsip kode etik
40.
Kode etik terapi wicara merupakan suatu pernyataan komprehensif profesi yang memberikan tuntunan bagi para terapis wicara untuk melaksanakan Praktik terapi wicara baik yang berhubungan dengan kesejahteraan, keluarga, masyarakat, teman sejawat, profesi dan dirinya. Dimanakah domain jawaban yang paling tepat sesuai pernyataan di atas?
a)
Dimensi kode etik
b)
Sumber kode etik
c)
Fungsi kode etik
d)
Tujuan kode etik
e)
Prinsip kode etik
41.
Terapis wicara dalam memberikan pelayanan sudah sepatutnya menghargai klien sebagai manusia yang punya harga diri dan martabat, melakukan tindakan yang benar/melakukan tindakan tanpa bahaya ( Non malleficience), mencegah tindakan yang dapat merugikan., memberlakukan manusia dengan adil, menjelaskan dengan benar, menepati janji yang telah disepakati dan menjaga kerahasiaan. Dimanakah domain jawaban yang paling tepat sesuai pernyataan di atas?
a)
Dimensi kode etik
b)
Sumber kode etik
c)
Fungsi kode etik
d)
Tujuan kode etik
e)
Prinsip kode etik
42.
Seiring dengan kemajuan jaman, serta kemudahan dalam akses informasi, era globalisasi membuat akses informasi tanpa batas. serta peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat masyarakat semakin kritis. Disisi lain menyebabkan timbulnya berbagai permasalahan etik. Kode etik dapat memberikan bantuan berupa panduan, peraturan, disiplin, pelindung, informasi, dan menyatakan eksistensi. Dimanakah domain jawaban yang paling tepat sesuai pernyataan di atas?
a)
Dimensi kode etik
b)
Sumber kode etik
c)
Fungsi kode etik
d)
Tujuan kode etik
e)
Prinsip kode etik
43.
Kode etik profesi terapi wicara merupakan suatu ciri profesi terapi wicara yang berasal dari nilai-nilai ilmu dan teknologi, serta penerapannya dalam praktik profesi dan nilai-nilai sosial yang berhubungan dengan pengetahuan dan teknologi yang memberikan tuntutan bagi anggota dalam melaksanakan pengabdian profesi. Dimanakah domain jawaban yang paling tepat sesuai pernyataan di atas?
a)
Dimensi kode etik
b)
Sumber kode etik
c)
Fungsi kode etik
d)
Tujuan kode etik
e)
Prinsip kode etik
44.
Dalam rangka penjaminan mutu dan standardisasi lulusan pendidikan Program Diploma III terapi wicara, maka dilakukan proses pengukuran seperangkat penguasaan kemampuan, ketrampilan, nilai, dan sikap yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai peserta didik pada perguruan tinggi yang mnyelenggarakan pendidikan tinggi pada bifdang terapi wicara, pelatihan, dan pengalamannya sehingga dapat menjalankan tugas pelayanan secara profesional. Apakah nama proses pengukuran yang tepat?
a)
Uji kompetensi
b)
Uji ketrampilan
c)
Uji kepandaian
d)
Uji kapabilitas
e)
Uji kebiasaan
45.
Pengakuan pada seperangkat penguasaan kemampuan, ketrampilan, nilai, dan sikap yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai para terapis wicara yang bersumber dari pendidikan, pelatihan, dan pengalamannya dan/atau memiliki prestasi di luar program studinya yang diterbitkan oleh Perguruan Tinggi bekerja sama dengan organisasi profesi, lembaga pelatihan, atau Lembaga sertifikasi yang terakreditasi kepada lulusan yang lulus uji kompetensi. Apakah nama harmonisasi bentuk izin yang tepat?
a)
Sertifikat Berbentuk Ijazah
b)
Surat Tanda Registrasi
c)
Sertifikat Kompetensi
d)
Surat Izin Praktek
e)
Surat Izin Kerja
46.
Bukti tertulis yang diberikan oleh Lembaga yang melaksanakan tugas secara independen yang terdiri atas konsil masing-masing Tenaga Kesehatan kepada Tenaga Kesehatan (terapis wicara) yang telah diregistrasi. Apakah nama harmonisasi bentuk izin yang tepat?
a)
Sertifikat Berbentuk Ijazah
b)
Surat Tanda Registrasi
c)
Sertifikat Kompetensi
d)
Surat Izin Praktek
e)
Surat Izin Kerja
47.
Bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah daerah kabupaten / kota kepada Tenaga Kesehatan (terapis wicara) sebagai pemberian kewenangan untuk menjalankan praktik. Apakah nama harmonisasi bentuk izin yang tepat?
a)
Sertifikat Berbentuk Ijazah
b)
Surat Tanda Registrasi
c)
Sertifikat Kompetensi
d)
Surat Izin Praktek
e)
Surat Izin Kerja
48.
Profesional terapi wicara merupakan suatu sifat yang melekat pada seorang terapis wicara yang mencakup kemampuan dan kemahiran dalam menjalankan profesinya disertai dengan sikap moral yang tinggi; melalui proses pengakuan kompetensi atas prestasi lulusan yang sesuai dengan keahlian dalam cabang ilmunya dan/atau memiliki prestasi di luar program studinya. Apakah nama profesionalisme terapis wicara yang tepat?
a)
Lisensi
b)
Evaluasi
c)
Sertifikasi
d)
Registrasi
e)
Akriditasi
49.
Profesional terapi wicara merupakan suatu sifat yang melekat pada seorang terapis wicara yang mencakup kemampuan dan kemahiran dalam menjalankan profesinya disertai dengan sikap moral yang tinggi; memperoleh pencatatan resmi terhadap terapis wicara yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi dan telah mempunyai kualifikasi tertentu lainnya serta diakui secara hukum untuk menjalankan praktik dan/atau pekerjaan keprofesiannya Apakah nama profesionalisme terapis wicara yang tepat?
a)
Lisensi
b)
Evaluasi
c)
Sertifikasi
d)
Registrasi
e)
Akriditasi
50.
Profesional terapi wicara merupakan suatu sifat yang melekat pada seorang terapis wicara yang mencakup kemampuan dan kemahiran dalam menjalankan profesinya disertai dengan sikap moral yang tinggi; memperoleh bentuk pemberian kewenangan melakukan praktik/pekerjaan profesi pada tempat tertentu dalam rangka memperoleh penghasilan secara mandiri dari profesinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Apakah nama profesionalisme terapis wicara yang tepat?
a)
Lisensi
b)
Evaluasi
c)
Sertifikasi
d)
Registrasi
e)
Akriditasi
51.
Setiap terapi wicara dalam menjalankan praktik berkewajiban untuk mematuhi : batasan kemampuan minimal berupa pengetahuan, ketrampilan, dan perilaku professional yang harus dikuasai dan dimiliki oleh seorang individu untuk dapat melakukan kegiatan profesionalnya pada masyarakat secara mandiri yang dibuat dan ditetapkan oleh organisasi profesi terapi wicara; disahkan oleh Menteri. Dimana sumber daya terapi wicara yang harus terpenuhi ?
a)
Standar Profesi
b)
Standar Kompetensi
c)
Standar Pelayanan Profesi
d)
Standar Prosedur Operasional
e)
Kode Etik Profesi Terapi Wicara
52.
Setiap terapi wicara dalam menjalankan praktik berkewajiban untuk mematuhi : Pedoman yang harus diikuti oleh terapis wicara dalam melakukan pelayanan Kesehatan. ditetapkan oleh organisasi profesi terapi wicara dan disahkan oleh Menteri. Dimana sumber daya terapi wicara yang harus terpenuhi ?
a)
Standar Profesi
b)
Standar Kompetensi
c)
Standar Pelayanan Profesi
d)
Standar Prosedur Operasional
e)
Kode Etik Profesi Terapi Wicara
53.
Terapis wicara dalam menjalankan praktik berkewajiban untuk mematuhi : Suatu perangkat instruksi/langkah-langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan proses kerja rutin tertentu dengan memberikan langkah yang benar dan terbaik berdasarkan konsensus bersama untuk melaksanakan berbagai kegiatan dan fungsi pelayanan yang dibuat oleh fasilitas pelayanan kesehatan berdasarkan Standar Profesi, ditetapkan oleh Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Dimana sumber daya terapi wicara yang harus terpenuhi ?
a)
Standar Profesi
b)
Standar Kompetensi
c)
Standar Pelayanan Profesi
d)
Standar Prosedur Operasional
e)
Kode Etik Profesi Terapi Wicara
54.
Dalam menjalankan praktik, terapis wicara harus melaksanakan upaya terbaik untuk kepentingan klien dan bertanggung jawab untuk: mengabdikan diri sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki; meningkatkan kompetensi; berperilaku sesuai dengan etika profesi; mendahulukan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi atau kelompok; melakukan kendali mutu pelayanan dan kendali biaya dalam menyelenggarakan upaya kesehatan. Dimana letak penyelenggaraan yang paling tepat ?
a)
Penyelenggaraan keprofesian
b)
Penyelenggaraan pengawasan
c)
Penyelenggaraan kewenangan
d)
Penyelenggaraan pembinaan
e)
Penyelenggaraan disiplin
55.
Akhir-akhir ini banyak sekali serigala berbulu domba, di luar tampak baik, akan tetapi di dalam hatinya menyimpan berbagai macam niat buruk. Sekarang ini, banyak sekali orang-orang yang memiliki penampilan serta tutur kata yang baik, akan tetapi ternyata hal itu digunakan untuk mengelabuhi orang lain agar niat dan tindak kejahatnya bisa berhasil. Dimana letak dari pernyataan di atas yang paling tepat berada?
a)
Etiket
b)
Etika
c)
Etik
d)
Etos
e)
Etis
56.
Saat Celline Dione, yang anda semua pasti tahu, akan menyanyikan sebuah lagu terkenal “milik” Whitney Houston yang berjudul “The Greatest Love of All”. Ia berujar dulu sebagai berikut: “Whitney, aku akan mencoba menyanyikan sebuah lagu anda. Aku sadar bahwa aku tidak akan mampu menyanyikannya sebagus anda, tapi aku sangat suka lagumu itu. Terima kasih untuk pengertianmu”. Dimana letak dari pernyataan di atas yang paling tepat berada?
a)
Etiket
b)
Etika
c)
Etik
d)
Etos
e)
Etis
57.
Seorang yang berprofesi dokter wajib mendahulukan pertolongan untuk pasien yang terancam kehilangan nyawa karena mengalami luka parah di jalan raya akibat terjadi tabrakan antara pengendara motor dengan mobil; daripada urusan pribadinya sendiri, kuluarga atau urusan pembayaran untuk jasa pelayanan. Dimana letak dari pernyataan di atas yang paling tepat berada?
a)
Etiket
b)
Etika
c)
Etik
d)
Etos
e)
Etis
58.
Terapis wicara diharapkan mempunayi kehandalan dan keahlian dalam pelaksanaan tugas pelayanan terapi wicara sehingga terlaksana dengan mutu tinggi, waktu yang tepat, cermat, dan dengan prosedur yang mudah dipahami dan diikuti oleh klien; dibutuhkan kemampuan yang dapat terobservasi mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam menyelesaikan suatu tugas pelayanan dengan standar kinerja yang ditetapkan. Dimana letak profesionalisme yang dibangun berdasaekan prinsip utama ?
a)
Kemandirian
b)
Kompetensi
c)
Komitmen
d)
Kode etik
e)
Integritas
59.
Terapis wicara diharapkan mempunayi kehandalan dan keahlian dalam pelaksanaan tugas pelayanan terapi wicara sehingga terlaksana dengan mutu tinggi, waktu yang tepat, cermat, dan dengan prosedur yang mudah dipahami dan diikuti oleh klien; dan memperoleh Kebebasan ( → tanggung jawab dan disiplin ) untuk mengatur, menyatakan mengarahkan, membuat pilihan dan mengambil keputusan sesuai dengan kewenangannya. Dimana letak profesionalisme yang dibangun berdasaekan prinsip utama?
a)
Kemandirian
b)
Kompetensi
c)
Komitmen
d)
Kode etik
e)
Integritas
60.
Terapis wicara diharapkan mempunayi kehandalan dan keahlian dalam pelaksanaan tugas pelayanan terapi wicara sehingga terlaksana dengan mutu tinggi, waktu yang tepat, cermat, dan dengan prosedur yang mudah dipahami dan diikuti oleh klien; sesuai ciri profesi yang bersumber dari seperangkat nilai-nilai internal dan Eksternal suatu disiplin ilmu dan merupakan pernyataan komprehensif, disusun secara tertulis dan sistematis yang memberikan tuntunan dan harus dipatuhi bagi anggota profesi. Dimana letak profesionalisme yang dibangun berdasaekan prinsip utama?
a)
Kemandirian
b)
Kompetensi
c)
Komitmen
d)
Kode etik
e)
Integritas
Reset
