Font size
WorksheetsUTS - Manajemen Madrasah
Total questions: 55
Worksheet time: 2hrs 50mins
Suatu proses kerjasama yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif dengan memanfaatkan sumber daya manusia maupun non manusia untuk mewujudkan tujuan madrasah agar tercapai secara efektif dan efisien. Pernyataan tersebut merupakan pengertian...
Manajemen Pendidikan
Manajemen Madrasah
Madrasah
Manakah yang termasuk kedalam teori kepemimpinan
Teori Genetik, Teori Prilaku, Teori Lingkungan
Teori Sifat, Teori Budaya, Teori Turunan
Teori Sifat, Teori Sikap, Teori Budaya
Dari pernyataan dibawah ini, manakah yang lebih tepat sebagai pengertian dari Kepemimpinan
Seni mempengaruhi perilaku bawahan, agar mau bekerja sama dan bekerja secara mandiri untuk mencapai tujuan individu
Seni memerintah bawahan, agar mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi
Seni mempengaruhi perilaku bawahan, agar mau bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan organisasi
Eksistensi seorang pemimpin dapat dilihat dan dinilai berdasarkan sifat-sifat sejak lahir sebagai sesuatu yang diwariskan. Pernyataan tersebut merupakan teori kepemimpinan...
Genetik
Prilaku
Lingkungan
Pada perkembangan zaman saat ini, gaya kepemimpinan yang cocok di terapkan dilembaga pendidikan adalah kepemimpinan transformasional. Ciri dari kepemimpinan tranformasional ini adalah...
Pemimpin menunjukkan rasa optimis
Pemimpin mendorong upaya-upaya yang kreatif dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi para bawahan
Pemimpin menunjukkan standar etika yang tinggi dalam perilakunya
Standar Kepala Sekolah/Madrasah
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 15 Tahun 2007
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 13 Tahun 2007
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 13 Tahun 2007
Salah satu isi dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 13 Tahun 2007 mengenai kualifikasi umum kepala sekolah/madrasah
Memiliki pengalaman mengajar 4 tahun
Memiliki pengalaman belajar 5 tahun
Memiliki pengalaman mengajar 5 tahun
Budaya organisasi atau madrasah terdiri dari dua elemen pokok yaitu elemen yang bersifat idealistik dan elemen yang bersifat behavioral. Elemen Idealistik memiliki arti...
Elemen yang bersifat terselubung (elusive), tidak tampak ke permukaan (hidden), dan hanya orang-orang tertentu saja yang tahu apa sesungguhnya ideologi mereka dan mengapa organisasi tersebut didirikan.
Elemen yang kasat mata, muncul ke permukaan dalam bentuk perilaku sehari-hari para anggotanya dan bentuk-bentuk lain seperti desain dan arsitektur organisasi.
Budaya organisasi atau madrasah terdiri dari dua elemen pokok yaitu elemen yang bersifat idealistik dan elemen yang bersifat behavioral. Elemen Behavioral memiliki arti...
Elemen yang bersifat terselubung (elusive), tidak tampak ke permukaan (hidden), dan hanya orang-orang tertentu saja yang tahu apa sesungguhnya ideologi mereka dan mengapa organisasi tersebut didirikan.
Elemen yang kasat mata, muncul ke permukaan dalam bentuk perilaku sehari-hari para anggotanya dan bentuk-bentuk lain seperti desain dan arsitektur organisasi.
Orang yang bertanggung jawab terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak didiknya meliputi aspek jasmani dan rohani (kognitif, afektif dan psikomotorik), yang menuntunnya ke arah yang lebih baik dan mengantarkannya untuk menjadi hamba yang tunduk patuh kepada Tuhan Yang Maha Esa
Tenaga Kependidikan
Pendidik
Orang yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan
Tenaga Kependidikan
Pendidik
Tenaga kependidikan dilihat dari aspek jabatannya terbagi menjadi tiga bagian, yaitu:
Struktural, Fungsional, Teknis
Struktural, Fungsionalisasi, Mekanik
Asas manajemen pendidik dan tenaga kependidikan
The Right Man on the Right Place
The Right Man on the Right Priorities
Pimpinan satuan pendidikan, penilik satuan pendidikan nonformal, pengawas satuan pendidikan formal, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, teknisi sumber belajar, tenaga lapangan pendidikan, tenaga administrasi, psikolog, pekerja sosial, terapis, tenaga kebersihan sekolah.
Pendidik
Tenaga kependidikan
Rekrutmen, Seleksi, Penempatan
Tahap Pengadaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Tahap Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Kegiatan Study banding atau Workshop Kurikulum merupakan salah satu contoh aktivitas manajemen pendidik dan tenaga kependidikan dalam hal...
Pembinaan Pendidik
Pengembangan Pendidik
Dipindahkannya seseorang dari suatu jabatan ke jabatan yang lain dengan status dan tanggung jawab yang lebih besar
Promosi
Mutasi
Dipindahkannya seseorang dari suatu jabatan ke jabatan yang lain dengan status dan tanggung jawab yang sama
Promosi
Mutasi
Indikator yang dapat dijadikan dasar promosi atau mutasi
Prestasi, Senioritas
Prestasi, Kinerja, Nepotisme
Prestasi, Kinerja, Pengalaman
Faktor-faktor yang menentukan berjalannya manajemen peserta didik
Wawasan dan kemampuan profesional
Pengawasan
Sarana Prasarana
Menyalurkan dan mengembangkan kemampuan umum (kecerdasan) bakat dan minat peserta didik
Prinsip Manajemen Peserta Didik
Tujuan Manajemen Peserta Didik
Asas Manajemen Peserta Didik
Pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan peserta didik
Prinsip Manajemen Peserta Didik
Tujuan Manajemen Peserta Didik
Fungsi Manajemen Peserta Didik
Fungsi Manajemen Peserta Didik
Pengembangan individualitas peserta didik
Pengembangan segi sosial peserta didik
Penyaluran aspirasi dan harapan peserta didik
Komponen Kurikulum
Tujuan, Isi, Strategi, Evaluasi
Tujuan, Isi, Lampiran
Perencanaan, Tujuan, Evaluasi
Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pernyataan tersebut merupakan pengertian kurikulum menurut
UU Sisdiknas No 20 Tahun 2005
UU Sisdiknas No 25 Tahun 2003
UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003
Terjadi 3 kali perubahan kurikulum, yaitu Rintisan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) tahun 2004, Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran (KTSP) tahun 2006 dan terakhir Kurikulum 2013.
Dimulainya Masa Revoluasi
Dimulainya Masa Reformasi
Berakhirnya masa Orde Baru
Peran Kurikulum
Konservatif, Kreatif, Kritis dan Evaluatif
Kolaboratif, Kreatif, Kritis dan Evaluatif
Konservatif, Kolaboratif, Kritis dan Evaluatif
Komponen tujuan dalam kurikulum meliputi
1.Tujuan Pendidikan Nasional
2.Tujuan institusional
3.Tujuan kurikuler
4.Tujuan intruksional/ pembelajaran
1.Tujuan Pendidikan Nasional
2.Tujuan institusional
3.Tujuan ekstrakulikuler
4.Tujuan intruksional/ pembelajaran
1.Tujuan Pendidikan Tinggi
2.Tujuan institusional
3.Tujuan kurikuler
4.Tujuan intruksional/ pembelajaran
Kriteria dalam melakukan pemilihan isi kurikulum
Materi kurikulum memiliki tingkat kebermaknaan yang tinggi (significance).
Materi kurikulum bernilai guna bagi kehidupan (utility).
Materi kurikulum sesuai dengan minat siswa (interest)
dan perkembangan individu (human development).
Materi sesuai dengan keinginan siswa
Dalam dunia pendidikan banyak istilah yang digunakan dalam menentukan cara penyampaian materi, seperti istilah...
Metode
Teknik
Pendekatan
Model dan strategi pembelajaran
Kurikulum yang berpusat pada pengetahuan yang dirancang berdasarkan struktur disiplin ilmu merupakan jenis desain kurikulum...
Berorientasi Disiplin Kebutuhan siswa
Berorientasi Disiplin ilmu
Berorientasi Masyarakat
Organisasi Kurikulum
Separated subject curriculum
Correlated curriculum
Colaboratif curriculum
Integrated curriculum
Kurikulum ini menyajikan segala bahan pelajaran dalam berbagai macam mata pelajaran (subjects) yang terpisah-pisah satu sama lain, seakan-akan ada batas pemisahan antara mata pelajaran yang satu dengan yang lain juga antara suatu kelas dengan kelas yang lain
Separated subject curriculum
Correlated curriculum
Integrated curriculum
Model kurikulum mengintegrasikan semua bidang ilmu, jadi antara satu bidang ilmu dengan ilmu yang lain saling berhubungan atau mata pelajaran disajikan saling berhubungan antara satu dengan yang lain, sehingga pada model kurikulum ini bisa dilihat keterpaduan antara semua mata pelajaran
Separated subject curriculum
Correlated curriculum
Integrated curriculum
Kurikulum yang meniadakan batas antara berbagai mata pelajaran dan menyajikan bahan pelajaran dalam bentuk unit atau keseluruhan, tidak lagi menampilkan nama-nama mata pelajaran atau bidang studi namun belajar berangkat dari suatu pokok masalah yang harus dipecahkan.
Separated subject curriculum
Correlated curriculum
Integrated curriculum
Manakah dari gambar dibawah ini yang menunjukan sarana pendidikan
Manakah dari gambar dibawah ini yang menunjukan prasarana pendidikan
Untuk mengupayakan pemeliharaan sarana dan prasarana madrasah, sehingga keberadaannya selalu dalam kondisi siap pakai dalam setiap diperlukan oleh semua personil madrasah
Fungsi Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan
Tujuan Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan
PP No 19 Tahun 2005
Standar Nasional Pendidikan
Standar Pendidikan Indonesia
Perencanaan, Pengadaan, Inventaris, Pemeliharaan, Penghapusan
Ruang lingkup manajemen pendidikan
Ruang lingkup manajemen sarana prasarana pendidikan
Tujuan manajemen pembiayaan pendidikan
Meningkatkan penggalian sumber biaya lembaga pendidikan
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan pembiayaan lembaga pendidikan
Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pembiayaan lembaga pendidikan
Fungsi manajemen pembiayaan pendidikan
Meningkatkan penggalian sumber biaya lembaga pendidikan
Meramalkan kemampuan lembaga untuk menyelenggarakan pendidikan
Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pembiayaan lembaga pendidikan
Suatu hal yang sesuai dengan yang diisyaratkan atau distandarkan atau suatu produk memiliki kualitas apabila sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan.
Bukan pengertian mutu
pengertian mutu
Indikator manajemen mutu madrasah
Lingkungan madrasah yang kondusif
Mempunyai kepemimpinan yang kuat
Ada pengembangan staf madrasah
Adanya dukungan dan komunikasi intensif dari orang tua murid atau masyarakat
Meningkatkan tanggung jawab madrasah kepada orangtua, masyarakat, dan pemerintah
Fungsi manajemen mutu madrasah
Tujuan manajemen mutu madrasah
Prinsip manajemen mutu madrasah
Tujuan ini biasanya melihat dari jenjang masing-masing lembaga atau sesuai dengan tingkat usia peserta didik, sehingga setiap jenjang harus memiliki keterkaitan satu sama lain yang mana jenjang yang paling dasar mendukung tujuan institusional secara umum jenjang yang lebih tinggi. Pernyataan tersebut merupakan penjelasan dari komponen tujuan kurikulum yang berkaitan dengan
Tujuan Pendidikan Nasional
Tujuan Institusional
Tujuan Kurikuler
Budgeting, Akunting, Auditing
Ruang lingkup manajemen pembiayaan
Konsep manajemen pembiayaan
Fungsi manajemen pembiayaan
Rangkaian aktivitas mengatur keuangan lembaga pendidikan mulai dari perencanaan, penggalian sumber daya biaya, pembukuan, pembelanjaan, pengawasan dan pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan lembaga pendidikan agar institusi pendidikan berjalan efektif dan efisien dalam melaksanakan fungsi memberikan layanan pendidikan yang berkualitas tinggi
Manajemen pembiayaan
Manajemen pendidikan
Fungsi manajemen pembiayaan
Budaya madrasah yang baik tidak akan memberikan peluang kepada lembaga pendidikan serta warga sekolah agar berfungsi secara optimal, capaian terlaksana secara efisien, bersinergi, mempunyai semangat tinggi, dan selalu memiliki niat untuk berkembang
Benar
Salah
Guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan bukan termasuk pendidik
Benar
Salah
Di Indonesia sendiri, madrasah merupakan padanan dari sekolah. Keduanya merupakan tempat belajar baik secara formal maupun nonformal. Secara teknis, pembelajaran antara sekolah dengan madrasah tidak ada bedanya, namun yang membedakan hanyalah muatan kurikulumnya saja serta lembaga yang menaunginya
Benar
Salah
1. Madrasah Ibtidaiyah = Sekolah Dasar
2. Madrasah Tsanawiyah = Sekolah Menengah Pertama
3. Madrasah Aliyah = Sekolah Menengah Atas/ Sekolah Menengah Kejuruan
Benar
Salah
Fungsi manajemen: Planning, Organizing, Actuating, Controlling
Henry Fayol
G.R Terry
Hasibuan
Deming
Kompensasi penting adanya untuk mendongkrak atau meningkatkan kinerja dan kualitas kerja para pendidik dan tenaga kependidikan, karena hal ini bisa saja menjadi peluang bagi setiap orang yang melihat ini sebagai motivasi dari luar untuk melakukan pekerjaan dan tugasnya lebih baik lagi setiap harinya
Benar
Salah
Manajemen peserta didik adalah proses pengelolaan seluruh aktivitas peserta didik dimulai sejak masuk sekolah hingga lulus agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien dengan memperhatikan perkembangan minat, bakat dan kebutuhan peserta didik
Benar
Salah
