wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bioteknologi Reproduksi

Total questions: 16

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Prinsip semen sexing adalah

a)

Flow cytometric separation dengan fluoresence

b)

Sperma Y memiliki DNA lebih banyak dibandingkan sperma X

c)

Sperma X memiliki DNA lebih banyak dibandingkan sperma Y

d)

Sperma Y bersinar lebih terang ketika ditembak laser untuk fluoresence

2.

Tujuan sperm encapsulation adalah

a)

A. Memungkinkan pelepasan spermatozoa yang aktif selama beberapa hari

b)

B. Meningkatkan lama hidup sperma pada suhu tubuh

c)

A dan B benar

d)

Semua jawaban salah

3.

Prinsip sperm transcriptomics adalah

a)

Adanya perbedaan transkrip profil ekspresi pada sapi kesuburan tinggi dengan konsentrasi transkrip yang lebih tinggi untuk lokasi protein membran dan ekstraseluler dibandingkan dengan sapi kesuburan rendah.

b)

Adanya perbedaan mRNA pada setiap tahap perkembangan spermatogenesis

c)

Membedakan sperma fertil dan tidak fertil

d)

Membedakan sperma normal dan abnormal

4.

Apa tujuan seminal biomarkers?

a)

Meningkatkan peluang kebuntingan

b)

Meningkatkan kualitas keturunan

c)

Memprediksi fertilitas

d)

Semua jawaban benar

5.

Apa kelebihan menggunakan Ovum Pick Up (OPU)?

a)

Menggunakan donor oosit dari induk superior pada transfer embrio

b)

Dapat digunakan dalam ablasi folikel untuk membantu pergantian folikel selama protokol transfer embrio.

c)

Perlakuan pada hewan tidak terlalu invasif

d)

Mempelajari molekul serta pengaruh berbagai cytokines pada saat folliculogenesis

6.

Apa manfaat penggunaan In Vitro Maturation, Fertilization and Culture (IVMFC)?

a)

Modifikasi epigenetik dan gangguan sitogenetik

b)

Menganalisis pola ekspresi gen

c)

Menganalisis potensi perkembangan embrio

d)

Dapat memanfaatkan oosit pada ovarium hewan yang telah mati

7.

Apa manfaat intracytoplasmic sperm injection?

a)

Alternatif infertilitas jantan

b)

Alternatif infertilitas betina

c)

Dapat memilih oosit yang ingin dibuahi

d)

Dapat memilih sperma yang digunakan untuk membuahi

8.

Pernyatan mengenai embryo transfer technology berikut adalah benar, kecuali

a)

Surgical flushing biasanya dilakukan pada ruminansia besar

b)

Hormon PMSG digunakan dalam proses pematangan folikel

c)

Flushing pada sapi dilakukan pada hari ke 6/7

d)

Flushing pada kerbau dilakukan pada hari ke 5/6

9.

Pernyataan mengenai embryo cryopreservation berikut adalah benar, kecuali

a)

Mengurang resiko dan biaya transportasi pada hewan yang mahal

b)

Mengurangi transmisi penyakit

c)

Dapat digunakan untuk konservasi spesies langka

d)

Tingkat kebuntingan tinggi

10.

Prinsip embryo sexing adalah

a)

Teknologi probe DNA spesifik kromosom Y yang digabungkan dengan amplifikasi reaksi rantai polimerase (PCR) wilayah kromosom Y tertentu.

b)

Deteksi antigen H-Y embrionik dalam embrio dan penggunaan loop-mediated isothermal amplification dan duplex assay berbasis PCR

c)

Embrio diambil pada hari ke 5 dan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk embryo sexing adalah 7 jam

d)

Semua jawaban benar

11.

Teknik embryogenomics adalah

a)

Reverse transcription-PCR

b)

Subtractive cDNA libraries

c)

Quantitative real-time PCR

d)

Microarray untuk mempelajari transcriptomics

12.

Sel yang dapat digunakan sebagai donor untuk somatic cloning adalah

a)

Fibroblasts

b)

Lymphocytes

c)

Granulosa cells

d)

Hepatocytes

13.

Jenis sel yang dapat digunakan sebagai stem cell adalah

a)

Neural cell

b)

Umbilical cord

c)

Bone marrow

d)

Olfactory cell

14.

Stem cell yang dapat berdiferensiasi menjadi sel dari tiga lapisan germinal yang berbeda adalah?

a)

Totipotent stem cell

b)

Pluripotent stem cell

c)

Multipotent stem cell

d)

Unipotent stem cell

15.

Metode yang dilakukan untuk transfer gen adalah

a)

Sperm-mediated

b)

RNA interference

c)

Cytoplasmic microinjection

d)

Nuclear microinjection

16.

Tujuan penggunaan nanotechnology adalah

a)

Manipulasi embrio dan oosit

b)

Simplifikasi prosedur In Vitro Fertilization (IVF) dan In Vitro Embryo Production (IVEP)

c)

Screening penyakit genetik

d)

Identifikasi genetika unggul