wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KEPERAWATAN ANAK PRODI D IV KEPERAWATAN

Total questions: 30

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Keluarga mempunyai peranan yang sangat besar dan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Hal ini tidak terlepas dari fungsi keluarga yang memberikan kebutuhan Asah, Asuh dan Asih pada anak-anak yang ada di dalam keluarga itu.

Apakah kebutuhan Asah yang harus dipenuhi keluarga pada seorang anak ?

a)

Stimulasi dari luar

b)

Kasih sayang orang tua

c)

Pendidikan orang tua

d)

Nutrisi yang cukup

e)

Pakaian dan perumahan yang baik

2.

Seorang anak perempuan di bawa ke IGD Rumah Sakit karena mengalami sesak napas. Anak dianjurkan untuk di rawat agar dapat di observasi. Hospitalisasi menimbulkan berbagai stressor dan reaksi pada keluarga.

Apakah Faktor yang lebih mempengaruhi reaksi orang tua saat anak di rawat (menjalani hospitalisasi)

a)

Kondisi Rumah Sakit

b)

Support system yang tersedia

c)

Kepercayaan dan budaya keluarga

d)

Pola komunikasi antar anggota keluarga

e)

Pengalaman hospitalisasi sebelumnya

3.

Seorang anak laki-laki usia 5 tahun di rawat di Rumah Sakit karena di diagnosis Demam Berdarah Dengue. Asuhan keperawatan yang diberikan pada anak dengan hospitalisasi memerlukan beberapa pertimbangan intervensi berdasarkan tahap tumbuh kembang anak. Apakah Implementasi paling tepat yang dapat dilakukan pada anak dengan hospitalisasi?

a)

Berfokus pada nyeri anak

b)

Meminimalkan beraktifitas

c)

Mengurangi komunikasi dengan anak

d)

Meminimalkan perpisahan

e)

Mengurangi partisipasi orang tua

4.

Seorang Ibu datang ke Puskesmas membawa bayinya yang berusia berusia 8 bulan. Selain mendapatkan immunisasi, bayi juga di bawa ke poliklinik tumbuh kembang. Di poli tumbuh kembang bayi di deteksi dengan beberapa stimulus dan pertanyaan terkait perkembangannya (dengan Kuesioner pre skrining perkembangan).

Apakah kuesioner (KPSP) yang tepat digunakan pada bayi ini?

a)

KPSP untuk usia 5 bulan

b)

KPSP untuk usia 6 bulan

c)

KPSP untuk usia 7 bulan

d)

KPSP untuk usia 8 bulan

e)

KPSP untuk usia 9 bulan

5.

Seorang anak laki-laki usia 48 bulan di bawa ibunya ke poliklinik tumbuh kembang. Hasil skrining anak kemugkinan mengalami keterlambatan pada aspek motorik halus. Perawat memberikan intervensi sesua interpretasi hasil skrining anak.

Apakah intervensi yang tepat dilakukan ?

a)

Mengajak anak menyusun balok

b)

Meminta anak melanjutkan sebuah cerita

c)

Mengajakanak bermain tangkap bola

d)

Mengajarkan anak menggunakan sendok

e)

Melatih anak lompat menggunakan satu kaki

6.

Kecemasan pada anak yang menjalani hospitalisasi biasanya muncul karena berbagai perubahan yang muncul di sekelilingnya, baik fisik maupun emosional. Dapat juga akibat kurangnya support system yang ada di sekitarnya Apakah gejala kecemasan yang sering ditimbulkan anak ?

a)

Perubahan pola tingkah laku anak

b)

Anak menjadi sering lupa

c)

Keinginan bertemu dengan teman bermain

d)

Makan yang berlebihan

e)

Perasaan cemas

7.

Seorang Bayi perempuan usia 4 hari sering mengalami muntah setiap makan. Pada pemeriksaan penunjang dengan rontgen, ternyata sambungan usus dan lubang anusnya tidak bersambung dan berjarak lebih dari 1 cm. Tanda-tanda vital suhu 37,8 ºC, nadi 140 kali/ menit, RR 58 kali/menit. Masalah Keperawatan prioritas pada bayi tersebut adalah?

a)

Kurang volume cairan

b)

Pola nafas tidak efektif

c)

Hipertermia

d)

Risiko cidera

e)

Risiko infeksi

8.

Seorang Anak Perempuan usia 45 Bulan di bawa ibunya ke Poliklinik Tumbuh Kembang untuk dilakukan skrining perkembangan. Perawat melakukan skrining perkembangan menggunakan Kuesioner Interpretasi skrining anak Meragukan (M).

Apakah hasil penilaian KPSP saat interpretasi Meragukan?

a)

Jawaban Ya = 5

b)

Jawaban Ya = 6

c)

Jawaban Ya = 7

d)

Jawaban Ya = 4

e)

Jawaban Ya = 9

9.

Anak A berumur 3 tahun dibawa oleh Orang tuanya ke RS. Orang tuanya menyatakan bahwa anaknya tiba-tiba merasa lemah di sekujur tubuhnya, tungkai kanan susah digerakkan, hingga sekarang tidak mampu untuk berdiri dan berjalan. Gejala awal demam, kemudian mual dan muntah disertai pusing,. Orang tuanya merasa cemas karena anaknya belum pernah mendapatkan Vaksin Polio sejak kecil.

Diagnosa Keperawatan yang utama pada kasus diatas adalah ...

a)

Perubahan Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan Anorexia.

b)

Gangguan Mobilitas Fisik berhubungan dengan Paralisis.

c)

Kecemasan pada keluarga berhubungan dengan kondisi penyakit.

d)

Resiko ketidakefektifan Pola Nafas berhubungan dengan Paralisis Otot.

e)

Hipertermi berhubungan dengan Proses Infeksi.

10.

Seorang anak perempuan berusia 5 tahun,dirawat dibangsal anak sejak 3 hari yang lalu,diagnose medis Diare ,keadaan umum;turgor kulit jelek,bibir pecah-pecah,merasa haus,nafas dangkal,nafsu makan menurun.

Masalah Keperwatan Utama pada kasus diatas,adalah:

a)

Devisit volume cairan

b)

Gangguan kebutuhan nutrisi

c)

Resiko keseimbangan asam bassa

d)

resiko injuri:Kejang

e)

Cemas

11.

Seorang bayi baru lahir jenis kelamin laki-laki di rawat di ruangan PRT, hasil pemeriksaan fisik BB 2300 gram, PB 48 cm, Lingkar kepala 30 cm, Lingkar dada 28 cm, frekuensi napas 30x/mnt irreguler, tampak tarikan dinding dada saat inspirasi.

Apakah masalah keperawatan pada bayi tersebut:

a)

Gangguan Pola Napas

b)

.Resiko tingi hipotermi

c)

Gangguan pertukaran gas

d)

Jalan napas tidak efektif

e)

Gangguan nutrisi

12.

Seorang perempuan 30 tahun, baru saja melahirkan seorang bayi perempuan dengan usia kehamilan 30 mingggu, saat lahir bayi tidak menangis, tidak bernapas.

Apa tindakan pertama yang harus dilakukan perawat tersebut?

a)

Mempersiapkan alat resusitasi

b)

Mengatur posisi bayi

c)

Meletakan bayi ditempat yang hangat

d)

Memberikan ventilasi sebanyak 2 kali

e)

Memberikan ventilasi sebanyak 20 kali dalam 20 detik

13.

Seorang bayi perempuan lahir dengan berat badan 2000 gram, lahir tidak menangis dan bernapas. Perawat akan melakukan ventilasi..

Bagaimana posisi yang tepat untuk meletakan bayi tersebut?

a)

Semi fowler.

b)

Trendelenburg.

c)

Fowler

d)

Sim Ke kiri

e)

Sim Ke kanan

14.

Seorang bayi akan dilakukan perawatan fototerapi di ruang Perinatologi, bayi mendapatkan ASI dari ibu.

Apa informasi yang tepat diberikan pada ibu?

a)

Lama pemberian fototerapi

b)

Kadar bilirubin bayi

c)

Posisi bayi

d)

Perlengkapan bayi

e)

Kunjungan ibu untuk memberikan ASI tiap 2 jam

15.

Dalam bangsa l ruangan perawatan anak, tampak orang orang tua berbicara, memeluk, bersenandung dan sang anak pun memberikan respon dengan tersenyum dan tertawa bersama orang tuanya tersebut.

Termasuk dalam bentuk permainan apakah kasus diatas ?

a)

Sosial Afektif

b)

Skill paly

c)

Sense pleasure play

d)

Game play

e)

Dramatic play

16.

Seorang bayi C usia 12 bulan, Berat Badan 10,5 Kg, dirawat di Ruang Anak. Dengan keluhan Ibu mengatakan bahwa anaknya sudah bisa berjalan dan sangat aktif, anaknya juga sering memakai pampers sehingga terjadi iritasi pada bokong yaitu adanya bintik-bintik merah. Pada pemeriksaan Fisik terdapat bintik-bintik merah pada bokong dan sekitar lipatan paha, Anak cengeng, gelisah dan sering menggarut daerah bokong.

Masalah utama pada kasus di atas adalah....

a)

Gangguan rasa nyaman gatal.

b)

Perubahan pola tidur

c)

Gangguan integritas kulit.

d)

Perubahan nutrisi kurang.

e)

Cemas.

17.

Seorang bayi lahir diRumah Sakit, dari pengkajian diperoleh data bayi lahir dengan kondisi normal, berat badan 3200 gram dan mengalami gumoh atau regurgitasi

Apakah penyebab terjadinya hal tersebut?

a)

Proses menyusui di hentikan, bayi belum kenyang

b)

Bayi sedang lapar karena belum menyusui

c)

Posisi bayi yang salah waktu menyusui

d)

Bayi sedang kondisi sakit

e)

Bayi minum pasi

18.

Perawat A yang bertugas diruangan anak menerima pasien baru umur 5 tahun dengan keluhan sesak napas. Perawat melakukan pemeriksaan fisik secara perkusi untuk menentukan karaktristik bunyi paru.

Apakah karakteristik suara paru normal ?

a)

Timpani

b)

Resonan

c)

Pekak

d)

Gembbos

e)

Padat

19.

Seorang perawat melakukan pemeriksaan fisk pada bayi A , Saat pengkajian perawat melakukan pemeriksaan Reflek babinski jari kaki hiperekstensi.

Usia berapakah reflek babinski akan hilang pada bayi :

a)

1-2 bulan

b)

9 bulan

c)

6-7 bulan

d)

3-4 bulan

e)

5 bulan

20.

Anak D umur 4 tahun dirawat diruang anak dengan keluhan diare lebih dari 6 kali konsistensi cair, Hasil pemeriksaan fisik didapatkan data turgor kulit jelek, mata cekung , mukosa bibir kering. Pada saat akan dilakukan pemasangan infus anak menangis dan menolak.

Apakah prinsip perawatan terapeutik utama yang harus dilakukan perawat :

a)

Menjelaskan pada orang tua tujuan intervensi

b)

menganjurkan orang tua untuk memeluk anaknya saat pemasangan infus

c)

Modifikasi lingkungan dengan nuansa anak

d)

Mengalihkan perhatian anak dengan tehnik distraksi

e)

Melibatkan orangtua dalam intervensi

21.

Seorang Anak S umur 3 tahun dibawa orang tua ke rumah sakit dengan keluhan kejang selama 5 menit , suhu tubuh 38,5 C , respirasi 36 x / menit , nadi 100x/ menit. Pada saat diruangan anak kembali kejang , gigi anak mengatup, terjadi peningkatan tonus otot, sekresi pada mulut. Perawat lansung membaring kan anak S ditempat tidur yang rata.

Apakah intervensi selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat ?

a)

Mengukur suhu tubuh klien

b)

Miringkan kepala anak pada satu sisi

c)

Pasang spatel lidah

d)

Kolaborasi dalam pemberian stesolid rektal

e)

Tahan gerakan anak supaya tidak jatuh

22.

Seorang ibu umur 27 tahun membawa anak pertamanya yang berumur 6 bulan. Ibu tersebut membawa anaknya ke Puskesmas dengan keluhan terjadinya peradangan pada daerah sekitar alat kelamin, pantat, dan pangkal paha. Kulit pada daerah tersebut bewarna kemerahan. Apa saran paling tepat yang Perawat berikan kepada ibu ?

a)

Bayi lebih sering menggunakan diapers

b)

Menggunakan bedak pada daerah pantat dan kelamin bayi

c)

Menggunakan salep kulit pada daerah yang kemerahan.

d)

Popok bayi diperketat supaya air seni bayi tidak bocor

e)

Menjaga kebersihan area popok

23.

Seorang anak perempuan usia 6 tahun, datang ke RS dengan keluhan deman ringan. Saat ini timbul bercak-bercak merah yang sangat pruritus, bercak yang dimulai sbg makula berkembang dengan cepat menjadi papula dan kemudian vesikel (dikelilingi oleh dasar eritematous, membulat dan keruh, mudah pecah dan membentuk krusta). Anak mengatakan kulit terasa sangat gatal dan ada bekas garukan di kulit.

Apa maslah keperawatan pada anak tersebut?

a)

Gangguan integritas kulit

b)

Gangguan integritas kulit

c)

Hipertermia

d)

Resiko infeksi

e)

Resiko injury

24.

Seorang bayi D usia 9 bln dirawat di ruang perawatan anak RS. A. Perawat B, melakukan pengkajian dengan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik. Menurut orang tua anak dibawa karena kepala anak semakin hari semakin membesar, anak tidak nafsu makan, keluhan muntah sering dialami anaknya, pertumbuhan tidak sesuai dengan anak usianya. Pada pemeriksaan fisik vena terlihat jelas pada kulit kepala, ubun-ubun menonjol, bunyi cracked-pot pada perkusi, tanda setting-sun.

Apakah masalah keperawatan pada bayi D tersebut:

a)

Pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan

b)

Nyeri

c)

Intoleransi aktifitas

d)

Takut/cemas

e)

Kurang volume cairan

25.

Seorang anak D, usia 8 tahun dirawat diruang perawatan anak RS. Z, saat perawat Y datang, anak D sedang ditemani ibunya. Ibu mengatakan anak dirawat dengan keluhan demam. Saat ini dilakukan pengkajian didapatkan data: suhu tubuh 39 ºC, pernapasan 35 x/mnt, badan teraba hangat dan berkeringat, terlihat gigi anak mengatup, terjadi perubahan pada tonus otot, peningkatan sekresi pada mulut.

Apakah masalah keperawatan utama pada anak D tersebut?

a)

Hipertermia

b)

Pola Napas tidak efektif

c)

Bersihan jalan napas tidak efektif

d)

Kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan

e)

Gangguan mobilita fisik

26.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun dirawat di bangsal anak dengan diagnosa medis nefrotik sindrome. Berat badan anak meningkat sebanyak >3kg dibandingkan sebelum dirawat hal ini karena terjadinya penumpukan cairan pada tubuh anak (edema). Hari ini perawat akan melakukan pemeriksaan fisik kembali termasuk pengkajian edema.

Dimanakah tempat pemeriksaan edema yang tepat:

a)

Bagian frontal

b)

Bagian occipital

c)

SIAS

d)

Dorssal pedis

e)

Sub clavikula

27.

Seorang anak laki-laki usia 9 tahun dirawat di bangsal anak. Tubuh anak mengalami anasarka karena gangguan sistem perkemihan yang dialaminya. Ibu kelihatan tidak tahu perawatan yang harus diberikan pada anaknya.

Apa informasi yang sebaiknya diberikan pada ibu:

.

a)

Pembatasan aktivitas pasien selama mengalami anasarka

b)

Berikan minum sebanyakbanyaknya pada anak.

c)

Berikan diit TKTP pada anak.

d)

Berikan makanan dengan banyak garam.

e)

Tampung urine anak dalam 24 jam.

28.

Seorang anak perempuan (Anak. C) usia 10 tahun, dirawat dibangsal anak sejak 3 hari yang lalu. Hasil pengkajian didapatkan: edema (+), asites (+), wajah pucat. Anoreksia, output urine 300cc/24 jam.

Anoreksia yang dialami anak disebabkan:

.

a)

Perjalanan alamiah penyakit.

b)

Edema di mukosa usus.

c)

Gangguan pada mukosa mulut.

d)

Radang pada mukosa lambung

e)

Infeksi yang dialami anak.

29.

Anak.D jenis kelamin laki-laki usia 8 tahun, dirawat dengan diagnosa medis: glomeruluonefritis. Hasil pengkajian didapatkan: edema, wajah sembab khusunya disekitar mata, timbul saat bangun pagi dan akan berkurang pada sore hari, pembengkakan abdomen, penambahan berat badan yang signifikan.

Masalah keperawatan prioritas pada anak tersebut adalah:

a)

Risiko kekurangan volume cairan

b)

Kelebihan volume cairan tubuh

c)

Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan

d)

Perubahan nutrisi lebih dari kebutuhan

e)

Gangguan pola tidur.

30.

Seorang anak laki-laki usia 7 tahun, dirawat di bangsal anak, dengan diagnosa medis nefrotik sindrome. Anak sudah menderita penyakit ini sejak lahir dan diharuskan mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu panjang yaitu jenis kortikosteroid.

Apa informasi yang harus disampaikan pada orang tua anak berkaitan dengan pemberian obat tersebut?

a)

akan terjadi resiko penurunan jumlah urine

b)

Akan terjadi kelemahan yang berkepanjangan

c)

Akan terjadi perkembangan yang lebih cepat

d)

Akan terjadi gangguan pertumbuhan anak

e)

Akan terjadi keerbelakangan mental.